cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1: Februari 2016" : 17 Documents clear
PENGELOLAAN BUKU PERPUSTAKAAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA DI AKADEMI KEBIDANAN MUHAMMADIYAH BANDA ACEH Murtala Daud; Yusrizal .; Khairuddin .
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.458 KB)

Abstract

Abstract: Library management in higher education institutions well, will have a positive impact on the advancement of education and the increasing interest in reading among students. This study aims to determine: the procurement of books, collection books, and library books in the library service in Banda Aceh Muhammadiyah Midwifery Academy. This study uses descriptive qualitative approach. Data was collected by observation, interview, and documentation. Subjects consisted of: Director, Head of Libraries, Library Staff, Chief of Public Affairs, and a student at the Academy of Midwifery Muhammadiyah Banda Aceh. The results showed that: 1) Procurement of library books is done by the Head of the Library and the settings adjusted to the scale of priorities. Procurement of library books not only from institutions AKBID Muhammadiyah Banda Aceh, also obtained from students, Muhammadiyah assistance centers, and support the aspirations of the fund. 2) The collection of books in the library consists of books midwifery 382 pieces, 200 pieces of nursing books, science books 300 diseases, and other supporting books. The addition of books from year to year shows an increase in line with the development of the library and in line with the growing interest of students reading at the library AKBID Muhammadiyah Banda Aceh. 3) Library Services done openly, with the aim that students can freely seek books desired. The implementation of these services carried over to foster interest in reading for students may find library books are attractive and can also save librarians/ library staff. Keywords: Library Books and Reading Interest   Abstrak: Pengelolaan perpustakaan pada lembaga perguruan tinggi dengan baik, akan berdampak positif terhadap kemajuan dunia pendidikan dan meningkatnya minat baca di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengadaan buku, koleksi buku, dan layanan buku pustaka pada perpustakaan di Akademi Kebidanan Muhammadiyah Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari: Direktur, Kepala Urusan Perpustakaan, Staf Perpustakaan, Kepala Urusan Umum, dan mahasiswa pada Akademi Kebidanan Muhammadiyah Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengadaan buku perpustakaan dilakukan oleh Kepala Bagian Perpustakaan dan pengaturannya disesuaikan dengan skala prioritas. Pengadaan buku pustaka tidak hanya berasal dari lembaga AKBID Muhammadiyah Banda Aceh, juga didapatkan dari mahasiswa, bantuan Muhammadiyah Pusat, dan bantuan dari dana aspirasi. 2) Koleksi buku pada perpustakaan terdiri dari buku kebidanan 382 buah, buku keperawatan 200 buah, buku ilmu penyakit 300 buah, dan buku penunjang lainnya. Penambuku  buku dari tahun ke tahun menunjukkan adanya peningkatan sesuai dengan pengembangan perpustakaan dan seiring dengan meningkatnya minat baca mahasiswa pada perpustakaan AKBID Muhammadiyah Banda Aceh. 3) Layanan Perpustakaan dilakukan secara terbuka, dengan tujuan agar mahasiswa bisa bebas mencari buku yang diinginkan. Penerapan sistem pelayanan yang dilakukan selama ini dapat menumbuhkan minat baca karena mahasiswa dapat menemukan buku pustaka yang menarik dan juga dapat menghemat tenaga petugas perpustakaan/ pustakawan. Kata kunci: Buku Perpustakaan dan Minat Baca
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN PROFESIONAL TENAGA KEPENDIDIKAN PADA SMA NEGERI 5 DARUSSALAM BANDA ACEH Bustamar .; Jamaluddin Idris; Khairuddin .
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.542 KB)

Abstract

Abstract: The school head master of the school, who has a very important role and position in developing professional educational staffs. The aim of this research is to describe about the school head master strategy in the process of planning design, implementation, and avoiding program in developing the professional educational staffs at Senior High School 5 Darussalam, Banda Aceh. The method used in this study is descriptive qualitative through the data collection through observations, interviews, and documentations. The findings show that the efforts being carried out by the school head master in planning was preceded by understanding the vision and mission as within it is described the future picture and insight that must be developed .The implementation of the professional development of education staff was through workshops, seminars, educational training, guiding through annual program, the implementation of the annual program, increasing the work disciplines, creating the loyalty. All these things were being conducted by the school head master, though in its implementation still experiencing the obstacles as it is because that some educational staffs at Senior High School 5 Darussalam, Banda Aceh are still do not deeply understand about their core works. While avoiding professional developing educational staffs carried out by the school head master is through controlling. Supervising, evaluating and guiding upon the program.Keywords: Planning, Implementation and AvoidingAbstrak: Kepala sekolah merupakan manajer pendidikan di sekolah yang mempunyai peran dan kedudukan yang sangat penting dalam pengembangan profesional tenaga kependidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang strategi kepala sekolah dalam perencanaan program, pelaksanaan program, dan pengendalian program dalam rangka pengembangan profesional tenaga kependidikan pada SMA Negeri 5 Darussalam Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan tehnik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pengembangan profesional tenaga kependidikan yang dilakukan oleh kepala sekolah melalui perencanaan program yang disusun berdasarkan visi, misi dan tujuan sekolah sudah sesuai dengan unsur, syarat, dan fungsi perencanaan, dalam hal ini kepala sekolah telah dapat membuat program-program pengembangan. Pelaksanaan program pengembangan profesional tenaga kependidikan yang dilakukan oleh kepala sekolah melalui workshop, seminar, pendidikan, pelatihan, pembinaan melalui program kerja tahunan, pelaksanaan program kerja tahunan, meningkatkan disiplin kerja, dan membina loyalitas. Semua program kerja ini telah dilaksanakan oleh kepala sekolah, walaupun dalam pelaksanaannya masih mengalami kendala-kendala yang dihadapi, hal ini dikarenakan ada sebahagian tenaga kependidikan pada SMA Negeri 5 Darussalam Banda Aceh belum memahami secara mendalam tentang tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab mereka masing-masing. Sedangkan pengendalian program pengembangan profesional tenaga kependidikan yang dilakukan oleh kepala sekolah adalah melalui pengawasan, kontroling, evaluasi, dan pembinaan terhadap pelaksanaan program.Kata kunci: Perencanaan, Pelaksanaan dan Pengendalian
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK OLEH KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA SD NEGERI LAM URA KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR ., Suraiya; Usman, Nasir; AR, Djailani
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.06 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the program, implementation, follow-up and the obstacles faced by principals in the implementation of academic supervision in improving the professional competence of teachers. This study used descriptive qualitative approach. The technique of data collection used were observation, interviews, and documentation. Subjects of study were principals, vice-principals, teachers and supervisors. Data were analyzed with data reduction, data display, conclusion drawing and verification. The results showed that: 1) Programs are arranged at the beginning of each school year based on the results of the follow-up implementation of supervision in the previous year based on the instructions given by the Department of Education. Teachers were not fully involved in setting the programs and it was planned twice in one semester. 2) Implementation of supervision begins with socialization activities for teachers and pre-observation meeting. Supervision activities were carried out by providing guidance and direction on the preparation of learning tools, learning implementation and evaluation of learning through meetings, discussions, individual meetings and classroom observations. Principal recorded all activities on a classroom observation on instrument sheet that will be used as input and consideration for guidance in improving teachers professional competence. 3) Follow-up is done through discussions between principals and teachers to provide feedback from the results of classroom observation. Results of follow-up were concluded with concrete steps contextually as a way out of the problems faced by teachers in the learning process and as an improvement in the future to improve the quality of learning. 4) Obstacles faced were the supervision schedule was often shifted, the use of teaching methods were still centered on the teacher, the teacher felt clumsy when supervised and teachers were less active in seeking new information about learning. Keywords: Academic Supervision and Teacher Professional Competence. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui program, pelaksanaan, tindak lanjut dan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik untuk meningkatkan kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru dan pengawas. Data dianalisis dengan cara mereduksi, display, mengambil kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Program disusun pada setiap awal tahun pelajaran berdasarkan hasil tindak lanjut pelaksanaan supervisi pada tahun sebelumnya dengan berpedoman pada petunjuk yang diberikan oleh Dinas Pendidikan. Penyusunan program tidak sepenuhnya melibatkan guru dan direncanakan sebanyak dua kali dalam satu semester. 2) Pelaksanaan supervisi diawali dengan kegiatan sosialisasi kepada guru dan melakukan pertemuan pra observasi. Kegiatan supervisi dilakukan dengan memberikan bimbingan dan arahan tentang penyusunan perangkat pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran melalui kegiaran rapat, diskusi, pertemuan individu dan observasi kelas. Kepala sekolah mencatat seluruh kegiatan observasi kelas pada lembar instrumen yang akan dijadikan sebagai masukan dan pertimbangan untuk pembinaan dalam meningkatkan profesional guru. 3) Tindak lanjut dilakukan melalui diskusi antara kepala sekolah dengan guru sebagai pertemuan balikan dari hasil observasi kelas. Hasil tindak lanjut diakhiri dengan langkah-langkah kongkrit secara kontekstual sebagai jalan keluar dari masalah-masalah yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran dan sebagai upaya perbaikan pada masa yang akan datang  untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran. 4) Hambatan-hambatan yang dihadapi adalah sering bergeser jadwal supervisi, penggunaan metode mengajar masih berpusat pada guru, guru merasa kaku ketika disupervisi dan guru kurang aktif dalam mencari informasi baru tentang pembelajaran. Kata Kunci: Supervisi Akademik dan Kompetensi Profesional Guru
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENGANGGARAN OLEH DEWAN PERWAKILAN RAKYAT ACEH PROVINSI ACEH Jemarin .; Cut Zahri Harun; Niswanto .
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.764 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to find out and describe the management of budgeting performed by the House of Representatives of Aceh (DPRA) and working Unit of Aceh Government (SKPA). This reseach used qualitative approach with descriptive method. This research was conducted at the administrative office of the House of  Representative of Aceh (DPRA). The subjects of this research were the DPRA’s speaker, the four deputies of DPRA, the commussion of budget, and the secretary of DPRA. The results revealed that (1) budgeting management planning is conducted by the budget team of Aceh Government at the end of the year through coordination meetings by preparing budget document; (2) the budget process is performed through coordination meeting by discussing the plans of badget usage and budget Absorption of Aceh Provincial Budget (APBA) in the previous yeas, and making an accurate estimate; (3) the performance of DPRA in terms of  budgeting has been in line with the procedure stated within the minutes through the mechanism of special committee; (4) the supervision and evaluation performed by DPRA involve all stakeholders and also expert staff the Aceh Government.Keywords:  Management and BudgetingAbstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen anggaran yang dilaksanakan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dengan Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan pada kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dengan subjek penelitian: Ketua DPRA, Wakil Ketua DPRA, Komisi C yang membidangi Anggaran, dan Sekretaris Dewan (SETWAN) provinsi Aceh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan program penganggaran dilakukan pada akhir tahun melalui rapat koordinasi dan Tim Anggaran Pemerintah Aceh dengan mempersiapkan dokumen-dokumen anggaran, (2) Proses anggaran dilaksanakan melalui rapat koordinasi dengan membahas rancangan penggunaan anggaran dan daya serap APBA tahun sebelumnya serta melakukan penaksiran atau estimasi secara lebih akurat, (3) Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dalam hal penganggaran sudah sesuai dengan mekanisme yang tercantum dalam berita acara melalui mekanisme Panitia Khusus (PANSUS), (4) Pengawasan dan evaluasi yang dilaksanakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh melibatkan berbagai pihak atau stakeholder dan juga staf ahli dari Pemerintah Aceh.Kata kunci : Manajemen dan Penganggaran.
ANALISIS PENETAPAN STANDAR BIAYA PENDIDIKAN PADA SMA NEGERI 2 KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA RM. Teguh Eko Atmaja; Cut Zahri Harun; Sakdiah Ibrahim
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.726 KB)

Abstract

Abstract: Determination of standard cost of education is a criterion for good measure the overall expenditure in the form of cash and non-cash as an expression of the sense of responsibility of all parties (the public, parents, and government) to the development of education in order to achieve educational goals efficiently and effectively. The purpose of this study was to determine the ability of the principal to establish the cost of education, including: (1) Preparation of the cost of education; (2) The use of the cost of education; and (3) Auditing the cost of education. This study used a qualitative approach with descriptive methods, techniques of data collection is done through interviews, observation, and documentation. Subjects were principal, treasurer and inspectorate Nagan Raya. The research found: (1) Preparation of educational costs through Plan Budget (RKA) and Draft Budget Shopping Opinions School (budgets) are discussed in a budget meeting in the DPRK; (2) The use of the cost of the education budget comes from the state budget, and the budget and other sources of educational expenses of parents, private, business, and alumni of the largest education budget priorities is to pay the salaries of teachers / employees, which is between 75-80% of the total budget, and the rest for non-teachers' salaries; and (3) the cost of education is an activity Auditing look carefully, investigate, study, examine and investigate the cost of education, including procedures for investigating its books, one truth in a case, the events that have been recorded, placed on their posting, as well as the receipt of cash flows and goods owned by a school organized by the government and society. It is expected that the inspectorate in order to direct and supervise the principal standard-setting the cost of education on the preparation, use, and effective auditing and efficiency so that the cost of education in school on target.Keywords: Determination of Standard Cost of Education and SupervisionAbstrak: Penetapan standar biaya pendidikan adalah suatu kriteria untuk mengukur keseluruhan pengeluaran baik yang berupa uang maupun bukan uang sebagai ungkapan rasa tanggung jawab semua pihak (masyarakat, orang tua, dan pemerintah) terhadap pembangunan pendidikan agar tujuan pendidikan tercapai secara efesien dan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kepala sekolah dalam menetapkan biaya pendidikan, meliputi: (1) Penyusunan biaya pendidikan; (2) Penggunaan biaya pendidikan; dan (3) Pengauditan biaya pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, bendahara dan inspektorat Kabupaten Nagan Raya. Hasil penelitian ditemukan: (1) Penyusunan biaya pendidikan melalui Rencana Penggunaan Anggaran (RKA) dan Rancangan Anggaran Pendapat Belanja Sekolah (RAPBS) yang dibahas dalam rapat anggaran di DPRK; (2) Penggunaan biaya pendidikan bersumber anggaran pemerintah berasal dari APBN, dan APBD dan sumber biaya pendidikan lainnya dari orang tua, swasta, dunia usaha, dan alumni dengan prioritas anggaran pendidikan terbesar adalah untuk membayar gaji guru/ pegawai, yaitu antara 75-80% dari total anggaran, dan selebihnya untuk non-gaji guru; dan (3) Pengauditan biaya pendidikan merupakan kegiatan melihat dengan teliti, menyelidiki, mempelajari, menelaah dan mengusut biaya pendidikan, termasuk mengusut tata cara pembukuannya, salah benarnya suatu hal, peristiwa yang telah dicatat, ditempatkan pada pos-posnya, serta proses arus penerimaan uang dan barang yang dimiliki oleh suatu sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat. Diharapkan kepada inspektorat agar dapat mengarahkan dan mengawasi kepala sekolah penetapan standar biaya pendidikan tentang penyusunan, penggunaan, dan pengauditan secara efektif dan efesiensi sehingga biaya pendidikan di sekolah tepat sasarannya.Kata Kunci: Penetapan Standar Biaya Pendidikan, dan Pengawasan
MANAJEMEN PEMBELAJARAN MELALUI PENDEKATAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 MESJID RAYA ACEH BESAR Cut Mutia; Cut Zahri Harun; Nasir Usman
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.685 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine ofplanning, implementation, and assessment of curriculum in improving student achievement in High School 1 Mesjid Raya Aceh Besar. To achieve these objectives, this study uses a qualitative approach. Data was collected through interviews, observation and documentation. The procedure of data analysis is data reduction, data display, and verification. While the subject of research is the principal, vice-principals, and teachers. The results showed that:(1) learning management planning is done by the teachers to prepare a number of needs of learners with regard to the development of science, technology, and art as a whole and sustainable; (2) The implementation of learning management is done with the purpose of formulating the subjects to be taught, to set standards of competence, basic competence to formulate, determine teaching materials in the form of subject and sub-subject, teaching and learning strategies, instructional media, learning activities, evaluation techniques, allocation time, and learning resources; and (3) management of the learning is done through evaluation of mastery learning materials at the beginning of each meeting which aims to determine the students' understanding of and insight into the material that is being and has been delivered, then adapted to the learning needsKeywords: Learning Management, Educational of School Level Curriculum, and Learning AchievementAbstrak: Peneli­tian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian KTSP dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Mesjid Raya Aceh Besar. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Prosedur analisis data adalah reduksi data, display data, dan verifikasi.Sedangkan subjek penelitian adalah kepalasekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan manajemen pembelajaran dilakukan oleh guru-guru dengan mempersiapkan sejumlah kebutuhan peserta didik dengan memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni secara menyeluruh dan berkesinambungan; (2) Pelaksanaan manajemen pembelajaran dilakukan dengan merumuskan tujuan mata pelajaran yang akan diajarkan, menetapkan standar kompetensi, merumuskan kompetensi dasar, menentukan materi ajar dalam bentuk pokok bahasan dan sub pokok bahasan, strategi belajar mengajar, media pembelajaran, kegiatan pembelajaran, tehnik evaluasi, alokasi waktu, dan sumber belajar; dan (3) Penilaian manajemen pembelajaran dilakukan melalui kegiatan evaluasi terhadap penguasaan materi pembelajaran pada setiap awal pertemuan yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan wawasan siswa/i terhadap materi yang sedang dan sudah disampaikan, selanjutnya disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran.Kata kunci : Manajemen Pembelajaran, KTSP, dan Prestasi Belajar
PELAKSANAAN SUPERVISI MANAJERIAL PENGAWAS SEKOLAH PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS SWASTA DI KOTA BANDA ACEH Syarwan Joni; Djailani AR; Sakdiah Ibrahim
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.369 KB)

Abstract

Abstract: The school supervisor is one of the elements that have an important role in improving the quality of education through an increase in the ability of school personnel working in the management of the school administration. This study aimed to get an idea of the implementation of managerial supervision on Private High School Banda Aceh. By using descriptive research methods, qualitative approach, and data collection techniques such of observation, interviews and documentation. Research subjects to the school supervisors, headmaster, and staff at private high school in Banda Aceh. The results of research have been analyzed qualitatively show that: The school supervisors has prepared supervision program together at the beginning of the school year, coordinated by the Supervisory Coordinator, organized program assessment results-oriented, monitoring and coaching from previous year. Managerial supervision carried out by applying a procedure that starts with pre supervision activities through coordination and socialization to target schools (sekolah binaan). Furthermore, the scope of supervision is started with the performance appraisal headmaster, teachers and educational staff focused on the management of the school administration. Monitoring activities are directed at the implementation of eight National Education Standards (NES). While development activities directed to school management in order to work in accordance with their duties and functions. Obstacles of implementation managerial supervision is supervisors's own self and from the field, namely: supervisors has not been uniform level of understanding, number of supervisors is not comparable with the number of schools that fostered. Obstacles in the field, namely; number of administrative staff of the school is not sufficient. Based on the research results, it is suggested that the implementation of managerial supervision implemented more intensively to improve job skills. Keyword: Managerial Supervision, School Supervision and School Manager   Abstrak: Pengawas sekolah merupakan salah satu elemen yang memiliki peranan penting dalam meningkatan kemampuan kerja personil sekolah terutama dalam hal pengelolaan sekolah. Salah satu tugas pengawas untuk mengendalikan pengelolaan sekolah dilakukan melalui pelaksanaan supervisi manajerial. Tujuan penelitian ini untuk mendapat gambaran pelaksanaan supervisi manajerial yang dilaksanakan pengawas pada SMA Swasta di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melaui observasi, wawancara dan studi dokumentasi, sedangkan yang menjadi subjek penelitian adalah pengawas sekolah, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Para pengawas sekolah menyusun program supervisi secara bersama dan dikoordinir oleh Kordinator Pengawas (KORWAS). Program yang disusun sudah mengikuti pedoman dan berorientasi pada hasil supervisi tahun sebelumnya. Supervisi manajerial dilaksanakan melalui kegiatan pra supervisi dan selanjutnya melakukan tiga tahapan kegiatan, yaitu penilaian kinerja kepala para pengelola sekolah, kegiatan pemantauan pada pelaksanaan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Sedangkan kegiatan pembinaan mengarahkan para pengelola sekolah agar dapat bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Hambatan pelaksanaan supervisi manajerial dari pengawas sendiri dan dari lapangan, yaitu: tingkat pemahaman pengawas belum seragam, sedangkan hambatan dilapangan staf pelaksana adminsitrasi sekolah belum mencukupi. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar pelaksanaan supervisi manajerial dilaksanakan lebih intensif untuk meningkatkan keterampilan kerja tenaga kependidikan. Kata Kunci: Supervisi Manajerial, Pengawas Sekolah dan Pengelola Sekolah
PROFESIONALISME KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 4 WIRA BANGSA MEULABOH KABUPATEN ACEH BARAT Burhanuddin .; Cut Zahri Harun; Nasir Usman
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.327 KB)

Abstract

Abstract: The quality of education will be well implemented if the principal has professionalism so that the principal, with broader and flexible authority, can manage the decision independently. This research aimed to find out program planning, program implementation, and obstacles faced by principal in improving education quality at Wira Bangsa State Senior High School 4 of Meulaboh. This research employed descriptive method with qualitative approach. Data was collected through interview, observation and documentation study. The research subjects were principal, teachers, supervisors, and students. The results showed that: 1) the efforts of principal made in preparing school program, which was accordance with school’s vision and mission, was well implemented; 2) The implementation program was aimed to establish the effective school models with the professionalism and empowerment of all school staffs for quality of education improvement program. The principal try to improve teacher’s performance in order to achieve the effective learning process; and 3) The obstacle in improving quality of education was planning for teachers’ coaching was not achieved the expected target because of unavailable time, facilities, and staffs that primarily concerned in teachers’ educational principles. Besides, the teachers are not active in Teacher Discussion activities, seminars, coaching and others activities in attempt to improve teachers’ professionalism competence.Keywords:  Professionalism, principal, and education qualityAbstrak: Peningkatan mutu pendidikan akan terwujud jika sekolah dengan potensi yang dimiliki diberi kewenangan yang lebih luas dan fleksibel untuk mengelola secara mandiri melalui keputusan-keputusan yang partisipasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan program, pelaksanaan program, dan evaluasi yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMA Negeri 4 Wira Bangsa Meulaboh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, pengawas, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah  dalam menyusun program sekolah sesuai dengan visi dan misi sekolah yang dijabarkan dalam tujuan dan dapat dinyatakan sudah berjalan ke arah yang baik;  2) Pelaksanaan program mengarah pada pembentukan sekolah model efektif, yaitu menempatkan profesionalisme dan pemberdayaan semua personil sekolah  bagi program peningkatan mutu pendidikan.  Upaya  kepala sekolah adalah meningkatkan kinerja guru demi keefektifan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru; dan 3) Kendala dalam peningkatan mutu pendidikan antara lain dalam membuat perencanaan untuk pembinaan guru masih belum tercapai sasaran sebagaimana yang diharapkan. Hal ini juga disebabkan karena waktu, sarana dan personil  yang  tersedia terutama menyangkut dengan penguasaan landasan kependidikan guru-guru.  Kendala lain, dalam peningkatan kinerja guru, kurangnya pelatihan bagi guru-guru, tidak aktifnya sebagian guru dalam kegiatan MGMP, seminar dan kegiatan peningkatan profesi keguruan yang mampu meningkatkan kompetensi profesional guru.Kata Kunci: Profesionalisme, Kepala Sekolah, dan Mutu Pendidikan 
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA SD NEGERI UNGGUL MONTASIK Riza Rosita; Djailani AR; Khairuddin .
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.939 KB)

Abstract

Abstract: Effort headmaster to the make-up of professional interest of teacher can support the attainment of education target at school. Research Target to know the program of execution and resistance to increase professional interest of teacher. This research use the descriptive method with the approach qualitative. Technique of data collecting used by is observation, interview, and documentation. Subjek Research is: Headmaster, Proxy of Headmaster and Pre-Eminent teacher SD Country of Montasik. Result of research indicate that the 1) Program ofis make-up of professional interest of teacher executed by Pre-Eminent headmaster SD Country of Montasik for example: training of compilation RPP and analyse the ( SKL, KI And KD), activating KKG, make-up of extracurricular activity and improvement of kualisifikasi teacher. 2) Execution of is make-up of professional interest learn by Pre-Eminent headmaster SD Country of Montasik that is training of compilation of Syllabus and RPP, applying of study PAIKEM of there no improvement program but execution have been executed, following Teacher Team-Work, following training and upgrading of both for executed at school and also extramural and improve the kualifikasi learn the higher kejenjang 3) natural by resistance of headmaster in improving kompetensiprofesional learn at Pre-Eminent SD Country of Montasik is the lack of medium and prasarana, lack of tanggungjawab learn to school.Keywords: The Influence of Teacher Certification and Performance.Abstrak: Usaha kepala sekolah untuk peningkatan kompetensi profesional guru dapat menunjang pencapaian tujuan pendidikan di sekolah. Tujuan Penelitian untuk mengetahui program pelaksanaan dan hambatan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek  penelitian  adalah:  Kepala Sekolah, Wakil Kepala  Sekolah dan guru SD Negeri Unggul Montasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Program peningkatan kompetensi profesional guru yang dilaksanakan oleh kepala sekolah SD Negeri Unggul Montasik antara lain: pelatihan penyusunan RPP dan analisis (SKL, KI dan KD), mengaktifkan KKG, peningkatan kegiatan ekstrakurikuler dan peningkatan kualisifikasi guru. 2) Pelaksanaan peningkatan kompetensi profesional guru oleh kepala sekolah SD Negeri Unggul Montasik yaitu pelatihan penyusunan Silabus dan RPP, penerapan pembelajaran PAIKEM tidak ada program peningkatan namun pelaksanaan sudah dilaksanakan, mengikuti Kerja Kelompok Guru, mengikuti pelatihan-pelatihan dan penataran-penataran baik yang dilaksanakan di sekolah maupun diluar sekolah dan meningkatkan kualifikasi guru kejenjang lebih tinggi. 3) Hambatan-hambatan yang dialami kepala sekolah  dalam meningkatkan kompetensiprofesional guru pada SD Negeri Unggul Montasik adalah kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya tanggungjawab guru terhadap sekolah.         Kata Kunci: Strategi Kepala Sekolah dan Kompetensi Profesional Guru
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SMA NEGERI 4 WIRA BANGSA MEULABOH DAN SMA NEGERI 3 MEULABOH Ishaq .; Yusrizal .; Bahrun .
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.92 KB)

Abstract

Abstract: Headmaster is one of the components that affect teachers' performance. Educational success in school is largely determined by the success of the headmaster in managing academic staff at the school. This study generally aims to examine the leadership of headmaster in improving the performance of teachers at SMAN 4 Wira Bangsa and SMAN 3 Meulaboh, West Aceh. The approach used in this study is a qualitative approach with technique of collecting data through observation, interview, and documentation. Subjects were headmasters, teachers, school committee, and students of SMAN 4 Wira Bangsa and SMAN 3 Meulaboh. Conclusions of this study are the headmaster leadership of SMAN 4 Wira Bangsa Meulaboh is autocratic style, while the headmaster of SMAN 3 Meulaboh is democratic style. Headmaster leadership of SMAN 4 Wira Bangsa Meulaboh and SMAN 3 Meulaboh is able to improve the performance of teachers in each school. This is proved from the curriculum, infrastructure and student achievement which achieve well and in line with the standards of teacher performance. The response of teachers to the leadership approach that made the headmaster at SMAN 4 Wira Bangsa Meulaboh and SMAN 3 is good enough.Keywords: Leadership, Headmaster, Teacher’s PerformanceAbstrak: Kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang berpengaruh dalam meningkatkan kinerja guru. keberhasilan pendidikan sekolah sangat ditentukan oleh keberhasilan kepala sekolah dalam mengelola tenaga kependidikan yang tersedia di sekolah. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru pada SMA Negeri 4 Wira Bangsa dan SMA Negeri 3 Meulaboh, Aceh Barat.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi.Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Guru, Komite Sekolah, dan Siswa di SMA Negeri 4 Wira Bangsa dan SMA Negeri 3 Meulaboh.kesimpulan dari penelitian ini adalah kepemimpinan kepala sekolah SMA Negeri 4  Wira Bangsa Meulaboh bergaya otokratis, sedangkan kepala sekolah SMA Negeri 3 Meulaboh bergaya demokratis. Kepemimpinan kepala sekolah SMA Negeri 4 Wira Bangsa Meulaboh dan SMA Negeri 3 Meulaboh mampu meningkatkan kinerja guru di masing-masing sekolah.Hal ini terbukti dari kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana dan prestasi belajar siswa yang berjalan dengan baik dan sesuai standar kinerja guru.Tanggapan atau respon guru terhadap pendekatan kepemimpinan yang dilakukan kepala sekolah di SMA Negeri 4 Wira Bangsa Meulaboh dan SMA Negeri 3 Meulaboh cukup baik.Kata Kunci: Kepemimpinan, Kepala Sekolah, Kinerja Guru

Page 1 of 2 | Total Record : 17