cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
PERLAKUAN TERMOMEKANIKAL PADUAN Ti-Al-V SEBAGAI MATERIAL IMPLAN Fendy Rochmanto; Galih Senopati; Cahya Sutowo; I Nyoman Gede Putrayasa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paduan titanium, khususnya Ti-Al-V dikenal sebagai salah satu material implan, oleh karena itu perlu untuk diketahui karakteristik mekanisnya, salah satunya adalah kekerasan material. Dalam ilmu metalurgi kekerasan erat kaitannya dengan struktur mikro dan transformasinya dalam proses termomekanikal. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan struktur mikro Ti-Al-V dalam setiap proses termomekanik dan pengujian kekerasan. Proses pengamatan dimulai dari kondisi material awal, setelah proses homogenisasi, setelah proses hot forging dan setelah proses solution treatment dengan berbagai macam media pendingin yaitu air, oli dan udara. Proses homogenisai dilakukan pada temperatur 1100 °C selama 12 jam, proses hot forging dilakukan pemanasan awal pada temperatur 1100 °C selama 1 jam dengan reduksi 50% dan solution treatment dilakukan pada temperatur 1100 °C selama 30 menit, kemudian didinginkan dengan air, oli dan udara. Material paduan kemudian diamati secara mikroskopis menggunakan mikroskop optik dan SEM serta dilakukan uji keras dengan metode Rockwell. Pengamatan metalografi menunjukkan adanaya fasa alfa, alfa prime dan beta, pertumbuhan butir dan struktur mikro yang berbentuk equiaxed. Nilai kekerasan paduan meningkat dari 46,7 HRc pada material awal menjadi 51,6 HRc pada pendinginan air, 53,5 HRc pada pendinginan oli dan 56,8 HRc pada pendinginan udara.
EVALUASI TAMAN JANGKRIK SEBAGAI RTRA DI CIGANJUR, JAKARTA SELATAN Ridwansyah Trisnanda Putra; Daisy Radnawati; Ray March Syahadat; Priambudi Trie Putra; Dimas Muhammad Thoifur
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Jangkrik terletak di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Taman ini rencananya akan dijadikan salah satu ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA). Tujuan dari artikel ini yaitu mengevaluasi kondisi eksisting Taman Jangkrik untuk mendukung perencanaan RPTRA. Hal-hal yang dievaluasi antara lain, tautan lingkungan, daya dukung, sosial, visual, vegetasi, dan bangunan lanskap. Data dikumpulkan dengan pendekatan observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Data dianalisis dengan statistika deskriptif. Khusus untuk analisis visual, digunakan analisis scenic beauty estimation (SBE). Hasil yang diperoleh antara lain 1) daya dukung kawasan sudah mencukupi, 2) belum ada pembagian ruang yang jelas, 3) sirkulasi dalam tapak belum optimal, 4) jenis dan cara penanaman vegetasi sudah sesuai, 5) elemen amphitheater pada tapak tidak sesuai dengan standar, 6) kualitas visual masih dapat ditingkatkan dengan pengindahan, 7) material pada playground sudah mulai rusak dan cenderung membahayakan anak.
PERANCANGAN SPECIAL TOOL REMOVE AND INSTALL HOIST CYLINDER PADA UNIT DUMP TRUCK HD 1500-7 Rasma Rasma; Hendro Purwono
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hoist Cylinder merupakan komponen penting pada unit Dump Truck HD 1500-7 yang berfungsi sebagai penopang vessel ketika proses loading maupun unloading. Kebocoran akibat rusaknya dust seal yang tidak mampu menyekat kotoran dan minyak pelumas (fluida), merupakan salah satu alasan dilakukan penggantian hoist cylinder. Solusi dari kebocoran tersebut adalah dengan mengganti hoist cylinder, namun sulitnya proses remove and install hoist cylinder menyebabkan proses penggantian (lead time) menjadi lama dan meningkatnya persentase unit tidak beroperasi (down time). Hal tersebut dikarenakan turunnya rod hoist cylinder dan sempitnya posisi pengerjaan remove and install. Untuk mengangkat sekaligus mencegah turunnya rod cylinder mekanik perlu mengikat rod cylinder dengan menggunakan belt. Tetapi cara tersebut berbahaya dan tidak efektif karena diperlukan reposisi belt akibat posisi yang sulit. Oleh karena itu, dibuatlah alat (tool) untuk mengangkat sekaligus menahan rod cylinder agar tidak memanjang, sehingga dapat mempercepat proses remove and install dan mengurangi persentase unit tidak beroperasi (down time), sekaligus dapat memberikan keuntungan pada dari segi save cost biaya man power dan lead time, maupun dari segi save cost loss production.
POTENSI MINERAL KASITERIT INDONESIA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN SENYAWA KIMIA TIMAH (TIN CHEMICAL) Ariyo Suharyanto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia mempunyai potensi mineral kasiterit yang cukup besar dan sampai saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Kasiterit adalah mineral utama timah dengan rumus SnO2, berbentuk kristal dengan permukaan mengkilap sehingga tampak seperti batu perhiasan. Kasiterit merupakan mineral utama penghasil logam timah. Kasiterit di temukan dalam 2 jenis lapisan yaitu lapisan atau retakan di batuan granit atau batuan disekitarnya dan lapisan sedimen aluvial bersama-sama dengan mineral berat lainnya dalam bentuk pasir. Sifat fisik dan kimia dari kasiterit pada berbagai Negara akan berbeda tergantung ditemukannya kasiterit tersebut. Indonesia memiliki cadangan kasiterit berlimpah yang banyak ditemukan pada dataran dan sepanjang aliran di kepulauan Bangka, Belitung, Singkep dan Kundur. Kasiterit Indonesia mempunyai karakteristik yang cukup kompleks dibandingkan kasiterit di negara sekitanya seperti China, Brazil, Bolivia, Rusia, Peru, Malaysia, Australia, Thailand. Kasiterit Indonesia banyak berasosiasi dengan mineral lainnya diantaranya ilmenit, pasir kwarsa, zirkon, rutil, pirit, kalsit, lantanum dan monasit. Adanya mineral ikutan lainnya dalam kasiterit menjadi permasalahan apabila akan digunakan untuk bahan baku pembuatan senyawa kimia timah. Beberapa teknik pengolahan sudah dilakukan baik secara fisika maupun kimia untuk meningkatkan kemurnian kasiterit. Pada penelitian sebelumnya diperoleh data komposisi kimia kasiterit Indonesia sebagai berikut: 0,45% Si, 0,63% Ca, 1,45% Ti, 1,16% Fe, 57,82% Sn, 3,43% La, 0,63% Ce. Pada makalah ini akan dipaparkan secara detail potensi mineral kasiterit Indonesia sebagai bahan baku pembuatan senyawa kimia timah (tin chemical)Kata kunci: kasiterit, Indonesia, karakteristik, timah, hidrometalurgi
PENGARUH KONSENTRASI STARTER DAN KONSENTRASI LARUTAN GARAM PADA PERCOBAAN FERMENTASI BIJI NANGKA MENJADI TAUCO Syamsudin Abdullah; Raudhah Tuljannah; Umul Laela
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tauco merupakan salah satu makanan fermentasi yang terbuat dari kedelai dan tergolong makanan yang bergizi. Namun sayangnya,  produksi kedelai di Indonesia tidak dapat memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri sehingga Indonesia masih perlu mengimpor kedelai dari negara lain. Maka diperlukan upaya untuk mencari alternatif pengganti kedelai sebagai bahan baku pembuatan tauco. Biji nangka dapat dijadikan alternatif bahan baku pengganti kedelai. Tujuan dari penelitian adalah untuk membuat tauco dari biji nangka, mengetahui pengaruh variasi konsentrasi starter terhadap pembuatan tauco dari biji nangka dan mendapatkan konsentrasi starter terbaik pada pembuatan tauco dari biji nangka. Penelitian ini dilakukan di laboratorium PTK III Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tanggal 3 April 2017 sampai tanggal 25 Mei 2017. Metode penelitian ini terdiri dari 2 tahap yaitu fermentasi kapang dan fermentasi larutan garam. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel penambahan jumlah starter (0,1%, 0,3%, 0,5%, 0,7%, dan 0,9%) dan variabel penambahan larutan garam (5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%). Pengukuran tingkat keberhasilan dilakukan dengan pengujian secara kualitatif (pengukuran gas dan bau) dan kuantitatif (kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar abu, kadar karbohidrat). Uji organoleptik dilakukan terhadap 15 responden. Hasil penelitian dengan variabel terbaik adalah jumlah konsentrasi starter 0,9% dengan kadar protein 3,38%, kadar lemak 0,18%, kadar air 52,19%, kadar abu 12,29%, kadar karbohidrat 31,94% dan jumlah konsentrasi larutan garam 20 % dengan kadar protein 3,58%, kadar lemak 0,06%, kadar air 51,63%, kadar abu 11,37%, kadar karbohidrat 33,35%. Hasil uji secara kualitatif tauco biji nangka memiliki warna coklat muda, terdapat gas dan berbau asam. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa tauco biji nangka dengan konsentrasi starter 0,9% dan larutan garam 20% memiliki rasa yang hampir sama dengan tauco pada umumnya dan aroma yang tidak terlalu tajam serta tekstur yang lembut
SISTEM MONITORING BANJIR PADA JALAN MENGGUNAKAN APLIKASI MOBILE DAN MODUL WI-FI Dwi Rahma Ariyani; Zaini Zaini; Rahmi Eka Putri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang kerap terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Peristiwa banjir pada jalan berdampak negatif bagi kelancaran lalu lintas. Hal tersebut dikarenakan kurangnya informasi yang diterima oleh pengguna jalan tentang kondisi jalan yang akan dilewati. Pada penelitian ini dirancang sistem monitoring banjir yang bekerja secara otomatis dengan cara mengetahui ketinggian permukaan air pada jalan. Sistem monitoring ini dilakukan dengan mengimplementasikan sensor ultrasonik berbasis mikrokontroler yang mengukur ketinggian permukaan air. Sistem ini juga menggunakan aplikasi mobile sebagai interface dari sistem serta modul Wi-Fi untuk pengiriman data ke server. Aplikasi yang digunakan memberikan informasi ketinggian air di tiga ruas jalan dengan tampilan Google Maps. Hasil pengujian perancangan sistem ini memiliki keakurasian pada sensor ultrasonik yang menghasilkan tingkat rata-rata error maksimal sebesar 7% dengan selisih ketinggian air rata-rata 2.1cm, serta informasi dapat diterima oleh pengguna jalan setiap menit (pengujian dilakukan dengan 20 pengguna jalan mengakses aplikasi secara serentak) dengan kecepatan akses internet yang digunakan pada sistem rata-rata sebesar 2.01-2.50 Mbps. Kata kunci: sistem monitoring banjir, aplikasi mobile, modul Wi-Fi, Google Maps
PENAMBAHAN MODUL VITAL SIGN DAN MODUL PEMERIKSA GULA DARAH NON INVASIVE PADA TELEMEDICINE WORKSTATION Afrias Sarotama; Beti Tuntari; Yaya Suryana; Rony Febryarto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Telemedicine terdistribusi yang dikembangkan Pusat Teknologi Elektronika-Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (PTE-BPPT) mempunyai bagian yang dinamakan Telemedicine workstation, dilengkapi dengan modul Vital Sign dan modul pemeriksa gula darah Noninvasive. Modul Vital Sign digunakan untuk mendapatkan data medis tekanan darah, kadar oksigen dalam darah, suhu tubuh dan sinyal EKG. Modul pemeriksa gula darah Noninvasive menggunakan infra merah untuk memeriksa kadar gula darah pada pasien. Penambahan modul Vital Sign dan modul pemeriksa gula darah pada Telemedicine workstation dapat digunakan sebagai data pendukung dokter puskesmas saat berkonsultasi dengan dokter spesialis di rumah sakit.
ANALISA PENYEBARAN STASIUN HUJAN TERHADAP DEBIT BANJIR RANCANGAN PADA DAS KEDUNGLARANGAN (Kabupaten Pasuruan Jawa Timur) Eri Prawati; Very Dermawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa hidrologi merupakan satu bagian analisis awal dalam perancangan bangunan hidrolik. Analisis hidrologi membutuhkan data yang terdiri dari data curah hujan, data debit dan data iklim. Hal ini membutuhkan beberapa jumlah stasiun hujan dan penempatan lokasi stasiun yang tepat. Untuk menetapkan jumlah hujan yang jatuh di dalam suatu DAS, dibutuhkan sejumlah stasiun hujan yang ada pada DAS yang bersangkutan, Ketelitian pengukuran data hujan dipengaruhi oleh jumlah stasiun hujan dan pola penyebaran di dalam DAS. Penempatan stasiun hujan yang tepat, jumlah stasiun hujan, pola penyebaran akan dapat diperoleh data yang akurat mengenai kedalaman, penyebaran dan intensitas hujannya. Kondisi persebaran stasiun hujan di DAS Kedunglarangan tergolong relative banyak, dimana saat ini terdapat 16 stasiun hujan pada wilayah DAS seluas 267,3 km2. Menurut standar WMO cukup diwakili oleh 2 stasiun hujan, sedangkan Bleasdale menyarankan 4 stasiun. Varshney menetapkan 8 stasiun sebagai angka yang ideal, kemudian Sugawara menyarankan 10 atau 15 stasiun hujan.
Perbandingan Kinerja Konverter Buck Boost Dan Konverter Sepic Sebagai Charger Baterai Berbasis Panel Surya Deni Almanda; Prian Gagani Chamdareno
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan konverter harus memiliki beberapa kriteria, yaitu integrasi konverter yang mudah, dapat mengurangi komponen yang tidak terlalu diperlukan, rippel arus keluaran yang rendah, dan kemudian terjaganya karakteristik DC– DC. Pada penelitian ini akan membandingkan kinerja konverter buck boost dengan konverter sepic dengan menggunakan baterai yang me(1)miliki kapasitas 6 AH, 12 V. Pada pengisian baterai menggunakan buck boost konverter peningkatan tegangan yang signifikan pada awal pengisian baterai yaitu saat tegangan 12.25 V sampai tegangan mencapai 12.55 V dan pengisian baterai mencapai maksimal pada 12.71 V. Waktu yang diperlukan untuk melakukan proses pengisian baterai yaitu 130 menit. Sedangkan pengisian baterai menggunakan sepic konverter peningkatan tegangan yang signifikan pada awal pengisian baterai yaitu saat tegangan 12.22 V sampai tegangan mencapai 12.56 V dan pengisian baterai mencapai maksimal pada 12.71 V. Waktu yang telah dibutuhkan untuk melakukan proses pengisian menggunakan konverter sepic lebih lama bila dibandingkan dengan konverter buck boost yaitu 135 menit. Sehingga Konverter buck boost memiliki keandalan yang lebih baik dari konverter sepic. Selain rangkaian buck boost lebih sederhana, lebih murah,pengisian baterai dengan buck boost juga lebih cepat dari konverter sepic yaitu 5 menit lebih cepat.
RANCANG BANGUN MODEL MESIN PENGUPAS KELAPA UNTUK PETANI KELAPA DI DESA WIAU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PROPINSI SULAWESI UTARA Jenly D.I. Manongko; Johanis Rampo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang bangun model mesin pengupas kelapa untuk petani kelapa di Desa Wiau Kabupaten Minahasa Tenggara Propinsi Sulawesi Utara akan dianalisis. Proses pengolahan dari buah kelapa utuh akan menghasilkan serat kelapa dan buah kelapa. Oleh petani dalam proses pengupasan ini dilakukan secara manual dengan bantuan alat yang disebut masyarakat dengan klewang, sehingga menguras tenaga dan berbahaya bagi pekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang bangun model mesin pengupas kelapa dengan hasil yang lebih banyak dengan waktu yang efisien dan efektif dan selanjutnya ditawarkan kepada masyarakat khususnya petani kelapa dalam mengolah kelapa menjadi kopra di desa Wiau Kabupaten Minahasa Tenggara Propinsi Sulawesi Utara. Metode yang digunakan adalah studi literatur, survey lokasi, perancangan konsep, analisis, proses rancangan dan hasil rancangan. Model mesin pengupas kelapa hasil rancangan mudah dioperasikan, nyaman dalam pengoperasian, menghemat tenaga operator dan aman dalam pemakaian . dengan kapasitas mesin 11 buah per menit.Kata Kunci : merancang, mesin pengupas kelapa, kopra.

Page 74 of 104 | Total Record : 1032