cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
majalahkkp@yahoo.co.id
Editorial Address
Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik Jl. Sokonandi No. 9 Yogyakarta 55166
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik
ISSN : 18296971     EISSN : 24604461     DOI : 10.20543
Core Subject : Engineering,
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik (Journal of Leather, Rubber, and Plastics) publishes original research focused on materials, processes, and waste management in the field of leather, rubber, and plastics.
Articles 781 Documents
Penelitian pengaruh pembungkusan plastik terhadap kualitas tempe kedele dengan variasi jenis plastik dan lobang plastik Sumasto, C. Yuwono; Budiasih B.Sc, Sri
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.531 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i25.376

Abstract

This aim of research is to find out the plastic package effects the quality soy tempeh which use comparison leaves package. The objective of kinds and holes of plastic for quality tempeh, it has two variables these are kinds of plastics each polypropylene (PP) and polyethylene (PE) with hole variation of plastic are 20,25 and 30 each size number was 12 cm x 24 cm. Result of the research shown kinds and holes of plastic is not to take effect water and ash contain in tempeh. Testing laboratory result shown, water and ash contain is not to take effect by variable of the object research whereas protein contain in soy tempeh with plastic package is not fulfills specification SII 0271-80 “Kulalitas Tempe Kedele” min 20%, whereas protein contain of tempeh with leave package is result 24.281%.INTISARI Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh pembungkus plastic terhadap kualitas tempe kedele dibandingkan dengan tempe kedele bungkus daun, dengan variasi jenis plastic dan jumlah lobang plastic. Variable yang dipakai adalah : Jenis plastic dua buah yang jenis Polietilen dan jenis Poli Propilen dengan ukuran plastic 12 cm x 24 cm sedangkan variasi lobang plastic yang dipakai ialah lobang 20,25 dan 30 tiap permukaan plastic.Dari hasil penelitian diketahui bahwa jenis plastic dan banyaknya lobang plastic tidak mempengaruhi kadar air dan kadar abu. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa karad air dan kadar abu tidak terpengaruh oleh variable yang diteliti sedangkan kadar protein tempe kedele dengan pembungkus plastic ternyata tidak memenuhi SII 0271-80 “Kualitas Tempe Kedele” minimal 20%, sedangkan tempe dengan pembungkus daun kadar proteinnya mencapai 24,281%.
Pengaruh alkali pada pembuatan film pelapis (“coating film”) menggunakan teknologi sinar ultraviolet Nurhajati, Dwi Wahini
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 6, No 10-11 (1991): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1070.739 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v6i10-11.465

Abstract

Coating film in this research is defined as the product of polymerization (crosslinking) of acrylate monomers whit phenol resin directly on substrate via interaction with incide UV irradiation. A thin layer consist of phenol resin (resole or novolac), monofunctional acylate monomer (ECA), and hexafunctional acylate monomer (DPCA-60) gives the crossliked polymer under UV irradiation. In order to enhance the insoluble polymer yield, effect of alkali addition was studied. Ba(OH)2 and KOH are most effective for phenol and novolac, respectively, from the viewpoint of insoluble polymer yield. INTISARIFilm pelapis (“Coating Film”)dalam penelitian ini didefinisikan sebgai hasil polimerisasi (rantai silang) dari monomer-monomer akrilat dengan resin phenol, langsung pada substrat melaluiinsiden irradiasi sinar ultra violet. Lapisan tipis yang terbuat dari campuran resin phenol (resole atau novolak), monomer akrilat monofungsional (ECA) dan monomer akrilat hexafungsiona (DPCA-60) memberikan polimer rantaisilang dengan adanyya irradiasi sinar ultra violet (UV). Dalam hal untuk menaikkan hasil polimer yang tidak larut dalam pelarut, pengaruh alkami sebagai bahan tambahan diteliti.Ba(OH)2 merupakan alkali yang paling efektif untuk phenol resole dan KOH paling effektid untuk novoloak, dalam hal menaikkan hasil polimer yang tidak larut dalam pelarut.
Penelitian pengaruh campuran carbon black dan china clay terhadap sifat tegangan putus dan kekerasan karet vulkanisat Supraptiningsih, Supraptiningsih; Sarengat, Nursamsi; Buchori, A.
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.68 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v14i26.298

Abstract

It has been done a research of the influence of mixed carbon black and hardness properties on the vulcanization of rubber. It has been made with additive of carbon black and china clay mixed, in total variation. The result is seen that total variation of carbon black and china clay not influence to tensile strength, but their interacton can do it. The hardness of vulcanization of rubber will be influence by total variation of carbon black china clay anad their interaction.  INTISARI             Telah dilakukan penelitian pengaruh campuran carbon black dan china clay terhadap sifat tegangan putus dan kekerasan kompon karet. Trelah dibuat kompon karet cetak vulkanisasi dengan memvariasikan jumlah campuran carbon black dan china clay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jumlah china clay tidak mempengaruhi nilai tegangan putus, tetapi interaksinya dapat berpengaruh sangat nyata. Kekerasan kompon karet vulkanisasi sangat dipengartuhi oleh variasi jumlah carbon black dan china clay serta interaksinya.
Penelitian tentang ukuran acuan sepatu wanita dewasa Indonesia Bandi, Sri; Soewandi, Soewandi; Basuki, Dwi Asdono
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.145 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v11i21.381

Abstract

Research was carried out towards 1.883 Indonesia women which covers the provinces of DKI Jaya, West Java, Center Jawa, the Special Territory of Yogyakarta and East Java.The taken samples were unrestricted to variables (for instance, tribe, respondent origin, body weight and bodytall). From the overoll of the respondents, to analysis of data, it was randomly taken to the amount of 50 foot           size samples.The result of the research showed that the Indonesian women have the shoe size from No. 33 PP up to and including No. 37 PP with the average is 35 PP. The instep size ranged among B, C, D, E, F, G. In this case  there is no obviously difference to the Verster’s finding which states that  the foot instep size of Europen women have the notation among C,D,E,F,G,H.  INTISARI Penelitian dilakukan terhadap 1.883 Wanita Dewasa Indonesia, meliputi daerah DKI Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta                         dan Jawa Timur.Sampel yang diambil  tidak dibatasi oleh variabel (misal suku bangsa, asal responden, berat badan dan tinggi badan). Dari keseluruhan responden untuk analisa data diambil secara random sejumlah 50 sampel ukuran kaki.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wanita Dewasa Indonesia mempunyai ukuran sepatu dari No. 33 PP sampai dengan No. 37 PP dengan rata-rata 35 PP. Ukuran gemuk berkisar antara B, C, D, E, F, G. Hal ini tidak terdapat perbedaan yang nyata dengan pendapat Verster  yang mengatakan ukuran gemuk kaki Wanita Dewasa mempunyai notasi antara C, D, E, F, G, H. 
Pemanfaatan kulit belahan untuk leather goods dengan tipe finis “ fancy good” Widari, Widari; Meiyanti, Meiyanti; widowati, Titik Purwati; Basalamah, Hasan
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 7, No 12-13 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.925 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v7i12-13.470

Abstract

The material used  in this  experimental was the cow hide splite, processed for leather goods. As a leather goods, the split must be have the certain requirements e.g. a good rubfastness and flexing. To reach this condition, one of the most important factors is good finishing application. To gain the leather goods from split with  better in their performance and quality used “ Fancy Good” type finish. The testing result (organoleptic, physic and chemical) fulfill the IIS 0018-79: The Quality and Testing of Box Leather. INTISARI Pada penelitian pemanfaatan kulit belahan menjadi kulit leather goods, bahan dasar yang digunakan adalah kulit belahan sapi. Sebagai bahan untuk pembuatan barang-barang kulit, kulit belahan tersebut harus memenuhi persyaratan tertentu antara lain: tidak luntur dan tidak retak cat tutupnya. Guna memenuhi persyaratan tersebut, salah satu faktor penentu adalah faktor finishing atau proses pengecatan tutup. Untuk memperoleh kulit yang lebih baik kualitasnya dan penampilannya, maka tipe finis yang digunakan adalah “Fancy Good”. Dari hasil uji organoleptis, fisik dan kimiawi, produk ini memenuhi persyaratan SII 0018-79 : Mutu dan Cara Uji Kulit Boks.
Aktivitas enzim lipase alkali dari bakteri dalam surfaktan Rumiyati, V. Sri Pertiwi; Indrati, Retno
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1490.452 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v14i26.304

Abstract

Activity and stability of alkaline lipase from bacteria (strain AS, KB and  SP) were studied in containing of surfactants at 0,05% and 0,10%. The survactanswere used in research, these were consisted of four anionic surfactants (cetyl trimethyl ammonium bromide, cetyl pyridium chloride, cetyl dimethyl ammonium bromide) and there nonionic surfactants (Triton X – 100, tergitol, and nonidet P.40). Production of enzyme was produced in initial medium pH 7,5; incubation at 37oC for 48 h. These research showed that activity of alkaline lipase from strain A S-1; AS-2; KB-4; SP-2  and SP-13  was stable in containing of anionic surfactants and nonionic surfactants at 0,05% and alkaline lipase from KB-8  and SP-1 were showed decrease of activity (relatif activity < 80 %). Strain KB – 4 was prodused alkaline  lipase which stable in containing of anionic surfactants, cationic surfactants and nonionic surfactants at 0,05% & 0,10%. It was had high activity (activity relatif 90-125%).  INTISARI Aktivitas dan stabilitas enzim lipase alkali dari bakteri yang berasal dari isolat AS, KB dan SP dipelajari dalam kondisi yang mengandung surfaktan dengan konsentrasi akhir 0,05% dan 0,10%. Surfaktan yang digunakan dalam penelitian adalah empat jenis surfaktan anionik (SDS, niaproof, n-lauroyl sarcosine, dehydrocholic acid), tiga jenis surfaktan kationik (cetyl trimethyl ammonium bromide, cetyl pyridium chloride, cethyl diemthyl ammonium bromida) dan tiga jenis surfaktat nonionik (triton X – 100, tergitol, dan nonidet P -40). Produksi enzim lipase dilaksanakan pada media dengan pH awal 7,5 , suhu inkubasi 37oC selama 48 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas                     enzim  lipase alkali yang berasal dari isolat AS-1, AS-2, KB-4, SP-2 dan SP-13  relatif stabil pada kondisi yang mengandung surfaktan anionik, kationik dan non ionik 0,05%,  dan yang berasal dari KB-8  dan SP-1 aktivitasnya menurun (aktivitas  relatif < 80%). Isolat KB – 4 memproduksi enzim lipase alkali stabil pada kondisi yang mengandung surfaktan anionik, kationik dan non ionik 0,05% dan 0,10%. Enzim tersebut mempunyai aktivitas  relatif tinggi (90-125%).
Penelitian pengaruh naphthenic oil dan HAF black terhadap sifat pampat tetap pada kompon lis kaca mobil Abuchori, Abuchori; Asrilah, Asrilah; Lestari, Sri Brataningsih Puji
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.09 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v11i21.386

Abstract

The objective of the research is to know the influence of naphthenic oil and HAF black properties of the compression set by constant load and constant deflection rubber strip compound. Rubber strip compound is made from natural rubber (RSS) and synthetic rubber (SBR 1502) with the addition of ingredient such as softener, activator, filler, anti oxidant, accelerator and vulcanizing agent. It should be carried out using base formula by varrying naphtenic oil 3; 5 and 7 parts and carbon black 45; 50 and 55 parts for 9 compounds, then it should be tested their physical properties, compression set by constant load and constant deflection. The test is actually able to fullfill the specification of SII 1999-86 “Lis karet kaca kendaraan bermotor”. The result of the test statistically prove that naphthenicc oil and HAF black influence the physical properties.  INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh naphthenic oil and HAF black terhadap sifat pampat tetap dengan constant load dan constant deflection kompon lis kaca mobil. Lis kaca mobil dibuat dari campuran bahan baku karet alam (RSS) dan karet sintetik (SBR 1502) dengan ditambahkan bahan-bahan pembantu (ingridient) seperti bahan pelunak, pengaktif, pengisi, anti oksidant, percepat dan zat pemvulkanisasi dengan formula dasar dibuat kompon lis kaca mobil dengan memvariasikan bagian naphthenic oil : 3; 5 dan 7 bagian serta carbon black : 45; 50 dan 55 bagian. Didapat 9 kompon dan diuji sifat-sifat fisi pampat tetap menggunakan constant load dan constant deflextion hasil uji memenuhi persyaratan SII 1999-86 “Lis kaca kendaraan bermotor”. Perhitungan statistik menunjukkan bahwa naphthenic oil dan carbon black berpengaruh terhadap sifat fisis yang diuji.
Penelitian tingkat kebisingan pada industri kulit Sarengat, Nursamsi; Winahyu, Kusumo Retno; Yuniari, Arum
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.275 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v11i21.391

Abstract

Tanning industry has tanned hide raw material to finish leather. In the activities concerned sum of machineries cause noisy research in the production room shown between 72-86 dBA range, that’s mean lower noisy level on several groups of tanning industries are still agree with regulation concerned (≥ 85 dBA). While several groups of tanning industries have higher noisy level compared by regulation concerned. It should be managed by perfect gas installation for reducing gas pollutant. The result of the noisy research on the ambient environmental’s tanning industries show between 41-46 dBA. It’s still agree with regulation concerned (≥ 70 dBA). INTISARI Industri penyamakan kulit merupakan kegiatan industri yang mengolah bahan mentah menjadi kulit jadi. Didalam proses kegiatannya menggunakan sejumlah mesin yang menimbulkan kebisingan. Dari hasil penelitian kebisingan diperoleh data tingkat kebisingan di ruang proses produksi sebesar 72-86 dBA, hal ini dapat disimpulkan bahwa pada beberapa industri tingkat bising pada range yang relatif rendah dan masih memenuhi persyaratan yang ditentukan sebesar ≥ 85 dBA, sedangkan untuk beberapa industri yang lain tingkat bising sudah pada range yang tinggi, yaitu sudah melebihi nilai ambang batas, sehingga perlu diupayakan pengendaliannya agar tingkat bising dapat ditekan atau dikurangi sehingga memenuhi nilai ambang batas. Sedangkan hasil penelitian tingkat bising diluar pabrik industri penyamakan kulit, diperoleh data berkisar antara 41-46 dBA. Hasil ini masih memenuhi persyaratan baku mutu kebisingan untuk lingkungan sebesar ≥ 70 dBA.
Studi tentang standar sepatu kanvas untuk ekspor Bandi, Sri
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 7, No 12-13 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1460.149 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v7i12-13.475

Abstract

-
Penelitian kualitas gas buang pada industri ban Winahyu, Kusumo Retno; Sukaeni, Irene Sri; Dahono, Justinus Edy
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 24 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.106 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i24.309

Abstract

The research of air pollution quality of rubber tyre industry to check rubber tyreair pollution quality. Taking samples should be done on several tyre rubber industries in the middle of java. Each of industries observed by two samplinglocation, it was taken from rubber tyre processing area. Many result of the research shown sampling data of oxidants at processing area are 0,2580 – 1,4670 ppm higher than 0,10 ppm standar concerned, while data of oxidants at ambient quality have range 0,4144 – 1,6235 ppm higher than 0,10 ppm environmental standar quality for ambient it’s given range between 11,7034 – 18,1179 pmm NH, higher than 2,00 ppm standar quality for processing rea and the result of particles analizing area 0,2727 – 1,6880 mgr/m3 higher than 0,26 mgr.m3 standar quality for ambient. Many result of parameters still agree with standar concerned. H3S for ambient have given range between 0,0051-0,0216 ppn lower than 0,03 ppm lower than 10,00 ppm standar for processing area. The result of particles analizing for processing area have given range 1,1440 – 1,2632 mgr/m3 lovewr 10,00 mgr/m3   INTISARI Penelitian kualitas gas buang pada industri Ban bertujuan untuk mnecapai dua kualitas industry gas buang industry Ban. Pengambilan contoh uji udara dilakukan pada bebrapa industry Ban di wilayah Jawa Tengah, masing0 masing diamati pada dua lokasi pengambilan sampel udara , yaitu pada ruang proses produksi serta udara ambien atau udara lingkungan disekitar pabrik. Parameter yang diteliti meliputi oksida, sulfar oksida, serta Amoniak pada lokasi sampling udara ligkungan ( ambien ) udara ruang proses bagi parameter SOx % NOx pada lokasi sampling ruang proses produksi bagi parameter NH, telah melampaui batas yang disyaratkan yaitu mempunyai kisaran sebesar 11,7034 – 18,1179 ppm < 2,00 ppm. Parameter oksidan terdeteksi sudah diatas baku mutu pada lokasi pengambilan sampel pada ruang ambien dan ruanf proses. Yaitu sebesar 0,4144 – 1,6235 ppm > 0,01 ppm untuk ruang ambien sedangkan hasil penelitian pada ruang proses yaitu sebesar 0,2580 – 1,2632 mgr/m3 < 10,00 mgr/m3.

Filter by Year

1984 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 37, No 2 (2021): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 37, No 1 (2021): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 36, No 2 (2020): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 36, No 1 (2020): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 35, No 2 (2019): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 35, No 1 (2019): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 34, No 2 (2018): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 34, No 1 (2018): Majalah Kulit, Karet dan Plastik Vol 33, No 2 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 2 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 1 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 1 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 2 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 2 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 1 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 1 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 2 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 2 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 1 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 1 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 2 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 2 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 1 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 1 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 2 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 2 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 1 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 1 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 2 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 2 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 1 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 1 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 27, No 1 (2011): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 27, No 1 (2011): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 26, No 1 (2010): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 26, No 1 (2010): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 25, No 1 (2009): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 25, No 1 (2009): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 24, No 1 (2008): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 24, No 1 (2008): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 23, No 1 (2007): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 23, No 1 (2007): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 22, No 1 (2006): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 22, No 1 (2006): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 21, No 1 (2005): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 21, No 1 (2005): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 20, No 1 (2004): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 20, No 1 (2004): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 19, No 1 (2003): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 19, No 1 (2003): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 18, No 1 (2002): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 18, No 1 (2002): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 17, No 1-2 (2001): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 17, No 1-2 (2001): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 15, No 2 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 15, No 2 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 24 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 24 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 22 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 22 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 20 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 20 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 18 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 18 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 16 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 16 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 7, No 12-13 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 7, No 12-13 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 15 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 15 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 14 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 14 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 6, No 10-11 (1991): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 6, No 10-11 (1991): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 5, No 9 (1990): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 5, No 9 (1990): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 4, No 8 (1989): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 4, No 8 (1989): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 7 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 7 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 6 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 6 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 5 (1987): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 5 (1987): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 3-4 (1986): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 3-4 (1986): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 2 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 2 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 1 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 1 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik More Issue