cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya)
ISSN : 1858036X     EISSN : 24604682     DOI : -
Core Subject : Science,
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Abbreviation: J.Fis. dan Apl.) hanya menerbitkan artikel penelitian asli serta mengulas artikel tentang topik seputar bidang fisika (fisika teori, material, optik, instrumentasi, geofisika) dan aplikasinya. Naskah yang dikirimkan ke JFA belum pernah diterbitkan ditempat lain serta tidak dalam proses pertimbangan untuk diterbitkan ditempat lain, dalam bahasa apapun. Studi teoritis, eksperimental, dan praktis sama-sama didorong, seperti juga artikel interdisipliner dan yang timbul dari penelitian dan kolaborasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2009)" : 8 Documents clear
The Overall Efficiency of Mixing in Exchange Flows through Lateral Contractions Tjipto Prastowo
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.829 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.936

Abstract

Laboratory experiments are used to determine the overall (bulk) mixing efficiency in controlled exchange flows past a constriction. The flow generated in the laboratory channel is relevant to natural density-driven exchange flows commonly found in the oceans, where ocean straits control the exchange of waters of different density between adjacent ocean basins, between marginal seas and the open oceans, and within estuaries. The development of Kelvin-Helmholtz billows at the strongly sheared interface generates vertical mixing betweenthe two opposing layers within the constriction. The amount of turbulent mixing is measured and converted to a mixing efficiency, defined as the fraction of the available energy released to kinetic energy of the flow that is converted into an irreversible increase in potential energy of the density field. For simple lateral contractions used in the experiments, the overall mixing efficiency is found to be constant at 11% for large Reynolds numbers, independent of all the external parameters and flow conditions. We conclude from the results that the average efficiency in the oceans is only half of that commonly used in ocean modeling.
Preparasi Penumbuhan Lapisan Tipis a-Si:H dengan Metode HWC-VHF-PECVD pada Variasi Daya rf Elang J.S.; Satwiko Sidopekso; T. Winata
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.26 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.941

Abstract

Metode Hot Wire Cell Very High Frequency PECVD (Plasma Enhanced Chemical Vapor Deposition) adalah metode pengembangan dari PECVD konvensional dan merupakan metode gabungan antara VHF-PECVD dan HWC-PECVD. Pada metode ini diharapkan mendapatkan laju deposisi yang tinggi, konduktivitas yang tinggi serta kandungan hidrogen yang rendah. Lapisan tipis a-Si:H dideposisi dengan gas Silan (SiH4) 10% dalam gas Hidrogen (H2) dan ditumbuhkan di atas substrat gelas corning 7059 pada variasi daya 10-50 Watt, temperatur substrat 275C, tekanan chamber 300 mTorr, Temperatur filament 800C serta laju aliran gas SiH4 sebesar 70sccm. Dalam HWC-VHF-PECVD elemen pemanas terintegrasi pada sistem gas masukan serta peningkatan frekuensi pembangkit daya rf dari 13,56 MHz menjadi 70 MHz. Pada parameter penumbuhan tersebut diharapkan mendapatkan lapisan tipis a-Si:H yang lebih baik.
Pembuatan Magnetometer ber-tranduser Efek Hall Bachtera Indarto; Melania Suweni Muntini; Darminto Darminto
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.951 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.937

Abstract

Telah dibuat sebuah magnetometer untuk menentukan karakteristik magnetik bahan magnet dan bahan superkonduktor. Magnetometer yang dibuat terdiri dari pembangkit intensitas medan magnet H dan pengukurinduksi medan magnet B. Pembangkit intensitas medan magnet H untuk pengukuran bahan magnet berupa solenoida berinti besi dan untuk bahan super konduktor berupa solenoida inti udara. Sumber arus mampu memberi arus untuk pembangkit magnet sebesar 54.000 Amp/m. Pengukur induksi untuk bahan magnet menggunakan transduser efek Hall A-1302 dengan kemampuan ukur maksimum (1800 ± 1) Gauss dan untuk superkonduktor menggunakan sensor elemen Hall dengan kemampuan ukur maksimum (22,7 ± 0,1) Gauss. Hasilpengukuran untuk 3 jenis bahan magnet adalah,(a). pasir besi mempunyai nilai saturasi (200 ± 1) Gauss, remanensi (30 ± 1) Gauss dan koersivitas (1.800 ± 1) Amp/m,(b). serbuk mash mempunyai nilai saturasi (30 ± 1) Gauss, remanensi (20 ± 1) Gauss dan koersivitas (1.800 ± 1) Amp/m, (c). serbuk tab mash mempunyai nilai saturasi (40 ± 1) Gauss, remanensi (25 ±1) Gauss dan koersivitas (1.800 ± 1) Amp/m. Pengukuran Tc untuk 2 bahan superkonduktor Bi-2212 dan (Bi,Pb) 2212 adalah (85 ± 1) K dan (79 ± 1) K.
Penentukan Indeks Bias Lapisan Tipis dengan menggunakan Ellipsometer Sidopekso, Satwiko
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.77 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.942

Abstract

Penelitian amorphous silicon film tipis yang pelapisnya dilakukan di atas bahan semi transparan dan non transparan. Dengan menggunakan Ellipsometer menghasilkan pengukuran yang sangat akurat, dan dengan menggunakan komputer program hasil percobaan diolah serta dibandingkan antara pengukuran dilakukan sebelumnya.
Pembuatan dan Karakterisasi Antena Mikrostrip dengan Struktur Satu Feed Line Dipole Co-PlanarWaveguide dan dua patch untuk Repeater WIFI Dua Arah Susiloningsih, Esti; Pramono, Yono Hadi; Rohedi, Ali Yunus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.506 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.952

Abstract

Antena Mikrostrip dengan struktur satu feed line dipole Co-Planar Waveguide dan dua patch untuk repeater wifi dua arah telah difabrikasi dan karakterisasi. Parameter-parameter fisis yang dikarakterisasi meliputi VSWR (Voltage Standing Wave Ratio), Return Loss, dan pola radiasi. Substrat yang digunakan untuk fabrikasi antena adalah FR4 dengan permitivitas relatif 4,47. Ukuran antena yang digunakan adalah 70 mm × 50 mm × 3 mm, dengan lebar feed line 3 mm, CPW 2 mm × 20 mm, dipole 4 mm × 30 mm, patch 20 mm × 70 mm. Hasil karakterisasi Network Analyzer tipe HP 8753ES pada frekuensi kerja 2,460 GHz adalah return loss -23,68 dB,dan VSWR 1,140. Nilai VSWR yang mendekati 1 pada frekuensi kerja tersebut menunjukkan bahwa daya masukan ditransmisikan hampir keseluruhan ke udara dengan porsi kecil yang di refleksikan balik ke dalam osilator/generator pulsa. Sedangkan return loss yang dihasilkan antena < -15 dB berada rentang nilai yang dapat diterima untuk komunikasi dua arah.
Perancangan Pengendalian Level Boiler dan Flow Bahan Bakar pada PLTU Bahan Bakar Sampah menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Lilik Anifah
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.429 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.943

Abstract

Sampah adalah permasalahan klasik yang ada di masyarakat, untuk itu diperlukan penanganan serius dan terkendali oleh semua pihak. Penggunaan sampah sebagai bahan bakar PLTU sebenarnya sudah cukup lama dilakukan di negara-negara maju, terutama untuk keperluan rumah tangga maupun untuk industri kecil dan menengah. Berdasarkan analisis nilai kalor sampah di Surabaya yang diambil langsung dari rumah tanggaadalah 3805,02 kal/gr, sedangkan yang diambil di TPA berkisar antara 745,41 kal/gr sampai dengan 2002,25 kal/gr. Sampah masuk ke dalam ruang pembakaran dengan menggunakan konveyor. Panas yang dihasilkan oleh pembakaran tersebut akan memanaskan air boiler. Steam yang dihasilkan oleh boiler akan memutar turbin. Telah dirancang sistem pengendalian level boiler dan flow bahan bakar pada PLTU bahan bakar sampah dengan menggunakan JST backpropagation, dengan hasil pada tracking setpoint untuk masukkan level 0 dan berbagai nilai bahan bakar, diperoleh error antara 9,61x10−4% sampai dengan 9,95x10−4%.
Fabrikasi dan Karakterisasi Antena Mikrostrip Loop Co-Planar Waveguide dua Lapis Substrat untuk Komunikasi C-Band dan Ku-Band Erni Maryati Rahayu; Yono Hadi Pramono; Ali Yunus Rohedi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.031 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.939

Abstract

Antena Mikrostrip Loop Co-Planar Waveguide dua lapis substrat untuk aplikasi komunikasi C-Band dan Ku-Band telah difabrikasi dan karakterisasi. Parameter-parameter fisis yang dikarakterisasi meliputi VSWR (Voltage StandingWave Ratio), return loss, dan impedansi. Substrat yang digunakan untuk fabrikasi antena pada penelitian ini adalah FR4 dengan permitivitas relatif 4,47. Penentuan dimensi antena dilakukan menggunakan fasilitas Tool Box perancangan Antena yang tersedia di Laboratorium Opto-Elektronika Jurusan Fisika FMIPAITS. Ukuran antena yang difabrikasi adalah 42 mm × 49 mm × 3 mm, dengan feed line 5 mm × 13 mm, CPW 3 mm × 13 mm, loop 11 mm × 19 mm, patch 7 mm × 12 mm, dan slot 20 mm × lebar 7 mm. Hasil karakterisasi Network Analyzer tipe HP 8753ES pada frekuensi kerja 3,698 GHz adalah return loss -34,021 dB, VSWR 1,041, dan impedansi 52,031, sedangkan untuk pada frekuensi kerja 5,585 GHz adalah return loss -24,893 dB, VSWR 1,121, dan impedansi 56,037. Nilai VSWR yang mendekati 1 pada kedua frekuensi kerja tersebut menunjukkan bahwa daya masukan ditransmisikan hampir keseluruhan ke udara dengan porsi kecil yang direfleksikan balik ke dalam osilator/generator pulsa. Sedangkan return loss yang dihasilkan antena <-15 dB berada pada rentang nilai yang dapat diterima untuk aplikasi komunikasi C-Band dan Ku-Band, hal ini didukung dengan nilai impedansinya yang mendekati impedansi karakteristik ideal 50.
Desain dan Fabrikasi Antena Mikrostrip Loop dengan Feed Line Mikrostrip Feed Line Dua Lapis Substrat untuk Komunikasi C-Band Ambyah Uboyo; Yono Hadi Pramono; Ali Yunus Rohedi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.98 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.940

Abstract

Pada penelitian ini telah didesain dan dibuat antena mikrostrip loop dengan feed line mikrostrip feed line dua lapis substrat untuk frekuensi kerja C-Band. Langkah pertama ditentukan besaran-besaran fisis yang mempengaruhi kinerja antena  Mikrostrip loop, kemudian dilakukan fabrikasi antena mikrostrip loop berdasarkan dimensi-dimensi yang telah ditentukan dengan variasi patch. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa antena mikrostrip loop dengan dimensi loop 2,28 cm × 1,65 cm, 1,14 cm × 0,73 cm, slot dengan dimensi 2,28 cm ×1,65 cm dan patch yang berdimensi 2,28 cm × 1,65 cm mempunyai unjuk kerja yang optimal dengan frekuensikerja 4926,68 MHz, return loss -25,45 dB, VSWR sebesar 1,11, serta Bandwidth sebesar 310,4 MHz. Hal ini berarti antena tersebut sesuai perancangan dan dapat bekerja pada range C-Band (4 MHz - 8 MHz).

Page 1 of 1 | Total Record : 8