cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
majalahkkp@yahoo.co.id
Editorial Address
Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik Jl. Sokonandi No. 9 Yogyakarta 55166
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik
ISSN : 18296971     EISSN : 24604461     DOI : 10.20543
Core Subject : Engineering,
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik (Journal of Leather, Rubber, and Plastics) publishes original research focused on materials, processes, and waste management in the field of leather, rubber, and plastics.
Articles 781 Documents
Penelitian pengaruh bahan pengisi alumunimum silikat terhadap sofat fisis sol karet untuk sepatu kanvas Sunarjo, Luciawati
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.245 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v9i17.409

Abstract

The objective of this research is to know the alumunium silicate as filter of the physical properties rubber sole for canvas shoes. Rubber sole compound for canvas shoes is made from natural rubber ( Pale crepe) with the addition of ingredient such as : softener, activator, filler, anti oxidant, accelerator and vulcanizing agent. It should be carried out using base formula by variying alumunium silicate 10; 15 and 20 parts. The it should be tested their physical properties, hardness, tensile strength, elongation at break, abrasion resistant, aging and flexing. The application alumunium silicate 20 parts will give the best compound with the tensile strength 245,03 Kg/Cm2, and elongation at break 813,30%.  INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahan pengisi alumunium silikat terhadap sifat fisis sol karet untuk sepatu kanvas. Kompon sol karet untuk sepatu kanvas dibuat dari bahan baku karet (Pale crepe) alam dengan ditambah bahan-bahan pembantu (ingredient) seperti bahan pelunak, pengaktif, bahan pengisi, anti oksidan, pencepat dan pemvulkanisasi. Dengan formula tertentu dibuat kompon sol karet sepatu kanvas dengan memvariasikan alumunium silikat : 10; 15 dan 20 bagian. Kompon yang didapat diuji sifat-sifat fisisnya meliputi kekerasan, tegangan putus, ketahanan kikis dan pengusangan. Perhitungan statistic menunjukkan bahwa alumunium silikat berpengaruh terhadap sifat fisika yang diuji. Hasil uji terbaik dengan jumlah alumunium silikat 20 bagian, dengan memberikan tegangan putus 245,03 kg/Cm2 dan perpanjangan putus 813,30%.
Peranan penataan ruang untuk menanggulangi dampak transformasi struktur sosial-ekonomi dalam industrialisasi pada pembangunan jangka panjang Indonesia tahap II Susilowati, Susilowati
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 18 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.579 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v9i18.427

Abstract

The Indonesia population lived in urban has in creased rapidly and the number will be 50% of the total Indonesia population in the second Phase Loug Term Development. Indutrialisation centered at town and the higher capacity of development at town become a power of attraction  for people  to move town. The diversity of culture, etnic, education  and social level background make the manpowers with minimum capitals gathered in a slum  area and are not be able  to be served by urban facilities, where as for the town it self, in this globalization era, towns which are served with International Communication facilities and the isolated areas. This situation and condition on makes the isolated areas will  be deeply isolated. It make possible an economic and social gap that is able to create an crime-infested. Prevention or at bast minindization of this can be strove by an  issue of an arrangement and goverment policy on the determination o f industrial-  development Area thtought an arrangement of Area Lay – Outing, UURI No. 24, 1992 Concering “Lay Outing”. ABSTRAK Proporsi penduduk Indonesia  yang tinggal di daerah perkotaan terus meningkat dengan pesat, dan akan menjadi 50% dari total seluruh pendudukan Indonesia pada PJPT II. Industrialisasi yang terpusat   di kota dan hasil pembangunan  yang lebih tinggi di kota, merupakan daya tarik bagi penduduk untuk berurbanisasi ke kota. Dengan latar belakang perbedaan  budaya, etnis, pendidikan dan tingkat sosial yang beraneka ragam,  makan tenaga kerja dengan modal minim      
Penentuan tipe minarex a yang optimum pada pembuatan kompon karet untuk sol karet cetak ditinjau dari sifat fisisnya Suraswati, Agustin; Kasmudjiastuti, Emiliana; Murwati, Murwati
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 22 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.608 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i22.344

Abstract

The objective of this research is to know type optimum of Minarex A to make rubber compound for rubber sole to orientate of physical characteristic. All compound with Minarex A type 2 and type 3 fulfil SNI. 0778 – 89 A,  rubber sole class A. the rubber compound with Minarex A type 3 for physical testing is tensile strength, elongation strength, hardness, permanent elongation 50% and abrasion resistance, better from Minarex A type 2. Exactly the rubber compound with Minarex A type 2 for physical testing is tearing resistance and specific gravity better from Minarex type 3. The optimal condition is reached by using Minarex A type 3.    INTISARI  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe Minarex A yang optimum pada pembuatan kompon karet untuk sol karet cetak ditinjau dari sifat fisisnya. Semua kompon dengan menggunakan Minarex A tipe 2 maupun tipe 3 memenuhi persyaratan SNI. 0778 – 89 A, Sol Karet Cetak Kelas A. kompon karet dengan menggunakan Minarex A tipe 3 sifat tegangan putus, perpanjangan putus, kekerasan, perpanjangan tetap 50% dan ketahanan kikis lebih baik dari kompon karet dengan menggunakan Minarex A tipe 2. Sedang kompon karet dengan menggunakan Minarex A tipe 2 uji fisis ketahanan sobek dan bobot jenis lebih baik dari kompon karet dengan menggunakan Minarex A tipe 3. Keadaan optimal dicapai pada penggunaan Minarex A tipe 3. 
Penelitian komposisi kimia, jenis bahan mentah dan kualitas pasta kapur untuk proses “liming” Soebijarso, Koentoro
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.685 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i23.349

Abstract

The ain of this research was to determine the chemical composition, kind of raw material and the quality of paste of lime-water, for liming process in the limeyard within a tannery. Paste of lime water was produced by adding a quantity of water to lime in the pit. Samples was taken from the pits, after the hydration reaction was completed. The lime-paste was immersed in water to avoid natural carbonization reaction with carbondioxide in the air. The samples paste lime-water soon analysed. It was concluded that the paste of lime-water composed mainly of 12.75% CaO and 15.81%MgO wet basis. The pH of the saturated lime-water solution was 12.5. The raw material used was dolomite limestone. The quality of paste of lime-water was suitable for liming process. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetapkan susunan kimia, jenis bahan mentah dan kualitas pasta kapur, untuk proses pengapuran di bagian pengapuran dalam industri penyamakan kulit. Pasta kapur dihasilkan dengan menambahkan sejumlah air ke kapur tohor dalam bak. Contoh-contoh diambil dari bak-bak, setelah reaksi hidrasi selesai dengan sempurna. Pasta kapur telah direndam dalam air untuk mencegah reaksi karbonisasi alamiah dengan karbondioksida di udara. Contoh-contoh pasta kapur segera dianalisa. Telah disimpulkan bahwa pasta kapur tersusun utamanya dari CaO 12,75% dan MgO 15,81% atas dasar bahan basah. pH dari larutan jenuh larutan kapur dalam air adalah 12,5. Bahan mentah yang digunakan adalah batu kapur dolomitis. Mutu dari pasta kapur telah memenuhi syarat untuk proses pengapuran.
Penelitian kulit belahan (split leather) untuk barang kulit atau atasan sepatu Susilowati, Susilowati
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 15 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1111.172 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v8i15.497

Abstract

The purpose of this research is to find upper leather from splitted leather with proportional ratio of impregnating agent. The raw material used were split hide, and subjected to combination tanning process, consisted of chrome, synthetic and extract mimosa tanning agent, to get crust leather, and than were impregnated with the ratio of film forming with penetrator agent and finally they were finished with top all of the treatments fulfill/conform the requirements of SII 0018-79. There is significance difference in physical testing results. INTISARI  Penelitian ini bertujuan mendapatkan kulit atasan sepatu dari kulit belahan sapi dengan perbandingan bahan impregnasi yang tepat. Bahan yang dipakai adalah kulit belahan sapi, dengan proses penyamakan kombinasi antara bahan penyamak krom, sintetik dan ekstrak mimosa sampai diperoleh kulit kras, diimpregnasi dengan variasi pada bahan film forming dan penetrator, kemudian dicat tutup. Semua variasi yang dilakukan menghasilkan kulit atasan sepatu yang memenuhi persyaratan SII 0018-79, Mutu dan cara uji kulit boks. Ada beda nyata untuk uji sifat-sifat fisika. 
Penelitian tentang ukuran acuan sepatu pelajar pria Indonesia tingkat SD, SLTP dan SLTA bandi, Sri
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.5 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v9i17.414

Abstract

The study was subjected to 500 Indonesia School boy of North- Sumatra Province (Medan), West Java Province (Bandung), Central-Java Province (Semarang), East-Java Province (Surabaya) and DKI Jaya. 100 samples of foot sizes which represented foot sizes of SD, SLTP, and SLTA School boy werw taken from each province. By analyzing the data of foot sizes of the school man, a suggestion on design of shoe lasts seritable with the shape and type of foot, fits and conform the requirements to be used as lost in shoe manufacturing could be proposed. The results of data analyse shown that : 1. The length of soles ranged from 30-37 ps, the mean of which was 34 ps. 2. Instep girth ranged withim F,G,H,I,J,K. 3. The foot sizes scattered between (8-12) years of age at (31-32) ps.   INTISARI Penelitian dilaksanakan terhadap 500 pelajar pria Indonesia, meliputi wilayah Sumatera Utara (Medan), Jawa Barat (Bandung), Jawa Tengah (Semarang), Jawa Timur (Surabaya) dan DKI Jaya. Masing-masing daerah diambil 100 sample dari klas I Sekolah Dasar sampai dengan klas I Sekolah Lanjutan Tingkat Atas. Dengan mengetahui data ukuran kaki pelajar pria Indonesia, sehingga dapat disarankan bentuk desain acuan yang bagaimana yang sesuai dengan bentuk dan sifat kaki tersebut, yang enak dan tepat apabila dipergunakan untuk cetakan dalam membuat sepatu. Dari hasil analisa dapat diketahui sifat-sifat sebagai berikut : 1. Panjang telapak kaki berkisar antara 30-37 PS dengan rata-rata 34 PS. 2. Ukuran gemuk berkisar antara F,G,H,I,J,K 3. Penyebaran ukuran kaki menyebar diantara selang umur 8 – 12 tahun yaitu pada ukuran 31 – 32 PS.
Penelitian tentang ukuran acuan sepatu pelajar wanita indonesia tingkat SD, SLTP dan SLTA Bandi, Sri; Soewandi, Soewandi; Basuki, Dwi Asdono
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.317 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v10i19.433

Abstract

The study was subjected to 500 Indonesia School girls from North Sumatra Province (Medan), West Java Province (Bandung), Central – Java Province (Semarang), East-Java Province (Surabaya) and DKI Jaya. 100 samples of foot sizes which represented foot sizes of SD, SLTP and SLTA School girls werw taken from each province. By analyzing the data of foot sizes of the school girls, a suggestion on design of shoe lasts seritable with the shape and type of foot, fits and conform the requirements to be used as lost in shoe manufacturing could be proposed. The results of data analyse shown that : 1. The length of soles ranged from 30-35, 5 PS, the mean of which was 33 PS. 2. Instep girth ranged withim E, F, G, I.3. The foot sizes scattered between (4-17) years of age at (32-35) PS.    INTISARI Penelitian dilaksanakan terhadap 500 pelajar wanita Indonesia, meliputi wilayah Medan (Sumatera Utara), Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur) dan DKI Jaya. Masing-masing daerah diambil 100 sample dari klas I Sekolah Dasar sampai dengan klas I Sekolah Lanjutan Tingkat Atas. Dengan mengetahui data ukuran kaki pelajar wanita Indonesia, sehingga dapat disarankan bentuk desain acuan yang bagaimana yang sesuai dengan bentuk dan sifat kaki tersebut, yang enak dan tepat apabila dipergunakan untuk cetakan dalam membuat sepatu. Dari hasil analisa dapat diketahui sifat-sifat sebagai berikut : 1. Panjang telapak kaki berkisar antara E, F, G, H, I. 3. Penyebaran ukuran kaki menyebar diantara selang umur 4 – 17 tahun yaitu pada ukuran 32 – 35 PS. 
Penelitian hubungan antara ukuran acuan sepatu dengan tinggi badan untuk wanita dewasa Indonesia Soewandi, Soewandi; Basuki, Dwi Asdono
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.081 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i23.354

Abstract

This research is aimed to detecting the correlation between shoe last size with the bodytall Indonesian women. The research was carried out toward 1.883 Indonesian women which covers the provinces of DKI Jaya, West Jawa, Central Jawa, Special Territory of Yogyakarta and East Jawa. From the overall respondents were taken amound of 50 samples to be analysed. The result of the analysis showed that Indonesian women have shoe last sizes range between 31-39 PP (x=35 PP) which bodytall from 136-165 cm (x 153 cm) with significant correlation rxy= 0,956 (P ≤0,01). INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ukuran Acuan Sepatu dengan tinggi badan untuk wanita dewasa Indonesia. Penelitian dilakukan terhadap 1.883 responden wanita dewasa Indonesia meliputi propinsi : DKI Jaya, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Dari keseluruhan responden diambil 50 sampel untuk analisa data. Hasil analisa menunjukan bahwa wanita dewasa Indonesia mempunyai kisaran ukuran tinggi badan antara 136-165 cm (X 153 cm). mempunyai korelasi yang meyakinkan rxy = 0,956 (P ≤0,01) antara ukuran Acuan Sepatu dengan tinggi badan.
Pengaruh suhu vulkanisasi terhadap sifat tegangan putus, perpanjangan putus dan ketahanan sobek kompon sol karet Prayitno, Prayitno
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.18 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v10i19.438

Abstract

One of the processes steps for producing rubber sole is vulcanization process. This process is carried out by using pressed moulding  methods in which rubber compound was heated and pressed in the mould of rubber sole at certain time and temperature. The aim of this research is to know the influence of the temperature used for vulcanization for the tensile strength, elongation and tearing strength properties of the rubber sole compound. Temperature vulcanization used for the research was varied at 1400C, 1500C, 1600C and 1700C. The results shows that vulcanization at 1400C, give the highest properties in tensile strength, elongation and tearing strength, those are : 113,70 kg/cm2; 326,60 % and 107,00 kg/cm2respectively. Increasing temperature vulcanization cause decreasing those physical properties.    INTISARI Salah satu tahapan proses pada pembuatan sol karet adalah proses vulkanisasi. Proses ini dilakukan dengan menggunakan metoda cetak tekan dimana kompon karet dipanaskan dan ditekan dalam cetakan sol karet pada temperature dan waktu tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengethui pengaruh temperature yang digunakan untuk vulkanisasi pada sifat kuat tarik, kemuluran dan kuat sobek dari kompon sol karet. Temperatur vulkanisasi pada penelitian ini adalah divariasi pada suhu 1400C 1500C, 1600C dan 1700C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vulkanisasi dengan suhu 1400C akan memberikan sifat-sifat kuat tarik, kemuluran dan kuat sobek yang terbaik dari kompon sol karet, yaitu : 113,70 kg/cm2; 326,60 % dan 107,00 kg/cm2. Kenaikan temperature vulkanisasi akan menurunkan sifat-sifat fisika tersebut. 
Penggunaan enzima proteolitik pada industri penyamakan kulit Prayitno, Prayitno
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.626 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i25.359

Abstract

Enzime is natural protein which has katalistic properties in the chemical reaction. The use of enzymes in leather processing has been well known for many years. One of the enzyme which have big role in the leather processing is protease. It is used in the unhairing and bating processes. The use of protease on the leather processing can reduce the environment pollution especially in unhairing process.   INTISARI Enzima adalah merupakan protein yang terjadi secara alami mempunyai sifat katalis pada suatu reaksi kimia. Penggunaan enzima pada proses penyamakan kulit telah lama dikenal pada industry penyamakan kulit, salah satu jenis enzima yang sangat berperan dalam proses penyamakan kulit adalah enzima protease yang digunakan pada proses bating.  Penggunaan enzima proteolitik dalam penyamakan kulit dapat menekan terjadinya pencemaran lingkungan, terutama penggunaannya pada proses buang bulu.

Filter by Year

1984 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 37, No 2 (2021): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 37, No 1 (2021): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 36, No 2 (2020): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 36, No 1 (2020): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 35, No 2 (2019): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 35, No 1 (2019): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 34, No 2 (2018): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 34, No 1 (2018): Majalah Kulit, Karet dan Plastik Vol 33, No 2 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 2 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 1 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 1 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 2 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 2 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 1 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 1 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 2 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 2 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 1 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 1 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 2 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 2 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 1 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 1 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 2 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 2 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 1 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 1 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 2 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 2 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 1 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 1 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 27, No 1 (2011): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 27, No 1 (2011): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 26, No 1 (2010): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 26, No 1 (2010): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 25, No 1 (2009): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 25, No 1 (2009): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 24, No 1 (2008): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 24, No 1 (2008): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 23, No 1 (2007): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 23, No 1 (2007): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 22, No 1 (2006): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 22, No 1 (2006): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 21, No 1 (2005): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 21, No 1 (2005): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 20, No 1 (2004): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 20, No 1 (2004): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 19, No 1 (2003): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 19, No 1 (2003): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 18, No 1 (2002): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 18, No 1 (2002): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 17, No 1-2 (2001): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 17, No 1-2 (2001): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 15, No 2 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 15, No 2 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 24 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 24 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 22 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 22 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 20 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 20 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 18 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 18 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 16 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 16 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 7, No 12-13 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 7, No 12-13 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 15 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 15 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 14 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 14 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 6, No 10-11 (1991): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 6, No 10-11 (1991): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 5, No 9 (1990): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 5, No 9 (1990): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 4, No 8 (1989): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 4, No 8 (1989): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 7 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 7 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 6 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 6 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 5 (1987): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 5 (1987): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 3-4 (1986): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 3-4 (1986): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 2 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 2 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 1 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 1 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik More Issue