cover
Contact Name
Rizky Abdulah
Contact Email
r.abdulah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
editorial@ijcp.or.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Farmasi Klinik Indonesia
ISSN : 23375701     EISSN : 2337 5701     DOI : -
Core Subject :
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy (IJCP) is a scientific publication on all aspect of clinical pharmacy. It published 4 times a year by Clinical Pharmacy Master Program Universitas Padjadjaran to provide a forum for clinicians, pharmacists, and other healthcare professionals to share best practice, encouraging networking and a more collaborative approach in patient care. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy is intended to feature quality research articles in clinical pharmacy to become scientific guide in fields related to clinical pharmacy. It is a peer-reviewed journal and publishes original research articles, review articles, case reports, commentaries, and brief research communications on all aspects of Clinical Pharmacy. It is also a media for publicizing meetings and news relating to advances in Clinical Pharmacy in the regions.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2024)" : 5 Documents clear
Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Glyburide: Insights for Optimizing Treatment in Type 2 Diabetes Alfaqeeh, Mohammed; Khairinisa, Miski Aghnia; Permana, Hikmat
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2024.13.2.48713

Abstract

Glyburide is a widely used oral antidiabetic agent for managing type 2 diabetes. Despite its long history, evolving insights into its pharmacokinetics (PK) and pharmacodynamics (PD) have highlighted knowledge gaps, especially in the context of genetic variability, drug-drug interactions, and use in special populations. This narrative scoping review synthesizes recent evidence to provide a comprehensive and updated understanding of glyburide’s PK/PD profiles.  A thorough literature search of studies published in English, including manual reference checks, was conducted. Glyburide exhibits complex pharmacokinetics, extensive absorption throughout the gastrointestinal tract, significant plasma protein binding, hepatic metabolism via CYP2C9 and CYP3A4 enzymes, and predominantly renal elimination. Its pharmacodynamic effects involve stimulating insulin secretion and enhancing peripheral insulin sensitivity. Common side effects include hypoglycemia and weight gain, while drug-drug interactions and monitoring are crucial for safe and effective use. Understanding glyburide’s pharmacokinetics and pharmacodynamics is key to optimizing diabetes management. Tailoring dosages based on patient factors can improve efficacy, minimize adverse effects, and enable personalized care. Further research on genetic influences, drug interactions, and its use in special populations is needed to refine treatment strategies and enhance safety and effectiveness.
Efektivitas Layanan Kesehatan Menggunakan Chatbot dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kepuasan Penggunanya: Tinjauan Literatur Noviandhani, Wanda; Mita, Soraya Ratnawulan; Ratnawati, Aini
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2024.13.2.57243

Abstract

Pelayanan kesehatan dituntut dapat memenuhi kebutuhan penggunanya. Inovasi chatbot dalam layanan kesehatan telah mampu meningkatkan efisiensi layanan yang diberikan. Penggunaannya dinilai sebagai solusi untuk mengatasi kesenjangan masalah layanankesehatan. Penelitian dilakukan dengan mengkaji 10 artikel ilmiah dengan kata kunci mengenai penggunaan layanan chatbot dalam bidang kesehatan. Tinjauan literatur ini akan berfokus padaanalisis efektivitas layanan chatbot dalam bidang kesehatan dan faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan atau pengguna layanan kesehatan chatbot. Hasil kajian ini menunjukkan efektivitas layanan kesehatan chatbot yang dipengaruhi oleh faktor akurasi, aksesibilitas, penggunaan yang praktis, kualitas informasi dan layanan serta pendekatan emosional yang tepat sehingga mampu memenuhi ekspektasi penggunanya.
The Effect of Antioxidants Uses with Aminoglycosides Antibiotics on Serum Creatinine and Urea Levels Purnasari, Cahyani
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2024.13.2.44394

Abstract

Aminoglycosides are older-generation antibiotics used to treat infectious diseases like tuberculosis and urinary tract infections. While they improve multidrug resistant tuberculosis treatment success, their nephrotoxicity hinders optimal therapy. This study investigated the concomitant use of aminoglycosides (streptomycin, gentamicin, and kanamycin) and antioxidants to mitigate nephrotoxicity, as measured by serum creatinine and urea levels. Using a retrospective, descriptive analytical design, we analyzed medical records of 32 patients treated with aminoglycoside antibiotics at dr. Wahidin Sudirohusodo Hospital, Makassar, from January 2017 to November 2018. Patients were grouped based on antioxidant treatment: N-acetylcysteine (NAC), N-acetylcysteine and Curcuma (NAC+Cur), vitamin C (Vit C), Curcuma and vitamin C (Cur+Vit C), and a control group (X) receiving no antioxidants. All antioxidant groups showed decreased creatinine and urea levels with streptomycin, except the control group, which exhibited increased levels. With gentamicin, only vitamin C decreased urea. For kanamycin, NAC, NAC+Cur, and Cur+Vit C decreased urea, while NAC+Cur also decreased creatinine. NAC alone and the NAC+Cur combination showed the greatest ability to reduce serum creatinine and urea levels for both streptomycin and kanamycin. These findings suggest that antioxidant supplementation, particularly NAC and NAC+Cur, may play a crucial role in mitigating aminoglycoside-induced nephrotoxicity. Reduced creatinine and urea levels with antioxidant use could translate to improved renal function and potentially better patient outcomes during aminoglycoside therapy. Further research is needed to confirm these findings and explore optimal antioxidant dosing strategies in clinical practice.
Evaluasi dan Pengembangan Model Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Terkait Skrining Resep Menggunakan Metode End-User Computing Satisfaction di Instalasi Farmasi RSUD Mukomuko Astuty, Meilinda Windy; Peranginangin, Jason Merari; Herdwiani, Wiwin
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2024.13.2.45192

Abstract

Evaluasi sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) diperlukan untuk melihat sejauh mana penerapan SIMRS telah berjalan sesuai dengan tujuannya dan dilakukan pengembangan untuk meningkatkan kualitas SIMRS. Skrining resep berbasis teknologi sangat dibutuhkan karena dapat meningkatkan kinerja petugas kefarmasian di instalasi farmasi dan mengurangi medication error. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil observasi dan evaluasi SIMRS, khususnya skrining resep yang telah diterapkan di instalasi farmasi, mengembangkan model desain, dan melakukan implementasi sistem yang telah dirancang. Metode penelitian menggunakan pre-experimental design one group pre-test-post-test, dengan kriteria sampel, yaitu staf farmasi yang terlibat penggunaan SIMRS di instalasi farmasi dalam melakukan kegiatan pelayanan kefarmasian dengan minimal masa kerja selama 6 bulan. Nilai pre-test-post-test diperoleh dari evaluasi sistem menggunakan metode end-user computing satisfaction (EUCS) dengan penyebaran kuesioner kepada sampel penelitian dan data kelengkapan skrining resep berdasarkan observasi langsung terhadap SIMRS di instalasi farmasi. Analisis data pre-test-post-test dari variabel EUCS menggunakan uji frekuensi dan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test terhadap SIMRS yang sudah diterapkan di instalasi farmasi dari kelima variabel EUCS (content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness) termasuk dalam kategori tidak puas dengan nilai 2,18. Pengembangan SIMRS skrining resep menggunakan metode prototipe dengan desain data flow diagram dan entity relationship diagram. Nilai rata-rata post-test yang didapat termasuk dalam kategori puas dengan nilai 3,28. Terdapat peningkatan kepuasan pengguna setelah dilakukan implementasi SIMRS skrining resep di Instalasi Farmasi RSUD Mukomuko dengan nilai p 0,000 < 0,05.
Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antipsikotik Tipikal (Haloperidol) dan Atipikal (Risperidon) pada Pasien Skizofrenia di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Syahrina, Nadira Alvi; Barliana, Melisa Intan; Zakiyah, Neily; Iskandar, Shelly
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2024.13.2.61455

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan mental kronis yang membutuhkan terapi jangka panjang serta melibatkan biaya perawatan kesehatan yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya antara penggunaan risperidon dibandingkan dengan haloperidol pada terapi skizofrenia, serta menganalisis faktor utama yang memengaruhi nilai efektivitas biaya pada rawat inap di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung (RSHS) pada 2017–2018. Data dikumpulkan secara retrospektif dari perspektif penyedia layanan kesehatan, mencakup total biaya medis langsung baik yang ditanggung rumah sakit maupun oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Nilai efektivitas diukur dalam penurunan penurunan skor PANSS. Hasil menunjukkan bahwa nilai average cost-effectiveness ratio (ACER) risperidon adalah Rp527.002 per satuan penurunan PANSS, sedangkan haloperidol Rp357.374. Berdasarkan perhitungan incremental cost-effectiveness ratio (ICER), haloperidol menunjukkan nilai Rp486.809 per satuan penurunan PANSS dibandingkan risperidon. Meskipun ICER haloperidol lebih tinggi dari risperidon, hasil tersebut masih berada dalam ambang batas willingness to pay yang ditetapkan di Indonesia (berdasarkan 1–3 kali PDB per kapita), sehingga terapi haloperidol dapat dikategorikan sebagai cost-effective. Dari sisi efisiensi biaya, haloperidol menghasilkan penghematan sekitar Rp378.737 dibandingkan risperidon. Dengan demikian, terapi haloperidol lebih dominan secara ekonomi dan layak dipertimbangkan sebagai pilihan pengobatan yang lebih efisien bagi pasien skizofrenia rawat inap di RSHS Bandung.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025) Vol 14, No 2 (2025) Vol 14, No 1 (2025) Vol 13, No 3 (2024) Vol 13, No 2 (2024) Vol 13, No 1 (2024) Vol 12, No 3 (2023) Vol 12, No 2 (2023) Vol 12, No 1 (2023) Vol 11, No 4 (2022) Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol 10, No 4 (2021) Vol 10, No 3 (2021) Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol 9, No 4 (2020) Vol 9, No 3 (2020) Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol 8, No 4 (2019) Vol 8, No 3 (2019) Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol 7, No 4 (2018) Vol 7, No 3 (2018) Vol 7, No 3 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 4 (2017) Vol 6, No 4 (2017) Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 4 (2016) Vol 5, No 4 (2016) Vol 5, No 3 (2016) Vol 5, No 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 4 (2015) Vol 4, No 4 (2015) Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 4 (2014) Vol 3, No 4 (2014) Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 4 (2013) Vol 2, No 4 (2013) Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 1, No 4 (2012) Vol 1, No 4 (2012) Vol 1, No 3 (2012) Vol 1, No 3 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) Vol 1, No 1 (2012) More Issue