cover
Contact Name
Sofyan Mahfudy
Contact Email
jurnaltransformasi@uinmataram.ac.id
Phone
+6281329446085
Journal Mail Official
jurnaltransformasi@uinmataram.ac.id
Editorial Address
LPPM, UIN Mataram, Jl. Pendidikan 35 Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 18583571     EISSN : 25809628     DOI : 10.20414/transformasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 10, No 1 (2014): Juni" : 7 Documents clear
PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA BAGI PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT DI SEKOTONG TIMUR KECAMATAN LEMBAR LOMBOK BARAT Rasyid, Bahrur
TRANSFORMASI Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : LP2M IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pemerintah dalam perekonomian yang Islami, memiliki dasar rasionalitas yang kokoh. Pemerintah adalah pemegang amanah Allah SWT. untuk menjalankan tugas-tugas kolektif dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan (Al-Adl wal ihsan) serta tata kehidupan yang baik (Hayyah thayyibah) bagi seluruh umat. kebijakan ekonomi Pemerintah yang pro ekonomi kerakyatan merupakan hal yang sangat penting bagi pembangunan Indonesia. Usaha kecil menempati posisi strategis dalam perekonomian di Indonesia yang tidak perlu diragukan lagi. Dari segi penyerapan tenaga kerja, sekitar 90% dari seluruh tenaga kerja Indonesia bekerja pada sektor usaha kecil. Kondisi riil yang ditunjukkan oleh hampir seluruh daerah Kabupaten/Kota di Indonesia menggambarkan bahwa kegiatan usaha kecil selalu dilanda fenomena sulit berkembang. Hal ini terlihat dengan membanjirnya produk pangan dari luar negeri yang banyak ragamnya, mulai dari yang bemitra dengan perusahaan di Indonesia (toll manufacturing), produk impor legal dan produk impor illegal. Jika dicermati dengan baik, ternyata produk tersebut banyak dihasilkan oleh Manajemen Usaha yang handal walaupun usahanya kecil, misalnya memiliki penampilan produk yang prima, baik dari segi kemasan maupun kualitas produknya. Kemasan produk impor yang dihasilkan dari Manajemen Usaha, salah satunya mempunyai desain yang menarik dan terbuat dari bahan yang baik. Hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa semua produk impor dari luar negeri yang dihasilkan oleh usaha kecil tersebut mempunyai Manajemen Usaha, yaitu dengan merk yang sangat variatif yang telah didaftarkan di kantor Hak kekayaan intelektual dari negaranya masing-masing serta terjaminnya kebersihan atau kesehatan dari produk tersebut dengan adanya label sehat dari departemen kesehatan dari negaranya masing-masing. Selain itu, walaupun produk tersebut produk impor yang dibuat oleh usaha kecil, namun mereka selalu melirik pangsa pasar kaum muslim, di mana mereka juga mencantumkan produk tersebut dengan label halal, secara langsung mempengaruhi atau menarik konsumen untuk membelinya. Hal-hal inilah yang masuk kedalam lingkup Manajemen Usaha
SOSIALISASI TENTANG PENTINGNYA MENANAMKAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DI KELURAHAN/DESA JONTLAK PRAYA TENGAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH 2014 Nurdiana, Nurdiana
TRANSFORMASI Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : LP2M IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Di dalam suatu lingkungan hidup sering kali kita melihat masalah kebersihan yang terabaikan. Permasalahan lingkungan sudah mulai menjadi isu global sejak dulu. Masalah lingkungan hidup semakin lama semakin besar, meluas, dan serius. Dampak-dampak yang terjadi terhadap lingkungan tidak hanya berkait pada satu atau dua segi saja, tetapi kait mengait sesuai dengan sifat lingkungan yang memiliki multi mata rantai yang saling mempengaruhi secara subsistem. Apabila satu aspek dari lingkungan terkena masalah, maka berbagai aspek lainnya akan mengalami dampak atau akibat pula. sekarang masalah lingkungan tidak lagi dapat dikatakan sebagai masalah yang semata-mata bersifat alami, karena manusia memberikan faktor penyebab yang sangat signifikan secara variabel bagi peristiwa-peristiwa lingkungan. Tidak bisa disangkal bahwa masalah-masalah lingkungan yang yang lahir dan berkembang karena karena faktor manusia jauh lebih besar dan rumit dibandingkan dengan faktor alam itu sendiri. Manusia dengan berbagai dimensinya, terutama dengan faktor mobilitas pertumbuhannya, akal pikiran dengan segala perkembangan aspek-aspek budayanya, dan begitu juga dengan faktor proses masa atau zaman yang mengubah karakter dan pandangan manusia, merupakan faktor yang lebih tepat dikaitkan kepada masalah-masalah lingkungan hidup. Hal ini tentunya menjadi salah satu indikasi akan rendahnya dan lemahnya kesadaran lingkungan, sumber permasalahan lingkungan hidup itu terletak pada ulah manusia yang dalam aktivitasnya tidak mempedulikan keseimbangan dan keserasian lingkungan sedangkan dalam Pendidikan Islam, nilai-nilai islam tentang lingkungan hidup cukup banyak dibahas dalam Al-Qur’an maupun Al-Hadits
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KURIKULUM 2013 UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI MA QURANIYAH BATU KUTA NARMADA LOMBOK BARAT syukri, syukri
TRANSFORMASI Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : LP2M IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sistem pendidikan nasional Indonesia selama Indonesia merdeka menganut keunggulan kognitif siswa, maka dengan kurikulum 2013 ini pemerintah memiliki kesadaran untuk merubahnya dengan sistem pendidikan yang menyeimbangkan domain afektif, psikomotorik dengan domain kognitif. Salah satu karakteristik Kurikulum 2013 adalah penekanan kompetensi ranah sikap, keterampilan kognitif, dan keterampilan psikomotorik. Berdasarkan Dokumen Kurikulum 2013 (Kemendikbud, 2012) diperoleh gambaran bahwa pengembangan sikap menjadi kepedulian utama pada kurikulum 2013. Dalam kurikulum 2013, kompetensi lulusan harus lengkap memuat aspek-aspek karakter mulia, keterampilan yang relevan, dan pengetahuan-pengetahuan yang memadai. aspek penilaian Kurikulum 2013 akan menekankan afektif dan psikomotorik daripada aspek kognitif secara proporsional melalui penilaian berbasis kelas sebagaimana yang diamanatkan pada kurikulum berbasis kompetensi sebelumnya
UPAYA PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK DI BAWAH UMUR (CHILD MARRIAGE) MELALUI PENYULUHAN HUKUM BIDANG PERKAWINAN DI DESA TANJUNG LUAR KECAMATAN KERUAK KABUPATEN LOMBOK TIMUR Gazali, Gazali
TRANSFORMASI Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : LP2M IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perkawinan merupakan institusi yang sakral dan suci untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah dan wa rahmah. Negara dan Pemerintah memiliki kepentingan sekaligus kewajiban untuk mengawal dan mengarahkan perkawinan sebagai institusi sosial yang melindungi sekaligus mengangkat harkat serta martabat perempuan. Perkawinan anak di bawah umur ( Child Marriage) merupakan persoalan yang tidak pernah putus dibicarakan dan menjadi fenomena di dalam masyarakat. Tidak hanya dikalangan masyarakat muslim tetapi juga non muslim. Terlebih dalam Islam hal ini merupakan suatu hal yang dianggap wajar karena pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW,  yang notabene adalah Uswah Hasanah ( Teladan Yang Baik) bagi seluruh umat Islam, dimana perilaku, tindakan dan prikehidupannya selalu dijadikan acuan dan rujukan. Namun dalam konteks “menikahi anak di bawah umur ini” masyarakat muslim sudah banyak yang sadar dan terbuka pikirannya, karena tidak hanya berbenturan dengan Undang-undang Perkawinan no. 1 Tahun 1974, menetapkan usia minimum untuk menikah bagi laki-laki umur 19 tahun dan umur 16 tahun bagi perempuan, tetapi juga memiliki efek negatif bagi kesehatan reproduksi 
PENGUATAN EKONOMI KELUARGA MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN UANG KIRIMAN (REMITEN) PADA KELUARGA BURUH MIGRAN DI DESA SETANGGOR KECAMATAN PRAYA BARAT DAYA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Mulhimmah, Baiq Ratna
TRANSFORMASI Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : LP2M IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dirasakan sangat bermanfaat bagi masyarakat desa Setanggor, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga TKI. Di mana kegiatan ini telah menumbuhkan semangat baru dalam belajar dan bekerja, serta yang terpenting adalah bertambahnya pengetahuan dan wawasan baru dalam hal pengelolaan keuangan keluarga. Dengan adanya pembinaan semacam ini masyarakat menyadari bahwa betapa pentingnya mengetahui khususnya cara pengelolaan uang kiriman serta pengelolaan keuangan keluarga pada umumnya. Selain itu peserta di harapkan mampu merencanakan keuangannya dengan lebih baik dan terarah, setelah diadakannya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini disarankan agar para peserta keluarga TKI ini dapat mengaplikasikan ilmunya dalam melakukan pengelolaan uang kiriman dalam kehidupa mereka sehari-hari.  Di samping itu di sarankan juga agar mereka membagi ilmunya kepada masyarakat  lainnya yang tidak dapat mengikuti pelatihan ini
PENGEMBANGAN SKILL PENGELOLAAN NASKAH DENGAN PROGRAM DESIGN & INDESIGN BAGI SANTRI DI MA PUTRA PONDOK PESANTREN ISLAHUDDINY KEDIRI LOMBOK BARAT Fadli, Adi
TRANSFORMASI Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : LP2M IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sistem pendidikan yang dijalankan pondok pesantren di Indonesia, sejak awal berbasis “kebutuhan masyarakat”.  Di tengah derasnya arus modernisasi di bidang pendidikan dan seiring dengan perkembangan sosiologis masyarakat Indonesia, banyak pondok pesantren yang mulai bertransformasi menjadi lembaga pendidikan formal dan berusaha mengejar ketertinggalannya dengan lembaga-lembaga pendidikan formal lain yang telah start lebih dahulu. Ciri khas pondok pesantren adalah kemampuan akses langsung terhadap hazanah keilmuan Islam dari sumber primernya,  antara lain: Pertama, hazanah keilmuan Islam merupakan mutiara yang belum banyak digali oleh orang Islam sendiri. Kedua, kebutuhan terhadap informasi keilmuan yang bersumber dari hazanah tersebut untuk konteks era multikulturalisme semakin memiliki ruang untuk dijadikan sebagai alternatif berbagai kebuntuan paradigma modern. Ketiga, kontektualisasi hazanah keilmuan Islam ke dalam konteks kehidupan umat Islam Indonesia membutuhkan strategi dan media dalam bentuk terjemahan, saduran dan karya-karya lain dengan mengambil rujukan dari mutiara-mutiara terpendam dalam hazanah tersebut. Keempat, komunitas santri akan memiliki sarana pengembangan life skill sebagai penerjemah, editor, setter dan layouter yang dibutuhkan dalam konteks kehidupan modern. problem yang dihadapi oleh sistem pengajaran pesantren adalah karena model pengajaran mereka hanya berorientasi untuk “membaca” dan “memahami” dan tidak dilanjutkan dengan upaya mereproduksi hasil bacaan atau hasil pemahaman dalam bentuk terjemahan atau karya tulis. Oleh sebab itu, diperlukan sebuah upaya pendampingan kepada komunitas pesantren untuk mengembangkan potensi tersebut menjadi ketrampilan menerjemah, menyadur, dan mengolahnya menjadi produk yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat luas 
PENGEMBANGAN SKILL PENGELOLAAN NASKAH DENGAN PROGRAM DESIGN & INDESIGN BAGI SANTRI DI MA PUTRA PONDOK PESANTREN ISLAHUDDINY KEDIRI LOMBOK BARAT Baehaqi, Muh.
TRANSFORMASI Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : LP2M IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sistem pendidikan yang dijalankan pondok pesantren di Indonesia, sejak awal berbasis “kebutuhan masyarakat”.  Di tengah derasnya arus modernisasi di bidang pendidikan dan seiring dengan perkembangan sosiologis masyarakat Indonesia, banyak pondok pesantren yang mulai bertransformasi menjadi lembaga pendidikan formal dan berusaha mengejar ketertinggalannya dengan lembaga-lembaga pendidikan formal lain yang telah start lebih dahulu. Ciri khas pondok pesantren adalah kemampuan akses langsung terhadap hazanah keilmuan Islam dari sumber primernya,  antara lain: Pertama, hazanah keilmuan Islam merupakan mutiara yang belum banyak digali oleh orang Islam sendiri. Kedua, kebutuhan terhadap informasi keilmuan yang bersumber dari hazanah tersebut untuk konteks era multikulturalisme semakin memiliki ruang untuk dijadikan sebagai alternatif berbagai kebuntuan paradigma modern. Ketiga, kontektualisasi hazanah keilmuan Islam ke dalam konteks kehidupan umat Islam Indonesia membutuhkan strategi dan media dalam bentuk terjemahan, saduran dan karya-karya lain dengan mengambil rujukan dari mutiara-mutiara terpendam dalam hazanah tersebut. Keempat, komunitas santri akan memiliki sarana pengembangan life skill sebagai penerjemah, editor, setter dan layouter yang dibutuhkan dalam konteks kehidupan modern. problem yang dihadapi oleh sistem pengajaran pesantren adalah karena model pengajaran mereka hanya berorientasi untuk “membaca” dan “memahami” dan tidak dilanjutkan dengan upaya mereproduksi hasil bacaan atau hasil pemahaman dalam bentuk terjemahan atau karya tulis. Oleh sebab itu, diperlukan sebuah upaya pendampingan kepada komunitas pesantren untuk mengembangkan potensi tersebut menjadi ketrampilan menerjemah, menyadur, dan mengolahnya menjadi produk yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat luas 

Page 1 of 1 | Total Record : 7