cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
DEDAK PADI SEBAGAI ADDITIVE SERAT SELULOSA SINTETIS SEBAGAI CAMPURAN SPLITMASTIK ASPAL Lolo, Dina Pasa; Cahyanti, Theresia Widi Asih
MUSTEK ANIM HA Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.478

Abstract

Split mastik aspal merupakan salah satu dari sekian banyak jenis lapisan permukaan jalan dan merupakan campuran beton aspal panas yang bergradasi terbuka dengan kandungan agregat kasar dan aspal yang tinggi. Karena memiliki kandungan aspal yang tinggi, maka diperlukan suatu bahan tambah untuk menstabilkan aspal serta memberi perkuatan. Bahan tambah yang sering digunakan pada campuran split mastik aspal merupakan bahan tambah yang berasal dari serat selulosa sintetis seperti arbocel, dimana harga serat selulosa sintetis tersebut relatif mahal.Kota Merauke merupakan salah satu kota yang memiliki lahan pertanian yang luas, dimana salah satu hasil pertanian yang terkenal yaitu padi. Hasil dari proses penggilingan padi yaitu dedak padi, selama ini belum dimanfaatkan secara efisien oleh masyarakat. Pemanfaatan dedak padi oleh masyarakat hanya digunakan sebagai bahan makanan ternak. Oleh karena itu,  dalam penelitian ini dicoba untuk menggunakan dedak padi sebagai pengganti serat selulosa sintetis. Penggunaan dedak padi diharapkan dapat menggantikan fungsi dari serat selulosa sintetis, yaitu meningkatkan stabilitas serta memberikan perkuatan pada campuran split mastik aspal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dedak padi dapat digunakan sebagai additive pada perkerasan jalan split mastic aspal dengan kadar dedak optimum sebesar 6 %, dimana nilai stabilitas yang diperoleh sebesar 861,42 kg dengan indeks perendaman sebesar 99,98 %.
KEANDALAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL DI KABUPATEN MERAUKE-PAPUA Karim, Johan
MUSTEK ANIM HA Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.479

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui nilai indeks Ketersediaan (avaibility),       (2) mengetahui nilai indeks Ketidaktersediaan (unavaibility) untuk pembangkit PLTD Kelapa Lima Merauke.Penelitian dilakukan pada Kabupaten Merauke dan mengunakan data yang diperoleh dari PT. PLN cab. Merauke pada unit Distribusi, data yang diambil merupakan data sekunder yang selanjutnya di hitung berdasarkan  metode frekuensi dan lamanya gangguan.Hasil perhitungan indeks keandalan menurut data operasi adalah sebagai frekwensi pemadaman f  =43.97 pemadamanl tahun, lama pemadaman d =  24.14 jam/ tahun, avaibility A= 99,7% dan unavaibility U= 0,3%.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI USULAN PENELITIAN DOSEN INTERNAL UNMUS MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT(WP) Maulany, Gerzon J
MUSTEK ANIM HA Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi perangkat lunak yang dapat membantu memberikan pertimbangan kepada pengambil keputusan  dalam menentukan perangkingan seleksi usulan penelitian dosen internal di lingkungan Universitas Musamus (UNMUS) oleh Lembaga Penelitian dan Pengandian Masyarakat (LPPM) UNMUS.Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan merancang aplikasi yang digunakan menggunakan bahasa pemrograman komputer dan menerapkan prinsip-prinsip pengembangan sistem dengan menerapkan model/metode penentuan keputusan pemilihan alternatif terbaik yaitu Weighted Product (WP). Hasil Penelitian ditentukan dengan menentukan nilai dari bobot kriteria, kemudian menilai nilai masing-masing alternatif terhadap masing-masing kriteria. Hasil penilaian akan dilakukan normalisasi dengan membagi masing-masing nilai kriteria dengan nilai keseluruhan derajat kepentingan, selanjutnya dengan model perkalian dari setiap perpangkatan anatar nilai baris matrik yang ternormalisasi akan didapat vektor S dan masing-masing nilai vektor S akan dibagi dengan jumlah total nilai vektor S akan di dapat vektor V preferensi, vektor V ini akan akan dirangking untuk mendapatkan urutan solusi alternatif terbaik.Pengujian hasil penilitian dilakukan dengan metode black box dan  User Acceptance Testing kategori Performance/Kinerja dan telah berhasil melakui rangkaian pengujian tersebut dengan baik sehingga secara fungsionalitas sistem pendukung keputusan telah berjalan dengan baik.
PERENCANAAN DAN PEMBUATAN MESIN ANTRIAN BANK BERBASIS LOCAL AREA NETWORK (LAN) Jayawardana, Hasanudin
MUSTEK ANIM HA Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.481

Abstract

Pada umumnya antrian di bank, terutama pada kantor unit cabang pembantu masih menggunakan antrian berdiri, kondisi ini dapat mengakibatkan barisan antrian yang panjang dan mengurangi kenyamanan nasabah yang mengantri. Dengan sistem yang dibuat ini, antrian diatur berdasarkan nomor antrian, di mana nasabah dapat duduk di tempat duduk yang telah disediakan tanpa khawatir gilirannya akan terlewati atau diserobot oleh nasabah lain karena nomor antrian mereka akan dipanggil satu persatu sesuai nomor urut antrian masing-masing secara otomatis. Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat mesin antrian yang berbasis  Mikrokontroller.Penelitian menghasilkan mesin antrian yang berbasis  Mikrokontroller AT89S51 dengan memanfaatkan jaringan lokal area network yang ada. Mesin akan menampilkan nomor urut nasabah dalam bentuk 3 digit angka dan kasir yang siap melayani nasabah ditampilkan bentuk huruf.
APLIKASI SISTEM PAKAR DETEKSI KERUSAKAN MOTOR MATIC MENGGUNAKAN METODE FOWARD CHAINING Latif, Agustan
MUSTEK ANIM HA Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.482

Abstract

Kerusakan pada motor Matic merupakan masalah yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Penyebab kerusakan yang sering dialami oleh motor Matic karena adanya kerusakan pada sistem transmisi,sistem kerusakan,sistem kemudi,bagian roda dan rem motor maka dirancang sebuah sistem yang dapat mendeteksi kerusakan pada motor Matic berdasarkan jenis kerusakan dan gejala-gejala kerusakan yang terjadi pada motor Matic.Sistem pakar yang dirancang dapat membantu dan memudahkan teknisi dalam melakukan deteksi terhadap kerusakan motor Matic dan memberikan solusi penanganan kerusakan pada motor Matic. Data pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Penarikan kesimpulan dalam sistem pakar deteksi kerusakan motor Matic menggunakan metode inferensi Foward Chaining dan algoritma Depth First Search (DFS) sebagai penemuan solusi penanganan kerusakan. Pengujian deteksi kerusakan motor Matic dengan menentukan hasil dari sistem maupun pakar, hasil diagnosis sistem adalah 47,20% dan diagnosis pakar 54,20%. Hasil pengujian disimpulkan bahwa sistem pakar deteksi kerusakan pada motor Matic bekerja dengan baik dan membantu teknisi dalam melakukan deteksi kerusakan motor Matic serta memberikan solusi penanganan.
PERLAKUAN CAMPURAN BATAKO DENGAN MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN ADITIF Paresa, Jeni; Hairulla, Hairulla
MUSTEK ANIM HA Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.483

Abstract

Batako merupakan salah satu bahan bangunan yang berupa batu-batuan yang pengerasannya tidak dibakar dengan bahan berupa campuran pasir, semen, air dan dalam pembuatannya dapat ditambahkan bahan tambah lainnya (additive). Dalam hal ini salah satu bahan additive yang digunakan adalah abu sekam padi.Penelitian ini dimulai dengan pemeriksaaan karakteristik fisik dari setiap material kemudian melakukan rancangan mix design campuran menggunakan metode eksperimen dan pengujian. Tahapan ini membuat benda uji 3 (tiga) sampel perbandingan yaitu campuran 1pc : 5ps tanpa abu sekam padi, 1pc : 5ps : 5% abu sekam padi, 1pc : 5ps : 10 % abu sekam padi dan 1 pc : 5 ps : 15 % abu sekam padi.            Dari hasil penelitian didapatkan nilai kuat tekan maksimum pada umur 28 hari campuran tanpa abu sekam padi sebesar 11,73 kg/cm2, campuran 5% abu sekam padi sebesar 4,92 kg/cm2, campuran 10% sebesar 3,85 kg/cm2 dan campuran 15% sebesar 3,50 kg/cm2. Dapat disimpulkan bahwa perbandingan campuran dari keempat sampel masuk dalam standar nilai uji tekan  yaitu 2 - 7 N/mm2 dan setiap penambahan abu sekam padi membuat volume batako menjadi ringan dan daya ikat terhadap agregat, sehingga abu sekam padi layak digunakan sebagai bahan additive campuran batako. Dilihat dari segi ekonomi bahwa campuran 15% abu sekam padi lebih ekonomis harganya dengan harga perbuahnya Rp. 738,- dibandingkan dengan campuran tanpa abu sekam padi perbuanya Rp. 908,-.
KAJIAN PERMASALAHAN TERJADINYA STAGNASI PENGELOLAAN OBYEK WISATA PANTAI ONGGAYA KABUPATEN MERAUKE Agustan, Agustan
MUSTEK ANIM HA Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.485

Abstract

Obyek wisata pantai adalah potensi yang paling umum dan diminati diseluruh dunia karena kemampuannya menyerap kedatangan manusia terbanyak dan tidak pernah terputus setiap dari hari ke minggunya. Antara keadaaan perekonomian masyarakat yang masih memperihatinkan dan potensi obyek wisata pantai yang menggiurkan di kampung Onggaya masih menjadi suatu kondisi yang statis.Penelitian ini menggunakan Metode Analisis Akar Masalah Dan Solusi (MAAMS), bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya stagnasi pengelolaan obyek wisata pantai Onggaya. Diperoleh faktor-faktor penyebab terjadinya stagnasi pengelolaan obyek wisata pantai Onggaya antara lain sebagai berikut : Adanya perampingan manajemen WWF sehingga kinerja organisasinya tidak lagi mampu mendampingi pengelolaan pantai Onggaya, masyarakat kelompok pengelola wisata pantai Onggaya binaan WWF belum mampu mandiri, nama dan bentuk keindahan pantai Onggaya belum begitu dikenal pada skala lokal Merauke, adanya kesan akses darat ke Onggaya sulit dijangkau, tidak ada aksi ambil alih pendampingan pengelolaan pantai Onggaya baik oleh Pemda Merauke maupun dari Balai Taman Nasioan (BTN) Wasur. Diperoleh akar masalah adalah pengetahuan yang belum memadai tentang prospek wisata pantai dan stakeholders belum merasa berkepentingan di Onggaya sehingga tidak ada promosi yang bersifat rutin. Alternatif solusi yang diberikan adalah perlu adanya koordinasi antara BTN Wasur dan Dinas Kebudayaan & Parawisata Kabupaten Merauke tentang masing-masing peran dalam melakukan pendampingan pengelolaan pantai Onggaya, aksi promosi harus dilakukan secara rutin oleh semua pihak terkait. Semua jenis media promosi dapat dioptimalkan yang difasilitasi oleh dinas pariwisata Merauke sebagai pengemban Visi Misi Parawisata Merauke.
STUDI PENGARUH KRIB HULU TIPE IMPERMEABEL PADA GERUSAN DI BELOKAN SUNGAI (STUDI KASUS PERBANDINGAN ANTARA PANJANG KRIB 1/10, 1/5 DAN 1/3 LEBAR SUNGAI) Paresa, Jeni
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 1 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i1.486

Abstract

The research aimed to (1) examining the impact of the groin installation at the river upstream the scour reduction occuring at the river turn. (2) Determine the relationship between river flow, drainage and length of time in the crib impermeable upstream scour reduction that occurred in the bend of the river. The research was carried out by the experimental model examination in the laboratory with three discharge variation models (Q), three groin long variation i.e.:1/10, 1/5, and 1/3 from the river widht, and three flux time variations. The research results gained influence in the upper mounting groin can reduce scour that occurs at the bend of the river as seen from the volume of scour before installation and after installation of groin. The effect of time on volume and the influence of the length of scour groin to volume of scouring obtained from the graph that is most noticeable reduction in the minimum volume of scour occurs in groin with a length of 1/5 the width of the river.
KOEKSISTENSI KONSEP MAKNA SIMBOLIK RUMAH TRADISIONAL BUTON (RUMAH KAUM MARADIKA) DENGAN KANTOR BKDD DI KOTA BAUBAU Umar, Muhammad Zakaria
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 1 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i1.487

Abstract

Napas dan jiwa arsitektur tradisional perlu ditangkap dan diejawantahkan kembali ke dalam wadah yang baru. Tetapi kita perlu harus hati-hati. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mengidentifikasi koeksistensi rumah kaum Maradika dengan Kantor BKDD. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Baubau Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kausal komparatif terhadap rumah kaum Maradika dengan kantor BKDD.Penelitian ini disimpulkan bahwa koeksistensi konsep makna simbolik antara rumah kaum Maradika dengan kantor BKDD ada dan sudah dimodifikasi.
IDENTIFIKASI PUSAT KOTA MERAUKE SEBAGAI INDIKATOR TARIKAN LALULINTAS Agustan, Agustan
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 1 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i1.488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wilayah pusat kota merauke sebagai pusat kegiatan ekonomi yang dominan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis indeks sentralitas terbobot. Lokasi penelitian di lakukan di dalam kota merauke meliputi 10 zona administrasi yang terdiri dari delapan kelurahan ditambah dengan dua kampung. Hasil analisis penelitian ini diperoleh nilai Index Sentralitas Terbobot masing-masing kelurahan dan kampung, sebagai berikut : (1) Kelurahan Mandala, index : 6.575, (2) Kelurahan Kelapa Lima, index : 4.976, (3) Kelurahan Rimba Jaya, index : 3.856, (4) Kelurahan Maro, index : 3.608, (5) Kelurahan Seringgu, index : 2.225, (6) Kelurahan Samkai, index : 1.299, (7) Kelurahan Karang  Indah, index : 1.285, (8) Kelurahan bambu Pemali, index : 1.277 (9) Kampung Wasur, index : 1.259, (10) Kampung Nasem, index : 641.Hasil analisis ini di peroleh ranking pertama nilai index tertinggi yaitu 6.575 untuk Kelurahan Mandala. Ranking kedua sebesar 4.976 untuk kelurahan Kelapa Lima dan ranking ke tiga sebesar 3.856 untuk kelurahan Rimba Jaya. Dengan demikian berdasarkan analisis sentralitas terbobot maka pusat kota merauke sebagai pusat aktifitas yang dominan adalah Kelurahan Mandala.