cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 739 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN LAKTASI DENGAN SIKAP IBU POST PARTUM DALAM PROSES MENYUSUI DI RUANG BERSALIN RS PANTI WALUYA MALANG Triana Sari; Sri Mudayatiningsih; Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.862 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1381

Abstract

Keberhasilan menyusui dapat dilakukan dengan manajemen laktasi dimulai pada masa kehamilan, masa setelah persalinan dan masa menyusui. Tatalaksana untuk menunjang keberhasialan menyusui di tempat bersalin salah satunya adalah menyusui bayi dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang manajemen laktasi dengan sikap ibu post partum dalam proses menyusui. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 39 orang yang di rawat di ruang bersalin. Jumlah sampel 23 orang ibu post partum normal. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Variabel independent pengetahuan tentang manajemen laktasi, variabel dependent sikap ibu post partum dalam proses menyusui. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner. Data dianalisis menggunakan uji Spearman dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 9 responden memiliki pengetahuan cukup, 8 responden memiliki pengetahuan kurang dan 6 responden memiliki pengetahuan baik. Sebelas responden bersikap favorable dan 12 responden bersikap unfavorable. Hasil uji statistik didapatkan p-value =0,007 yang artinya ada hubungan yang signifikan pengetahuan tentang manajemen laktasi dengan sikap ibu post partum dalam proses menyusui di ruang Bersalin RS Panti Waluya Malang. Perlu tindak lanjut oleh tenaga kesehatan untuk melakuakan penyuluhan tentang pentingnya manajemen laktasi pada ibu post partum sehingga ASI eksklusif dapat tercapai. ABSTRACT Successful breastfeeding can be done with lactation management starting during pregnancy, the period after labor and breastfeeding. One way to support the efficacy of breastfeeding at the delivery site is to breastfeed the baby properly. This study aims to determine the relationship between knowledge about lactation management and the attitude of post partum mothers in the breastfeeding process. This study uses a correlational design with a cross sectional approach. Total population of 39 people treated in the delivery room. The total sample of 23 postpartum mothers is normal. Samples were taken by purposive sampling technique. Independent variable knowledge about lactation management, dependent variable post partum mother attitude in breastfeeding process. Data was collected using questionnaires. Data were analyzed using a spearman test with α = 0.05. The results showed that 9 respondents had sufficient knowledge, 8 respondents had insufficient knowledge and 6 respondents had good knowledge. Eleven respondents were favorable and 12 respondents were unfavorable. The statistical test results obtained p-value = 0.007 which means that there is a significant relationship between knowledge about lactation management and post partum maternal attitudes in the process of breastfeeding in the Maternity Room at Panti Waluya Hospital Malang. Need to be followed up by health personnel to conduct counseling on the importance of lactation management in post partum mothers so that exclusive breastfeeding can be achieved. Keywords : Lactation management; knowledge; post partum; attitude
PENGARUH PELATIHAN TEKNIK BERMAIN TERHADAP KEJADIAN CEDERA PADA PEMAIN PEMULA BULUTANGKIS UKM UABT UNITRI MALANG Murni Hariyanto; Ragil Catur Adi W.; Pertiwi Perwiraningtyas
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1191

Abstract

Pemain pemula bulutangkis sangat rentan mengalami cedera dikarenakan beberapa faktor seperti teknik yang salah, lapangan yang licin, nutrisi dan pemanasan yang kurang. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pelatihan teknik bermain terhadap kejadian cedera pada pemain pemula Unit Aktivitas Bulutangkis UNITRI Malang. Desain yang digunakan adalah Quasi eksperiment melalui pendekatan post- test only control design dengan variabel independent yaitu pelatihan teknik bermain sedangkan variabel dependent yaitu kejadian cedera. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anggota baru tahun 2017-2018 yang berjumlah 70 orang. Sampel sebanyak 23 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Analisis statistik dalam penelitian ini menggunakan Uji Mann-Whitney dengan α < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pemain yang mengalami cedera dari 23 responden adalah 13 pemain kelompok perlakuan sebanyak 8 (62%) pemain tidak mengalami cedera. Empat (80%) pemain megalami cedera bahu dan 1 (20%) pemain mengalami cedera ankle kaki, sedangkan dari 10 responden kelompok kontrol sebanyak 7 (70%) pemain mengalami cedera, 3 (30%) pemain mengalami cedera bahu, 2 cedera ankle kaki dan 2 pemain mengalami kram otot. Hasil Uji Mann-Whitney didapatkan nilai p = 0,142 artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Untuk pemain pemula diharapkan memperhatikan faktor-faktor lain yang menyebabkan cedera seperti pemanasan, sarapan, lapangan licin, perlengkapan. ABSTRACT Beginner badminton players are very susceptible to injury due to several factors such as the wrong technique, slippery field, lack of nutrition and heating. This study was to determine the effect of playing technique training on the incidence of injury to beginner players of UNITRI Malang Badminton Activity Unit. The design used is Quasi experiment through a post-test only control design approach with independent variables namely playing technique training while the dependent variable is the incidence of injury. The population in this study were all new members in 2017-2018 totaling 70 people. A sample of 23 people. The research instrument uses observation sheets. Statistical analysis in this study used Mann-Whitney test with α
HUBUNGAN RUTINITAS SARAPAN PAGI DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK KELAS IV DI SDN LANDUNGSARI 01 KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Sandri Handayani Putri; Erlisa Candrawati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1309

Abstract

Data surveilan KLB keracunan pangan tahun 2010 terdapat 163 kasus akibat konsumsi jajan karena tidak sarapan pagi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan rutinitas sarapan pagi dengan prestasi belajar anak kelas IV di SDN Landungsari 01 Kec. Dau Kab. Malang. Desain penelitian mengunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 anak kelas IV dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu kolerasi spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebagian besar 19 (63,3%) anak kelas IV rutin melakukan sarapan pagi dan sebagian besar 22 (73,3%) anak kelas IV memiliki prestasi belajar baik di SDN Landungsari 01 Kec. Dau Kab. Malang, sedangkan hasil kolerasi spearman rank didapatkan p value = 0,023 < 0,050 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan rutinitas sarapan pagi dengan prestasi belajar anak kelas IV di SDN Landungsari 01 Kec. Dau Kab. Malang. Orang tua perlu menyipkan sarapan pagi sebelum anak berangkat sekolah untuk meningkatkan prestasi belajar anak. ABSTRACT The 2010 food poisoning outbreak surveillance data found 163 cases due to consumption of snacks because they did not eat breakfast. The purpose of this study was to determine the relationship between the breakfast routine and the learning achievement of fourth grade children at Landungsari 01 Elementary School. Dau Kab. Poor. The design of the study uses analytic correlation design with cross sectional approach. The population in this study were 30 grade IV children and the study sample used total sampling. The data collection technique used is a questionnaire. The data analysis method used is spearman rank correlation using SPSS. The results of the study prove that most of 19 (63.3%) fourth grade children routinely had breakfast and most of 22 (73.3%) fourth grade children had good learning achievement at Landungsari 01 Elementary School. Dau Kab. Malang, while the results of spearman rank correlation obtained p value = 0.023
HUBUNGAN ANTARA SENAM TERA DENGAN KUALITAS DAN KUANTITAS TIDUR LANSIA WANITA PADA KELOMPOK SENAM TERA DI STADION GAJAYANA MALANG Richi Da Silva; Roni Yuliwar; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.239 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1372

Abstract

Senam Tera mempunyai banyak manfaat, salah satunya dari setiap gerakannya mempunyai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Periode lansia merupakan periode penutup bagi rentang kehidupan seseorang. Terjadi kemunduran fisik dan psikologis secara bertahap.Beberapa senam yang dapat dilakukan oleh lansia yaitu senam tera, yoga, senam kegel, dan senam ergonomis.Usia harapan hidup perempuan lebih panjang dibandingkan laki-laki, maka jumlah penduduk lanjut usia perempuan lebih banyak dibanding laki-laki (11,29 juta jiwa berbanding 9,26 juta jiwa). Pemasalahan lanjut usia secara umum di Indonesia didominasi oleh perempuan. Semakin bertambahnya usia berpengaruh terhadap penurunan dari periode tidur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara senam tera dengan kualitas dan kuantitas tidur lansia wanita. Desain dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kolerasi.Pendekatan case control yang menyangkut bagaimana faktor risiko dipelajari dengan menggunakan pendekatan retrospective. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 134 lansia dengan 50 lansia pada kelompok senam tera di Stadion Gajayana Malang dan 84 lansia di Posyandu Permadi RW 02 Dinoyo Kelurahan Tlogomas Malang. Sampel pada penelitian ini 30 orang. Dengan pembagian yang melakuan senam tera 15 orang dan yang tidak melakukan senam tera 15 orang. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Setelah dilakukan penelitian didapatkan hasil uji chi-square didapatkan p = 0,000< α = 0,05 maka H0 ditolak sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan antara kuantitas tidur dengan senam tera. Hasil analisa menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara nilai kualitas dan kuantitas tidur setelah lansia wanita yang melakukan senam tera dan lansia wanita yang tidak melakukan senam tera. ABSTRACT Tera Gymnastics has many benefits, one of which is that each of its movements has benefits for physical and mental health. The period of the elderly is a closing period for a person's life span. Physical and psychological setbacks occur gradually. Some exercises that can be done by the elderly are tera gymnastics, yoga, kegel gymnastics, and ergonomic exercise. The life expectancy of women is longer than that of men, so the number of elderly women is more than men (11.29 million compared to 9.26 million). The problem of aging in general in Indonesia is dominated by women. Increasing age increases the decrease in sleep period. Based on these considerations, the researchers wanted to examine and find out the relationship between tera gymnastics and the quality and quantity of sleep for elderly women. The design in this study used descriptive correlation research. The case control approach concerns how risk factors are studied using a retrospective approach. The population in this study were 134 elderly with 50 elderly in the tera gymnastics group at Gajayana Stadium Malang and 84 elderly at Posyandu Permadi RW 02 Dinoyo, Tlogomas Malang District. The sample in this study was 30 people. With a division that does tera gymnastics of 15 people and those who do not do tera gymnastics are 15 people. The instrument in this study used a questionnaire. After the research was done, the results of the chi-square test showed that p = 0.000
HUBUNGAN SELF CONTROL DENGAN TINGKAT STRES PADA IBU YANG TIDAK BEKERJA DI WILAYAH TLOGOMAS MALANG Hibiria Ana Thresia; Sirli Mardianna Trishinta; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1300

Abstract

Stres merupakan tekanan psikososial yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan mental yang sering dialami oleh setiap orang. Pengendalian tekanan psikososial seseorang tergantung bagaimana mengelola stresornya dengan baik. Self control merupakan kemampuan seseorang untuk mengatur dan mengarahkan bentuk perilaku yang dapat membawa ke arah yang positif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan self control dengan tingkat stress pada ibu yang tidak bekerja di wilayah Tlogomas Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain study corelational dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu yang tidak bekerja di wilayah Tlogomas Malang yang berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian adalah cluster sampling yaitu sebanyak 56 orang, dengan menggunakan kuesioner. Analisa hasil penelitian menggunakan analisis korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (57,1%) responden masuk dalam kategori self control yang tinggi dan sebagian besar (71,4%) responden masuk dalam tingkat stres yang sedang. Hasil analisis didapatkan nilai Signifikan (Sig.) = 0,049 (p value ≤ 0,05) dan nilai r = -0,264 264 yang berarti H1 diterima dengan arah hubungan terbalik, artinya terdapat hubungan yang sangat lemah pada hubungan self control dengan tingkat stres pada ibu yang tidak bekerja di wilayah Tlogomas Malang. Jika ibu yang tidak bekerja memiliki self control yang tinggi maka tingkat stresnya akan menurun. Saran untuk peneliti selanjutnya untuk mengonsultasikan kuesioner kepada ahli jiwa sehingga dapat mengurangi bias hasil penelitian. ABSTRACT Stress is a psychosocial pressure that causes a person to experience mental disorders that are often experienced by everyone. Psychosocial pressurecontrol depends on how to manage the stressor properly. Self control is a personan ability to regulate and direct forms of behavior that can lead to a positive direction. The purpose of this study was to determine the relationship between self-control and stress levels in mothers who did not work in the Tlogomas region of Malang. The design of this study used by corelational study design with cross sectional approach. The population on the study were all mothers who did not work in the Tlogomas Malang area, amount as 60 people. The sampling technique in the study was cluster sampling with was 56 people. Data collection used by questionnaire. Data analysed of the research Spearman Rank with correlation analysed. The results showed that the majority (57.1%) of respondents included in the high category of self control and most (71.4%) of respondents included the moderate stress level. The results of the analysis showed the significant value (Sig.) = 0.049 (p value ≤ 0.05) and the value of r = -0.264, which means that rejected H1 is accepted with the direction of the inverse relationship means that there is a very weak relationship in the self-control relationship with stress levels in mothers who do not work in the Tlogomas area of Malang. If a mother who does not work has high self-control, the stress level will decrease. Suggestions for further researchers to consult questionnaires to psychologists so as to reduce the bias of research results. Keywords : Mothers who don't work; self control; stress.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TB DI PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG Nursalin Jafar Mando; Dyah Widodo; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.62 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1363

Abstract

Tingginya kegagalan atau ketidakpatuhan program pengobatan disebabkan oleh kurangnya dukungan dan motivasi dari keluarga selama pasien menjalani pengobatan. Keberhasilan dari konversi basil tahan asam sangat ditentukan oleh pengobatan secara teratur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberculosis Di Puskesmas Janti Kota Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Tuberculosis di Puskesmas Janti Kota Malang bulan Januari-Juni 2012 sebanyak 35 pasien. Besar sampel 35 pasien di Puskesmas Janti Kota Malang dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner. Data dianalisa dengan Spearman Rank dan derajat kemaknaan 0,05 untuk menganalisa dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberculosis di Puskesmas Janti Kota Malang. Hasil uji statistik penelitian sebanyak 65,7% pasien mendapat dukungan baik dan 91,4% pasien dikatakan patuh. Hasil analisis bivariat menunjukkan Sig.(2-tailed) 0,972 > α 0,05. Disimpulkan tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat dengan kekuatan hubungan r -0,06. Disarankan agar keluarga selalu mendukung pasien. dengan memperhatikan kecukupan gizi, jadwal minum obat, istirahat, kontrol, dan menyiapkan obat. ABSTRACT The high failure rate or non-compliance with the treatment program is caused by a lack of support and motivation from the family while the patient is undergoing treatment. The success of the conversion of acid-resistant bacilli is very much determined by regular treatment. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and compliance with taking medication in tuberculosis patients at the Janti health center in Malang. In this study using a cross sectional design. The population in this study were all Tuberculosis patients in Janti Health Center Malang City in January-June 2012 as many as 35 patients. The sample size was 35 patients at the Janti Health Center in Malang City with a total sampling technique. The instrument used was a questionnaire. The data were analyzed by Spearman Rank and significance level of 0.05 to analyze family support and medication compliance in Tuberculosis patients at the Janti Health Center in Malang City. The results of the statistical test of the study were 65.7% of patients received good support and 91.4% of patients were said to be obedient. The results of bivariate analysis showed p value 0.972>α 0.05. It was concluded that there was no relationship between family support and adherence to taking medication with the strength of the relationship r -0.06. It is recommended that the family always support the patient. by taking into account the adequacy of nutrition, the schedule of taking medication, resting, controlling, and preparing medicines. Keywords : Family support; tuberculosis compliance.
PENGARUH SENAM TERA TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA DI WILAYAH POSYANDU LANSIA DESA LANDUNGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Elsen Wulandari Selwir; Wahidyanti Rahayu H.; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1196

Abstract

Tingkat stres merupakan suatu tingkat kondisi atau situasi dimana seseorang mengalami beban pikiran dan mental yang dapat bisa menurunkan kesehatan lansia. Penatalaksanaan stres yang mudah dilakukan lansia adalah senam tera. Senam tera dapat meningkatkan kemampuan fungsional fisik dan psikis. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam tera terhadap tingkat stres pada lansia di Wilayah Posyandu Lansia Desa Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain quasi experimental design mengunakan model nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 151 lansia dengan penentuan sampel penelitian menggunakan simple random sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 30 lansia yang di bagi menjadi dua kelompok yaitu 15 orang kelompok perlakuan dan 15 orang kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen lembar kuesioner perceived stres scale. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji paired t test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan sebelum dilakukan senam tera hampir seluruhnya (86,7%) responden dari kelompok perlakuan dan (93,3%) responden dari kelompok kontrol mengalami tingkat stres sedang, sedangkan sesudah dilakukan senam tera hampir seluruhnya (80,0%) responden dari kelompok perlakuan mengalami tingkat stres ringan dan hampir seluruhnya (93,3%) responden dari kelompok kontrol mengalami tingkat stres sedang. Hasil uji paired t-test didapatkan p-value= (0,000)
ANALISIS DAMPAK BERMAIN PLAYSTATION TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK KELAS 4-6 SDN LANDUNGSARI 01 KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Mario Jefreson Timo; Dyah Widodo; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.079 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1354

Abstract

Game playstation merupakan bentuk permainan yang menggunakan grafik dan telivisi yang mengakibatkan kecanduan pada anak dan dapat memicu perilaku negatif seperti mencuri uang untuk membeli game baru, bolos sekolah, malas mengerjakan pekerjaan rumah (PR), atau rasa tak tenang saat tidak dapat bermain games. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak bermain playstation terhadap prestasi belajar anak SD kelas 4-6 di SDN Landungsari 01 Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah komparatif dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4-6 SDN Landungsari I sebanyak 58 siswa dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Metode analisa data yang di gunakan yaitu Mann-whitney U Testdengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar dinyatakan anak yang bermain playstation sebanyak 37 siswa (63,79%), sebagian besar dinyatakan mendapatkan nilai baik sekali (86-100) sebanyak 28 siswa (48,28%), hasil uji Mann-whitney U Test didapatkann ilai Sig atau p value = 0,000 ≤ α (0,05). Ada perbedaan prestasi belajar antara yang bermain dengan yang tidak bermain playstation pada anak kelas 4 sampai dengan 6 SDN Landungsari I Kecamatan Dau Kabupaten Malang. ABSTRACT Playstation games are a form of play that uses graphics and vision that results in addiction to children and can trigger negative behaviors such as stealing money to buy new games, skipping school, lazy doing homework (PR), or feeling uneasy when unable to play games. The purpose of this study was to analyze the impact of playing Playstation on the learning achievements of elementary school students in grades 4-6 in Landungsari I Elementary School, Dau District, Malang Regency. The research design used by researchers is comparative with a retrospective approach. The population in this study were 586 students of grade 4-6 SDN Landungsari I and the total sample used was sampling. Data collection techniques used were questionnaires and documentation. The data analysis method used is the Mann-Whitney U Test using SPu5SS. The results of the study showed that most of the students who played playstation were 37 students (63.79%), most were stated to get excellent grades (86-100) as many as 28 students (48.28%), the Mann-Whitney U Test test results were obtained the value of Sig or p value = 0.000 α (0.05). There is a difference in learning achievement between those who play with those who do not play Playstation in children from grades 4 to 6 at SDN Landungsari I, Dau District, Malang Regency. Keywords: Play playstation; learning achievement.
EVALUASI TEKANAN DARAH DAN KADAR GULA DARAH PESERTA PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) SEBELUM DAN SESUDAH SENAM AEROBIK Arqandy Hadikusuma; Erlisa Candrawati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.644 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1386

Abstract

Olahraga dan pengobatan secara rutin sangat berperan penting dalam penatalaksanaan tekanan darah tinggi karena mendorong jantung bekerja secara optimal, melancarkan sirkulasi darah, dan mampu menurunkan tekanan darah. Penyakit diabetes mellitus juga dapat dihindari atau dikurangi melalui latihan olahraga secara teratur. Penelitian ini adalah penelitian komparatif, dengan desain pre dan post experiment yang bertujuan untuk membandingkan tekanan darah dan kadar gula darah sebelum dan sesudah senam aerobik. Sampel penelitian ini adalah seluruh peserta program pengelolaan penyakit kronis (prolanis) di Klub Sehat Sejahtera UPTD Puskesmas Pagak yang berjumlah 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah rata-rata mengalami penurunan setelah senam aerobik secara signifikan, begitu pula dengan kadar gula darah meskipun tidak secara signifikan. Bagi calon peneliti selanjutnya hendaknya memperhatikan kontrol konsumsi natrium dan glukosa sehari-hari di rumah sebelum pemeriksaan tekanan darah dan gula darah,serta mengobservasi secara kualitas dan kuantitas keaktifan responden dalam mengikuti gerakan senam aerobik mengingat faktor-faktor tersebut dimungkinkan bermakna dalam memengaruhi hasil penelitian. ABSTRACT Regular exercise and medication play an important role in the management of high blood pressure because it stimulates the heart to work optimally, promote blood circulation, and can lower blood pressure. Diabetes mellitus can also be avoided or reduced through regular exercise. This research is a comparative study, with a pre and post experiment design which aims to compare blood pressure and blood sugar levels before and after doing aerobic exercise. The sample of this study was all participants of the chronic disease management program (Prolanis) at the Healthy Prosperous Club UPTD in Puskesmas Pagak as many as 20 people. The results showed that blood pressure level decreased after aerobic exercise significantly, as did blood sugar levels, although not significantly. For future researchers, they should pay attention to the control of daily consumption of sodium and glucose at home before examining blood pressure and blood sugar, and observe the quality and quantity of the activity of respondents in following aerobic exercise movements because these factors may be significant in influencing research results. Keywords : Blood glucose level; prolanis;aerobic gymnastic; blood pressure.
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN MERAWAT LANSIA DEFISIT PERAWATAN DIRI DI WILAYAH POSYANDU LANSIA DESA LANDUNGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Debora Biri Tara; Esti Widiani; Sirli Mardianna Trishinta
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1314

Abstract

Masa lanjut usia merupakan proses perkembangan yang terus berlangsung sehingga akhir hidup manusia yang ditandai dengan adanya kemunduran secara fisik dan psikis yang akan menjadi beban bagi keluarga yang merawat lansia. Beban dan kemampuan keluarga meliputi beban objektif, beban subjektif, beban iatrogenik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara beban keluarga dengan kemampuan merawat lansia defisit perawatan diri. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 151 responden dengan teknik purposive sampling yaitu 35 responden yang merawat lansia defisit perawatan diri. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Metode analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank (Rho). Hasil penelitian membuktikan bahwa sebagian besar (82,9%) keluarga memiliki beban cukup tinggi di wilayah Posyandu Lansia Desa Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Sebagian besar (71,4%) keluarga memiliki kemampuan merawat lansia defisit perawatan diri cukup di wilayah Posyandu Lansia Desa Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Ada hubungan antara beban keluarga dengan kemampuan merawat lansia defisit perawatan diri di wilayah Posyandu Lansia Desa Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang dengan p-value = (0,026) < (0,05). Nilai spearman rank positif (r) sebesar (0,375) menunjukkan adanya hubungan yang positif dari beban keluarga dengan kemampuan dalam merawat lansia defisit perawatan diri. Disarankan kepada keluarga yang merawat lansia untuk meningkatkan kemampuannya dalam merawat lansia defisit perawatan diri untuk pencegahan berbagai penyakit yang mungkin di alami lansia. ABSTRACT The elderly has ongoing process of development until the end of human life which characterized by physically and psychically. Decline this condition can affect the ability to perform self-care activities which affect the burden and ability of the family in treating elderly with self-care deficit which includes objective load, subjective burden, iatrogenik load. The purpose of this study was to determine the relationship between the burden of the family with the ability to care elderly with self-care deficit. The research used correlation study with cross sectional approach. The population in this study as many as 151 people with the determination of the sample research using purposive sampling is 35 families who care elderly with self care deficit. Collecting data used by questionnaire. Data analyzed by Spearman rank correlation test. The results of the study as majority of (82.9%) families have a high enough burden in the area of Posyandu Lansia Desa Landungsari Kecamatan Dau District of Malang. (71.4%) families have an enough ability to care elderly with self care deficit. The result of this study is p value =(0.026) < (0.05), so there is a relationship between family burden with the ability to care elderly with self-care deficit in Posyandu Lansia Desa Landungsari Kecamatan Dau District of Malang. Recomendation for families to caring elderly with self deficit to improve the care ability of elderly with self-care deficit for the prevention of various diseases. Keywords: Family Burden; Caring Ability; Elderly With Self Care Deficit.

Page 4 of 74 | Total Record : 739