cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
STUDI PEMANFAATAN CANGKANG DAN SERABUT KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN BAKAR TERHADAP PROSES PEMBAKARAN PADA KETEL UAP PT. KORINDO GROUP MERAUKE Sahupala, Peter; Parenden, Daniel
MUSTEK ANIM HA Vol 3 No 2 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Medco merupakan suatu badan usaha yang bergerak mengelola hutan tanaman industri dan salah satu cabang perusahaan tersebut berada di Papua Selatan – Merauke. Perusahaan ini mengelola kayu untuk diolah menjadi bahan baku kertas dan keperluan lainnya. Aktivitas produksi kayu yang menghasilkan limbah dalam volume yang sangat besar, limbah-limbah tersebut ternyata masih memiliki nilai kalor yang cukup tinggi yang pemanfaatannya akan menghasilkan bahan bakar yang bisa di pakai, salah satunya sebagai bahan bakar ketel uap untuk pembangkit tenaga. Pada dasarnya semua limbah pada pabrik pengolahan kayu dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam kawasan pabrik tersebut yaitu sebagai bahan bakar ketel uap untuk memasok kebutuhan uap panas guna pembangkit listrik disamping itu juga untuk proses pengolahan kayu pada industri. Potongan-potongan kayu kecil atau dikenal dengan  nama Waste wood chips and barks (Sisa Kepingan dan kulit kayu) dipergunakan sebagai energi alternatif pengganti kepingan dan kulit kayu dan minyak bumi yang biasanya digunakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).Proses pembakaran Sisa Kepingan dan kulit kayu menghasilkan uap yang digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik, membutuhkan analisis pada nilai bahan bakar dan spesifikasi ketel uap, selanjutnya untuk menetukan proses pembakaran yang sempurna, dilakukan perhitungan kebutuhan jumlah udara pembakaran yang terdiri dari jumlah udara primer dan jumlah udara sekunder. Dart data bahan bakar dan setelah itu menganalisa proses pembakaran didalam ketel uap dengan menggunakan metode BTU.Dari hasil perhitungan proses pembakaran pada ketel uap (PLTU)  1 x 7 MW PT. Medco menunjukkan Carbon  (C) 34,47 %, Hydrogen (H2)  4,22 %, Sulfur (S) 0,06 %, Oksigen (O2) 30,75 %, Nitrogen (N2) 0,22 %, Water (H2O) 27,80 %,  Ash 2,48 % dan nilai kalor sebesar Hight Heating Value  (HHV) 9160,8 Btu/lb, Excess air  30% serta  komsumsi bahan bakar 16784 kg/jam. Laju aliran massa uap 35 ton atau 66150 lb/h dengan temperatur gas pembakaran yang diperoleh sebesar 1490oC dan temperatur adiabatik yang terbentuk didalam furnace yaitu sebesar 1075oC. kebutuhan udara primer adalah sebesar 43594,91 kg udara dan kebutuhan udara sekunder 18727,24 kg udara. energi kalor yang dimasukkan ke ketel uap dari hasil proses pembakaran 98,24 x 106 BTU/h  atau sebesar 28,77204 MW, kalor tersebut yang dimanfaatkan untuk proses perubahan fase fluida cairan didalam pipa air disepanjang dinding ketel hanya sebesar 83,038 x 106 BTU/h atau sebesar 24,31975425 MW. Jadi dapat disimpulkan bahwa terjadi kehilangan energi sebesar 15,2020 x 106 BTU/h atau 4,452286 MW.
DESAIN MODUL PENGUKURAN POTENSI POMPA LISTRIK TENAGA ANGIN (STUDI KASUS PTL-ANGIN KAPASITAS 100 WATT) Jayadi, Jayadi; Hardiantono, Damis
MUSTEK ANIM HA Vol 3 No 3 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Department of Electrical Engineering, in its further development, is planning to build a Renewable Energy Center especially in the southern region of Papua. In order to support this plan, the data and preliminary research or laboratory are needed as important instruments to develop the renewable energy.This research aims to make a measurement device for measureable variables such as voltage, current, power, and wind speed so that the generation characteristics can be observed. The result of the research is expected to support the laboratory especially for some subjects such as Practicum of Magnitude of Electrical Measurement and Practicum of Renewable Energy and be empirical description for the potential of the wind power electric water pump to support the research / the fulfillment of the need of water for agricultural land in Merauke regency.The method used is the experimental method by making a wind power generator with the capacity of 100 watts, then the output of the generator will be led to a measurement module inside the Electrical Engineering Laboratory. The result shows that the potential of the wind power water pump from July to November (160 days) reached 4.7792 m3 only or about 29.87 liters / day, this result is small according to  the design of small capacity turbine utilization. Then, for next development, it would be able to design a turbine with the larger capacity or can be done by using solar cell and integrated installed wind turbines.
DESAIN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN DAN LETAK KAWASAN HUTAN LINDUNG KABUPATEN MERAUKE Latif, Agustan
MUSTEK ANIM HA Vol 3 No 3 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan merupakan sumber daya alam yang dapat menciptakan kestabilan ekosistem alam disekitarnya serta dapat diperbaharui dan dilestarikan. Kabupaten Merauke terletak antara 1370-1410 Bujur Timur dan 50-90 Lintang Selatan. Kabupaten Merauke memiliki luas  46.790,63  km2 atau   14,67 persen dari luas wilayah Provinsi Papua dan  merupakan kabupaten terluas di Provinsi Papua, sehingga memiliki kawasan hutan terbesar di propinsi Papua.Pembuatan rancangan aplikasi system informasi geografis pemetaan hutan menurut klasifikasi sebagai potensi hutan lindung di kabupaten Merauke, perancangan menu aplikasi terdapat modul yaitu peta sebagai visualisasi data yang diambil dari modul ArcMap. Modul berfungsi menvisualisasikan peta Sistem Informasi Geografis (SIG) Pemetaan hutan menurut klasifikasi.Berdasarkan hasil penelitian tahap pertama ini dihasilkan analisis data dan rancangan basisdata, serta tampilan aplikasi. Kawasan hutan lindung kabupaten merauke sebesar 218.336 Ha (4,67% dari luas total Kabupaten Merauke). Belum adanya penataan ruang kawasan hutan lindung secara signifikan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Selain itu masih rendahnya pemahaman warga dalam menjaga dan melestarikan lingkungan kususnya hutan lindung.
PENERAPAN MODEL COMPUTER ASSISTED LEARNING (CAL) DAN COMPUTER ASSISTED TEACHING (CAT) PADA SEKOLAH TAPAL BATAS RI - PNG (STUDI KASUS : SMK N 1 SOTA KABUPATEN MERAUKE) Letsoin, Sri Murniani Angelina; Suwarjono, Suwarjono
MUSTEK ANIM HA Vol 3 No 3 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model CAL+CAT telah banyak diterapkan dalam sistem pembelajaran elektronik dewasa ini antara lain adalah learning management system yang dapat digunakan untuk mendisain proses pengajaran dan pembelajaran. Desain proses pengajaran dan pembelajaran ini dapat berbeda-beda sesuai dengan tahapan pembelajaran (learning sequence) yang diacu. Salah satu struktur tahapan pembelajaran elektronik dapatmengacu kepada teori horton antara lain struktur classic, dan knowledge paced (Horton, 2000, h.136-144) dengan ciri karakteristik masing-masing. Struktur knowledge paced menghasilkan struktur pembelajaran yang harus diawali dengan tes, sedangkan struktur classic menghasilkan tahapan pembelajaran yangumumnya diawali dari materi, contoh soal, rangkuman dan evaluasi. Sistem pembelajaran elektronik ini dibutuhkan pula oleh SMKN 1 Sota, merupakan sekolah menengah kejuruan yang berada pada daerah perbatasan RI–PNG sebagai salah satu media pembelajaran. SMKN 1 Sota saat ini belum menerapkan sistem pembelajaran elektronik namun fasilitas teknologi informasi cukup memungkinkan untuk diterapkan.Luaran dari penelitian ini berupa aplikasi elektronik pembelajaran yang dapat digunakan oleh pengajar dan peserta didik dilingkungan SMK N 1 Sota. Sistem ini diterapkan dengan menggunakan teknologi WEB yaitu PHP5, CSS, HTML, dan java script; pemodelan sistem menggunakan Unified Modelling Language (UML). Teknik pengujian yang diterapkan selain menggunakan teknik blackbox, dilakukan juga test penerimaan pengguna (user acceptance) untuk mengetahui tanggapan pengguna terhadap aplikasi ini. Berdasarkan hasil penelitian, fitur aplikasi ini telah dapat digunakan pengajar untuk mengelola materi, soal, contoh soal, rangkuman, tugas, latihan; sedangkan peserta didik dapat mengaksesnya sesuai kelas virtual yang telah ditentukan oleh pengajar.
PENERAPAN CODEIGNITER (CI) FRAMEWORK UNTUK DESAIN APLIKASI BUSINESS TO CONSUMER (B2C) Letsoin, Sri Murniani Angelina
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 3 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan Internet saat ini telah diterapkan dalam berbagai aktivitas baik dibidang pemerintahan, pendidikan maupun organisasi bisnis. Kebutuhan akan interaksi yang tidak dibatasi oleh jarak, waktu, keandalan system yang terdistribusi dan inovasi teknologi untuk meningkatkan profit perusahaan antara lain merupakan latar belakang meningkatnya elaborasi system ataupun aplikasi dalam bidang organisasi bisnis komersial. Salah satu produk inovasi dalam bidang ini adalah Aplikasi B2C atau Business to Consumer yang juga merupakan salah satu bidang kajian pada lingkup system pemasaran elektronis atau e-commerce.Perancangan aplikasi B2C ini dapat diadaptasikan salah satunya dengan menerapkan sebuah Web Application Framework (WAF) yang lebih secure yang mengakomodasi model system Model-View-Controller (MVC), yaitu framework CodeIgniter (CI). Pada penulisan ini dirancang sebuah aplikasi B2C dengan menggunakan bahasa pemodelan Unified Modelling Language (UML) untuk menetapkan spesifikasi model alur aplikasi dan diimplementasikan dengan framework CI  yang berkesesuaian dengan kebutuhan aplikasi bisnis komersial.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI E-COMMERCE PADA TOKO AS 88 CELLULER MERAUKE Pare, Selfina
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 3 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toko AS 88 Celluler Merauke merupakan suatu perusahaan yang bergerak pada bidang penjualan handphone dan aksesoris handphone. Sistem pemasaran dilakukan secara konvensional oleh salesman dengan cara men229datangi toko-toko handphone yang ada di Merauke dan sekitarnya, cara ini kurang efektif dan efisien karena salesman hanya mampu menjangkau toko-toko tertentu saja. Maka dirancang sistem pemasaran elektronik (e-commerce) untuk memperluas daerah pemasaran yang bisa diakses oleh pelanggan secara online, memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam memperoleh informasi yang up to date, melakukan transaksi dan pemesanan produk secara online.Metodologi penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kepustakann, wawancara, observasi, dan kuisioner, sedangkan metodologi pembangunan  perangkat  lunak  yang  digunakan  untuk  membangun  sistem  ini adalah metode waterfall. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemograman phpMyAdmin sebagai PHP (Personal Home Page), MySQL sebagai database dan web server yang digunakan adalah XAMPP. Metode pengujian sistem yang digunakan adalah metode white box untuk menguji alur data dari sistem dan metodi black box untuk menguji fungsional dari sistem.Sistem pemasaran elektronik (e-commerce) yang dirancang dapat melakukan penginputan data dengan benar (login, registrasi, konfirmasi, data produk, data tarif pengiriman, data belanja dan data buku tamu) serta dapat menghasilkan laporan pelanggan, laporan pemesanan, laporan penjualan per periode, laporan penjualan secara total dan dapat menghasilkan bukti pemesanan produk yang dapat dicetak oleh pelanggan pada saat melakukan pemesanan secara online. E-commerce mampu mengakomodir aktifitas bisnis pada Toko AS 88 Celluler Merauke, meningkatkan proses penjualan dan transaksi secara online.
RANCANG BANGUN MESIN PENGIRIS KERIPIK SKALA RUMAH TANGGA Andriyono, Andriyono
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 3 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk membuat dan menguji alat pengiris keripik ubi maupun keripik pisang serta mengetahui kapasitas alat pengiris keripik. Perhitungan dan analisa pembuatan mesin pengiris keripik ini menggunakan perhitungan perencanaan elemen mesin serta analisa teoritis dan rancang bangun permesinan. Spesifikasi pembuatan mesin pengiris keripik berkapasitas mesin rata-rata 5.8 kg/ jam, ukuran alat (p x l x t) 460 mm x  430 mm x  1050 mm, tenaga pengerak dinamo listrik 1HP, 1420 rpm. Sistem transmisi 2 puli Ø 3” dan Ø12”, v-belt jenis A no. 66,  poros  dari bahan St37 Ø 1”, panjang 650 mm. Alat ini menghasilkan 3 bentuk pemotongan yaitu melintang,  bulat dan acak. Bahan untuk alat ini antara lain; rangka besi siku 40x40 mm, bahan plat  besi plat 0.2 mm, bahan Pisau Baja Stenliss. Hasil pengujian alat dengan potongan melintang 120 mm x 60 mm, potongan bulat sampai Ø 60 mm. Ketebalan pemotongan dari 0.4 mm sampai 4 mm. Kapasitas dari alat ini; Untuk Ketela Pohon dengan potongan melintang dengan ketebalan 1, 2 dan 3 (mm) adalah  21.6, 37.2, 49.8 (kg/jam), potongan bulat dengan ketebalan  1, 2 dan 3 (mm) adalah 18.6, 30.6, 37.8 (kg/jam). Untuk Pisang dengan ketebalan 1, 2 dan 3 (mm) adalah 30.6, 48.6, 60 (kg/jam). Potongan bulat dengan ketebalan  1, 2 dan 3 (mm) adalah 25.2, 45.6, 55.2 (kg/jam). Pada petatas sebagai bahan pembuat tepung adalah 39 kg/jam.
STABILITAS SISTEM PENYALURAN DAYA LISTRIK DI SULAWESI SELATAN DAN BARAT DENGAN PENAMBAHAN TRANSMISI JALUR TENGAH The Stability of Power Distribution System in South and West Sulawesi With an Additional Middle Transmission Line Karim, Johan
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengkaji ketidakseimbangan sistem transmisi disaat terjadi gangguan; (2) menghitung kapasitas konduktor yang digunakan terhadap beban yang dialirkan; (3) mengkaji kondisi jalur tengah untuk peningkatan stabilitas sistem Sulselbar.Penelitian ini dilakuksn di kota Makassar, data sekunder merupakan data yang diperoleh dari PT. PLN (Persero) wilayah Sulsel pada bagian AP2B dan studi literature. Metode yang digunakan adalah metode perbandingan, dimana data-data dari sistem transmisi di Sulselbar di simulasi dengan menggunakan power word simulator 13 (PWS). Simulasi dilakukan dalam kondisi normal (kondisi tidak terjadi gangguan) dan kondisi disaat terjadi gangguan. Simulasi masuknya transmisi jalur tengah, jalur Sengkang-Sidarap dan masuknya pembangkit baru dalam mengatasi ketidakstabilan sistem dari sisi suplai daya.Kondisi sistem saat normal nampak daerah rawan/bottle-neck dan disaat terjadi gangguan di bus Tello 150 sistem blackout. Masuknya jalur tengah, jalur Sengkang-Sidrap dan pembangkit baru dapat menciptakan sistem Sulselbar stabil dan handal.
TEKNOLOGI INTERNET PROTOCOL SERTA PERBANDINGAN TEKNOLOGI IPV4 DAN IPV6 Kolyaan, Yuliana
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi jaringan komputer  saat ini begitu cepat. tiap hari kita dihadapkan dengan kebutuhan akan berbagai macam informasi, baik secara tertulis maupun visual. Salah satu media yang menjadi sumber informasi ialah Internet yanag dapat melakukan berbagai macam aktivitas bagi kita seperti browsing, chatting, surfing,  blogging dan lain sebagainya. Internet yang merupakan salah yang memanfaatkan teknologi jaringan komputer semakin familiar dengan para user dari berbagai macam kalangan diseluruh dunia. Pertumbuhan Internet yang begitu cepat mengakibatkankan hampir habisnya alamat terutama alamat IPv4 (Internet protocol versi 4) serta membutuhkan keamanan yang lebih terjamin pada IP level ini, untuk itu dibangunlah sebuah protocol dan standar yang dikenal sebagai IPv6 (Internet Protocol versi 6) untuk  meminimalkan dampak atau kelemahan dari protokol versi sebelumnya, untuk itu para pemakai baru harus dapat membiasakan dan membedakan baik dari segi kehandalan, fitur,  kelemahan,dari dua macam Internet protokol utama ini yang akan diterapkan pada penggunaan  kedepan yang semakin global.
STUDI IMPLEMENTASI Asynchronous Transfer Mode (ATM) Corputty, Roberto
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asynchronous Transfer Mode (ATM) merupakan teknologi switching dan multiplexing berdasarkan pada sel dengan panjang tetap 53 oktet. ATM disebut juga teknologi broadband switching yang berbasis paket yang dirancang untuk mentransfer informasi dengan kecepatan tinggi, termasuk untuk mendukung perkembangan dalam layanan multimedia yang mencakup informasi voice (suara), video dan data. Aplikasi multimedia seperti video conference dan video on demand memerlukan  bandwidth yang lebar. Aplikasi multimedia baru terasa manfaatnya apabila terkoneksi dengan jaringan publik. Namun di sisi lain, koneksi dengan jaringan publik memungkinkan adanya berbagai bentuk ganguan  dari pihak lain. Ganguan tersebut bisa berupa koneksi terhadap jaringan lokal ATM dengan tujuan untuk mendapatkan akses terhadap informasi penting, oleh sebab itu keamanan dari ATM sangat diperlukan guna menjaga kualitas layaanan dari jaringan itu sendiri.Â