cover
Contact Name
Fiametta Ayu Purwandari
Contact Email
fiametta@ugm.ac.id
Phone
+6285712601130
Journal Mail Official
agritech@ugm.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Jl. Flora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
agriTECH
ISSN : 02160455     EISSN : 25273825     DOI : 10.22146/agritech
Core Subject : Agriculture,
Agritech with registered number ISSN 0216-0455 (print) and ISSN 2527-3825 (online) is a scientific journal that publishes the results of research in the field of food and agricultural product technology, agricultural and bio-system engineering, and agroindustrial technology. This journal is published by Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta in colaboration with Indonesian Association of Food Technologies (PATPI).
Articles 1,392 Documents
Es Krim dari Susu Kedele dan Susu Kecipir Aisyah Tri Septiana
agriTECH Vol 10, No 2 (1990)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.165 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19060

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sifat-sifat as krim dari susu kedele dan susu kecipir dengan perm bandingan terhadap shat-sifat es krim dari susu sapi. Hasil analisis menunjukkan bahwe flavor as krim yang lerbaik adalah flavor as krim dari susu sapi. Tekstur as krim dari susu sapi tidak berbeda nyala dengan tekstur as krim dari susu kecipir. Overrun as krim dari susu sapi dan susu kedele lebih basar dari overrun susu kecipir. Janis susu ternyata tidak berpengaruh terhadap lama pelelehan. Jumlah mikrobia es krim dan susu sapi Iebih banyak dibanding jumlah mikrobia pada as krim dari susu kedele maupun dari susu kecipir. Tingkatan mutu as krim yang dipetoleh adalah berfurut-turut as Krim dari susu sapi, as krim dari susu kecipir, as krim dari susu kedele,
Pengurangan Asam Fitat Biji Kedele dengan Cara Pengupasan Agus Setyono; Zuheid Noor; Slamet Sudarmadji; Mochamad Adnan
agriTECH Vol 10, No 2 (1990)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1293.107 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19061

Abstract

Attempts have been made to reduce phytic acid level in soybean by mechanical dehulling process. Dehulling was carried out mechanically by using abrassive roller at of 750 to 1450 rpm. for 10 to 30 seconds. Mechanical dehulling at 750 rpm for 25 seconds was able to reduce approximately 81 per cent of the original content of phytic acid This hulling procedur gave about 87 per cent recovery of the hulled soybean.
Studi Tentang Kitin Cangkang Udang (Penaeus merguiensis) I : Isolasi Menggunakan Actinase E dan EDTA Umar Santoso
agriTECH Vol 10, No 3 (1990)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2236.114 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19062

Abstract

Telah dilakukan isolasi kitin dari cangkang udang {Panama merguiensis) menggunakan Actinase E untuk deproteinisasi dan EDTA untuk demineralisasi. Pada optimasi kondisi Actinase E. dalam deproteinisasi, hasil percobaan rnenunjukken bahwa pH, suhu dan konsentrasi enzim optimum berturut-turut adalah 6,0; 50°C dan 4,0 mglml (4000 tyrosine unitiml) untuk substrat 40 mg/ml. Kitin yang diperoleh dengan prosedur dalam percobaan ini mempunyai residu protein, abu, kalsium, fosfor, serta derajat deasetilesi relatif same dengan kitin komersial. Nairn bentuk Mtn yang dapat larut dalam air. kitin yang diperoleh rmempunyai berat molekul > 800.000; sedangkan kitin komersial rnempunyei berm molekul > 50.000, diestimasikan dengan HPLC. Hasil percobaan menunjukkan pula bahwa Actinase E tidak menampakkan aktivitas deasetilitik maupun kitinolitik,
Pengawetan Geplak dengan Sorbat dan Propionat Suhardi Suhardi; Y. Marsono
agriTECH Vol 10, No 3 (1990)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.791 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19063

Abstract

Telah dilakukan penelitian penggunaan potasium sorbat dan potasium propionat dengan kadar 0,05%-0,15% untuk mengawetkan geplak. Selama penyimpanan geplak diamati tiga hari sekali selama satu bulan atau sampai geplak berbau tengik atau berjamur. Pengamatan meliputi total jamur, total bakteri, total asam, tingkat ketengikan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa geplak yang diberi tambahan sorbat 0,10% dan 0,15% masih awet sampai sebulan; sedangkan geplak yang ditambah propionat sampai kadar 0,15% maupun geplak tanpa penambahan mulai rusak pada hari ke sembilan. Geplak yang diawetkan dengan sorbat agak berbau sorbat yang dapat "dikurangi" dengan penambahan essen.
Penetapan Struktur Turunan Hidroksipropil Glukosa Bukan Pereduksi dengan Cara H-NMR Haryadi Haryadi
agriTECH Vol 10, No 3 (1990)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1387.118 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19064

Abstract

Fraksinasi terhadap hidrolisat asam dari pati hidroksipropil dengan HPLC menggunakan kolom μ Poracil semi-preparatif menghasilkan tiga fraksi bukan pereduksi yang tertahan dalam waktu lebih pendek daripada dua fraksi pereduksi yang Iebih banyak jumlahnya. Tiga fraksi bukan pereduksi diuji dengan spektrometri 1N-MNR dalam bentuk turunan perasetat. Hasilnya menunjukkan bahwa turunan perasetat tersebut adalah 1,2-0-(1,2-(R)-propilen)-α-D-glukofuronosa tri-asetat bercampur dengan sedikit diasterioisomer (S). campuran diasterioisomer (R) dan (S) 1,2-0-(1,2-propilen)-α- D-glukopiranosa tri-asetat dan campuran 1.2-0-propilen-D-glukosa tri-asetat
Pengujian Keandalan Data Curah Hujan Di Daerah Irigasi Cikeusik, Kabupaten Cirebon (Pusat Penelitian Kerjasama IIMI-FTP UGM) Bambang H. Priyambodo; Bambang Jati A.
agriTECH Vol 10, No 3 (1990)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1293.195 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19065

Abstract

.
Penggunaan Starter Untuk Meningkatkan Mutu dan Keamanan Dendeng Basah Purnama Darmadji
agriTECH Vol 10, No 4 (1990)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.641 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19210

Abstract

Sifat-sifat microbiologis dendeng giling segar yang dipersiapkan dengan fermentasi dengan starter (Pediococcus pentosaceus, Lactobacillus plantarum. dan Mrcrococcus Sp.) dipelajari selama inkubasi pada suhu 30°C dan penyimpanan pada suhu 5°C. Nilai pH dendeng segar yang diperlakukan dengan starter menurun sesuai dengan peningkatan pertumbuhan bakteri asam laktat selama inkubasi. Proses fermentasi dengan bakteri asam laktat sangat berpengaruh pada pertumbuhan bakteri perusak seperti Micrococci, Staphylococci, bakteri gram negatif dan bakteri coli. Nilai penghambatan terhadap bakteri perusak pada akhir inkubasi selama 24 jam mencapai 90%, namun starter Micrococcus sp. Tidak menunjukkan penghambatan yang nyala terhadap bakteri perusak, Dendeng giling basah dengan fermentasi bakteri asam laktat, selama 16 jam inkubasi menunjukkan penurunan pH menjadi 5,2 dan pertumbuhan bakteri asam laktat mencapai 108 per gram sample. Apabila dendeng basah langsung disimpan pada suhu 5°C penghambatan terhadap gram negative bacteria nampak nyala pada akhir penyimpanan 5 hart.
Kobalamin, Kobalamin-Analog, dan Keberadaannya dalam Tempe Suparmo Suparmo
agriTECH Vol 10, No 4 (1990)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.733 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19211

Abstract

.
Pendugaan Pola Penurunan Kadar Air Pada Pengeringan Gabah dengan Cara Kesetimbangan Panas Doddy Andy Darmajana
agriTECH Vol 10, No 4 (1990)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1144.805 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19212

Abstract

Pola penurunan kadar air pada pengeringan gabah dengan pengering jenis bak dater, diduga dengan cara Kesetimbangan Panas. Dari ilerasi yang telah dilakukan, diperoleti pola penurunan kadar air, rata-ata laju penurunan selama pengeringan 1.09% per jam, lama pengeringan 9.00 jam, perbedaan kadar air antara lapisan gabah terbawah dengan lapisan teratas 3,85%, kadar air akhir 14,43% dan suhu udara pengering maksimum yang mengenai adalah 41.36°C. terjadi pada lapisan terbawah.
Satu Alternatif Cara Hitungan Hujan Bermanfaat Untuk Padi Sawah Sudjarwadi Sudjarwadi
agriTECH Vol 10, No 4 (1990)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1538.881 KB) | DOI: 10.22146/agritech.19213

Abstract

Sebuah model matematika untuk menghitung nilai hujan bermanfaat dipergunakan untuk melakukan simulasi. Simulasi bermaksud menyelidiki pengaruh manajemen air terhadap hujan barmanfaat. Dalam hal ini, hujan harian merupakan data dasar. Parameter yang mempengaruhi proses transfer nilai hujan menjadi nilai hujan bermanfaat adalah tinggi pematang sawah. dengan genangan air minimum di petak sawah dan genangan normal sebagai variabel: Manajemen air di petak sawah dicerminkan dengan pengaturan genangan minimum (GEMIN) dan genangan normal (GNOR). Namun karena dalam praktek irigasi dapat dilakukan pengaturan tinggi pemalang sebagai genangan air maksimum (GEMAK). maka studi simulasi cara-cara manejemen air dilakukan dengan merubah-rubah nilai GEMAK. GEMIN, dan GSET. Variabel tersebut digunakan dalam model untuk transfer masukan data hujan menjadi keluaran nilai hujan bermanfaat. Dengan 1400 alternatif masa tanam padi pada kurun waktu 5 tahun data, akhirnya dapat disimpulkan bahwa faktor dominan cerminan pengaruh manajemen air terhadap nilai keluaran hujan bermanfaat (GEMAK - GNOR). Hasil studi yang menarik untuk kasus data hujan di Sempor yaitu pengaruh permulaan masa tanam terhadap nilai hujan bermanfaat musiman yang berubah-ubah dan tahun Ke tahun.

Page 82 of 140 | Total Record : 1392


Filter by Year

1980 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 46, No 1 (2026) Vol 45, No 3 (2025) Vol 45, No 2 (2025) Vol 45, No 1 (2025) Vol 44, No 4 (2024) Vol 44, No 3 (2024) Vol 44, No 2 (2024) Vol 44, No 1 (2024) Vol 43, No 4 (2023) Vol 43, No 3 (2023) Vol 43, No 2 (2023) Vol 43, No 1 (2023) Vol 42, No 4 (2022) Vol 42, No 3 (2022) Vol 42, No 2 (2022) Vol 42, No 1 (2022) Vol 41, No 4 (2021) Vol 41, No 3 (2021) Vol 41, No 2 (2021) Vol 41, No 1 (2021) Vol 40, No 4 (2020) Vol 40, No 3 (2020) Vol 40, No 2 (2020) Vol 40, No 1 (2020) Vol 39, No 4 (2019) Vol 39, No 3 (2019) Vol 39, No 2 (2019) Vol 39, No 1 (2019) Vol 38, No 4 (2018) Vol 38, No 3 (2018) Vol 38, No 2 (2018) Vol 38, No 1 (2018) Vol 37, No 4 (2017) Vol 37, No 3 (2017) Vol 37, No 2 (2017) Vol 37, No 1 (2017) Vol 36, No 4 (2016) Vol 36, No 3 (2016) Vol 36, No 2 (2016) Vol 36, No 1 (2016) Vol 35, No 4 (2015) Vol 35, No 3 (2015) Vol 35, No 2 (2015) Vol 35, No 1 (2015) Vol 34, No 4 (2014) Vol 34, No 3 (2014) Vol 34, No 2 (2014) Vol 34, No 1 (2014) Vol 33, No 4 (2013) Vol 33, No 3 (2013) Vol 33, No 2 (2013) Vol 33, No 1 (2013) Vol 32, No 4 (2012) Vol 32, No 3 (2012) Vol 32, No 2 (2012) Vol 32, No 1 (2012) Vol 31, No 4 (2011) Vol 31, No 3 (2011) Vol 31, No 2 (2011) Vol 31, No 1 (2011) Vol 30, No 4 (2010) Vol 30, No 3 (2010) Vol 30, No 2 (2010) Vol 30, No 1 (2010) Vol 29, No 4 (2009) Vol 29, No 3 (2009) Vol 29, No 2 (2009) Vol 29, No 1 (2009) Vol 28, No 4 (2008) Vol 28, No 3 (2008) Vol 28, No 2 (2008) Vol 28, No 1 (2008) Vol 27, No 4 (2007) Vol 27, No 3 (2007) Vol 27, No 2 (2007) Vol 27, No 1 (2007) Vol 26, No 4 (2006) Vol 26, No 3 (2006) Vol 26, No 2 (2006) Vol 26, No 1 (2006) Vol 25, No 4 (2005) Vol 25, No 3 (2005) Vol 25, No 2 (2005) Vol 25, No 1 (2005) Vol 24, No 4 (2004) Vol 24, No 3 (2004) Vol 24, No 2 (2004) Vol 24, No 1 (2004) Vol 23, No 4 (2003) Vol 23, No 3 (2003) Vol 23, No 2 (2003) Vol 23, No 1 (2003) Vol 22, No 4 (2002) Vol 22, No 3 (2002) Vol 22, No 2 (2002) Vol 22, No 1 (2002) Vol 21, No 4 (2001) Vol 21, No 3 (2001) Vol 21, No 2 (2001) Vol 21, No 1 (2001) Vol 20, No 4 (2000) Vol 20, No 3 (2000) Vol 20, No 2 (2000) Vol 20, No 1 (2000) Vol 19, No 4 (1999) Vol 19, No 3 (1999) Vol 19, No 2 (1999) Vol 19, No 1 (1999) Vol 18, No 4 (1998) Vol 18, No 3 (1998) Vol 18, No 2 (1998) Vol 18, No 1 (1998) Vol 17, No 4 (1997) Vol 17, No 3 (1997) Vol 17, No 2 (1997) Vol 17, No 1 (1997) Vol 16, No 4 (1996) Vol 16, No 3 (1996) Vol 16, No 2 (1996) Vol 16, No 1 (1996) Vol 15, No 4 (1995) Vol 14, No 3 (1994) Vol 14, No 2 (1994) Vol 14, No 1 (1994) Vol 13, No 4 (1993) Vol 13, No 3 (1993) Vol 13, No 2 (1993) Vol 13, No 1 (1993) Vol 12, No 4 (1992) Vol 12, No 3 (1992) Vol 12, No 2 (1992) Vol 12, No 1 (1992) Vol 11, No 4 (1991) Vol 11, No 3 (1991) Vol 11, No 2 (1991) Vol 11, No 1 (1991) Vol 10, No 4 (1990) Vol 10, No 3 (1990) Vol 10, No 2 (1990) Vol 10, No 1 (1990) Vol 9, No 4 (1989) Vol 9, No 3 (1989) Vol 9, No 2 (1989) Vol 9, No 1 (1989) Vol 8, No 4 (1988) Vol 8, No 3 (1988) Vol 8, No 2 (1988) Vol 8, No 1 (1988) Vol 7, No 2 (1987) Vol 7, No 1 (1987) Vol 6, No 1 & 2 (1986) Vol 5, No 1 & 2 (1985) Vol 4, No 2,3, & 4 (1984) Vol 4, No 1 (1984) Vol 3, No 3 (1982) Vol 3, No 1 (1982) Vol 2, No 4 (1981) Vol 2, No 3 (1981) Vol 2, No 2 (1981) Vol 2, No 1 (1981) Vol 1, No 3 (1980) Vol 1, No 2 (1980) Vol 1, No 1 (1980) More Issue