cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Al-Fikrah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 6 (2015)" : 9 Documents clear
MODEL PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT Jamaluddin, Jamaluddin
Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam Vol 6 (2015)
Publisher : Fakutlas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fanomena pendidikan di Indonesia dewasa ini adalah kecenderungan lepasnya tanggung jawab masyarakat terhadap pendidikan dan tercerabutknya lembaga pendidikan dari akar sosialnya-kemasyarakatannya. Fenomena lain semakin menjamurnya sekolah-sekolah elit yang melibatkan peran masyarakat dengan model barunya. Indonesia, sejatinya memiliki model pendidikan indegenous yaitu pesantren. Model lembaga pendidikan ini lahir dari, oleh, dan untuk masyarakat. Dalam prosesnya menjadi menjadi lembaga pendidikan yang bermakna dalam proses rekayasa sosial (social enginering), ada tiga dimensi ciri khas yang dimiliki pesantren, yaitu; dimensi kultural, edukatif, dan sosial. Ketiga dimensi ini menjadikan pesantren sebagai tipikal pendidikan berbasis masyarakat yang memiliki kekhasan dan membedakannya dari model lembaga pendidikan lainnya.Kata Kunci: Pendidikan, masyarakat, pesantren.
PENINGKATAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI MELALUI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA Rusmini, Rusmini
Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam Vol 6 (2015)
Publisher : Fakutlas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing, sebenarnya menuntut keterlibatan berbagai sumber daya,di antaranya sumber daya manusia (humancapital/human resource); dengan memanfaatkan sumber daya itu sebagai nilai tambah bagi lembaga pendidikan tinggi tersebut. Artinya, sebagai sebuah sistem dan manajemen mutu terpadu, perlu dikembangkan potensi yang dimiliki oleh lembaga pendidikan tinggi tersebut untuk menjadi lembaga pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing dengan melihat kinerja organisasi yang lebih unggul (superior). Kata Kunci : Mutu, Lembaga Pendidikan Tinggi, Sumber Daya Manusia
KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL Shalahuddin, Shalahuddin
Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam Vol 6 (2015)
Publisher : Fakutlas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan yang sederhana ini akan membahas tentang konsep kepemimpinan transformasional yang merupakan gaya kepemipinan yang dapat mengubah visi misi menjadi aksi, mentransformasikan individu agar mau berubah ke arah peningkatan kualitas diri. Di dalam pelaksanaannya ada beberapa faktor yang mempengaruhinya yaitu idealiazed influence, inspirational motivation, individual consideration, and intelektual stimulation.Tujuan penulisan untuk menjelaskan secara konprehenshif tentang konsep kepemimpinan, gaya kepemimpinan transformasional, dan karakteristik kepemimpinan transformasional. Kata Kunci: Kepemimpinan, Kepemimpinan transformasional, visi Misi, Perubahan
UPAYA MENYIAPKAN PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS Tabroni, Tabroni
Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam Vol 6 (2015)
Publisher : Fakutlas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyiapkan pendidikan yang berkualitas dilakukan peningkatan kemampuan belajar, pemanpaatan lingkungan secara maksimal, sarana dan prasarana yang baik, evaluasi dan monitoring yang terukur dan terencana, hubungangan yang baik antara sekolah dengan masyarakat. Kata kunci : Pendidikan dan Kualitas
MODEL PAUD POSDAYA SEBAGAI ALTERNATIF PELAKSANAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BERBASIS MASYARAKAT Khalik, A
Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam Vol 6 (2015)
Publisher : Fakutlas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam mensukseskan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting. Pos Pemberdayaan Masyarakat (Posdaya) merupakan forum komunikasi dan wahana pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput. Pembentukan Posdaya tidak harusmembentuk kelembagaan baru tetapi dapat menguatkan dan menyatukan kelembagaan yang telah ada melalui berbagai kegiatan pemberdayaan. Begitupula Model PAUD Posdaya dikembangkan dengan cara membentuk PAUD baru dan menguatkan PAUD yang telah ada. Model PAUD Posdaya menjadi kuat karena menyatukan dan menselaraskan berbagai kelembagaan masyarakat dalam wahana Posdaya. Kelembagaan masyarakat tersebut misalnya: Bina Keluarga Balita, Posyandu, Bina Keluarga Remaja, PKK, Koperasi, Kelompok Usaha (UKM), Kelompok Lansia, Kelompok Masjid, Kelompok Arisan, Orsos, dan kelompok masyarakat lainnya. Kelompok masyarakat tersebut menyatu dalam wahana Posdaya guna mensukseskan PAUD sesuai potensi dan perannya masing-masing. Keunggulan lainnya adalah partisipasi masyarakat menjadi meningkat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, keagamaan maupun bidang lainnya yang ada dalam wahana Posdaya. Kata kunci: Model PAUD Posdaya, kelembagaan masyarakat,pemberdayaan masyarakat,dan partisipasi masyarakat
PERENCANAAN STRATEGIS DAN PRILAKU MANAJERIAL LEMBAGA-LEMBAGA PENDIDIKAN Hindun, Hindun
Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam Vol 6 (2015)
Publisher : Fakutlas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan merupakan persiapan yang disusun dengan menggunakan segenap kemampuan penalaran bagi suatu tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan. Perencanaan merupakan proses yang esensial dalam manajemen lembaga pendidikan. Perencanaan mencakup hal yang luas, kompleks, serta memerlukan banyak waktu. Inti dari perencanaan berupa perumusan tujuan dan pengkoordinasian cara-cara untuk mencapai tujuan tersebut.Perencanaan memiliki dua arti penting. Pertama dan yang utama adalah sebagai pijakan (titik awal) dari keseluruhan proses manajemen. Kedua, berfungsi mengarahkan segenap aktivitas dalam organisasi. Secara lebih spesifik, pentingnya perencanaan didasarkan pada kenyataan yaitu Keberhasilan organisasi dan keefektifan sekolah sangat ditentukan oleh keberhasilan perencanaan, Perencanaan memfokuskan pada tujuan yang hendak dicapai, Perencanaan membantu menghadapai ketidak pastian dan mengantisipasi permasalahan, Perencanaan memberikan arah bagi pengambilan keputusan, Perencanaan diperlukan sebagai dasar monitoring dan pengawasan. Perencanaan Strategis adalah seni dan ilmu untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi keputusan strategis antar fungsi yang memungkinkan dalam organisasi untuk mencapai tujuan. Dilihat dari sisi waktu perencanaan Jangka panjang waktunya 20 – 30 tahun, perencanaan jangka menengah waktunya 3 – 5 tahun, sedangkan perencanaan jangka Pendek kurun waktunya paling lama satu tahun. Strategi penyusunan dapat ditempuh melalui tim kecil penyusunan renstra, dalam menyusun kerangka pikir renstra harus selalu memperhitungkan visi, misi, tupoksi lembaga/unit kerja dan kebijakan pimpinan. Pendekatan dalam membuat perencanaan strategis sebuah organisasi melalui pendekatan, Atas - Bawah, Bawah - Atas dan campuran, dengan struktur penulisan seperti In mendiknas No. 1/U/2002. Kata Kunci : Perencanaan Strategis, Manajemen, Lembaga/ Unit Kerja.
AL-GHAZALI : PEMIKIRAN KEPENDIDIKAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Julis, Dailami
Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam Vol 6 (2015)
Publisher : Fakutlas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam pengembangan fitrah manusia. Oleh sebab itu, kajian tentang pendidikan banyak menjadi perhatian para pakar. Abu Hamid Al-Ghazali atau yang dikenal secara populer sebagai Imam Al-Ghazali salah satutokoh terpenting yang memikirkan persoalan-persoalan pendidikan. Ulama dari Iran ini sangat banyak memberikan kontribusi dalam memberikan konsepkonsep pendidikan, melalui pemikiran-pemikirannya yang diabadikan dalam berbagai kitab/risalah dan menjadi rujukan bagi generasi sesudahnya. Kata Kunci : Pemikiran Kependidikan Imam Al-Ghazali dan Implikasinya
REKRUTMAN GURU DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (Studi Tentang Pemilihan Guru Menurut Syeikh Az- Zarnuji Dalam Kitab Ta’limul Muta’allim Wathoriqotutta’allumi) Ulfah, Siti Mariah
Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam Vol 6 (2015)
Publisher : Fakutlas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi atau lembaga pendidikan ditentukan oleh banyak faktor diantaranya yaitu faktor sumber daya manusianya. Dalam tulisan ini rekrutmen guru merupakan bagian dari fungsi manajemen pendidikan tersebut yaitu masuk dalam fungsi pengorganisasian yang mana menurut Trisnawati Sule, Ernie.1 Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia kerja merupakan bagian dari pengorganisasian (Organizing) dalam manajemen. Pembahasan tentang pendidik banyak dibicarakan oleh para pemuka muslim dan barat dari berbagai generasi. Salah satu tokoh yang cukup terkenal dalam membicarakan tentang pendidikan adalah Az-Zarnuji. Nama lengkapnya Tajuddin Nu’man bin Ibrahim Az-Zarnuji juga seorang ulama besar dan pengarang yang wafat tahun 640 H / 1242 M. Sedangkan wafatnya Syekh Az-Zarnuji yang salah satu karyanya adalah kitab Ta’lim Muta’allim yaitu sekitar tahun 593 H. Dalam memilih seorang pendidik menurut Az-Zarnuji mengacu pada sumber data primer yaitu, Ta’alimul Muta’alim adalah dalam hal memilih guru, hendaklah memilih siapa yang lebih alim, lebih waro’ dan lebih berusia. Kata Kunci: Manajemen Pendidikan Islam, Rekrutmen Guru
Psikologi Belajar Nasrun AR, Nasrun AR
Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam Vol 6 (2015)
Publisher : Fakutlas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang masalah psikologi belajar antara lain menyangkut persoalan; hakikat belajar, factor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar secara umum dan sekilas mengenai motivasi siswa dalam belajar yaitu ada motivasi instrinsik dan ekstrinsik. Beberapa ahli mengemukakan, W.H Burton bahwa seseorang yang telah mengalami proses belajar akan mengalamim perubahan tingkah laku baik dalam kebiasaan, kecakapan, atau sikap dan keterampilan sedangkan Morgan dan Wringkel mengatakan belajar itu adalah perubahan tingkah laku yang diperoleh melalui pengalaman dan sebuah proses adaptasi yang berlangsung secara berkelanjutan. Dapat disimpulkan bahwa seorang guru dapat belajar dari siswa dikelas tentang cara-cara yang dapat dilakukan untuk membantu siswanya, namun tidak semua ditumpukan secara keseluruhan kepada sosok seorang guru, hal ini dikarenakan minat tersebut dipengaruhi oleh berbagai factor yaitu internal,eksternal dan juga lingkungan

Page 1 of 1 | Total Record : 9