cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPGSDI
ISSN : 2443656     EISSN : 2549477     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal PGSD Indonesia mempublikasikan tulisan ilmiah dari karya penelitian dalam lingkup pendidikan dan pembelajaran Ke-SD-an.Dengan subjek penelitian siswa jenjang Sekolah Dasar. Setiap naskah ditelaah oleh mitra bestari yang dimintai secara khusus sesuai bidangnya.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
KEYAKINAN DIRI (SELF EFFICACY) SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM MENGENYAM PENDIDIKAN DI SEKOLAH INKLUSI Muhtarom, Taufik
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 1 (2016): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah (1)untuk mengetahui keyakinan diri (Self Efficacy)Siswa Berkebutuhan Khusus dalam mengenyam pendidikan di sekolah inklusi; (2) Untuk mengetahui faktor apa sajakah yang harus diperhatikan dalam meningkatkan keyakinan diri (Self Efficacy)siswa berkebutuhan khusu di sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan jenis analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang berupa triangulasi. Triangulasi diartikan teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan langkah-langkah analisis data dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah Keyakinan diri (self efficacy) siswa berkebutuhan khusus di SD Negeri Karanganyar tergolong baik. Hanya 4 aspek dari 10 aspek keyakinan diri (self efficacy) siswa berkebutuhan khusus yang masih perlu ditingkatkan. Sementara ke enam aspek lainnya sudah baik. Ke-enam aspek keyakinan diri siswa berkebutuhan khusus yang perlu untuk dipertahankan adalah aspek persepsi siswa berkebutuhan khusus akan kemampuannya, kesiapan dalam pembelajaran, sikap atau reaksi terhadap hal baru, ketekunan usaha dalam menyelesaikan tugas, kemampuan menghasilkan karya (productivity), dan kemampuan mengatur diri (self regulated). Sedangkan keempat aspek yang masih kurang adalah pengetahuan tentang pembelajaran, penguasaan keterampilan pada kompetensi tertentu, kemampuan kreatif dalam menyelesaikan masalah (inguenity), dan kemampuan menghadapi ancaman (threat). Faktor yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan keyakinan diri (self efficacy) siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi adalah ketersediaan ruang assesmen, ketersediaan guru pendamping khusus, manajemen sistem kelas inklusi, dan keterampilan guru kelas membimbing dan mengarahkan siswa berkebutuhan khusus dalam upaya mengoptimalkan potensinya.   kata kunci: keyakinan diri (self efficacy), siswa berkebutuhan khusus, sekolah inklusiAbstract The aim of this study is (1) to determine the students self efficacies with Special Needs in inclusive schools; (2) to find out what are the factors that must be considered in improving self-confidence (Self Efficacy) in special needs students in inclusive school. This research using qualitative descriptive analysis. The data collected by techniques such as triangulation. Triangulation means of data collection techniques are combining of various data collection techniques and sources of existing data that includes observation, interviews, and documentation. While the steps of data analysis in this study include data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this research is Self-confidence (self-efficacy) of students with special needs in SD Negeri Karanganyar quite good. Only 4 aspects of the 10 aspects of self-confidence (self-efficacy) of students with special needs that need to be improved. While the six other aspects are good. All six aspects of self-confidence of students with special needs that need to be maintained is the aspect of the perception of students with special needs will be its ability, readiness in learning, attitudes or reactions to novelty, diligent efforts in completing the task, the ability to produce work (productivity), and the ability to self-regulate. While these four aspects are still lacking is knowledge of learning, mastery of skills in certain competencies, creative ability to solve problems (inguenity), and the ability to face the threat (threat). Factors to consider in improving self-confidence (self-efficacy) students with disabilities in inclusive schools is the availability of space assessment, special assistant teacher availability, systems management class inclusion, and skills of classroom teachers to guide and direct students with special needs in an effort to optimize their potential.   keyword: self-efficacy, students with special needs, school inclusion  
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN PKN DI SDN 2 JAMBIDAN BANGUNTAPAN BANTUL TAHUN AJARAN 2016/2017 Saputra, Angga Budi; Sunarti, Sunarti
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi belajar siswa pada pembelajaran PKn dan juga untuk mengetahui factor apa yang paling dominan yang mempengaruhi motivasi belajar PKn siswa kelas V SDN 2Jambidan, Banguntapan Bantul.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Untuk memperoleh data yang diinginkan dan sesuai dengan kepentingan penjelasan penelitian maka penulis menggunakan teknik melalui format wawancara tidak terstruktur yang disusun sesuai indikator, dokumentasi, observasi dengan tujuan untuk memperoleh data tentang factor apa saja yang mempengaruhi motivasi belajar siswa pada pembelajaran PKn yang dilaksanakan di kelas V SDN 2 Jambidan, Banguntapan Bantul. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi, penyajian data dan kesimpulan.Hasil penelitian maka penulis dapat menyimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa berupa faktor internal dan factor eksternal. Faktor internal meliputi minat belajar, konsentrasi, kepercayaan diri dan komitmen pada tugas, sedangkan factor eksternal meliputi kondisi keluarga dan lingkungan sekolah. Dari perhitungan data pada responden dan juga observasi dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling dominan yang mempengaruhi motivasi belajar siswa pada faktor internal adalah minat dengan 7 orang responden dan factor eksternal adalah kondisi keluarga dengan 14 responden.Kata Kunci :Siswa, Motivasi, BelajarABSTRACTThis research aimed to determine the factors that influence the student motivation in learning Civics and also to know what the most dominant factor affecting the student motivation to learn civics of V class at Jambidan Elementary School, Banguntapan.The method used was qualitative method. To obtain data and in accordance with the interests of explanation of the study, the research used the technique through the format of unstructured interviews were arranged according to the indicators, documentation, observation in order to obtain data about the factors that influence student motivation in learning Civics of V class at Jambidan Elementary School, Banguntapan. Analysis of data used data collection, reduction, data presentation and conclusion.The results of the study, the research concluded that the factors that influence student motivation in the form of internal factors and external factors. Internal factors included the interest in learning, concentration, confidence and commitment to the task, while external factors included the condition of the family and school environments. From the calculation of the data on the respondents and observations can be concluded that the most dominant factor affecting student motivation on internal factors were interest with 7 respondents and external factor was the condition of a family with 14 respondents.Keywords: Students, Motivation, Learning
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI TAMANSARI 2 YOGYAKARTA Sari, Anna Mayta
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peran kepala sekolah dalam meningkatkan manajemen sarana dan prasarana pendidikan di SD Negeri Tamansari 2 Yogyakarta; (2) strategi kepala sekolah dalam meningkatkan manajemen sarana dan prasarana pendidikan di SD Negeri Tamansari 2 Yogyakarta.Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juli - 01 Agustus 2016 di SD N Tamansari 2 Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan Guru kelas III dan Kelas V SD N Tamansari 2 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan uji kredibiltas dengan trianggulasi yang terdiri dari trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas.Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) peran kepala sekolah dalam meningkatkan manajemen sarana dan prasarana pendidikan di SD N tamansari 2 Yogyakarta yaitu kepala sekolah berperan sebagai manajer; sebagai pemimpin sebagai administrator; (2) sebagai manajer kepala sekolah berperan sebagai perencana (keterampilan melakukan perencanaan), pengelola sumber daya dan sebagai penggerak (keterampilan melaksanakan kegiatan); (3) sebagai administrator kepala sekolah melakuakn kegiatan menyusun laporan APBS, menyimpan arsip, dimulai dari perencanaan, pengadaan, pengaturan, penggunaan dan penghapusan; (4) sebagai pemimpin kepala sekolah bertanggungjawab atas semua pelaporan yang dibuat; (5) Strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di SD N Tamansari 2 Yogyakarta yaitu dengan melakukan perencanaan barang tidak bergerak, pengadaan dengan pembelian, hibah, daur ulang, melakukan rehabilitasi dan kerja sama. Pengaturan dengan cara inventarisasi, penyimpanan, dan pemeliharaan. Penggunaan baik secara langsung maupun tidak langsung serta penghapusan.Kata kunci: Peran Kepala Sekolah, Sarana dan Prasarana, SD N Tamansari 2 YogyakartaABSTRACTThis study research aimed to determine: (1) the headmasters role in improving the management of educational facilities at Tamansari 2 Elementary School Yogyakarta; (2) the headmaster’s strategy in improving the management of educational facilities at Tamansari 2 Elementary School Yogyakarta.This research was conducted in 20 July to 1 August 2016 at Tamansari 2 Elementary School Yogyakarta. The subjects were the headmaster’s and III grade and V grade class teachers. Data collection techniques used observation, interviews and documentation. Data were analyzed by qualitative descriptive of data reduction, data presentation, and conclusion or information. The examination of the validity of data used a test of the credibility of the triangulation consisted of source triangulation and triangulation techniques, dependability test, and confirmability test.The results showed: (1) the headmaster’s role in improving the management of educational facilities at Tamansari 2 Elementary School Yogyakarta, the principal role as a manager, as leader and as an administrator; (2) as the manager of the headmaster acts as planner (skills planning) and as activator (skill conducting); (3) as the chief administrator of the school to launch an activity budgets, prepare reports, keep an archive, started planning, procurement, regulation, use and removal; (4) as the leader of the headmaster responsible for all reporting made; (5) strategies under taken headmaster in improving the educational facilities at Tamansari 2 Elementary School Yogyakarta were immovable goods planning, the procurement by purchase, donation, recycling, rehabilitation and cooperation. Arrangements by way of inventory, storage , and maintenance. The use of either directly or indirectly and abolition.Keywords: Headmaster’s role, infrastructures, Tamansari 2 Elementary School Yogyakarta.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM BERBAHAN BARANG BEKAS PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS V SD Argo, Catur Budi; Kurniawati, Wahyu
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana mengembangkan media pembelajaran IPA berbahan barang bekas pada materi sistem peredaran darah manusia kelas V SD; (2) mengetahui respon guru; (3) mengetahui respon siswa; dan (4) mengetahui ketuntasan belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran media pembelajaran IPA berbahan barang bekas pada materi sistem peredaran darah manusia kelas V SD.Jenis penelitian yaitu penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian dilaksanakan di SD Ngrukeman Tamantirto, Kasihan, Bantul pada semester ganjil. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Ngrukeman Tamantirto, Kasihan, Bantul sebanyak 30 siswa. Prosedur pengembangan: analisis kebutuhan, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produk akhir. Teknik dan pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi, angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pedoman observasi, angket respon guru, angket lembar validasi ahli materi dan ahli media menggunakan skala likert; angket respon siswa menggunakan skala Gutmann; Pedoman wawancara guru menggunakan analisis deskripsi; dan tes menggunakan KKM.Hasil penelitian (1) pengembangan ini telah dilaksanakan sesuai prosedur pengembangan: analisi kebutuhan, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan prodak akhir. Ahli materi menilai kualitas media dari aspek isi dan aspek pembelajaran dengan kriteria baik. Ahli media menilai kualitas media dari aspek tampilan dan penggunaan dengan kriteria sangat baik serta aspek kesederhanaan dan mudah dikelola dengan kriteria baik (2) Hasil angket respon guru mendapatkan rata-rata skor yang sama yaitu 4,875 dengan kriteria sangat baik. (3) Respon siswa saat uji coba produk diperoleh persentase 100% dan saat uji coba pemakaian diperoleh presentase 96,67% dalam kriteria sangat baik. (4) Hasil ketuntasan rata-rata dari nilai pre-test 66,83 dengan presentase 66,83% dengan kriteria cukup. Rata-rata dari nilai post-test 78,8 dengan presentase 78,8% dalam kriteria baik.Kata kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Barang Bekas, IPA, Materi Sistem Peredaran Darah Manusia, Ketuntasan Belajar.ABSTRACTThis research aimed to determine (1) how to develop media from trash on nature science on the material of the human circulatory system subject of V class Elementary School, (2) determine the teacher‟s respons, (3) determine the students respons, and (4) determine students mastery learning after using media from trash on nature science on the material of the human circulatory system of V class Elementary School.Types of research used the research and development (R&D). This research was held in Ngrukeman Elementary School in Tamantirto, Kasihan, Bantul on odd semsester. The subjects were 30 students. The procedures of developments were: needs analysis, gather information, product design, design validation, design revisions, product testing, product revision, utility testing, product revision, and the final product. Data collection techniques were interview, guidelines for observation, questionnaire, and testing. Guidelines for observation, questionnaire, validation analysis techniques of sheet material expert used a likert scale, students questionnaire responses used a scale Gutmann, interview teachers used description analysis, and tests used minimum completeness criteria.Based on the results, it can be concluded that: (1) this development was held based the procedures of developments: needs analysis, gather information, product design, design validation, design revisions, product testing, product revision, utility testing, product revision, and the final product. Material experts assessed the quality of media content aspect and the aspect of learning with good criteria. Media experts judge the quality of the media aspects of the display and use with good criteria as well as aspects of simplicity and easily managed with good criteria. (2) Results of the questionnaire responses of teachers earn on average the same score was 4.875 with the criteria very good. (3) Student response while the product testing obtained a percentage of 100 % and while the utility testing had earned a percentage of 96.67 % was obtained in the criteria very good.(4) Results of the students‟ mastery learning of the average of the pre-test score of 66.83 with a percentage of 66.83 % with a sufficient criterion . The average of the post-test score of 78.8 with a percentage of 78.8 % with good criteria .Keywords: Development, Learning Media, Trash, Nature Science, Human Circulatory Material, Mastery Learning.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR TEMATIK DENGAN GAMBAR KARTUN TEMA DIRI SENDIRI UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS I Istiqomah, Dewi; Atmojo, Setyo Eko
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas, efektivitas, daya tarik siswa, dan respon guru terhadap pengembangan buku ajar tematik dengan gambar kartun tema “Diri Sendiri”.Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas I A dan I B SD Panggang Sedayu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket (kuesioner), tes, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert, persentase, dan Uji Independent Sample T-Tes.Hasil penilaian kualitas produk dari ahli buku ajar memperoleh nilai 4,12 dengan kriteria baik. Efektivitas produk dilihat dari perbandingan peningkatan minat dan prestasi belajar siswa pada kelas eksperimen (menggunakan buku ajar tematik dengan gambar kartun tema “Diri Sendiri”) dengan kelas kontrol (pembelajaran konvensional menggunakan buku ajar yang ada di sekolah). Hasil pada kelas eksperimen rata-rata minat belajar siswa meningkat sebesar 23,49% dan pada kelas kontrol minat belajar siswa meningkat sebesar 9,74%. Minat siswa pada kelas eksperimen meningkat > kelas kontrol. Hasil uji t menunjukan bahwa nilai thitung 3,443 dan ttabel dengan derajat kebebasan 41 dan taraf signifikansi 5% yaitu 2. Berdasarkan hasil uji t didapatkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Dari kedua pertimbangan yaitu melihat thitung dan nilai signifikansi, menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pembelajaran di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dari data minat dan prestasi di atas dapat disimpulkan bahwa buku ajar tematik dengan gambar kartun tema “Diri Sendiri” efektif meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa. Daya tarik pengembangan buku ajar dapat dilihat dari observasi aktivitas siswa dan respon siswa. Rata-rata aktivitas siswa pada kelas eksperimen 4,47 dengan kriteria sangat baik, sedangkan rata-rata pada kelas kontrol 4 dengan kriteria baik. Respon siswa pada kelas eksperimen memperoleh rata-rata 4,88 dengan kriteria sangat baik. Dari data observasi dan respon siswa dapat disimpulkan bahwa kelas eksperimen tertarik dengan buku ajar tematik dengan gambar kartun tema “Diri Sendiri”. Respon guru memperoleh rata-rata sebesar 4,92 dengan kriteria sangat baik.Kata Kunci : Buku Ajar, Gambar Kartun, Minat, Prestasi Belajar  ABSTRACTThis research aimed to determine the quality, effectiveness, students interest and teacher responses to the development of thematic textbook with a cartoon theme " Yourself ".Subjects of this reserch were students of IA and IB classes at Panggang Elementary School Sedayu. Data collection techniques used a questionnaire (questionnaire), tests and observation. Data analysis techniques used the Likert scale, percentages, and Independent Sample t-Test.The results of the expert assessment of product quality textbook obtained a score of 4.12 with good criteria. The effectiveness of the products seen from a comparison increased interest and achievement of students in the experimental class (using the textbook thematic with a cartoon theme "Yourself") at a grade control (conventional learning using textbooks in the schools). The results of the experimental class average student interest increased by 23.49% and the control class student interest increased by 9.74%. Interests of students in the experimental class increases > control class. T test results showed that the score of tcount 3,443 and t table with 41 degrees of freedom and a significance level of 5% ie 2. Based on t test results obtained significance score 0.001 <0.05. From these two considerations by seeing the tcount and significance score, showed that there was a significant difference between learning in the experimental class and control class. From data of interest and the achievement of the above it can be concluded that the thematic teaching book with a cartoon theme "Yourself" effectively increasing the interest and students achievement. The interest of the development of textbooks can be seen from the observation of student activities and student responses. The average activity of students in the experimental class of 4.47 with very good criteria, while the average in the control class 4 with good criteria. The response of students in the experimental class earned an average of 4.88 with very good criteria. From the observation data and the students responses can be concluded that the experimental class interested with the textbook thematic with a cartoon theme "Yourself". Response teachers earned an average of 4.92 with very good criteria.Keywords: Textbook, Cartoons, Interests, Learning Achievement
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN MELALUI MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS V Aswa, Ernita Puspitasari
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa setelah menggunakan media gambar pada siswa kelas V SD Negeri Brajan, dan untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa setelah menggunakan media gambar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD N Brajan.Penelitian ini dilakukan di SD N Brajan pada semester gasal dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SD N Brajan sebanyak 27 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan langkah-langkah yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan (tindakan), observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan media gambar. Analisis data menggunakan rata-rata hitung dan persentase ketuntasan minimal.Prestasi belajar siswa pada saat pra siklus nilai rata-rata yang diperoleh 69,44 dengan persentasi ketuntasan sebanyak 26%, kemudian setelah melaksanakan tindakan pada siklus I meningkat 2,04% diperoleh hasil rata-rata siswa menjadi 71,48 dengan persentase ketuntasan sebanyak 51,85%. Pada siklus II mengalami peningkatan 7,18% dengan nilai rata-rata kelas menjadi 76,62 dengan persentase ketuntasan mencapai 81,48%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia.Kata kunci : Keterampilan Menulis Karangan Melalui Media GambarABSTRACTThis research aimed to improve the students writing skills after using media images at the fifth grade of Brajan State Elementary School and to understand the study completeness after using media images in Bahasa Indonesia subject at the fifth grade of Brajan State Elementary School.This research was conducted at Brajan State Elementary School on odd semester with 27 students as the research subjects. This research was an in-class action with steps consisted of planning, execution (action), observation, and reflection. The data collection was conducted used observations, tests, interviews, and documentations. The learning media used in this research was used images. Data analysis is performed used calculated average and minimum completion percentage.Student’s achievements on pre-cycle the averaging at 69,44 points with a completeness percentage of 26%, subsequently after performing action on the 1st cycle increased to 2,04% with a student average of 71,48% and completeness percentage of 51,85%. In the 2nd cycle it increased to 7,18% and the average class was increased to 76,62 with a completeness average of 81,48%. It can be, concluded that the using of media images as medium can increase the student writing skills in Bahasa Indonesia subject.Keywords : Essay Writing Skill through media image as medium.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN PETA BUTA BERBASIS PUZZLE MULTIMEDIA DITINJAU DARI PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS VI SD NEGERI SONOSEWU BANTUL YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2016/2017 Chairani, Fajriati; Gularso, Dhiniaty
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan menggunakan media pembelajaran peta buta berbasis puzzle multimedia dibandingkan dengan media pembelajaran peta buta berbasis puzzle konvensional serta untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran peta buta berbasis puzzle multimedia ditinjau dari prestasi belajar siswa kelas VI pada materi pokok Mengenal Wilayah Provinsi di Indonesia yang dilaksanakan di SD Negeri Sonosewu Bantul Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017 ditinjau dari nilai pretest dan nilas posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon siswa setelah mendapat perlakuan dengan menggunakan media peta buta berbasis puzzle multimedia untuk kelas eksperimen dengan media peta buta berbasis puzzle konvensional untuk kelas kontrol.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan desain eksperimental semu (Quasi Experimental Design). Populasi penelitian ini adalah selutuh siswa kelas VI SD Negeri S onosewu Bantul Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017. Sampel penelitian adalah kelas VI A sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa 27 siswa dan VI B sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa 26 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrument tes berupa nilai pretest dan nilai posttest prestasi belajar IPS. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik parametik yaitu uji t (t-test) dengan taraf signifikansi 0,05.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan menggunakan media pembelajaran peta buta berbasis puzzle multimedia dibandingkan dengan media pembelajaran peta buta berbasis puzzle konvensional Dilihat dari uji hipotesis diperoleh nilai t sebesar 2,671 dengan taraf sig = 0,010 < 0,05. Media pembelajaran peta buta berbasis puzzle multimedia efektif ditinjau dari prestasi belajar IPS siswa kelas VI SD Negeri Sonosewu Bantul Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017. Hal ini ditunjukkan dari nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata posttest kelas kontrol. Kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata nilai posstest 84,23 sedangkan kelas kontrol memiliki nilai rata-rata posttest sebesar 78,89. Penelitian ini juga diperkuat dengan angket respon siswa dimana nilai rata-rata respon siswa eksperimen memiliki persentase 90% sedangkan kelas control memiliki persentase 82%.Kata Kunci : Media Peta Buta, Puzzle Multimedia, Prestasi BelajarABSTRACTThe purposed of this research was to determine the difference between the experimental group and the control group used instructional media of blind map-based puzzle multimedia compared with instructional media blind map-based puzzle conventional as well as to determine the effectiveness of instructional media blind map-based puzzle multimedia in terms of student achievement of VI class on the subject matter of know the Indonesia provinces was carried out at Bantul Elementary School Yogyakarta Sonosewu, Academic Year 2016/2017 in terms of the pretest and posttest scores of the experimental class and control class. This research also aims to determine how the students responses after receiving treatment using blind based map puzzle multimedia to the experimental class with blind map-based multimedia conventional puzzle to control class.This research was an experiment with the design of a quasi-experimental design. The populations were VI class student . Samples were class VI A class as a control group with 27 students and VI B class as an experimental group with 26 students. The sampling technique used simple random sampling. Data collection techniques used test instrument in the form of / the pretest and posttest score / social studies achievement. Analysis of the data used a parametric statistical method that the t test (t-test) with a significance level of 0.05.The research concluded that there was a significant differences between the experimental group and the control group using instructional blind map-based puzzle multimedia compared to blind map-based learning media puzzle Judging from the conventional hypothesis test obtained t score of 2.671 with a level of sig = 0.010 <0.05 , Instructional blind map-based puzzle multimedia effective in terms of learning achievement. It was shown from the average score of posttest experimental class was higher than the average posttest score of control group. Experimental class had an average score of 84.23 posstest score while the control class had an average score of 78.89 posttest. The research also reinforced the student questionnaire responses where the average score of student response experiment a percentage of 90% while the control class had a 82% percentage.Keywords: Blind Map Media, Multimedia Puzzle, Learning Achievement
PERAN KEGIATAN PRAMUKA DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI SD N MEJING 2 AMBARKETAWANG GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA Etminingsih, Fariha Dwi; Kurniawati, Wahyu
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: materi-materi dalam kegiatan pramuka yang mengandung nilai-nilai karakter dan mengetahui peran kegiatan pramuka dalam membentuk karakter pada siswa Sekolah Dasar.Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal Juni – September 2016 di SD N Mejing 2 Ambarketawang Gamping, Subjek dalam penelitian ini adalah Pembina, Kepala Sekolah, dan Siswa SD N Mejing 2. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan uji kredibiltas dengan trianggulasi yang terdiri dari trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik.Hasil penelitian ini menunjukkan: Materi-materi dalam kegiatan pramuka yang mengandung nilai karakter selama penelitian berlangsung ialah pembentukan regu/barung, memuat karakter religi, toleransi, disiplin, berfikir kreatif, mandiri, demokratis, komunikatif, cinta damai dan tanggung jawab. Tri Satya, memuat karakter, religious, jujur, toleransi, disiplin, semangat kebangsaan, cinta tanah air, peduli lingkungan, peduli sosial. Sandi Angka, mengandung karakter kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan. Latihan Upacara Siaga, disiplin, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi. Permainan Siaga, mengandung karakter kreatif, kerja keras, toleransi, jujur. Pelatihan Baris-berbaris, memuat karakter jujur, disiplin, semangat kebangsaan, tanggung jawab. Sandi Kebalikan, memuat karakter kerja keras , kreatif tercermin, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan. Tali-temali, memuat karakter jujur, disiplin, kerja keras, tanggung jawab. Peran kegiatan pramuka dalam membentuk karakter siswa sekolah dasar di SD N Mejing 2, melalui integrasi dalam materi-materi dan kecakapan-kecakapan yang diajarkan serta didukung oleh metode pembelajaran pramuka dan tauladan Pembina pramuka.Kata kunci: Peran Kegiatan Pramuka, membentuk karakter, SD Negeri Mejing 2.ABSTRACTThis research aims to understand about materials of pramuka program which include character values and to know about the role of pramuka program to build character of primary student.This research was conducted on june – September 2016 in primary school of Majing 2 Ambarketawang Gampning. The subject in this study is trustees, head master and student of Mejing 2 primary school. The method of collecting data is survey, interview and documentation. The method of analysis data is descriptive reduction, presentation of data and conclusion of data. The method of validity investigation data in this research used test credibility of triangulation that consists of source triangulation and technique triangulation.During the research the result of research shows materials in pramuka program contains of character values such as make group or barung, religion character, tolerance, discipline, creative, stand alone, democratic, communicative, peace love, and responsible. Tri satya contains of religious character, honesty, tolerance, discipline, national spirit, nationalism, environmental care, socialism. A numeric code contains of hard work character, creative, curiosity, national spirit. Rehearsal siaga ceremony contains of discipline, national spirit, nationalism, appreciate the achievement. Siaga games contains of creative character, hard work, tolerance, honesty. Lines training consist of honesty character, discipline, nationality spirit, and responsible. Opposite code consist of hard work character, creative, curiosity, national spirit. Tali- temali consist of honesty character, discipline, hard work, responsible. The role of pramuka program to build of student’s character in Mejing 2 primary school by integration in materials in qualifications that is teach. Then it is support with method of lesson pramuka program and the example character from trustees of pramuka program.Keyword : the role pramuka program, build character and mejing 2 primary school.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI JEJARING SOSIAL TERHADAP KECERDASAN SOSIAL PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI SE-KECAMATAN SLEMAN Mirnawati, Fery
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi jejaring sosial terhadap kecerdasan sosial siswa kelas VI SD Negeri Se-Kecamatan Sleman. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Se-Kecamatan Sleman. Penelitian ini dilaksanakan pada Juli-Agustus 2016 yang melibatkan dua jenis variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas adalah penggunaan aplikasi jejaring sosial, sedangkan variabel terikat adalah kecerdasan sosial. Penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel seluruhnya 251 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket. Uji coba intrumen meliputi uji validitas instrument menggunakan korelasi product moment dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi jejaring sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecerdasan sosial siswa kelas VI SD Negeri se-Kecamatan Sleman, hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar -4,495 dengan signifikansi 0,000<0,05, maka hipotesis diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan penggunaan jejaring sosial terhadap kecerdasan sosial. Bentuk pengaruh dari jejaring sosial terhadap kecerdasan sosial dapat digambarkan dengan persamaan garis regresi yang digunakan untuk memprediksi kecerdasan sosial berdasarkan penggunaan jejaring sosial yaitu Y=73,214-0,258.X. Sumbangan efektif pengaruh penggunaan aplikasi jejaring sosial terhadap kecerdasan sosial adalah sebesar7,5%, sementara sisanya sebanyak 92,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diungkapkan dalam penelitian iniKata kunci: Jejaring Sosial, Kecerdasan SosialAbstractThis research aimed to know the effect of the used of social networking applications on the social intelligence of six grade at State Elementary Schools in Sleman. This research was conducted at State Elementary Schools in Sleman. The research was conducted in July-August 2016 involved two types of variables: independent variables and the dependent variable. The independent variable was the use of social networking applications, while the dependent variable was social intelligence. This study was a survey research with a quantitative approach by total samples was 251 students. Data collection used the questionnaire. The instrument trials include validity test used a product moment correlation and reliability test used Alpha Cronbach. Data analysis techniques used simple regression analysis. Based on the results of the research, it can be concluded that the use of social networking applications and significant had negative effect on the social intelligence of six grade at State Elementary Schools in Sleman, this is evidenced by the t score of -4.495 with a significance of 0.000 <0.05, then the hypothesis was accepted, it means that there was a negative and significant impact on the using of social networking social intelligence. The term of influence of social networks on social intelligence can be described by the regression equation used to predict social intelligence based on the use of social networking was Y = 73,214-0,258.X. The effective contribution to the influence of the use of social networking applications on the social intelligence were at 7.5%, while the remaining 92.5% is influenced by other variables that not mentioned in this research.Keywords: Social Networking, Social Intelligence
PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN PENGELOLAAN KELAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV SD SE GUGUS SUKOHARJO NGAGLIK SLEMAN TAHUN AJARAN 2015/2016 Purwati, Ika; Maisaroh, Siti
Jurnal PGSD Indonesia Vol 2, No 3 (2016): Jurnal PGSD Indonesia Vol. 2 No. 3 Tahun 2016
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) gaya mengajar pada siswa kelas IV SD Se gugus sukoharjo ngaglik sleman; (2) pengelolaan kelas pada siswa kelas IV SD se gugus sukoharjo ngaglik sleman; (3) prestasi belajar siswa kelas IV SD se gugus sukoharjo ngaglik sleman; (4) pengaruh gaya mengajar terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SD Se Gugus sukoharjo ngaglik sleman; (5) pengaruh pengelolaan kelas terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SD Se Gugus sukoharjo ngaglik sleman; dan (6) pengaruh gaya mengajar dan pengelolaan kelas terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SD Se Gugus sukoharjo ngaglik sleman.Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14-22 Juni 2016 di SD Se Gugus sukoharjo ngaglik sleman. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Se Gugus sukoharjo ngaglik sleman sebanyak 130 guru. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling dengan Tabel Issac & Michael diperoleh sampel sebanyak 95 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskripstif kuantitatif. Uji hipotesis menggunakan analisis regresi liner berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Persentase gaya mengajar kelas IV SD Se Gugus Sukoharjo Ngaglik Sleman meliputi persentase gaya mengajar klasik 23,1%, gaya mengajar teknologis 25,6%, gaya mengajar personalisasi 26,44%, gaya mengajar interaksional 24,86%; (2) Pengelolaan kelas di kelas IV SD se Gugus Sukoharjo Ngaglik Sleman termasuk dalam kategori tinggi yaitu 54,74% dengan rerata 82,7474; (3) Prestasi belajar kelas IV SD Se Gugus Sukoharjo Ngaglik Sleman termasuk dalam kategori tinggi yaitu 43,2% dengan rerata 69,3768; (4) Terdapat pengaruh signifikan gaya mengajar terhadap prestasi belajar yang ditunjukkan dengan t hitung > t tabel (3,283 > 1,986) dan ditunjukkan oleh nilai signifikansi < 0,05, nilai signifikansi yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 0,001; (5) Terdapat pengaruh signifikan pengelolaan kelas terhadap prestasi belajar yang ditunjukkan dengan t hitung > t tabel (2,687 > 1,986), dan ditunjukkan oleh nilai signifikansi < 0,05, nilai signifikansi yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 0,009; (6) Terdapat pengaruh signifikan gaya mengajar dan pengelolaan kelas terhadap prestasi belajar yang ditunjukkan dengan f hitung > f tabel (11,198 > 3,10), dan ditunjukkan oleh nilai signifikansi < 0,05, nilai signifikansi yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 0,009.Kata kunci: Gaya mengajar, Pengelolaan Kelas, Prestasi BelajarABSTRACTThis research aimed to determine: (1) teaching style at 4𝑡ℎ students of Sukoharjo Elementary School Ngaglik Sleman; (2) classroom management at 4𝑡ℎ students of Sukoharjo Elementary School Ngaglik Sleman; (3) learning achievement at 4𝑡ℎ students of Sukoharjo Elementary School Ngaglik Sleman; (4) the influence of teaching style to leaning achievement at 4𝑡ℎ student of Sukoharjo Elementary School Ngaglik Sleman; (5) the influence of classroom management to learning achievement at 4𝑡ℎ student of Sukoharjo Elementary School Ngaglik Sleman; and (6) the influence of teaching style and classroom management to learning achievement at 4 the student Sukoharjo Elementary School Ngaglik Sleman.This research was conducted in June 14 to 22 2016 at Sukoharjo Elementary School Ngaglik Sleman, Yogyakarta. The populations were 130 students. Sampling used proportional random sampling with Tabel Issac & Michael with 95 teachers as samples. Data collection technique used questionnaires and documentation. Data analysis used analysis of descriptive quantitative. Hypothesis testing used multiple liniear regression analysis.The results showed: (1) the percentage of teaching style included teaching classic style 23,01%, technological teaching style 25,6%, personalized teaching style 26,44, interactional teaching style 24,86%; (2) classroom management included in the high category 54,74% with mean 82,7474; (3) learning achievement included in the high category 43,2% with mean 69,3768; (4) There was a significant influence on teaching style with learning achievement which was shown with 𝑡𝑐𝑜𝑢𝑛𝑡 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑙𝑒 (3,283 > 1,986) and showed with significant value < 0,05, significant score in this research 0,00; (5) there was a significant included classroom management with learning achievement which was shown with 𝑡𝑐𝑜𝑢𝑛𝑡 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑙𝑒 (2,687 > 1,986), and showed from significant score < 0,005, significant score in this research 0,009; (6) there was a significant influence of teaching style and classroom management with learning achievement which was shown with 𝑓𝑐𝑜𝑢𝑛𝑡 > 𝑓𝑡𝑎𝑏𝑙𝑒 (11,198 > 3,10), and showed from significant score < 0,005, significant score in this research 0,009.Keywords: Teaching Style, Classroom Management, Learning Achievement

Page 9 of 11 | Total Record : 108