cover
Contact Name
Alfian Qomaruddin
Contact Email
alfian@trunojoyo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rekayasa@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang - Kamal, Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
REKAYASA
ISSN : 02169495     EISSN : 25025325     DOI : https://doi.org/10.21107/rekayasa
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Science and Technology, In the the next year publication, Rekayasa will publish in two times issues: April and Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2: Oktober 2017" : 9 Documents clear
Rekayasa Prototype Smart Home berbasis Mikrokontroler Widyaningrum, Vivi Tri; Pramudita, Yoga Dwitya
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.394 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i2.3610

Abstract

Teknologi smart home saat ini telah banyak dikembangkan, diantaranya adalah sistem otomasi dan keamanan rumah. Dalam sistem otomasi rumah yang dikembangkan adalah sistem lampu, kipas angin, dan kran air wudhu otomatis. Sistem otomasi rumah ini dikembangkan dengan tujuan untuk mendukung program penghematan listrik dan juga air. Kemudian dalam sistem keamanan rumah yang dikembangkan diantaranya adalah sistem pendeteksi kebocoran gas dan juga kebakaran. Sistem pendeteksi kebocoran gas dikembangkan dengan tujuan untuk mencegah kebocoran gas berlanjut sehingga dapat meminimalisir terjadinya ledakan. Kemudian dalam sistem pendeteksi kebakaran dibangun dengan tujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran yang meluas yaitu dengan dilengkapi alat pemadam kebakaran. Teknologi smart home yang dikembangkan, baik pada sistem otomasi rumah maupun keamanan akan dikontrol secara terpusat oleh mikrokontroler. Tujuan pengembangan ini adalah agar rumah dapat menjadi rumah yang efisien dengan adanya penghematan listrik dan juga penghematan air, serta dapat menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman.Kata Kunci: rumah pintar, lampu otomatis, kipas angin otomatis, kran air wudhu otomatis, pendeteksi kebocoran gas, pendeteksi kebakaran ABSTRACTSmart home technology today has been widely developed, including the home automation and security systems. In the home automation system developed is a system of lights, fans, and faucet water ablution automatically. This home automation system was developed for the purpose of supporting electricity and water conservation programs. Then in the home security system developed among them is a gas leak detection system and also fire. Gas leak detection systems are developed with the aim of preventing gas leakage from continuing so as to minimize explosion. Then in the fire detection system was built with the aim to prevent the occurrence of widespread fire that is equipped with fire extinguishers. Smart home technology developed, both in home automation systems and security will be controlled centrally by the microcontroller. The purpose of this development is for the house to be an efficient house with electricity savings as well as water savings, and can be a safe and comfortable place to live.Keywords: smart home, automatic lighting, automatic fan, automatic water tap, gas leak detection, fire detection
Perancangan Thermoelectric Generator (TEG) sebagai Sumber Energi Terbarukan Faikul Umam; Hairil Budiarto; Sri Wahyuni
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.093 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i2.6345

Abstract

Abstrak: Kebutuhan bahan bakar fosil untuk pembangkit listrik semakin meningkat, sehingga cadangan bahan bakar semakin menipis. Energi listrik merupakan energi yang sangat mudah untuk dipergunakan, karena sangat mudah dikonversi menjadi bentuk energi lain dengna mudah dan efisien. Pemerintah telah mencanangkan untuk berhemat energi dan memberikan program program perancangan energi terbarukan melalui perubahan energi matahari, angin, air dan biomassa. Penelitian energi terbarukan pada solar cell, micro hydro dan biomassa telah banyak dilakukan, isu terkini pada energi terbarukan adalah pemanfaatan panas buang (waste heat), pada dunia industri dan permesinan seperti automobiles, boilers dan radiator pada mobil dan kapal banyak menyumbang panas yang terbuang. Thermoelectric generator (TEG) merupakan jenis semikonduktor yang dapat menghasilkan tegangan berdasarkan perbedaan temperatur yang melewati kedua sisi alatnya. Perancangan media ajar energi terbarukan dengan memanfaatkan Thermoelectric generator (TEG) akan menggunakan dua jenis fluida yaitu fluida panas da fluida dingin, untuk membangkitkan fluida panas digunakan heater dan untuk fluida dingin akan menggunakan air es. Metode pada penelitian ini adalah eksperimental dari 5 TEG yang disusun secara seri dan di paralel dengan 5 TEG berikutnya. Data hasil percobaan bahwa media ajar TEG dapat menghasilkan tegangan 9,20 volt pada kondisi fluida panas pada temperatur 64oC dan fluida dingin pada temperatur 11oC, sedangkan perbedaan temperatur (ΔT=53oC).
Analisa Persediaan Bahan Baku Mengunakan Metode EOQ (Economy Order Quantity) di CV. Alfa Nafis Sofiyanurriyanti, Sofiyanurriyanti
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.751 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i2.3606

Abstract

Persaingan yang semakin ketat antar perusahaan mendorong setiap perusahaan untuk menetapkan pengendalian terhadap persediaan bahan baku secara tepat guna untuk mencapai tujuan perusahaan yang diinginkan, Salah satunya dengan cara mengetahui persediaan bahan baku pembantu dan menggunakan metode Economy Order Quantity guna untuk memaksimalkan kinerja pada setiap bagiannya. Pengumpulan dan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Economy Order Quantity.Penelitian ini bertujuan untuk menentukkan pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan metode Economy Order Quantity di CV. Alfa Nafis. Data permintaan baja ringan pada tahun 2016 sebesar 93 unit. Dimana biaya persediaan terdiri dari biaya pemesanan meliputi biaya pengangkutan dan bongkar muat, biaya adminitrasi, biaya telepon, sedangkan biaya penyimpanan terdiri biaya listrik gudang dan biaya pajak. Untuk biaya pemesanan setiap kali pesan sebesar Rp 183.333,00. Perhitungan pada EOQ dapat menyimpulkan bahwa pembelian bahan baku baja ringan yang ekonomis adalah 8.124 m^2 dengan frekuensi 4 kali pemesanan dalam satu minggu. Maka sebaiknya CV Alfa Nafis sebaiknya menerapka metode Economy Order Quantity didalam menentukan kuantitas pembelian bahan baku pembantu secara optimal sehingga dapat meminimalkan total biaya yang akan dikeluarkan oleh perusahaan setiap tahunnya. Kata Kunci: Economy Order Quantity, Biaya Persediaan, Biaya Pemesanan.Forecasting Analysis and Raw Material Supplies Using EOQ Method (Economy Order Quantity) in CV. Alfa NafisABSTRACTIncreasingly intense competition between companies encourages each company to establish control of raw material inventory in an appropriate manner to achieve the desired corporate objectives, one of them by knowing the supply of raw materials and using the method of Economy Order Quantity in order to maximize performance in each part. Collecting and using interviews and documentation. Data analysis used in this research is Economy Order Quantity. This study aims to establish raw material inventory control using Economy Order Quantity method in CV. Alfa Nafis. Data of light steel demand in 2016 amounted to 93 units. Where the cost of inventory consists of the cost of ordering include the cost of transportation and loading and unloading, administrative costs, telephone costs, while the storage costs consist of warehouse electricity costs and tax costs. For booking fee every time the message is Rp 183,333,00. Calculations on EOQ can conclude that the purchase of lightweight, economically feasible steel is 8,124 m ^ 2 with a frequency of 4 orders in a week. Then CV Alfa Nafis should preferably apply the Economy Order Quantity method in determining the quantity of purchase of raw material auxiliary optimally so as to minimize the total cost to be issued by the company every year.Keywords: Economy Order Quantity, Inventory Cost, Booking Cost.
Evaluasi Manajemen Perawatan dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II pada Mesin Cane Cutter 1 dan 2 di Stasiun Gilingan PG Meritjan - Kediri Prasetyo, Cahyo Purnomo
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.695 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i2.3611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebijakan perawatan optimal yang dapat mengurangi biaya perbaikan (repair cost) dan biaya konsekwensi operasional (operational consequence cost). Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah Reliability Centered Maintenance (RCM) II. Penelitian ini difokuskan pada mesin Cane Cutter 1 dan 2 dengan pertimbangan beberapa aspek yaitu : pengaruh kegagalan terhadap pencapaian target produksi, resiko keselamatan kerja dan biaya perawatan yang akan ditimbulkan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa komponen kritis pada mesin Cane Cutter 1 dan 2 adalah : Pisau dan Baut Pisau. Perawatan yang dilakukan untuk mengantisipasi dan mengatasi kegagalan yang terjadi pada komponen mesin tersebut adalah proactive task yang meliputi : scheduled restoration task dan scheduled discard task. Rata-rata penurunan biaya perawatan total yang didapatkan dengan mengurangkan ‘biaya total pada interval perawatan awal’ dan ‘biaya total pada interval perawatan optimal’ adalah 14,82 %.Kata Kunci: cane cutter, downtime, pabrik gula. ABSTRACTThis research aims to determine the optimal maintenance policy which could reduce repair cost and operational consequence cost. The methods which applied in this research is Reliability Centered Maintenance (RCM) II. This research focuses on Cane Cutter 1 and 2 machines by considering several aspects, such as and effect of any failure on production target achievement, work safety risk and maintenance cost which might be caused by the critical condition. The result showed that some critical components at the Cane Cutter 1 and 2 machines were : Blade and Blade Bolt. The maintenance which could be done to anticipate and deal with any failure occurring in the machine components was called proactive task comprising : scheduled restoration task and scheduled discard task. The average reduction in total maintenance costs which was obtained by subtracting ‘total costs at initial maintenance interval’ and ‘total costs at optimal maintenance interval’ amounted to 14,82 %.Keywords: cane cutter, downtime, sugar factory
Implementasi Metode Feature Extraction pada Klasifikasi Kualitas Daun Tembakau Madura Wibisono, Kunto Aji; Ibadillah, Achmad Fiqhi
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.397 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i2.3607

Abstract

Madura merupakan salah satu daerah penghasil tembakau di Indonseia. Tembakau Madura  merupakan jenis komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Sebagian besar tembakau madura diserap oleh pabrik rokok sebagai bahan baku utama rokok maupun sebagai racikan atau campuran kretek. Secara umum tembakau Madura sendiri dibagi menjadi tiga bagian: tembakau gunung, tembakau tegal, dan tembakau sawah. Jenis tembakau gunung adalah yang paling diburu oleh pabrik rokok, meski produktivitasnya terbilang sangat rendah dibanding tembakau sawah. Terdapat banyak jenis  varietas tembakau gunung yang ditanam petani di Madura, namun  yang memiliki karakteristik khas adalah tembaku Prancak – 95. Hal ini disebabkan  Aroma tembakau Prancak-95 Madura tidak bisa ditiru oleh jenis varietas tembaku lain di Indonesia. Hal lain yang membedakan yaitu terjadi karena kontur atau struktur tanah Madura yang memang khas, yang merupakan kelebihan dari tembakau Madura.Pada penelitian ini didesain sebuah sistem gradding untuk mendeteksi kualitas tembakau Prancak – 95 madura. Deteksi kualitas daun tembakau ini didasarkan pada dua ekstraksi fitur yaitu tekstur dan aromatik. Berdasarkan kedua fitur tersebut nantinya akan diklasifikasikan dengan menggunakan standard kualifikasi SNI. Sehingga  level akurasi deteksi kualitas daun tembakau Madura menjadi lebih optimalKata Kunci: Image extraction, Sensor Gas, Tembakau Madura.Implementation of Feature Image Extraction on Quality Classification of Maduraness TobaccoABSTRACTMadura is one of the tobacco producing areas in Indonesian. Madura tobacco is a type of plantation commodity that has high economic value. Most tobacco Madura is absorbed by cigarette manufacturers as the main raw material of cigarettes as well as as a concoction or clove mixture. In general Madura tobacco itself is divided into three parts: mountain tobacco, tobacco tegal, and tobacco sawah. Types of mountain tobacco are the most hunted by cigarette manufacturers, although the productivity is very low compared to tobacco. There are many types of varieties of mountain tobacco grown by farmers in Madura, but which has a distinctive characteristic is the Prancak-95 tobacco. This is because the Prancak-95 Madura tobacco aroma cannot be imitated by other types of copious varieties in Indonesia. Another thing that distinguishes that occurs due to the contour or structure of Madura land that is typical, which is the advantage of Madura tobacco. In this study designed a grading system to detect the quality of Prancak tobacco - 95 madura. The tobacco leaf quality detection is based on two feature extractions, namely texture and aromatics. Based on these two features will be classified using SNI qualification standards. So that the accuracy level of Madura tobacco leaf quality detection becomes more optimalKeywords: Image extraction, Gas Sensor, Maduraness Tobacco 
Rancang Bangun Mesin Hot Press untuk Recycle Plastik Hdpe dan Karakterisasi Pengaruh Temperatur Pemanasan Waktu Pemanasan dan Temperatur Pembukaan terhadap Cacat Flashing Cacat Warpage dan Konsumsi Energi Pencetakan Arendra, Anis; Akhmad, Sabarudin
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.84 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i2.3612

Abstract

Permasalahan sampah menjadi permasalahan yang belum juga mendapatkan solusi yang tepat. Terlebih sampah plastik yang membutuhkan waktu sangat lama untuk bisa terurai. Kondisi di lingkungan masyarakat yang belum memiliki teknologi yang dapat mengolah sampah menyebabkan lingkungan semakin tercemar dengan semakin banyaknya sampah. Kondisi saat ini mesin daur ulang plastik harganya mencapai ratusan juta. Sehingga diperlukan mesin yang herganya terjangkau namun berfungsi sama dengan mesin yang ada di pasarann. Penelitian ini  menciptakan mesin Hot Press untuk daur ulang plastik HDPE. Mesin hot press adalah  sebuah mesin yang dapat mendaur ulang limbah plastik HDPE dan memiliki keunggulan yaitu portable, ringan, ukuran lebih kecil dan harganya terjangkau. Setelah melalui tahap perancangan dan pembuatan, maka proses selanjutnya yang diuji adalah mengetahui karakteristik mesin Hot Press. Pengujian dilakukan dengan analisis faktorial 23 untuk mengetahui pengaruh faktor A (temperatur pemanasan), faktor B (waktu pemanasan) dan faktor C (temperatur pembukaan) terhadap cacat Flashing cacat Warpage  dan konsumsi energi pencetakan. Berdasarkan pengujian, diketahui interaksi faktor A dan B serta interaksi faktor B dan C berpengaruh signifikan terhadap cacat flashing. Faktor A, faktor C dan interaksi faktor A,B dan C berpengaruh signifikan terhadap cacat warpage, sedangkan pada respon Konsumsi energi, yang berpengaruh signifikan adalah faktor A, faktor B dan interaksi faktor A dan B. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diketahui karakteristik mesin Hot Press.Kata Kunci: Plastik HDPE, Mesin Hot Press, Cacat flashing, Cacat warpage, Konsumsi energi
Kajian Etnosains Madura dalam Proses Produksi Garam sebagai Media Pembelajaran IPA Terpadu Hadi, Wiwin Puspita; Ahied, Mochammad
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.161 KB) | DOI: 10.21107/rys.v10i2.3608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekronstruksi pengetahuan asli masyarakat dalm proses produksi garam ke dalam pengetahuan ilmiah yang dijadikans sebagai media pembelajaran IPA Pengambilan data dilakukan di desa Padelegan dan desa Bunder Kecamatan Pademawu kabupaten Pamekasan.Metode penelitian yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data melalui observasi, angket dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis, diverifikasi, dan direduksi kemudian dikontruski ke pengetahuan ilmiah dan diintepretasikan ke konsep sains yang ada di pembelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan garam yang dilakukan masyarakat dapat diinterpretasikan ke dalam pengetahuan sains dan diimplementasikan dalam pembelajaran IPAKata Kunci: etnosains, garam, pembelajaran IPA. ABSTRACTThis study was aimed to reconstruct science society into scientific knowledge in the production process of salt for learning material that was conducted salt farmers in Padelegan and Bunder Village, Pemekasan Regency, East Java Indonesia. The method of this study was qualitative descriptive with retrieval of data through direct observation, questionnaries, and interviews. The obtained data were analyze, veryfied, reduced and reconstruction into scientific knowledge and were interpreted. The focus of this study was tradition of salt process especially on knowledge of salt farmer about raw materials salt and crystalization of salt. The result showed that were five indigenous science from the salt production which could be recontructed into scientific knowledge.Keywords: ethnoscience, salt, science learning.
Sistem Kontrol Peralatan Listrik pada Smart Home Menggunakan Android Romoadhon, Ahmad Sahru; Anamisa, Devie Rosa
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.407 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i2.3613

Abstract

Smart home merupakan sebuah sistem berbantuan komputer yang akan memberikan segala kenyamanan, keselamatan, keamanan dan penghematan energi, yang berlangsung secara otomatis dan dapat deprogram melalui komputer yang diaplikasikan pada gedung atau tempat tinggal. Sistem yang diaplikasikan pada smart home dapat digunakan untuk menggendalikan semua perlengkapan dan peralatan di dalam rumah, mulai dari pengaturan tata lampu hingga pada berbagai alat-alat rumah tangga, dimana perintahnya dapat dilakukan dengan menggunakan smart phone dan dapat dikendalikan dari jarak jauh. Sistem pada smart home ini dikontrol oleh suatu mikrokontroler sebagai pusat kendali yang terhubung dengan perangkat untuk menyalakan lampu dan mengunci pintu, selain itu mikrokontroler ini terhubung dengan sensor –sensor yang berfungsi sebagai perangkat sehingga dapat menerima pesan yang dikirimkan android pemilik rumah yaitu dapat membuka dan menutup pintu secara otomatis, mengatur lampu dan alat-alat elektronik, mengawasi kondisi di dalam rumah dari jauh. Pada penelitian ini sistem dapat mengontrol peralatan listrik melalui android dengan baik sehingga dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan pada pemilik rumah.Kata Kunci: Smart Home dan Mikrokontroller.Abstract: Smart home is a computer-aided system that will provide all the comfort, safety, security and energy savings, which take place automatically and programmed through the computer, on the building or residence. Smart home-based systems can be used to control almost all home appliances and equipment, from lighting arrangements to household appliances, which can be done using smart phones that can be controlled remotely. Smart home system is controlled by a microcontroller as a control center connected with the device to turn on the lights and lock the door, otherwise the microcontroller is connected to the sensor-sensor that functions as a device so as to receive messages sent android homeowners that can open and close doors automatically, arranging lights and electronic appliances, keeping watch on the conditions inside the house from afar. In this study the system can control electrical equipment through android well so as to provide convenience and comfort to homeowners.Keywords : Smart Home and Microcontroller.
Penapisan antibakteri pada Bakteri Simbion Sinularia sp terhadap Escherichia coli Kartika, Ary Giri Dwi
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.697 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i2.3609

Abstract

karang lunak) memiliki metabolit sekunder dengan konsentrasi yang rendah (10-6% dari berat basa invertebrata). Oleh karena itu dibutuhkan cara yang lebih konservatif dalam pemanfaatan metabolit sekunder untuk menjaga keseimbangan ekosistem.Tujuan dari penelitian ini adalah mengisolasi bakterisimbion Sinularia sp dan melakukan penapisan aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli. Isolasi bakteri simbion Sinularia sp dilakukan dengan menggunakan metode pengenceran dan sebar (spread). Purifikasi bakteri menggunakan metode streak, kemudian, uji antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode overlay dan difusi agar. Sebanyak 5 isolat bakteri didapatkan dari hasil isoasi sampel. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan sebanyak 4 isolat (Isolat L2.2, L2.3, L2.4, dan L2.5) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli. Isolat L2.5 memiliki diameter zona hambat terbesar yaitu sebesar 2,207 ± 0,401 cm.Kata Kunci: Sinularia sp, Antibakteri, Escherichia coli, Gili Labak.Skrinning Antibacterial from Sinularia sp Symbiont Bacteria Againts Escherichia coliABSTRACTSeveral studies have shown that invertebrates (including soft corals) contain secondary metabolites in low concentration (10-6% by wet weight of invertebrate). Therefore a more conservative approach is needed in the utilization of secondary metabolites to maintain the balance of ecosystems. The purposes of this study was to isolate the bacterium Sinularia sp and to screen antibacterial activity against Escherichia coli. Isolation of the bacteria symbione of Sinularia sp was performed by dilution method and spread. Purification of bacteria was performed by streak metho then, antibacterial test was done by using overlay method and agar disk-diffusion. A total of 5 bacterial isolates were obtained from the result of the isoation of the sample. The result of antibacterial activity test showed 4 isolates (Isolates L2.2, L2.3, L2.4, and L2.5) had antibacterial activity against Escherichia coli. Isolates L2.5 has the largest inhibitory zone diameter of 2.207 ± 0.401 cm.Keywords: Sinularia sp, Antibactery, Escherichia coli, Gili Labak.

Page 1 of 1 | Total Record : 9