cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JIA (Jurnal Ilmu Agama)
ISSN : 24430919     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Ilmu Agama merupakan jurnal yang mengkaji tentang doktrin, pemikiran dan fenomena agama.
Arjuna Subject : -
Articles 209 Documents
PERKEMBANGAN PEMIKIRAN DAN PERADABAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF SEJARAH Mugiyono, Mugiyono
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 14 No 1 (2013): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v14i1.457

Abstract

Lajunya perkembangan pemikiran Islam sepanjang sejarah, karena adanya sikap terbuka, toleran dan akomodatif  kaum muslimin terhadap hegemoni pemikiran dan peradaban asing, cinta ilmu, budaya akademik, kiprah cendikiawan muslim dalam pemerintahan dan lembaga  sosial kemasyarakatan, berkembangnya aliran yang mengedepankan rasio dan kebebasan berpikir, meningkatnya kemakmuran negeri-negeri Islam, dan permasalahan yang dihadapi umat Islam dari masa ke masa semakin kompleks dan memerlukan solusi. Semua bidang keilmuan dijadikan objek kajian oleh para tokoh pemikir Islam, baik ilmu agama maupun ilmu umum. Dari perkembangan pemikiran Islam ini berimplikasi pada perkembangan peradaban Islam di seluruh penjuru dunia Islam. Perkembangan pemikiran dan peradaban Islam ini ditandai dengan berkembangnya lembaga-lembaga pendidikan, pada masa Dinasti Umayah dan Dinasti Abbasiyah dan didukung oleh dinasti-dinasti lainnya seperti di Cordova Andalusia, Afrika Utara, Turki dan India Islam. Hal ini berdampak signifikan terhadap kehidupan umat Islam dan berpengaruh kuat terhadap kemajuan peradaban dunia internasional pada umumnya, dari masa klasik hingga era modern. Dalam tulisan ini dikaji tentang faktor pendukung perkembangan pemikiran dan peradaban Islam, proses perkembangan pemikiran dan peradaban Islam sepanjang sejarah, bidang keilmuan yang dikembangkan dan para tokohnya, dan dampak perkembangan pemikiran dan peradaban Islam terhadap kehidupan umat Islam dan dunia internasional.
INTERNALISASI NILAI-NILAI AKHLAK DALAM SURAT AL- HUJURAT MENURUT SAYYID QUTHUB Hariyanto, Toto
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 16 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v16i2.512

Abstract

This article tries to analyse on the process of internalization of akhlaq (code of behavior) values on the Quranic Sural Al Hujarat according to Saayid Qutb. It is qualitive research based on the library research. The research finds that there are three types of the intrepretation used by sayyid qutub. The methods are takhalli tahalli and tajalli.  
ISLAM DAN PERADABAN RASIONAL (Melacak Akar dan Keemasan Peradaban Islam abad VII-XIII di bidang Sastra, Seni dan Politik) Mansur, Abu
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 15 No 1 (2014): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v15i1.480

Abstract

Islam sebagai “agama baru” bagi bangsa Arab masehi telah menjadi inspirator utama untuk menjadi bangsa yang besar dan terkenal. Dengan menginteralisasi ajaran dan nilai-nilai Islam ke dalam kehidupan pribadi dan kelompok secara mapan, dan memadukan kemapanan spiritual itu dengan peradaban modern yang dimiliki oleh bangsa Rumawi Timur dan Persia khususnya, umat Islam tampil sebagai bangsa yang berperadaban spektakuler, (khususnya di bidang sastra, seni, dan politik dan pemerintahan), dan Islam telah menjadi pusat peradaban dunia modern yang diukir dalam sejarah.
ISLAM DAN HUBUNGAN ANTARNEGARA Kailani, Kailani
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 14 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v14i2.471

Abstract

Babak baru sejarah Islam dimulai tatkala Nabi tiba dan diterima penduduk Yatsrib (Madinah), Nabi resmi menjadi pemimpin penduduk kota, bukan saja kepala agama, tetapi juga sebagai kepala negara. Dengan kata lain di dalam diri Nabi terkumpul dua kekuasaan, kekuasaan spritual dan kekuasaan duniawi. Kedududkannya sebagai rasul secara otomatis merupakan kepala negara.
Orientasi Seksual; Faktor, Pandangan Kesehatan dan Agama Alhamdu, Alhamdu
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 16 No 1 (2015): (Juni 2015)
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v16i1.503

Abstract

The purpose of this study is looking for factors that have contrubuting to sexsual orientation development empirically, and want to know how the health and religion views about sexsual orientation. Based on literature, the writer find three factors that have contrubuted to sexsual orientation development, namely developmental processes, social and culture,and heredity (genetic and hormonal). In other hand the study also find that th negative sexual orientations (including homosexsual and bisexsual) have higher tendency to become unhealty and have diseas such as sypilis, hephatitis B and HIV. Scholars find that the religious obedience can be delay implementation of negative sexual orientation.
TAN MALAKA DAN NILAI-NILAI HUMANISME SUATU TINJAUAN AKSIOLOGI Zulhelmi, Zulhelmi
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 15 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v15i2.494

Abstract

Penindasan Kolonialisme penjajahan terhadap rakyat Indonesia yang sangat memilukan disikapi Tan Malaka dengan mendidik dan mencerdaskan rakyat, serta menempatkan nasionalisme sebagai hal yang penting, untuk   perwujudan  kemerdekaan Indonesia.     Tan Malaka memiliki fikiran dan semangat yang tinggi, dan Ia berusaha merealisasikan pikirannya. Pandangan nasionalisme menyatukan kekuatan mayoritas Islam, yang tergabung dengan Sarekat Islam dan sosialis, untuk membentuk kekuatan revolusioner Tan Malaka menganggap kemerdekaan suatu nilai yang penting bagi Indonesia. Perkembangan suatu bangsa seiring dengan kemajuan illmu atau sains. Kalau Indonesia tidak merdeka, maka ilmu akan terbelenggu pula. Meskipun Indonesia terkaya di dunia, namum kalau sains dan teknologi tidak berkembang, maka ia akan menjadi budak sepanjangan sejarah, seperti yang dialami Indonesia selama 350 tahun.Tan Malaka menganggap kebersamaan mengandung nilai penting. Indonesia harus bekerja sama dengan semua negara di dunia untuk menciptakan masyarakat baru  berdasarkan kemerdekaan, kemakmuran dan persamaan sejati. Kemerdekaan merupakan kebebasan menentukan, mengolah, dan mengelola milik bangsa sendiri, dan bebas menjalankan kehidupan sendiri.bangsa Indonesia ini, Tan malaka memakai methode berfikir dialektika yang dilandasi logika dan ilmu pengetahuan. 
SURAH PALSU ANALISA TERHADAP SURAH AL-TAJASSUD Ilyas, Deddy
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 14 No 1 (2013): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v14i1.462

Abstract

Surah al-Tajassud adalah merupakan satu dari surah-surah yang tersebar di kalangan masyarakat era globalisasi yang memanfaatkan perkembangan teknologi, yang menjadikan dunia  tanpa batas melaui internet dan alternatif lainnya yang menyuburkan aktifitas penyelewengan seperti ini dapat dilakukan ke publik dengan mudah. Diantara surah-surah palsu yang terditeksi penyebarannya melalui internet ialah al-Iman, al-Tajassud, al-Nurayni
INTEGRASI PEMIKIRAN ISLAM DAN PERADABAN MELAYU: STUDI EKSPLORATIF HISTORIS TERHADAP PERKEMBANGAN PERADABAN MELAYU ISLAM DI NUSANTARA Mugiyono, Mugiyono
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 17 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v17i1.634

Abstract

Integration of Islamic thought and civilization Malays make acculturation and assimilation between them to give birth to new style of Islamic Malay civilization which has its own distinct characteristics with Islamic civilization elsewhere. Dynamics of Islamic thought in the Malay lands have created the character of Malay Islamic civilization. Islam became the unifying factor of various ethnic Malays. 'supra-identity' across geographical boundaries, ethnic sentiments, customs and traditions of the local Malays. Malay is as'lingua franca' by Muslim scholars, clerics, and merchants. He has an important role in the formation of the intellectual tradition of Islam in the Malay World archipelago that produce scientific work in various fields. These works developed over time, so it has great influence in the formation of social-intellectual tradition of Islam in the frame of Islamic civilization in the Malay Archipelago. The influence of Islam in the Malay civilization not only in the religious order, but more extensive and comprehensive, of which include; science, politics, culture, customs, art, literature, language, laws and other Malays.
SEJARAH SINGKAT GEREJA PERDANA Fitriyana, Nur
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 15 No 1 (2014): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v15i1.485

Abstract

Sebagai seorang nabi dan guru yang berkeliling, Yesus membentuk duabelas murid-Nya, Hanya Yesuslah yang memanggil orang-orang berdosa, terbuang dan tersingkir dari masyarakat supaya bertobat dan menjadi murid-muridnya. Karena Israil dan khususnya para murid supaya mengerti misteri perutusan serta kematian-Nya. Wafat-Nya adalah dasar serta awal Perjanjian Baru dan penyelesaian Perjanjian Lama. Komunitas yang didirikan oleh Yesus dan diurapi oleh Roh Kudus sebagai tanda terakhir kehendak Allah untuk menyelamatkan seluruh umat manusia. Selanjutnya Gereja Kristen lahir pada hari Pantekosta. Setelah Petrus menyampaikan khutbahnya gereja adalah persekutuan orang yang dipanggil oleh Kristus. Persekutuan ini bukan hanya dengan Kristus tetapi juga persekutuan dengan manusia lain, dalam pada itu persekutuan itu gereja melaksanakan amanat Tuhan
PERIWAYATAN HADIS BIL MAKNA Implikasi dan Penerapannya sebagai ‘Uji’ Kritik Matan di Era Modern Nadhiran, Hedhri
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 14 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v14i2.476

Abstract

Salah satu persoalan di bidang hadis yang menjadi topik perdebatan sejak masa shahabat hingga sekarang adalah tentang periwayatan hadis secara makna (al-riwayat bi al-makna). Perdebatan ini muncul terkait dengan kebolehan atau tidaknya periwayatan dengan cara tersebut karena adanya perkataan Nabi yang ‘melarang’ dan ‘membolehkan’, juga adanya kekhawatiran bahwa kebolehan tersebut berpeluang pada  berubahnya makna hadis sebagai konsekuensi dari perubahan teks. Jika hal ini dibiarkan, akan berakibat pada kemungkinan terjadinya distorsi dan perubahan ajaran agama. Hanya saja mayoritas ulama membolehkannya dengan sejumlah persyaratan, sebagai bentuk ‘kemudahan’ dalam periwayatan hadis. Dalam perkembangannya, periwayatan bil makna dapat berupa empat variasi periwayatan, yaitu al-ikhtishar dan al-taqthi’, al-taqdim wa al-ta’khir, al-ziyadah dan al-nuqshan, dan al-Ibdal. Adanya variasi pada matan inilah yang kemudian mendorong para pengkaji hadis di era modern, menjadikan persoalan periwayatan bil makna sebagai langkah untuk mengkritisi kembali hadis-hadis Nabi.

Page 6 of 21 | Total Record : 209


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 23 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 23 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 22 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 21 No 2 (2020): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 21 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Agama Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Agama Vol 20 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 19 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 19 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 18 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 18 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 17 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 17 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 16 No 1 (2015): (Juni 2015) Vol 16 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 15 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 15 No 1 (2014): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 14 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 14 No 1 (2013): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama More Issue