cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017" : 10 Documents clear
Perencanaan Dinding Penahan Tanah Concrete Cantilever Dengan Menggunakan Program Plaxis (Studi Kasus : Jalan Liwa – Simpang Gunung Kemala Krui KM.264+600) Restu Arga Winanda; Setyanto Setyanto; Yohanes Martono Hadi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Landslides in Bukit Barisan Selatan National Park (TNBBS) usually occur during the rainy season, because the intensity of the rain more than usual, causing soil to become saturated with water in which the soil is no longer able to accommodate the water into the pores so that the pore water will rise resulting in shear strength become so small that the land becomes unstable and prone to landslides. Plaxis is a computer program based on two-dimensional finite element method that is used specifically to perform deformation and stability analysis for various applications in the geotechnical field by modeling geometry and mesh elements based on cross section. From the analysis of slope stability with a height of 10 m, the slope is expressed in critical condition. The countermeasures are carried out with three conditions, the slope with cantilevered wall strengthening B is considered safe because it has a safety factor value of 1.4953, and the smallest displacement and settlement value between two other conditions and satisfies the shear stability of 2.8200> 2 (Safe), the stability of overturning 3.9631> 2 (Safe) and soil bearing capacity is 2.2782> 2 (Safe). Keywords: slope stability, safety factor, plaxis, cantilevered retaining wall.
Perencanaan Embung di PT. Perkebunan Nusantara 7 Unit Usaha Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara Zaina Khoerunnisa Nurul Fath; Gatot Eko Susilo; Margaretta Welly
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka peningkatan produktivitas kebun tebu di PT. Perkebunan Nusantara 7 Unit Usaha Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, dilakukan revitalisasi puluhan embung untuk memenuhi kebutuhan air irigasi tanaman tebu.Perhitungan – perhitungan yang dilakukan dalam perencananaan embung ini meliputi analisa kapasitas tampungan menggunakan lengkung kapasitas, perhitungan curah hujan rencana menggunakan metode Log Pearson Tipe III, debit rencana menggunakan metode Rasional, analisa spillway, analisa tubuh embung, serta analisa kestabilan tubuh embung terhadap longsor.Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh kapasitas tampungan sebesar 37224,24 m3, curah hujan rencana periode ulang 25 tahun sebesar 121,2384 mm, debit rencana periode ulang 25 tahun sebesar 1,89 m3/detik, mercu spillway menggunakan mercu Ogee Tipe I dengan elevasi mercu pada +42,5 dan elevasi muka air banjir pada +42,70. Tubuh bendungan menggunakan urugan tanah dengan kemiringan hulu 1 : 3 dan hilir tubuh embung adalah 1 : 2,25, elevasi puncak berada pada +44,0 dan elevasi dasar berada pada + 36,0. Tinggi jagaan tubuh embung dipakai sebesar 1,50 meter. Tubuh embung dan spillway dinyatakan aman terhadap gaya – gaya yang terjadi. Kata kunci : Embung, perencanaan, irigasi, PTPN 7.
Studi Eksperimental Pengujian Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah dan Kuat Lentur pada Campuran Beton dengan Penambahan Serat Kawat Bendrat Berkait Atika Ulima Zhafiira; Eddy Purwanto; Laksmi Irianti
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Beton adalah bahan konstruksi yang paling banyak digunakan untuk bangunan sipil dikarenakan memiliki beberapa kelebihan. Kelemahan pada struktur beton yaitu mempunyai kuat tarik yang rendah dan bersifat getas (brittle) sehingga beton diberi tulangan baja sebagai bahan alternatifnya. Pada penelitian ini, campuran beton diberi bahan tambah serat bendrat berkait.  Penambahan ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh serat bendrat berkait terhadap kuat tekan, tarik belah dan kuat lentur pada beton mutu normal dengan variasi kadar serat 0%, 0,75%, 1,0% dan 1,25% dengan panjang serat 60 mm dan diameter 1 mm. Benda uji kuat tekan dan tarik belah berupa silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm berjumlah 24 buah dan benda uji kuat lentur berupa balok dengan panjang 60 cm, lebar 15 cm dan tinggi 15 cm sebanyak 12 buah. Pengujian dilakukan setelah 28 hari. Kuat tekan, tarik belah dan kuat lentur pada beton meningkat setelah diberi penambahan serat kawat bendrat berkait. Peningkatan optimum terjadi pada variasi kadar serat 0,75% dengan hasil berturut-turut sebesar 35,9336 MPa, 3,9848 MPa, dan 8,9380 MPa. Semakin banyak variasi kadar serat akan menyebabkan sulitnya pergerakan agregat sehingga semakin besar kemungkinan terjadi balling effect pada saat pengerjaan beton. Kata kunci : kawat bendrat, kuat tekan, tarik belah, kuat lentur.
ANALISIS RISIKO PEMBANGUNAN KONSTRUKSI JALAN TOL TAHAP KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE SOFT SYSTEM METHODOLOGY (SSM) STUDI KASUS : JALAN TOL TRANS SUMATERA SEKSI 2 SIDOMULYO-KOTABARU (Sta. 39+400 - Sta. 80+000) Maulyda Nur Annisa Fanhar; Ika Kustiani; Amril Ma'ruf Siregar
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan jalan tol tidak pernah lepas dari berbagai masalah baik teknis maupunmasalah non teknis. Masalah ini disebabkan berbagai macam faktor yang dianggap sebagai risikoproyek konstruksi. Risiko-risiko tersebut akan sangat mempengaruhi kinerja proyek danmengakibatkan kerugian baik dalam hal biaya, mutu, dan waktu, yang menentukan keberhasilansebuah proyek. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi danmenganalisis risiko yang mungkin terjadi pada studi kasus proyek secara kualitatif yangdikuantitatifkan menggunakan metode Soft System Methodology (SSM) pada studi kasus ProyekPembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Terbanggi Besar seksi II Sidomulyo –Kotabaru (Sta. 39+400 – Sta. 80+000). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknikpurpose sampling untuk mengumpulkan data dari enam responden. Metode analisis data yangdigunakan pada penelitian ini adalah Uji Risiko Probabilitas, Uji Risiko Konsekuensi, dan SoftSystem Methodology (SSM). Dapat disimpulkan bahwa risiko kendala pada pembebasan lahanmerupakan risiko yang paling ekstrim yang menghambat kelancaran pada proyek Jalan Tol TransSumatera Bakauheni-Terbanggi Besar.
STUDI PERBANDINGAN NILAI ENERGI PEMADATAN TANAH MENGGUNAKAN PROCTOR MODIFIED DENGAN ALAT TEKAN MODIFIKASI (STUDI KASUS TANAH TIMBUNAN PILIHAN) arief cahya perkasa; Setyanto Setyanto; Idharmahadi Adha
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan daerah menjadi prioritas pemerintah saat ini, seperti pembangunan Jalan Tol Lintas Sumatera. Pembangunan sangat erat kaitannya dengan pekerjaan tanah, karena tanah merupakan salah satu material yang memegang peranan penting dalam mendukung suatu konstruksi. Umumnya, suatu konstruksi dibangun dengan elevasi yang tidak sesuai, sehingga pekerjaan galian dan timbunan perlu dilakukan. Untuk mendapatkan tanah timbunan dengan kualitas yang baik, diperlukan pemadatan agar memperoleh tanah yang stabil dan memenuhi persyaratan teknis untuk membangun suatu struktur.. Pada penelitian ini membandingkan energi pemadatan tanah metode proctor modified dengan alat tekan pemadat modifikasi untuk tanah timbunan pilihan. Sampel tanah yang digunakan adalah tanah timbunan pilihan, berasal dari Desa Gedung Agung, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Pengujian alat tekan pemadat modifikasi ini terdiri dari 4 tekanan berbeda yaitu 5 MPa, 10 MPa, 15 MPa dan 20 MPa, menggunakan tiga sampel tanah pada masing-masing tekanan. Hasil pengujian di laboratorium menunjukkan bahwa berat volume maksimum (γdmaks) sebesar 1,706 gr/cm3 pada pengujian metode proctor modified dengan hasil pada alat tekan pemadat modifikasi didapat nilai tekanan sebesar 10 MPa.
Analisis Dinamik Struktur Bangunan Gedung Yang Menggunakan Sistem Seismic Isolation Lead Rubber Bearing Efri Dwiyanto; Bayzoni Bayzoni; Eddy Purwanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ndonesia is an archipelagic country that passes seismic path, so that earthquakes often occur. Earth vibrations caused by an earthquake, can vibrate the structure on it and cause deformation that can damage the structural building. One effort to reduce the damage is by using seismic isolation system. This system will separate the structure of the horizontal components of ground movement by inserting the base isolator. This study was conducted to examine the effect of using base isolator (lead rubber bearing) when compared with the building without using base isolator on the medium soil and soft soil. Interstory drift is calculated using the response spectrum method by manual and Software SAP2000. Results of the analysis showed that the use of base isolator increase the natural period of the structure so that it can decrease the interstory drift in the building. The maximum interstory drift at fix base and base isolation is 4,3335 mm and 0,5741 mm on medium soil, 6,8606 mm and 0,9139 mm in soft soil, respectively. The reduction of interstory drift in both soil type reached 91%. Keywords: Interstory drift, seismic isolation, lead rubber bearing, response spectrum, SAP2000.
Pengaruh Abu Terbang Sebagai Bahan Pengganti Semen Pada Bata Beton Beragregat Bottom Ash Robby Chandra Hasyim; Surya Sebayang; Andi Kusnadi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahunnya pertambahan penduduk di Indonesia semakin meningkat.  Hal ini berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan akan pemukiman. Untuk mengatasi masalah tersebut dapat memanfaatkan bahan-bahan alternative sebagai bahan ikat dan material pengganti. Salah satu bahan alternatif yang mudah ditemukan di Indonesia adalah limbah batu bara yaitu abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash). Selain dapat mengurangi pencemaran lingkungan karena termasuk limbah b3, limbah ini juga memiliki sifat pozzolan atau sifat mengikat seperti semen. Sehingga sangat efektif untuk digunakan dari berbagai segi. Penelitian yang dapat dilakukan dalam pemanfaatan limbah ini salah satunya dengan pembuatan bata beton berlubang dengan fly ash sebagai bahan pengganti sebagian semen dan bottom ash sebagai bahan pengganti sebagian pasir.Dari hasil penelitian didapat nilai kuat tekan paling tinggi adalah bata beton dengan komposisi fly ash sebesar 20% dari berat semen dengan nilai kuat tekan 33,3 kg/cm2 pada umur 28 hari dan 41,34 kg/cm2 pada umur 56 hari. Untuk nilai serapan air semua variasi fly ash masuk dalam klasifikasi mutu I (≤ 25%) dengan nilai serapan air optimum pada variasi fly ash 40% dengan nilai sebesar 11,3% pada umur 28 hari dan 9,65% pada umur 56 hari.Kata Kunci : Bata Beton, Fly Ash, Bottom Ash..
Perencanaan Embung di PT. Perkebunan Nusantara 7 Unit Usaha Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara Zaina Khoerunnisa Nurul Fath; Gatot Eko Susilo; Margaretta Welly
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka peningkatan produktivitas kebun tebu di PT. Perkebunan Nusantara 7 Unit Usaha Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, dilakukan revitalisasi puluhan embung untuk memenuhi kebutuhan air irigasi tanaman tebu.Perhitungan – perhitungan yang dilakukan dalam perencananaan embung ini meliputi analisa kapasitas tampungan menggunakan lengkung kapasitas, perhitungan curah hujan rencana menggunakan metode Log Pearson Tipe III, debit rencana menggunakan metode Rasional, analisa spillway, analisa tubuh embung, serta analisa kestabilan tubuh embung terhadap longsor.Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh kapasitas tampungan sebesar 37224,24 m3, curah hujan rencana periode ulang 25 tahun sebesar 121,2384 mm, debit rencana periode ulang 25 tahun sebesar 1,89 m3/detik, mercu spillway menggunakan mercu Ogee Tipe I dengan elevasi mercu pada +42,5 dan elevasi muka air banjir pada +42,70. Tubuh bendungan menggunakan urugan tanah dengan kemiringan hulu 1 : 3 dan hilir tubuh embung adalah 1 : 2,25, elevasi puncak berada pada +44,0 dan elevasi dasar berada pada + 36,0. Tinggi jagaan tubuh embung dipakai sebesar 1,50 meter. Tubuh embung dan spillway dinyatakan aman terhadap gaya – gaya yang terjadi.
Pengaruh Waktu Pemeraman Terhadap Daya Dukung Tanah Lempung Dan Lanau Yang Distabilisasi Dengan Menggunakan Kapur Pada Kondisi Rendaman (Soaked CBR) Fransiskus Afrie; Lusmeilia Afriani; Iswan Iswan
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe soil layer is the bottom layer that has function to forward the load from construction on it. But not always the basic soil layer is able has function properly as the bearing capacity. The soil stabilization method with lime additive is an alternative that can be used in planning on a unstable soil construction. The aim of this research is to know the physical characters of clay soil in Sidodadi Asri area, Jati Agung subdistrict, South Lampung regency and the type of silt soil in Yosomulyo area, East Metro District, Metro City. And also to know the increase of the bearing capacity of both types of soil with variation of curing time of 7, 14 and 28 days. From the result of the physical character research and mechanical of original soil samples obtained so it can be concluded that land taken from Sidodadi Asri village classified as clay with high plasticity, while the soil from yosomulyo village is clay with low plasticity. And on the CBR test in the ideal soaking conditions with ideal lime content showed that the increase of CBR value in each soil type along with the increase of the curing duration of 2.8%, 4%, 6.4% and 10.2% in clay and 2, 2%, 3%, 3.6% and 6% in silt soils. This suggests that the ideal lime composite in addition to the curing duration gives a positive effect to increase bearing capacity soil or CBR value. Keywords: Lime, Stabilization, Clay and Silt Soil, Soaked CBR. 
STUDI EKSPERIMEN DERAJAT KEPADATAN TANAH STANDARD PROCTOR LABORATORIUM TERHADAP ALAT TEKAN PEMADAT MODIFIKASI MENGGUNAKAN TANAH TIMBUNAN PILIHAN Astri Novalia; Idharmahadi Adha; Setyanto Setyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berhubungan dengan pembangunan infrastruktur di provinsi lampung yang berkaitan dalam bidang transportasi yaitu pembanguan Jalan Tol Lintas Sumatera yang terjadi karena peningkatan kendaraan. Oleh karena itu dalam membangun suatu konstruksi berkaitannya dengan kondisi fisik tanah, hal ini disebabkan karena tanah merupakan salah satu material yang sangat berperan penting dalam mendukung suatu konstruksi. Untuk mendapatkan tanah timbunan pilihan dengan kualitas yang baik, maka diperlukan pemadatan tanah. Maka dari itu diperlukan Penelitian untuk membandingkan besaran energy pada tanah timbunan pilihan dari derajat kepadatan tanah standard proctor terhadap alat uji tekan pemadat modifikasi Penelitian ini menggunakan sampel tanah yang berasal dari daerah Gedung Agung Kec. Jati Agung, Lampung Selatan yaitu tanah timbunan pilihan. Pelaksanaan pengujian alat tekan pemadat modifikasi dengan menggunakan tiga sampel tanah pada masing-masing tekanan, tekanan yang digunakan adalah 5 MPa, 10 MPa, 15 MPa dan 20 MPa. Hasil penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa berat volume maksimum (γdmaks) sebesar 1,62 gr/cm3 pada pengujian tanah timbunan pilihan metode standard proctor dengan hasil pada alat tekan pemadat modifikasi didapat nilai tekanan sebesar 9 MPa. Sedangkan pada pengujian tanah timbunan biasa didapatkan nilai tekanan sebesar 7 MPa dengan berat volume maksimum (γdmaks)  sebesar 1,4 gr/cm3.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol 11, No 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol 11, No 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol 11, No 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol 11, No 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol 9, No 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol 9, No 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol 9, No 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol 8, No 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol 8, No 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol 8, No 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol 7, No 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): Edisi September 2019 Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol 7, No 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol 6, No 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol 6, No 3 (2018): Edisi September 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Edisi September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 3, No 3 (2015): Edisi September 2015 Vol 3, No 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 1, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue