cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
RANCANGAN MODEL TURBIN SAVONIUS SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK Parenden, Daniel; Sumbung, ferdi H.
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 3 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin angin merupakan suatu alat yang mampu mengubah energi angin menjadi energi mekanik dan selanjutnya diubah menjadi energi listrik melalui generator. Turbin angin poros vertikal rotor tipe savonius mampu bekerja optimum pada kecepatan angin yang rendah. Secara umum turbin angin savonius hanya memanfaatkan drag force dari angin, sehingga semakin besar drag force, maka efisiensi turbin juga semakin besar.Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat turbin savonius sebagai pembangkit listrik serta menguji kinerja turbin savonius.Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan turbin angin savonius yang dibuat diperoleh bahwa pada kecepatan angin minimal (3,8 m/s) didapatkan daya output 1,6 Watt dan efisiensi  sebesar 18,8  % sedangkan pada kecepatan angin maksimumm  (5,4 m/s) didapatkan daya output 5,46  Watt dan efisiensi  sebesar 10,65  %
ANALISIS MENGGUNAKAN PEMODELAN UNTUK PENGENDALIAN MOTOR LISTRIK STUDI KASUS MOTOR 1750 RPM/60 HP/240 Volt Mangera, Paulus; Pasalli, Daud Andang
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 3 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk kegunuaan analisis secara teoretis, sebuah motor DC dapat direpsesentasikan dalam bentuk sebuah model, dimana model tersebut dapat menggambarkan karakteristik dari ‘fisik’ motor yang sebenarnya. Sebuah motor DC dapat direpresentasikan dalam beberapa jenis model, antara lain: model matematik (model nisbah alih dan ruang keadaan),dan model simulink. Dengan menggunakan spesifikasi data motor DC type Dripproof serta dilakukan pengujian diperoleh nilai n =  47,402642 rad/sec  dan  = 0,360860. Karena nilai  lebih kecil dari satu, maka motor DC tersebut akan memiliki karakteristik kurang teredam. Untuk memperoleh karakteristik kecepatan dan arus jangkar yang baik pada motor DC , dapat dilakukan pengendalian pada saat pengasutan (starting), pembebanan dan pengereman (stopping).
PENGAMBILAN DAN PENGUKURAN CONTOH TIMBULAN DAN KOMPOSISI SAMPAH BERDASARKAN SNI 19-3964-1994 (STUDI KASUS: KAMPUS UNMUS) Lolo, Dina Pasa; Cahyanti, Theresia Widi Asih
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 3 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah persampahan merupakan masalah penting yang tumbuh dan meningkat seiring dengan perkembangan jumlah penduduk. Peningkatan volume sampah yang tidak diikuti dengan perbaikan dan peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, mengakibatkan permasalahan sampah menjadi kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur volume timbulan sampah dan untuk mengetahui komposisi sampah yang ada di kampus Unmus sehingga dapat ditentukan metode yang tepat untuk mengolah sampah yang ada di kampus Unmus.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik untuk menghitung laju volume timbulan sampah serta membuat rancangan alat pengukur volume timbulan sampah. Pengambilan contoh timbulan sampah dilakukan berdasarkan SNI 19-3964-1994. Pengambilan sampel timbulan dan komposisi sampah dilakukan dengan mengumpulkan sampah yang volumenya diukur menggunakan wadah pengukur 40 liter kemudian beratnya ditimbang; dan atau sampah terkumpul diukur dalam bak pengukur 500 liter dan ditimbang beratnya, kemudian dipisahkan berdasarkan komposisi sampah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampah-sampah yang ada di Lingkungan Kampus Unmus terdiri dari beberapa komposisi, diantaranya sampah kertas 24%, sampah dari bahan bangunan 22%, sampah plastik 18%, sampah kaca 8%, sampah organik 11%, dan lain-lain 7%.
PEMANFATAN TANAH LEMPUNG KEPASIRAN SEBAGAI BAHAN BANGUNAN DI KAMPUNG SOTA DISTRIK SOTA PERBATASAN REPUBLIK INDONESIA-PAPUA NEW GIINEA Pasalli, Daud Andang; Paresa, Jeni
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 3 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan khususnya bidangi ilmu teknik sipil dalam hal ini penggunaan material sebagai bahan bangunan dan laju perkembang pembangunan dengan pesat pada dekade terakhir maka penggunaan material yang tersedia di daerah lokasi pembangunan harus dengan sangat bijak dapat dimanfaatkan. Penelitian ini menggunakan tanah lempung kepasiran  sebagai material untuk pembuatan campuran semen. Sehingga diharapkan dari  penelitian ini akan menghasil sebuah komposisi campuarn  yang  inovatif dengan beberapa keunggulan dari sisi biaya, metode pelaksanaannya dan pemanfaatan material lokal.Pengujian karakteristik fisis dan mekanis tanah lempung kepasiran dasar yang meliputi kadar air, berat jenis, Aterrberg, analisa saringan, bobot isi, kompaksi, kuat tekan bebas dan geser langsung. Pengujian selanjutnya adalah pengujian rancang capuran tanah lempung kepasiran dengan semen dengan mengacu kepada standar yang berlaku (SNI maupun ASTM). Pengujian dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh tanah lempung kepasiran  untuk pasangan dinding dan lantai. Dalam penelitian ini penggunaan material tanah lempung kepasiran sebagai bahan campuran semen akan di lakukan dengan berbagai metode perbandingan campuran untuk mendapatkan komposisi yang idela. Selanjutnya pada tahap berikutnya akan dilakukan uji model prototipe di lapangan dengan menggunakan hasil desain dari penelitian laboratorium pada tahapan sebelumnya.Hasil pengujian sifat fisis tanah lempung kepasiran dimana kadar air sebesar 43,4 %, berat jenis 2,70, persentase butiran dimana butiran halus sebesar 57,50 % dan butiran kasar 42,5 %, serta batas Atterberg dimana LL 45 %, PL 31,54 %, PI 14,42 % dan SL 16,47 %. Serta mempunyai bobot isi 1,66 gram/cm3 dan mempunyai berat isi kering 1,33 gram/cm3 serta kadar air optimum 36 %. 2.        Dari hasil analisa butiran dapat dilihat bahwa kandungan butiran kasar cukup besar maka untuk konstruksi non strukturak tanah lempung kepasiran dapat digunakan
ANALISIS INSTALASI POMPA PEMADAM KEBAKARAN PADA KOMPLEKS TERMINAL BAHAN BAKAR MINYAK MERAUKE Arifin, Agus Samsul; Sahupala, Peter; Parenden, Daniel
MUSTEK ANIM HA Vol 3 No 3 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dari suatu instalasi pompadengan memperhitungkan total kerugian head serta ketersediaan daya pompa padakeseluruhan instalasi yang dihitung apakah akan terjadi kavitasi ataukah tidak, padaKompleks Terminal Bahan Bakar Minyak Pertamina Merauke. Adapun data-data yangdiambil adalah data reservoar, panjang pipa, sudut belokan pipa, diameter pipa dan datapompa serta gambaran instalasi yang ada. Pengolahan data dilakukan dengan metodeHazen-Williams. Data dianalisis melalui perhitungan head pompa untuk mendapatkanNPSH yang tersedia dan NPSH yang dibutuhkan.  Perhitungan Head Loses menunjukkan bahwa kecepatan air pada pipa akhiradalah sebesar 20,762 m/detik, kecepatan aliran air yang masuk ke pompa adalah2,9197m/detik, kapasitas debit 341,126 m3/jam sedangkan kapasitas yang terpasang adalahsebesar 340,687 m3/jam dengan kebutuhan daya sebesar 27,205 kW, sedangkan dayayang terpasang adalah sebesar 28 kW. Head Isap Positip Neto yang tersedia adalah 5,76m dan Head Isap Positip Neto yang diperlukan adalah 5,76 m, Head Total adalah sebesar72 m sedangkan Head maksimum pada pompa adalah sebesar 80 m sehingga dapatdinyatakan pompa bekerja dalam keadaan aman dan tanpa mengalami kavitasi.
PERANCANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT SAPI PADA DINAS PETERNAKAN KABUPATEN MERAUKE Tallulembang, Tatik Melinda; Manggau, Fransiskus Xaverius
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan    hewan ternak merupakan bagian yang penting untuk memajukan bidang peternakan. Namun jumlah dokter hewan yang terbatas, menyebabkan penanganan terhadap sapi yang sakit menjadi sangat lambat. Selain itu jarak antar lokasi pemeliharaan sapi yang jauh menyebabkan penyakit sapi semakin meluas, serta kurangnya pemahaman peternak tentang  penyakit  sapi  juga  menambah  lambatnya  penanganan  terhadap  penyakit  sapi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Sapi pada Dinas Peternakan Kabupaten Merauke yang dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit sapi dan mengetahui cara penanganan awalnya.Metode inferensi yang digunakan adalah forward chaining.Tools yang digunakan adalah microsoft visual basic 6.0, perancangan database menggunakan Microsoft acces 2007 dan crystal report8.5 untuk  pembuatan laporan. Pengujian sistem menggunakan blackbox  dan kuisioner kepada staf bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan Kabupaten Merauke. Hasil akhir dari penelitian menunjukan perubahan yang cukup signifikan terhadap kinerja kerja  dimana  terjadi  tingkat  kenaikan  waktu  dalam  penanganan  terhadap  penyakit  sapi Berdasarkan hasil kuisioner tentang mengenai hasil kinerja dan kecepatan program dalam penyajian data dan informasi diperoleh informasi sebagai berikut, 2 (20%) responden yang menjawab sangat cepat, 8 (80%) responden menjawab cepat dan tidak ada responden yang menjawab lambat. Artinya penanganan terhadap penyakit sapi menggunakan sistem lebih cepat.Kesehatan    hewan ternak merupakan bagian yang penting untuk memajukan bidang peternakan. Namun jumlah dokter hewan yang terbatas, menyebabkan penanganan terhadap sapi yang sakit menjadi sangat lambat. Selain itu jarak antar lokasi pemeliharaan sapi yang jauh menyebabkan penyakit sapi semakin meluas, serta kurangnya pemahaman peternak tentang  penyakit  sapi  juga  menambah  lambatnya  penanganan  terhadap  penyakit  sapi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Sapi pada Dinas Peternakan Kabupaten Merauke yang dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit sapi dan mengetahui cara penanganan awalnya.Metode inferensi yang digunakan adalah forward chaining.Tools yang digunakan adalah microsoft visual basic 6.0, perancangan database menggunakan Microsoft acces 2007 dan crystal report8.5 untuk  pembuatan laporan. Pengujian sistem menggunakan blackbox  dan kuisioner kepada staf bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan Kabupaten Merauke. Hasil akhir dari penelitian menunjukan perubahan yang cukup signifikan terhadap kinerja kerja  dimana  terjadi  tingkat  kenaikan  waktu  dalam  penanganan  terhadap  penyakit  sapi Berdasarkan hasil kuisioner tentang mengenai hasil kinerja dan kecepatan program dalam penyajian data dan informasi diperoleh informasi sebagai berikut, 2 (20%) responden yang menjawab sangat cepat, 8 (80%) responden menjawab cepat dan tidak ada responden yang menjawab lambat. Artinya penanganan terhadap penyakit sapi menggunakan sistem lebih cepat.
OPTIMISASI PARTICLE SWARM PADA PEMASANGAN JARINGAN PIPA AIR PDAM Wayangkau, Izak Habel
MUSTEK ANIM HA Vol 4 No 1 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini membahas  tentang penerapan algoritma Partical Swarm dalampembuatan minimum spanning tree atau mencari suatu jalur terpendek untukmenghubungkan graf berbobot. Minimum spanning tree merupkan metode untukmencari nilai minimum  atau jarak terpendek dari lintasan suatu graf. Pembangunanjaringan pipa air harus dipikirkan secara serius sehingga tidak ada pasokan air yangterbuang percuma untuk mengatasi persoalan tersebut digunakan minimum spanning treeuntuk mencari nilai minimum atau mencari jarak terpendek pemasangan pipa air denganmenggunakan algoritma partical Swarm.
PERILAKU LENTUR BALOK CASTELLATED MODIFIKASI DENGAN PENGAKU TULANGAN BAJA DAN KOMPOSIT MORTAR SERTA TULANGAN LONGITUDINAL Doloksaribu, Budi
MUSTEK ANIM HA Vol 4 No 1 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekuatan balok dengan material baja dalam aplikasinya sebagai elemen strukturdapat dinaikkan dengan cara membuat balok castellated dan menggabungkannya denganmaterial beton sehingga terjadi aksi komposit. Balok castellated dapat dimodifikasidengan menggunakan pengaku tulangan baja. Penelitian ini melakukan modifikasi balokcastellated yang digabungkan dengan mortar dan menggunakan tulangan longitudinal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku lentur, pola keruntuhan dandisplacement yang terjadi pada balok castellated modifikasi dengan pengaku tulanganbaja dan komposit mortar serta tulangan longitudinal. Hasil penelitian diperoleh nilaiPmaks= 216,315 kN. Lendutan yang terjadi pada saat Padalah 43,19 mm. Penggunaanbalok castellated modifikasi dengan pengaku tulangan baja dan komposit mortar sertatulangan longitudinal, dari segi kapasitas momen mengalami penurunan sebesar 12,47%dibandingkan balok modifikasi penyambung siku
RANCANG BANGUN MESIN PEMISAH KULIT ARI JAGUNG Andriyono, Andriyono
MUSTEK ANIM HA Vol 4 No 1 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang Bangun Mesin Pemisah Kulit Ari  Jagung dengan mekanisme RubberRoll. Tujuan utama dari perancangan alat pengupas kulit ari biji jagung denganmekanisme rubber roll sistem gesek adalah untuk memenuhi kebutuhan alat pengupaskulit ari biji jagung para petani jagung di Distrik Tanah Miring dan SemanggaKabupaten Merauke.Spesifikasi pembuatan alat pengupas kulit ari biji jangung dengan mekanismerubber roll sistem gesek berkapasitas mesin 5 kg/menit, ukur mesin panjang 650 mmx lebar 500 mm x tinggi 750 mm, mengunakan tenaga pengerak berupa dinamo listrik2 kw, 1420 rpm. Rubber roll yang digunakan untuk pengupas dengan sistem gesekpada poros penggerak tebal 8 mm, lebar 40 mm x 250 mm, rubber roll pada sisidinding tebal 8 mm, lebar 40 mm x 260mm, rangka mengunakan profil siku 40 x 40 x5 mm dan profil siku 40 x 50 x 5 mm. Sistem transmisi alat pengupas kulit arijagungmengunakan 2 puli diameter 3 inch dan 8 inch yang merubah putaran dari 650 rpm, vbeltjenis A, 1 poros pejal diameter 1 inch, pipa pelapis poros diameter 3 inch,panjang 400 mm. Taksiran harga jual mesin pengupas kulit ari biji jagung adalah Rp2.106.000.
PERENCANAAN BETON STRUKTUR MUTU KELAS III DENGAN MENGGUNAKAN PASIR WANINGGAP NANGGO ( Hairulla, Hairulla
MUSTEK ANIM HA Vol 4 No 1 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan unsur penyusun dan penopang struktur bangunan, jikaberkualitas baik maka dapat menahan beban bangunan yang besar, salah satu bahanyang digunakan adalah pasir. Di Kabupaten Merauke terdapat beberapa lokasipenambangan pasir lokal dan menampungan pasir import, jika kedua jenis pasir inidicampurkan belum diketahui nilai kuat tekan yang dihasilkan, oleh sebab itudilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik pasir untuk campuran beton dankuat tekan dari campuran pasir lokal dan pasir import.Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Musamusdengan menggunakan rancangan metode DoE. Perbandingan yang digunakan adalahcampuran 70 % pasir Luwu : 30 % pasir Waninggap Nanggo, 80 % pasir Luwu : 20% pasir Waninggap Nanggo, normal pasir Waninggap Nanggo dan normal pasirLuwu menggunakan kubus ukuran 15x15x15 cm sebanyak 20 contoh benda uji.Kuat tekan yang diperoleh perbandingan 70 % pasir Luwu : 30 % pasirWaninggap Nanggo sebesar 21.80 Mpa, perbandingan 80 % pasir Luwu : 20 % pasirWaninggap Nanggo sebesar 29.54 Mpa, beton normal pasir Waninggap nanggo 16.57Mpa  dan pasir Luwu 30.56 Mpa. Proporsi yang dapat digunakan adalah campuran 80% pasir Luwu : 20 % pasir Waninggap Nanggo dengan nilai kuat tekan 29.54 Mpa,hasil yang diperoleh lebih besar dari kuat tekan yang direncanakan yaitu diatas K225.