cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
AUTOMATIC IDENTIFICATION SYSTEM (AIS) BERBASIS MIKROKONTROLER UNTUK PENGAWASAN NELAYAN DI WAKATOBI Muhammad Agus; Salasi Wasis Widyanto; Ma’muri Ma’muri; Susilo Wisnugroho; S. Asuhadi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan Wakatobi relatif tinggi. Nelayan lokal, terutama pemancing tuna sering kali berlayar hingga 50 mil laut dari garis pantai menggunakan perahu kecil. Perahu tersebut juga tidak dilengkapi peralatan komunikasi dan navigasi yang memadai sehingga dalam kondisi darurat nelayan kesulitan mendapatkan bantuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan perangkat Automatic Identification System (AIS) yang akan dipasang di perahu nelayan. perangkat AIS yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan Mikrokontroler STM32F4, CMX7032 Evaluation Board, Antena VHF, dan Global Positioning System (GPS) sebagai komponen utama. Integrasi dan konfigurasi masing-masing komponen akan dipaparkan dalam makalah ini. Pengujian kinerja menunjukkan hasil yang cukup baik. Perangkat AIS masih dapat mengirimkan data pada jarak 10 mil laut dari Base Station.
MODEL HUBUNGAN KONSENTRASI PARTICULATE MATTER 10 M (PM10) DI UDARA AMBIEN DENGAN KARAKTERISTIK LALU LINTAS DI JARINGAN JALAN PRIMER KOTA PADANG Hendra Gunawan; Yenni Ruslinda; Vera Surtia Bachtiar; Annisa Dwinta
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis pencemar yang dihasilkan dari aktivitas transportasi adalah Particulate Matter 10 μm (PM10), yang merupakan partikel inhalable dengan diameter kecil dari 10 μm. Partikel ini akan masuk ke paru-paru dan bertahan di dalam tubuh untuk waktu yang lama, sehingga dapat menganggu sistem pernapasan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model hubungan konsentrasi PM10 di udara ambien dengan karakteristik lalu lintas di jaringan jalan primer Kota Padang. Penelitian dilakukan di Jl. Sudirman mewakili jalan arteri primer, Jl. Imam Bonjol mewakili jalan kolektor primer, dan Jl. M. Yunus mewakili jalan lokal primer. Pengambilan sampel PM10 menggunakan alat Low Volume Sampler dan analisisnya dengan neraca analitik. Konsentrasi PM10 yang diperoleh selama 24 jam di ketiga lokasi penelitian berkisar antara 100,19-131,26 μg/m3, yang masih berada di bawah baku mutu Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999. Konsentrasi PM10 dengan semua parameter karakteristik lalu lintas memiliki hubungan korelasi kuat hingga sangat kuat dengan nilai r berkisar antara 0,680-0,990, serta menunjukkan hubungan yang signifikan (α < 0,05). Berdasarkan uji validasi, model persamaan dengan jumlah kendaraan berdasarkan jenis lebih direkomendasikan untuk pendekatan perhitungan konsentrasi PM10 di udara ambien pada ketiga jalan dengan nilai persentase error (E) 2-3%.
Analisis Kebutuhan Lapangan Penumpukan (Container Yard) Pada Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Yogi Fetriansyah; Haryo Koco Buwono
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang dua per tiga wilayahnya adalah perairan dan terletak pada lokasi yang strategis karena berada di persilangan rute perdagangan dunia, sehingga peran pelabuhan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi maupun mobilitas sosial dan perdagangan di wilayah ini sangat besar.Container yardadalah area yang di pakai untuk menyerahkan dan menerima petikemas (receiving / delivery), untuk menumpuk petikemas ekspor/impor, serta petikemas kosong dan juga untuk menampung alat – alat bongkar muat petikemas yang standby. Menganalisis kinerja lapangan penumpukan petikemas.Merencanakan proyeksi pertumbuhan petikemas jangka pendek (hingga tahun 2016) di pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.Menghitung kebutuhan lapangan terhadap pertumbuhan petikemas untuk mengetahui menghadapi pertumbuhan arus petikemas (hingga tahun 2016) dipelabuhan Pulau Baai Bengkulu.Berdasarkan klasifikasi YOR standar UNCTAD, angka YOR sebesar 78.11% menunjukkan rasio penggunaan lapangan penumpukan di pelabuhan Pulau Baai Bengkulu sudah termasuk tinggi dan apabila tidak di antisipasi maka akan menyebabkan kongesti di pelabuhan.Dari hasil proyeksi pertumbuhan arus petikemas hingga tahun 2016, diperlukan perluasan lapangan penumpukan untuk menurunkan nilai YOR hingga 30,16% pada tahun 2016 dan mengindikasikan dengan adanya perluasan dan penataan lapangan penumpukan petikemas dapat menampung pertumbuhan petikemas hingga tahun 2016.
Analisis Terjadinya Panas pada Air Conditioner Unit Excavator PC3000-6 Thomas Djunaedi; Hendro Purwono
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excavator merupakan unit alat berat serba guna yang dapat digunakan untuk menggali tanah, memuat material, mengangkat material, mengikis tebing, meratakan permukaan tanah dan memecah tanah yang keras, salah satunya adalah excavator PC3000-6. Unit ini menggunakan sistem air conditioner di ruang kabin dengan tujuan agar operator terasa nyaman dalam mengoperasikan. Namun banyak pelanggan yang mengeluhkan kondisi air conditioner yang sering panas karena dapat berdampak pada persentase ketersediaan unit jika masuk pada sistem kontrak perawatan penuh karena unit tersebut tidak dioperasikan untuk perbaikan. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya panas pada air conditioner di unit PC3000-6 sehingga dapat dilakukan langkah perbaikan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah menggunakana delapan step troubleshooting. Berdasarkan observasi dan analisis data diperoleh hasil bahwa terjadinya panas pada air conditioner disebabkan oleh adanya ketidak normalan kerja dari sistem air conditioner. Saat dilakukan inspeksi harian sering ditemukan operator mengoperasikan unit sambil merokok kemudian menghidupkan sistem air conditioner namun tetap membuka jendela kabin agar asap rokok yang berada di dalam ruangan dapat cepat hilang sehingga membuat sistem pada kompresor mengalami beban berlebih. Hal ini dapat mempengaruhi umur pakai komponen, terutama pada kompresor yang dapat menyebabkan lose atau tidak dapat menghasilkan kompresi yang standar sehingga mengakibatkan sistem tidak dapat bekerja maksimal dan temperatur di ruang kabin pun tidak tercapai.
APLIKASI INFORMASI TELEPON DARURAT MENGGUNAKAN ANDROID BERBASIS LOCATION BASED SERVICE (LBS) Endang Retnoningsih
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smartphone saat ini menjadi alat komunikasi dan asisten pribadi yang sangat penting. Berbagai macam aplikasi tersedia di smartphone, baik yang memiliki antarmuka grafis maupun dengan antarmuka berbasis suara. Sehingga aplikasi-aplikasi berbasis Android pun secara otomatis dapat diintegrasikan dengan berbagai layanan  Google  seperti  Google Map  dimanfaatkan mencari alamat maupun untuk memperkirakan jarak pengguna smartphone dari lokasi yang dicari. Teknologi Android telah diadopsi dalam smartphone untuk mendukung berbagai aktifitas kehidupan, tetapi salah satu masalah  yang terjadi di masyarakat adalah perihal  penanganan yang lambat terhadap keadaan darurat seperti kejahatan, kecelakaan, kebakaran dan banjir,  tentunya  masyarakat  membutuhkan  pertolongan namun umumnya mengalami kendala kesulitan menghubungi nomor telepon instansi yang berwenang menangani seperti instansi polisi, instansi rumah sakit, instansi SAR, instansi pemadam kebakaran, instansi PLN dan instansi lain. Tujuan dari penelitian ini  membantu masyarakat mencari bantuan dari instansi yang menyediakan layanan pertolongan darurat dengan lebih mudah dan cepat, karena berbasis Location Base Service (LBS) yang terintegrasi dalam smsrtphone Android, untuk dapat menampilkan informasi nomor telepon dari instansi layanan darurat terdekat. Pengembangan aplikasi menggunakan metode waterfall, yang terdiri dari tahapan requirement engineering, design and implementation, testing, Release dan Maintenance.  Hasil dari penelitian adalah aplikasi Telepon Darurat dengan fitur kemudahaan dan fleksibilitas, serta aplikasi berjalan dalam kondisi Hybrid (Online) dan kondisi Offline dapat  memberikan  kinerja  yang  optimal dalam menampilkan instansi terdekat dari posisi pengguna berada.Kata kunci: Sistem Informasi, Telepon Darurat, Android, Smartphone, Location Based service (LBS), GPS
MODEL KOEFISIEN PRODUKTIVITAS PEKERJAAN PEMASANGAN BATA RINGAN PADA PERUMAHAN SEDERHANA Yuliandi Abubakar; Shirly Wunas; Wihardy Tjaronge; Rudy Djamaluddin
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSalah satu item yang mempengaruhi produktivitas dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan perumahan sederhana, adalah produktivitas pekerjaan pemasangan dinding batu bata ringan. Dalam menentukan indeks atau Koefisien Produktivitas Pekerja  Analisa Harga Satuan Pekerjaan Dinding, kalangan praktisi di Indonesia biasanya mengutip dari buku BOW (Burgerlijke Openbare Werken) Th.1921, atau mengacu ke SNI ABK yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemukiman Departemen Pekerjaan Umum (PU), yaitu SNI 6897 : 2008 (Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Dinding untuk Konstruksi Bangunan Gedung dan Perumahan). Namun untuk Pekerjaan Pemasangan Dinding Bata Ringan, belum tercantum ada dalam SNI ini, sehingga kalangan praktisi masih menggunakan Point. 6.7 s/d 6.15 dari SNI, tentang penetapan indeks pekerjaan : Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal ½ bata. Produktivitas tenaga kerja pekerjaan pemasangan dinding sebetulnya sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti jenis bahan, alat yang digunakan, keahlian tenaga kerja, serta bentuk dan letak dinding. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui koefisien produktivitas tenaga kerja pemasangan dinding menggunakan material batubata ringan pada perumahan sederhana. Selanjutnya angka koefisien pengamatan tersebut akan dibandingkan dengan index atau koefisien pekerjaan pemasangan dinding batu bata yang terdapat di SNI 6897:2008 dan BOW. Dari hasil analisis penelitian ini, didapat  koefisien produktivitas pekerjaan pemasangan 1m2 dinding batu bata ringan pada perumahan sederhana  yaitu: Pekerja = 0,029 OH ; Tukang Batu = 0,059 OH ; Kepala Tukang Batu = 0,059 OH, Mandor =  0 OH, karena dalam sistem pekerjaan borongan rumah sederhana, tugas  mandor dirangkap oleh kepala tukang.
PERANCANGAN MESIN PENCETAK BANTALAN PALET DARI SERBUK KAYU Ahmad Yunus Nasution; Riki Effendi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini kepedulian terhadap lingkungan dan energi menjadi sangat penting, salah satu peningkatan kepedulian tersebut dapat diwujudkan dengan penggunaan material yang berasal dari limbah, salah satunya adalah serbuk kayu (sawdust), Yang melatarbelakangi Analisa Desain pembuatan mesin pencetak bantalan palet adalah sudah makin dibutuhkannya penggunaan fallet dan tersedianya limbah serbuk kayu yang cukup melimpah. Limbah Serbuk kayu sering dianggap sebagai limbah sehingga nilai dan manfaatnya kurang bisa dirasakan. Serbuk kayu bisa dijadikan bahan baku untuk pembuatan bantalan palet sehingga mempunyai nilai dan manfaat. Metode yang digunakan dalam pembuatan mesin ini yaitu studi pustaka lalu dengan melakukan perhitungan. Tahap selanjutnya adalah pembuatan mesin dan proses pengujian untuk mengetahui keberhasilan perancangan.Dimana limbah serbuk kayu seringkali hanya dibakar untuk mengurangi keberadaannya tetapi hal tersebut bukan menjadi sebuah solusi yang terbaik dalam menangani limbah tersebut, tetapi banyak cara untuk menanganiya yaitu salah satunya dengan cara mengolah serbuk kayu tersebut menjadi suatu produk yang bernilai jual tinggi seperti untuk pembuatan bantalan palet. Mesin ini mengunakan sistem hidrolik sebagai perantara penekannya, dengan dimensi produk yang dihasilkan berukuran 380 mm x 150 mm x 510 mm dengan komposisi campuran yang ideal antara serbuk kayu dan perekat (lem kayu)  adalah 60 : 40, dimana kapasitas produksi 2 buah produk palet dalam satu kali proses dan total hasil olahan pada tiap jamnya mampu menghasilkan produk sebanyak 12 bantalan tiap jamnya.
SISTEM TEMU-KEMBALI INFORMASI DALAM DOKUMEN (PENCARIAN 10 KATA KUNCI DI EJOURNAL BSI) Melissa Winda Pertiwi; Taufiqurrochman Taufiqurrahman
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokumen tekstual sebagian besar telah tersedia secara digital atau elektronik dengan jumlah yang semakin banyak sejak penemuan komputer. Kebutuhan informasi membuat pengguna melakukan aktivitas pencarian pada koleksi dokumen yang dimilikinya. Metode pencarian dokumen yang tersedia di komputer biasanya hanya melihat ke dalam nama dokumen (file) yang dicari oleh pengguna tanpa memperhatikan isi isinya, oleh karena itu tidak dapat memenuhi kebutuhan informasinya. Metode Latent Semantic Indexing (LSI) bisa menjadi solusi untuk mengambil informasi yang relevan dari koleksi dokumen di dalam komputer. Metode LSI memiliki kemampuan untuk mengkorelasikan istilah terkait secara semantik yang laten dalam kumpulan teks menggunakan teknik Singular Value Decomposition (SVD). Sistem pencarian informasi menggunakan metode LSI telah dikembangkan dan diuji pada 10 kata kunci di website http://ejornal.bsi.ac.id/ejurnal. Pada proses pengujian yang telah dilakukan, dengan ambang batas 0,6 sistem dapat memberikan hasil pencarian dengan nilai presisi rata-rata 1,53% dan skor recall rata-rata sebesar 10,29% dalam proses pengujian. 
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI PANJANG RESONATOR TERHADAP TEMPERATUR ONSET TERMOAKUSTIK GENERATOR GELOMBANG BERDIRI PADA POSISI VERTIKAL Rinasa Agistya Anugrah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Termoakustik generator merupakan salah satu piranti konversi energi yang dapat mengubah energi kalor menjadi kerja dalam bentuk gelombang akustik. Alat ini dapat memanfaatkan energi kalor yang terbuang atau tidak terpakai dari industri, geotermal, motor bakar, dan energi surya. Temperatur onset dapat merepresentasikan kinerja piranti ini dilihat dari input energi yang digunakan dalam aplikasinya. Semakin rendah temperatur onset yang terjadi, maka semakin sedikit pula energi yang digunakan untuk membangkitkan gelombang akustik. Metode pengukuran temperatur onset adalah dengan menempatkan dua termokopel pada kedua sisi stack. Perbedaan Temperatur keduanya merupakan temperatur onset (ΔTonset) yang terjadi tepat saat pertama kali gelombang akustik muncul. Pada penelitian ini telah dilakukan penelitian dengan variasi panjang resonator 390, 780, dan 1170 mm pada posisi vertikal. Hasilnya pada panjang resonatordari 390 mm ke 780 mm temperatur onset mengalami penurunan, yaitu 206ºC ke 203ºC setelah itu mengalami peningkatan pada 1170 mm, yaitu 216 ºC. Pada penelitian ini, jika dilihat dari input energinya, kinerja termoakustik generator terbaik adalah resonator dengan panjang 780 mm.
UNJUK KINERJA PEMBANGKIT ENERGI ELEKTRIK MEMANFAATKAN LIMBAH PANAS MESIN MOBIL CITY CAR MENGGUNAKAN MODUL TERMO ELECTRIC COOLER (TEC) Mirza Yusuf
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi untuk menghemat bahan bakar menjadi isu yang menarik dalam penelitian. Energy listrik masih menjadi kebutuhan primer pada system internal combustion engine. Ditinjau secara micro dalam penggunaan elektrikal diterapkan pada system pengapian mesin yang bersumber pada battery mobil. sistem elektrikal pada mobil bersumber pada alternator. Cara kerja alternator menggunakan pulley kopel putaran mesin alternator tersebut juga berdampak membebani putaran mesin. System elektrikal yang mampu menghemat bahan bakar mesin tersebut dapat kita temukan pada modul thermoelectric. terobosan baru sistem sumber energy listrik tersebut menggunakan modul Thermo Electric (TEC) proses konversi energi dengan memanfaatkan seaback effect . Thermo Electric (TEC) ketika dialiri panas pada salah satu sisinya maka akan terjadi proses perpindaan electron di dalam modulnya kemudian terciptalah aliran listrik. Besarnya energy listrik bergantung pada kecepatan pending sisi lawan permukaannya. Proses penurunan temperature dapat dibantu dengan menggunakan alat penukar kalor berupa heat exchanger sirip dan fin. semakin lama proses pendinginan, maka semakin optimal besaran nominal arus yang dihasilkan. Dari data Hasil pengujian dapat diketahui perangkat pembangkit energi tersebut mampu bekerja dengan rate orde satuan milivolt. Selanjuttya energy listrik tersebut dapat dimanfaatkan sebagai system penerangan kendaraan. Di era yang semakin maju ini, banyak sekali lampu LED yang hemat energy diaplikasikan pada mobil citycar yang hemat bahan bakar

Page 76 of 104 | Total Record : 1032