cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Industri
ISSN : 19785852     EISSN : 25807366     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Industrial Research is a periodic scientific media to publish the results of research, study, review, and scientific review of industrial areas that have never been published that is not in the process of evaluating and has been approved by the others (if any) published three times a year on each April, August, and December and accredited by LIPI Number: 490 / AU2 / P2MI-LIPI / 08/2012 for three years.
Arjuna Subject : -
Articles 312 Documents
PERAN COKELAT SEBAGAI PRODUK PANGAN DERIVAT KAKAO YANG MENYEHATKAN Sudibyo, Agus
Jurnal Riset Industri Vol 6, No 1 (2012): Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangan derivat dari kakao (bubuk kakao, cokelat dan produk-produk olahan kakao) telah dikenal selama ratusan tahun. Produk-produk tersebut telah banyak dikonsumsi di seluruh dunia dan telah dipelajari secara luas karena kakao diketahui  sebagai  sumber  senyawa fitokimia  (procianidin, flavonoid,  katekin dan epikatekin) yang signifikan dan berpengaruh baik terhadap kesehatan manusia. 8eberapa tulisan artikel ilmiah terakhir menunjukkan bahwa kuantitas dan kualitas antioksidan di dalam produk olahan kakao dan cokelat sangat tinggi dan senyawa flavonoid yang terkandung di dalamnya dipercaya dapat mengurangi sejumlah gugus radikal bebas dalam tubuh yang berkontribusi baik terhadap masalah kesehatan manusia seperti penyakit kardiovaskular, kanker dan juga mempunyai keuntungan untuk mencegah terjadinya penuaan atau sebagai antipenuaan. Tujuan dari dari penulisan ini adalah : (1) Memberi informasi ilmiah kepada ilmuwan dan peneliti untuk melakukan eksplorasi dalam kegiatan penelitian dan pengembangan produk olahan pangan berbasis kakao sebagai  produk pangan  untuk  kesehatan; (2)  Memberi informasi  kepada lembaga  penelitian dan pengembangan yang berhubungan dengan pangan dalam mengembangkan produk yang lebih komprehensif untuk memahami interaksi yang terjadi antara pangan derivat dari kakao, medisin (obat-obatan) dan suplemen pangan untuk diet; dan (3) Memberi informasi kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan konsumsi kakao dan cokelat dengan memahami keuntungan dan kelemahannya sebagai produk pangan yang menyehatkan. Dalam tulisan ilmiah ini akan dibahas secara ringkas tentang potensi keunggulan produk olahan kakao dan cokelat dan pengaruhnya terhadap kesehatan serta kelemahan dan kendala produk cokelat sebagai produk pangan untuk kesehatan. Kata kunci : kakao, cokelei, flavonoid, keiekin, epikatekin, antioksidan, antiradikal, pangan kesehatan
KESIAPAN SNI KAYU DAN PRODUK KAYU DALAM MENGANTISIPASI KERJASAMA REGIONAL DAN BILATERAL Kristiningrum, Ellia; herjanto, Eddy
Jurnal Riset Industri Vol 5, No 3 (2011): Peningkatan Nilai Tambah dan Produktivitas Industri
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4924.368 KB)

Abstract

Kerjasama ASEAN menjadikan  kayu dan produk kayu merupakan salah satu sektor prioritas dalam ASEAN Economic integration, tentunya hal ini menguntungkan Indonesia karena kayu dan produk kayu merupakan salah   satu  unggulan  produk  non-ekspor   Indonesia.  Namun,  kerjasama  ACFTA   (Asean-China)  ternyata memberikan  ketimpangan  bagi  Indonesia karena daya  saing  Indonesia yang  lemah. Agar  Indonesia  dapat menghadapi  kondisi  perdagangan  internasional ini  sebaik-baiknya diperlukan  berbagai upaya,  baik dari  sisi peningkatan  produksi  dan  mutu juga  kesiapan jasa  pendukung lainnya  yang mempermudah keberterimaan produk Indonesia di pasar regional tersebut. Salah satu upaya yang perlu dilakukan ialah menyediakan standar nasional di bidang kayu dan produk kayu untuk peningkatanmutu dan sekaligus mencegah masuknya barang­ barang impor yang berharga rendah dan bermutu rendah pula.Tulisan ini mengetengahkan hasil kajian tentang SNI kayu dan produk kayu, ketersediaan dan keselarasannya terhadap standar internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa jumlah standar kayu dan produk kayu masih kurang memadai baik dari segi kuantitas maupun kualitas.Jumlah SNI masih jauh di bawah standar ISO, padahal standar ISO umumnya berupa standar kosakata, cara uji, dan standar pendukung lainnya. Standar spesifikasi leknis belum banyak dibuat Indonesia. SNI produk kayu belum terpelihara dengan baik. Sebanyak 109 standar (59,6%) dari  183 standar  berusia lebih dari lima tahun. Beberapa jenis  produk/proses yang perlu mendapat perhatian, antara lain SNI untuk proses teknologi kayu, kayu dan kayu gergajian, dan kayu lapis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari 183 SNI kayu dan produk kayu yang diamati, 54 standar diantaranya (29,5%) telah identik dengan  standar  ISO. Sebagian besar SNI tidak  memiliki informasi yang cukup tentang  standar atau sumber informasilain yang diacu dalam perumusannya.Kata kunci:  produk kayu, keselarasanstandar
PERBAIKAN PROSES PRODUKSI GARAM KONSUMSI BERYODIUM DARI SUMUR AIR GARAM UNTUK MASYARAKAT PERBATASAN UTARA KALIMANTAN TIMUR ., Fauziati; Adiningsih, Yuni; ., Sulharman
Jurnal Riset Industri Vol 4, No 3 (2010): Green Industry
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6370.892 KB)

Abstract

Desa Long  Bawan  Kecamatan   Krayan  kabupaten  Nunukan berbatasan langsung  dengan  Negara  tetangga Malaysia,  telah memproduksi garam konsumsi  yang  berasal  dari sumur  garam  yang mengandung  yodium secara  alami.  Proses  produksi  dilakukan dengan memasak  air garam dalam  drum yang dipotong  menjadi  2 bagian sebanyak 3 buah dan dimasak  selama  24 jam.  Drum  yang digunakan  bersifat  korosif  dan berkarat, sehingga dalam penelitian ini dilakukan perbaikan proses dengan cara  pembuatan   sarana  produksi   dari bahan  yang tara pangan.  Dengan  menggunakan   sarana  yang baru dimana  alat terbuat dari bahan  stainless steel dan dilengkapi  pengaduk  manual,  diperoleh peningkatan   kapasitas  produksi  dari 15 kg/hari  menjadi  25 kg/hari dengan  pengurangan   waktu  proses  sampai  50%.  Hasil uji produk garam  curai  menunjukkan   semua parameter  uji sesuai  SNI 01-3556-2000.  Dari evaluasi  tekno ekonomi,  alat mempunyai  BEP sebesar  37,63% dengan  waktu  kembali  modal  2 tahun  10 bulan. Kata Kunci: Daerah perbatasan,  sumur garam, sarana produksi, produk garam  konsumsi 
APLIKASI METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) DALAM PENATAAN KLASTER INDUSTRI KELAPA SAWIT (STUDI KASUS KAWASAN INDUSTRI SEI MANGKEI) Dharmayanti, Indrani; Hardjomidjojo, Hastisari; Fauzi, Anas Miftah; Mulyadi, Dedi
Jurnal Riset Industri Vol 10, No 1 (2016): Peran Teknologi dan Inovasi dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas Produ
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2271.62 KB)

Abstract

Potensi komoditas kelapa sawit di Indonesia terus mendorong pemerintah untuk melakukan program hilirisasidan mengembangkan klaster industri berbasis kelapa sawit. Salah satu pusat pengembangan produk turunankelapa sawit adalah kawasan industri Sei Mangkei di Sumatera Utara. Pada klaster tersebut, akan dibangunbeberapa industri produk turunan sawit. Tata letak industri dalam suatu klaster di suatu kawasan industrimemegang peranan penting dalam menentukan efisiensi produksi di kawasan tersebut. Analisis tata letak pabrikdibuat dengan mempelajari aspek seperti aliran bahan, hubungan aktivitas dan kebutuhan ruang. Penelitian inibertujuan untuk merancang dan memberikan rekomendasi tata letak industri yang akan dikembangkan dalamklaster industri kelapa sawit. Alternatif tata letak dirancang dan dievaluasi dengan menggunakan metodeSystematic Layout Planning (SLP). Tata letak industri dipilih dari alternatif yang memberikan jarak penangananmaterial dan alur kerja yang paling pendek sehingga mengurangi waktu dan biaya material handling, jarak yangditempuh oleh bahan dan personil, kemacetan, dan aliran proses. Dari hasil penelitian didapatkan rancanganlayout yang efisien bagi industri-industri pada klaster industri kelapa sawit di Kawasan Industri Sei Mangkei.Kata kunci : klaster industri kelapa sawit, kawasan industri Sei Mangkei, penataan ruang, systematic layoutplanning.
PERANCANGAN EKSPERIMEN BAJA KARBON RENDAH HASIL PROSES PACK CARBURIZING DENGAN METODE EKSPERIMEN FAKTORIAL Dwiharsanti, Mirantie; Jaman, Winda Sri; Virdhian, Shinta
Jurnal Riset Industri Vol 10, No 2 (2016): PENINGKATAN DAYA SAING MELALUI PENGEMBANGAN KUALITAS PRODUK
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.816 KB)

Abstract

Baja karbon rendah mempunyai potensi sebagai bahan baku alternatif untuk alat panen tandan buah segar(TBS) kelapa sawit jenis dodos selain baja karbon menengah. Proses pack carburizing adalah proses untukmeningkatkan kekerasan permukaan yang biasa dilakukan pada karbon baja rendah, dimana dalam proses inibaja karbon rendah akan diubah sifat mekanis permukaannya yaitu permukaan logam yang keras dan bagiandalam yang lentur. Dalam metode pack carburizing dilakukan beberapa percobaan dengan 3 faktor bebas yaitusuhu austenisasi, waktu penahanan, dan komposisi. Agar proses pack carburizing menghasilkan kekerasanbaja karbon rendah yang optimal diperlukan perancangan eksperimen agar memperoleh hasil eksperimen yangvalid. Metode perancangan eksperimen yang digunakan untuk masalah tersebut adalah eksperimen faktorialdengan 3 faktor dan 2 level. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor dan faktor interaksi yangberpengaruh terhadap kekerasan baja karbon rendah dan mengetahui level faktor yang optimal untukmenghasilkan baja karbon dengan tingkat kekerasan yang diinginkan. Berdasarkan perancangan eksperimenkekerasan baja karbon rendah dengan metode eksperimen faktorial, faktor yang mempengaruhi kekerasan bajakarbon rendah hanya faktor waktu penahanan. Waktu penahanan yang memberikan nilai kekerasan lebih tinggiadalah 30 menit. Sedangkan model matematis untuk eksperimen kekerasan baja karbon rendah hasil prosescarburizing adalah y = 50.32 – 3.313 X2, dimana y adalah kekerasan dan X2 adalah waktu.Kata kunci: perancangan eksperimen, eksperimen faktorial, pack carburizing
PEMANFAATAN LIMBAH CRUSHING PLANT UNTUK PEMBUATAN PIG IRON MENGGUNAKAN HOT BLAST CUPOLA YANG DIINJEKSIKAN SERBUK ARANG KAYU Isnugroho, Kusno; Birawidha, David C
Jurnal Riset Industri Vol 10, No 3 (2016): MENINGKATKAN NILAI TAMBAH MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.02 KB)

Abstract

Dalam proses pengolahan bijih besi sebagai bahan baku industri peleburan logam, sering menyisakan masalahseperti limbah dari proses pengolahan. Salah satunya adalah limbah crushing plant yang berbentuk serbuk bijihbesi. Serbuk bijih besi sulit untuk diolah menjadi ingot kecuali diolah terlebih dahulu.Dalam penelitian inidilakukan usaha pemanfaatan limbah crushing plant bijih besi untuk pembuatan besi wantah (pig iron). Prosespembuatannya menggunakan hot blast cupola (HBC) furnace yang diinjeksikan serbuk arang kayu gunameningkatkan temperatur proses dan zona reduksi di dalam furnace. Proses diawali dengan proses pencuciandan pemisahan magnetik bahan baku dalam upaya peningkatan kadar besi limbah crushing plant. Prosesselanjutnya dilakukan pembuatan pellet komposit dengan ukuran partikel bahan baku -80 + 100 mesh dankomposisi bijih besi 80%, arang kayu 15%, bentonite 5%. Pellet yang dihasilkan berukuran 2,5–4 mm.Dilanjutkan dengan percobaan mereduksi pellet komposit di dalam tungku HBC. Dari hasil percobaan didapatkanpig iron dengan komposisi sebagai berikut : 93,62%Fe; 3,5%C; 1,55%Si; 0,87%Mn; 0,05%P; 0,087%S.Kata Kunci: besi wantah, pellet, injeksi, arang kayu, hot blast cupola
APLIKASI SERAT KARBON BERBASIS LIGNIN DARI MERANG PADI UNTUK KOMPOSIT NON ASBESTOS KAMPAS REM TRUK/BUS Suhardjo, Kuntari Adi; Syampurwadi, Anung; Sebleku, Pius; Karina, Myrtha
Jurnal Riset Industri Vol 7, No 3 (2013): Pengembangan Subtitusi Impor Mendukung Kemandirian Bangsa
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7973.681 KB)

Abstract

Kampas rem adalah komponen penting untuk kendaraan bermotor. Kampas rem yang beredar di pasaran saat ini umumnya terbuat dari asbestos yang tidak tahan panas, tidak tahan terhadap kondisi basah sehingga sering mengakibatkan fading/slip/blong, membahayakan kesehatan, dan tidak ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah membuat komposit untuk kampas rem dari serat karbon yang tidak mengandung asbestos tetapi tahan terhadap panas dan friksi. Serat karbon dibuat dari lignin yang berasal dari limbah cair industri pulp dan kertas. Komposit kampas rem dibuat dengan mencampur serat karbon berbasis lignin dengan bahan penguat, bahan pengikat, bahan pengisi, bahan tahan friksi, dan bahan  tahan aus dengan metode sintering. Bahan penguat yang digunakan adalah, serat karbon, serat gelas, serat akrilik, serat logam, dan serat mineral. Bahan pengikat yang digunakan adalah resin fenolik dengan katalis barium sulfat, sedangkan grafit, kalsium hidroksida, bubukjambu mede dan vermiculite digunakan sebagai bahan tahan friksi, tahan aus, dan pengisi. Variasi serat karbon berbasis lignin adalah 0,05; 0,10; 0,15; 0,20; and 0,25 % (bib). Komposit yang dihasilkan diuji sifat fisisnya yaitu berat jenis dan kekerasan, sedangkan sifat mekanis meliputi ketahanan terhadap friksi dan keausan serta sifat morfologinya. Hasil menunjukkan bahwa komposit dengan kandungan serat karbon berbasis lignin 0,25 - 0,15% memenuhi persyaratan berat jenis, kekerasan dan ketahanan keausan untuk kampas rem  truk/bus. Kata Kunci : kampas rem truk/bus non asbestos, komposit, serat karbon,lignin, merang padi
PERAKITAN DAN APLIKASI PLASMA DIELEKTRIK BARIER DISCHARGE UNTUK MEREDUKSI EMISI SO2 DARI HASIL PEMBAKARAN MINYAK INDUSTRI Djayanti, Silvy
Jurnal Riset Industri Vol 7, No 3 (2013): Pengembangan Subtitusi Impor Mendukung Kemandirian Bangsa
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penerapan teknologi plasma dielektrik barier discharge untuk menurunkan konsentrasi gas emisi di cerobong boiler yang berbahan bakar Marine Fuel Oil. Tujuan dari penelitian ini untukmendapatkan titik optimum penurunan emisi S02pada kondisi riil industri.Reaktor -reaktor tersebut dibagi atas 8 bagian yang masing - masing bagian di atur oleh masing -masing chanelpada panel.  Reaktor plasma terdiri atas media elektroda dengan bahan aluminium yang dilapisi kaca dipasangmembentuk selongsong- selongsong yang dipasang secara horizontal. Selongsong aluminium yang terpasang pada bagian dalam selongsong isolator dihubungkan dengan arus listrik tegangan tinggi. Plasma dibangkitkan dengan beban listrik 480 Watt menggunakan arus DC. Tegangan yang dihasilkan untuk mereduksi gas emisi1000 - 60.000 Volt.Reaktor ini dapat bekerja pada laju alir gas emisi 25.000 m3/jam dengan efisiensi reduksi S0240-50%. Dengan konsentrasi emisi S02 mencapai 1040,53  mg/m3.   Efisiensi reduksi S02 yang didapat adalah47% menggunakan reactor plasma dielectric barrier discharge sesuai debit gas pada cerobong gas buang. Pembangkit Tegangan tinggi plasma Dielektri Barier Discharge dapat diaplikasikan untuk mereduksi emisi gas S02 yang berasal dari emisi pembangkit uap berbasis minyak industry. Kata Kunci : Plasma Dielectric Barier Discharge, reduksi S02 Marine Fuel Oil, Cerobong
PRODUKSI BIODIESEL DARI CRUDE PALM OIL MENGGUNAKAN KATALIS ENZIM LIPASE PSEUDOMONAS FLUORESCENS AMOBIL Susanty, Arba; ., Fitriani; Candra, Krisna Purnawan
Jurnal Riset Industri Vol 7, No 2 (2013): Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6557.393 KB)

Abstract

Biodiesel merupakan bahan bakar terbarukan, yang biasanya diproduksi melalui proses esterifikasi diikutidengan transesterifikasi kimia. Produksi biodiesel menggunakan katalis enzim lipase telah mulai dikembangkan. Tetapi penggunaan enzim lipase terkendala dengan mahalnya harga lipase dan hanya dapat digunakan untuk satu kali reaksi.     Dengan ambolisasi lipase akan meningkatkan produktivitas lipase sehingga lipase dapat digunakan kembali. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi produksi biodiesel  dari CPO (Crude Palm Oil) dan metanol sebagai bahan baku, menggunakan katalis enzim lipase (Pseudomonas fluorescens) amobil. Produksi biodiesel dilakukan dengan mereaksikan CPO dan metanol dengan penambahan enzim lipase arnobil, Amobilisasi lipase menggunakan carrier I matrik kaolin dan celite. Hasil penelitian  didapatkan bahwa untuk produksi biodiesel dengan bahan baku CPO dan methanol dapat dilakukan dengan menggunakan katalis enzim lipase Pseudomonas fluorescens amobil, menggunakan perbandingan molar CPO dan methanol adalah1 : 6 dan suhu di atas 50°C. Amobilisasi lipase dengan matriks terbaik berdasarkan persentase protein yangterikat pada matriks menggunakan kaolin yaitu sebesar 1,36 mg/mL.  FAME dominan yang diperoleh adalah metil eser palmitat dan metil ester oleat. yang masing-masing berasal dari asam palmitat dan asam oleat yang merupakan asam lemak utama penyusun CPO. Kata kunci: amobil, lipase, Pseudomonas fluorescens, crude palm oil
PROSES PEMBUATAN ALUMUNIUM FOAM BERBAHAN BAKU SKRAP PADUAN AL-7075 DENGAN MENGGUNAKAN CACO3 SEBAGAI FOAMING AGENT ., Kusharjanto; Dwiwanto, Supono Adi; Atmawijaya, Wira
Jurnal Riset Industri Vol 7, No 2 (2013): Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan aluminium foam berbahan baku skrapAI-7075 dengan metode direct foaming melt based process. Senyawa penghasil gas yang digunakan yaitu kalsium karbonat (CaC03)    dengan harga yang  murah dan  ketersediaannya banyak.Penelitian  ini mempelajari pengaruh jumlah  CaCO" dan temperature foaming terhadap sifat fisik, mekanik dan pola struktur porositas. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah maksimum CaC03  yang dapat dimasukkan untuk menghasilkan foam yang optimal sebesar 3,5%-5% berat Aluminium. Sedangkan temperatur maksimum yang dapat menghasilkan foam optimal yaitu 725°C. Nilai densitas Aluminium foam optimal sebesar 0,39gr/cm3  dengan densitas relatif 0,15 didapatkan pada4% foaming agent pada temperature foaming 725°C. Parameter proses 4% foaming agent pada temperatur proses700°C menghasilkan nilai regangan optimal sebesar 79,529% dengan tegangan tekan maksimum 0,433 kq/mm2,Kata Kunci:AluminiumFoam, Direct Foaming, CaC03.

Filter by Year

2007 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2016): MENINGKATKAN NILAI TAMBAH MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI Vol 10, No 2 (2016): PENINGKATAN DAYA SAING MELALUI PENGEMBANGAN KUALITAS PRODUK Vol 10, No 1 (2016): Peran Teknologi dan Inovasi dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas Produ Vol 9, No 1 (2015): Optimalisasi Nilai Tambah Bahan/Material dan Limbah Industri Dalam Negeri Vol 8, No 3 (2014): Pemanfaatan Bahan Baku/Penolong Raw Material Dalam Negeri Vol 8, No 2 (2014): Teknologi Pengendalian Pencemaran Lingkungan untuk Industri Hijau Vol 8, No 1 (2014): Teknologi Proses Berbasis Efisiensi Energi Vol 7, No 3 (2013): Pengembangan Subtitusi Impor Mendukung Kemandirian Bangsa Vol 7, No 2 (2013): Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan Mendukung Ketahanan Energi Nasional Vol 7, No 1 (2013): Peningkatan Nilai Tambah Komoditi Argo Vol 6, No 3 (2012): Pengembangan Industri Berbasis Hasil Tambang Vol 6, No 2 (2012): Minimalisasi dan Pemanfaatan Limbah Vol 6, No 1 (2012): Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal Vol 5, No 3 (2011): Peningkatan Nilai Tambah dan Produktivitas Industri Vol 5, No 2 (2011): Penelitian Untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Vol 5, No 1 (2011): Industri Kecil Menengah Vol 4, No 3 (2010): Green Industry Vol 4, No 2 (2010): Konservasi Energi Vol 4, No 1 (2010): Standardisasi dan Regulasi Teknik Vol 3, No 3 (2009): Peningkatan Nilai Tambah melalui Inovasi Kemasan Vol 3, No 2 (2009): Vol 3, No 1 (2009): Vol 2, No 3 (2008): Vol 2, No 2 (2008): Vol 2, No 1 (2008): Jurnal Riset Industri Vol 1, No 3 (2007): Vol 1, No 2 (2007): Jurnal Riset Industri Vol 1, No 1 (2007): Jurnal Riset Industri More Issue