cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
JIEM
ISSN : 977244287     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika (JIEM) adalah jurnal ilmiah online Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Widya Mandala Madiun yang berdiri sejak 23 Februari 2015. Jurnal ini merupakan terbitan berkala 6 bulan, dengan jadwal terbit bulan April dan Oktober di setiap tahunnya. Artikel pada jurnal ini ditujukan untuk mewadahi publikasi artikel yang bersumber dari mahasiswa, guru, dosen, dan pemerhati bidang pendidikan matematika maupun matematika sain. Artikel yang dimuat di jurnal ini adalah artikel hasil penelitian atau hasil kajian dengan format penulisan mengikuti kaidah ilmiah.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
ANALISIS PROSES BERPIKIR SISWA DALAM PEMBUKTIAN IDENTITAS TRIGONOMETRI DITINJAU DARI KECERDASAN ADVERSITAS Yulio Wirawan
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam pembuktian identitas trigonometri ditinjau dari kecerdasan adversitas untuk siswa dengan tipe quitters, campers dan climbers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa quitters memahami dulu masalahnya kemudian siswa berusaha mengingat rumus sesuai dengan yang diajarkan gurunya. Pada tahap selanjutnya siswa mencoba untuk mengubah yang diketahui pada soal namun dalam prosesnya siswa kebingungan karena siswa lupa dengan rumus yang telah di ajarkan. Siswa quitters masih keliru dalam penjabaran persamaan identitas trigonometri menjadi persamaan identitas trigonometri yang lainnya. Siswa quitters sudah puas dengan hasil yang didapatkan. Siswa quitters menyerah sebelum menghadapi tantangan. Proses berpikir siswa dengan tipe campers dalam mengerjakan identitas trigonometri yaitu siswa memahami masalahnya, mengingat rumus identitas trigonometri, kemudian siswa mencoba menjabarkan hal pada soal tersebut sesuai dengan persamaan pada soal. Siswa campers kebingungan dalam menerapkan rumus. Siswa campers terus mengerjakan soal yang diberikan, apabila mengalami kesulitan siswa campers mengerjakan soal yang mudah terlebih dahulu. Siswa campers cukup puas dengan hasil yang dia dapatkan tanpa menghitung ulang atau mengecek kembali jawabannya. Proses berpikir siswa dengan tipe climbers dalam mengerjakan identitas trigonometri yaitu siswa memahami masalah pada soal tersebut tanpa mengeluh kesulitan dan tanpa merasa bosan. Mengubah persamaan satu ke persamaan yang lain serta melakukan manipulasi. Dengan usaha kerasnya tersebut siswa dengan tipe climbers dapat menyelesaikan soal yang diberikan. Siswa climbers pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan, siswa climbers terus mengerjakan soal dan tidak mau mencontek. Siswa climbers mencoba berbagai cara untuk mengerjakan soal.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS XI IPA SMA KATOLIK SANTO BONAVENTURA MADIUN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) Aloisius Rabata Taburarusta Martagalasa
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI IPA SMA Katolik Santo Bonaventura Madiun melalui pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW). Jenis penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Nilai rata-rata tes pada siklus I sebesar 58,64 dan siklus II sebesar 68,75. Persentase ketuntasan kelas pada siklus I sebesar 27,78% dan siklus II sebesar 62,50%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa secara tertulis mengalami peningkatan namun belum mencapai indikator yang ditentukan. (2) Skor rata-rata total kemampuan komunikasi matematis siswa secara lisan pada siklus I sebesar 2,43 dengan kategori cukup baik dan siklus II sebesar 2,98 dengan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa secara lisan mengalami peningkatan dan sudah mencapai indikator yang ditentukan. (3) Skor rata-rata total hasil pengamatan KBM pada siklus I  sebesar 2,70 dengan kategori baik dan siklus II sebesar 3,15 dengan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) mengalami peningkatan dan sudah mencapai indikator yang ditentukan. (4) Pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) mampu meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa namun peningkatannya belum optimal.   Kata kunci: Komunikasi Matematis, Pembelajaran Kooperatif, Think Talk Write.
HALAMAN REDAKSI JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Dewan Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika. Halaman redaksi jurnal ilmiah edukasi matematika.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS PADA SISWA SMP KELAS VII Rizky Sulistya Rini; Rudi Santoso Yohanes
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih baik dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental Design dengan design Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel diambil dengan teknik Cluster Random Sampling menghasilkan 2 kelas yaitu kelas VII-A sebagai kelas eksperimen, sedangkan kelas VII-B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui teknik tes kemampuan berpikir kritis matematis dan catatan lapangan. Dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil penelitian kemampuan berpikir siswa matematis sebagai berikut, (1) dari skor pretes dan skor posttes tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa akan diuji reliabilitas dengan  r11 = 0,450 dalam kategori cukup baik sehingga, baik soal pretes maupun posttes dapat digunakan, (2) dari skor data posttes – pretes kemampuan berpikir kritis matematis siswa akan diuji normalitas pada kelas eksperimen Lobs = 0,085 dan Ltabel = 0,159 sedangkan kelas kontrol Lobs = 0,103 dan Ltabel = 0,157. Dari hasil tersebut Lobs ÏDK, maka sampel kedua kelas berasal dari populasi yang berdistribusi normal, dan (3) pengujian hipotesis menggunakan uji dengan = 0,05 dan diperleh nilai t (=1,67337473)  DK, maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih baik daripada kemampuan berpikir krtitis matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung.
PENGARUH KECERDASAN VISUAL-SPASIAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DALAM PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA SMA KELAS X Margareta Maya Sulistyarini; F. Gatot Iman Santoso
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know whether or not there was some  influence of visual-spatial intelligence on learning outcomes of Mathematics in Problem Based Learning of the Class X Students of Senior High School. This research is a Pre-Eksperiment Design quantitative research. The experiment was implemented to the second semester students of the academic year 2013/2014 of Senior High School 1 Widodaren, Ngawi with the class X as population. While, the sample of this research was the students of the class X of Natural Science 2, the class X of Natural Science 3, and the class X of Natural Science 4 with Problem Based Learning. The techniques of data collection used were test and non test (questionnaire). To obtain the sample, this research applied cluster random sampling technique. The instrument used in the test was a Mathematics outcomes test, whereas in the non test, visual-spatial intelligence questionnaires was applied. Mathematics outcomes test was used to determine the students’  ability in solving mathematic problems, whereas visual-spatial intelligence questionnaire was used to determine the level of the students’ visual-spatial intelligence. Both of research instruments were validated before trial. The result of the research showed that many students with high visual-spatial intelligence (n1) = 20 had average Mathematics learning outcomes () = 9.95 with a standard deviation of 15.0489. While, many students with low visual-spatial intelligence (n2) = 64, had average Mathematics learning outcomes () = 17.07 with a standard deviation of 20.6647. With t-test statistical analysis proved that there was no influence of visual-spatial intelligence on learning outcomes of Mathematics in Problem Based Learning (PBL) of the class X students of Senior High School.
DAFTAR ISI JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Dewan Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
SUATU KAJIAN: MATEMATIKA DAN KEHIDUPAN Ana Easti Rahayu Maya Sari
JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA (JIEM) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya belajar Matematika sudah dikenal sebagian orang meskipun sebagian besar masih mengalami kesulitan memahami Matematika dan dianggap mata pelajaran yang menakutkan. Matematika yang tidak hanya sekedar ilmu berhitung, juga memiliki peranan dalam melatih proses berpikir. Selain itu, juga ada manfaat positif lainnya yang dapat digali dari belajar Matematika. Ilmu Matematika juga memiliki peranan dalam ilmu dan bidang kehidupan lainnya. Perlunya upaya pihak terkait, yaitu sekolah, guru, dan orang tua dalam usaha meningkatkan ketertarikan siswa terhadap pelajaran Matematika.
PERANCANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBANTUAN GEOGEBRA PADA SUB POKOK BAHASAN NILAI-NILAI STASIONER DI KELAS XI IPA DENGAN PENDEKATAN KLASIKAL Iin Nur Indahsari
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematics is one science that has many benefits in life, but unfortunately, some who think that mathematics is a difficult subject, especially difficult to receive materials in learning. From the above problems, researchers are interested in developing a learning device that aided GeoGebra on sub subject stationary values ​​in grade XI with a classical approach. Learning software design is a process of achieving the learning objectives, along with the evaluation process and the design should be in accordance with the model development and meet the criteria. The model used is the development of devices Sugiyono development model that has been modified. Learning tools are developed in accordance with the criteria of development proposed by Nieveen ie, valid, practical, and effective. Criterion validity was measured based on the process and results of the validation, practicality criteria measured through observation of the teacher's ability to manage learning, and effectiveness criteria measured through observation of activities of students and teachers during the learning process and learning achievement test. The experiment was conducted in SMA Negeri 1 Madiun with test subjects in class XI IPA 5. From this research, the findings, namely: the overall learning device comprising (RPP, BPG, BKS, Slide Learning, and THB) are valid and ready for use on the learning process, the value of teacher's ability to manage learning in the category quite well, the activity of students and teachers during the learning process is the active criteria, but in the classical learning completeness students do not meet the criteria. Thus the process of software development is done by Sugiyono development strategy that has been modified and developed learning tools have valid criteria, practical, but not effective.Keywords: Design, Mathematics Learning Assisted GeoGebra, Classical approaches.
SAMPUL MUKA JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Dewan Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika. Sampul Muka Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS X IPA 1 SMAK ST.BONAVENTURA MADIUN Theressa Septia Dana; Gregoria Ariyanti
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan pemahaman matematis siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match pada siswa kelas X IPA 1 SMAK St. Bonaventura Madiun. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan antara lain: (1) persentase jumlah siswa minimal berada pada kategori tinggi untuk motivasi belajar matematika siklus I sebesar 47,61% dan pada siklus II sebesar 80% , hal ini menunjukkan bahwa motivasi belajar matematika mengalami peningkatan dan sudah mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan; (2) persentase siswa yang tuntas dalam tes kemampuan pemahaman matematis pada siklus I sebesar 45% dan pada siklus II sebesar 53,63%, hal ini menunjukkan bahwa hasil tes kemampuan pemahaman matematis mengalami peningkatan namun belum mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan; (3)skor rata-rata total hasil obsever KBM pada siklus I sebesar 2,42 dengan kategori cukup baik dan pada siklus II sebesar 3,23 dengan kategori baik, hal ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match mengalami peningkatan dan sudah mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan.