cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2015)" : 11 Documents clear
PENGGABUNGAN ALGORITMA BACKWARD ELIMINATIONDANNAIVE BAYES UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT KANKER PAYUDARA Laily Hermawanti
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1074

Abstract

Naive Bayes merupakan salah satu algoritma yang diusulkan oleh para peneliti data mining di bidang kesehatan misalnya penyakit kanker payudara. Penyakit kanker payudaramerupakansalah satu penyakit berbahayadan penyebab kematiandi seluruh dunia. Maka dari itu, penyakit kanker payudara perlu didiagnosis. Algoritma yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggabungan algoritma Backward Elimination dan Naive Bayes untuk meningkatkan akurasi dalam diagnosis penyakitkanker payudara. Penelitian ini menggunakan dataset kanker payudara yang diperoleh dari Wisconsin Breast Cancer (WBC) UCI Dataset Machine Learning Repository. Parameter-parameter yang digunakan pada data setWisconsin Breast Cancer (WBC) adalahclump thickness,uniformity of cell size, uniformity of cell shape, marginal adhesion, single epithelial cell size, bare nuclei, bland chromatin, normal nucleoli, mitoses dan class.Hasil penelitian ini, pada dataset kanker payudara, algoritma Naive Bayes memiliki nilai akurasi sebesar 96.14% +/- 2.13%dan nilai Area Under Curve (AUC) sebesar 0.978 +/- 0.017yang termasuk dalam kategori klasifikasi sangat baik (excellent classification). Pada dataset kanker payudara, penggabungan algoritma Backward Elimination dan Naive Bayesmemiliki nilai akurasi sebesar 97.00% +/- 2.56%dan nilai Area Under Curve (AUC) sebesar 0.979 +/- 0.022 yang termasuk dalam kategori klasifikasi sangat baik (excellent classification). Tingkat akurasi penggabungan algoritma Backward Elimination danNaive Bayeslebih tinggi dari pada algoritma Naive Bayesdalam mendiagnosis penyakit kanker payudara. Kata kunci :backward elimination, naive bayes, penyakit kanker payudara
KAJIAN PENGARUH CARA PEMBUATAN SUSU JAGUNG, RASIO DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK YOGHURT JAGUNG MANIS Dyah Hesti Wardhani; Diana Catur Maharani; Eko Agus Prasetyo
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1075

Abstract

Jagung manis merupakan salah satu tanaman pangan yang mudah ditemukan, akan tetapi pemanfaatan pengolahan jagung manis belum optimal. Salah satu cara untuk mengoptimalkan pemanfaatan jagung manis adalah sebagai subtrat yoghurt. Dalam 100 gram jagung manis memiliki karbohidrat sebesar 22.8 gram, protein 3,5% gram, lemak 1 gram dan air 72,7 g  yang membuatnya berpotensi digunakan sebagai bahan yoghurt. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses pembuatan susu jagung, penambahan ratio air dan jagung serta lama waktu fermentasi terhadap karakteristik yoghurt jagung meliputi pH, kadar asam laktat, gula total, lemak, protein dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perebusan susu merupakan langkah penting dalam pembuatan yoghurt sehingga memberikan karakteristik yoghurt yang berwarna lebih cerah, homogen dan lebih kental. Pembuatan yoghurt dengan rasio air dan jagung 1:1 (v/w) yang difermentasi selama 15 jam menurunkan nilai  pH menjadi 4 dan gula total menjadi 1%. Di sisi lain,  fermentasi meningkatkan kadar asam laktat menjadi 0,72%, kadar lemak 1,89%, kadar protein 2,96% dan viskositas 1,0015 cp. Yoghurt yang dihasilkan termasuk rendah lemak dan sesuai untuk produk minuman yoghurt.Selain itu, hasil yoghurt jagung pada penelitian ini sesuai dengan standar SNI 2009. Kata kunci : yoghurt, jagung manis, fermentasi
PENGUJIAN KOEFISIEN GESEK PERMUKAAN PLAT BAJA ST 37 PADA BIDANG MIRING TERHADAP VISKOSITAS PELUMAS DAN KEKASARAN PERMUKAAN M. Bahar Fitrianto; Darmanto Darmanto; Imam Syafa'at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1076

Abstract

Gaya gesek suatu benda  dipengaruhi  oleh kondisi permukaan  benda kerja terhadap permukaan  benda lain, seperti kekasaran permukaan dan pelumasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis koefisien gesek permukaan terhadap viskositas pelumas pada bidang miring. Penelitian ini menggunakan jenis pelumas SAE 20, SAE 90 dan SAE 140. Spesimen yang digunakan pada uji gesek adalah baja ST 37. Pengujian dilakukan dengan tanpa pelumas dan dengan pelumas yang berbeda viskositasnya yaitu oli SAE 20, SAE 90 dan SAE 140. Hasil penelitian menunjukan , pada kondisi tanpa pelumas,  dengan pelumas SAE 20 dan SAE 90,  semakin kasar permukaannya semakin besar sudut gesek dan koefisien geseknya. Sedangkan pada kondisi pelumas SAE 140 terjadi penurunan sudut gesek dan koefisien gesek dengan bertambahnya kekasaran permukaan. Pada specimen halus dalam kondisi dengan pelumas, semakin kental  viskositasnya sudut geseknya semakin besar. Pada spesimen kasar dengan kondisi pelumas, semakin tinggi viskositas pelumasnya sudut geseknya semakin kecil Kata kunci : koefisien gesek, pelumas, kekasaran permukaan
ADSORPSI PEWARNA METILEN BIRU MENGGUNAKAN SENYAWA XANTHAT PULPA KOPI Lilik Wuri Hadayani; Indah Riwayati; Rita Dwi Ratnani
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1077

Abstract

Pencamaran zat warna dalam perairan dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan dan dapat membahayakan kesehatan makhluk hidup. Zat warna yang banyak terdapat dalam limbah perairan salah satunya adalah metilen biru. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi bahaya dari limbah zat warna adalah metode adsorpsi. Penelitian yang banyak dilakukan baru-baru ini membuktikan bahwa modifikasi adsorben dengan proses xanthasi merupakan salah satu cara yang efektif dalam pengolahan limbah cair. Adsorben terxanthasi dapat dibuat dari biomassa yang mengandung gugus hidroksil dengan cara mereaksikan biomassa dengan gugus pembawa sulfur (karbon disulfide). Penelitian ini menggunakan senyawa xanthat pulpa kopi sebagai adsorben zat warna metilen biru. Pulpa kopi merupakan salah satu bahan yang kaya akan gugus hidroksil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari variabel proses yang meliputi pH, rasio adsorben:larutan, dan waktu kontak terhadap proses adsorpsi metilen biru dari larutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas adsorpsi maksimum metilen biru dalam pulpa kopi terxanthasi diperoleh sebesar 16,161 mg/g pada pH 2, rasio adsorben dalam larutan 0,5:100 dan waktu kontak 1,5 jam. Kata kunci: xanthat, pulpa kopi, adsorpsi, metilen biru
ADSORPSI PEWARNA TEKSTIL RODHAMIN B MENGGUNAKAN SENYAWA XANTHAT PULPA KOPI Setiyanto Setiyanto; Indah Riwayati; Laeli Kurniasari
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1078

Abstract

Rodhamin B merupakan zat warna sintetis yang digunakan pada industri tekstil dan kertas, bila terpapar Rodhamin B dalam jumlah besar maka dalam waktu singkat akan terjadi gejala akut keracunan Rodhamin B. Pemisahan pewarna rodhamin B dapat dilakukan dengan proses adsorpsi menggunakan biosorben kulit kopi. Kulit kopi memiliki kandungan gugus hidroksil dan selulosa yang cukup tinggi. Namun demikian permukaan biosorbenperlu dimodifikasi untuk meningkatkan performa dari adsorben. Salah satu alternatif adsorben adalah melalui proses xanthasi. Proses pembuatannya yaitu dengan cara mereaksikan biomassa dengan gugus pembawa sulfur (carbon disulfide) dalam suasana basa. Proses adsorpsi dilakukan dengan mengontakkan biosorben dengan larutan pewarna rodhamin B yang diaduk dengan magnetik stirer dengan variasi pH 2,4,6,8; variasi rasio 0,5:100; 0,5:80; 0,5:60; 0,5:40 dan variasi waktu 30, 60, 90, 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biosorpsi maksimum dapat dicapai 8,359mg/g pada pH 6, rasio 0,5:100 (0,5 gr adsorben : 100 ml larutan) dan waktu kontak 120 menit dengan presentase penjerapan 50,844%. Kata Kunci: adsorpsi, kulit kopi, rodhamin B, xanthate
ANALISA PENGUNAAN ALAT PENGHEMAT BAHAN BAKAR ELECTROLYZER HHO TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR AKIBAT KERUGIAN PARASITIK PADA MESIN DIESEL ISUZU PANTHER 2300 CC Aldino Yanuar Habibie; Nugroho Widiasmadi; Sri Mulyo Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1079

Abstract

Dengan  meningkatnya  harga  minyak dunia  dan  semakin  besarnya kebutuhan energi terutama bahan bakar fosil maka diperlukanya energi alternatif atau pengganti untuk mengantisipai cadangan sumber minyak bumi yang semakin  menipis. Terobosan di dalam penggunaan sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan kemajuan teknologi di bidang efisiensi mutlak perlu dilakukan untuk mencukupi peningkatan kebutuhan minyak dunia. Salah satunya adalah dengan penggunaan alat penghemat bahan bakar Electrolyzer HHO dengan menggunakan bahan bakar biosolar. Bahan bakar biosolar dengan komposisi campuran solar 80 % dan minyak kelapa 20 %. Dalam penelitian ini penggunaan alat penghemat bahan bakar Electrolyzer HHO akan memisahkan gas yang terkandung didalamnya antara hidrogen dan oksigen. Penelitian yang dilakukan adalah dengan menganalisa penggunaan alat penghemat bahan bakar Electrolyzer HHO terhadap konsumsi bahan bakar akibat kerugian parasitik pada mesin diesel. Kata Kunci : Electrolyzer HHO, biosolar, mesin diesel
RANCANG BANGUN SISTEM SEPEDA ENERGI SURYA DENGAN MEMANFAATKAN SOLAR CELL Didik Sugiyanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1080

Abstract

Suatu masalah terbesar yang dihadapi oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia adalah masalah energi. Ketergantungan terhadap bahan bakar fosil setidaknya memiliki tiga ancaman serius, yaitu : (1) Menipisnya cadangan minyak bumi yang diketahui, (2) Kenaikan harga akibat laju permintaan yang lebih besar dari produksi minyak, dan (3) Polusi gas rumah kaca (terutama CO2) akibat pembakaran bahan bakar fosil.  Maka diperlukan sumber energi alternatif untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya adalah dengan menggunakan sel fotovoltaik, yaitu suatu piranti yang dibuat dari bahan semikonduktor yang mampu mengubah energi elektromagnetik matahari menjadi energi listrik. Dengan teknologi fotovoltaik ini, energi listrik yang dihasilkan dapat digunakan untuk mengisi ulang baterai. rancang bangun ini diharapkan menjadi suatu alternatif untuk mengurangi ketergantungan akan bahan bakar fosil dan menjadi sebuah alat transportasi baru yang ramah lingkungan. Sepeda energi surya dirancang menggunakan sebuah modul solar cell yang dipasang diatas sepeda, dengan alat penyimpana arus (baterai) dan sebuah penggerak motor listrik DC. Rancang bangun ini dilakukan perhitungan melalui data pengukuran  langsung untuk mengetahui karakteristik mekanik dari sepeda energi surya. Dari hasil rancang bangun didapatkan data hasil perhitungan  daya keluaran motor maksimum 25,64 Watt dengan  putaran 980 rpm pada pembebanan 49 N yang diasumsikan pada sepeda dalam keadaan statis, dan perbandingan rasio total transmisi sebesar 1,125 : 1 . Sehingga untuk menggerakkan sepeda harus membutuhkan daya yang lebih besar lagi.   Kata kunci: energi surya,  solar sell, transmisi
EKSTRAKSI HIDROTROPI ANDROGRAPHOLIDE DARI TUMBUHAN SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA NESS) MENGGUNAKAN LARUTAN UREA Lailatul Fitriyah; Rita Dwi Ratnani; Indah Hartati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1081

Abstract

Sambiloto merupakan salah satu tanaman obat herbal yang banyak dibutuhkan dalam industri obat tradisional di Indonesia. Andrographolide, merupakan senyawa yang paling banyak terdapat pada daun sambiloto dan biasanya banyak dimanfaatkan sebagai obat beberapa penyakit. Pemisahan senyawa aktif andrographolide dari sambiloto dapat dilakukan dengan ekstraksi menggunakan senyawa hidrotrop. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan MHC (minimum hydrotop Concentration), menentukan konstanta setschenow, menentukan pengaruh suhu dan konsentrasi larutan hidrotop (urea) pada proses ekstraksi hidrotropi andrographolide dari sambiloto. Penelitian dilakukan dengan tetapan massa serbuk 20 gram, volume larutan  200 ml larutan hidrotrop, pengadukan 100 rpm dan waktu ekstraksi 2 jam. Adapun variable penelitian adalah konsentrasi larutan hidrotrop 0,2-3,5M dan suhu ekstraksi 30-450C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada semua suhu didapat nilai MHC pada konsentrasi 1M. Pada suhu 300C didapatkan persen ekstrak 0,873, dan pada suhu 350C didapatkan persen ekstrak 0,847, sedangkan pada suhu 400C didapatkan persen ekstrak 1,846 dan pada suhu 450C didapatkan persen ekstrak 0,9025. Nilai konstanta setschenow terbesar didapatkan pada suhu 400C dengan nilai konstanta setschenow adalah 0,1427. Kata kunci : sambiloto, andrographolide, ekstraksi hidrotropi, konstanta setschenow.
ANALISIS PENGUJIAN KEMAMPUKERASAN BAJA TAHAN KARAT 420 DENGAN ALAT JOMINY Muhammad Muqorrobin; Sri Mulyo Bondan Respati; Imam Syafa'at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1082

Abstract

Baja dapat dikeraskan denga perlakukan panas. Perilaku mampu keras perlu diketahui agar dalam melakukan disesuaikan dengan hasil mampu keras. Sifat mampu keras bahan dapat diketahui dengan cara uji jominy. Bahan  penelitian adalah  baja  tahan karat  dengan kandungan   74,3% Fe,   0,100% C,  13,7% Cr, 9,45%   Mn,  0,0197%   P,   dan    unsur   lainnya.  Bahan dibuat 3  spesimen sebagai pengulangan dan dipanasi 1000°C dengan waktu tahan 30 menit kemudian dimaksukan kedalam alat uji.      Hasil    uji     kekerasan  dari ujung sampai pangkal memperlihatkan harga kekerasan masih dibawah kekerasan tanpa perlakukan. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ini tidak mampu untuk dikeraskan. Kata kunci : stainless steel, jominy test, hardenability
HUBUNGAN KONSUMSI BAHAN BAKAR DENGAN LAJU DAN JENIS BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR BERMESIN BENSIN 4-TAK BERTRANSMISI CVT Tabah Priangkoso; Muhammad Bisri; Darmanto Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v11i1.1083

Abstract

Skuter bertransmisi CVT menjadi sepeda motor paling populer dengan proporsi dan memiliki tingkat pertumbuhan jumlah paling besar dibanding jenis kendaraan bermotor lainnya. Pertumbuhan jumlah sepeda motor CVT sebesar 8,7% per tahun  menambah jumlah penggunaan bahan bakar. Kepopuleran sepeda motor ini dengan potensi persoalan penyediaan bahan bakar minyak tidak diikuti dengan informasi tentang konsumsi bahan bakar sebagai salah satu petunjuk agar pengendara dapat melakukan efisiensi bahan bakar. Penelitian ini bertujuan mengukur konsumsi bahan bakar sepeda motor CVT pada berbagai laju mulai dari 5 kpj sampai 50 kpj sebagai batas laju maksimum yang wajar, sebagai pedoman bagi pengendara untuk melakukan strategi pengendaraan yang paling hemat bahan bakar. Pengukuran konsumsi bahan bakar dilakukan menggunakan 3 sepeda motor CVT dengan merek berbeda namun dapat dianggap setara. Pengukuran dilakukan dengan menempatkan sepeda motor di atas dynamometer chassis untuk mensimulasi beban jalan pada laju yang telah ditetapkan. Bahan bakar yang digunakan adalah bensin produksi PT Pertamina yaitu Premium, Pertamax, dan Pertamax Plus. Hasil pengukuran menunjukkan kecenderungan yang sama pada ketiga jenis bensin. Pada kecepatan rendah 5 kpj, konsumsi bahan bakar paling besar dan kemudian menurun seiring dengan penambahan laju sepeda motor. Konsumsi bahan bakar terendah diperoleh pada laju 50 kpj. Penggunaan Premium menyebabkan konsumsi bahan bakar paling tinggi dibanding penggunaan Pertamax dan Pertamax Plus, sedangkan penggunaan Pertamax Plus menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih rendah dibanding Premium dan Pertamax. Penerapan transmisi CVT menyebabkan pengendara tidak dapat mengatur strategi pengendaraan hemat bahan bakar pada laju rendah dan harus berada pada laju yang lebih tinggi mendekat 50 kpj.   Kata kunci: CVT, jenis bensin, strategi pengendaraan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11