cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer
ISSN : 23014652     EISSN : 2503068X     DOI : -
Core Subject : Education,
SETRUM : Sistem Kendali Tenaga Elektronika Telekomunikasi Komputer merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) sejak 2012 menggunakan sistem Open Journal System (OJS).
Arjuna Subject : -
Articles 294 Documents
ANALISIS PERBAIKAN FAKTOR DAYA MENGGUNAKAN KAPASITOR BANK DI PLANT 6 PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk. UNIT CITEUREUP Ibnu Hajar; Suninda Megi Rahayuni
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 9, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v9i1.8111

Abstract

PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. is a company that produces cement. Large electrical power requirements are a major factor in running production process. The low power factor caused load system in Plant 6 not to run optimally. For industries, low power factor conditions could not be avoided due to varying motor loads. The power factor improvement used capacitor banks. The power factor is the ratio of active power with apparent power. Capacitor banks are a set of several capacitors connected in parallel to improve the quality of electrical power by increasing the power factor. This study used a quantitative method in which there was clarity of purpose, approach, data sample, and abundantly use of number. Moreover, data analysis was undertaken after all data had been collected. By raising the Cos  to 0.95, for the main feeder AA 5 (from main transformer 6.1), a capacitor of banks with a capacity of 6172.33 kVAR must be installed, and for main feeder AA 8 (from main transformer 6.2), a capacitor of banks with a capacity of 5388.88 kVAR must be installed in order that the quality power produced was more optimal.
Modular Renewable Energy Dengan Konsep Mini SCADA Prima Dewi Permatasari
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 8, No 2 (2019): Edisi Desember 2019
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v8i2.6539

Abstract

Dalam upaya meningkatkan rasio elektrifikasi nasional perlu dilakukan kerjasama antar pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan peran energi terbarukan. Dengan adanya penggunaan energi terbarukan dan daya listrik dari PLN memungkinkan untuk kolaborasi serta dilakukan manajemen. Sehingga mampu meminimalisir penggunaan listrik dari PLN dan mengoptimalkan listrik dari energi terbarukan. Pada penelitian ini dikembangkan tekhnologi Modular R-EMS. Modular R-EMS merupakan inovasi teknologi yang memungkinkan penggunaan lebih dari satu energi terbarukan. Modular R-EMS memiliki interface yang menampilkan data berupa tegangan, arus, daya, persen battery, biaya pemakaian beban perbulan disertai sistem back up beban ketika PLN tidak beroperasi. Pemasangan sensor dilakukan pada Node MCU dan arduino yang terkoneksi internet. Error yang dihasilkan pada tegangan AC 0.9% tegangan DC 1.89%  arus AC 0.7% arus DC 3%.Penggunaan energi PLN pada beban hingga 100% ketika malam hari. Penggunaan energi terbarukan pada pagi hari 76.58% hingga 100% pada siang hari 78.95% - 100% pada sore hari 19.64% hingga 62.85%. Daya berlebih dari energi terbarukan otomatis mengalir ke PLN
Efektivitas Penggantian Ukuran Luas Penampang Kabel pada Gardu KJ 233 PT. PLN UP3 Kebon Jeruk untuk Perbaikan Tegangan Jatuh Agusutrisno Agusutrisno; W. Prabowo; B. A. Sukarno; A. Shulhany; Dina Estining Tyas Lufianawati
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 10, No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v10i2.13055

Abstract

Sistem distribusi listrik pada jarak jauh dan kelebihan beban dapat menyebabkan jumlah tegangan yang disalurkan mengalami penurunan signifikan dengan tegangan yang diterima atau biasa disebut tegangan jatuh. Studi ini berhasil menganalisis dan melakukan perbaikan tegangan jatuh pada gardu distribusi milik PT. PLN UP3 Bintaro yaitu di gardu KJ233. Salah satu metode perbaikan tegangan jatuh adalah dengan menggunakan metode penggantian ukuran luas penampang dari saluran kabel. Sebelum diperbaiki, hasil pengukuran dan perhitungan tegangan jatuh pada setiap fasa pada gardu KJ233 cukup besar yakni berada pada rentang 14% - 20%. Setelah dilakukan penggantian ukuran saluran kabel dari (3 × 50 mm2 + 1 × 50) mm2 menjadi (3 × 70 + 1 × 70) mm2, hasil pengukuran dan perhitungan tegangan jatuh menurun menjadi di bawah 3%. Hasil pengukuran tegangan jatuh setelah perbaikan menunjukkan bahwa tegangan berada dalam kategori layak, karena berada dalam standar PLN (+5%, -10% dari 220V).
Pemanfaatan Mikrokontroler AVR untuk Pengendalian Sejumlah Parameter Fisis pada Analogi Smartgreenhouse Bayu Arief Prakoso; Arief Goeritno; Bayu Adhi Prakosa
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 9, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v9i1.8055

Abstract

A number of physical parameters are related to the air temperature and humidity in the room, soil humidity, and the presence of light. All physical parameters are used to measure the performance of the control system based-on ATmega32 microcontroller. The measurement results of the control system performance are then sent and displayed on an Android-based device to find out the performance of the sending and receiving data system assisted by the Bluetooth protocol network. The measurement result of room temperature values is ranging of 26-36 0C and the humidity is ranging of 54-74%. Measurement result against the soil moisture parameter is 85% that obtained from the conversion of 3 volts dc in 8-bit digital data, while the soil humidity at normal condition is 60%.The presence light sensor when not detecting light, the sensor output value of 5 volts dc is converted into 256 scales digital data. For this condition, the controller sends a signal of 256 scales or maximum output to the actuator for energizing the lamp, so that maximum light can be produced. Assisted by Android-based smartphone and Bluetooth protocol network for sending and receiving data display based-on the measurement and monitoring of a number of physical parameters, so that it is the suitability of the display that produced by the control system based-on ATmega32 microcontroller.
Perancangan Modular Baterai Lithium Ion (Li-Ion) untuk Beban Lampu LED Muhamad Otong
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 8, No 2 (2019): Edisi Desember 2019
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v8i2.6808

Abstract

Baterai adalah sebuah perangkat penyimpanan energi yang mampu merubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai lithium ion dapat menghasikan energi dan daya densitas yang besar, kelebihan lainnya yaitu efisiensi tinggi, tanpa efek memori dan siklus hidup yang relatif lama. Kelemahan baterai lithium ion sangat sensitif terhadap temperatur. Sistem manajemen baterai atau yang biasa disebut dengan BMS (Battery Management System) Li-ion digunakan sebagai solusi untuk menjaga agar sel Li-ion tetap berada pada daerah aman operasinya (safety operation area). Perancangan perangkat keras di penelitian ini adalah modul modul baterai lithium ion berfungsi agar mendapatkan modul baterai sesuai dengan kebutuhan dan perancangan modul battery management system (BMS) Lithium Ion yang berfungsi untuk monitoring dan proteksi baterai. Sistem monitoring berjalan dengan baik, dengan rata-rata error pengujian pada sensor tegangan 0,005%, sensor suhu 0,0326%, dan sensor arus 0,284%. Pengujian charging dengan metode constant current dan constant voltage menggunakan arus 0,8A dan tegangan 42V berjalan dengan baik dengan rata-rata kenaikan tegangan persel sebesar 0,46V dengan waktu charging 120 menit. Pengujian discharging dengan beban LED 36V 0,6A berjalan dengan baik dengan penurunan tegangan rata-rata sebesar 0,56V. State of charge (soc) dengan metode open circuit voltage (ocv) pada pengujian charging mengalami perbedaan pada sel-sel Li-ion dengan kenaikan rata-rata sel sebesar 27%. State of charge (soc) dengan metode open circuit voltage (ocv) pada pengujian discharging mengalami perbedaan pada sel-sel Li-ion dengan penurunan rata-rata sel sebesar 35,75%.Kata Kunci :  Baterai, Lithium Ion, Sistem Manajemen, State of Charge, Monitoring, Battery Management System (BMS
Optimasi Under Frequency Load Shedding Menggunakan Metode PSO Algorithm Pada Sistem Distribusi PT. Dian Swastatika Sentosa Serang Power Plant Masjudin Masjudin; Siti Hajar Juliatiza; Cakra Adipura Wicaksana
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 10, No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v10i2.13138

Abstract

Stabilitas sistem tenaga merupakan hal utama yang harus dijaga untuk keamaan operasi sistem. Besar nilai suplai pembangkit harus sama seiring dengan nilai beban pada sistem tenaga listrik. Gangguan pada sistem tenaga listrik dapat mengakibatkan perubahan kearah transient yakni ke arah stabilitas frekuensi. Gangguan yang terjadi pada sistem adalah lepas pembangkit. Akibat dari gangguan ini yaitu ketidakseimbangan daya pada sisi pembangkit dan sisi beban sehingga terjadi penurunan nilai frekuensi. Under frequency load shedding merupakan upaya yang bertujuan untuk mengembalikan nilai frekuensi pada batas yang diizinkan dengan cara pelapasan beban. Penelitian ini dilakukan pada sistem distribusi PT Dian Swastika Sentosa Serang Power Plant yang didalamnya terdiri dari 4 unit generator dengan total suplai sebesar 128,1 MW.  Simulasi ini dibuat pada beberapa skenario sesuai dengan jumlah unit generator pada sistem. Untuk mendapatkan hasil yang optimum dalam pelepasan beban digunakannya metode Particle Swarm Optimization. Metode ini akan menemukan nilai minimum beban yang dilepas pada setiap tahap pelepasan beban. Hasil simulasi skenario terjadi penurunan rata-rata berkisar 1,03 MW beban yang dilepaskan jika dibandingan dengan perhitungan saat tidak menggunakan metode Particle Swarm Optimization
Penyetinggan Loss Of Field Relay Proteksi Generator Pada Pembangkit Listrik Tenaga Air Samsurizal Samsurizal; Dedi Kurniawan
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 8, No 2 (2019): Edisi Desember 2019
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v8i2.6455

Abstract

Hydroelectric generators require stability of the voltage generated. When excitation the generator voltage drops will be lower than the terminal voltage so the engine will work on the power factor One disturbance that occurs in synchronous generator is interference with loss of excitation field. This disruption occurs when the generator excitation current is lost due to damage to the excitation system, while the generator is still connected to the electrical grid, causing the reactive power generated by the generator to be reduced or even lost so that the generator will draw reactive power from the electrical network system and act as an induction generator. To release the impact needed by the protection system one of them with the Mho offset release. In this study, using 2 protection zones, namely zone 1 and zone 2. For zone 1, the removal of excitation at a value of 1 pu with a delay time of 0.5 seconds, while for zone 2 the excitation fails occurred at a value of 2,140 pu with a delay time of 2.0 seconds, while the Mho offset value released in zone 1 and zone 2 will work at a value setting of 0.122 pu with a delay time of 0.5 seconds Keywords: Protection,  Synchronous generator, Protection Zone, Excitation
Pemodelan Pemulihan Sistem 500 Kv Saat Terjadi Blackout Dengan Simulasi Digsilent Samsurizal Samsurizal; Andi Makkulau
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 10, No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v10i2.12033

Abstract

The electric power system network must be maintained in its operation. The stability of the frequency in the balance between the power supply and the load is the main thing. In the event of a major disturbance, where many generating units are out of operation so that the system's generation capability is much lower than the load requirement, it can cause blackouts in the system. If this happens, the power system must immediately restore its generating capacity so that it can immediately serve the load or electricity users. In the simulation using DIgSILENT, it was found that the amount of load that must be sent by the Saguling PLTA to the Suralaya PLTU for the start-up process is 52.22 MW. And after the Suralaya PLTU is ready to operate, a recovery process is carried out on the 500 kV network by restoring GITET on the western system by paying attention to the frequency so that it returns to normal frequency. By using the software DIgSILENT 15.1.7. From the simulation results, the results showed that the Suralaya GITET recovered at a frequency of 50.072 Hz, 49.825 Hz at the Cilegon Baru GITET, 49.825 Hz at the Cibinong GITET, 49.953 Hz at the Bekasi GITET, and 50.064 Hz GITET in Cawang. While GITET Gandul at 49.866 Hz and GITET Kembangan at 50.078.
Deteksi Objek Tangan Robotik dedi nurcipto
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 9, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v9i1.8069

Abstract

Era revulusi industri 4.0 merupakan sebuah era baru di dunia industri. Di dalam dunia industri proses otomatisasi adalah implementasi yang sangat umum dilakukan untuk mempercepat sebuah proses. Teknologi sistem robotika adalah salah satu komponen dalam revolusi industri 4.0. Sistem robotika telah banyak digunakan untuk menunjang kerja manusia, diantaranya pada industri otomotif, elektronika, tekstil, dan medis. Selain itu dapat digunakan sebagai pengganti manusia pada kegiatan-kegiatan beresiko tinggi misalanya pada indusrti atau laboratorium kimia.Pada area kerja yang beresiko manusia dapat terlindungi dari ancaman berbahaya. Selain itu robotik biasanya dikendalikan dengan jarak jauh dimana nirkabel salah satunya yang lebih baik dari pada wire apa lagi padan lingungan-lingkungan yang dapat mempengaruhi wire seperti laboratorium kimia atau ada kaitanya dengan kimiawi. Penelitian ini merupakan penelitian awal bertujuan untuk mengembangkan tangan robot. Tangan robot yang dapat megikuti gerakan sarung tangan dengan menggunka sensor flek. Tangan robot ini di lengkapi dengan force sensos yang di letakan pada ujung jari tangan robot.sensor tersebut berfungsi untuk mendeteksi objek yang di pegang sehingga pengguna dapat memperkirakan kekuata menggengam/memegang yang harus di keluarkan. Dari hasil penelitian menujukan bahwa tangan robet dapat mengikuti pergerakan dengan rata-rata tegangan yang di hasilkan adalah 1,75 volt saat tangan meregang, dan selisih rata-rata tegangan saat mengpal 0,25 volt dari posisi merenggang. Dan dari beberapa kali pecobaan menggengam objek nilai ADC yang dihasilkan rata-rata sebesar 96,5 pada ibu jari, 85,16 jari telunjuk dan 93,05 pada jari tengah.
Analisis Kesiapan Indonesia dalam Menghadapi Teknologi 5G Dina Estining Tyas Lufianawati; Cakra Adipura Wicaksana
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 9, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v9i1.8191

Abstract

Komunikasi seluler berkembang secara terus-menerus dari yang awalnya 1G (1st Generation) hingga saat ini di negara-negara lain telah diimplementasikan 5G (5th Generation). Penelitian sebelumnya [1] menunjukkan bahwa 5G layak diimplementasikan di Indonesia. Namun, dalam pengimplementasian tersebut dibutuhkan banyak persiapan. Paper ini menganalisis kesiapan Indonesia dalam menghadapi teknologi 5G dan penyusunan strategi-strategi agar pengimplementasian berhasil. Analisis dan penyusunan strategi menggunakan metode SWOT yang menggunakan unsur-unsur  kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil analisis didapatkan 4 strategi yaitu SO, WO, ST, dan WT.