cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
Peningkatan Kapasitas Produksi pada Line Assembling Baterai D-200 Dengan Menggunakan Metode Line Balancing Meri Prasetyawati; Septa Dwi Narastuti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang pembuatan baterai atau aki dalam proses perakitannya melalui delapan proses. Pada setiap tahapan memiliki waktu kerja yang berbeda-beda, waktu kerja yang tidak seimbang antar proses, inilah yang menjadi permasalahan timbulnya bottleneck sehingga menyebabkan tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Saat ini kapasitas aktual baterai tipe D-200 perharinya adalah 860 unit sedangkan permintaan pelanggan yaitu 1076 unit perhari, dari data ini dapat dilihat bahwa target produksi untuk memenuhi permintaan tidak tercapai. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi antara lain yaitu banyaknya waktu menganggur pada stasiun kerja, mesin mengalami trouble saat proses produksi, operator kurang memahami work instruction, dan tidak adanya waktu kerja optimal untuk menghasilkan produk. Metode untuk menyeimbangkan penugasan beberapa elemen kerja dari suatu lintasan perakitan ke stasiun kerja menggunakan metode Line Balancing. Untuk mengetahui efisiensi lini menggunakan metode J-Wagon, metode Largest Candidat Rule (LCR), metode Mansoor Aided Line Balancing (MALB), dan metode Killbridge Webster. Berdasarkan hasil perancangan didapatkan waktu baku atau waktu kerja optimal untuk pembuatan satu unit baterai sebesar 269,90 detik. Metode terbaik yaitu Metode Mansoor Aided Line Balancing (MALB) karena metode ini memiliki hasil efisiensi lini sebesar 90% yang berarti tingkat efisiensi meningkat dari kondisi awal sebesar 30% dan moothnees index sebesar 18,52 yang berarti metode tersebut baik digunakan karena nilai smoothnees index mendekati 0 (nol). Dari metode tersebut juga didapat peningkatan pada kapasitas produksi dari kondisi awal sebesar 860 unit/hari menjadi 1078 unit/hari.
PEMANTAUAN PADA ANALOGI INSTALASI LISTRIK FASE-TIGA BERBANTUAN PROTOTIPE SISTEM ELEKTRONIS BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO R3 Arief Goeritno; Ritzkal Ritzkal; Ayumi Johan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah   dilakukan   pemantauan  empat   kondisi   buatan   pada   analogi   instalasi   listrik   fase-tiga berupa pengubahan posisi MCB masing-masing fase, yaitu:                (i) MCB fase-R, fase-S, dan fase-T dalam kondisi   OFF,   (ii) MCB  fase-R,   fase-S,   dan   fase-T   dalam   kondisi   ON,   (iii) MCB  fase-R   saja   dalam kondisi ON, dan (iv) pemantauan ruangan khusus. Pemantauan empat kondisi tersebut dilakukan oleh prototipe  sistem   elektronis   berbasis   mikrokontroler  Arduino   Uno   R3,   sekaligus   merupakan   bentuk pengukuran   kinerja   sistem.     Empat   pengkondisian   pada   analogi   instalasi   listrik   fase-tiga   diperoleh hasil berupa: (1) fase-R, fase-S, dan fase-T tidak diberi sumber tegangan, maka ketiga lampu pendar  (Tubular Lamp, TL) dalam keadaan tidak berpendar dan tampilan hasil pada Liquid Crystal Display  (LCD, penampil kristal cair) berupa kondisi OFF untuk fase-R (F 1), fase-S (F 2), dan fase-T (F 3) tidak bertegangan (pada 0 volt, bukan nilai hasil pengukuran, tetapi hanya berupa indikasi sistem tidak bertegangan), dan pemantauan ruangan khusus dengan indikasi ruang tidak dipakai; (2) fase-R, fase-S, dan fase-T diberi sumber tegangan, maka ketiga lampu pendar berpendar dan tampilan pada layar LCD berupa kondisi  ON untuk fase-R (F 1), fase-S (F 2), dan fase-T (F 3) dan tegangan ditampilkan 220 volt (bukan nilai hasil pengukuran, tetapi hanya berupa indikasi sistem bertegangan), dan pemantauan ruangan khusus dengan indikasi ruang tidak dipakai; (3) fase-S saja diberi sumber tegangan 220 volt, maka  lampu  pendar   pada  jalur   fase-R   berpendar   dan  tampilan  pada  layar LCD  berupa  fase-R   (F  1) kondisi ON, sedangkan fase-S dan fase-T kondisi OFF dan lampu pendar pada jalur fase-S dan fase-T tidak   berpendar,  karena   tidak   terdapat   sumber   tegangan,   dan   pemantauan   ruangan   khusus   dengan indikasi   ruang   tidak   dipakai;   dan   (4)   pemantauan   ruang   khusus   ditunjukkan,   bahwa   “ruang   tidak dipakai” atau “ruang dipakai” sebagaimana penunjukan pada LCD, merupakan pemantauan terhadap  satu ruang khusus yang dapat diputushubungkan denganpush button  secara terpusat. Kata-kata        Kunci:    analogi     instalasi   listrik  fase-tiga,   prototipe    sistem    elektronis    berbasis mikrokontroler, Arduino UNO R3
PEMBUATAN APLIKASI PACKAGE DEPENDENCY MERGER BERBASIS SISTEM OPERASI DEBIAN GNU/LINUX Hendra Hendra; Rahmad Ade Putra
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan di bidang teknologi jaringan komputer menyangkut perangkat keras, perangkat lunak maupun database dari jaringan tersebut. Banyak cara yang di gunakan untuk membuat komunikasi semakin mudah, Salah satu perubahan paling menonjol pada teknologi komunikasi jaringan computer adalah penggunaan teknologi wireless. Sistem keamanan yang paling umum digunakan pada wireless LAN adalah dengan metode enkripsi Wired Equivalent Privacy (WEP). WEP menggunakan satu kunci enkripsi yang digunakan bersama-sama oleh para pengguna wireless. Hal ini menyebabkan metode WEP tidak cocok diterapkan pada hotspot yang dipasang di tempat-tempat umum karena lubang keamanan yang dimiliki WEP sangat rentan di susupi, sehingga dapat dimasuki oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Dengan adanya server Remote Access Dial In User (RADIUS) yang bertindak sebagai authentication, authorization and accounting membuat administrator dapat memantau dan mengetahui identitas yang jelas dari user. RADIUS merupakan sebuah protocol yang memungkinkan keamanan jaringan wireless melakukan autentikasi, autorisasi, dan akuntansi untuk meremote user yang ingin mengakses suatu sistem atau layanan dari pusat server jaringan komputer.
Pemilihan Jenis Fundasi Tangki Reaktor KAP. 2000 M3 Pilot Plant Biogas POME Setara 700 KW di PTPN V Riau Samdi Yarsono; Lan Marrakup TN; Ika Wulandari; Eva Nur Septinia; Giman Giman; Mohammad Imamudin; Juda Suwandi; Basit Al Hanif
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi terbarukan di Indonesia sangatlah penting, saat ini sumber energi terbarukan porsinya relatif kecil. BPPT ( Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dalam kegiatannya melakukan pembangunan pilot plant Biogas Pome setara 700 kW berkerjasama dengan PTPN V (PT. Perkebunan Nusantara V) dengan sistim tangki berpengaduk secara kontinu yang mana hasil gas tersebut dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler pabrik PMKS di sei pagar. Dalam penelitian pondasi sistim tangki berpengaduk ini untuk mencapai gas setara 700 kW maka diperlukan tangki dengan kapasitas 2000m3, dengan ukuran diameter 16,8m dan tinggi 9m. Kami melakukan pemilihan jenis fundasi tangki dengan pendekatan harus kuat menahan beban, gempa dan juga ekonomis, dimana anggaran buat melakukan ini sangat terbatas. Berdasarkan data dari soil test didapat nilai N-SPT di kedalaman 10-15m, untuk itu kami merumuskan bahwa fundasi pile yang kita pilih untuk menahan beban tangki sekitar 2174.2 ton. Dalam hal ini kita membandingkan pemakaian pile ukuran 50cm dengan pemakaian pile 60cm agar mendapatkan kalkulasi yang maksimal dan lebih ekonomis. Hasil yang didapat dimana pile diameter 60cm yang kita pakai karena lebih ekonomis biaya dan maksimal dalam menahan beban dimana kebutuhan anggarannya lebih ekonomis Rp. 88,650,000.
Identifikasi Penyakit Balita Berdasarkan Gejala yang dialami dengan menggunakan Bayesian Network Koswara Koswara; Yana Adharani; Sitti Nurbaya Ambo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak dibawah usia lima tahun (balita) rentan terhadap serangan berbagai jenis penyakit. Setiap penyakit pada umumnya didahului oleh gejala-gejala tertentu. Pentingnya kemampuan untuk mengidentifikasi penyakit berdasarkan gejala yang dialami dapat membantu menyelamatkan anak dari resiko penyakit yang lebih berat atau kematian. Kendati demikian, kurangnya pengetahuan orang tua terhadap berbagai jenis penyakit, kurangnya tenaga medis dan akses yang jauh ke tempat pelayanan kesehatan merupakan beberapa faktor yang menyebabkan anak sakit tidak segera mendapatkan penanganan dini. Dalam penelitian ini dibuat aplikasi yang dapat mengidentifikasi penyakit demam berdarah, campak, cacar air, batuk pilek, dan demam tifoid berdasarkan gejala yang dialami dengan menggunakan metode Bayesian Network. Terdapat dua aktor yang dapat menggunakan aplikasi, yaitu pengguna umum yang dapat melakukan pengecekan penyakit berdasarkan gejalanya dan admin yang dapat mengelola data penyakit, data gejala, dan saran pemberian pertolongan pertama. Aplikasi untuk pengguna umum berbasis android dan untuk admin berbasis web. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan metode Bayesian Network untuk mengidentifikasi penyakit demam berdarah, campak, cacar air, batuk pilek, dan demam tifoid masih memiliki tingkat akurasi yang rendah, yaitu rata-rata dibawah 60%. Disamping itu pada Bayesian Network, penilaian hasil identifikasi sangat ditentukan oleh besarnya nilai prior probability dan conditional probability, sehingga semakin banyak gejala yang dialami balita tidak selalu berkorelasi positif dengan kenaikan nilai hasil identifikasi.
POTENSI SENYAWA MINYAK SEREH WANGI (CITRONELLA OIL) DARI TUMBUHAN Cymbopogon nardus L. SEBAGAI AGEN ANTIBAKTERI Welmince Bota; Martanto Martosupono; Ferdy S Rondonuwu
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri merupakan salah satu mikroorganisme yang secara alami terdapat pada tubuh manusia sehat dan normal, namun pada kondisi tertentu bakteri akan menjadi patogenik. Potensi patogenik bakteri dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: lemahnya imunitas tubuh inang (manusia), ukuran patogenitas bakteri (virulensi), dan jumlah bakteri yang mencapai quorum. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri patogenik pada manusia merupakan salah satu masalah yang sering ditemui di kehidupan masyarakat. Pola hidup yang tidak teratur, kebersihan makanan dan minuman serta sanitasi lingkungan sangat mendukung untuk seseorang terinfeksi bakteri patogenik. Penggunaan antibiotika adalah salah satu cara yang dilakukan oleh manusia untuk mengobati penyakit akibat infeksi bakteri. Penggunaan antibiotika yang berlebihan dan pemberian dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan terjadinya resistensi pada bakteri. Senyawa alam yang diperoleh dari tanaman yang berpotensi sebagai zat aktif digunakan untuk menggantikan antibiotika sintesis. Sereh wangi penghasil minyak atsiri Citronella Oil menjadi salah satu komoditas senyawa aktif yang dapat dijadikan sebagai sumber senyawa aktif dari alam yang berpotensi sebagai antibakteri. Sitronellal, geraniol, dan sitronellol adalah kandungan utama pada minyak sereh wangi  yang dapat digunakan sebagai antibakteri. 
SISTEM PEMBAYARAN TIKET BUS RAPID TRANSIT (BRT) MENGGUNAKAN NEAR FIELD COMMUNICATION (NFC)S Taufik Ihsan; Zaini Zaini; Rahmi Eka Putri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angkutan umum yang sedang berkembang di Indonesia saat ini adalah Bus Rapid Transit (BRT), salah satunya di Kota Padang, Sumatera Barat yang dinamakan dengan Bus Trans Padang. Sistem pembayaran tiket pada Bus Trans Padang saat ini masih kurang efektif karena dilakukan dengan pembayaran uang tunai dengan rata-rata waktu transaksi 20,13 detik dan menggunakan kartu Brizzi dengan rata-rata waktu transaksi 13,02 detik. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem pembayaraan dengan memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC). NFC-Reader dipasang pada pintu masuk halte dan penumpang hanya perlu mendekatkan NFC tag yang ada di dompet ataupun tas ke NFC-Reader sehingga pintu halte akan terbuka secara otomatis ketika transaksi berhasil dilakukan, dengan rata-rata waktu transaksi 5,38 detik. Dengan sistem yang dibangun, waktu transaksi pembayaran tiket menjadi lebih cepat dan saldo pengelola secara otomatis bertambah seiring dengan pengurangan saldo penumpang setiap transaksi berhasil dilakukan.Kata kunci: Pembayaran tiket, Near Field Communication (NFC)
PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU DENGAN METODE TECHNIQUE FOR ORDER PERFORMANCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION (TOPSIS) Wina Yusnaeni; Rahayu Ningsih; Titik Misriati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan supplier terbaik untuk bahan baku utama produksi perusahaan akan sangat berpengaruh pada hasil produksi yang akan dihasilkan oleh perusahaan. Hasil produksi yang terjamin kualitasnya akan sangat menentukan kepuasaan dari pelanggan, oleh karena hal tersebut maka perusahaan dihadapkan pada beberapa alternatif supplier yang harus dipertimbangkan sebelum melakukan pembelian bahan baku. Sehingga terjadilah proses pemilihan supplier terbaik akibat adanya beberapa alternatif supplier tersebut dan tentu saja dengan banyaknya alternatif suplier yang ada menjadi dampak yang positif bagi perusahaan. Namun, disisi lain menuntut perusahaan untuk lebih dapat mempertimbangkan faktor-faktor dan memilih supplier utama mana yang layak untuk diprioritaskan menjadi mitra bisnis perusahaan. Technique For Order Performance By Similarity To Ideal Solution (Topsis) dapat dipergunakan dalam menentukan prioritas pemilihan supplier terbaik. TOPSIS adalah salah satu metode pemilihan  atau pengambilan keputusan dengan multikriteria, TOPSIS menggunakan prinsip bahwa alternative yang terpilih mempunyai jarak terdekat dari solusi ideal positif dan terjauh dari solusi ideal negative dari sudut pandang geometris dengan menggunakan jarak Euclidean untuk menentukan kedekatan relative dari suatu alternative dengan solusi optimal. Kekentalan/volume, Harga yang terjangkau, Kualitas yang baik, kualitas yang stabil dan fleksibilitas pengiriman merupakan kriteria utama dalam penentuan faktor pemilihan supplier terbaik. Sedangkan, PT. CCBP, PT. HM, PT. WGI dan PD. PJ merupakan  alternatif yang dijadikan prioritas pemilihan supplier terbaik. Pengolahan data variabel yang dijadikan kriteria membuat sebuah aplikasi yang dipergunakan untuk mengolah data hasil penelitian. Berdasarkan nilai bobot kriteria pada alternatif pemilihan supplier bahan baku terbaik maka penelitian ini merekomendasikan PD. PJ sebagai supplier bahan baku oli terbaik dengan bobot  0,671. Kata Kunci: Pemilihan Supplier, Responden, Topsis, Kriteria, Bahan baku.
ANALISIS TINGKAT RISIKO ERGONOMI PADA POIN KERJA CHASSIS AND TIRE DENGAN METODE RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT (REBA) DI DEPARTEMEN ASSEMBLY FRAME PT. X (INDUSTRI PERAKITAN MOBIL) Popy Yuliarty; Stefany Soegiyanto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit myalgia (nyeri otot), Lowback pain, musculoskeletal disorders merupakan beberapa penyakit yang disebabkan oleh cara kerja yang tidak sesuai postur tubuh atau tidak ergonomis. Penelitian dilakukan di departeman Assembly Frame (AF) dikarenakan hasil observasi peneliti yang menemukan banyaknya kasus  postur janggal / melebihi batasan sudut normal sehingga menimbulkan keluhan myalgia terbesar.Rumusan masalah penelitian ini adalah Berapa tingkat  risiko ergonomi  terhadap  keluhan nyeri otot  (myalgia) pada karyawan di departemen AF poin kerja chassis and tire  PT. X,  apa saja bagian  tubuh yang paling banyak/ sering mengalami nyeri otot pada  karyawan  di departemen AF poin kerja chassis and tire di PT. X  serta apa rekomendasi perbaikan yang tepat untuk mengurangi/ menyelesaikan permasalahan karyawan terhadap keluhan nyeri otot  (myalgia) pada departemen AF (Assembly Frame) poin kerja chassis Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko ergonomi pada karyawan, yang diukur melalui postur janggal pada poin kerja chassis & tire di departemen assembly frame PT. X. Metode yang digunakan adalah Rapid Entire Body Assessment (REBA) serta penggunaan Quisinare Nordic Body Map. Hasil akhir penelitian ini adalah skor 11, 10, 11, 11, 10 dengan penjelasan risiko tinggi dan risiko sangat tinggi. Berdasarkan hasil kuesioner yang menggunakan Nordic Body Map Questioner diketahui bahwa bagian tubuh yang paling banyak mengalami sakit yaitu pinggang. Sehingga harus dilakukan perbaikan segera dan terhadap manusia dan design meja kerja untuk meminimalisir keluhan myalgia.
PROTOTIPE PENERANGAN JALAN UMUM (PJU) PINTAR BERBASIS ARDUINO MENGGUNAKAN SOLAR PANEL, SENSOR HC-SR04 DAN SENSOR LDR Dadan Somadani; Ade Heri Ginanjar
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin pesatnya perkembangan di Indonesia menuntut pembangunan infrastruktur yang semakin baik. Salah satu yang menjadi prioritas adalah pembuatan dan perbaikan jalan umum untuk mendukung mobilitas masyarakat yang semakin tinggi akibat kemajuan teknologi transportasi yang berkembang pesat. Salah satu perlengkapan jalan yang sangat dibutuhkan adalah Penerangan Jalan Umun (PJU). Dengan di terapkannya penerangan jalan umum pintar dapat mengurangi penggunaan energi listrik karena penerangan jalan umum pintar mengguanakan panel surya sebagai sumber energi yang didapat dari mengubah panas matahari menjadi energi listrik kemudian disimpan pada baterai. Pada kondisi malam hari, lampu akan menyala terang ketika sensor ultrasonik mendeteksi benda dan ketika tidak ada benda, lampu akan menyala redup. Metode Prototyping adalah proses iterative dalam pengembangan sistem dimana requirement diubah ke dalam sistem yang bekerja (working system) yang secara terus menerus diperbaiki melalui kerjasama antara user dan analis. Pada metodologi Prototype terdiri dari beberapa tahap, yaitu: Analisis Kebutuhan Sistem, Desain Sistem, Pengujian Sistem, Implementasi. Prototipe penerangan jalan umum pintar dapat mengatur tingkat redup atau terangnya penerangan secara otomatis berdasarkan situasi dan kondisi dilapangan.

Page 60 of 104 | Total Record : 1032