cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Edisi Agustus 2014" : 5 Documents clear
Pengembangan Model Kebijakan Behaviour Safety Culture dalam Rangka Peningkatan Keamanan dan Kesehatan Lingkungan Kerja Eko Prasetyo; Sri Wahyuningsih
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2014
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.501 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v0i0.67

Abstract

Kualitas kesehatan dan lingkungan kerja merupakan faktor penting bagi tercapainya produktivitas kerja yang tinggi guna mencapai laba perusahaan yang optimal. Dari survey pendahuluan di PT. Pura Barutama Kudus di ketahui bahwa terdapat kecelakaan kerja dan perusahaan mempunyai potensi resiko 80 % terjadi kebakaran karena bahan baku, proses produksi, dan produk dari kertas yang mudah terbakar. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengetahuan, sikap, praktek dan pengembangan Kebijakan Behaviour Safety Culture dalam rangka peningkatan keamanan dan kesehatan lingkunan kerja. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan rancangan metode Action Research dengan jumlah 12 informan. Hasil penelitian diketahui bahwa Gambaran pengetahuan tenaga kerja tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan masih kurang, orientasi K3 hanya untuk keselamatan dan produktifitas kerja perusahaan, Gambaran sikap tenaga kerja tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan sangat mendukung program K3 yang dilaksanakan di perusahaan. Gambaran praktik implementasi program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan sudah baik, sesuai dengan prinsip penerapan SMK3 dan P2K3, Pengembangan kebijakan Budaya K3 berdasarkan masih ditemukannya Unsafe Action di perusahaan. Pengembangan model kebijakan budaya K3 supaya menjadi kebutuhan di perusahaan dengan cara antara lain : komitmen manajemen, para ahli K3 bergerak, perencanaan program – program K3, Implementasi program K3, Evaluasi dan dukungan pemerintah.   Kata Kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja; Budaya K3; Program K3.
Perbedaan Pupuk Lindi Murni dengan Pupuk Lindi Buatan Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Amaranthus Hybridus L di TPA Tanjungrejo Kudus Isti Qomariyah; Risna Endah Budiati
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2014
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v0i0.68

Abstract

Sebagian besar masyarakat menggunakan kompos yang terbuat dari kotoran kandang, sedangkan kompos dengan proses komposit anaerobik yang menghasilkan limbah cair sampah selama ini belum digunakan dan dikelola dengan baik karena bau yang menyengat dan tanaman mudah mati. Maka, peneliti berusaha untuk mengolah limbah cair sampah (lindi) menjadi pupuk cair dengan penambahan EM4 dan daun jarak sehingga menjadi pupuk cair buatan yang aman. Peneliti melakukan percobaan terhadap pertumbuhan tanaman bayam Amaranthus hybridus l. Metode penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan rancangan randomized post test only control group. Sampel yang digunakan adalah 60 bayam Amarathus hybridus l mengukur tinggi, pencahayaan, kelembaban, suhu. Penelitian dilakukan di TPA Tanjungrejo Kudus pada bulan Juli Tahun 2013. Hasil penelitian adalah rata-rata tinggi bayam Amaranthus hybridus l pada pupuk lindi murni 7,2cm perhari sedangkan tinggi bayam Amaranthus hybridus l pemberian pupuk lindi buatan  12,7cm. Pencahayaan bayam murni 4,8Cd sedangkan pencahayaan bayam buatan 5,0Cd. Kelembaban bayam murni 68,4RH sedangkan kelembaban bayam buatan adalah 68,7RH. Suhu bayam murni 26 oC bayam buatan adalah 28oC. Analisis t-test memberikan hasil perbedaan yang positif dan signifikan sebesar tinggi -7,5, pencahayaan -11,0, kelembaban -3,5 , suhu -7,4dengan p-value sebesar 0,000 pada taraf kesalahan 5%.Ada perbedan pupuk lindi murni dengan pupuk lindi buatan terhadap pertumbuhan tanaman bayam Amaranthus hybridus l di TPA Tanjungrejo Kudus.   Kata kunci : Pupuk lindi murni, pupuk lindi buatan, pertumbuhan tanaman bayam Amaranthus hybridus l.
Studi Fenomenologi Pengetahuan, Sikap dan Praktik Perawat Terhadap Kebersihan Tangan di Ruang UGD Rumah Sakit Islam Sunan Kudus Siti Kofia Nida; Ervi Rachma Dewi
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2014
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v0i0.69

Abstract

Kebersihan tangan merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit. Mikroorganisme berpindah dari satu tangan ke tangan yang lain pada saat tenaga kesehatan atau pengunjung menyentuh pasien. Di Indonesia, data akurat tentang angka kejadian infeksi nosokomial di rumah sakit belum ada, namun infeksi ini menyebabkan 20.000 kematian setiap tahun di AS, di Indonesia seperti di Rumah Sakit DKI Jakarta, dengan hasil penelitian 9,8% pasien rawat inap mendapat infeksi baru sedangkan di RSUP Dr.Sardjito, Surabaya kejadian infeksi nosokomial mencapai 73,3%.  Tujuan dari penelitian ini  adalah untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan praktek perawat terhadap kebersihan tangan di ruang UGD  Rumah Sakit Islam Sunan Kudus. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2013  di ruang UGD Rumah Sakit Islam Sunan Kudus. Informan dalam penelitian ini sebanyak 8 orang, teknik pengumpulan data dengan melakukan indepth interview sedangkan analisis data dalam penelitian inimenggunakan content analisis. Simpulan dari penelitian ini adalah kurangnya pengetahuan dan praktik kebersihan tangan di ruang UGD Rumah Sakit Islam Sunan Kudus, sedangkan sikap  kebersihan tangan di ruang UGD Rumah Sakit Islam Sunan Kudus adalah cukup. Sehubungan dengan hal tersebut maka pihak rumah sakit dapat melakukan sosialisasi dan pelatihan kebersihan tangan untuk meningkatkan kompetensi perawat profesional yang mendukung kebijakan rumah sakit terkait Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit.   Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Praktek, Kebersihan Tangan
Hubungan Paritas dengan Masalah Psikososial Ibu Hamil (Aspek Keluarga) di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Kudus Heriyanti Widyaningsih
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2014
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.176 KB) | DOI: 10.31596/jkm.v0i0.70

Abstract

Setiap ibu hamil mempunyai potensi untuk mengalami masalah psikososial. Salah satu masalah tersebut dapat bersumber pada aspek keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dengan masalah psikososial pada ibu hamil : aspek keluarga dengan melibatkan sampel 194 ibu hamil. Analisis dalam penelitian ini menggunakan chi- square. Karakteristik responden adalah usia, paritas, pendidikan. Variabel paritas mempunyai hubungan signifikan dengan masalah psikososial aspek keluarga (p: 0,000, α: 0,05). Perawat seharusnya melakukan pengkajian psikososial terhadap ibu hamil secara komprehensif.   Kata Kunci: Paritas, masalah psikososial aspek keluarga
Aplikasi Nutrisi Ibu Nifas Melalui Tingkat Pengetahuan dalam Proses Pemulihan Jahitan Perinium Derajat II di BPS Sulistiany Kaliwungu Kudus Noor Cholifah; Sri Karyati
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2014
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v0i0.71

Abstract

Nutrisi atau gizi adalah zat yang diperlukan oleh tubuh untuk keperluan metabolismenya. kebutuhan gizi pada masa nifas terutama bila menyusui akan meningkat 25% , karena berguna untuk proses kesembuhan , karena sehabis melahirkan dan untuk memproduksi air susu yang cukup untuk menyehatkan bayi. [1] Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada 5 responden pada ibu masa nifas dengan jahitan perineum derajat II satu minggu pertama yang melakukan pantang makan atau mutih, mengatakan bahwa 3 responden tidak begitu memperhatikan pola kebiasaan nutrisinya, sedangkan yang 2 responden benar-benar memperhatikan pola kebiasaan nutrisinya. Sehingga peneliti menilai dari fenomena studi pendahuluan yang dibandingkan dengan teori yang ada terdapat kesenjangan, yaitu kurangnya kesadaran ibu nifas untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, sehingga mengakibatkan proses pemulihan jahitannya menjadi lebih lama dari seharusnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, dengan jumlah sampel berjumlah 20 responden. Didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan tentang nutrisi cukup yaitu sebanyak 8 responden (40%), sedangkan yang paling sedikit adalah responden dengan tingkat pengetahuan nutrisi kurang yaitu sebanyak 5 responden (25%), dan sisanya sebanyak 7 responden (35%) memiliki tingkat pengetahuan tentang nutrisi baik. Didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden mengalami proses pemulihan jahitan perineum derajat II satu minggu pertama baik yaitu sebanyak 14 orang (70%), dan sisanya sebanyak 6 responden (30%) mengalami proses pemulihan jahitan perineum derajat II satu minggu pertama yang kurang baik.   Kata Kunci : Nutrisi; Ibu Nifas; Jahitan Perinium.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 2 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 2 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 2 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2017): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2016 Edisi Agustus 2015 Edisi Agustus 2014 Edisi Agustus 2013 More Issue