cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.pedagogik@unmuha.ac.id
Editorial Address
Jalan Muhammadiyah No 91 Batoh Lueng Bata Banda Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh
ISSN : 23377364     EISSN : 26229005     DOI : -
Core Subject : Education,
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh is an open-access based on journal that contributes to improve the scientific treasures. Pedagogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan and pembelajaran for researchers, professionals, lecturer, and educational practitioners on all topics related for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1, April (2020)" : 17 Documents clear
TARTĪB AL-NUZŪL DALAM DISKURSUS PARA ULAMA Muhammad Fadhillah; Mulyasir Mulyasir
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.526 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.773

Abstract

Al-Quran merupakan kitab petunjuk (hudā) bagi kaum muslimin. Mekanisme penyampaian dari Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad saw dan dari Nabi saw kepada kaum muslimin, hingga proses pengkodifikasiannya merupakan bagian dari pewahyuan al-Qur’an yang terus-menerus diperbincangkan. Proses pewahyuan al-Quran, merupakan salah satu topik penting yang telah lama menjadi bahan perbincangan di kalangan para intelektual muslim, kontemporer dan barat. Para Intelektual Muslim klasik cenderung memfokuskan pembahasannya terhadap status prerogatif yang melatarbelakangi munculnya tartīb al-nuzūl, apakah ia bersifat tauqīfī atau ijtihādī. Sementara para intelektual Muslim kontemporer, memiliki pandangan yang berbeda. Mereka mengatakan bahwa teori tartīb al- nuzūl tidaklah hanya sebatas pada persoalan status prerogatif semata. Selain itu, Para intelektual Barat juga menaruh perhatian besar untuk melakukan kajian terhadap wacana kronologi pewahyuan al-Qur’an dengan mengeksplorasi berbagai bahan tradisional Islam seperti riwayat-riwayat sejarah dan tafsir. Dengan adanya pengetahuan terhadap penanggalan ayat-ayat al-Qur’an, maka runtutan kronologi pewahyuan serta perjalanan Syari’at Islam juga akan terbaca.
KONTRIBUSI PENGETAHUAN AYAT-AYAT KAWNIYAH TERHADAP SELF-CONFIDENCE SISWA (Suatu Kajian Pengintegrasian Ayat-Ayat Kawniyah dalam Pembelajaran Matematika di SMA Kota Banda Aceh) Bainuddin Yani
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.199 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.775

Abstract

Penelitian ini bertujaun untuk mengkaji tentang pengintegrasian ayat-ayat kawniyah dalam pembelajaran matematika, kontribusi pengetahuan siswa pada ayat kawniyah terhadap self-confidence mereka, serta ada tidaknya korelasi yang positif antara pengetahuan siswa pada ayat-ayat kawniyah dan self-confidence mereka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis one-shot case study. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XI SMAN Kota Banda Aceh dan yang menjadi sampel adalah siswa kelas XI SMAN 7 dan SMAN 13 Banda Aceh. Data dikumpulkan melalui angket ayat-ayat kawniyah dan self-confidence yang dianalisis secara deskriptif dan pengujian korelasi melalui uji-t. Hasil analisis data  diperoleh bahwa (1) Pengetahuan siswa pada ayat-ayat kawniyah berkontribusi terhadap self-confidence sebesar 10,84% dan (2) Terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara pengetahuan siswa pada ayat-ayat kawniyah dan self-confidence. Berdasarkan temuan ini, guru matematika diharapkan selalu mengintegrasikan ayat-ayat kawniyah dalam pembelajaran matematika sesuai dengan kemampuan masing-masing.
PENGARUH METODE ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI INDERA PENGLIHATAN DAN ALAT OPTIK DI SMP NEGERI 3 SEUNAGAN Muslarita, Rita; Hasanah, Mauizah
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2076.093 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh metode role playing pada materi indera penglihatan dan alat optik di SMPN 3 Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Rancangan penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas VIII SMPN 3 Seunagan Kabupaten Nagan Raya dan yang menjadi sampel adalah kelas VIII1 (eksperimen) dan kelas VIII2 (kontrol). Data dikumpulkan melalui observasi dan test. Hasil penelitian diperoleh bahwa penerapan metode pembelajaran role playing pada materi indera penglihatan dan alat optik di SMPN 3 Seunagan Kabupaten Nagan Raya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari hasil analisis data yang diperoleh thitung sebesar 14,427 yang selanjutnya dibandingkan dengan ttabel pada taraf signifikan 5% dan dk = 20 + 20 – 2 = 38, maka diperoleh nilai ttabel = 2,024. Karena thitung    ttabel  (14,427 2,024), maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode role playing pada materi indera penglihatan dan alat optik di SMPN 3 Seunagan Kabupaten Nagan Raya dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.
PENGARUH PERBANDINGAN PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DENGAN WORD SQUARE PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII MTsN 3 BANDA ACEH Safrijar, Yeni; Rizki, Cut Novrita
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.397 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi khususnya pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan yang diajarkan menggunakan model pembelajaran picture and picture dengan model pembelajaran word square di kelas VIII MTsN 3 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-test Post-test Control Design Group. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VIII MTsN 3 Banda Aceh dengan sampel siswa kelas VIII1 sebagai kelas eksperimen I dan kelas VIII2 sebagai kelas eksperimen II. Data dikumpulkan denganmenggunakan tes hasil belajar yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis datadari kedua kelas diperoleh bahwa nilai thitung  ttabel (3,199 1,995) berdasarkan nilai post-test. Sebaliknya berdasarkan nilai pre-test nilai thitung  ttabel (1,252  1,995). Jika thitung   ttabel, Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh yang signifikan sebaliknya thitung  ttabel, Ho diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada pengaruh yang signifikan. Oleh karena itu berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture dengan Word Square terhadap hasil belajar siswa pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di MTsN 3 Banda Aceh.PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DENGAN WORD SQUARE PADA SISWA KELAS VIII MTsN 3 BANDA ACEH
Upaya Penanaman Nilai dan Norma Sebagai Pembentuk Karekter Siswa di SDN 09 Parak Gadang Sri Siawati Wulandari; Irdamurni Irdamurni; Neviyarni Neviyarni
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.794 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.597

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh banyak tindakan moral dikalangan pelajar pada zaman sekarang, sehingga perlu adanya penanaman nilai dan norma pada siswa sehingga membentuk kepribadian yang baik. Penelitian ini bertujuan:(1). Untuk mendeskripsikan penanaman nilai dan norma dalam pembetukan kepribadian siswa.(2). untuk mengetahui manfaat yang diperoleh siswa penanaman nilai dan norma dalam pembetukan kepribadian. (3). untuk mengetahui penghambat penanaman nilai dan norma dalam pembetukan kepribadian. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan mengambil sampel berjumlah 10 orang, dimana 5 orang guru dan 5 orang siswa. Pengambilan nara sumber ini karena untuk mengetahui timbal balik seberapa jauh para siswa memahami akan pendidikan nilai dan norma serta seberapa jauh pula guru-guru mengukur pemahaman siswa akan nilai dan norma yang ada. Hasil penelitian adalah (1). penanaman nilai dan norma melalui teladan dari semua pihak sekolah dan terintegrasi ke semua mata pelajaran. (2). manfaat yang diperoleh siswa adalah terbentuknya keperibadian yang berkarakter positif. (3). Penghambat penanaman nilai dan norma: (a). Bagi guru adalah: kurang adanya komunikas, guru terkadang Cuma memprioritaskan penyelesaian materi tanpa memperhatikan aspek dalam penanaman nilai-nilai karakter, dan masih ada siswa yang sulit diarahkan dan pergaulannya sulit dikontrol. (b). Bagi siswa adalah karakteristik siswa yang berbeda-beda, latar belakang keluarga siswa, dan respon siswa dalam memahami tata tertib sekolah.
URGENSITAS PENDIDIKAN DINIYAH (Upaya Pengembangan Pendidikan Islam di Indonesia) Saiful Saiful
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.875 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.778

Abstract

ABSTRACT The existence of Religious Education is regulated in Minister of Religion Decree No.1 of 2001 which aims as an effort to develop Islamic education in Indonesia. Religious education aims to educate students become a generation of qualified and noble Muslims. It intends to train students mentally and spiritually so they have detailed and comprehensive knowledge of the Islamic religion. Religious education carried out at formal and non-formal institutions is an effort to develop Islamic education in Indonesia which is guided by the fundamental values contained in the Qur'an and Hadith. In addition, it is also as a controller of the current globalization that is so fast. Religious education is divided into three levels, namely (a) Diniyah Awaliyah education is for MI/ SD level education. (b) Diniyah Wustha education is for MTS / SMP level education. (c) Diniyah ‘Ulya education is for MA / SMA level education. The formal religious education curriculum includes: Civics, Bahasa, Mathematics, Natural Sciences and Cultural Arts. While, the non-formal religious education curriculum includes: Al-Qur'an, hadith, Aqeedah, Fiqh, History of Islamic Culture, Arabic language, and Practice of worship.Keywords: Urgensity, Religious Education, Islamic Education ABSTRAK Eksistensi Pendidikan Diniyah diatur dalam Keputusan Menteri Agama No.1 Tahun 2001 yang bertujuan sebagai upaya pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Pendidikan diniyah bertujuan mendidik santri menjadi generasi Islam yang berkualitas dan berakhlak mulia. Pendidikan diniyah bertujuan melatih mental dan spiritual anak didik sehingga memiliki pengetahuan agama Islam secara detail dan menyeluruh. Pendidikan diniyah yang dilaksanakan pada lembaga formal dan non formal merupakan upaya pengembangan pendidikan Islam di Indonesia yang berpedoman kepada nilai-nilai mendasar yang terkandung dalam al-Qur’an dan Hadits. Selain itu, pendidikan diniyah merupakan pengontrol terhadap arus globalisasi yang begitu cepat. Pendidikan diniyah terbagi kepada tiga jenjang, yaitu (a) Pendidikan diniyah awaliyah yaitu pendidikan tingkat MI/SD. (b) Pendidikan diniyah wustha, yaitu pendidikan tingkat MTS/SMP. (c) Pendidikan diniyah ‘ulya, yaitu pendidikan tingkat MA/SMA. Adapun kurikulum pendidikan diniyah formal meliputi: PKn, bahasa Indonesia, matematika, ilmu pengetahuan alam dan seni budaya. Sedangkan kurikulum pendidikan diniyah non formal meliputi: Al-Qur’an hadits, aqidah akhlak, fiqh, sejarah kebudayaan Islam, bahasa arab, dan praktek ibadah. Kata Kunci: Urgensitas, Pendidikan Diniyah, Pendidikan Islam 
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN LEARNING START WITH A QUESTION (LSQ) TERHADAP HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMPN 3 BEUTONG Basmi Basmi; Qurratu Aini; Mauizah Hasanah
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.776 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi  pembelajaran Learning Start with a Question (LSQ) pada materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan terhadap hasil belajar dan motivasi belajar siswa di SMPN 3 Beutong Kabupaten Nagan Raya.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain   rancangan  penelitian yang  digunakan   adalah   pretest-postest  Control Group Design. Adapun yang menjadi populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Beutong Kabupaten Nagan Raya yang berjumlah 30 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII1 dan VIII2 yang masing-masing berjumlah 15 orang. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan angket motivasi yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan statistik uji t (independent sample t-test) dan persentase. Hasil analisis data hasil belajar siswa diperoleh nilai thitung ttabel  (thitung  = 2,573 ttabel = 1,701), sehingga Ha diterima. Berdasarkan  hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan strategi  pembelajaran Learning Start with a Question (LSQ) pada materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan terhadap hasil belajar siswa di SMPN 3 Beutong Kabupaten Nagan Raya. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis angket motivasi siswa diperoleh 64% siswa sangat setuju, 27,33% siswa setuju, 8% siswa kurang setuju, dan 0,67% siswa sangat tidak setuju terhadap strategi pembelajaran Start with a Question (LSQ) dalam proses pembelajaran materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan di SMPN 3 Beutong Kabupaten Nagan Raya. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya respon positif siswa terhadap penggunaan strategi pembelajaran Start with a Question (LSQ)  pada materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan  di SMPN 3 Beutong Kabupaten Nagan Raya yang mengakibatkan peningkatan motivasi belajar siswa.Kata Kunci:  Learning Start with A Question (LSQ), Hasil Belajar, Motivasi Belajar
IMPLEMENTING DIRECT METHOD BY USING GAMES TO IMPROVE EFL STUDENTS' READING COMPREHENSION Putri Dini Meutia; A. Halim Majid; Sufiah Nafisah
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2049.882 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.776

Abstract

Reading skill is one of the aspects of the foreign language which need to be master by the students. Thus it needed an appropriate method to improve the students' reading skills, especially reading comprehension. Therefore, the researchers conducted the study by using the Direct Method to improve reading comprehension. The purpose of this study was to find out whether the Direct Method by using games can improve the students' reading comprehension. The sample was taken from the second-year students of MAN Sibreh consisted of 25 students. The experiment was conducted in four meetings. In collecting the data, this study used pre-test and post-test as the research instruments. The pre-test was given in the first meeting while the post-test was given in the last meeting. After analyzing the data, the obtained t-score is 3,92. It indicates that there are significant differences between pre-test and post-test. Moreover, the critical value of t for the degree of freedom was 2,06 at the level significance of 5% (0,05). Thus, the t-score (3,92) is higher than the t-table (2,06). Therefore, the hypothesis is accepted.
INTERNALISASI ETIKA BERBICARA SANTRI KEPADA GURU (Penelitian pada Dayah Terpilih di Bireuen Aceh Utara) Suyanta, Sri
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.404

Abstract

Fokus kajian ini adalah etika berkomukasi komunitas dayah, yaitu santri kepada gurunya. Secara umum, pola komunikasi di dayah terikat dengan aturan etika dan nilai-nilai yang hidup pada masing-masing dayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan populasi seluruh dayah di Bireun Aceh Utara dan sampel yang terpilih adalah dayah terpadu Ummul Aiman dan dayah tradisional Darul Istiqamah. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan wawancara yang selanjutnya dianalisis dengan cara editing, reduksi, dan penyajian data. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa dalam praktiknya, saat hendak mengikuti pendidikan baik di Dayah Ummul Aiman maupun Dayah Darul Istiqamah, santri diserahkan oleh orangtuanya kepada guru  untuk dididik. Di saat menjadi bagian dari dayah, maka santri dibina  sehingga memiliki akhlak mulia, patuh, tunduk kepada guru dan tidak boleh membantah, apalagi kepada teungku atau pimpinan dayah. Dalam berinteraksi, santri dibiasakan berbicara atau menyampaikan maksudnya dengan sopan dan suara lemah lembut. Saat teungku menerangkan pelajaran atau berbicara, maka santri mendengarkan, dan pantang membantah atau menunjukkan sikap yang tidak menyenangkan gurunya. Di sinilah etika berbicara santri kepada gurunya terjalin dengan penuh kesantunan dan rasa hormat, dan takdhim kepada gurunya. Di dayah, sikap takdhim dan kepatuhan murid kepada gurunya adalah mutlak dan tidak boleh putus, artinya berlangsung seumur hidup. Sikap ketakdhiman ini ditunjukkan dalam seluruh aspek kehidupannya, baik dalam kehidupaan keagamaan, kemasyarakatan, maupun urusan personal lainnya.
RESPON SISWA TERHADAP PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA MATERI ARITMETIKA SOSIAL Mawaddah, Siti; Authary, Nailul
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.769

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan model kooperatif student team achievement division (STAD) pada materi aritmetika sosial kelas VII mtss Baitul Arqam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsS Baitul Arqam, sedangkan sampel adalah sebanyak 25 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket respon siswa terhadap pembelajaran STAD. Setelah data diperoleh, selanjutnya data dianalisis menggunakan skala likert. Hasil dari analisis kemudian dikelompokkan dengan menggunakan kriteri skor rata-rata. Hasil penelitian adalah Angket respon siswa diberikan kepada siswa pada akhir pembelajaran yaitu setelah siswa menyelesaikan tes akhir (posttest), angket respon siswa bertujuan untuk mengetahui perasaan siswa, minat siswa dan pendapat siswa mengenai pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran koorperatif tipe STAD. Respon yang diberikan ternyata mendapat respon yang baik dari siswa, yaitu berkategori sangat positif. Hal ini sesuai dengan hasil angket yang menyatakan bahwa siswa senang dan bermotivasi untuk mengikuti pembelajaran matematika dengan penerapan model pembelajaran koorperatif tipe STAD.Kata Kunci:  Respon Siswa, Model Pembelajaran STAD, Aritmetika Sosial

Page 1 of 2 | Total Record : 17