cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
PENENTUAN KAPASITAS DAN KARAKTERISTIK MODUL PV PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN PLTS KOMUNAL DI DISTRIK OKABA Sumbung, Frederik Haryanto; Letsoin, Yohanes; Hardiantono, Damis
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.623

Abstract

Keakuratan dalam menentukan kapasitas daya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) khususnya pada sistem PLTS komunal/terpusat sangat penting dalam menentukan kelayakan pemenuhan faktor kebutuhan daya konsumen. Kapasitas modul photovoltaic (PV) akan mempengaruhi kualitas pelayanan dan pemenuhan faktor kebutuhan konsumen. Berdasarkan real time data kebutuhan beban konsumen pada kampung Ampera tidak cukup dalam menentukan kapasitas modul PV sebagai komponen utama dalam perencanaan pembangunan PLTS komunal.Perhitungan penentuan kapasitas modul PV dilakukan berdasarkan data kebutuhan konsumen, data potensi sumber energi matahari pada Distrik Okaba dan data yang bersumber dari aplikasi bantu,  standar dan peraturan yang berlaku pada lingkungan pemangku kepentingan terkait. Besar kapasitas modul PV didihitung berdasarkan beban pemakaian konsumen, indeks beban dan insolasi PV harian yang divalidasi menggunakan PV*SOL. Kapasitas modul PV sesuai data Distrik Okaba dihitung dengan asumsi kebutuhan daya harian  ideal yang ditentukan dalam dua kategori waktu operasional sistem PLTS komunal yaitu pada sistem operasional 12 (dua belas) jam. Untuk waktu 12 jam daya total konsumen 45.258 Wh/hari, kapasitas modul PV array 15 kWp dengan daya permodul PV 200 Wp dengan jumlah susunan modul PV sebanyak 74 unit yang terhubung seri 8 unit dan 8,07 rangkaian paralel. Dengan kapasitas 15 kWp membutuhkan 72 buah baterai dengan 24 baterai terhubung seri sebanyak 3 group yang terhubung paralel. Sesuai intensitas cahaya harian Distrik Okaba maka efisiensi modul PV 200 Wp sebesar 2,76 % artinya dengan modul PV 200 Wp digunakan pada PLTS komunal di Distrik Okaba masih kurang baik/kurang efisien, sebaiknya menggunakan modul PV di atas 200 Wp untuk mendapatkan efisiensi yang baik sesuai dengan standar efisiensi modul PV.
APLIKASI MIKROKONTROLER PADA PERALATAN AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) UNTUK RELAY TEGANGAN PLN DAN SOLAR SEL Azizah, Andi; Andriyono, Andriyono
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 3 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i3.625

Abstract

Mikrokontroler (pengendali mikro) pada suatu rangkaian elektronik berfungsi sebagai pengendali yang mengatur jalannya proses kerja dari rangkaian elektronik. Didalam IC mikrokontroler terdapat CPU, Memory, timer, saluran komunikasi serial dan paralel, port input/output, ADC.Arduino adalah suatu perangkat prototipe elektronik berbasis mikrokontroler yang fleksibel dan open-source, perangkat keras dan perangkat lunaknya mudah digunakan. Perangkat ini ditujukan bagi siapapun yang tertarik/memanfaatkan mikrokontroler secara praktis dan mudah. Bagi pemula dengan menggunakan Board ini akan mudah mempelajari pengendalian dengan mikrokontroler, bagi desainer pengontrol menjadi Iebih mudah dalam membuat prototipe ataupun implementasi; demikian juga bagi para hobi yang mengembangkan mikrokontroler. Arduino dapat digunakan mendeteksi lingkungan dengan menerima masukan dan berbagai sensor (misal: cahaya, suhu, inframerah, ultrasonik, jarak, tekanan, kelembaban) dan dapat ‘men nya).Sistem Automatic Transfer Swich (ATS) yang memenuhi kriteria efektifitas dan efisiensi yang dapat mengendalikan daya litrik dari PLN maupun solar sel. Metode yang digunakan dalam perancangan ini menggunakan gendalikan’ peralatan sekitarnya (misal: lampu, berbagai jenis motor, dan aktuator lain Metode sekuensial, yang menggunakan inputan dalam menentukan keputusan dalam sebuah sistem yang terprogram sehingga perancangan peralatan ini didesain beberapa kondisi yang dapat terjadi didalam sistem.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK PAPUA DALAM MENGENAL ANGKA DAN HURUF BERSIFAT KEARIFAN LOKAL PADA SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) PUTRA BANGSA INDONESIA DI KABUPATEN MERAUKE Tallulembang, Tatik Melinda; Susanto, Susanto
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 3 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i3.626

Abstract

Anak Usia Dini adalah sosok idividu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan yang pesat dan fundamental. Sanggar Tunas Putra merupakan sanggar kegiatan belajar yang membawai Kelas PAUD. Dalam Proses pembelajaran  media yang digunaka  masih klasikal, masalah yang terjadi Bagaimana membantu anak-anak Papua pada sekolah PAUD agar lebih tertarik dalam mengikuti pelajaran.Dalam melaksanakan penelitian ini kami menggunakan metode model 4-D(four D model) . model pengembangan 4D terdiri atas pendefenisiha, perancangan, pengembaangan dan penyebaran. Selain untuk metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi,angket,wawancara dan dokumentasi. Untuk jenis penelitian digunakan metode penelitian eksperimental.Hasil dan luaran yang dicapai dalasm penelitian yang telah diilaksanakan adalah mendapatkan Sebuah metode pebelajaran perangkat lunak pembelajaran  yang berbasis multimedia,. Keluaran yang kedua adalah modul pembelajaran mengenal angka, huruf dan bejar mewarnai.
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT TEKAN BEBAS TANAH LEMPUNG YANG DISTABILISASI DENGAN SEMEN DAN SERAT FIBER Suyadi, Suyadi; Nababan, Dewi Sriastuti; Sulo, Yulius Kamisi
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 3 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i3.627

Abstract

Sifat-sifat fisik tanah lempung yaitu memiliki sifat kembang susut yang tinggi sehingga memerlukan perlakuan yang baik untuk meningkatkan kemampuan daya dukung tanah dan stabilitasnya. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melakukan stabilisasi tanah menggunakan bahan tambah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dan peningkatan kuat tekan bebas tanah dasar pada tanah lempung tanpa perkuatan serta tanah yang telah distabilisasi menggunakan semen dan serat fiber. Sampel tanah yang digunakan pada pengujian diambil dari ruas jalan Kuda Mati-Tujuh wali-wali, lalu dilakukan pengujian karakteristik tanah dasar dan pengujian kuat tekan bebas, dengan menggunakan metode SNI 03-6887-2002. Persentase penambahan semen, semen dan serat fiber sebesar  5%, 10%, dan 15%. Adapun penambahan serat fiber dalam campuran semen dan serat fiber sebesar 1% dari berat semen yang digunakan dari tiap variasi. Nilai kuat tekan bebas yang diperoleh dengan penambahan semen sebesar 4,45 kg/cm², 7,8 kg/cm², dan 13,4 kg/cm².Nilai kuat tekan bebas yang diperoleh dengan penambahan semen dan serat fiber sebesar 4,02 kg/cm², 7,17 kg/cm², dan 10,09 kg/cm². Tanah lempung yang distabilisasi dengan semen dan serat fiber dapat mempengaruhi nilai kuat tekan bebas secara signifikan. Kenaikan paling signifikan terjadi pada campuran 15% semen sebesar 764,52%, dan campuran 15% semen dan serat fiber sebesar 550,97% dari nilai kuat tekan bebas tanah asli. Semen yang ditambahkan dapat mempengaruhi sifat tanah menjadi getas, dengan adanya penambahan serat fiber dapat mengubah pola keruntuhan yang terjadi, serat fiber  mampu bekerja sebagai tulangan mikro pada tanah, yang dapat dan mereduksikeruntuhan pada tanah yang getas.
STUDI KENYAMANAN TERMAL ANTARA SISI TIMUR DAN BARAT RUANG KANTOR (STUDI KASUS : ALUMUNIUM COMPOSITE PANEL SEBAGAI DINDING) Syanjayanta, Biatma
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 3 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i3.628

Abstract

Untuk menyelenggarakan aktivitasnya di dalam ruang agar terlaksana secara baik, manusia memerlukan kondisi fisik tertentu di sekitarnya yang dianggap nyaman. Salah satu persyaratan kondisi fisik yang nyaman adalah suhu nyaman, sementara itu ada beberapa pendapat bahwa suhu nyaman dalam ruang bisa dipilih dari orientasi terhadap matahari. Pendapat orang cenderung menyatakan bahwa arah timur jauh lebih nyaman dibandingkan arah barat. Tujuan penelitian ini adalah  (1) Mencari tingkat kenyamanan termal ruang pada sisi timur ruang dan dan sisi barat ruang.Penelitian ini di lakukan pada gedung ITTC di kota Makassar sebagai sampel pengukuran diambil pada lantai 4 (empat), dengan cara mengukur suhu, kelembaban serta kecepatan angin di dalam dan luar ruang secara bersamaan. Data pengukuran di ambil setiap jam dari jam 08.00 s/d 18.00 selama 1 minggu dalam keadaan cuaca panas. Data ini kemudian di olah dan dirata-ratakan dengan menggunakan program Excel.Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan hasil pengukuran dan data grafik yang dibuat menyatakan bahwa dalam pemanfaatan ruang dilihat dari temperatur ruang, kelembaban ruang maupun kecepatan angin bahwa sisi barat cenderung lebih nyaman dibandingkan sisi timur. Pada sisi barat cenderung lebih rendah suhunya karena pada siang hari sisi sebelah barat masih terkena bayangan dari gedung itu sendiri, setelah matahari bergeser dari kira-kira pukul 02.00 sampai 16.00 wita, dinding sebelah barat baru terkena matahari langsung, radiasi panas matahari yang di terima oleh dinding sebelah timur lebih besar dari pada dinding sebelah barat.
RANCANG BANGUN UNIT PEMBANGKITAN DAN MODUL PENGUKURANNYA UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HYBRID (ANGIN DAN MATAHARI) Hardiantono, Damis; Sumbung, Frederik Haryanto
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 3 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i3.629

Abstract

Besarnya potensi energi angin dan energi matahari di wilayah Kabupaten Merauke, menuntut kajian yang lebih mendalam tentang profil dan karakteristik kedua jenis energi terbarukan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu perangkat pengukuran terhadap variable-variabel terukur seperti tegangan, arus, daya, kecepatan angin dan radiasi matahari sehingga karakteristik pembangkitan dapat diamati.Metode yang digunakan yaitu metode ekperimental dengan membuat satu pembangkit listrik tenaga hybrid. Disebut hybrid karena menggunakan energi angin dan energi matahari dalam satu unit pembangkitan kemudian output dari pembangkitan tersebut bermuara pada satu modul pengukuran yang tepat berada di dalam ruangan Laboratorium Teknik Elektro.Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung praktikum untuk beberapa matakuliah Praktikum Pengukuran Besaran Listrik, Praktikum Energi Terbarukan dan yang terpenting terwujudnya pusat studi energi terbarukan di Jurusan Teknik Elektro.
RANCANG BANGUN MESIN PENGERING BIJI-BIJIAN (DRYER) Andriyono, Andriyono; Rusli, Rusli
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 3 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i3.630

Abstract

Produk-produk pertanian yang berbentuk butiran, seperti: gabah jagung, padi, kacang kacangan, kopi, dan lain-lain memerlukan perhatian yang lebih serius, terutama pada proses pengawetan. Proses pengeringan memegang peranan penting dalam pengawetan produk hasil pertanian. Karakteristik pengeringan suatu bahan sangat diperlukan dalam merancang dan mengoperasikan alat pengering yang digunakan.Pada penelitian ini, biji-bijian hasil pertanian dikeringkan dengan dryer buatan sendiri yang menggunakan media pengering berupa udara kering yang dipanaskan dengan panas elemen pemanas listrik. Penentuan tingkat kekeringan biji-bijian ditentukan berdasarkan pengujian kadar air yang terkandung pada biji-bijian tersebut.
PEMANFAATAN SEMEN PORTLAND SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH TERHADAP KECEPATAN PERMEABILITAS PADA BANGUNAN AIR DI KABUPATEN MERAUKE Paresa, Jeni; Doloksaribu, Abner
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 3 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i3.631

Abstract

Tanah di Kota Merauke merupakan tanah lempung yang memiliki ciri khas tertentu. Kita ketahui bahwa sebagian besar bangunan air yang ada di Kabupaten Merauke mengalami kerusakan yang diakibatkan daya dukung tanah yang kurang maksimal. Salah satu cara untuk mengatasi jenis tanah ini dengan melakukan stabilisasi kimiawi dan diperlukan untuk mengetahui waktu permeabilitasnya. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kecepatan permeabilitas tanah dasar terhadap bangunan air setelah di tambahkan semen portland sebagai bahan stabilisasi tanah.            Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan pengujian permeabilitas tanah dengan perhitungan menggunakan metode SNI M.22-1990-F. Mengadakan pencampuran tanah dansemen dengan presentase 3%, 6%, 9%, dan 12% dan contoh tanah diambil dari daerah sekitar bangunan air Gudang Arang.            Berdasarkanan analisis permeabilitas tanah pada variasi campuran tanpa penambahan semen diperoleh nilai koefisien sebesar 1,9.10-4 cm/det dan penambahan 3 %  koefisien sebesar 1,3.10-4 cm/det. Penambahan semen 6% nilai koefisien semakin menurun menjadi 7,84.10-5 cm/det, penambahan semen 9% koefisien sebesar 6,35.10-5 cm/det dan penambahan semen 12% nilai koefisiennya sebesar 5,92.10-5 cm/det. Semakin banyak penambahan semen nilai koefisiennya akan semakin kecil.
PEMANFAATAN E-COMMERCE UNTUK MEMBANTU PEMASARAN DAN PENJUALAN PRODUK USAHA KECIL MENENGAH (UKM) KERAJINAN KHAS MASYARAKAT ASLI PAPUA DI MERAUKE Latif, Agustan; Pare, Selfina
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 2 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i2.677

Abstract

Merauke memiliki potensi sumber kerajinan khas papua yang begitu banyak, hal ini perlu di dukung dengan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua di masa yang akan datang. Permasalahan mendasar pada produk kerajinan khas papua masyarakat asli papua yakni sulitnya melakukan pemasaran dan penjualan agar dikenal secara global. Penelitian ini bertujuan untuk membantu masyarakat asli Papua dalam memasarkan dan menjual produk kerajinan khas setempat dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam hal ini yakni electronic commerce (e-commerce) berupa sebuah website online. Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan suatu bidang yang memberikan kontribusi yang signifikan dalam memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.Penggunaan pendekatan Customer Relationship Management (CRM) yaitu operasional, manajemen dan kolaboratif menjadi tolak ukur dalam pembuatan website e-commerce agar sesuai kebutuhan untuk mendapatkan hubungan yang baik dengan pelanggan (End User), sehingga dapat memaksimalkan keuntungan masyarakat asli papua. Tools yang digunakan untuk mengembangkan website pemasaran dan penjualan tersebut  yakni PHP dan Dreamweaver.Hasil penelitian ini yakni dengan adanya aplikasi e-commerce dapat menjadi salah satu solusi pemasaran dan penjualan produk khas papua, meningkatkan pendapatan masyarakat asli papua serta dengan menggunakan pendekatan CRM menghasilkan suatu aplikasi e-commerce  yang komunikatif dan informatif serta mampu menyediakan kemudahan seperti pemasaran, penyediaan barang, transaksi perdagangan serta sarana komunikasi yang terarah.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN LAYANAN PDAM DI KABUPATEN MERAUKE (Studi Kasus Kelurahan Rimba Jaya) Paresa, Jeni
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 2 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i2.678

Abstract

Kebutuhan  masyarakat  Merauke  khususnya  di  Kelurahan  Rimba  Jaya  akan  air  bersih semakin  meningkat  karena  pertumbuhan  penduduk  dari  tahun  ke  tahun.  Penduduk  Kelurahan Rimba Jaya menggunakan fasilitas air tanah dan PDAM untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, sehingga dilakukan analisis layanan PDAM untuk mengetahui tingkat layanan PDAM di kelurahan Rimba Jaya Merauke.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi pelanggan PDAM Kelurahan Rimba Jaya Merauke. Dalam penelitian ini diambil 46 sampel pelanggan PDAM blok 1, kelurahan Rimba Jaya dengan kuesioner dan wawancara menggunakan persentase deskriptif.Hasil Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ketersediaan debit air PDAM PT. Wedu Merauke saat ini yaitu sebesar 1.050,250 m3/hari sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan air masyarakat Kelurahan Rimba Jaya untuk 20 tahun yang akan datang sebesar 1.158,085 m3/hari dengan prediksi jumlah penduduk untuk tahun 2036 sebesar 29.509 jiwa. Sedangkan tingkat   kepuasan   pelanggan   secara keseluruhan   mencakup kualitas layanan yang baik yaitu sebesar 59,236% yang berarti bahwa pelanggan merasa cukup puas dengan pelayanan PDAM PT. Wedu Merauke.Â