cover
Contact Name
ADITYA RACHMAN
Contact Email
aditya_rchmn@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
adityamprac@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
DINAMIKA Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 20858817     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Dinamika Teknik Mesin diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Mei dan November dan telah diterbitkan sejak tahun 2009. Redaksi menerima karangan ilmiah tentang hasil penelitian, survei, dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan bidang keteknikkan khususnya bidang Teknik Mesin.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2021)" : 10 Documents clear
RANCANG BANGUN ALAT SANDBLASTING SEBAGAI PEMBERSIH KOTORAN PADA PERMUKAAN LOGAM Faisal Arif Pambudi; Viktor Naubnome; Najmudin Fauzi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i2.17832

Abstract

Sandblasting adalah salah satu dari cara pembersihan permukaan terutama logam supaya kotoran seperti  karat, oli, dan cat yang terdapat pada permukaan logam dapat dibersihkan. Proses sandblasting dilakukan dengan menembakan bahan abrasive dengan tekanan udara tinggi kepermukaan logam sehingga kotoran yang menempel akan terkikis dan rontok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat sebuah alat sandblasting dengan biaya yang terjangkau untuk industri manufaktur kecil menengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dibagi berberapa tahap. Tahap pertama adalah mendesain alat dengan aplikasi gambar teknik serta menentukan alat dan bahan yang diperlukan. Tahap ini juga akan menentukan kenyamanan dan keamanan bagi operator yang mengoperasikan alat sandblasting ini. Tahap kedua adalah merakit alat yang sesuai dengan desain gambar dan alat serta bahan. Tahap terakhir adalah uji coba alat sandblasting dengan menggunakan spesimen plat baja karbon rendah SS400 yang berkarat. Semua tahapan tersebut dilakukan di Laboratorium Teknik Universitas Singaperbangsa Karawang.
ANALISA KEKUATAN MEKANIS SAMBUNGAN LAS KAMPUH V TUNGGAL DAN V GANDA PADA BAJA KARBON RENDAH DENGAN PROSES PENGELASAN SMAW Sudarsono Sudarsono; Hidayat Hidayat; Aminur Aminur; Sarwo Pranoto; Prinob Aksar
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i2.19894

Abstract

Welding is one of the methods widely used in the joining of metals for structural elements. One of the factors that influence the strength of welded metals is types of welding joints. Suitability of the type of welding joint with geometries of base metals is required to obtain welded metal products with optimum properties. In this study an attempt is made to investigate mechanical properties of welded metals with two different types of joints (single-V and double-V) using the shielded metal arc welding (SMAW) process. Low carbon steel with bevel angle of 60° was used in this study. Welding process was performed using current of 70 A with a constant welding speed. The flexural properties and uniaxial tensile properties are studied by three-point bending test and uniaxial tensile test respectively. Test results show that the tensile strength and the bending strength of single-V specimens is 521.64 N/mm2 and 525.11 N/mm2 respectively. In addition, the tensile strength and the bending strength of double-V specimens is 517.33 N/mm2 and  504.24 N/mm2 respectively
PERBANDINGAN PERLAKUAN T6 DAN TEMPERING CASE HARDENING ALUMINIUM 7075 TERHADAP SIFAT MEKANIK Febri Budi Darsono; Sudibtia Titio Koin; Akhmad Nurdin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i2.17846

Abstract

ABSTRAK Aluminium merupakan logam yang paling banyak digunakan setelah baja, dengan karakteristik utamanya adalah ringan (berat jenis = 2.7 g/cm3), memiliki konduktivitas panas dan listrik yang tinggi, dan ketahanan korosi yang baik. Penggunaan aluminium menempati urutan kedua setelah besi dan baja dan digunakan sebagai bahan untuk komponen industri otomotif, salah satu penggunaanya yaitu berupa komponen pada mobil. Aluminium yang digunakan seri 7075 yang mana memiliki sifat paling baik dan kekuatan paling tinggi dibandingkan paduan aluminium lainnya. Aluminium seri 7075 merupakan seri yang dapat diberikan perlakuan panas, perlakuan panas yang digunakan yaitu tempering dan case hardening, yang mana perlakuan tersebut dapat meningkatkan sifat mekanik aluminium 7075. Metode perlakuan panas yang digunakan yaitu proses tempering case hardening (TCH) dan T6, dengan variasi suhu solution heat treatment (SHT) 3500C, 4000C, 4000C  dan 5000C. Proses tempering T6 tahapannya: a).  Pemanasan suhu SHT dengan variasi suhu (350 - 5000C), b). Quenching, dan c). Tempering (dengan suhu 1200C selama 2 hari). Sedangkan proses tempering case hardening, proses temper dilakukan setelah proses case hardening dengan metode pack carburizing. Pengujian yang dilakukan yaitu: uji kekerasan vickers, uji tarik, uji struktur mikro dan uji xrd, hasil menunjukkan setelah perlakuan TCH dan T6 didapatkan  kekerasan  dan kekuatan tarik terbesar pada suhu SHT 500 0C yaitu kekerasannya 182.5 dan 171 VHN, kekuatan tariknya 613.3 dan 618.3 MPa. Kata kunci: Aluminium 7075, Tempering Case Hardening, T6, Kekerasan Vickers, Kekuatan Tarik.
PENGARUH JENIS BAHAN BAKAR GASOLIN TERHADAP PRESTASI, PEMBAKARAN, GETARAN, KEBISINGAN, DAN EMISI GAS BUANG PADA MESIN TYPE TV-1 Andi Erwin Eka Putra; Nasruddin Aziz
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i2.19886

Abstract

The growth of vehicles in Indonesia is dominated by motorcycles. The current compression ratio of the motorcycle is above 9 : 1. Types of gasoline on the market have octane number of 88, 90, 92. The purpose of this study is to analyze engine and combustion performance, noise and vibration, and emissions from gasoline type with a compression ratio of 10 : 1. This study was used engine with 1 cylinder and 4 strokes, sound level meter to measure noise, VibexpertII with acceleration mode for vibration measurement, AGS-688 for exhaust emission test. The test results showed that the break power of all fuels tends to be constant and the smallest SFC is an octane number of 92 (ON 92). The combustion performance of ON 92 also tends to be stable, but noise and vibration of ON 92 are higher. CO and HC emissions of all fuel tend to be constant.
STUDI KASUS PROSES INERTING TANKI MUATAN PADA KAPAL MT. GAS WALIO DALAM RANGKA PERSIAPAN DOCKING Teguh Purnomo; Nazarudin Sinaga; Nafi Almuzani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i2.18200

Abstract

In handling cargo, some types of ships have different ways. On gas tankers containing LPG, a special process is required in avoiding explosions in cargo tanks and avoiding the waste of cargo into the atmosphere. The process of handling the payload is the inerting porses on the payload tank. This process includes inert gas with oxygen levels of less than 8% to prevent the formation of fire triangles in the payload tank so as to avoid explosions. Inert gas is produced by an engine in the form of an Inert Gas Generator. Inert gas generators have several components, the process of which is interconnected with each other to produce inert gases. Inert gas generators require a good and correct maintenance and repair system considering the purpose of inserting inert gas into the payload tank is significant in terms of safety and security on board. Case study on board MT. Walio gas observes the activities of the inerting process that is disrupted by the waste of inert gas into the atmosphere and has a high dew point value so that inert gas does not enter the tank load. From the results of the case study intended that the components on the gas generator inert do not function properly, some analysis is done by observing the continuity of the process and written data so that it is expected that the case study has the benefit in theory and practice in handling the continuity of the inerting process.
Karakteristik Getaran Model Silinder Kantilever dan Prestasi Magnetostrictive Material sebagai Pemanen Listrik Mikro Berbasis Getaran La Ode Ahmad Barata; Takahiro Kiwata
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i2.20385

Abstract

Penelitian pembangkit daya berbasis getaran dengan menggunakan material magnetostrictive dan getaran yang ditumbulkan oleh aliran fluida dilakukan secara ekperimental menggunakan terowongan angin. Prisma dan silinder model kantilever dengan variasi panjang digunakan sebagai menggangu aliran untuk memicu terjadinya getaran. Penelitian ini berfokus pada getaran transversal yang diinduksi oleh olakan vorteks untuk kasus silinder dan getaran yang dimunculkan karena adanya perbedaan tekanan antara dua sisi prisma yang diakibatkan oleh pemisahan aliran pada ujung depan prisma uji. Prisma yang digunakan memiliki rasio tebal D/H = 0.2 dan 1 dimana D = tebal prisma dan H adalah tinggi penampang melintang tegak lurus arah aliran. Daya listrik maksimum dihasilkan oleh model prism dengan bentang pendek karena memiliki frekuensi alami yang rendah. Namun demikian, model ini memerlukan kecepatan aliran yang tinggi untuk memulai getaran. Pengaruh penggunaan cap (penutup ujung model uji) juga dibahas dalam penelitian ini. Daya yang dibangkitkan oleh model uji silinder dengan panjang bentang 200 mm atau L/H = 5 adalah 1.8 mW yang merupakan nilai maksimum pembangkitan untuk semua model uji yang digunakan. Daya yang dihasilkan dari generator mikro ini berpotensi untuk menjadi sumber listrik bagi sensor dan perangkat nirkabel lainnya.
SIMULASI CFD PEMBAKARAN OXY-FUEL PADA PACKAGE BOILER MENGGUNAKAN MODEL RADIASI DISCRETE ORDINATE WILLY RIANSAH; REZA SETIAWAN; RIZAL HANIFI
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i2.17372

Abstract

Meningkatnya konsentrasi CO2 di atmosfer, mendorong umat manusia untuk melakukan penelitian tentang teknologi yang ramah lingkungan dan rendah emisi. Berbagai penelitian sudah dilakukan, salah satunya adalah pembakaran oxy-fuel. Pembakaran oxy-fuel merupakan salah satu teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS), dimana bahan bakar dibakar dengan campuran oksigen murni dan daur ulang gas buang. Perbedaan kondisi tersebut dapat mempengaruhi suhu pembakaran dan perpindahan panas radiasi pada ruang pembakaran. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan suhu pembakaran dan perpindahan panas radiasi yang terjadi di dalam ruang bakar antara pembakaran udara dan pembakaran oxy-fuel. Objek penelitian ini adalah sebuah package boiler berjenis water tube boiler di salah satu unit pembangkit uap dengan kapasitas uap 100 ton/jam. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan simulasi CFD. Perpindahan panas radiasi dimodelkan dengan model radiasi Discrete Ordinate (DO) dan model Weighted Sum of Gray Gases (WSGG) yang digunakan untuk menghitung energi radiasi yang diserap dan dipancarkan oleh gas hasil pembakaran. Dari hasil simulasi CFD didapat bahwa suhu maksimum pembakaran pada pembakaran oxy-fuel yaitu sebesar 1.865,34℃ lebih tinggi dari pembakaran udara yaitu sebesar 1.837,01℃, begitupun dengan energi radiasi yang dipancarkan pada pembakaran oxy-fuel adalah sebesar 3,45 MW/m2 lebih tinggi dari pembakaran udara yaitu 2,75 MW/m2.
ANALISIS GETARAN AKIBAT MASSA YANG TIDAK SEIMBANG PADA MOTOR YANG BERPUTAR nanang - endriatno
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i2.18225

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karekteristik perpindahan, kecepatan, dan percepatan getaran akibat peningkatan masa berputar yang tidak seimbang (unbalance mass) pada balok kantilever aluminium. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan memvariasikan massa tidak seimbang pada motor penggetar. Alat dan bahan yang digunakan dalam pengukuran langsung yaitu vibration meter, motor penggetar, balok aluminium seri 6061, dan tumpuan kantilever. Vibration meter digunakan untuk mengukur jarak perpindahan getaran, intensitas getaran atau kcepatan getaran, dan perubahan laju keceparan atau percepatan. Level getaran diukur pada dengan menambahkan massa tidak seimbang pada massa yang berputar dimotor pengetar dengan variasi penambahan massa sebesar: 1.2 gr, 1.56 gr, 1.9 gr, 2.29 gr. Alat sensor getaran diletakkan diatas balok tumpuan dari motor penggetar. Hasil pengujian eksperimental getaran menunjukkan bahwa nilai perpindahan, kecepatan, dan percepatan meningkat ketika massa ditambahkan pada motor pada radius 15 mm dari poros motor. Penambahan massa tidak seimbang akan menyebabkan gaya eksitasi bertambah dan meningkatkan level getaran. Hasil pengukuran menunjukkan perpindahan getaran tertinggi pada massa (m4): 2.29 gr dengan nilai 0.72 mm dan terendah pada massa (m1): 1.2 gr dengan nilai: 0.09 mm. Kecepatan getaran (v) tertinggi dengan nilai 181.55 mm/s dan minimum pada 74.05 mm/s.  Sedangkan percepatan getaran (a) tertinggi pada 175333 mm/s2 dan terendah pada 132017 mm/s2. Kata kunci: getaran, massa tidak seimbang, aluminium, kantilever, motor
RANCANG BANGUN MESIN KONVERSI SAMPAH PLASTIK KAPASITAS 3 KG MENJADI BAHAN BAKAR MINYAK Ikhsan Maulana; Indra Wahyu Saputra
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i2.17565

Abstract

Sampah plastik merupakan masalah serius yang belum terselesaikan di Indonesia, jika tidak ditanggulangi dengan serius akan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang semakin parah. Oleh karena itu harus dilakukan proses recycling sampah plastik. Penelitian ini menggunakan metode pirolisis untuk mengubah plastik menjadi bahan bakar. Jenis plastik yang digunakan adalah PET (polyethylene Terephthalate). Pembuatan alat terdiri dari kompor, ruang pemanasan, ruang pembakaran, kondensor dan ruang filter asap pembakaran. Penelitian ini melakukan proses pembuatan komponen pada alat dengan tahap-tahap sesuai teori perancangan. metode pada alat ini melakukan proses pirolisis, dimana uap hasil pemanasan plastik dimanfaatkan dengan cara didinginkan sehingga merubah fase uap menjadi fase cair atau biasa disebut kondensasi.  Pengujian yang dilakukan pada alat menggunakan 3 kg sampah plastik PET dengan menghitung berapa banyak bahan bakar oli bekas yang di butuhkan dan berapa bahan bakar minyak yang dihasilkan saat alat dioperasikan dalam jangka waktu 60 menit. Dari hasil pengujian didapatkan bakan bakar oli bekas yang dibutuhkan sebanyak ± 140 mL liter dan hasil bahan bakar minyak sebanyak ± 140 mL liter dalam jangka waktu 60 menit.
Pengaruh Operasional Kapal dan Pengoperasian Generator Terhadap Beban Daya Listrik darul prayogo; Abdi Seno; Lutfi Adi Prabowo
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i2.18275

Abstract

Beban Daya Listrik merupakan semua beban yang ditanggung pembangkit listrik. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis pengaruh kondisi operasional kapal terhadap beban daya listrik di kapal, (2) untuk menganalisis pengaruh operasi generator terhadap beban daya listrik di kapal, (3) untuk menganalisis pengaruh kondisi operasional kapal dan operasi generator terhadap beban daya listrik di kapalMetode penelitian ini  penulis menggunakan metode kuantitatif mengenai pengaruh kondisi operasional kapal dan operasi generator terhadap beban daya listrik. Dengan menggunakan sofeware program aplikasi SPSS sebagai alat untuk mengolah data. SPSS adalah teknik analisa data untuk menganalisa korelasi dan pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat. Sumber data yang akan dianalisis dari data kapal tentang beban daya listrik.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis di kapal adalah. (1) X1 berpengaruh (negative) terhadap Y, dengan koefisien determinan R squere X1 (kondisi operasional kapal) terhadap Y (beban daya listrik) ada sebesar 4,2 % (2) X2 berpengaruh (positive) terhadap Y, dengan koefisien determinan R squere X2 (operasi generator) terhadap Y (beban daya listrik) ada sebesar 1,1 % (3) X1 dan X2 berpengaruh (positive) terhadap Y, dengan koefisien determinan R squere X1 dan X2 terhadap Y ada sebesar 4,4%.

Page 1 of 1 | Total Record : 10