cover
Contact Name
Agus Santosa
Contact Email
medisainsjurnal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
medisainsjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto Kampus II Jl. Soeparjo Roestam Km 7 PO BOX 229 Purwokerto 53186 Telp (0281) 6844252
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDISAINS
ISSN : 16937309     EISSN : 26212366     DOI : -
Core Subject : Health,
MEDISAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu kesehatan merupakan sarana penyebarluasan ilmu pengetahuan, riset, teknologi dan inovasi dibidang kesehatan yang diterbitkan tiga kali dalam setahun (April, Agustus dan Desember). Jurnal Medisains adalah jurnal peer reviewed dan Open-Access yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan di terbitkan dibawah Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 3 (2018)" : 7 Documents clear
Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja SMP dan SMA di wilayah eks-kota administratip Cilacap Ulfah, Mariah
MEDISAINS Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i3.3733

Abstract

Latar Belakang: Sebuah penelitian di salah satu SMA X di Kabupaten cilacap ditemukan bahwa 3,3 persen dari 123 siswa kelas XI sudah melakukan hubungan seksual, dan dari informasi guru BK (bimbingan konseling) yang ditemui oleh peneliti menyebutkan bahwa perilaku tersebut sudah dilakukan sejak siswa duduk di bangku SMP.Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja SMP dan SMA di wilayah eks-kota administratip CilacapMetode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain crossectional. Penelitian dilakukan di 5 sekolah SMP dan 12 sekolah SMA di kabupaten Cilacap pada tahun 2013. Populasi penelitian adalah seluruh remaja (putra-putri) yang duduk di bangku SMP dan SMA dengan jumlah sampel sebanyak 596 orang yang dipilih secara Systematic Random Sampling. Variabel-variabel penelitian diukur dengan menggunkan angket. Analisa data menggunakan analisis jalur/path analysis dengn program PLS.Hasil: Tidak ada pengaruh langsung karaktersitik remaja, sikap masyarakat, orang tua, teman dan sikap terhadap seks terhadap perilaku seksual pranikah (t<1.96). Ada pengaruh langsung akses media, peran guru, persepsi, pengetahuan dan nilai virginitas terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja putri SMP SMA di Kabupaten Cillacap (t>1.96; R square 0.336).Kesimpulan: 36.6% Perilaku seksual pranikah pada remaja SMP dan SMA di Kabupaten Cilacap dipengaruhi oleh akses media, peran guru, persepsi, pengetahuan dan nilai virginitas.
Disaster preparedness: survey study pada mahasiswa keperawatan universitas harapan bangsa Purwokerto Rizqillah, Azka Fathiyatir
MEDISAINS Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i3.3120

Abstract

Latar Belakang: Indonesia memiliki sejarah yang panjang tentang bencana dan manajemennya. The International Disaster Database melaporkan bahwan antara 1948-2013 terdapat 325 bencana alam yang menyebabkan kerugian materiil dan non-materill tang besar (CRED, 2016). Akan tetapi, banyaknya pengalaman bencana, baik bencana alam maupun bencana akibat ulah manusa, yang sudah dialami, kerugian materiil dan non-materiil pada bencana yang terjadi selanjutnya masih terbilang tinggi. Salah satu usaha untuk mencegah kerugian materiil dan non-materiil akibat bencana adalah meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana pada seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa keperawatan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa keperawatan Universitas Harapan Bangsa PurwokertoMetode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional study dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa keperawatan Universitas Harapan Bangsa Purwokerto. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan semester enam prodi sarjana dan semester empat diploma dengan teknik pengambilan data secara total sampling. Data diambil dengan menggunakan kuesioner Disaster Preparedness Evaluation Tool: Preparedness Section (DPET:P) yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis frekuensi sederhana.Hasil: Secara umum tingkat kesiapsiagaan terhadap bencana mahasiswa keperawatan adalah rendah (rata-rata mean : 1 - 2.99). Mahasiswa melaporkan tingkat kesiapsiagaan yang paling tinggi pada kesiapan untuk melakukan pengambilan keputusan klinis seperti memberikan perawatan pada korban bencana dan pengelolaan respon emosional pasien stress akut dan stres paska trauma. Mahasiswa melaporkan kesiapsiagaan paling rendah pada informasi tentang peranan antar institusi (lokal/provinsi/nasional) dalam tanggap darurat bencana.Kesimpulan: Tingkat kesiapsiagaan mahasiswa keperawatan Universitas Harapan Bangsa Purwokerto masih rendah.
Gambaran kualitas hidup peserta prolanis di puskesmas petang 1 kabupaten Badung Bali Sekardiani, Ni Luh Putu
MEDISAINS Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i3.3791

Abstract

Latar Belakang: Kegiatan Prolanis di Puskesmas Petang 1 Kabupaten Badung Bali sudah rutin dilaksanakan setiap bulanya, dari 30 peserta yang terdaftar, 16 diantaranya aktif dan rutin mengikuti kegiatan tersebut, sedangkan sisanya kurang aktif. Dari rangkaian kegiatan Prolanis yang telah dilakukan petugas kesehatan di Puskesmas Petang 1 Kabupaten Badung Bali, maka perlu adanya evalusi keberhasilan dari kegiatan tersebut. Salah satu evaluasi yang dirasa perlu untuk dilakukan adalah mengenai kualitas hidup peserta Prolanis itu sendiri, sehingga dapat diketahui apakah kegiatan Prolanis yang selama ini dilaksanakan berdampak pada kualitas hidup pesertanyaTujuan: Mengetahui gambaran gambaran kualitas hidup peserta prolanis di Puskesmas Petang 1 Kabupaten Badung BaliMetode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Variabel yang diteliti adalah kualitas hidup peserta prolnis dengan menggunakan instrument WHOQoL-BREF. Analisa data menggunakan analysis deskriptif sederhanaHasil: variabel kualiatas hidup secara umum menunjukkan kategori sedang (86.7%), skor kualitas hidup pada dimensi fisik sebagian besar masuk kategori sedang (73.3%). Skor kualitas hidup pada dimensi psikososial sebagian besar masuk pada kategori tinggi (66.7%). Skor kualitas hidup pada dimensi social masuk pada kategori sedang (83.3%) dan skor kualitas hidup pada dimensi lingkungan juga masuk pada kategori sedang (96.7%).Kesimpulan: Kualiatas hidup peserta prolanis di Puskesmas Petang 1 Kabupaten Badung Bali secara umum masuk kategori sedang.
Study fenomenologis pemilihan alat kontrasepsi pada wanita usia subur penderita HIV/AIDS Susanti, Susanti; Widyoningsih, Widyoningsih
MEDISAINS Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i3.3495

Abstract

Latar Belakang: Di seluruh dunia hidup dengan HIV 36, 7 juta orang , 2,1 juta orang yang baru terinfeksi setiap tahunnya, 1,1 juta orang meninggal karena penyakit terkait AIDS. Prevalensi pada wanita muda tetap berisiko terinfeksi HIV yang sangat tinggi. Transmisi HIV masih tetap berlangsung hingga kini, 16.000 jiwa terinfeksi baru setiap harinya. Jumlah ibu hamil dengan HIV pada tahun 2012 berjumlah 3 dan meningkat signifikan pada tahun 2017 menjadi 18 orang.Tingkat pengetahuan yang rendah tentang pentingnya kontrasepsi bagi perempuan HIV mengakibatkan mereka tidak menggunakan kontrasepsi. Pada pasangan yang salah satunya terdiagnosa HIV umumnya pasangan ditegaskan untuk tidak melakukan hubungan seks tanpa kondom.Tujuan: Tujuan menganalisis pilihan kontrasepsi yang digunakan oleh WUS dengan HIV/AIDSMetode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang bersifat deskriptif dan menggunakan analisis dengan pendekatan fenomenologis, Populasi dalam penelitian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) penderita HIV/AIDS. Tehnik pengambilan Sampel dengan menggunakan purposive sampling dan didapatkan empat partisipan.Hasil: Hasil penelitian Berdasarakan wawancara ke empat responden telah menggunakan kontrasepsi “double protection” sebagai upaya untuk menurunkan kejadian penularan dari ibu ke janin dan dari ibu ke pasangan (suami) dengan menggunakan alat kontrasepsi ganda yaitu suntik 3 bulan, IUD, MOW dan Kondom.Kesimpulan: Wanita Usia Subur penderita HIV/AIDS menggunakan kontrasepsi “double protection”.
Test toleransi glukosa oral pada subjek dengan berat badan berlebih Santosa, Agus
MEDISAINS Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i3.3793

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus sering tidak terdiagnosa karena perjalanan penyakit ini berlangsung cukup lama. Perlu dilakukanya skrining rutin diabetes sejak umur 45 tahun, dengan adanya deteksi dini dan pengobatan yang tepat dapat memperlambat perkembangan kondisi prediabetes menjadi diabetes melitus.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil tes toleransi glukosa oral pada subjek dengan berat badan berlebihMetode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Lokasi penelitian berada di wilayah Puskesmas Kembaran I Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas dari Juli-September 2017.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh responden yang berusia >30 tahun dengan berat badan berlebih. Sampel penelitian ini berjumlah berjumlah 68 respenden. Instrument penelitian yang digunakan adalah, timbangan injak, metline pengukur tinggi badan dan gluometer. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif sederhana.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata IMT responden sebesar 27,6 kg/m2 yang seluruhnya masuk dalam kategori obesitas. Kadar gula darah hasil TGT menunjukkan nilai rata-rata sebesar 147,6 mg/dl dan masuk dalam kategori prediabetes. Hasil penelitian menemukan dari sebanyak 68 responden dengan berat badan berlebih/obesitas sebanyak 79,4% hasil TGT- nya dinyatakan Prediabetes sedangkan 20,6% dinyatakan Normal.Kesimpulan: Pada seseorang dengan berat badan berlebih, hasil test toleransi glukosa oralnya sebagian besar masuk pada kategori prediabetes.
Gambaran post traumatic stress disorder korban bencana tanah longsor di dusun jemblung kabupaten Banjarnegara Endiyono, Endiyono; Hidayah, Novi Isnaini
MEDISAINS Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i3.3622

Abstract

Latar Belakang: Bencana tanah longsor merupakan bencana alam yang dapat memberikan dampak yang negatif bagi penyintas bencana tanah longsor. Dampak yang ditimbulkan baik berupa dampak fisik, sosial, lingkungan maupun dampak psikologis. Dampak psikologis yang ditimbulkan setelah bencana yaitu Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) yang menunjukkan beberapa gejala berupa Re-experiencing, Avoidance, Negative alteration in mood and cognition, dan Hyperarousal.Tujuan: Mengetahui gambaran Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) pada korban bencana tanah longsor.Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden. Analisa data menggunakan analisis univariat untuk mengetahui karakteristik responden yang meliputi umur, pekerjaan, jenis kelamin, agama, suku, Pendidikan, usia saat terjadi bencana dan gambaran gejala PTSD.Hasil: Responden yang mengalami gejala PTSD sebanyak 30 responden (78,9%), sedangkan responden yang tidak mengalami gejala PTSD sebanyak 8 responden (21,1%).Kesimpulan: Sebagian besar responden mengalami PTSD.
Pelatihan bermain pada ibu meningkatkan kelekatan anak Oktavianto, Eka; Karimah, Karimah; Timiyatun, Endar; Badi'ah, Atik
MEDISAINS Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i3.3630

Abstract

Latar Belakang: Masalah kelekatan antara ibu dan anak masih terjadi pada saat ini. Praktik pengasuhan memainkan peranan penting terjadinya masalah kelekatan ini. Kelekatan bukanlah ikatan yang terjadi secara alamiah, ada serangkaian proses yang harus dilalui untuk membentuknya. Permasalahan kelekatan ini perlu untuk diatasi. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan pelatihan bermain pada ibu.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan bermain pada ibu terhadap kelekatan anakMetode: Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimantal dengan menggunakan desain one-grup pre-test & post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 18 responden. Uji statistik menggunakan wilcoxon test. Instrumen yang digunakan adalah Attachment Q-Set (AQS).Hasil: Terdapat peningkatan skor kelekatan sebelum dan sesudah pelatihan bermain pada ibu. Skor rata-rata sebelum pelatihan bermain sebesar 111.83, sesudah pelatihan bermain (post-test 1) sebesar 137.44 (mean difference = 25.61) dan pada post-test 2 sebesar 140.05 (mean difference = 28.22). Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai p = 0.000 (nilai p < 0.050).Kesimpulan: Ada pengaruh pelatihan bermain pada ibu terhadap kelekatan anak.

Page 1 of 1 | Total Record : 7