cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPGSDI
ISSN : 2443656     EISSN : 2549477     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal PGSD Indonesia mempublikasikan tulisan ilmiah dari karya penelitian dalam lingkup pendidikan dan pembelajaran Ke-SD-an.Dengan subjek penelitian siswa jenjang Sekolah Dasar. Setiap naskah ditelaah oleh mitra bestari yang dimintai secara khusus sesuai bidangnya.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS DENGAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE PADA SISWA KELAS III SD N IV NGRAHO KEDUNGTUBAN BLORA Sutrisno, Sutrisno
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian yang telah dilaksanakan memiliki tujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS tentang keanekaragaman budaya dengan melaksanakan pembelajaran menggunakan model example non example. Penelitian ini dilaksanakan di kelas III SD N IV Ngraho Kedungtuban Blora tahun pelajaran 2015-2016. Pelaksanaan penelitian terdiri dari dua siklus. Tahap tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data nontes dipaparkan pada siklus I dan siklus II meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Cara yang digunakan untuk memecahkan persoalan dalam penelitian ini adalah penggunaan model example non example dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model example non example terbukti lebih efektif digunakan dalam pembelajaran IPS pada materi keanekaragaman budaya. Penggunaan model example non example juga meningkatkan hasil pembelajaran. Hasil tes terlihat pada pembelajaran prasiklus, nilai rata-rata 58,33 dengan persentase ketuntasan 14,29%. Pembelajaran pertama siklus I, nilai rata-rata meningkat sebesar 72,00 dengan persentase ketuntasan 61,91%, sedangkan pada pembelajaran kedua siklus I, nilai rata-rata sebesar 72,38 dengan persentase ketuntasan 66,67%. Pembelajaran pertama siklus II, nilai rata-rata menjadi sebesar 76,81 dengan persentase ketuntasan 90,48%. Pada pembelajaran kedua siklus II, nilai rata-rata meningkat sebesar 81,67 dengan persentase ketuntasan mencapai 100%. Berdasarkan deskripsi di atas, peneliti menyimpulkan bahwa model example non example mampu meningkatkan hasil pembelajaran pada siswa kelas III SD N IV Ngraho Kedungtuban Blora. Model ini dapat digunakan sebagai salah satu model pembelajaran dalam mengajar IPS. Kata kunci : meningkatkan, prestasi belajar, model example non example AbstractThe examination there was done to purpose for increasing the best studying result of student in the social knowledge science subject (IPS) about many various cultural by social practiced using example non example model. The examination was done in five grade of Ngraho elementary school, Kedungtuban, Blora, in lesson year of 2015-2016. The examination practice there was two cycle. Every rank siclus to consist of planning, practicing, noticing, reflection. Non test data was explanation in cycle I and cycle II to consist of observation, interview, and documentation. The method was used to devide the problem in the examination was utilization example non example model in the studying practicing activities.The result of examination was to show that example non example model to provided more than efective to used in the social knowledge science subject (IPS) for many various cultural matter. The using of example non example model also to increase the studying result. Result of the test will be looked in the pre cycle learning, level value 58,33 with the passing percentage 14,29%. In the first studying cycle I, level value was increase to 72,00 with the passing percentage 61,91%. In the second studying of cycle I, level value was 72,38 with the passing percentage 66,67%. The first studying cycle II, level value to appoint in 76,81 with the passing percentage 90,48%. In the second studying cycle II, the level value was increase to appoint in 81,67 with the passing percentage 100%. Based on the description of the examiner to conclude that example non example model be able to increase studying result of the student five grade in Ngraho elementary school, Kedunguban, Blora. This model can be used as one of studying model in social knowledge science subject (IPS). Keywords : to increase, the best studying result, example non example model.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN PETA BUTA BERBASIS PUZZLE MULTIMEDIA DITINJAU DARI PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI KASIHAN BANTUL TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Dhiniaty Gularso, Indrisari Sinthaputri
Jurnal PGSD Indonesia Vol 1, No 1 (2015): Indonesian Journal Of Premiere Education (Jurnal PGSD Indonesia)
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar yang signifikan antara nilai pretestdan nilai posttests pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, perbedaan prestasi belajar kelas eksperimen dan kelaskontrol, serta efektivitas media pembelajaran peta buta berbasis puzzle multimedia ditinjau dari prestasi belajar IPSsiswa kelas IV SD Negeri Kasihan Bantul tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini dilaksanakan di SD NegeriKasihan Bantul kelas IV pada semester gasal tahun pelajaran 2013/2014. Sampel yang diteliti sebanyak 61 siswayang terdiri dari 32 siswa kelas eksperimen dan 29 siswa kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan metode QuasiExperimental Design dengan desain Control Group Pretest and Posttest. Variabel bebas: pembelajaran IPS denganmenggunakan media pembelajaran peta buta berbasis puzzle multimedia dan pembelajaran IPS denganmenggunakan media pembelajaran peta buta berbasis puzzle konvensional. Variabel terikat: prestasi belajar IPSsiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah nilai pretest dan nilai postest prestasi belajar IPS siswasedangkan instrumen yang digunakan berupa tes. Uji instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Ujivaliditas menggunakan Korelasi Product Moment diperoleh 50 soal valid dan 5 soal tidak valid. Uji reliabilitas denganuji Alpha Cronbach menunjukkan 0,923 yang lebih besar dari 0,70 dengan taraf signifikansi 5%, maka variabeldinyatakan reliabel. Analisis data menggunakan statistik non-parametrik dengan bantuan program SPSS ver. 18.0for windows. Pengujian statistik menggunakan metode uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney dengan taraf signifikansi5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan antara nilai pretest dan nilai postestprestasi belajar pada kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi 0,000(0,000<0,05). Sedangkan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrolmenggunakan uji Mann-Whitney diperoleh nilai signifikansi 0,005 (0,005<0,05) artinya prestasi belajar siswa padakelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Dengan demikian,dapat disimpulkan bahwa media pembelajaranpeta buta berbasis puzzle multimedia efektif ditinjau dari prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Kasihan BantulYogyakarta. Kata kunci: Prestasi Belajar IPS, Media Pembelajaran Peta Buta berbasis Puzzle Multimedia. 
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DENGAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS VA SD NEGERI TEGALREJO 1 YOGYAKARTA Sri Rejeki, Deni Dwi Nur Hidayat,
Jurnal PGSD Indonesia Vol 1, No 1 (2015): Indonesian Journal Of Premiere Education (Jurnal PGSD Indonesia)
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakUpaya Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan dengan Metode Simulasi pada Siswa Kelas VA SD Negeri Tegalrejo 1 Yogyakarta. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta.April 2014. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan denganmetode simulasi pada siswa kelas VA SD Negeri Tegalrejo 1 Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan di Daerah IstimewaYogyakarta pada tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom actionresearch) dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VA SD Negeri Tegalrejo 1 Yogyakarta tahun pelajaran2013/2014 yang berjumlah 33 siswa. Desain penelitian menggunakan model Kemmis dan Taggart, tahapannyameliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalahobservasi, wawancara, tes prestasi belajar, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakandalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Nilai rata-rataprestasi sebelum dilakukan penelitian yaitu 70,27 dengan persentase ketuntasan belajar 42,50%, kemudiandilakukan tindakan siklus I rata-rata prestasi belajar meningkat menjadi 75,23 dengan persentase ketuntasan belajar60,60%, dan setelah dilakukan tindakan siklus II rata-rata prestasi belajar lebih meningkat menjadi 80,23 denganpersentase ketuntasan belajar 81,80%; (2) Penerapan metode simulasi dapat meningkatkan proses pembelajaranPendidikan Kewarganegaraan. Hal tersebut ditunjukkan dengan persentase keterlaksanaan pembelajaran yaitu60,60% pada siklus I dengan kriteria “tinggi” dan meningkat menjadi 81,80% pada siklus II dengan kriteria “sangattinggi”. Kata kunci: metode simulasi, Prestasi belajar 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP MINAT BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD KEBONAGUNG IMOGIRI BANTUL YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Siti Maisaroh, Arum Pramityasari,
Jurnal PGSD Indonesia Vol 1, No 1 (2015): Indonesian Journal Of Premiere Education (Jurnal PGSD Indonesia)
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan minat belajar siswa menggunakan model pembelajaran Mind Mapping dan model pembelajaran Problem Based Learning dan untuk mengetahui manakahyang lebih efektif menggunakan model pembelajaran Mind Mapping dan model pembelajaran Problem BasedLearning. Penelitian ini dilaksanakan di SD Kebonagung Imogiri Bantul pada siswa kelas IV A dan IV B padasemester genap tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Peneliti dalam hal inimengambil dua kelas, satu kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model mind mapping dan satu kelas lagisebagai kelas kontrol diberi perlakuan dengan model problem based learning. Pengambilan sampel pada penelitianini dengan teknik simple random sampling. Sampel penelitian di SD Kebonagung Imogiri Bantul, kelas IV sebanyak32 yang terbagi dalam 2 kelas yaitu kelas IV A jumlah siswa 14 sebagai kelas eksperimen dan IV B jumlah siswa 18sebagai kelas kontrol. Variable bebas dalam penelitian adalah model mind mapping dan model problem basedlearning. Variable terikat ini adalah minat belajar IPS siswa. Teknik pengumpulandata menggunakan tes minatbelajar dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian terdapat perbedaan antara modelpembelajaran mind mapping dan model pembelajaran problem based learning pada bab perkembangan tekhnologi.Hal ini terbukti dengan hasil uji statistik yang signifikansi yaitu t hitung = 2,08 yang berada pada daerah penolakanHo yaitu pada selang -2,024 sampai 2,024 yang merupakan batas kritik uji t untuk taraf kesalahan 5%. Pembelajaranyang efektif terlihat hasil yang berbeda antara kelas eksperimen dengan model mind mapping sebersar 74,85 dankelas kontrol dengan model problem based learning sebesar 62,27. Kata Kunci : model pembelajaran mind mapping, model pembelajaran problem based learning, minat belajar IPS 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP MINAT BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD KEBONAGUNG IMOGIRI BANTUL YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Siti Maisaroh, Arum Pramityasari,
Jurnal PGSD Indonesia Vol 1, No 1 (2015): Indonesian Journal Of Premiere Education (Jurnal PGSD Indonesia)
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan minat belajar siswa menggunakan model pembelajaran Mind Mapping dan model pembelajaran Problem Based Learning dan untuk mengetahui manakahyang lebih efektif menggunakan model pembelajaran Mind Mapping dan model pembelajaran Problem BasedLearning. Penelitian ini dilaksanakan di SD Kebonagung Imogiri Bantul pada siswa kelas IV A dan IV B padasemester genap tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Peneliti dalam hal inimengambil dua kelas, satu kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model mind mapping dan satu kelas lagisebagai kelas kontrol diberi perlakuan dengan model problem based learning. Pengambilan sampel pada penelitianini dengan teknik simple random sampling. Sampel penelitian di SD Kebonagung Imogiri Bantul, kelas IV sebanyak32 yang terbagi dalam 2 kelas yaitu kelas IV A jumlah siswa 14 sebagai kelas eksperimen dan IV B jumlah siswa 18sebagai kelas kontrol. Variable bebas dalam penelitian adalah model mind mapping dan model problem basedlearning. Variable terikat ini adalah minat belajar IPS siswa. Teknik pengumpulandata menggunakan tes minatbelajar dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian terdapat perbedaan antara modelpembelajaran mind mapping dan model pembelajaran problem based learning pada bab perkembangan tekhnologi.Hal ini terbukti dengan hasil uji statistik yang signifikansi yaitu t hitung = 2,08 yang berada pada daerah penolakanHo yaitu pada selang -2,024 sampai 2,024 yang merupakan batas kritik uji t untuk taraf kesalahan 5%. Pembelajaranyang efektif terlihat hasil yang berbeda antara kelas eksperimen dengan model mind mapping sebersar 74,85 dankelas kontrol dengan model problem based learning sebesar 62,27. Kata Kunci : model pembelajaran mind mapping, model pembelajaran problem based learning, minat belajar IPS 
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE COURSE REVIEW HORAY PADA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH SIDOARUM GODEAN SLEMAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Rosalia Susuila Purw, Arif Deni Budiargo,
Jurnal PGSD Indonesia Vol 1, No 1 (2015): Indonesian Journal Of Premiere Education (Jurnal PGSD Indonesia)
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar IPS pada siswa kelas IV dengan modelpembelajaran tipe Course Review Horay di SD Muhammadiyah Sidoarum Godean Sleman Tahun Pelajaran2013/2014. Penelitian ini dilakukan di SD Muhammadiyah Sidoarum Godean Sleman pada tahun pelajaran2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian siswa kelas IV sebanyak 34siswa. Prosedur penelitian melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Analisis data padapenelitian ini menggunakan rumus rata-rata dan indikator keberhasilan penelitian ini adalah 75 % siswa sudahmencapai nilai 65. Hasil penelitian ini menunjukkan ada peningkatan prestasi belajar IPS siswa sebesar 24 %setelah dilaksanakannya model pembelajaran tipe Course Review Horay. Siklus I persentase ketuntasan 70 %dengan nilai rata-rata siswa 68 dan siklus II persentase ketuntasan mencapai 94 % dengan nilai rata-rata siswa 82. Kata kunci: Model Pembelajaran Tipe Course Review Horay, Prestasi Belajar IPS 
PENGARUH KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TERHADAP KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI SE-KECAMATAN TANJUNGSARI GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTATAHUN PELAJARAN 2013/2014 Sunarti, Elvionita,
Jurnal PGSD Indonesia Vol 1, No 1 (2015): Indonesian Journal Of Premiere Education (Jurnal PGSD Indonesia)
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kemampuan membaca pemahamanterhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas IV Se-Kecamatan TanjungsariGunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakanmetode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri se-Kecamatan TanjungsariKabupaten Gunungkidul yang berjumlah 230 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 146 siswa yang diambilmenggunakan teknik Proportionate Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dengan alatpengumpulan data tes kemampuan membaca pemahaman dan tes kemampuan menyelesaikan soal ceritamatematika. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan teknik analisis regresi sederhana denganbantuan program SPSS 20.0 for Windows. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Kemampuan MembacaPemahaman Siswa Kelas IV Se-Kecamatan Tanjungsari Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun2013/2014 secara keseluruhan menunjukkan pada katagori sedang (X = 9,51). (2) Kemampuan Menyelesaikan SoalCerita Siswa Kelas IV SD negeri Se-Kecamatan Tanjungsari Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun2013/2014 secara keseluruhan berada pada kategori sangat baik (Y = 80,14). (3) Berdasarkan hasil analisis datamenunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan kemampuan membaca pemahaman terhadap kemampuanmenyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas IV SD SD negeri Se-Kecamatan Tanjungsari Gunungkidul DaerahIstimewa Yogyakarta Tahun 2013/2014 (Fhitung = 19,377 >Ftabel = 3,906; p = 0,000). Kata kunci: kemampuan membaca pemahaman, kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika 
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA MENGGUNAKAN METODE INQUIRY PADA SISWA KELAS V SD NEGERI NGRAHO IV KEDUNGTUBAN BLORA ., Sutrisno
Jurnal PGSD Indonesia Vol 1, No 1 (2015): Indonesian Journal Of Premiere Education (Jurnal PGSD Indonesia)
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar IPA menggunakan metode inquiry pada siswakelas V SD Negeri Ngraho IV Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VSD Negeri Ngraho IV Kecamatan Kedungtuban Blora. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas modelKemnis and Mc. Taggart. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri atas 2 pertemuan.Pada setiap siklus dilaksanakan 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrumentpenelitian yang digunakan yaitu butir tes, lembar observasi dan angket respon siswa. Data hasil tes dianalisis secaradeskriptif kuantitatif menggunakan rata-rata prestasi belajar dan persentase ketuntasan belajar. Data hasil observasidan respon siswa dianalisis dengan menghitung persentase. Pada pra siklus rata-rata prestasi belajar IPA siswa 65,dan hanya 30,76% siswa dapat mencapai KKM 75. Pada siklus I materi pembelajarannya yaitu gaya gravitasi dangaya gesek. Rata-rata prestasi belajar siswa naik menjadi 73,13 dan 53,84% siswa dapat mencapai KKM. Padasiklus II materi pembelajarannya gaya magnet. Rata-rata prestasi belajar siswa naik menjadi 81,56 dan 84,61%siswa dapat memenuhi KKM. Rata-rata prestasi belajar siswa dan jumlah siswa yang mencapai KKM telahmemenuhi indikator keberhasilan, dengan demikian penelitian ini dihentikan pada siklus II.Kata kunci : Prestasi Belajar, IPA, Inquiry

Page 11 of 11 | Total Record : 108