cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
PENGGUNAAN SOIL CEMEN SEBAGAI BAHAN PERKERASAN JALAN DI TINJAU TERHADAP NILAI CBR Hairulla, Hairulla
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 2 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i2.679

Abstract

Perkembangan Kabupaten Merauke akan menimbulkan tingginya permintaan akan prasarana jalan yang memadai. Dalam peningkatan mutu jalan konstruksi soil cement, konstruksi  lama ditimbun dengan material baru (selected mateials) dan distabilisasi, hal ini akan memberikan beberapa kerugian, diantaranya bangunan Box culvert akan mengalami penambahan beban mati diatasnya dan pengambilan bahan terus menerus tentunya akan merusak alam. Tujuan penulisan ini adalah (1) Mengetahui pemanfaatan material daur ulang perkerasan soil cement lama sebagai bahan perkerasan jalan, (2) Mengetahui hasil pemanfaatan daur ulang perkerasan soil cement sebagai bahan perkerasan jalan tanpa penambah material baru selected materials (Selmat).Metode yang digunakan adalah metode pengujian CBR labolatorium SNI. Pengujian dilakukan dengan dua sample tanah yaitu material hasil bongkaran soil cement dan selected materials (selmat), untuk diketahui nilai CBR yang dihasilkan kemudian dibandingkan. dengan metode ini juga akan diketahui kekuatan penggunaan soil cemen sebagai bahan yang di daur ulang sebagai material perkerasan jalan.Hasil pengujian CBR Labolatorium disimpulkan bahwa dengan penambahan semen sebanyak 12% ditambah pemeraman 7 hari, diperoleh nilai CBR rata-rata pada  selected materials (selmat) sebesar 30,17%. Sedangkan material bongkaran soil cement mengalami peningkatan yang baik yaitu nilai CBR rata-rata sebesar 73,02%. Maka  material bongkaran soil cement dapat digunakan sebagai bahan perkerasan jalan dengan cara distabilisasi dan telah memenuhi syarat perkerasan jalan yaitu sebagai lapis fondasi bawah (subbase) CBR ≥ 35%.
APLIKASI KAMUS BAHASA INDONESIA – BAHASA MARIND BERBASIS WEB PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN MERAUKE Suwarjono, Suwarjono
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 2 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i2.681

Abstract

Di daerah-daerah tertentu penggunaan bahasa daerah terindikasi terjadi pengikisan. Pengikisan ini dapat dilihat adanya pewarisan bahasa dari satu generasi ke generasi semakin berkurang. Sekarang ini banyak masyarakat Merauke yang sudah tidak mengenal  bahasa daerah Malind. Penyebab utama menghilanganya bahasa Malind dikarenakan pengaruh bahasa pergaulan yang bebas, hal ini seperti terlihat dikalangan generasi muda.Terdapat beberapa tahapan dalam pembuatan aplikasi kamus bahasa malind ini, yaitu tahap pengumpulan data dilakukan wawan cara dengan tokoh adat yang menguasai dengan benar bahasa malind, dan studi pustaka. Analisa dan perangcangan system menggunakan Unfield Modeling Language (UML) dengan menggunakan algoritma Boyer Moore, dimana algortima ini memang di khususkan untuk mencari kata dalam pembuatan kamus. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Visual Basic yang cocok digunakan untuk membuat aplikasi kamus berbasis desktop. Database yang digunakan adalah MySQL sebagai manajemen basis datanya pada sisi admin. Pengujian aplikasi kamus yang digunakan adalah metode blackbox diman pengujian ini menguji fungsi dan kegunaan dari aplikasi kamus bahasa malind ini.Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi kamus bahasa malind berbasis desktop yang dapat digunakan dan dijalankan pada komputer dan laptop. Kosa kata kamus yang dihasilkan kurang lebih 1000 kosa kata. Pengujian apliakasi kamus malind ini untuk menterjemahkan kosakata dari bahasa Indonesia ke bahasa malind menunjukan hasil yang sesuai dengan sumber referensi yang digunakan.
TRANSFORMASI FUNGSI DAN BENTUK ARSITEKTUR BUGIS-MAKASSAR DI PESISIR PANTAI BUTI MERAUKE Nurhuzna, Atiza
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 2 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i2.682

Abstract

Arsitektur tradisional yang merupakan salah satu tradisi fisik bukanlah sesuatu yang lestari, melainkan akan mengalami transformasi, namun transformasi yang diinginkan adalah yang tetap memelihara karakter inti sehingga tetap terjaga benang merah  masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi transformasi prinsip arsitektur Bugis-Makassar yang terjadi pada permukiman masyarakat Bugis-Makassar di pesisir pantai Buti Merauke.Jenis penelitian adalah kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Metode pengambilan data dengan observasi langsung, wawancara mendalam, pengisian kuisioner, sketsa dan dokumentasi. Objek penelitian adalah unit rumah Bugis-Makassar di pesisir Bugis-Makassar yang dibangun sejak tahun 1970an.Hasil penelitian menunjukkan transformasi fungsi yang terjadi adalah pada bagian kolong rumah, tamping/teras depan dan ruang dalam rumah. Sedangkan transformasi bentuk yang utama terjadi pada denah dan atap bangunan. Disimpulkan bahwa secara fungsi mengalami transformasi dari mono fungsi menjadi multi fungsi akibat perubahan aktifitas dan secara bentuk menjadi lebih variatif dari bentuk aslinya.
PEMANFAATAN LIMBAH BATANG PADI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Prasetyo, Yudhi Dwi; Sahupala, Peter; Latuheru, Reinyelda D.
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 2 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i2.683

Abstract

Kabupaten Merauke khususnya Distrik Semangga, memiliki luas lahan sekitar 650 Ha sawah dimana setiap panen padi  menghasilkan 4550-5200 Ton gabah. Sedangkan proses penggilingannya menghasilkan berupa 910-1040 Ton sekam padi. Hasil panen padi yang banyak tersebut berarti terdapat jumlah ton batang padi yang tidak terpakai. Penelitian ini bertujuan untuk mengelolah limbah batang padi menjadi briket yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif.Penelitian ini adalah dengan melakukan pengujian laboratorium untuk menentukan komposisi kimia briket, sifat-sifat thermal. Briket berukuran mesh 60, 80 yang dicetak berbentuk  selinder. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknik Mesin UNMUS untuk proses pembuatan dan Laboratorium Kimia Anorganik Jurusan Kimia Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Hasanuddin Makassar.Hasil uji analisis proksimasi menghasilkan: untuk mesh 60 antara lain moisture 12,94%,; volatile matters 20,97%,; fixed carbon 32,83%, dan nilai kalor atas 2720 kcal/kg, sedangkan untuk mesh 80 antara lain moisture 11,37%,; volatile matters 18,37%,; fixed carbon 34,81%, dan nilai kalor atas 2698 kcal/kg. Kerapatan mesh 80 adalah  0,4415 gr/cm3, mesh 60 adalah 0,435 gr/cm3, efisiensi pembakaran mesh 60 adalah 14,66% dan mesh 80 adalah 13,54%, dana yang dibutuhkan adalah biaya total produksi briket perhari   Rp. 171.600 ditambah biaya pembuatan alat pencetak briket Rp. 1.388.000 jadi total biaya sebesar Rp.1.559.600.
PENERAPAN CASE BASED REASONING UNTUK DIAGNOSIS DIABETES MELLITUS Zubaedah, Reza
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 3 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i3.706

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolisme yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah (glukosa) seseorang di dalam tubuh yang tingginya melebihi batas normal (hyperglikemia). Dalam jangka panjang penyakit diabetes mellitus dapat menyebabkan  gangguan fungsi dan kerusakan organ tubuh. Oleh sebab itu diagnosis terhadap penderita diabetes mellitus harus dilakukan secara cepat supaya komplikasi dapat diperlambat.Kasus -  kasus yang dimiliki oleh pasien diabetes mellitus bisa digunakan kembali untuk mendiagnosis kasus baru. Case Based Reasoning (CBR) merupakan sistem penalaran komputer yang menggunakan pengetahuan lama untuk mengatasi masalah baru. CBR memberikan solusi terhadap permasalahan baru dengan melihat kasus lama yang paling mendekati permasalahan baru. Sistem yang dibagun dalam penelitian ini adalah sistem CBR untuk melakukan diagnosis penyakit diabetes mellitus. Proses diagnosisnya dilakukan dengan cara memasukan permasalahan baru (target case) untuk dibandingkan dengan kasus lama (source case) untuk dihitung nilai similaritasnya. Dalam penelitian ini proses similaritasnya menggunakan metode nearest neighbour.Pengujian dilakukan dengan menggunakan 117 kasus dengan 85 kasus yang disimpan di basis kasus dan 32 data kasus yang dijadikan sebagai kasus baru. Hasil pengujian sistem dengan menggunakan data rekam medik pasien dengan diagnosis yang tervalidasi pakar menunjukkan bahwa sistem mampu mengenali tiga jenis penyakit diabetes mellitus dengan tingkat akurasi sebesar 94,29%.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS POTENSI LAHAN PERTANIAN PRODUKTIF KABUPATEN MERAUKE PADA DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA Loppies, Stanly H. D.
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 3 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i3.707

Abstract

Kabupaten Merauke adalah salah satu kawasan sentra produksi pertanian, serta memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif yaitu sekitar 2.491.821,99 Hektar lahan basah dan subur yang merupakan tanah Aluvial hasil endapan sungai yang siap untuk dimanfaatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sebuah Sistem Informasi Geografis Potensi Lahan Pertanian Produktif di Kabupaten Merauke berbasis Web untuk meningkatkan kinerja Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura dalam pemberian informasi potensi lahan pertanian produktif ke masyarakat luas. Selain itu, sistem ini menjadi salah satu alternatif media promosi bagi Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Merauke dalam mengelola informasi potensi lahan produktif yang ada di Kabupaten Merauke.Metode penelitian data yang digunakan adalah wawancara, studiliteratur dan observasi. Pembangunan sistem menggunakan aplikasi xampp yang digunakan sebagai web server dan bootstrap sebagai alat bantu dalam membuat sebuah tampilan halaman website, serta notepad untuk meletakkan kode program.Penelitian ini telah menghasilkan sebuah sistem informasi geografis berbasis web dengan informasi dalam bentuk data spasial media promosi bagi Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Merauke tentang informasi potensi lahan produktif yang tersedia pada Kabupaten Merauke.
APLIKASI KAMUS ILMU PENGETAHUAN ALAM BERBASIS ANDROID Suwarjono, Suwarjono
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 3 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i3.708

Abstract

Siswa kesulitan dalam memahami materi pelajaran terutama dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam karena dihadapkan dengan bahasa-bahasa latin, rumus-rumus hitungan serta istilah-istilah yang sulit untuk dipahami. Sehingga perlu dibuat sebuah sistem yang dapat memberi kemudahan dalam mempelajari ilmu pengetahuan alam berupa kamus ilmu pengetahuan alam berbasis android pada Lembaga Bimbingan Belajar Newton Institute Merauke.Terdapat beberapa tahapan dalam pembuatan aplikasi ini yaitu tahap pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan studi pustaka, analisa dan perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), dan pembuatan aplikasi menggunakan Android studio dengan java sebagai bahasa pemrogramannya pada sisi user dan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai manajemen basisdatanya pada sisi admin. Pengujian aplikasi menggunakan metode pengujian blackbox, pengujian kepuasan pengguna menggunakan metode perhitungan American Customer Satisfaction Index (ACSI).Pengujian dilakukan dengan mendaftarkan 1000 istilah  ke dalam basis data MySQL. Hasil pengujian aplikasi menunjukkan aplikasi kamus Ilmu Pengetahuan Alam dapat berfungsi dengan baik. Serta hasil pengujian kepuasan pelanggan menggunakan metode ACSI diperoleh hasil sebesar 72,33 menyatakan bahwa pengguna cukup puas dengan aplikasi kamus ilmu pengetahuan alam.
TIPOLOGI BANGUNAN BERSEJARAH RUMAH LEPRO MERAUKE Hematang, Yashinta Irma Pratami; Sarina, Sarina
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 3 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i3.709

Abstract

Kabupaten Merauke seyogyanya menjaga dan mengupayakan pelestarian bangunan tua/bersejarahnya.  Diharapkan dengan adanya kajian awal yaitu penelitian ini, terbuka peluang untuk kegiatan konservasi bangunan bersejarah ini di kemudian hari (tahap awal kegiatan konservasi bangunan).  Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Merauke (2013) dalam Badan Pusat Statistik (2014: 330), Lepro (orang sakit lepas) merupakan satu dari 29 tempat-tempat bersejarah di Kabupaten Merauke. Walaupun demikian, Rumah Lepro saat ini belum dalam tahap awal kegiatan pemugaran.Penelitian ini bersifat inductive exploratory research, yaitu penelitian dengan pendekatan induktif yang bersifat menjelajah yang mempunyai permasalahan yang terbuka luas (misal: studi kasus,  grounded-research) dan belum ada hipotesanya. Penelitian ini datanya diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik rumah.Permukiman Lepro terdiri dari lima klaster, masyarakat menyebutnya dengan Kampung 1, Kampung 2, kampung 3, kampung 4, dan kampung 5. Masing-masing kampung terdiri dari lima rumah. Berdasarkan hasil penelitian, rumah lepro pada area Lepro I dikategorikan menjadi dua (2) tipe bentuk rumah, yaitu: (1)            Rumah Lepro Bentuk Pondasi Umpak Kayu dan (2) Rumah Lepro Bentuk Pondasi Umpak Beton. Adapun tipe (2) terbagi menjadi dua klasifikasi yaitu: (2a) Bentuk Atap Asbes dan (2b) Bentuk Atap Seng.
SIMULASI TUNNING SISTEM KENDALI PID QUADROTOR MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Putra, Nasra Pratama; Manggau, Fransiskus Xaverius
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 3 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i3.710

Abstract

Sistem kendali dibutuhkan quadrotor agar dapat melayang mendekati keadaan stasioner. Salah satu sistem kendali yang dapat dirancang dan diimplementasikan pada quadrotor adalah kendali PID. Metode tradisional yang popular untuk kendali PID adalah menggunakan Ziegler Nichol. Kelemahan metode tersebut sering menghasilkan gelombang overshoot tinggi. Di sisi lain, beberapa pendekatan intelligence juga diusulkan untuk meningkatkan hasil tuning tradisional PID seperti menggunakan optimalisasi heuristic.Optimalisasi heuristic merupakan sebuah teknik pencarian solusi terbaik dalam dunia komputasi dengan ketetapan yaitu tidak memiliki batasan dalam mencapai nilai optimal suatu parameter tertentu. Salah satu metode yang termasuk dalam optimalisasi heuristic adalah Algoritma Genetika. Tunning PID menggunakan simulasi berbasis Algoritma Genetika dapat memepercepat proses pencarian konstanta PID yang optimal. Parameter-parameter yang digunakan pada simulasi ini yaitu massa, panjang lengan, radius, torsi motor, dan kecepatan motor. Beberapa asumsi yang diterapkan dalam melakukan simulasi dari quadrotor ini yaitu, struktur dari quadrotor dianggap kaku, struktur dari quadrotor dianggap simetris, titik berat beban quadrotor diasumsikan berada tepat di tengah (pusat massa) quadrotor, dan efek getaran masing-masing propeller dianggap tidak terjadi.Hasil perhitungan simulasi sistem menggunakan Algoritma Genetika didapatkan konstanta PID yang optimal yaitu Kp bernilai 0.0996, Ki bernilai 0.001 dan Kd bernilai 0.0289. memiliki nilai maksimum peak yaitu  3,57 derajat. Artinya quadrotor akan stabil melayang dengan tetap dapat menjaga sudut kemiringan tidak lebih dari 3,88 derajat. Nilai settling time yang didapat pada kondisi tersebut adalah 1,54 detik. Artinya tingkat kemiringan sudut akan mengalami penurunan hingga menuju keadaan stationer dengan waktu tempuh sekitar 1,54 detik. Jumlah generasi untuk mencapai kondisi tersebut adalah sekitar 26 generasi. Waktu eksekusi simulasi untuk kondisi tersebut adalah 494 detik.
ADAPTASI BENTUK DAN FUNGSI ARSITEKTUR RUMAH TRADISIONAL BUGIS-MAKASSAR DI KAMPUNG KUMBE, MERAUKE Octavia, Sari; Hematang, Yashinta Irma Pratami
MUSTEK ANIM HA Vol 6 No 3 (2017): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v6i3.711

Abstract

Merauke merupakan daerah yang multi etnis sehingga dapat dikatakan sebagai miniatur Indonesia karena terdapat banyak suku bangsa dari daerah lain yang mendiami kabupaten Merauke. Salah satunya adalah suku Bugis-Makassar. Suku Bugis-Makassar banyak mendiami daerah sepanjang pesisir pantai. Pendatang inilah yang membawa kebudayaan dari daerah asal mereka. Salah satunya rumah tradisional yang menjadi bagian penting dalam kehidupan keseharian mereka.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif terkait dalam  upaya menjelaskan  rumah Bugis-Makassar yang ada di Kampung Kumbe dalam konteks Arsitektur Tradisional sebagai eksplorasi konsep bangunan yang pernah dikembangkan pada masa lalu untuk dilihat bagaimana perkembangannya pada masa kini di dalam lingkungan baru yang jauh dari asal tradisinya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa akulturasi budaya setempat dengan budaya asal sangat kurang,  hal ini terlihat dari bentukan bangunan yang tidak mengalami perubahan dan tidak adanya kearifan lokal yang diadaptasi kedalam bentuk rumah tradisional. Hilangnya makna simbolik terhadap elemen-elemen arsitektural seperti makna ragam hias yang tidak lagi menunjukkan status sosial tetapi hanya berfungsi sebagai pemanis (ornamen) bangunan serta fungsi ruangan hanya sebatas pada kebutuhan pemilik rumah tanpa memperhatikan filosofi budaya asal.