cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
PENGARUH TEMPERATUR TERHADAP VISKOSITAS MINYAK PELUMAS Parenden, Daniel
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelumas merupakan sarana pokok dari mesin untuk dapat bekerja secara optimal, dan  memberikan pelumas yang salah dapat mengakibatkan mesin mengalami kerusakan.  Sedangkan Viskositas (Viscosity), adalah suatu angka yang menyatakan besarnya perlawanan/hambatan dari suatu bahan cair untuk mengalir atau ukuran besarnya tahanan geser dar ibahan cair.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur terhadap nilai viscositas dari masing-masing pelumas (meditran, castrol dan penzoil).Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai viscositas dari masing – masing  minyak pelumas selalu menurun apabila temperatur dinaikkan. Viscositas minyak pelumas akan menurun apabila temperatur dinaikkan. Minyak pelumas merk Penzoil pada temperatur 280C (6,513 dyne.s/cm3) ke temperatur 1000C (1,065 dyne.s/cm3) terjadi penurunan sebesar 83.11%, untuk merk Meditran pada temperatur 280C (6,173 dyne.s/cm3) ke temperatur 1000C (1,039 dyne.s/cm3), penurunan sebesar 83.17 % dan untuk merk Castrol pada temperatur 280C (5,475 dyne.s/cm3) ke temperatur 1000C (1,034 dyne.s/cm3), penurunan sebesar   81.11%. Jadi hasil pengujian menunjukkan bahwa minyak pelumas merk Castrol lebih baik dari ketiga merk yang digunakan. 
PERENCANAAN COLD STORAGE PADA RUANG PALKA KAPAL IKAN ARUJAYA 30 GT Parenden, Daniel
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 2 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Refrigerasisebagai proses pendinginan atau  produksi dan pemeliharaan tingkat suhu darisuatu bahan atau ruangan pada tingkat yang lebih rendah dari pada suhu lingkungan atau atmosfirsekitarnya dengan cara penyerapan atau pengambilan panas dari bahan atau ruangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan alternatif sistim pendingin udara pada kapalArujaya 30 GT, yang mengguna es batu sebagai pendingin, guna meningkatkan kapasitas muat padakapal tersebut. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa perencanaan Sistem Pendingin Udara diketahui bahwadengan sitem ini kapasitas muat pada ruang palka Kapal Arujaya menjadi lebih banyak dibandingkandengan menggunakan es batu sehingga pendapatan bertambah besar.
KENYAMANAN TERMAL PADA BANGUNAN HUNIAN TRADISIONAL TORAJA Alahudin, Muchlis
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan termal pada hunian tradisional Toraja (Tongkonan), menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Variabel standar kenyaman adalah temperatur dan kelembaban, penentuan kasus penelitian berdasarkan kriteria material atap Tongkonan dan kondisi lingkungan  di sekitar Tongkonan. Data pengukuran diperoleh dengan menggunakan alat ukur antara lain: Thermo-Hygrometer , Altimeter dan Anemometer. Hasil perekaman dan pengukuran dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan standar kenyamanan penelitian terdahulu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara Tongkonan atap bambu dengan Tongkonan atap seng yaitu Tongkonan atap bambu lebih rendah temperaturnya dari pada Tongkonan atap seng, namun kelembaban Tongkonan atap bambu lebih tinggi dari pada Tongkonan atap seng. Begitu pula dengan Tongkonan dengan vegetasi bagus temperaturnya lebih rendah dari pada  Tongkonan dengan vegetasi kurang, namum Tongkonan dengan vegetasi bagus kelembabannya lebih tinggi dari pada Tongkonan dengan vegetasi kurang. 
VISIBILITAS PENEMPATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN DI PANTAI PAYUM MERAUKE Hardiantono, Damis; Sumbung, Frederik Haryanto
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angin sebagai salah satu sumber energi alternatif ramah lingkungan yang dapat digunakan dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik. Kabupaten Merauke merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi energi angin karena sebagian besar daerahnya berada di sekitar pesisir pantai. Pantai Payum sebagai salah satu daerah dengan kebutuhan energi listrik cukup tinggi dan terletak di salah satu pesisir pantai Kabupaten Merauke tentu memiliki potensi energi angin. Kajian tentang seberapa besar energi listrik yang dapat dihasilkan dari potensi energi angin di pantai Payum, sampai saat ini belum pernah dilakukan. Metode yang digunakan adalah dengan pengukuran kecepatan angin, simulasi menggunakan software WRPLOT-view untuk menentukan distribusi kelas angin dan arah angin serta analisa matematis untuk menghitung potensi energi angin. Kecepatan angin rata-rata sebesar 5,07-5,17 m/s  tiap bulan, jumlah hari yang berpotensi menghasilkan energi listrik sebesar 27,24 – 30,85 hari/bulan, dan potensi energi angin sebesar 1205,91 – 1280 watt-hari/bulan. Dengan demikian, di pantai Payum berpotensi untuk penempatan pembangkit listrik tenaga angin.
APLIKASI ELEMEN ARSITEKTUR TRADISIONAL TORAJA PADA BANGUNAN PEMERINTAHAN DI KOTA MAKALE Topan, Anton
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 2 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui aplikasi elemen arsitektur tradisional Toraja padabangunan pemerintahan di Kota Makale  Penelitian ini bersifat deskriptif melalui pendekatan eksploratif. pengumpulan data dilakukanmelalui observasi dan pengukuran, wawancara, dan kajian pustaka. Analisis data secara kuantitatif.Dilakukan terhadap 3 sampel bangunan Kantor pemerintahan  yang dipilih dengan menggunakanteknik purposive sampling Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan aplikasi elemen arsitektur tradisional Torajayang diterapkan pada bangunan pemerintahan mengalami perubahan terutama pada: a) bentuk atap,dimensi horisontal, dimensi vertikal dan struktur  kontuksi, b) ornamen dan ragam hias yang ada padaTongkonan tidak semua ada pada bangunan pemerintahan, c) material bangunan, dimana bagunantersebut pada umumnya menggunakan material pabrikasi. Perubahan tersebut di sebabkan olehbeberapa faktor yang berurutan yaitu: a) faktor kemajuan teknologi, b) kebutuhan ruang, c) fungsibangunan, e) sosial dan budaya,  f) kebijakan pemerintah.
PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR IRIGASI MELALUI PEMBANGUNAN LONG STORAGE Doloksaribu, Abner; Lolo, Dina Pasa
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merauke merupakan daerah yang memiliki bentuk permukaan tanah yang cukup datar (flat) dengan kemiringan/kelandaian permukaan tanah yang sangat kecil sehingga pergerakan air secara gravitasi juga hampir tidak ada. Sungai yang ada di Merauke merupakan sungai pasang surut air laut yang menyebabkan air sungai yang ada tidak bisa digunakan untuk kebutuhan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghitung outflow dan inflow 2) Menghitung kebutuhan air irigasi pada Kampung Wasur Kabupaten Merauke dan 3) menghitung kapasitas kolam tampungan (Long Storage).Penelitian pemenuhan kebutuhan air irigasi melalui pembangunan long storage menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menghitung kebutuhan air irigasi, menghitung outflow dan inflow serta untuk mendapatkan dimensi kolam penampungan (long storage).Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi pada Kampung Wasur adalah 12.064 mm/hr, dimana outflow dan inflow yang terjadi masing-masing sebesar 4152 m3/hr dan 12624 m3­/hr. Dimensi Long Storage yang didapat adalah panjang 250 m, lebar dasar 25 m, lebar atas 35, dengan kedalaman 5 meter.
KENYAMANAN TERMAL PADA BANGUNAN HUNIAN TRADISIONAL TORAJA (Studi kasus Tongkonan dengan material atap Seng) Alahudin, Muchlis
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 2 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan termal pada hunian tradisional Toraja (Tongkonan).  Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kuantitatif. Variabel standar kenyaman adalah temperatur dan kelembaban, penentuan kasus penelitian berdasarkan kriteriamaterial atap Tongkonan dan kondisi vegetasi di sekitar Tongkonan. Data pengukuran diperolehdengan menggunakan alat ukur antara lain: Thermo-Hygrometer dan Anemometer. Hasil perekamandan pengukuran dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan standar kenyamanan penelitianMom & Wiesebrom (1940). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara Tongkonan atapseng dengan lingkungan masih bagus dengan Tongkonan Atap seng dengan dengan lingkungankurang bagus yaitu Tongkonan atap seng dengan lingkungan bangus lebih rendah temperaturnya daripada Tongkonan atap seng dengan lingkungan kurang bagus, sedangkan untuk kelembaban baikTongkonan atap seng dengan lingkungan bagus cukup nyaman sedangkan Tongkonan atap sengdengan lingkungan kurang bagus kondisinya 80,7% atau kondisi kulit akan terasa lengket/kurangnyaman itu untuk didalam bangunan sementara diluar tongkonan untuk ke 2 tongkonan masih dibatasnyaman kecuali untuk tongkonan dengan lingkungan kurang bagus kelembaban mendekati batasnyaman atau nyaman optimal.
EVALUASI PENYEDIAN ENERGI LISTRIK DI KAMPUNG NASEM DISTRIK MERAUKE Jayadi, Jayadi; Sumbung, Frederik Haryanto; Ponadi, Acep
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik telah menjadi kebutuhan yang mendasar dalam kehidupan dewasa ini. Hal ini dapat dilihat dari pemanfaatan energi listrik mulai dari kegiatan rumah tangga di rumah sampai pada kegiatan kerja di kantor banyak memanfaatkan energi listrik sebagai sumber utamanya. Dengan ini penyediaan energi listrik merupakan bagian utama yang perlu mendapatkan perhatian, tidak terkecuali bagi masyarakat di kampung-kampung ataupun desa.Komponen penting yang perlu mendapat perhatian dalam penyediaan listrik adalah kapasitas dan kualitas pelayanan sumber daya listrik, kebutuhan, dan perkembangan masyarakat dalam memanfaatkan energi listrik. Dalam hal ini, penyediaan energi listrik yang diharapkan hendaknya dapat melayani seluruh masyarakat dan dengan kualitas pelayananan yang memuaskan. Untuk memberikan perhatian bagi masyarakat “Kampung Binaan” Universitas Musamus dilakukan evaluasi penyediaan energi listrik  bagi Kampung Nasem Distrik Merauke.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasokan energi listrik yang ada pada Kampung Nasem saat ini memiliki sumber energi konvensional PLTD/genset dan sumber energi alternatif  Solar Home System (SHS). Pasokan dari PLTD/genset belum mencapai kebutuhan nominal beban sedangkan pasokan dari SHS baru mencapai 56,7 % masyarakat. Secara umum jangkauan pasokan listrik telah mencapai 79,65 % masyarakat(kepala keluarga) namun pasokan dari PLTD/genset dewasa ini mengalami kendala oleh ketersediaan bahan bakar karena alasan ekonomi masyarakat yang kurang mampu membayar iyuran/bantuan operasional. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun secara data pasokan telah menjangkau sebagian besar masyarakat namun kualitas penyediaan energi listrik masih jauh dari harapan. Upaya peningkatan pasokan energi listrik dengan memanfaatkan sumber energi alternatif perlu mendapat perhatian.
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT BERBASIS LAYANAN: DESAIN DAN IMPLEMENTASI PROTOTIPE SISTEM Budiasto, Jarot; Manggau, Fransiskus Xaverius
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 2 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supply   Chain   Management   (SCM)   adalah   sebuah   konsep   pengaturan   aliran   prosesperdagangan yang menghubungkan antara produsen, supplier, dan konsumen secara langsung.Dengan berevolusinya konsep perangkat lunak dan sistem informasi menuju era berbasis layanan,pengembangan SCM berbasis layanan menjadi sangat relevan. Studi kasus kebutuhan akan SCMberbasis layanan pada pengelola pusat perbelanjaan di Jakarta menjadi fokus pembahasan. Padamakalah   ini   dibahas   sebuah   model   pengembangan   sistem   SCM   berbasis   layanan   yangmenghubungkan tiga stakeholder yang berperan dalam proses perdagangan pada pusat perbelanjaanmodern.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS KEBUTUHAN JURUSAN Susanto, Susanto
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 2 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan awal dan membuat rancangan sistem informasi akademik yang berbasis pada kebutuhan di tingkat jurusan, khususnya kebutuhan laporanyang akan digunakan oleh jurusan dan mahasiswa dalam melakukan pengisian KRS(Kartu RencanaStudi).   Penelitian ini diawali dengan melakukan pengumpulan data awal yang berhubungan denganpelaporan jurusan dan kebutuhan mahasiswa dalam melakukan KRS. Dari hasil pengumpulan datakebutuhan yang diperoleh akan dibuat rancangan sistem informasi akademik. Teknik yang digunakandalam penelitian ini adalah teknik perancangan DFD(Data Flow Diagram). Teknik perancangan DFDakan menggambarkan keterkaitan pelaku yang terlibat langsung dengan sistem (external entity) danarah aliran data dari proses data masuk sampai ke proses penyimpanan ke database. Dalamperancangan juga digambarkan proses pembuatan laporan yang dihasilkan sistem.  Hasil dari Perancangan Sistem Informasi Akademik Berbasis Kebutuhan Jurusan dapatdigunakan untuk pembuatan database dan program aplikasinya, sehingga sistem yang dihasilkan akanlebih terstruktur dan sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefenisikan sebelumnya.