cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPGSDI
ISSN : 2443656     EISSN : 2549477     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal PGSD Indonesia mempublikasikan tulisan ilmiah dari karya penelitian dalam lingkup pendidikan dan pembelajaran Ke-SD-an.Dengan subjek penelitian siswa jenjang Sekolah Dasar. Setiap naskah ditelaah oleh mitra bestari yang dimintai secara khusus sesuai bidangnya.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
HUBUNGAN POLA ASUH OTORITER DAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA MASSA DENGAN PERILAKU AGRESIF SISWA KELAS V SE-KECAMATAN MOYUDAN Ernawati, Nur; Wibowo, Ari
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) hubungan pola asuh otoriter dengan perilaku agresif siswa kelas V se-kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016, 2) hubungan intensitas penggunaan media massa dengan perilaku agresif siswa kelas V se-kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016, 3) hubungan secara bersama-sama antara pola asuh otoriter dan intensitas penggunaan media massa dengan perilaku agresif siswa kelas V se-kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016.Penelitian ini dilaksanakan di SD Se-Kecamatan Moyudan. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni 2016. Penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel seluruhnya 249 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji coba intrumen meliputi Uji validitas instrument menggunakan korelasi product moment dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Teknik analisis data menggunakan korelasi berganda.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) ada hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh otoriter dengan perilaku agresif siswa kelas V se-Kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016. Hal ini dibuktikan dengan r hitung lebih besar dari r tabel (0,994 > 0,181). 2) ada hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas penggunaan media massa dengan perilaku agresif siswa kelas V se-Kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016. Hal ini dibuktikan dengan r hitung lebih besar dari r tabel (0,996 > 0,181). 3) ada hubungan secara bersama-sama antara pola asuh otoriter dan intensitas penggunaan media massa dengan perilaku agresif siswa kelas V se-Kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016. Hal ini dibuktikan dengan r hitung lebih besar dari r tabel (0,996 > 0,181).Kata kunci: pola asuh otoriter, intensitas penggunaan media massa, perilaku agresif.AbstractThis research aimed to determine 1) the relationship of authoritarian parenting with aggressive behavior of fifth grade students at Moyudan district in the 2015/2016 Academic Year, 2) the correlation between the use intensity of the mass media with the aggressive behavior, 3) the relationship jointly between the authoritarian parenting and the use intensity of the mass media with aggressive behavior.This research was conducted at Moyudan Elementary School. The research was conducted in June 2016. This research was a survey research with a quantitative approach with total samples were 249 students. Data collecting used questionnaires. The trials instruments included validity test instrument using product moment correlation and reliability testing using Cronbach Alpha. Data were analyzed using multiple correlation.Based on the results of this research concluded that 1) there was a positive and significant correlation between the authoritarian parenting with aggressive behavior. This was evidenced by r count was greater than r table (0.994> 0.181). 2) there was a positive and significant correlation between the use of intensity of the mass media with aggressive behavior. This was evidenced by r count was greater than r table (0.996> 0.181). 3) there was a relationship together between the authoritarian parenting and the use of intensity of the mass media with aggressive behavior.This was evidenced by r count was greater than r table (0.996> 0.181).Keywords: Authoritarian Parenting, Intensity of use of the mass media, Aggressive Behavior.
HUBUNGAN POLA ASUH OTORITER DAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA MASSA DENGAN PERILAKU AGRESIF SISWA KELAS V SE-KECAMATAN MOYUDAN TAHUN AJARAN 2015/2016 Hidayah, Nurul; Wibowo, Ari
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) hubungan pola asuh otoriter dengan perilaku agresif siswa kelas V se-kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016, 2) hubungan intensitas penggunaan media massa dengan perilaku agresif siswa kelas V se-kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016, 3) hubungan secara bersama-sama antara pola asuh otoriter dan intensitas penggunaan media massa dengan perilaku agresif siswa kelas V se-kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016.Penelitian ini dilaksanakan di SD Se-Kecamatan Moyudan. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni 2016. Penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel seluruhnya 249 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji coba intrumen meliputi Uji validitas instrument menggunakan korelasi product moment dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Teknik analisis data menggunakan korelasi berganda.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) ada hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh otoriter dengan perilaku agresif siswa kelas V se-Kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016. Hal ini dibuktikan dengan r hitung lebih besar dari r tabel (0,994 > 0,181). 2) ada hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas penggunaan media massa dengan perilaku agresif siswa kelas V se-Kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016. Hal ini dibuktikan dengan r hitung lebih besar dari r tabel (0,996 > 0,181). 3) ada hubungan secara bersama-sama antara pola asuh otoriter dan intensitas penggunaan media massa dengan perilaku agresif siswa kelas V se-Kecamatan Moyudan tahun ajaran 2015/2016. Hal ini dibuktikan dengan r hitung lebih besar dari r tabel (0,996 > 0,181).Kata kunci: pola asuh otoriter, intensitas penggunaan media massa, perilaku agresif. AbstractThis research aimed to determine 1) the relationship of authoritarian parenting with aggressive behavior of fifth grade students at Moyudan district in the 2015/2016 Academic Year, 2) the correlation between the use intensity of the mass media with the aggressive behavior, 3) the relationship jointly between the authoritarian parenting and the use intensity of the mass media with aggressive behavior.This research was conducted at Moyudan Elementary School. The research was conducted in June 2016. This research was a survey research with a quantitative approach with total samples were 249 students. Data collecting used questionnaires. The trials instruments included validity test instrument using product moment correlation and reliability testing using Cronbach Alpha. Data were analyzed using multiple correlation.Based on the results of this research concluded that 1) there was a positive and significant correlation between the authoritarian parenting with aggressive behavior. This was evidenced by r count was greater than r table (0.994> 0.181). 2) there was a positive and significant correlation between the use of intensity of the mass media with aggressive behavior. This was evidenced by r count was greater than r table (0.996> 0.181). 3) there was a relationship together between the authoritarian parenting and the use of intensity of the mass media with aggressive behavior.This was evidenced by r count was greater than r table (0.996> 0.181).Keywords: Authoritarian Parenting, Intensity of use of the mass media, Aggressive Behavior.
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU PINTAR PADA MATERI KRAMA ALUS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA JAWA PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Prihatin, Peni; Sunarti, Sunarti
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk 1)mengembangkan media kartu pintar pada pembelajaran Bahasa Jawa, 2) mengetahui kualitas isi serta tampilan pada media kartu pintar, 3) mengetahui respon siswa terhadap media kartu pintar, dan 4) mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Mangir Lor Pajangan Bantul melalui media kartu pintar pada materi krama alus.Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Mangir Lor Pajangan Bantul. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan jumlah sampel seluruhnya 23 siswa. Pengembangan produk media kartu pintar dalam penelitian ini meliputi langkah-langkah yang terdiri dari: 1)potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi desain, 6) uji cobaproduk, 7) revisi produk, 8) uji coba pemakaian, 9) revisi produk, dan 10)produksi massal. Pengumpulan data menggunakan wawancara, tes, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptifBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Pengembangan media kartu pintar dilakukan melalui tahap yang sistematis. 2) kualitas isi serta tampilan media kartu pintar berdasarkan penilaian ahli materi memperoleh skor rata-rata 4,42 dalam kategori sangat baik. Penilaian ahli media memperoleh skor rata-rata 3,75 dalam kategori baik. 3) Penilaian siswa terhadap media kartu pintar pada saat uji coba terbatas memperoleh skor rata-rata 3,9 dalam kategori baik dan hasil penilaian pada saat uji coba lapangan memperoleh skor rata-rata 3,45 dalam kategori baik. 4) Media kartu pintar dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Jawa pada siswa kelas IV SD Negeri Mangir Lor Pajangan Bantul dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata dan sebagian besar telah mencapai kriteria ketuntasan minimal. Pada saat uji coba lapangan saat pretes memperoleh nilai rata-rata 5,8 dan sebagian besar belum tuntas (53%). Setelah postes memperoleh nilai rata-rata 7,47 dan sebagian besar tuntas (70,5%)Kata kunci: Pengembangan Media, Media Kartu PintarABSTRACTThis research aimed to 1) develop the smart card media on Java language learning, 2) know the quality of the content and appearance of the smart card media, 3) determine students response to smart cards media, and 4) determine the increasing of student achievement of fourth grade Mangir Lor elementary school Pajangan Bantul through smart card media on “krama alus” language.This research was conducted at Mangir Lor elementary school Pajangan Bantul. This study was a research and development (R & D) with total sample 5 were 23 students. The development of media products of smart cards included the steps consisting of: 1) the potential and problems, 2) collection of data, 3) product design, 4) design validation, 5) revision of the design, 6) trial test, 7) revision product, 8) utility testing, 9) product revision, and 10) mass production. Data collection used interviews, tests, observations, questionnaires, and documentation. Data were analyzed used descriptive analysis.Based on the results, it can be concluded that 1) The development of smart card media was done through a systematic stage. 2) the quality of the content and media to see smart cards based on an expert assessment of material obtained an average score of 4.42 in the excellent category. Media expert assessment obtained an average score of 3.75 in grod category. 3)Assessment of students media smart card at the time limited trial gained an average score of 3.9 in grod categories and the assessment results during field trials obtained an average score of 3.45 in groth category. 4) Media smart cards can improve learning achievement of Java language evidenced by the increase in the average score and most students have reached the minimum completeness criteria. At the time of field trials when the pretest obtained an average score of 5.8 and a largely unresolved (53%). After postest obtained an average score of 7.47 and most students completed (70.5%). Keywords: Media Development, Smart Cards Media
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BANGUN DATAR BERBASIS MINIATUR RUMAH PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SD Hendratni, Ratna Wahyu; Budiharti, Budiharti
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk, (1) mengetahui pengembangan media pembelajaran bangun datar berbasis miniatur rumah untuk matematika SD, (2) mengetahui kualitas media miniatur rumah, (3) mengetahui efektifitas media tersebut jika diterapkan dalam pembelajaran di kelas VI SD 2 Gadingharjo dan (4) mengetahui peningkatan prestasi setelah menggunakan media miniatur rumah.Penelitian ini dilaksanakan di SD 2 Gadingharjo pada semester gasal tahun ajaran 2016/2017. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD 2 Gadingharjo sebanyak 35 siswa, dengan 16 siswa kelas kontrol dan 19 siswa kelas eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Jenis data dalam penelitian pengembangan ini adalah data kualitatif berupa wawancara, sedangkan data kuantitatif berupa angket dan tes. Teknik analisis data adalah uji T dan uji N-gain.Hasil penelitian pengembangan ini menunjukkan bahwa: (1) Media pembelajaran ini telah melalui beberapa tahapan meliputi yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk dan produk masal. (2) Media yang telah dikembangkan layak digunakan, hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil penilaian dari ahli materi mendapat skor 143 dengan kriteria baik. Hasil penilaian ahli media mendapat skor 67 dengan kriteria baik. Hasil angket siswa uji coba terbatas mendapat skor 225 dengan kriteria sangat baik, dan uji coba lapangan mendapat 830 dengan kriteria sangat baik. Hasil wawancara dengan guru pada saat uji terbatas dan uji lapangan dapat disimpulkan bahwa media miniatur rumah yang telah dikembangkan membantu siswa dalam belajar, meningkatkan motivasi dan rasa ingin tahu siswa, memberikan kesempatan belajar mandiri untuk siswa, mudah digunakan oleh siswa dan memberi dampak yang positif terhadap siswa karena dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Sehingga media miniatur rumah ini baik digunakan dalam pembelajaran. (3) Media pembelajaran bangun datar berbasis miniatur rumah ini efektif digunakan dalam pembelajaran Matematika kelas VI materi luas bangun datar berdasarkan hasil uji t dapat dilihat nilai t hitung 6.905 > t tabel 2.035. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kelas dengan media dan kelas tanpa media sehingga media ini efektif digunakan.(4) Media pembelajaran bangun datar berbasis miniatur rumah ini dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, berdasarkan analisis N-gain di kelas kontrol sebesar 0,27 dengan kriteria rendah, sedangkan di kelas eksperimen sebesar 0,70 dengan kriteria tinggi. Sehingga peningkatan prestasi pada kategori tinggi.Kata kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Bangun Datar, Matematika, Miniatur RumahABSTRACTThis research aims to, (1) determine the development of instructional media of flat wake-based on house miniature for mathematics in Primary School, (2) determine the quality of house miniature, (3) determine the effectiveness of the media if it is applied in the VI classroom of Gadingharjo 2 Elementary School and (4 ) determine the increase achievement after using the house miniature media.The research was conducted at Gadingharjo 2 Elementary School in odd semester of 2016/2017 Academic Year. Subjects were VI students around 35 students, with 16 students in grade control and 19 students in experiment class. This research was a development. The type of data in the research was the development of qualitative data in the form of interviews, while were quantitative data in the form of questionnaires and tests. Data analysis techniques were the T test and test N-gain. The results of development research showed that: (1) This learning media has done through several stages such as the potential and problems, data collection, product design, design validation, design revisions, product testing, product revision, utility testing, revision of the product and the product mass. (2) Media that has been developed fit for use, it can be seen from the results of the assessment of the acquisition of material experts got a score of 143 with good criteria. The results of expert assessment of the media got a score of 67 in good criteria. The results of the student questionnaire limited trial got a score of 225 with the very good criteria and got 830 field trials with the very good criteria. The results of interviews with teachers at the time limited test and field test it can be concluded that the house miniature media that have been developed to assist students in learning, improve motivation and curiosity of students, providing opportunities independent learning for students, easy to use by students and gave a positive impact on students because it can improve student achievement. So that the house miniature media used in learning. (3) Flat-based on learning media house miniatures media was effectively used in mathematic learning of VI class on. Flat area material based on test results can be seen t t score 6,905 > t table 2,035. The conclusion that there was a difference between classes with the media and the classroom without the media so that the media was effectively used. (4) Flat wake-based on house miniature media can improve student achievement, based on the analysis of N-gain in the control class was 0,27 with low criteria, whereas in the experimental class of 0,70 with high criteria. So the increasing in achievement in the high category.Keywords: Development, Learning Media, Two-dimensional Figure, Mathematics, House Miniature
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SD MUHAMMADIYAH AMBARBINANGUN KASIHAN BANTUL YOGYAKARTA Raudlatulhikmah, Raudlatulhikmah; Wibowo, Ari
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter, pelaksanaan pendidikan karakter dan hambatan yang mempengaruhi pendidikan karakter di SD Muhammadiyah Ambarbinangun Kasihan Bantul Yogyakarta.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menyajikan data secara deskriptif. Subjek penelitiannya adalah kepala sekolah, guru, pembina HW, pelatih Tapak Suci dan siswa. Data dikumpulkan melalui teknik observasi,wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data dan menarik kesimpulan.Keabsahan data diperoleh melalui proses triangulasi teknik dan triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) SD Muhammadiyah Ambarbinangun sudah mengembangkan 18 nilai karakter yaitu nilai religius, kejujuran, kedisiplinan, peduli lingkungan, peduli sosial, cinta tanah air, tanggung jawab, kerjakeras, percaya diri, bersahabat/kominikasi, gemar membaca, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, toleransi, kreatif, mandiri, ketangguhan dan nilai S7 yaitu senyum, salam, sopan, santun, semangat, siap melayani. Dari 18 nilai karakter tersebut terdapat 7 butir nilai pokok yang dikembangkan pada pengembangan budaya sekolah yaitu nilai religius, kedisiplinan, kejujuran, peduli lingkungan, peduli sosial, nilai cinta tanah air, dan nilai karakter S7. (2) Pelaksanaan pendidikan karakter di SD Muhammadiyah Ambarbinangun terealisasikan dalam rancangan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, kegiatan ektrakurikuler dan pengembangan budaya sekolah. (3) Hambatan implementasi pendidikan karakter di SD Muhammadiyah Ambarbinangun berasal dari faktor siswa dan guru atau pihak sekolah. Faktor siswa meliputi belum adanya kesadaran untuk selalu menjalankan sholat dhuha, sholat dhuhur berjamaah, mencontohkan semua keteladan yang di berikan oleh guru seperti kebiasaan siswa yang masih membuang sampah sembarangan padahal guru sudah mencontohkan untuk membuang sampah pada tempatnya. Kemudian faktor guru meliputi belum ada upaya dalam mengevaluasi perubahan karakter siswa, guru kurang tepat dalam memilih metode pembelajaran, kurangnya guru ektrakurikuler menjadikan pengawasan terhadap kedisiplin juga masih kurang.Kata Kunci: Implementasi, Pendidikan karakter, Sekolah dasarABSTRACTThis research aimed to describe the values of character education, implementation of character education, and constraints affecting character education in SD Muhammadiyah Ambarbinangun Kasihan Bantul Yoyyakarta.This research is qualitative descriptive data presentation. Subject of research is the principal, teachers, HW coaches , trainers Tapak Suci and students. Data were collected through observation, interview and documentation. Thedata analysis was done through a process reduction, presentation of data and draw conclusions. The validity of the dataobtained through a process of triangulation techniques and triangulation of sources .The results showed that; (1) SD Muhammadiyah Ambarbinangun already developed a 18-character value that religious values, honesty, discipline, care for the environment, social care, patriotism, responsibility, hard work, self- confident, friendly/kominikasi, fond of reading, curiosity , recognize excellence, tolerance, creative, independent, toughness and value S7 character is smiles, greetings , polite , manners, spirit , ready to serve. Of the 18 values of these characters are 7 items developed the principal amount on the development of a school culture that is the religious values, discipline, care for the environment, social care, honesty, the value of patriotism, and the character value S7. (2) The implementation of character education in SD Muhammadiyah Ambarbinangun realized in learning design, learning activities, extracurricular activities and cultural development of the school. (3) Barriers to implementation of character education in SD Muhammadiyah Ambarbinangun derived from factors students and teachers or school authorities. Factors include lack of awareness of students to always run the Dhuha prayer, dhuhur congregation, exemplary exemplifies all that is given by the teacher as a student habit is still littering when teachers have pointed to dispose of waste in place. Then the teacher factor includes no attempt to evaluate changes in the character of the student, the teacher is less precise in choosing teaching methods, the lack of supervision of the teacher ektrakurikuler make discipline also lacking.Keywords: Implementation, Education characters, primary school
EFEKTIVITAS PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI BERWAWANCARA DENGAN NARSUMBER MENGGUNAKAN PILIHAN KATA DAN SANTUN BERBAHASA PADA SISWA KELAS V SD I KADIPIRO KASIHAN BANTUL TAHUN AJARAN 2016/2017 Aprilia, Siska
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar berwawancara dengan narasumber menggunakan pilihan kata dan santun berbahasa pada siswa kelas V SD I Kadipiro Kasihan Bantul Tahun Ajaran 2016/2017.Penelitian ini dilaksanakan di SD I Kadipiro Kasihan Bantul. Penelitian ini dilaksanakan pada Juli - Agustus 2016. Penelitian ini adalah penlitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel seluruhnya 72 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes. Uji coba instrumen meliputi Uji validitas dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Uji hipotesis menggunakan uji t dan uji gain.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendekatan kontekstual efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia tentang Berwawancara sederhana dengan narasumber (guru, penjaga sekolah, petugas perpustakaan, tukang kebun sekolah dan penjaga kantin) dengan memperhatikan pilihan kata dan santun berbahasa Kelas V SD I Kadipiro Kasihan Bantul Tahun Ajaran 2016/2017. Hal ini dibuktikan dari nilai thitung lebih besar daripada ttabel (thitung: 5,839 > ttabel: 2,000), dan nilai signifikansi sebesar 0,001 lebih kecil dari nilai taraf signifikansi 5% (0,001<0,05). Hasil uji gain pada kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan kontekstual sebesar 0,41 sehingga memiliki efektivitas dalam kategori sedang pembelajaran Bahasa Indonesia tentang berwawancara sederhana dengan narasumber (guru, penjaga sekolah, petugas perpustakaan, tukang kebun sekolah dan penjaga kantin) dengan memperhatikan pilihan kata dan santun berbahasa siswa kelas V SD I Kadipiro Kasihan Bantul Tahun Ajaran 2016/2017. Sementara hasil uji gain pada kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvensional sebesar 0,13 memiliki efektivitas dalam kategori rendah..Kata kunci: pendekatan kontekstual, wawancara ABSTRACTThis research aimed to determine the effectiveness of contextual approach in learning Indonesian Basic Competence interview with the speaker used a polite word choice and language of V class at Kadipiro 1 Elementary School Kasian Bantul Academic Year 2016/2017.This research was conducted at Kadipiro Elementary Kasian Bantul. The research was conducted on July-August 2016. This study research was a experiment research with quantitative approach with total sample 72 students. Data collecting used tests. The trials instruments included validity and reliability tests. Test requirements analysis included normality and homogeneity tests. Hypothesis testing used t test and gain.Based on the results of this research, it can be concluded that the contextual approach was effective in learning Indonesian on interviewing simple with resource persons (teachers, the school watchman, librarians, gardeners, shopkeeper) with due regard to the choice of words and polite language. This was evidenced from t count greater than t table (table count: 5.839> t table: 2,000), and the significant score was 0,001 less than the significance level of 5% (0.001 <0.05). The result of the gain in the experimental class that used a contextual approach by 0.41 so as to have effectiveness in the medium category Indonesian learning about simple interview with the resource persons (teachers, school guards, librarians, gardeners and shopkeeper) with attention to word choice and polite speaking. While the test results on the gain control class that used the conventional approach of 0.13 had the effectiviness in the low category.Keywords: Contextual Approach, Interview
PENGARUH KEAKTIFAN MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER PRAMUKA TERHADAP KEMANDIRIAN SISWA KELAS IV SD SEGUGUS II IMOGIRI BANTUL TAHUN AJARAN 2015/2016 Yektiningsih, Wimbuh Imanah; Maisaroh, Siti
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan siswa kelas IV SD se-gugus II Imogiri, Bantultahun pelajaran 2015/2016 dalam mengikuti ekstrakurikuler Pramuka, untuk mengetahui kemandirian siswakelas IV SD se-gugus II Imogiri, Bantul Tahun pelajaran 2015/2016 dan untuk mengetahui pengaruhkeaktifan mengikuti ekstrakurikuler Pramuka terhadap kemandirian siswa kelas IV SD Se-Gugus II ImogiriBantul tahun pelajaran 2015/2016.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SD Se-Gugus II Imogiri Bantul pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian inisebanyak 260 siswa dengan sampel sebanyak 157 siswa dan menggunakan teknik pengambilan sampelyaitu propotional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket dandokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji prasyarat analisis yaitu ujinormalitas dan uji linearitas serta teknik pengujian hipotesis dengan analisis regresi sederhanaHasil penelitian ini menunjukkan variabel keaktifan siswa mengikuti ekstrakurikuler Pramuka dilihatdari mean (M) 114,28 yang berada pada interval 110,5 < X sehingga dapat disimpulkan bahwa keaktifansiswa kelas IV dalam mengikuti eksrakurikuler Pramuka di SD Se-Gugus II Kecamatan Imogiri, Bantultermasuk dalam kategori sangat tinggi dengan persentase 72%. Variabel kemandirian siswa dilihat dariMean (M) 85,92 yang berada pada kelas interval 84,5 < X sehingga dapat disimpulkan bahwa kemandiriankelas IV di SD Se-Gugus II Kecamatan Imogiri, Bantul termasuk dalam kategori sangat tinggi denganpersentase 57,3%. Serta ada pengaruh keaktifan mengikuti ekstrakurikuler Pramuka terhadap kemandiriansiswa yang diperoleh melalui analisis regresi sederhana dengan hasil nilai thitung = 8,926, dengan ρ = 0,000;ttabel = 1,975, dimana thitung > t tabel atau 8,926 > 1,975 dan nilai ρ < 0,05 atau 0,000 < 0,05.Kata kunci: Keaktifan Mengikuti Ekstrakurikuler Pramuka, Kemandirian SiswaABSTRACTThis research aimed to activeness the activity of fourth grade students at Imogiri II elementary school2015/2016 Academic Year in joining the following of extracurricular Scouting, to determine the selfindependence of fourth grade students and to determine the effect of the activeness of students in joining theextracurricular of Scouting to self independence.This research was a quantitative research. This research was conducted at the fourth grade studentsof Imogiri II Elementary School in the second semester of 2015/2016 Academic Year. The populations were260 students with samples of 157 students and used a sampling technique that was proportional randomsampling. The Data collections were conducted by questionnaire and documentation. Data analysistechnique used descriptive analysis, analysis prerequisite test was a test of normality and linearity test andhypothesis test technique with a simple regression analysisThe results of this research indicated that the student activeness to join the Scout was seen from themean (M) 114.28 110.5 which was in the interval < X so that it can be concluded that the activenss of thefourth grade students in participating the Scouts included in the very high category with percentage of 72%.Variable seen from the students independence Mean (M) 85.92 which student at grade interval of 84.5 < X sothat it can be concluded that the independence included in the very high category with percentage of 57.3% ,there is an influence of the students activeness to join the Scout to the students independence obtainedthrough simple regression analysis with the results of the t value = 8.926, with ρ = 0.000; t table = 1.975,where t count > t table or 8.926>1.975 and the p value < 0.05 or 0.000 < 0.05.Keywords: the activeness of joining the Scout Extracurricular, Independence Students
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN METODE SOSIODRAMA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VI A SD NEGERI 2 PEDES ARGOMULYO SEDAYU BANTUL TAHUN AJARAN 2016/2017 Yuliningsih, Yuliningsih; Sunarti, Sunarti
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan metode Sosiodrama pada siswa kelas VI A SD Negeri 2 Pedes tahun ajaran 2016/2017.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action resesarch). Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Pedes dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas VI A yang berjumlah 26 siswa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan rancangan penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart dengan model spiral yang pelaksanaannya terdiri dari empat rangkaian kegiatan sebagai siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes unjuk kerja keterampilan berbicara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran keterampilan berbicara menggunakan metode sosiodrama dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VI A SD Negeri 2 Pedes. Peningkatan keterampilan berbicara dengan menggunakan metode sosiodrama adalah sebagai berikut, (1) nilai rata-rata keterampilan berbicara siklus I sebesar 75,3 meningkat 10,3 dari nilai pratindakan sebesar 65, dan persentase ketuntasan meningkat 15,7% dari persentase pratindakan sebesar 42% menjadi 57,7%, (2) nilai rata-rata keterampilan berbicara siklus II sebesar 79,3 meningkat 14,3 dari nilai pratindakan sebesar 65, dan persentase ketuntasan meningkat 35 % dari persentase pratindakan sebesar 42% menjadi 77%.Kata kunci : keterampilan berbicara, metode sosiodramaAbstractThe purpose of this classroom action research is to improve speaking skills in learning Indonesian Language by using sociodramas methods to class VI A SD Negeri 2 Pedes 2016/2017 academic year.The type of this research is classroom action research. This research was conducted in SD Negeri 2 Pedes with subject research are all the students of class VI A amounted to 26 students. In this research the researches used a study design that was developed by Kemmis and Taggart in a spiral model of the implementation in four activities as the cycle they are:planning, acting, observing and reflecting. Data collecting technique use in tis research are observation, perfomance test speaking skills and documentation. Data analysis technique in this research are descriptive qualitative and descriptive quantitative.The result showed learning speaking skills using sociodramas methods can improve student’s speaking skills class VI A SD Negeri 2 Pedes. Improvement of speaking skills using sociodrama method is as follows, (1) the average value of speaking skills cycle I is 75,3 increased 10,3 from pre-action value is 65, and the percentage of completeness increased 15,7% from the percentage of pre-action by 42% to 57,7%, (2) the average value of speaking skills cycle II is 79,3 increased 14,3 from pre-action value is 65, and the percentage of completeness increased 35% from the percentage of pre-action by 42% to 77%.Key words : speaking skills, sociodramas method
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS IPS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS IV DI SD BUNDER II BANARAN GALUR KULON PROGO TAHUN 2016/2017 Lestari, Yuni; Purwanti, Rosalia Susila
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan berfikir kritis IPS pada siswa kelas IV SD Bunder II Banaran pada mata pelajaran IPS materi pokok kenampakan alam dengan model pembelajaran Problem Based Learning.Penelitian ini dilakukan di SD Bunder II Banaran Galur Kulon Progo pada tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan kolaboratif antara guru dan peneliti. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Bunder II Banaran semester gasal tahun ajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, Tes, Angket, dan Dokumen. Teknik analisis data yang digunakan pada kegiatan observasi dari prasiklus dan siklus dianalisis secara deskripsi dengan menggunakan terknik ketuntasan dan rata-rata persentase.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Model Problem Based Learning pada siswa kelas IV SD Bunder II Banaran Galur Kulon Progo dapat meningkatkan : (1) Keaktifan siswa pada setiap siklus, dari nilai rata-rata keaktifan siklus I 66,56% menjadi 83,68% pada siklus II. (2) peningkatan berfikir kritis siswa, dari nilai persentase siklus I 64,33% menjadi 94,44% pada siklus II.Kata kunci : Keaktifan dan Berfikir Kritis IPS dan Model Problem Based LearningABSTRACTThis research aimed to enhance the activeness and the ability to think critically on science of fourth grade students at Bunder II Elementary school Banaran natural features used Problem Based Learning model. This research was carried out at Bunder II Elementary school Banaran Kulon Progo Academic Year 2016/2017. The research was the classroom action research steps: with the stepsof planning, implementation, observation, reflection, and collaboratively between teachers and researcher. The subjects were IV class students. Data collection techniques used observation, test, question form, and documents. Data analysis techniques used in the observation of pre cycle and the cycle were analyzed descriptively by using the completeness and the average percentage. The research concluded that Problem Based Learning Model of fourth grade can increase : ( 1 ) The active ness of students in each cycle, the score of the average activity of the first cycle of 66.56 % to 83.68 % in the second cycle . ( 2 ) Improvement of student critical thinking , from the average score of the first cycle of 64.33 % to 94.44 % in the second cycle.Keywords : Motivation and Social Critical Thinking and Problem Based Learning Model
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN EDUPOL (EDUKATIF MONOPOLI) UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN PRESTASI SISWA Yuniastuti, Yuniastuti; Budiharti, Budiharti
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengembangan media, 2) kualitas media, 3) efektifitas media, dan 4) peningkatan partisipasi dan prestasi belajar siswa menggunakan media EDUPOL (Edukatif Monopoli).Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian ini adalah pengembangan media pembelajaran yang meliputi 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi desain, 6) uji coba produk, 7) revisi produk, 8) uji coba pemakaian, 9) revisi produk, dan 10) produksi massal. Subyek penelitiannya adalah siswa kelas IVB dan IVC SD Muhammadiyah Sangonan IV, Godean, Sleman yang keseluruhan berjumlah 46 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan cara menghitung perbedaan partisipasi dan prestasi kelas kontrol dan eksperimen menggunakan pretes, postes, angket partisipasi, independent samples t-tes, dan uji N-gain.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa 1) pengembangan media EDUPOL telah dilakukan sesuai langkah-langkah penelitian dan pengembangan dengan baik. 2) kualitas produk media EDUPOL yang dikembangkan memiliki kategori baik. 3) berdasarkan perhitungan dengan uji t untuk sample independen dengan bantuan SPSS diperoleh hasil nilai Sig. pretes sebesar 0,637>0,05 menunjukkan bahwa kondisi awal siswa kelas kontrol dan eksperimen sama. Nilai Signifikansi postes 0,000<0,05 menunjukkan adanya perbedaan kondisi siswa setelah diberikan media EDUPOL. Nilai Signifikansi partisipasi awal 0,083>0,05 menunjukkan partisipai awal siswa di kelas kontrol dan eksperimen adalah sama. Nilai Signifikansi partisipasi akhir 0,000<0,05 menunjukkan adanya perbedaan partisipasi akhir siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan pembelajaran menggunakan EDUPOL efektif untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi siswa pada materi memecahkan masalah yang melibatkan uang, dan 4) berdasarkan uji N-gain didapat gain score partisipasi kelas kontrol 0,48 pada klasifikasi sedang dan kelas eksperimen 0,71 pada klasifikasi tinggi. Sementara gain score prestasi kelas kontrol 0,44 berada pada klasifikasi sedang dan di kelas eksperimen adalah 0,72 pada klasifikasi tinggi.Kata kunci: Media EDUPOL (Edukatif Monopoli), Partisipasi, Prestasi belajar.ABSTRACTThis research aimed to determine 1) the development of media, 2) quality of the media, 3) effectiveness of the media, and 4) increase participation and student achievement by using Monopoli Educative media.This research was research and development. The procedures of this research was the development of instructional media including 1) the potential and problems, 2) data collection, 3) product design, 4) validation design, 5) design revision, 6) product testing, 7) product revision, 8) trial usage, 9) design revision, and 10) massive production. The subjects were IVB and IVC classes at Sangonan IV Elementary School around Godean, Sleman around 64 students. Data collection techniques used questionnaires, observation, and tests. A data analysis technique in this study was a way to calculate the score differences and experimental control using the percentage of student questionnaire responses, independent samples t-test and N-gain test.The research concluded that learning by using Monopoli Educative instructional media that 1) the development of the Monopoli Educative media has done. 2) the quality of Monopoli Educative learning media which has developed had a good category. 3) based on calculations by test Independent Samples T-test SPSS significance pretest 0,637>0,05 which indicates that students had same condition in experiment and control class. Significance of the post test has 0,000<0,05 indicated that there were differences condition after using instructional media. Significance of the First participation was 0,083>0,05 indicated that students participation is same in both of the classes. Significance last participation was 0,000<0,05 indicated that there were difference condition of participation. Based on the result, it can be conclude that the study with EDUPOL was effective on the material which solve problem related money and, 4) based on N-gain test obtained gain score of control class participation 0,48 on medium classification and experimental class gain score 0,71 on high classification. While, gain score of the achievement in control class was 0,44 on medium classification and in the experiment class was 0,72 on high classification.Keywords: Monopoli Educative Media, Participation, Student Achievement

Page 10 of 11 | Total Record : 108