cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia
ISSN : -     EISSN : 2548771X     DOI : -
Focus and Scope of this journal are : Chemical Engineering including : bioenergy processing, environmental engineering, natural resource management, Heat and Mass Transfer, Chemical Reaction, Analytical Chemistry, Biochemistry, Designing tools and chemical processes, Chemical industry process, Computing and modeling (simulation) process, Particle and nano technology, membrane technology, esessential oil technology, and phytopharmaca, etc. Civil Engineering including : technology of construction materials, transportation system, environmental layout, concrete and wood structures, steel construction, bridge and dam construction, management of water resources and Hydrology, earthquake engineering, sanitation systems and urban drainage. eUREKA is published twice a year on Juni and December by Engineering Faculty of Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2018)" : 20 Documents clear
Pra Rancang Bangun Bioetanol dari Nira Aren dengan Kapasitas 1.438.269 Liter/Tahun Menggunakan Alat Utama Kolom Destilasi Mbaru, Maria Erenta; Anggraini, S.P. Abrina; Iskandar, Taufik
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.564 KB)

Abstract

ABSTRAK Bio-ethanol adalah salah satu biofuel yang hadir sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan dan terbarukan. Bahan bakar alternatif yang diolah dari tanaman yang memiliki keunggulan karena mampu mengurangi emisi CO2 hingga 18% dibandingkan dengan emisi bahan bakar lainnya, seperti minyak tanah. Bio-etanol dapat diproduksi dari berbagai macam gula, tepung (karbohidrat), atau berserat seperti singkong, tebu, ubi jalar, jagung, ganyong (Canna eduliskerr) dll. Bahan-bahan manis yang digunakan untuk memproduksi bio-ethanol adalah nira sawit, hal ini dapat dilihat dari ketersediaan bahan baku dan tidak perlu proses pendahuluan karena bentuk senyawa karbohidrat yang siap diubah oleh mikroba, sehingga sawit nira bisa difermentasi secara langsung. Pra-desain bio-etanol nira sawit ke kapasitas 1.438.269 liter / tahun dengan menggunakan perangkat utama koleksi distilasi dengan menggunakan proses fermentasi Anaerobe. Lokasi perusahaan direncanakan untuk dibangun di desa Trente, Kecamatan Candimulyo, rumah bupati Magelang - Jawa Tengah. Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT). Berdasarkan analisis ekonomi, Pabrik Bio-etanol nira sawit layak untuk dibangun dengan penilaian investasi sebagai berikut: Total Modal Investasi (TCI): Rp. 14.990.743.048; Return Of Investment (ROI) sebelum dan sesudah pajak 35,51% dan 31,96%; Pay Out Time (POT) 2,9 tahun; Break Even Point (BEP): 34,8%; Tingkat Pengembalian Internal (IRR): 58,24% Kata-kata kunci : bioetanol, proses anaerob, nira kelapa ABSTRACT Bio-ethanol is one of biofuel that comes as an alternative fuel which is more become an eco-friendly and its renewable. An alternative fuel that processed from plant that have an advantage of being able to reduce CO2 emission until 18% compared to others fuel emissions, such as kerosene. Bio-ethanol can be produced from a large variety of sugars, starchy (carbohydrates), or fibrous such as cassava, sugar cane, sweet potato, corn, ganyong (Canna eduliskerr) etc. the sugary ingredients used to produced bio-ethanol are palm nira, it can be seen from the availability of raw materials and it does not need a preliminary process because of the form of the carbohydrates compounds are ready to be changed by microbes, so the palm nira can be fermented directly. Pre-design of bio-ethanol of palm nira to a capacity of 1.438.269 liter/years by using main devices of distillations collections by using Anaerobe fermentation process. The company’s location is planned to build in village Trente, Subdistrict Candimulyo, regent house Magelang – Central Java. The form of the company is a Limited Liability Company (PT). Based on economic analysis, Bio-ethanol palm nira Factory is proper to build with investment assessment as follows: Total Capital Investment (TCI) : Rp. 14.990.743.048; Return Of Investment (ROI) before and after tax 35,51 % and 31,96 %; Pay Out Time (POT) 2,9 years; Break Even Point (BEP): 34,8 %; Internal Rate Of Return (IRR) : 58,24 % Keywords: bio-ethanol, anaerobe process, palm nira
Kajian Kadar Air Tempurung Kelapa Terhadap Kualitas Keasaman Produksi Asap Cair Fikri, Muhammad; Anggraini, S.P. Abrina; Fitri, Ayu Chandra Kartika
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.056 KB)

Abstract

ABSTRAK Asap cair adalah larutan hasil kondensasi dari pembakaran bahan baku yang mengandung selulosa, hemiselulosa dan lignin serta senyawa karbon lainnya. Proses Pirolisis adalah proses pemanasan suatu zat tanpa adanya oksigen sehingga terjadi penguraian komponen-komponen penyusun kayu keras. Tempurung kelapa adalah inti buah dan terletak di bagian sebelah dalam sabut dengan ketebalan berkisar 3-6 mm. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi asap cair dari Tempurung Kelapa dengan menggunakan Variabel yang berbeda-beda yaitu dengan lama waktu penjemuran bahan baku 0 hari 1, hari 2, hari dan 3 hari. penelitian ini dilakukan dengan eksperimen melalui proses pirolisis hingga proses redestilasi dan kolom filtrasi. Parameter yang diukur meliputi: kadar air, rendemen, pH dan keasaman. Hasil asap cair grade 3 dan grade 1 dianalisa dengan GC-MS . Hasil penelitian ini adalah lama waktu penjemuran yang optimal selama 3 hari, dengan kadar air 1,96%, konsentrasi keasaman 6,25%, dan nilai pH 1,9. Sedangkan besarnya rendemen 35,8% pada 0 hari. Kata kunci : asap cair; pirolisis; tempurung kelapa. ABSTRACT Liquid smoke is condensation result of condensation of combustion of pregnant raw material of cellulose, lignine and hemiselulosa and also other carbon compound. Process of Pirolisis is warm-up process a[n Iihat vitamin without existence of oxygen so that happened decomposition of components compiler of hardwood. Coconut shell of coconut is the core of fruit and located in shares side in coir thickly gyrate 3-6 mm. Target of this Research is to identify liquid smoke of Shell of coconut Coconut by using Variable which different each other that is with raw material drier time depth 0 day hari,2 hari,1 and 3 day. this research is conducted with experiment through process of pirolisis till process column and redestilasi of filtrasi. measured parameter cover: water rate, rendemen, acidity and pH. Result of liquid smoke of grade 3 and grade 1 analysed with GC-MS . Result of this research is optimal drier time depth during 3 day, with rate irrigate 1,96%, acidity concentration 6,25%, and value of pH 1,9. While level of rendemen 35,8% at 0 day. keyword : liquid smoke; pirolisis; coconut shell of coconut.
Pra Rancang Bangun Pabrik Asap Cair dari Sekam Padi dengan Proses Slow Pyrolisis Kapasitas 5.000 Ton/Tahun dengan Alat Utama Reaktor Marsaoly, Rahayu H; Iskandar, Taufik; Anggraini, S.P. Abrina
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.999 KB)

Abstract

ABSTRAK Asap cair adalah produk kondensasi atau kondensasi dari uap bakar secara langsung atau tidak langsung dari lignin, selulosa, hemiselulosa dan senyawa karbon lainnya. Produksi asap cair adalah proses pirolisis. Fungsi utama asap cair adalah untuk memberikan rasa atau warna yang diinginkan untuk produk asam oleh senyawa fenol dan karbonil. Karena mengandung fenol, asam dan alkohol sehingga asap cair dapat digunakan sebagai pengawet makanan. Beras memiliki komponen utama seperti selulosa 31,4-36,3%, hemiselulosa 2,9 - 11,8% dan lignin 9,5 - 18,4%, oleh karena itu sekam padi memiliki potensi besar untuk digunakan sebagai asap cair. Pra-Dirancang untuk Membangun Pabrik Asap Cair dari Rice Husband direncanakan akan didirikan di Bojonegoro Jawa Timur dengan kapasitas 5.000 Ton / tahun, dengan 300 hari / tahun, 18 Jam / hari menggunakan proses Slow Pyrolysis. Berdasarkan analisis ekonomi, total modal investasi dan total biaya produksi yang dibutuhkan adalah Rp. 31.341.084.487, - dan Rp. 106.031.770.575. Nilai penjualan produk adalah Rp. 120.450.800.000 per tahun dengan laba sebelum dan sesudah pajak adalah Rp. 14.419.029.425 per tahun dan Rp. 12,977,126,483 per tahun. Hasil analisis kelayakan diperoleh Return of Investment (ROI) sebelum dan sesudah pajak sebesar 50,6% dan 45,5%, Pay Out Time (POT) selama 1,88 tahun, Break Even Point (BEP) sebesar 40%, dan Internal Rate Of Return ( IRR) dari 74,15%. Berdasarkan parameter ekonomi ini, Pra Desain Pabrik Asap Cair dari Rice Husker didirikan. Kata-kata kunci : pabrik pre design, asap cair, sekam padi, pirolisis ABSTRACT Liquid Smoke is a product of condensation or condensation from vapors of burn directly or indirectly from materials containing many lignin, cellulose, hemicellulose and other carbon compounds. The production of liquid smoke is pyrolysis process. The main function of liquid smoke is to provide a flavor or a desired color and color to the acid product by phenol and carbonyl compounds. Because it contains phenols, acids and alcohols so that liquid smoke can be used as a food preservative. Rice husk has main components such as cellulose 31.4-36.3%, hemisellulose 2.9 - 11.8% and lignin 9.5 - 18.4%, therefore rice husk has great potential to be used as liquid smoke. Pre-Designed to Build a Liquid Smoke Plant from Rice Husk is planned to be established in Bojonegoro East Java with 5,000 Ton / year capacity, with 300 days / year, 18 Hours / day using Slow Pyrolysis process. Based on the economic analysis, the total investment capital and total production cost required are Rp 31,341,084,487, - and Rp 106,031,770,575, -. The sales value of the product is Rp 120,450,800,000, - per year with profit before and after tax is Rp 14,419,029,425, - per year and Rp 12,977,126,483, - per year. The result of feasibility analysis obtained Return Of Investment (ROI) before and after tax of 50.6% and 45.5%, Pay Out Time (POT) for 1.88 years, Break Even Point (BEP) of 40%, and Internal Rate Of Return (IRR) of 74.15%. Based on these economic parameters, the Pre Design of Liquid Smoke Plant from Rice Husker is established. Keywords : pre design factory, liquid smoke, rice husk, pyrolisis
Perencanaan Tebal Perkerasaan Lentur Untuk Pelebaran Ruas Jalan Beduku – Sarlala (Sta. 17+ 750 - Sta. 22 + 750) Timor - Leste Jesus, Vitorino De; Rahma, Pamela Dinar; Arifianto, Andy Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.686 KB)

Abstract

ABSTRAK Perkerasan lentur (flexible pavement) terdiri dari lapisan-lapisan yang diletakkan pada tanah dasar. Konstruksi perkerasan lentur (flexible pavement) terdiri dari empat lapisan yaitu Lapisan permukaan (surface course), Lapisan pondasi atas (base course), Lapisan pondasi bawah (subbase course), Lapisan tanah dasar (subgrade). Berdasarkan kondisi yang ada dilokasi studi, Perencanaan Tebal Perkerasaan Lentur Untuk Pelebaran Ruas Jalan Beduku - Sarlala (Sta.17+ 750 – Sta. 22 + 750) Timor - Leste ini dimaksudkan untuk menunjang perekonomian, social, budaya dan keamanan untuk daerah-daerah yang tingkat pelayanan lalu lintasnya sangat tinggi terutama di kawasan perkotaan perlu di bangun jalan yang mampu menampung jumlah lalu lintas yang akan melalui jalan tersebut. yang sangat perlu dan perhatikan adalah dari segi perencanaan pembuatan jalan, baik dari segi perhitungan lapisan perkerasan maupun dari segi teknis pelaksanaan pembuatan lapisan perkerasan lentur jalan. Prasarana jalan merupakan urat nadi kelancaran lalu lintas di darat. Lancarnya arus lalu lintas akan sangat mendukung perkembangan ekonomi daerah seperti kabupaten Aileu khususnya pada jalan Beduku – Sarlala yang menhubungkan beberapa kabupaten. Penelitian dilaksanakan di Desa Beduku Kecamatan Dare kabupaten Aileu Timor-Leste, pada bulan april 2016. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah Metode Bina Margadapat diperoleh susunan tebal perkerasan terdiri dari pondasi bawah (SubBase) tebal 8 cm dengan agregat kelas B, pondasi atas (Base Course) tebal 20 cm dengan agregat kelas A, lapisan permukaan (Surface) 5 cm Laston. Untuk menjaga agar tidak terjadi retak pada tubuh jalan maka dihimbau kepada masyarakat agar tidak memotong pohon. Kata kunci : Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur untuk Pelebaran Ruas Jalan. ABSTRACT Flexible pavement consists of layers placed on the ground. Flexible pavement construction consists of four layers: Surface course, base course, Subbase course, Subgrade layer.Based on the existing conditions of the study location, Planning of Bonded Thickness for the Widening of Beduku - Sarlala (Sta 17 + 750 - Sta 22 + 750) East Timor is intended to support the economy, social, culture and security for the The level of traffic services is very high, especially in urban areas need to be built roads that can accommodate the amount of traffic going through the road. Which is very necessary and note is in terms of road planning planning, both in terms of calculation of pavement layer and from the technical aspect of the implementation of the pavement layer bending road.Road infrastructure is the pulse of traffic smoothness on land. The current flow of traffic will greatly support the development of regional economies such as Aileu district, especially in Beduku - Sarlala road that connects several districts. The study was conducted in Beduku Village Dare Aileu district of Timor-Leste, in april 2016.The method used in this study is the Bina Marga method can be obtained from the thickness of the pavement composed of the bottom of the base (Sub Base) 8 cm thick with class B aggregate, Base Course 20 cm thick with class A aggregate, surface layer (Surface) 5 cm Laston. To keep from cracking in the body of the road, it is suggested to the community not to cut the tree. Keywords: Planning of Bending Pavement Thickness for Widening of Road.
Analisis Lapisan Tambahan (Overlay) di Ruas Jalan Pembangunan Pemangkat-Tebas STA 8+500-9+500 Kabupaten Sambas Mustaqim, Mustaqim; Arifianto, Andy Kristafi; Rahma, Pamela Dinar
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.541 KB)

Abstract

ABSTRAK Jalan di Kalimantan Barat Kabupaten Sambas tersebut merupakan harapan masyarakat, yang mana selama ini jalan yang mereka lalu kurang layak sehingga di perlukan perbaikan sebagai mana mestinya, sehingga masyarakat sambas bisa beraktifitas melakukan pekerjaan seperti biasanya. Tujuan dari penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik jalan, untuk menganalisis tebal lapisan tambahan (overlay), untuk mengetahui prediksi volume lalu lintas 5 tahun yang akan datang, dan untuk menganalisis drainase di ruas jalan Pembangunan Pemangkat-Tebas STA 8+500–9+500 Kabupaten Sambas. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dan metode survei. Dalam metode pengumpulan data ini dibagi menjadi menjadi dua yaitu, data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dengan cara observasi lapangan dan hambatan samping. Data sekunder didapatkan dengan cara studi literatur dan survei instansi. Sedangkan metode survei didapatkan dengan cara survei lalu lintas dan persiapan survei lalu lintas. Berdasarkan hasil analisis lalu lintas harian di ruas jalan Pembangunan didapatkan hasil rata rata sebesar 24.281 kendaraan per hari total 2 arah. Dimana dari total kendaraan selama 14 hari sebesar 339.935 kendaraan. Lintas harian rata-rata awal diperoleh hasil sebesar 85725 kendaraan dengan masa pelaksanaan 2 tahun. Berdasarkan analisa lintas harian rata-rata akhir didapatkan hasil sebesar 96804 kendaraan. Nilai CBR = 2,4 dan nilai daya dukung tanah dasar (DDT) = 3,4. Perhitungan dimensi saluran drainase didapatkan sebesar 0,002052 m3/det > 0,00014 m3/det. Dimana Syarat Q kapasitas Saluran > Q kapasitas Air. Kata Kunci : Jalan; Lapisan Tambahan; Overlay ABSTRACT The road in West Kalimantan Sambas district is the hope of the community, which during the time they were less decent so in need of improvement as where it should be, so that people can do the activity sambas regular work. The purpose of this research is to know the characteristics of the road, to analyze the thickness of the additional layer (overlay), to know the prediction of the traffic volume of 5 years to come, and to analyze the drainage on the road-building of Tarang Pemangkat-Tebas STA 8 + 500-9 + 500 Sambas District. Methods in this study using data collection methods and survey methods. In this data collection method is divided into two namely, primary data and secondary data. Primary data obtained by field observation and side barrier. Secondary data were obtained by literature study and agency survey. While the survey method was obtained by way of traffic surveys and the preparation of traffic surveys. Based on the result of daily traffic analysis on Roads of Construction, the average yield of 24,281 vehicles per day is 2 way total. Where from the total vehicle for 14 days amounted to 339,935 vehicles. The average initial daily cross earned 85725 vehicles with a 2 year implementation period. Based on daily average daily crossover analysis, the result is 96804 vehicles. CBR value = 2.4 and baseline soil bearing capacity (DDT) = 3.4. The calculation of drainage channel dimension was obtained by 0,002052 m³/s > 0.00014 m³/s. Where Q Condition Q Channel capacity> Q Water capacity. Keywords: Road; Additional Layers; Overlay
Pra Rancang Bangun Bioetanol dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dengan Kapasitas 2.972 Ton/Tahun Menggunakan Alat Utama Fermentor Seda, Yulius Prianto; Anggraini, S.P. Abrina; Fitri, Ayu Chandra Kartika
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.134 KB)

Abstract

ABSTRAK Pengembangan bioenergi sebagai bahan alternatif bahan bakar minyak masih kurang diperhatikan, sementara terbatasnya pasokan bahan bakar minyak di indonesia. Solusi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil adalah dengan mengembangkan bioetanol untuk menggantikan bahan bakar fosil dengan. Bahan baku yang digunakan adalah tandan kosong kelapa sawit (EFB). Kapasitas pra-desain bioetanol yang direncanakan 2.972 ton / tahun membutuhkan tandan kosong kelapa sawit (TBS) adalah 31.387.000 kg / tahun. Utilitas yang akan digunakan adalah pasokan air PDAM dan sungai di Sambas, penyediaan listrik dari PLN dan genset, penyediaan bahan bakar dari LNG. Lokasi pabrik direncanakan di desa gamuruh, kecamatan sambas, provinsi kalimantan barat dengan luas total 13.000 m2. Jenis perusahaan adalah perseroan terbatas dengan garis sistem dan membutuhkan karyawan 60 orang. Berdasarkan analisis ekonomi kebutuhan modal Rp.18.969.836.025,59. Total penjualan produk sebesar Rp.24.481.860.000,00 / tahun dengan laba kotor sebesar Rp. 8,343,053,024,56 / tahun, dan laba bersih sebesar Rp. 5,840,137,117.19 / tahun. Hasil dari studi kelayakan dapat diperoleh dari ROI (Return Of Investment) sebesar 51,74% sebelum pajak dan 36,22% setelah pajak. POT (Pot Out Time) selama 2,4 tahun, BEP (Break Even Point) sebanyak 44,45%, IRR (Internal Rate Of Return) sebanyak 12,76%. Berdasarkan analisis ekonomi, dapat disimpulkan bahwa pra-desain bioetanol dari tandan kosong kelapa sawit (TKS) harus ditetapkan. Kata kunci: Pra-desain, Etanol, Tandan Kosong Kelapa Sawit (EFB) ABSTRACT The development of bioenergy as an alternative material of fuel oil is still less be concerned, while limited supply of fuel oil in indonesia. The solutions to reduce dependence on fossil fuels is by developing bioethanol to replace fossil fuels with. The raw material used is oil palm empty fruit bunches (EFB). Pre-design capacity of bioethanol planned 2,972 ton/ year needs oil palm empty fruit bunch (EFB) is 31.387 million kg /year. Utilities will be used are water supply PDAM and river in sambas, the provision of electricity from PLN and generator set, the provision of fuel from LNG. The factory location is planned in gamuruh village, sambas district, west kalimantan province with total area 13000 m2. The type of corporation is a limited liability company with a system line and requires employees 60 people. Based on the economic analysis the need of capital Rp.18.969.836.025,59. Total product sales amounted Rp.24.481.860.000,00 / year with a gross profit of Rp. 8,343,053,024.56 / year, and a net profit of Rp. 5,840,137,117.19 / year. The results of the feasibility study can be obtained from the ROI (Return Of Investment) amounted to 51.74% before tax and of 36.22% after tax. POT (Pot Out Time) during 2.4 years, BEP (Break Even Point) as much as 44.45%, IRR (Internal Rate Of Return) as much as 12.76%. Based on the economic analysis, it can be concluded that the pre-designed of bioethanol from oil palm empty fruit bunches (EFB) should be established. Keywords: Pre-design, Ethanol, Oil Palm Empty Fruit Bunch (EFB)
Pra Rancang Bangun Gas Hidrogen Menggunakan Sistem PSA dari Cangkang Kelapa Sawit dengan Kapasitas 596 Ton/Tahun menggunakan Alat Utama Reaktor Asmadi, Aswandi; Anggraini, S.P. Abrina; Iskandar, Taufik
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.77 KB)

Abstract

ABSTRAK Hidrogen adalah unsur yang paling melimpah di bumi tetapi di banyak senyawa gas H2 itu jarang tersedia di alam. Pemanfaatan hidrogen terbesar adalah untuk produksi amonia sebagai bahan baku pupuk urea. Ini juga digunakan untuk mengurangi logam dalam industri baja. Limbah tempurung kelapa sawit sangat potensial untuk dikembangkan menjadi bahan baku hidrogen mengingat pasokannya melimpah. Diharapkan bahwa dengan pra-desain gas hidrogen dapat memenuhi kebutuhan Hidrogen, khususnya di Indonesia. Pembentukan pabrik pemurnian gas hidrogen direncanakan akan didirikan pada tahun 2018 di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kapasitas produksi direncanakan menjadi 596 ton / tahun dengan waktu operasi 6 jam / produksi dan 300 hari / tahun. Proses yang digunakan adalah PSA (Pressure Swing Adsorption) adalah salah satu teknologi yang digunakan untuk memisahkan beberapa jenis karakteristik molekuler dan afinitas material absorben. Berdasarkan analisis ekonomi, total modal investasi dan total biaya produksi adalah Rp.13.499.673.630,76 dan Rp. . 23.850,447,109,26. Nilai penjualan produk sebesar Rp. 15.496.000.000 per tahun, dengan laba sebelum dan sesudah pajak adalah Rp. 6,199,222,490,74 per tahun dan Rp. 5,579,300,241,67 per tahun. Hasil analisis kelayakan diperoleh ROIAT (%): 47,53%, POT (Tahun): 22 Bulan, BEP (%): 35%, IRR (%): 36,80% Maka dapat disimpulkan bahwa Pre Build Hydrogen Gas dari Shell Oil Palm dengan kapasitas 596 ton / tahun Kata-kata kunci : Energ; Hidrogen; Reaktor; PSA ABSTRACT Hydrogen is the most overflow element on earth but in many H2 gas compounds it is rarely available in nature. The largest utilization of hydrogen is for the production of ammonia as a raw material for urea fertilizer. It is also used to reduce metal in steel industry. Palm oil shell waste is very potential to be developed into raw materials of hydrogen given its abundant supply. It is expected that with the pre-design of hydrogen gas can meet the need for Hydrogen, especially in Indonesia.The establishment of a hydrogen gas purification plant is planned to be established in 2018 in Sanggau District, West Kalimantan. Production capacity is planned to be 596 ton / year with operating time of 6 hours / production and 300 days / year. The process used is PSA (Pressure Swing Adsorption) is one technology used to separate several types of molecular characteristics and affinity of absorbent material.Based on the economic analysis, total investment capital and total production cost is Rp.13.499.673.630,76 and Rp. 23,850,447,109,26. Product sales value of Rp. 15.496.000.000 per year, with profit before and after tax is Rp. 6,199,222,490.74 per year and Rp. 5,579,300,241,67 per year. Result of feasibility analysis obtained ROIat (%): 47,53%, POT (Year): 22 Month, BEP (%): 35%, IRR (%): 36,80% Then it can be concluded that Pre Build Hydrogen Gas from Shell Oil Palm with a capacity of 596 tons / year worthy to be established. Keywords : Energy; Hydrogen; Reactor; PSA
Pra Rancang Bangun Arang Aktif dari Cangkang Kemiri dengan Kapasitas 1.415 Ton/Tahun Menggunakan Alat Utama Reaktor Pyrolisis Ghoda, Antoneta Evidiana; Proborini, Wahyu Diah; Fitri, Ayu Chandra Kartika
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.255 KB)

Abstract

ABSTRAK Arang Aktif adalah salah satu bahan yang dibutuhkan untuk industri, terutama industri makanan, minuman, peternakan, pengolahan air limbah, dan pengolahan emas. kemiri tempurung biomassa berpotensi diberdayakan sebagai bahan baku arang aktif mengingat pasokannya sangat melimpah dan lebih ekonomis. Karena persediaannya melimpah dan lebih ekonomis. Semoga, desain awal karbon aktif dapat menyerap banyak karyawan dan membuka lowongan pekerjaan baru. Desain awal pabrik karbon aktif direncanakan akan didirikan pada tahun 2018, lokasi pabrik di Ende, Nusa Tenggara Timur dengan total luas tanaman adalah 3.500 m2. Kapasitas produksi adalah 1,415 ton / tahun dengan waktu operasi 24 jam dalam sehari dan 300 hari per tahun. Pengolahan menggunakan pyrolisis lambat dengan NaCl sebagai aktivator. Berdasarkan analisis ekonomi, total investasi modal dan total biaya produksi yang dibutuhkan adalah Rp 7.056.821.868 dan IDR 21.340.163.139. Jumlah penjualan produk adalah Rp 26.088.515.000 per tahun dengan laba sebelum dan sesudah pajak adalah Rp 4.748.351.861 per tahun dan Rp 4.273.516.675 per tahun. Hasil analisis kelayakan memperoleh nilai Return of Investment (ROI) sebelum dan sesudah pajak adalah 77% dan 70%, Payout Time (POT) adalah 1,3 tahun, Break Even Point (BEP) adalah 36,80%, dan Internal Rate of Return (IRR) adalah 32,84%. Berdasarkan parameter ekonomi disebutkan, desain awal tanaman karbon aktif dari tongkol jagung layak. Kata-kata kunci : Arang Aktif; Kulit Kemiri; NaCl ABSTRACT Charcoal is Active is one of material that its much needed for industry, especially food industry, beverages, farmacy, wastewater treatment, and gold treatment. candlenut shell biomass is potentially empowered as active charcoal raw material considering its supply is very abundant and more economical. Since the supply is abundant and more economical. Hopefully, preliminary design of activated carbon could be permeated many employees and opening the new job vacancy. Preliminary design of activated carbon plant is planned will be established in 2018, plant location in Ende, East Nusa Tenggara with a total area of plant is 3.500 m2. Production capacity is 1.415 ton/years with 24 hour operation time in a day and 300 day per years. Processing use slow pyrolisis with NaCl as activator. Based on the economic analysis, the total capital investment and total cost of production needed are IDR 7.056.821.868 and IDR 21.340.163.139. The number of product sale is IDR 26.088.515.000 per year with profit before and after tax are IDR 4.748.351.861 per year and IDR 4.273.516.675 per years. The results of feasibility analysis obtain the values of Return of Investment (ROI) before and after tax is 77% and 70%, Pay out Time (POT) is 1,3 years, Break Even Point (BEP) is 36,80%, and Internal Rate of Return (IRR) is 32,84%. Based on economic parameters mentioned, preliminary design of activated carbon plant from corn cob is feasible to establish. Keywords: Charcoal is Active; Candlenut Shell; NaCl
Analisa Kapasitas Tingkat Pelayanan Lalu Lintas Tanpa Signal pada Persimpangan Jalan Tirto Utomo Tlogomas Landungsari. Ceu, Albino Maia Do; Pandulu, Galih Damar; Arifianto, Andy Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.119 KB)

Abstract

ABSTRACT Malang is the second major city after the city of Surabaya in East Java with tourist potential and its economy is growing. The activities such as malls, markets, parks, campuses, tourist areas, office activities and other activities are factors that make this street has a solid activity that resulted in the problem - the problem of transport one road congestion resulting in decreased capacity, In the survey or the study used data collection methods with Manual Method Counter at the crossroads Tirto Utomo Tlogomas Landungsari Malang with the purpose of calculating the value of traffic volume, capacity and level of service is to conduct a survey for 14 days (starting from 6:00 pm - 22:00 WIB) and survey data obtained vehicle traffic volume and road geometric data are then analyzed using the Indonesian Highway Capacity Manual (MKJI) 1997. Based on the analysis, the volume of peak hour at a crossroads Tirto Utomo Tlogomas Landungsari was 9256 smp / hour, ), capacity of 3206.82 and the level of service (LOS) is F. Keywords: capacity, analysis of traffic services.
Pra Rancang Bangun Pupuk Biochar Dari Sekam Padi Dengan Kapasitas 1.100 Ton/Tahun Menggunakan Alat Utama Reaktor Pirolisis Yuliana, Nina; Iskandar, Taufik; Anggraini, S.P. Abrina
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.674 KB)

Abstract

ABSTRAK Pupuk biochar adalah pupuk terbuat dari arang hasil proses pirolisis (proses terjadinya dekomposisi kimia atau pemecahan stuktur kimia bahan organik) dengan suhu sekitar 300-5000C dalam kondisi tanpa atau sedikit oksigen yang kaya akan nitrogen. Pengkayaan nitrogen pada biochar direndam menggunakan asam nitrat (HNO3). Manfaat biochar adalah dapat meningkatkan hasil produksi tanaman dan sebagai pupuk alami untuk memperbaiki kondisi tanah . Namun, kandungan nitrogen pada biochar hilang atau berkurang pada saat proses pirolisis disebabkan oleh proses penguapan. Tanaman yang kekurangan nitrogen dapat mengakibatkan hasil produksi menurun, pertumbuhan tanaman kerdil dan daunnya menguning. Limbah sekam padi sangat melimpah dan berpotensial untuk dikembangkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk biochar. Perencanaan pra rancang bangun Pupuk Biochar dari sekam padi ini menggunakan sistem slow pyrolysis dimana sekam padi dipanaskan pada temperatur 400 °C pada tekanan 1 atm selama 2 jam. Rancang bangun ini akan didirikan pada tahun 2019 dengan kapasitas 1.100 ton/tahun di Kabupaten , Kalimantan Barat. Berdasarkan analisa ekonomi, pabrik pupuk biochar ini layak didirikan dilihat dari aspek ekonomi sebagai berikut : ROIAT(%) : 39%, POT(tahun) : 2,234: BEP (%) : 49%, IRR(%) : 36,8. Kata kunci: pupuk biochar, nitrogen, reaktor, asam nitrat dan pirolisis lambat. ABSTRACT Biochar fertilizer is fertilizer made of from charcoal the result of pyrolysis process (the process of chemical decomposition or solving the chemical structure of organic matter) with temperature 300-5000C in condition without or a little oxygen rich in nitrogen. Nitrogen enrichment on biochar soaked use acid nitrate (HNO3). Benefits biochar is could improve results production plant and as fertilizer natural for fix condition soil. However, the nitrogen content on biochar lost or reduced on during pyrolysis process caused by the evaporation process . Plant that lack nitrogen can lead to decreased produk, dwarf plant growth and leaves yellowing . Rice husk waste is abundant and has the potential to be developed as raw material for biochar fertilizer. Planning pre-design of biochar fertilizer from rice husk using slow pyrolysis system where rice husk is heated at temperature of 400°C at pressure 1 atm for 2 hours. This design will be established in 2019 with a capacity of 1100 tons/year in the District, West Kalimantan . Based on analysis economic, this biochar fertilizer factory is worthy to be established seen from aspect economy as the following : ROIAT (%): 39%, POT (year): 2,234: BEP (%): 49%, IRR (%): 36.8. Keywords : Fertilizer Biochar, Nitrogen, Reactor, Nitric Acid and Slow-Pyrolisis.

Page 2 of 2 | Total Record : 20