cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 767 Documents
PEMODELAN INFORMASI DENGAN METODE FCO-IM Rina Sibuea
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemodelan informasi merupakan aktivitas yang dilakukan untuk membuat suatu model konseptual yang meliputi semua informasi yang relevan dalam bisnis proses. Tujuan pemodelan informasi adalah untuk menyediakan suatu standard untuk proses perkembangan perangkat lunak menggunakan sebuah metode pemodelan, dengan meyakinkan bahwa isi dari nilai standard tersebut benar adanya, konsisten, dan jelas dapat didefenisikan. Salah satu metode pemodelan informasi adalah Fully Communication Information Modeling (FCO-IM). FCO-IM merupakan metode pemodelan informasi konseptual yang berdasarkan bahasa alami. FCO-IM tidak memodelkan struktur dari alam semesta tetapi memodelkan komunikasi tentang alam semesta. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa, mengimplementasikan, dan memodelkan kebutuhan informasi dengan menggunakan metode FCO-IM. Dalam penelitian ini, hasil pemodelan diimplementasikan ke suatu DBMS dan dikembangkan menjadi suatu aplikasi informasi.
ALTERNATIF PEMILIHAN SISTEM ANTRIAN CALL CENTRE SEBAGAI PUSAT PELAYANAN INFORMASI BENCANA ALAM El Akbar, R. Reza; Aradea, Aradea; Gufroni, Acep Irham
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Call centre sebagai pusat pelayanan informasi bencana alam memegang peranan yang sangat penting. Keakuratan Informasi serta pelayanan terhadap pelanggan atau pengguna layanan yang terbaik menjadi fokus utama perusahaan atau instansi penyedia layanan call centre ini. Operator call centre memegang peranan yang sangat penting dalam menjalankan operasional call centre. Tugas utama operator yaitu menerima panggilan, berinteraksi dengan pelanggan atau pengguna layanan melalui media telepon, memberikan solusi keluhan serta memberikan informasi yang dibutuhkan. Interaksi pelanggan atau pengguna layanan dengan operator, menimbulkan beban kerja mental yang tinggi, hal tersebut terjadi pada saat operator menerima panggilan yang sulit. Selain tingginya beban mental, beban kerja waktu operator dinilai tinggi dan tidak merata, karena sistem antrian yang ada tidak memperhatikan beban kerja waktu operator. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif pilihan sistem antrian panggilan masuk (incoming call) pada operator call centre, sehingga beban kerja waktu operator optimal dan lebih merata. Beban kerja yang optimal diharapkan dapat meningkatkan performansi operator, sehingga tingkat pelayanan terhadap pelanggan atau pengguna layanan meningkat. Metodologi penelitian ini dibagi dalam tiga tahapan. Tahap pertama studi terhadap sistem antrian yang sedang berjalan melalui pengamatan data CMS (call management system). CMS merupakan software untuk merekam segala aktifitas operator. Tahap kedua membuat formulasi perhitungan beban kerja waktu. Tahap ketiga perbandingan antara metode sistem antrian yang digunakan (metode sirkular) dengan metode sistem antrian usulan (sistem antrian berbasis beban kerja waktu). Hasil penelitian diperoleh bahwa metode sirkular menunjukkan beban kerja waktu antar operator tidak terdistribusi merata setiap harinya, sedangkan dengan menggunakan sistem antrian berbasis beban kerja waktu, distribusi antar operator tiap harinya terdistribusi merata.
IMPLEMENTASI PERHITUNGAN DELAY SIGNAL RADAR SEKUNDER PADA MICROCONTROLLER Sri Kliwati
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2010): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas implementasi perhitungan delay waktu signal radar sekunder pada microcontroller dengan menghitung nilai maximum signal beacon yang diterima oleh radio receiver. Algoritma yang digunakan adalah menentukan nilai maksimum dan index signal yang telah diakuisisi oleh microcontroller dan kemudian dirubah menjadi jarak. Signal beacon dikondisikan berupa sinus dengan salah satu gelombang mempunyai amplitudo yang lebih besar dibanding dengan yang lain. Percobaan yang telah dilakukan menunjukkan hasil perhitungan yang sama akurat dibanding dengan menggunakan PC. Implementasi ini dapat mereduksi beban kerja PC dalam memproses signal radar sekunder.
MODEL SISTEM INFORMASI PARIWISATA MULTIUSER MENGGUNAKAN KONSEP E-MALL Handayaningsih, Sri
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Pariwisata di tingkat Kabupaten/Kota mempunyai tanggung jawab yang besar dalam meningkatkan potensi wisata di daerahnya. Tolak ukur keberhasilan dinas pariwisata adalah banyaknya wisatawan yang datang berkunjung di lokasi wisata di Kabupaten/Kota tersebut. Promosi yang dilakukan dinas pariwisata dilakukan secara maksimal, seperti pembuatan website pariwisata, iklan melalui radio, televisi, pembuatan brosur, banner, hingga kegiatan-kegiatan untuk mengenalkan budaya pada wisatawan. Dinas pariwisata bekerjasama dengan berbagai kalangan seperti perusahaan penerbangan, perusahaan kereta api, biro perjalanan, hotel dan penginapan, resoran dan rumah makan, pusat kerajinan, pusat jajanan khas daerah dan masih banyak lagi. Website Dinas Pariwisata menjadi andalan dalam mengirimkan informasi, namun demikian Dinas cukup kesulitan dalam mengupdate informasi terkait dengan informasi rekan kerjasamanya, hal ini dikarenakan banyaknya rekan kerjasamanya, masing-masing rekan kerjasama mempunyai web yang harus dikelola. Kondisi ini mengaibatkan website Dinas Pariwisata kurang dinamis. Untuk mengatasi masalah ini akan dibuat sebuah model sistem informasi pariwisata berbasis web dengan konsep e-mall. Metode penelitian yang dilakukan dimulai dengan pengambilan data menggunakan metode pustaka dan observasi website dinas dan rekan kerjasamanya dan proses bisnis dinas pariwisata. Hasil dari pengumpulan data kemudian dianalisis untuk menghasilkan arahan pembuatan model sistem informasi berdasarkan konsep emall. Tahapan terakhir adalah pembuatan model SI pariwisata yang direkomendasikan ke seluruh Dinas Pariwisata di Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah model yang menggambarkan konsep e-mall pada website dinas pariwisata, sebagai upaya dalam memaksimalkan informasi pada satu website.
ANALISIS PASAR FLEXI DI KALANGAN MAHASISWA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY) Yunto Satrio; Nur Indrianti
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flexi merupakan produk fixed wireless dengan teknologi CDMA2000-1X yang saat ini gencar dipromosikan oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (PT TELKOM). Untuk memperluas segmen pasar PT TELKOM, khususnya PT TELKOM KANDATEL Yogyakarta, terus berusaha meningkatkan penjualan Flexi khususnya di kalangan mahasiswa. Hal ini mengingat jumlah mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakart (DIY) relatif besar, sehingga merupakan pangsa pasar yang cukup signifikan. Tawaran tarif percakapan yang murah ke sesama Flexi tidak serta merta membuat Flexi menjadi kartu seluler yang paling banyak digunakan oleh masyarakat khususnya mahasiswa. Hal ini karena banyak pesaing di bidang seluler yang juga terus melakukan inovasi pada tarif yang ditawarkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan survei pasar untuk mengetahui karakteristik pengguna kartu seluler dan kebutuhannya serta agar dapat dilakukan perbaikan-perbaikan dan dengan demikian daya saing Flexi dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi pasar dan tingkat penggunaan Flexi di kalangan mahasiswa di DIY. Lebih rinci, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: 1) mengetahui besarnya market share Flexi; 2) mengetahui persentase posisi Flexi; 3) mengetahui segmen pasar Flexi; 4) mengetahui popularitas fitur Flexi; dan 5) mengetahui perbaikan dan fitur yang diinginkan oleh mahasiswa pengguna Flexi di DIY. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi Unit Fixed Phone Sales PT TELKOM KANDATEL Yogyakarta dalam mengembangkan strategi guna meningkatkan penjualan Flexi khususnya bagi mahasiswa di Yogyakarta.
IMPLEMENTASI AUTHENTIKASI CLIENT DENGAN METODE “TWO WAY CHALLENGE-RESPONSE” PADA TRANSAKSI PERBANKAN ELEKTRONIK Soelistijanto, Bambang
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2010): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin maraknya penggunaan Internet untuk transaksi elektronik, maka diperlukan sebuah sistem yang dapat menjamin keamanan transaksi ini dari ancaman pihak yang tidak berkepentingan. Salah satu aspek penting keamanan transaksi elektronik yang akan dibahas pada paper ini adalah masalah authentikasi client oleh server. Authentikasi client dimaksudkan untuk mem-verifikasi keaslian/kebenaran identitas client sebelum transaksi dapat diproses lebih lanjut. Salah satu cara yang umum adalah client mengirimkan password atau PIN (Personal Identification Number) sebagai awal identifikasi seperti pada transaksi di anjungan tunai mandiri (ATM). Namun bila transaksi elektronik dilakukan melalui jaringan Internet maka sangatlah rentan jika password/PIN dikirimkan secara langsung. Ada 2 model authentikasi client di Internet yaitu menggunakan protokol transaksi web yang aman (misal https) dan protokol ‘challenge-response’. Pada paper ini akan dibahas mengenai implementasi protokol ‘two way challenge-response’ pada transaksi perbankan elektronik melalui layanan web. ‘Challenge-response’ protokol diimplementasikan dengan menggunakan fungsi hash MD-5 dan pembangkit bilangan random. Selanjutnya, protokol ini dianalisis untuk menguji unjuk kerjanya dengan menggunakan beberapa uji statistik yang ada. Dari analisis yang ada dapat disimpulan bahwa MD-5 dapat bekerja baik karena kebal terhadap collision resistance pada kode hash yang dihasilkannya dan juga memiliki avalanche effect pada outputnya jika dibandingkan terhadap bit inputnya.
PENGEMBANGAN SOFTWARE SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA PERUSAHAAN PERHIASAN “SENTOSA ABADI” Lisana Lisana
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan perhiasan ‘Sentosa Abadi’ merupakan perusahaan home industry yang melayani jasa pembuatan perhiasan sesuai permintaan dari banyak customer. Semua proses yang ada, mulai dari proses order barang (perhiasan), proses produksi, proses pembayaran, sampai dengan proses penggajian masih dilakukan secara manual. Hal ini menyebabkan terjadinya beberapa masalah antara lain buku nota order yang sering rusak bahkan hilang, proses penghitungan gaji tukang yang sering salah, serta pelayanan order dari customer yang sering tidak sesuai. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah software yang dapat menangani masalah yang ada pada perusahaan tersebut. Software dibuat dengan menggunakan model pengembangan software yang baku yaitu model Waterfall. Langkah pengembangan dimulai dari analisis kebutuhan yang dilakukan dengan cara melakukan interview serta investigasi pada semua proses yang ada. Setelah semuanya jelas maka dilanjutkan dengan melakukan perancangan proses dengan menggunakan Data Flow Diagram, perancangan data dengan menggunakan Entity Relationship Diagram, serta merancang tampilan (user interface) dari software yang akan dibuat. Setelah itu dilakukan implementasi rancangan dengan menggunakan Visual Basic.NET dan Microsoft Access 2003 sebagai databasenya. Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap software yang telah dihasilkan. Dari hasil ujicoba yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa software telah dapat membantu perusahaan tersebut dalam menangani semua proses pembuatan perhiasan. Selain itu manajer dapat membuat laporan dengan cepat, mudah, serta bisa diatur sesuai kriteria yang diinginkan.
FRAMEWORK UNTUK MENYUSUN NETWORK POLICY PADA INSTITUSI PENDIDIKAN Mohammad Fal Sadikin
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2010): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mencapai tujuan pengoptimalan jaringan komputer baik itu dari segi kinerjanya maupun dari segi keamanannya, network policy adalah salah satu bagian penting selain teknologi devices yang digunakan dan konfigurasi dari devices tersebut. Bahkan Teknologi devices yang baik dan konfigurasi yang baik pula, tidak akan optimal tanpa network policy yang sesuai. Saat ini banyak sistem jaringan komputer di institusi pendidikan belum optimal karena masalah network policy yang belum efektif dan efisien dalam menunjang kinerja suatu organisasi sebagai institusi pendidikan. Menyusun network policy di institusi pendidikan bukanlah pekerjaan sederhana, terlebih lagi user yang kompleks menyebabkan proses penyusunan menjadi semakin kompleks. Oleh sebab itu, paper ini memfokuskan pada masalah network policy, bagaimana menyusunnya, mengimplementasi, serta mengelolanya secara efektif dan efisien, agar tujuan pengoptimalan kenerja dan keamanan dapat tercapai.
CLUSTERING ARTIKEL BERITA BERBAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN UNSUPERVISED FEATURE SELECTION Diah Pudi Langgeni; ZK Abdurahman Baizal; Yanuar Firdaus A.W.
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2010): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya penggunaan internet telah memicu pertumbuhan dan pertukaran informasi menjadi jauh lebih pesat dibandingkan era sebelumnya. Volume berita elektronik berbahasa Indonesia semakin bertambah besar dan menyimpan informasi yang berharga di dalamnya. Pengelompokkan berita berbahasa Indonesia merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mempermudah mencerna informasi penting yang ada di dalamnya. Clustering dapat digunakan untuk membantu menganalisis berita dengan mengelompokkan secara otomatis berita yang memiliki kesamaan. Pada text clustering terdapat suatu permasalahan yaitu adanya fitur – fitur yang berdimensi tinggi. Diperlukan metode Feature selection untuk mengurangi dimensi fitur ini. Feature selection memiliki kemampuan mengurangi dimensionalitas suatu data sehingga dapat meningkatkan performansi clustering. Ada beberapa pendekatan sebagai teknik dari implementasi feature selection, salah satunya adalah filter based feature selection. Pada penelitian ini, dilakukan analisis perbandingan metode feature selection antara Term contribution dan Document Frequency. Metode-metode feature selection tersebut diterapkan secara filter feature selection. Pada akhir pengujian, dapat dibuktikan bahwa metode Term contribution lebih baik daripada Document Frequency karena memperhitungkan frekuensi kemunculan term pada suatu dokumen dan jumlah dokumen yang dimiliki term tersebut, sehingga term yang terpilih adalah term yang khas atau bersifat diskriminator. Hal ini dapat meningkatkan performansi clustering dokumen berdasarkan precision dan entropy.
SMARTPHONE: ANTARA KEBUTUHAN DAN E-LIFESTYLE Chuzaimah Mabruroh; Fereshti Nurdiana Dihan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan terhadap sarana telekomunikasi yang multi fungsi kian berkembang, termasuk smartphone. Seiring peningkatan kebutuhan smartphone, aplikasi terhadap ponsel pada umumnya dan juga smartphone khususnya kian berkembang. Software - hardware smartphone juga kian beragam dengan harga yang semakin terjangkau. Fokus riset adalah persepsi konsumen terhadap smartphone dengan pendekatan riset kualitatif - diskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi terhadap smartphone lebih dominan sebagai gaya hidup, sedangkan aspek kebutuhan dan keinginan cenderung tidak terlalu penting.

Filter by Year

2008 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1 (2021): Inovasi Teknologi dan Pengolahan Informasi untuk Mendukung Transformasi Digital Vol 1, No 1 (2020): Peran Digital Society dalam Pemulihan Pasca Pandemi Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2017): “e-Defense : Menjaga keamanan data menghadapi cyber warfare untuk memperkokoh ke Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence Vol 1, No 5 (2013): Network And Security Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 2 (2013): Cloud Computing Technology Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2012): Network And Security Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 4 (2011): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2011): Network And Security Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2011): Computatinal Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 4 (2010): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 2 (2010): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 4 (2009): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2009): Network And Security Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 4 (2008): Network And Security Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2008): Computational More Issue