cover
Contact Name
Arif Setiawan
Contact Email
kembara@umm.ac.id
Phone
+6285649955997
Journal Mail Official
kembara@umm.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KEMBARA
ISSN : 24427632     EISSN : 24429287     DOI : -
Core Subject : Education,
KEMBARA diterrbitkan sejak April 2015 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. KEMBARA memuat artikel hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya, yang diterbitkan pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
FUNGSI INSTRUMENTAL PADA JARGON KOMUNITAS KRU BUS JURUSAN JEMBER-BANYUWANGI Febri Setiawan
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi instrumental jargon yang digunakan komunitas kru bus jurusan Jember-Banyuwangi. Sumber data dalam penelitian ini adalah jargon yang digunakan dalam tuturan kru bus. Data dikumpulkan dengan metode simak dan catat kemudian dianalisis dengan teori sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kru bus menggunakan fungsi instrumental sebagai alat komunikasi yang bertujuan untuk melakukan permintaan, permohonan, imbauan, perintah, dan peringatan terhadap sesama kru dalam berkendara dan melayani penumpang khususnya di dalam bus.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TIMNAS UNTUK MENULIS PUISI SISWA SMP KELAS VIII Farida Yufarlina Rosita
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5481

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran menulis puisi untuk siswa kelas VIII SMP. Pengembangan model tersebut memperhatikan aspek kualitas, pelaksanaan, metode pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar siswa. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Dick and Carey. Tahapan yang digunakan meliputi 1) analisis situasi awal, 2) pengembangan rancangan produk, 3) membuat produk, 4) uji kelayakan, 5) revisi produk dan 6) produk akhir. Hasil validasi oleh ahli, guru, dan pengguna (siswa)  secara keseluruhan memperoleh rata-rata 92,38%. Hal ini menunjukkan model pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan. Hasil tersebut juga didukung rata-rata gain score kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Hasil analisis uji T-test independent sample memperoleh nilai 0,000 lebih kecil daripada 0,05. Berdasarkan hasil validasi dan uji T-test independent sample bahwa model pembelajaran TIMNAS layak digunakan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci: model pembelajaran, TIMNAS, menulis puisi 
KETERAMPILAN MENULIS POSTER DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN MEDIA GAMBAR BERTEMA IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Vita Nur Aliyah; Evi Chamalah; Meilan Arsanti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5484

Abstract

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menulis poster dengan model pembelajaran kontekstual dan media gambar bertema iklan layanan masyarakat pada siswa kelas VIII G SMP N 1 Pringapus, (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis poster denganmodel pembelajaran kontekstual dan media gambar bertema iklan layanan masyarakat pada siswa kelas VIII G SMP N 1 Pringapus, dan (3) mendeskripsikan perubahan perilaku siswa kelas VIII G SMP N 1 Pringapus setelah mengikuti pembelajaran menulis poster dengan model pembelajaran kontekstual dan media gambar bertema iklan layanan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian tindakan kelas dilakukan dalam empat siklus yaitu prasiklus, siklus I, siklus II, dan siklus III. Berdasarkan hasil tes peningkatan keterampilan menulis poster diketahui dari hasil tes Prasiklus, Siklus I, Siklus II, dan Siklus III. Nilai rata-rata kumulatif pada prasiklus mencapai 56 dengan kategori kurang. Nilai rata-rata kumulatif setelah dilakukan tindakan siklus I mencapai sebesar 67,37 dengan kategori cukup. Terjadi peningkatan sebesar 11,43%. Pada prasiklus ke siklus I. Nilai rata-rata kumulatif setelah dilakukan tindakan siklus II mencapai sebesar 74,62 dengan kategori cukup. Terjadi peningkatan sebesar 7,25% dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata kumulatif setelah dilakukan tindakan siklus III mencapai sebesar 79,12 dengan kategori baik. Terjadi peningkatan sebesar 4,5% dari siklus II ke siklus III. Perubahan perilaku siswa juga terlihat setelah siswa mengikuti pembelajaran. Sikap dan motivasi siswa dalam berperilaku positif tersebut dapat dibuktikan pada hasil observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil tes dan nontes nilai siswa semakin meningkat dan siswa lebih antusias untuk mengikuti pembelajaran menulis poster yang menggunakan model pembelajaran kontekstual dan media gambar bertema iklan layanan masyarakat. 
DISKRIMINASI BANGSA BELANDA DALAM NOVEL SALAH ASUHAN KARYA ABDOEL MOEIS (KAJIAN POSTKOLONIAL) Abdul Hafid
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep diskriminasi, bentuk-bentuk diskriminasi, dan dampak diskriminasi bangsa Belanda dalam novel Salah Asuhan karya Abdoel Moies. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan, dan teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman. Berdasarkan hasil analisis data konsep diskriminasi bangsa Belanda adalah dengan mengusai dan menanamkan ideologi bahwa bangsa Belanda adalah bangsa yang beradab, santun, maju, dan bermartabat. Bentuk-bentuk diskriminsai bangsa Belanda terhadap bangsa Indonesia adalah dikriminasi suku/ras, diskriminasi gender, dan diskriminasi adat istiadat atau budaya. Dampak diskriminasi bangsa Belanda terhadap bangsa Indonesia yang digambarkan melalui tokoh Hanafi dan Corrie, mereka dikucilkan, dihina, dilecehkan, dan akhirya meninggal dunia. Diskriminasi yang didapatkan oleh Corrie (perempuan Barat) karena menikah dengan laki-laki pribumi. Diskriminasi yang didapatkan oleh Hanafi karena menikah dengan perempuan Barat, serta merendahkan budaya, adat istiadat, dan martabat bangsanya sendiri.
DIMENSI SOSIAL DALAM NOVEL NEGERI PARA BEDEBAH KARYA TERE LIYA (PERSPEKTIF ANALISIS WACANA KRITIS) Muhammad Bayu Firmansyah
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dimensi sosial Fairclough dengan menggunakan prosedur analisis wacana kritis yang digambarkan secara simultan. Berdasarkan tujuan tersebut mendorong peneliti untuk mengkaji dalam sebuah studi pustaka berjudul “Dimensi Sosial dalam Novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye (Perspektif Analisis Wacana Kritis). Metode tulisan ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil tulisan menunjukkan bahwa terdapat tiga dimensi sosial: pertama, dimensi teks bahasa sebagai piranti linguistik yang di dalamnya tersembunyi ideologi dan kekuasaan. Kedua, dimensi praksis wacana sebagai interpretasi teks dan interpretasi konteks. Ketiga, dimensi praksis sosiokultural dimana wacana ditentukan oleh proses sosial dan praksis sosial.
BAHAN AJAR PACELATHON UNDHA USUK BASA JAWA LOKALITAS KEDIRI SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER TATA KRAMA BERBICARA SISWA DALAM MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL BAHASA DAERAH Encil Puspitoningrum; Marista Dwi Rahmayantis
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5687

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar undha usuk basa Jawa sebagai sarana penguatan karakter tata krama berbicara siswa, dan mendeskripsikan keefektifan media tersebut sebagai wujud pembelejaran muatan lokal bahasa Jawa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penilitian pengembangan model Recursive, Reflektive, Design, and Development atau yang disingkat dengan R2D2.Bahan ajar  terdiri dari lima menu materi utama. Setiap materi dikemas dengan pengantar, teks, latihan, evaluasi, serta penutupan atau refleksi. Desain warna dan gambar juga ditampilkan semenarik mungkin untuk menambah minat siswa dalam belajar.
TIPOLOGI ABREVIASI DALAM SURAT KABAR BERBAHASA INDONESIA Sudjalil Sudjalil
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5719

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, fungsi, proses, dan tipologi abreviasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah surat kabar Jawa Pos edisi Januari s.d Maret 2016 kolom pendidikan. Analisis data penelitian ini menggunakan flow model of analysis. Hasil penelitian: (1) bentuk abreviasi meliputi singkatan, akronim, kontraksi, penggalan, dan lambang huruf, (2) fungsi abreviasi yakni: (a) untuk menghemat penggunaan kata-kata yang panjang dengan cara mempertahankan huruf atau suku kata dari kata atau frasa yang dibentuknya, (b) memunculkan variasi bahasa dalam karya tulis, dan (c) agar tulisan lebih praktis. Proses pembentukan abreviasi meliputi: (1) pemertahanan huruf pertama, (2) pemertahanan huruf pertama dan penghilangan konjungsi, (3) mempertahankan suku kata pertama, dan (4) meringkas leksem bentuk dasarnya. Tipologi abreviasi dalam surat kabar berbahasa Indonesia terdiri atas 7 tipe, yakni pemertahanan huruf pertama, pemertahanan huruf pertama dengan penghilangan kata tugas, pemertahanan huruf pertama dan pemenuhan kaidah fonotatik, pemertahanan suku kata dan pemenuhan kaidah fonotatik, pemertahanan suku kata, penghilangan konjungsi, dan pemenuhan kaidah fonotatik, pemertahanan sebagian huruf, dan mempertahankan sebagian silaba.
PHATIC FUNCTION IN THE NOVEL “A PORTRAIT OF THE ARTIST AS A YOUNG MAN” BY JAMES JOYCE Yusniati Sabata; Ibrahim -
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5735

Abstract

Abstract: This study examined the language function occurred in the novel “A Portrait of the Artist as a Young Man” by James Joyce formulated by Jackobson. The aims of the study were to identify and to examine the phatic function that occurs in conversation. This study employed descriptive qualitative methods. Data were collected through the source of the data namely the novel “A Portrait of the Artist as a Young Man” by James Joyce formulated by Jackobson. There are five steps used as the techniques of collecting data, they are (1) read the novel, (2) identified the utterances, (3) collected the phatic function, (4) counted the phatic function, and (5) examined the purpose of the utterances. Triangulation technique was also used to collect the data. This study found nine functions of language as the result of this study, those were, emotive, directive, phatic, poetic, referential, metalinguistic, contextual, emotive and directive, and referential and poetic functions. The purpose of the phatic function that found in conversation namely, opening the channel of communication such as greeting, checking that it is working, asking the social reasons, maintaining the contact of communication, and show a farewell expression.Keywords: Phatic Function, Novel, James Joyce
BENTUK BUNYI VOKAL PANJANG PADA KATA TERAKHIR QS AL-JIN (72) DAN PENAFSIRANNYA SEBAGAI WUJUD KEINDAHAN BAHASA AL-QURAN Teguh Yuliandri Putra
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v4i1.5747

Abstract

BAHASA TIDUNG DI KALIMANTAN UTARA: SEBUAH TINJAUAN DARI PERSPEKTIF DIAKRONIS Nur Lailatul Aqromi; Faldi Hendrawan
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v4i2.5803

Abstract

ABSTRACTKalimantan island has been known as one of the largest island whose many tribe languages, one of them is Tidung language spoken by Dayak Tidung Tribe. Mostly Dayak tribes language is the descendant of Proto Melayu Polinesia, then this paper tries to analyze the relationship of the language by reflected the alteration either retention or innovation of Proto Melayu Polinesia to Tidung Language by using top down external reconstruction technique. First by introducing and explaining the rule of language alteration from Proto Melayu Polinesia to Tidung Language. Then proposing the steps of the alteration either in lexical or phonological level. Lastly, the conclusion can be reached that some vocabularies of Tidung Language is reflected from Proto Melayu Polinesia Language through retention and innovation. Key Words : Tidung Language, Proto Melayu Polinesia, Historical Comaparative Linguistics. ABSTRAKPulau Kalimantan dikenal sebagai salah satu pulau terbesar yang kaya akan berbagai macam Bahasa Daerah, salah sataunya adalah Bahasa Tidung dari suku Dayak Tidung. Sebagain besar bahasa-bahasa Suku Dayak merupakan turunan dari bahasa Proto Melayu Polinesia, oleh karena itu kemudian penelitian ini tertarik untuk menganalisis hubungan tersebut dengan melihat refleksi bahasa Proto Melayu Polinesia ke Bahasa Tidung melalui retensi dan inovasi yang terjadi. Adapun analisis dilakukan dengan teknik rekonstrusi  top-down. Bagian pertama penelitian ini menjelaskan tentang hukum perubahan dari Proto Melayu Polinesia ke Bahasa Tidung kemudian menjelaskan langkah-langkah perubahan tersebut baik dari tataran leksikal maupun fonologi. Kemudian di akhir penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat beberapa kata dari Bahasa Tidung yang merupakan refleksi dari Proto Melayu Polinesia baik melalui proses retensi maupun inovasi.Kata Kunci : Bahasa Tidung, Proto Melayu Polinesia, Linguistik Historis Komparatif.