cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertambangan
ISSN : 24424234     EISSN : 29863910     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2021): Juli" : 8 Documents clear
Rencana Kebutuhan Alat Muat dan Alat Angkut Untuk Mencapai Target Produksi 16250 LCM pada Penambangan Batu Andesit PT Surya Watu Kencana, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta Kresno Kresno; Bobby Sanjaya Ginting; Abdul Rauf
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 1 (2021): Juli
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i1.9100

Abstract

PT. Surya Watu Kencana (PT. SWK) merupakan salah satu perusahaan pertambangan batu andesit yang terletak di Dusun Plampang, Desa Hargotirto, Kec. Kokap, Kab. Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat ini PT. SWK berencana membuka kuari baru yaitu kuari II dengan metode penambangan yang sama dengan kuari sebelumnya yaitu dengan metode kuari (quarry). Masalah yang dihadapi yaitu menentukan berapa kebutuhan alat muat dan alat angkut yang harus digunakan pada kuari II agar target produksi 16250 LCM tercapai.. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menentukan kamampuan produksi dari alat muat dan alat angkut yang digunakan serta menghitung keserasian kerja antara alat muat dan alat angkut. PT. SWK menetapkan target produksi sebesar 1000 ton/hari pada kuari yang akan dibuka. Untuk mencapai target produksi, penambangan di PT. SWK mengunakan alat mekanis yang sama dengan kuari sebelumnya yaitu Excavator Volvo EC210B dan Dump Truck Toyota Dyna 130HT. Dari hasil penelitian di lapangan didapatkan cycle time alat muat sebesar 16,97 detik dan cycle time alat angkut sebesar 1386,97 detik dengan nilai efisiensi 57 % untuk alat muat, sedangkan 62 % untuk alat angkut. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan kemampuan produksi Excavator Volvo EC210B sebesar 1154,263 ton/hari dan Dump Truck Toyota Dyna 130HT sebesar 105,806 ton/hari untuk kuari II. Demikian kebutuhan alat muat Excavator Volvo EC210B untuk kuari yang akan dibuka yaitu 1 unit dan kebutuhan Dump Truck Toyota Dyna 130HT yaitu sebanyak 10 unit. Fator keserasian kerja (Match Factor) yang diperoleh untuk kuari yang akan dibuka adalah 0,97.
Kajian Teknis Rasio Bahan Bakar Truk Hino Dan Daewoo Pada Pit Melon PT Nuasacipta Coal Investment di Samarinda, Kaltim. Hasywir Thaib S; Aprin Rimpung R; Yuni Herawati
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 1 (2021): Juli
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i1.9101

Abstract

PT. Nuasacipta Coal Investment merupakan salah satu selaku pemegang Perjanjian Karya Perusahaan Pertambangan Batubara atau PKP2B di Samarinda , Prov. Kalimantan Timur. Pada kegiatan pertambangan, salah satu hal yang perlu diperhatikan ialah pengangkutan batubara oleh alat angkut dari stockpile menuju port. Masalah yang dihadapi saat ini adalah mengurangi rasio bahan bakar berlebih pada pengangkutan batubara pada alat angkut Hino 500 series Fm 260 FD dan Daewoo Novus K6D6F SE dari stockpile ke port. Jarak pengangkutan menuju adalah sekitar 8,2 km. Hal yang berpengaruh pada tingkat konsumsi bahan bakar adalah beban kerja alat, geometri, kondisi jalan angkut dan jarak tempuh pengangkutan batubara menuju port. Berdasarkan pengamatan kondisi kerja aktual, masih terdapat 11 segmen jalan angkut dengan kemiringan yang melebihi standar yaitu 8%, kondisi jalan angkut banyak yang rusak dengan amblasan roda lebih dari 5cm (medium severity). Metode evaluasi yang dilakukan yaitu dengan cara menganalisis pengaruh kondisi jalan angkut terhadap meningkatnya rasio bahan bakar alat angkut. Untuk Hino 500 series Fm 260 FD dan Daewoo Novus K6D6F SE, setia penambahan 1% grade keadaan menanjak akan menambah konsumsi bahan bakar sebesar 0,0623 ltr/jam keadaan bermuatan sedangkan pada setiap penambahan 1% grade keadaan menurun akan mengurangi konsumsi bahan bakar sebesar 0,0029 ltr/jam keadaan kosong untuk Hino 500.Dan untuk Daewoo Novus penambahan 1% grade keadaan menanjak akan menambah konsumsi bahan bakar sebesar 0,0694 ltr/jam keadaan bermuatan sedangkan pada setiap penambahan 1% grade keadaan menurun akan mengurangi konsumsi bahan bakar sebesar 0,0062 ltr/jam keadaan kosong Konsumsi bahan bakar berdasarkan pemakaian rimpul untuk Daewoo Novus adalah 10,12 ltr/jam dan produksinya adalah 40,96 ton/jam. Sehingga Rasio bahan bakarntya adalah 0,25 ltr/ton.Sedangakan konsumsi bahan bakar berdasarkan pemakaian rimpul untuk Hino 500 adalah 5,67 ltr/jam dan produksinya adalah 36,73 ton/jam. Sehingga Rasio bahan bakarntya adalah 0,151 ltr/ton.Setelah dilakukan perbaikan kondisi jalan angkut pada medium severity atau amblasan roda tidak lebih dari 5 cm pada permukaan jalan angkut dan kemiringan jalan angkut disesuaikan dengan standar yaitu ≤8%, sehingga ratio bahan bakar alat angkut Daewoo Novus dan Hino 500 yaitu 0,24 ltr/ton dan 0,1510 ltr/ton.
Analisis Dampak Sifat Fisik-Kimia Debu terhadap Keselamatan dan Kesehatan Pekerja pada Proses Pengangkutan Penambangan Nikel PT. Jaya Bersama Sahabat, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara Sitti Mei Ananda Natali; Dyah Probowati; Winda Winda; Sudaryanto Sudaryanto
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 1 (2021): Juli
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i1.9103

Abstract

PT Jaya Bersama Sahabat, merupakan sebuah perusahaan penambangan nikel yang berlokasi di Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan penambangan meliputi pembongkaran, pemuatan, dan pengangkutan yang menimbulkan potensi kecelakaan. Dalam melaksanakan kegiatan penambangan, sering terjadi kecelakaan. Salah satu penyebab kecelakaan yaitu faktor lingkungan yang salah satunya adalah debu tambang. Debu tambang sering kali menyebabkan kecelakaan terutama di jalan hauling yang juga dipengaruhi oleh tindakan tidak aman maupun kondisi tidak aman. Dari kondisi kerja yang tidak aman dan tindakan kerja yang tidak aman tersebut diperlukannya adanya penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja yang baik untuk mendorong minimalisir resiko kecelakaan pada proses pemuatan di jalan hauling pertambangan nikel. Tujuan penelitian ini dilakukan antara lain menghitung SR dan FR dari kecelakaan akibat debu tambang, menganalisis dampak debu tambang di jalan hauling terhadap keselamatan dan kesehatan, serta menganalisis upaya pengendalian bahaya di jalan hauling. Potensi kecelakaan terjadi pada jalan menuju area tambang. Jalan menuju area tambang merupakan daerah kerja yang paling rawan antara lain karena kondisi ruas jalan yang bergelombang, kondisi yang licin pada saat hujan, dan tindakan dari pengemudi yang tidak aman. Penyebab kecelakaan paling tinggi adalah akibat debu tambang yang sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 terjadi 6 kasus akibat debu tambang.
Kajian Teknis Produksi Alat Gali-Muat dan Alat Angkut Pada Pengupasan Tanah Penutup di PT Saptaindra Sejati Jobsite Sera, Kalimantan Selatan Indra Harianto; Ketut Gunawan; Anton Sudiyanto
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 1 (2021): Juli
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i1.9098

Abstract

PT Saptaindra Sejati Jobsite Sera terletak di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Site Sera terbagi menjadi tiga Izin Usaha Pertambangan (IUP) yaitu milik PT. Semesta Centramas(SCM), PT. Laskar Semesta Alam(LSA) dan PT. Paramitha Cipta Sarana(PCS). Penelitian dilakukan di IUP PT .SCM dan IUP PT. LSA. PT. Saptaindra Sejati Jobsite Sera menerapkan sistem tambang terbuka dengan menggunakan kombinasi alat mekanis untuk melakukan kegiatan penambangan dalam rangka untuk mencapai target pengupasan overburden yang telah ditetapkan. Kegiatan penggalian dan pemuatan lapisan tanah penutup menggunakan Excavator Komatsu PC 2000 dan Komatsu PC 1250 sedangkan proses pengangkutan menggunakan alat angkut Komatsu HD 785 dan CAT 777E. Pada proses pengupasan tanah penutup perlu dilakukan optimalisasi terhadap produKSI alat gali muat dan alat angkut. Hal ini berguna untuk mengoptimalkan produksi dari alat gali muat dan alat angkut. PT. Saptaidra Sejati menetapkan target kemampuan produksi pada fleet No. 1 dan No. 2 yaitu sebesar 750 bcm/jam. Berdasarkan pengamatan lapangan didapatkan produKSI dari alat gali-muat pada fleet no.1 sebesar 595,25 bcm/jam dan fleet no 2 596,08 bcm/jam. Sedangkan untuk alat angkut didapat produKSI sebesar 586,7 bcm/jam untuk fleet no. 1 dan 590,6bcm/jam untuk fleet no.2. Untuk itu perlu dilakukan kajian terhadap produKSI dari alat gali-muat dan alat angkut pada masing-masing fleet
Kajian Optimalisasi Rancangan Teknis Penambangan Emas di PT. Gorontalo Minerals Blok I Kompleks Sungai Mak Jobsite Motomboto North Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Wahyu Nurmansyah; Edy Nursanto; Nur Ali Amri
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 1 (2021): Juli
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i1.9104

Abstract

PT. Gorontalo Minerals (GM) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan emas dengan sistem tambang terbuka (surface mining) dan metode open pit yang berada di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Penelitian difokuskan pada kajian optimasi rancangan pit Motomboto North dengan menggunakan metode optimalisasi pit yang memiliki beberapa parameter yang digunakan yaitu: mining recovery, mining dilution, ongkos penambangan, biaya pengolahan, biaya pemurnian dan biaya modal awal penambangan. Berdasarkan sumberdaya pada Motomboto North semua diklasifikasi kedalam mineral terunjuk dan terukur yang berjumlah 5.636.500 ton. Berdasarkan hasil sumberdaya didapatkan estimasi cadangan dengan metode inverse distance weigthing diperoleh sebesar 3.910.000 ton. Dalam hal dilakukan optimasi pit pada Motomboto North. Optimasi pit adalah usaha untuk menentukan batas penambangan dengan perolehan komoditas tambang dengan volume yang optimal. Setelah dilakukan optimasi pada Motomboto North jumlah cadangan sebesar 3.717.772 ton. Pada Motomboto North didapatkan target produksi pertahun berdasarkan rumus Taylor Formula sebesar 413.000 ton/tahun, dengan kadar batas yang diambil pada Motomboto North yaitu 0,5 g/t. Dalam penelitian ini mendapatkan tiga opsi optimasi pit. Ketiga opsi tersebut dipilih berdasarkan nilai yang besar dan stripping rasio yang kecil yaitu: net present value sebesar $11.322.368 dengan stripping rasio sebesar 1:13. Alat bongkar muat untuk overburden menggunakan Komatsu PC 400 dan untuk bijih menggunakan Komatsu PC 200, sedangakan Alat angkut untuk overburden menggunakan Artificial Dump Truck Komastu HM 300 dan untuk bijih menggunakan Dump Truck Hino Dutro 130 HD.
Kesilapan Kata dalam Menerjemahkan Daily Expressions dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris Indri Lesta Siwidiani
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 1 (2021): Juli
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i1.9123

Abstract

Saat ini telah banyak dihasilkan karya terjemahan baik dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia atau sebaliknya dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Namun, apabila dicermati secara sungguh-sungguh hasil terjemahan tersebut belum semuanya memuaskan. Ada beberapa hasil terjemahan yang berupa ringkasan dari bahasa sumbernya, artinya penerjemah hanya lah menerjemahkan hal-hal yang dianggap penting saja. Ada pula hasil terjemahan yang menyimpang sama sekali dari makna yang terkandung dari teks aslinya. Tentulah hasil terjemahan yang demikian sangat sulit dipertanggungjawabkan, apalagi jika menerjemahkan karya-karya ilmiah. Penerjemah seharusnya menguasai kaidah-kaidah, latar belakang dan kultur teks bahasa sumber maupun bahasa sasaran, memiliki pengetahuan yang luas mengenai seluk-beluk menerjemahkan, sehingga karya terjemahan yang dihasilkan merupakan karya yang memiliki content validity dan face validity yaitu karya terjemahan yang tepat makna dan mudah dibaca atau dipahami. Apabila tidak, maka akan terjadi penyimpangan-penyimpangan berupa penggunaan kata-kata mubazir atau yang bermakna rancu sehingga karya terjemahan yang dihasilkan pesan yang tidak sesuai dengan pesan atau maksud pengarang teks bahasa sumbernya. Berdasarkan pengamatan secara acak dari beberapa hasil terjemahan terutama terjemahan tentang Daily Expressions atau Ungkapan-ungkapan keseharian dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris ditemukan beberapa kesilapan kata dan sebab-sebab terjadinya.
Kajian Teknis Geometri Peledakan Terhadap Fragmentasi Batuan Dan Digging Time Di Pit Kangguru Pt. Pamapersada Nusantara Jobsite Pt. Kaltim Prima Coal Septian Panca Nugraha; R. Hariyanto; Indri Lesta Siwidiani
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 1 (2021): Juli
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i1.9124

Abstract

Penelitian dilakukan di area pertambangan batubara pit Kangguru yang kegiatan pertambangannya dijalankan oleh PT. Pamapersada Nusantara. Lokasi penelitian terletak di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Sistem penambangan adalah sistem tambang terbuka dengan metode strip mine. Penelitian dilakukan untuk mengkaji kembali geometri peledakan terhadap fragmen batuan yang ditandai dengan persentase boulder, dan digging time alat gali muat pada operasi pengupasan overburden yang terdiri dari batulanau dan batulempung. Berdasarkan observasi lapangan, ditemukan permasalahan pada ukuran fragmen yang belum optimal karena masih banyak ditemukan material boulder (>86 cm). Persen boulder rata-rata hasil peledakan berdasarkan metode analisis fotografi adalah 27,261%, dan digging time alat muat rata-rata 11,89 detik Faktor penyebab belum optimalnya ukuran fragmen hasil peledakan salah satunya dikarenakan karena belum optimalnya pemakaian bahan peledak dan geometri peledakan terhadap kondisi massa batuan yang diledakkan. Perbaikan geometri peledakan dibutuhkan untuk memperoleh fragmentasi hasil peledakan yang optimal. Rancangan geometri peledakan yang menjadi usulan perbaikan ditentukan menggunakan metode R.L. Ash dengan mempertimbangkan powder factor. Rancangan geometri peledakan yang diusulkan adalah burden 6,9- 7,1 m, spacing 10,4-10,6 m, stemming 4-4,5 m, dan kedalaman lubang ledak 8,9 m. Jumlah bahan peledak yang digunakan per lubang ledak adalah sebanyak 90,5 - 119,46 kg dan nilai powder factor rancangan 0,16-0,18 kg/m3. Persentase boulder setelah perbaikan yang dianalisis dengan metode KCO adalah 1,23%-3,15% untuk peledakan batulanau dan 1,21%-3,12% untuk peledakan batulempung. Digging time setelah perbaikan rata-rata adalah 11,06-11,15 detik.
EVALUASI KINERJA PENAKSIR BLOCK KRIGING DAN INVERSE DISTANCE WEIGHTING DALAM PENAKSIRAN KADAR SECARA GEOSTATISTIKA Waterman Sulistyana Bargawa; Vian Eko Yuliyanto
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 1 (2021): Juli
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i1.9122

Abstract

Permasalahan dalam penaksiran kadar mineral adalah penentuan teknik estimasi. Akurasi teknik estimasi menjadi dasar untuk pekerjaan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja teknik estimasi BK (block kriging) dan teknik IDW (inverse distance weighting). IDW menggunakan pangkat dua. Model variogram dipilih exponensial dengan melakukan simulasi arah orientasi. Analisis assay sebanyak 117 buah. Pemilihan teknik estimasi IDW dibandingkan dengan BK. Hasil penelitian melalui cross validation menghasilkan BK dengan nilai koefisien regresi sebesar 0.936, dan berturut-turut nilai SE, R2, Y-intercept dan SE prediction adalah 0.103; 0.397; 0.032 dan 0.16. Berdasarkan parameter tersebut disimpulkan model exponential dengan arah orientasi anisotropic cocok digunakan untuk estimasi kadar Al memakai teknik block kriging.

Page 1 of 1 | Total Record : 8