cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
JIEM
ISSN : 977244287     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika (JIEM) adalah jurnal ilmiah online Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Widya Mandala Madiun yang berdiri sejak 23 Februari 2015. Jurnal ini merupakan terbitan berkala 6 bulan, dengan jadwal terbit bulan April dan Oktober di setiap tahunnya. Artikel pada jurnal ini ditujukan untuk mewadahi publikasi artikel yang bersumber dari mahasiswa, guru, dosen, dan pemerhati bidang pendidikan matematika maupun matematika sain. Artikel yang dimuat di jurnal ini adalah artikel hasil penelitian atau hasil kajian dengan format penulisan mengikuti kaidah ilmiah.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR MATEMATIKA DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS VIII D SMPN 14 MADIUN Tantri Darmasari; Rudi Santoso Yohanes
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aimed to know how was the effort to increase learning achievement in Math for grade VIII D SMPN 14 Madiun using Role Playing method. From this research that has been done bring some conclusions that are: 1. The average of total result teacher’s ability using Role Playing method in cycle I is 2,69 with good category had been increase in cycle II 3,00 with good category. This already accomplished success indicator that has been determined. 2. The percentage of students’ learning discipline in Math during learning process in cycle I 23,1% for not good category and 76,9% for good enough category, it was increased in cycle II 25% for good category and 75% for good enough category, but this hadn’t accomplished success indicator that has been determined. 3. Learning achievement test, average score of students’ learning achievement in Math cycle I 47,8 with 3 student completed and in cycle II 68,42 with 10 students completed. It shows that students learning achievement in Math has been increase but not accomplish the success indicator yet. Learning process using Role Playing in this research could increase students’ learning discipline in Math, but it increased step by step.
PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS X Nita Nurul Setiasari
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Apakah kemampuan koneksi matematis antara kelompok siswa kelas X yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Mind Mapping lebih baik daripada kemampuan koneksi matematis kelompok siswa kelas X yang diajar dengan pembelajaran konvensional. (2) Apakah kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika antara kelompok siswa kelas X yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Mind Mapping lebih baik daripada kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika kelompok siswa kelas X yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu yang dilaksanakan pada Semester Genap Tahun ajaran 2014/2015 di SMK PGRI Wonoasri dengan populasi kelas X dan sampel penelitian adalah kelas X TKJ sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran mind mapping dan kelas X MM sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode tes. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan koneksi matematis dan tes kemampuan memecahkan masalah matematika. Hasil penelitian dan analisis data diperoleh : (1) Pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata nilai postes dikurangi rata-rata nilai pretes tes kemampuan koneksi matematis siswa ( 1) = 33,4314, sedangkan pada kelas kontrol diperoleh rata-rata nilai postes dikurangi rata-rata nilai pretes tes kemampuan koneksi matematis siswa ( 2) = 17,5381. Selanjutnya dilanjutkan pengujian hipotesis menggunakan uji statistik memberikan kesimpulan bahwa kemampuan koneksi matematis kelompok siswa kelas X yang diajar dengan model pembelajaran mind mapping lebih baik daripada kemampuan koneksi matematis kelompok siswa kelas X yang diajar dengan pembelajaran konvensional. (2) Kelas eksperimen diperoleh rata-rata nilai postes dikurangi rata-rata nilai pretes tes memecahkan masalah matematika siswa ( 1 ) = 38,7135, sedangkan pada kelas kontrol diperoleh rata-rata nilai postes dikurangi rata-rata nilai pretes tes kemampuan memecahkan masalah matematika siswa ( 2 ) = 35,2177. Selanjutnya dilanjutkan pengujian hipotesis menggunakan uji statistik memberikan kesimpulan bahwa kemampuan memecahkan masalah matematika kelompok siswa kelas X yang diajar dengan model pembelajaran mind mapping tidak lebih baik daripada kemampuan memecahkan masalah matematika kelompok siswa kelas X yang diajar dengan pembelajaran konvensional.
SAMPUL MUKA JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Dewan Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Sampul muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) PADA SISWA KELAS XII IPA 1 SMAK St. BONAVENTURA MADIUN Epi Jiem Pania; Gregoria Ariyanti
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pengalaman peneliti selama melaksanakan program pengalaman lapangan di SMAK St. Bonaventura Madiun kelas XI IPA 1 terdapat permasalahan yang dialami siswa yaitu: siswa masih kebingungan dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan membuat gambar, siswa kurang teliti saat menyelesaikan soal dan tidak menggunakan langkah-langkah penyelesaian soal, permasalahan tersebut merupakan permasalahan yang berkaitan dengan kemampuan representasi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Sharepada siswa kelas XII IPA 1 di SMAK St. Bonaventura Madiun. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus. Berdasarkan pelaksanaan penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil penelitian sebagai berikut:Hasil rata-rata nilai tes peserta didik siklus I diperoleh 67 dengan kategori cukup baik dan siklus II diperoleh 75,95 dengan kategori baik. Presentase ketuntasan kelas siswa yang tuntas pada siklus I sebesar 47,05% dan siklus II sebesar 66,67%. Hal tersebut menunjukkan bahwa hasil tes kemampuan representasi matematis siswa mengalami peningkatan namun belum mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan.Pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Sharemampu meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa namun belum optimal.
EFEKTIFITAS PENDEKATAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA SMA Purwati Purwati
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA dengan pendekatan Creative Problem Solving (CPS) lebih baik dari pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI IPS semester genap pada Tahun Ajaran 2012/2013 di SMAK Bonaventura Madiun dengan populasi kelas XI IPS. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen menggunakan pendekatan CPS dan kelas XI IPS 4 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, yaitu tes kemampuan pemecahan masalah yang digunakan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Sebelum instrumen tes kemampuan pemecahan masalah digunakan terlebih dahulu divalidasi dengan meminta pertimbangan pada validator ahli (dosen) dan validasi praktisi (guru bidang studi Matematika) untuk mengetahui validitasnya dan kemudian diujicobakan untuk mengetahui reliabilitasnya. Dari pelaksanaan uji coba diperoleh reliabilitas soal tes hasil belajar sebesar 0,70651. Berdasarkan hasil reliabilitas tersebut tes kemampuan pemecahan masalah dikatakan reliabel. Pengujian hipotesis menggunakan uji t' dengan taraf nyata 0,05 dan diperoleh nilai t'(= 4,73555)DK = {t | t' t'tabel } ={t | t' 1,72368} maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan Pendekatan Creative Problem Solving (CPS) lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan pembelajaran konvensional.
HALAMAN REDAKSI JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Dewan Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Halaman Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
KAJIAN TEORI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP Novelia Rela Salelenggu; Fransiskus Gatot Iman Santoso
JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA (JIEM) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses model pembelajaran kontekstual terhadap kemandirian belajar matematika siswa SMP. Kemandirian belajar matematika siswa yang dimaksud dalam penelitian ini adalah ditandai dengan indikator kemandirian belajar matematika siswa yaitu siswa memiliki rasa percaya diri, siswa memiliki inisiatif dalam belajar, siswa memiliki rasa tanggung jawab, mampu mengambil keputusan sendiri, serta siswa mampu untuk bersaing. Penelitian ini dilaksanakan pada semester gasal tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan atau library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, yaitu dengan mencari atau menggali data dari literature terkait. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis isi (content analisys). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses model pembelajaran kontekstual dapat membentuk kemandirian belajar matematika siswa SMP. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar matematika siswa SMP yang dapat ditimbulkan dalam proses model pembelajaran kontekstual, antara lain: percaya diri, inisiatif, rasa tanggung jawab, mampu mengambil keputusan sendiri, serta mampu bersaing. Hal ini dapat ditunjukkan bahwa rasa percaya diri siswa dengan siswa berani untuk bertanya kepada guru serta antusias dalam menyampaikan pendapat saat belajar. Munculnya inisiatif siswa melalui siswa mempelajari dan mencari sendiri materi serta sumber belajar lain tentang materi yang telah dipelajari. Rasa tanggung jawab siswa dengan siswa selalu teliti dalam mengerjakan soal latihan dan mampu menyelesaikan tugas sendiri tanpa meminta bantuan teman sebayanya. Siswa mampu mengambil keputusan sendiri ditunjukkan dengan siswa tidak ikut-ikutan meniru cara temannya dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Siswa mampu bersaing ditunjukkan dengan siswa selalu berlomba-lomba menyelesaikan tugas yang diberikan guru serta selalu beradu cepat dengan teman-temannya dalam menjawab soal yang diberikan guru.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI KELAS VII E SMP N 15 YOGYAKARTA Margaretha Madha Melissa
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research is to increase achievement and self-regulated mathematics learning trought Problem-Based Learning (PBL) approach in class VII E of Junior High School 15 Yogyakarta. This is classroom action research that use Kemmis and Mc Taggart model consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The subjects were 34 students from class VII E of Junior High School 15 Yogyakarta. The research instruments were students’ self-regulated learning questionnaire, achievement tests, and observation sheets for learning implementation. The data analysis technique is descriptive analysis. This research were succes if more than 65% of pupils in high category and 35% of pupils in very high category of self-regulated mathematics learning and more than 70% of students pass mathematics achieve test. Based on the results of students’ self-regulated learning questionnaire showed increased percentage of students' self-regulated. In the initial conditions, 20% of students reached the medium category, 71% of students in the high category, and 9% of pupils achieve very high category. In the first cycle, 73% of students achieve high category and 27% of students at very high category. In the second cycle, 59% of students achieve high category and 41% of students at very high category. Based on the results of mathematics achievement test, in the initial conditions only 2.94% of the students passed mathematics achieve test with an average value is 30, the first cycle 94.12% students passed the test with an average is 85, and the second cycle 82.35% students passed the test with an average is 77. Therefore, it can be concluded that the problem-based learning (PBL) approach can increase the students’ self-regulated learning and mathematics achievement of class VII E in Junior High School 15 Yogyakarta. Keyword: PBL approach, self-regulated learning, mathematics achievement
KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA PADA PEMBELAJARAN TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALITION) DENGAN PENDEKATAM SAINTIFIK Laurensia Dhika Maretasani
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study were (1) determining the students mathematical reasoning ability by TAl scientific approach learning, (2) examining the student mathematical reasoning ability among the TAI scientific approach learning better than  the student mathematical reasoning ability among the expository learning. The population in this research was the 8th grade all of students from one of Junior High School at Sragen. The sample of this program was taking by cluster random sampling technic. The data obtained through of  test. The data analyzing of students mathematical reasoning ability include test for normality using Kolmogorov-Smirnov test, proportion test, One Way Anova test, and further tests with LSD. The conclusions obtained were (1) mathematical reasoning abilities of students with TAI thoroughly scientific approach learning reached 89%, (2) the students mathematical reasoning abilities  with  TAI scientific approach learning (81.48) was better than the students mathematical reasoning abilities with expository learning (69.04).
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) DAN MODEL PROJECT BASED LEARNING(PjBL) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 2 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Maria Elizabet Yusnita Putri Astari; Fransiskus Gatot Iman Santoso
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL) dengan prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Prestasi belajar matematika yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai postes – nilai pretes. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu yang dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019 di SMA Negeri 2 Madiun dengan populasi kelas X IPA. Untuk sampel penelitian ini adalah kelas X A6 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran MMP, kelas X A4 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model PjBL, dan kelas X A5 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran MMP yang mempunyai banyak siswa dengan nilai rata-rata  dan simpangan baku , prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model PjBL yang mempunyai banyak siswa dengan nilai rata-rata  dan simpangan baku , dan prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yang mempunyai banyak siswa dengan nilai rata-rata  dan simpangan baku . Analisis statistik menggunakan uji normalitas data dan uji homogenitas data diperoleh bahwa ketiga data berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan ketiga data berasal dari populasi dengan variansi homogen. Sedangkan untuk analisis variansi satu arah disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran MMP, prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model PjBL, dan prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.