cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 767 Documents
EXPERT SYSTEM DENGAN BEBERAPA KNOWLEDGE UNTUK DIAGNOSA DINI PENYAKIT-PENYAKIT HEWAN TERNAK DAN UNGGAS Agus Sasmito Aribowo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lebih lanjut sistem pakar dengan beberapa knowledge yang pernah dikembangkan sebelumnya, Domain penelitian dikembangkan diharapkan dapat membantu peternak dalam mendiagnosa penyakit pada hewan ternak dan unggas dengan satu buah sistem. Sistem pakar yang dirancang memiliki beberapa basis pengetahuan yang dapat menjadi solusi bagi para peternak karena umumnya para peternak memiliki beberapa jenis binatang ternak secara bersama-sama dalam satu lokasi peternakan.. Target penelitian adalah terwujudnya model sistem pakar yang lebih baik yang memiliki beberapa basis pengetahuan (knowledge) untuk mendiagnosa secara dini penyakit pada hewan ternak dan unggas, diantaranya membantu diagnosa penyakit kambing, ikan lele, dan ayam. Karena diagnosa dilakukan untuk masa dini maka sistem pakar diberi kemampuan untuk menalar penyakit apakah yang terjadi pada seekor ternak dan unggas walaupun belum semua gejala penyakit tersebut dapat terlihat jelas.Hasil penelitian adalah sebuah sistem pakar yang lebih sempurna dengan beberapa knowledge. Metode inferensi menggunakan pendekatan forward chaining. Sistem pakar dilengkapi dengan manajemen ketidak pastian menggunakan Probabilitas Bayes sehingga sistem tetap dapat memberikan hasil kesimpulan walaupun  fakta yang dimasukkan oleh pengguna tidak lengkap.
DATA MINING DENGAN TEKNIK CLUSTERING DALAM PENGKLASIFIKASIAN DATA MAHASISWA STUDI KASUS PREDIKSI LAMA STUDI MAHASISWA UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Lindawati Lindawati
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknik Data Mining (DM) clustering berbeda dengan teknik-teknik DM yang lainnya, seperti association rule mining dan classification yang memerlukan tahapan training dan evaluasi. Teknik ini menggunakan metode unsupervised learning yang berarti DM tidak perlu melakukan training terlebih dahulu tapi bisa langsung menggunakannya untuk pengelompokan. Teknik ini masih jarang digunakan dibanding dengan teknik-teknik DM yang lain. Oleh karena itu, artikel ini berfokus pada pengembangan aplikasi DM dengan teknik clustering pada penelitian untuk mengklasifikasikan data prediksi lama studi masiswa di Universitas Bina Nusantara dengan menggunakan algoritma Self Organizing Maps dan pengujian keakuratan aplikasi DM dengan teknik clustering. Tahapan yang dilakukan dibagi menjadi tahapan analisa, perancangan, pengembangan dan pangujian aplikasi DM. Pada tahapan analisa dilakukan beberapa percobaan dalam mengklasifikasikan prediksi lama studi mahasiswa berdasarkan delapan atribut yang digunakan, yaitu: rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (rIpk), simpangan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (srIpk), rata-rata jumlah SKS per Semester (rSksem), rata-rata jumlah SKS yang tidak lulus per semester (rSksemTL), jumlah SKS Kumulatif (skKum), jumlah SKS yang akan diambil pada semester keempat (sksYad),  jumlah SKS yang wajib diambil (sksMin) dan hak SKS yang dapat diambil pada semester lima dst (hakSks). Hasil dari tahapan analisa ini digunakan sebagai acuan pada tahapan perancangan dan pengembangan aplikasi DM. Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap aplikasi DM yang telah dibuat untuk mengetahui keakuratan pengklasifikasian dari aplikasi DM tersebut. Evaluasi dilakukan melalui beberapa variasi pengujian dengan menggunakan paramter-parameter jumlah data, jumlah iterasi, learning rate, radius, neighbourhood function dan urutan data. Dari pengujian-pengujian yang dilakukan dapat diketahui bahwa rata-rata kesalahan hasil klasifikasi prediksi lama studi yang diperoleh relatif kecil, kurang dari atau maksimal 5%.
E-TOURISM : ANTARA KONSEP DAN IMPLEMENTASI DALAM MENDUKUNG INDUSTRI PARIWISATA INDONESIA Hidayatulah Himawan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pariwisata bukan merupakan hal baru bagi tiap orang. Pariwisata telah menjadi industri yang “menggurita” di tiap daerah tujuan wisata. Berbagai fasilitas dan kemudahan serta hiburan yang disediakan untuk menunjang berbagai aktifitas pariwisata telah disediakan oleh pemerintah ataupun komponen pendukung pariwisata lainnya. Salah satu fasilitas yang dapat dikembangkan adalah e-tourism. E-tourism dapat memberikan informasi tujuan wisata dengan berbagai kebutuhan dan fasilitas pendukung bagi para pengguna khususnya wisatawan. Layanan diberikan melalui handphone sebagai bentuk kemudahan yang bisa didapatkan oleh para pengguna. Handphone sudah menjadi alat komunikasi yang dimiliki secara umum oleh tiap individu. Bentuknya yang kecil dan sederhana namun memiliki fasilitas yang luar biasa dan dapat menangani dan memiliki berbagai asilitas pendukung seperti MMS, WAP dan lain sebagainya. Dengan fitur pendukung tersebut, maka dapat dikembangkan berbagai sistem informasi yang dapat menjangkau berbagai wilayah dan komponen pariwisata di berbagai daerah, khususnya Yogyakarta. Sistem dikembangkan berbasis WAP dengan fasilitas menú informasi tentang wilayah tujuan pariwisata dan fasilitas pendukung lainnya seperti hotel, bank dan informasi lainnya.
UNJUK KERJA MOTOR INDUKSI ROTOR LILIT SEBAGAI VARIABEL-TRANSFORMATOR (The Performance of a Wound Rotor Induction Motor used as a Variable Transformer) Lukman Subekti; Ma'un Budiyanto
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generally induction motor is used as a tool to change electric power to mechanic one. In forced condition wound-rotor induction motor can be used as transformer. This case can be accepted for both machines work by induction principle. Stator is the primary side of a three phase-transformer. Magnetic field produced by stator cuts across rotor conduction. This induction voltage cases the rotor current to flow. However, induction motor is one of non-linear load and be able to cause harmonic in alternating current.The objective of this research is to acknowledge the work of wound-rotor induction motor when its function is changed into a transformer.The research was done by the wound rotor supplied sinusoidal voltage as the primary of a three phasetransformer. The magnetic filed produced by rotor cuts across stator conductor. Rotor position was regulated from 0o, 45o, 90o, 135o, up to 360o. In stator winding, the amount of emf induced proportional to the rate of flux change and the number of its wound.The result of research shows that wound-rotor induction motor can be used as variable transformer. Voltage change obtained is about 8%. Voltage waved) form is defect sinusoidal. The average value of Total Harmonic Distortion (THD) is 1.8% for displacement of rotor angle from 0o up to 360o.
OPTIMASI PERFORMANSI AJAX DENGAN MENGGUNAKAN JSON Yanuar Firdaus Arie Wibowo; Dana Sulistiyo Kusumo; Annas Abdillah Marta
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2008): Computational
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Web-based application development at this time concentrate or on the way to interactivity and response time closely to desktop application. AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) is one of  method to create a web-based application become more interactive like desktop application, with AJAX is possible for web not to reload full of one web page again from server but only part of information on page that requested, with the result is improvement of bandwidth usage.AJAX web application in connection with web server usually use XML (Extensible Markup Language) as data interchange format, but XML have redundancy in their data format, it have duplicated at tags (opening and closing tags) that cause less efficient and probably impact to AJAX performance. JSON (JavaScript Object Notation) is alternative data interchange format can be used in AJAX that has less redundancy than XML, it make JSON more lightly better than XML. Web performance it can be know from response time and bandwidth.Test result is showing that for large amount of data, AJAX performance with JSON is better than AJAX with XML but there are little different result from attribute that used in XML, test result for user access is showing same pattern with testing in single computer.
PEMANFAATAN DUBLIN CORE METADATA TERM DALAM PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN DIGITAL BERBASIS SEMANTIK Herlina Jayadianti; Juwairiah Juwairiah; Lukito Edi Nugroho; Paulus Insap Santosa; Wahyu Widayat
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan metadata yang disediakan secara online, sebagai contoh metadata dalam dublin core, memiliki pengaruh yang sangat besar dalam pertukaran informasi digital saat ini. Galeri, Perpustakaan, Arsip, Museum saat ini mulai membuka data dalam menyamakan penemuan standar yang lebih baik bagi sumber daya elektronik dimasa depan.Temu kembali informasi bersejarah menjadi tujuan yang paling utama. Dublin Core adalah satu set metadata yang terdiri dari 15 set elemen telah dibangun untuk mendukung temu kembali informasi perpustakaan dengan lebih mudah. Dublin core term telah terstandarmelalui sebuah konsensus internasonal danpenggunaannya lebih sederhana dibanding MARC dalam pengelolaan data di perpustakaan. Oleh karenanya perpustaaan dan museum saat ini mulai menggunakan kosakata standar dari Dublin Core – hal ini dilakukan untuk mendukung wacana perpustakaan dengan akses yang terbuka. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengimplementasikan 15 term dalam Dublin Coredalam studi kasus perpustakaan serta mengujinya melalui uji validator RDF.
PERANCANGAN SISTEM KEAMANAN PADA MESIN ATM MENGGUNAKAN VERIFIKASI SIDIK JARI LIFE FINGERPRINT SECURITY Yunitha Melyan Rihi; Albertus Joko Santoso; Irya W
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2013): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem keamanan dengan menggunakan kata sandi (password) tampaknya belum menjamin sebuah sistem keamanan terlindungi dengan baik karena kata sandi bisa diketahui orang lain menggunakan perangkat lunak (software). Teknologi ini dirasakan memiliki banyak kekurangan sehingga akhir-akhir ini ada kecenderungan untuk menggunakan sistem keamanan lain yang lebih baik. Salah satu sistem keamanan yang sering digunakan adalah melalui pengenalan sidik jari. Hal ini disebabkan sidik jari telah terbukti unik, akurat, aman, mudah, dan nyaman untuk dipakai sebagai identifikasi bila dibandingkan dengan sistem biometrik lainnya. Perangkat biometrik mengenali orang dari ciri-ciri fisiknya, misalnya dengan sidik jari, sidik telapak tangan, pengenalan wajah, pengenalan retina, pengenalan suara. Di antara seluruh teknik biometrik, pengenalan sidik jari adalah metode tertua yang sukses digunakan banyak aplikasi perangkat lunak dan telah terbukti keakuratannya sebagai identifikasi bila dibandingkan dengan sistem biometrik seperti retina mata atau DNA. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan wavelet terbaik untuk pengenalan citra sidik jari yang digunakan sebagai pengaman PIN pada mesin ATM. Pengenalan citra sidik jari menggunakan Gelombang-singkat (wavelet) dan jaringan syaraf tiruan memberikan hasil yang baik, hal ini ditunjukkan dengan tingkat kesuksesan pengenalan diatas 80% dan waktu pengenalan yang singkat. Wavelet Symlet 6 merupakan wavelet yang terbaik untuk pengenalan citra sidik jari. Sistem pengenalan ini memerlukan waktu pengenalan relatif kecil, yaitu sekitar 0,11 detik untuk ukuran basis data 1500 rekord.
ANALISIS CRITICAL SUCCESS FACTORS IMPLEMENTAS E-PROCUREMENT DI KABUPATEN PROBOLINGGO Sri Kustanti; Hanung Adi Nugroho; Indriana Hidayah
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-procurement merupakan proses pengadaan barang/jasa yang pelaksanaannya dilakukan secara elektronik berbasis web/internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis critical success factors (CSF) implementasi e-procurement di Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode survei menggunakan kuesioner yang dibagikan dalam bentuk kuesioner elektronik melalui email responden. Responden adalah pengguna dari sistem pengadaan secara elektronik (SPSE) yaitu Penyedia dan Non penyedia. Analisis data menggunakan Structure Equation model (SEM) dengan tools SmartPLS 2.0. Hasil penelitian yang diperolah menyatakan bahwa implementasi e-procurement di Kabupaten Probolinggo dipengaruhi oleh CSF penerimaan oleh pengguna akhir dan pelatihan, kesesuaian terhadap best practice, integrasi sistem, penyusunan ulang proses pengadaan dan strategi implementasi e-procurement. selain itu ada faktor pendukung lain yang secara tidak langsung mempengaruhi implementasi e-procurement di Kbupaten Probolinggo ialah faktor keamanan/keaslian dokumen pengadaan dan pengukuran kinerja. Faktor keamanan dan keaslian dokumen pengadaan merupakan software default pada Sistem Pengadaan Barang dan jasa (SPSE) yang berkerjasama dengan Lembaga Sandi Negara mengamankan setiap file yang diunggah dan didownload pada proses pengadaan barang dan jasa secara elektronik. sedangkan faktor pengukuran kinerja diasumsikan bahwa implementasi e-procurement tidak lepas dari peran serta Tim LPSE Kabupaten Probolinggo yang mengawal LPSE mulai dari terbentuk hingga sekarang ini dan ini diluar konteks Top Level Manajemen.
PENALARAN BERBASIS KASUS UNTUK DETEKSI DINI PENYAKIT LEUKEMIA Agus Sasmito Aribowo; Siti Khomsah
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Case-Based Reasoning (CBR) merupakan sebuah pendekatan dimana seseorang yang melakukan penalaran dapat menyelesaikan masalah baru dengan memperhatikan kesamaannya dengan satu atau beberapa penyelesaian dari permasalahan sebelumnya.Penyakit leukemia atau kanker darah diketahui memiliki sedikitnya empat jenis utama leukemia. Setiap jenis penyakit leukemia memiliki gejala yang hampir mirip dan juga gejala yang spesifik. Proses diagnosa leukemia saat ini kebanyakan dilakukan dengan tes fisik, tes darah, tes imunofenotipe, cytogenetic analisis dan pengambilan sampel sumsum tulang. Proses diagnosa semacam ini membutuhkan banyak peralatan laboratorium dan tenaga ahli yang memadai sehingga hanya dapat dilakukan di rumah sakit besar. Database kasus leukemia cukup lengkap di rumah sakit-rumah sakit besar meliputi kondisi penderita, gejala yang terjadi hingga jenis pengobatannya. Bagaimana cara mendiagnosa jenis leukemia secara lebih dini dengan membandingkan gejala pasien yang ada terhadap gejala-gejala yang mirip yang ada pada database kasus leukemia yang sudah ada sehingga tenaga medis di lokasi yang jauh dari rumah sakit besar tetap dapat mengklasifikasikan jenis leukemia dan memberikan pertolongan pertamanya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem untuk diagnosa awal jenis leukemia dengan memanfaatkan data kasus sebelumnya menggunakan metode-metode penalaran berbasis kasus atau Case Based Reasoning (CBR). Pengembangan sistem menggunakan metodologi Waterfall. Sistem penyimpanan kasus dalam CBR menggunakan metode indexing sehingga mempermudah proses pencarian kemiripan. Sistem CBR menggunakan metode Nearest Neighbor untuk case retrieval. Hasil dari penelitian adalah sebuah prototype atau model sistem yang dapat membantu diagnosa awal jenis leukemia. Sistem juga dapat memberikan saran pengobatan, perawatan pasien dan cara pencegahannya.
STRATEGI KELUAR DARI JEBAKAN KEMISKINAN (POVERTY TRAP) DI INDONESIA Ripno Juli Iswanto; Eko Yuliasih; Salim Abdul Azis
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berusaha menguraikan pengertian dari poverty trap atau jebakan kemiskinan, penyebab terjadi poverty trap di Indonesia dan strategi yang dapat diterapkan di Indonesia untuk keluar dari poverty trap ini. Metodologi penelitian yang digunakan pada kasus ini adalah analisis regresi dan simulasi dinamik yang berpijak pada teori model pertumbuhan ekonomi Solow-Swan. Variabel-variabel yang diamati meliputi tenaga kerja, modal dan tingkat teknologi yang diterapkan.Hasil analisis ini menunjukan bahwa faktor penentu kemiskinan di Indonesia adalah rendahnya tingkat pendidikan masyarakat di Indonesia yang diakibatkan oleh minimnya alokasi dana untuk pendidikan, banyaknya tenaga pengajar yang tidak berkompeten di bidangnya, dan output yang dihasilkan masih jauh dari yang diharapkan. Dan faktor lain yang mempengaruhi poverty trap adalah ketersediaan investasi, jumlah tenaga kerja, dan hasil sektor pertanian.Model Solow-Swan memberikan dua buah hasil yaitu, pada steady-state yang sama, Negara miskin seharusnya mengalami pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan Negara kaya dan peningkatan investasi memberikan laju pertumbuhan investasi sama dengan perpindahan ekonomi menuju steady-state yang baru.

Filter by Year

2008 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1 (2021): Inovasi Teknologi dan Pengolahan Informasi untuk Mendukung Transformasi Digital Vol 1, No 1 (2020): Peran Digital Society dalam Pemulihan Pasca Pandemi Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2017): “e-Defense : Menjaga keamanan data menghadapi cyber warfare untuk memperkokoh ke Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence Vol 1, No 5 (2013): Network And Security Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 2 (2013): Cloud Computing Technology Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2012): Network And Security Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 4 (2011): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2011): Network And Security Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2011): Computatinal Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 4 (2010): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 2 (2010): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 4 (2009): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2009): Network And Security Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 4 (2008): Network And Security Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2008): Computational More Issue