cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@ubb.ac.id
Phone
+628117119676
Journal Mail Official
lppm@ubb.ac.id
Editorial Address
Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung, Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 33172
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
ISSN : 24075027     EISSN : 26226448     DOI : -
1. Penerapan Teknologi Tepat guna; 2. Edukasi dan Pendidikan; 3. Teknik dan Kejuruan; 4. Sosial ; 5. Bisnis dan Ekonomi; 6. Bahasa, Budaya dan Kesenian; 7. Hukum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 179 Documents
OPTIMALISASI SISTEM PRODUKSI PRODUK OLAHAN NENAS BERKUALITAS SERTA MANAJEMEN LIMBAH PASCA PRODUKSINYA DI KELURAHAN TUATUNU – KOTA PANGKALPINANG Tri Lestari; Eries Dyah Mustikarini; Rion Apriyadi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v7i2.2090

Abstract

Aktivitas agronomi dan usahatani lokal seringkali belum mendapatkan sentuhan teknologi mumpuni, baik dalam sisi manajerial produksi maupun pengelolaan limbah pasca produksinya. Salah satu kelompok usaha tani yang masih menggunakan teknologi tradisional adalah usahatani pengolahan produk nenas lokal. Produk nenas lokal umumnya dijual dalam bentuk komoditas hortikultura segar dan olahan berupa selai nenas. Nenas yang diproduksi oleh petani lokal memiliki kualitas yang cukup baik walaupun secara ukuran dan konsistensi kualitas masih belum dapat dipertahankan. Kondisi inilah yang menyebabkan sulitnya komoditas nenas lokal bangka bersaing dengan komoditas nenas yang dihasilkan oleh provinsi lain. Oleh karena itu, diperlukan adanya diseminasi teknologi pengolahan hasil pertanian berbasis produk. Diseminasi teknologi dan inovasi dapat dilakukan sebagai upaya diversifikasi produk pertanian yang dapat mengangkat potensi keberlanjutan usaha dari mitra pengabdian. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini menjadi salah satu media transfer teknologi manajemen produksi olahan nenas lokal bangka berbasis usahatani keluarga berorientasi produk. Transfer teknologi yang telah dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan pemahaman serta penguasaan teknologi pada masyarakat. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan melewati 3 tahap kegiatan, yaitu pelatihan pembuatan produk olahan nenas, pembuatan POC dan kegiatan sosialisasi ke KWT Ceria kelurahan Tuatunu. Pembuatan produk nenas diawali dengan kegiatan survey dan pembuatan video teknik pemilihan buah nenas yang baik untuk diolah selanjutnya dilakukan proses pengupasan, penghalusan, pemasakan dan penyimpanan. Kegiatan pembuatan POC limbah nenas dilaksanakan dengan memanfaatkan limbah diantaranya adalah limbah kulit nanas, air kelapa limbah tempat pemarutan kelapa dan limbah air cucian beras yang difermentasi selama sekitar 30 hari. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan menggunakan metode presentasi dan diskusi interaktif yang memuat semua pertanyaan dan respon positif dari para tamu/audience
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KELUARGA DI DESA PAGARAWAN, KECAMATAN MERAWANG, KABUPATEN BANGKA Puput Saddiyah; Rufti Puji Astuti; Ayu Vialianty
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v7i2.2091

Abstract

Permasalahan yang sering dijumpai di desa Pagarawan adalah kurangnya pemanfaatan terhadap penggunaan lahan pekarangan warga untuk dijadikan sebagai lahan hijau. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah: (1) Melakukan pemanfaatan lahan kosong warga lebih berdaya guna dalam mewujudkan lingkungan sehat dan hijau, (2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan menjadi nilai ekonomis bagi pendapatan rumah tangga. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada kelompok ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) dan ibu-ibu PKK di Desa Pagarawan, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada bulan Juli sampai Agustus 2020. Metode yang digunakan untuk mencapai kegiatan ini adalah metode FGD (Foccus Discussion Group) dan demontrasi langsung. Dampak dari kegiatan pengabdian ini adalah: (1) Terciptanya kesadaran masyarakat akan lingkungan sehat dan hijau, (2) Peningkatan pengetahuan untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang tidak terpakai
SOSIALISASI POLA HIDUP SEHAT DAN BERSIH DITENGAH PANDEMI Windiarti Pujinisa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v8i1.1905

Abstract

The KKN implementation team in Matras Village, Bangka Regency in the environmental movement carried out 4 programs, namely virtual socialization of household waste handling, distribution of fruit seeds to the surrounding community, mangrove planting and distribution of stainless pipettes. Activities were carried out in Matras Village, Bangka Regency covering the Hakok, Bukit Kuala, Matras and Jalan Laut neighborhoods. The Environmental Program aims to implement a healthy and clean lifestyle amid the pandemic. This fosters a caring attitude towards the beauty of the environment around the community.
EDUKASI PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DENGAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN DI KELURAHAN MATRAS Ferni Anjani Putri; Vita Selly
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v8i1.1906

Abstract

During this COVID-19 period, people, especially in Matras Village, are required to always adopt a healthy lifestyle and be able to maintain a healthy body by always implementing health protocols as a form of prevention to avoid COVID-19 and break the chain of spreading the corona virus. As for the purpose of this service activity as a form of education to prevent the spread of COVID-19 by implementing health protocols, as an effort to break the chain of transmission of COVID-19. The method used in this service activity is Participatory by involving a group of people in Matras Village such as Youth Organization, Kelompok Sadar Wisata (POK DARWIS), Kepala Lingkungan (KALING), local households and Matras Village Officials. The following are several stages of health program activities carried out including Virtual Socialization Regarding the COVID-19 Health Protocol, Distribution of Masks and Hand Sanitizers and Distribution of banners and posters. All health programs carried out are expected to provide understanding and awareness to the community to always comply with health protocols in all activities carried out in an effort to prevent transmission of COVID-19 and break the chain of spreading the corona virus.
PELATIHAN PEMBUATAN MASKER SEBAGAI UPAYA ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19 DI DESA PAGARAWAN, KECAMATAN MERAWANG, KABUPATEN BANGKA Puput Saddiyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v8i2.1936

Abstract

Dengan dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini bertujuan menjadi fasilitator antara aparat desa dan masyarakat dalam identifikasi masalah yang dihadapi oleh desa yang berkaitan dengan masyarakat, memberikan saran untuk alternatif pemecahan masalah hukum yang ada di desa dan memberikan ide- ide pemahaman hukum kepada masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan yang telah dimiliki. Metode yang digunakan dengan sosialisasi peraturan perundang-undangan, diskusi, pelatihan dan kunjungan ke rumah-rumah warga. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dengan harapan semoga program kerja ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa serta masyarakat Desa Bukit Layang dan dapat menjadi stimulan pengembangan kesadaran hukum bagi masyarakat desa. (Indonesia) With the implementation of this community service aims to be a facilitator between village officials and the community in the identification of problems faced by the village related to the community, provide suggestions for alternative solutions to existing legal problems in the village and provide ideas for understanding the law to the community in accordance with the scientific field that has been owned. The method used with the socialization of legislation, discussion, training and visits to residents ' homes. With all its advantages and disadvantages, with the hope that this work program can be useful for students and the people of Bukit Layang Village and can be a stimulant for the development of legal awareness for the village community. (English)
TETAP PODUKTIF DI MASA COVID 19 DESA TANAH BAWAH KECAMATAN PUDING BESAR KABUPATEN BANGKA (OPTIMALISASI POTENSI LOKAL) Andi Gustomi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v8i1.1991

Abstract

The Covid 19 pandemic has limited people's activities, especially activities outside the home with a large number of people. UBB student community service in Tanah Bawah Village is carried out to provide education so that people can continue to be productive even in the conditions of the Covid 19 pandemic. This community service program is carried out persuasively with online and offline methods. The work programs produced include education about covid-19 in the form of public service videos, distribution of hand sanitizers and masks to residents of Tanah Bawah Village. Education on the application of household-scale catfish cultivation technology, healthy environment education including mutual cooperation and distribution of fruit seeds and organic fertilizers to the community. Education on the clarity of information related to Upang River tourism through the application of signposts to Upang River tourism and socialization of the preservation of Upang River resources and the dangers of using poison / tubing to catch fish. The results of the service through the real work lecture activities showed a very good response from the community and village officials. Village officials also recommended that the KKN time be extended so that student interaction with residents could be longer.
AKTUALISASI KAUM MILENIAL MELALUI PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA KARYA MAKMUR KABUPATEN BANGKA PADA MASA KENORMALAN BARU Diana Anggraeni; Bob Morison Sigalingging; Dini Wulansari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v8i1.2061

Abstract

The 2020 Ministry of Research and Technology / BRIN Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Program located in Karya Makmur Village, Bangka Regency and involving 30 Universitas Bangka Belitung students across study programs aims to provide opportunities for millennials (read: students) UBB to get learning in the field that was not previously obtained in college. This field learning involves the active role of students in knowing problems in society and providing solutions to these problems, which are all summarized in an actualization process. The UBB KKN-PPM program is a Community Service (PkM) activity in the new normal period which runs from July 15 to August 19, 2020. This program divided the group members into seven divisions, namely the UMKM Division, Short Story Division, Dance Division, Taman Bacaan Division, Design Division, Compost Division and Information Technology (IT) Division. The actual output of all divisions that have worked sincerely wholeheartedly while still prioritizing strict health protocols, so that the benefits can be felt by the community, among others: hydroponics, hand sanitization, compost, liquid organic fertilizer, a collection of short stories in three languages, a CD tutorial on traditional Bangka Belitung dance, and the rejuvenation of the village library space accompanied by the Teaching Movement. The actualization of the KKN program was completed and all products were handed over to village officials for follow-up.
SOSIALISI DAN BAKTI SOSIAL DALAM RANGKA PEDULI DAMPAK COVID-19 DI DESA PENYAK KABUPATEN BANGKA TENGAH Anisa Indriawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v8i1.2126

Abstract

Covid-19 merupakan salah satu permasalahan yang melanda di seluruh Dunia. Perlahan Covid-19 menyebar ke seluruh Negara, serta kota-kotanya. Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mulai terpapar Covid-19. Permasalahan tersebut ternyata menimbulkan dampak yang sangat buruk termasuk di Desa Penyak. Melihat beberapa permasalahan yang ada, Tim pelaksana pengabdian Universitas Bangka Belitung melakukan beberapa langkah untuk membantu warga dan perangkat Desa untuk mengatasi beberapa permasalahan. Beberapa hal yang dilakukan antara lain Sosialisasi dan Pembagian Sembako. Berdasarkan hasil respon bebrapa warga dapat dikatakan bahwa kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan banyak informasi baru bagi warga.
ADAPTASI KEBIASAAN BARU (NEW NORMAL) BAGI NELAYAN DI PPN SUNGAILIAT KABUPATEN BANGKA Siti Aisyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v8i1.2127

Abstract

Sejak Januari 2020, WHO telah menyatakan dunia masuk kedalam darurat global terkait virus Covid-19. Khusus di Indonesia sendiri pemerintah telah mengeluarkan status darurat bencana terhitung mulai tanggal 29 Februari 2020 hingga 29 Mei 2020 terkait pandemi virus ini dengan jumlah waktu 91 hari. Memasuki awal bulan Juni 2020, pemerintah mengeluarkan regulasi untuk memasuki tahap New Normalatau Adaptasi Kebiasaan Baru bagi masyarakat dengan mengikuti berbagai protokol kesehatan. Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru ini sudah mulai disosialisasikan oleh pemerintah baik melalui media televisi, sosial media, dan pusat informasi ke berbagai lembaga dan sosialisasi langsung ke pemerintah daerah setempat untuk melanjutkan penerapkanAdaptasi Kebiasaan Barudi berbagai kalangan dan lingkungan. Hal ini yang membuat kami ikut andil dalam mensosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Barukhususnya bagi nelayan di PPN Sungailiat Kabupaten Bangka. Kegiatan pelaksanaan ini terbagi menjadi 2 kegiatan utama yaitu: Peningkatan pemahaman nelayan mengenai Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) di PPN Sungailiat Kabupaten Bangka dengan membagikan poster dan menjelaskannya kepada nelayan, namun pelaksanaan dilakukan dengan mengikuti protokol physical distancingtanpa mengadakan perkumpulan apapun; dan Pembagian masker dan vitamin untuk nelayan dalam rangka peningkatan ketentraman dan kesehatan nelayan. SosialisasiAdaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) pada nelayan diantaranya; memastikan kru kapal bebas Covid-19, selalu menggunakan masker saat beraktivitas, mencuci tangan dengan sabun, menggunakan peralatan makan sendiri ketika melaut, makan makanan yang bergizi dan seimbang dan membiasakan hidup higienis, rajin olahraga, istirahat cukup dan minum vitamin.
Inovasi Produk Bersama IRT pada Usaha Anyaman di Desa Gundik, Slahung, Ponorogo Sedinadia Putri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v8i2.2529

Abstract

Wicker crafts basically have good potential. Because it has a high aesthetic value and appeal to consumers. However, the products produced in this business are still less innovative, namely only woven bags. So productivity in this business is still not going well. In addition, around the business there are still many housewives (IRT) who do not have activities during the day. The purpose of this community service is to develop woven craft products and provide assistance for IRT around the business through product innovation box hantaran. This is done as an effort to empower the creative economy, especially in the webbing business and also the empowerment of IRT to be more productive and able to take advantage of existing free time. This service uses the ABCD (Asset Based Community Development) approach, namely by using mistresses village assets in the form of creative businesses (Woven Crafts) owned by Mrs. Ayu Wulandari then carried out product innovations such as box hantaran. The results of community service with empowerment and economic assistance in order to innovate woven handicraft products both for business and IRT during mentoring and after mentoring provide positive changes.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 2 No 02 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 1 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBB Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 1 No 1 (2014): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 1, No 1 (2014): More Issue