cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2013)" : 11 Documents clear
PROSES PENGAMBILAN MINYAK DARI LIMBAH PADAT BIJI KARET DENGAN METODE EKSTRAKSI BERPENGADUK Achmad Wildan; Devina Ingrid A.; Indah Hartati; Widayat Widayat
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.841

Abstract

Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) merupakan salah satu komoditas pertanian yang penting untuk Indonesia dan lingkup Internasional.  Indonesia adalah negara produsen karet alam terbesar ke dua di dunia setelah Thailand,  karet merupakan salah satu hasil pertanian yang banyak menunjang perekonomian Negara. Selain menghasilkan lateks, perkebunan karet juga menghasilkan biji karet. Biji karet mempunyai kandungan minyak yang sangat tinggi. Pada metode mekanik atau pengepresan, diperoleh rendemen minyak biji karet  sekitar  20 hingga 30%. Padahal kandungan minyak dalam biji karet adalah sekitar 50 – 60%. Dengan demikian kandungan minyak yang tersisa dalam dalam limbah padat  biji karet masih banyak. Proses pengambilan minyak dari limbah padat biji karet dapat  dilakukan dengan metode ekstraksi berpengaduk. Tujuan penelitian ini adalah penggunaan beberapa variabel proses untuk mendapatkan jumlah rendeman minyak limbah padat  biji karet yang optimum  dengan beberapa pelarut menggunakan metode ekstraksi berpengaduk serta analisa sifat fisika kimia dari minyak limbah padat biji karet tersebut dan komposisi asam lemak bebas dalam minyak tersebut. Penelitian ini menggunakan pelarut n-heksana, dietil eter dan etanol. Variabel yang digunakan adalah jumlah sirkulasi  serta perbandingan  bahan dan pelarut. Hasil penelitian kadar optimum rendemen minyak dari limbah padat biji karet diperoleh  27, 94 % dengan menggunakan pelarut n-heksana, dengan jumlah sirkulasi 30 kali dan  perbandingan bahan dan pelarut = 1 : 20 dan ukuran partikel 1mm. Hasil analisa fisika kimia untuk minyak dengan kondisi optimum tersebut diperoleh  antara lain viskositas   43,4480  cp, bobot jenis 0,9325, indeks bias 1,469  , bilangan iod 145,6379   mg/g, bilangan penyabunan 189,7314 mg KOH/g, bilangan asam 40,0097  mg/g.  Komposisi kandungan asam lemak bebas yang dianalisa menggunakan alat  GC-MS (Gas Chromatography-Mass Spectroscopy) antara lain Asam linoleat, Asam Oleat, Asam Palmitat dan Asam Stearat. Katakunci  :  ekstraksi, limbah padat biji karet, minyak biji karet ,ekstraksi berpengaduk, tanaman karet
PENGARUH TEMPERATUR BAHAN TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN PADA PROSES SEMI SOLID CASTING PADUAN ALUMINIUM DAUR ULANG M. Chambali; H. Purwanto; S. M. Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.842

Abstract

Pengecoran logam kental atau semi solid casting merupakan bagian dari pengecoran bertekanan, dimana logam ditekan kedalam cetakan dalam kondisi hampir membeku. Banyak industri pengecoran aluminium terutama industri kecil menengah dalam pembuatan produk atau komponen menggunakan material daur ulang dengan metode pengecoran tuang, sehingga akan berpengaruh terhadap penurunan sifat materialnya. Dengan metode semi solid diharapkan mampu meningkatkan sifat fisis dan mekanisnya. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui hasil struktur mikro dan kekerasan dengan melakukan variasi temperatur tuang 200 oC,  250 oC,dan 300 oC dengan tekanan  35,7 MPa  pada cetakan berbentuk die  punch dengan mekanisme hidrolis, pada proses semi solid casting. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan pada variasi temperatur  200 oC cacat porositasnya lebih sedikit dan struktur silikonnya lebih rapat dibandingkan variasi temperatur  250 oC  dan 300 oC. Kekerasan menunjukkan bahwa kekerasan pada spesimen variasi temperatur  200 oC  mempunyai kekerasan paling tinggi yaitu 91,2 BHN Kata kunci:  pengecoran semi solid,  al-si daur ulang, struktur mikro, kekerasan.
ANALISA KONDUKTIVITAS TERMAL BAJA ST-37 DAN KUNINGAN Sucipto Sucipto; Tabah Priangkoso; Darmanto Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.843

Abstract

Dasar pengujian konduktivitas termal adalah mengukur beda suhu suatu bahan akibat adanya penambahan energi panas pada salah satu ujung bahan. Perencanaan ini didasarkan pada konsep konduksi, yaitu berdasarkan hukum kedua termodinamika konduktivitas panas dapat diukur jika terjadi perpindahan panas dari suhu yang tinggi ke suhu yang rendah. Tujuan dari rancang bangun alat uji konduktivitas  termal pada penelitian ini adalah untuk mengukur konduktifitas panas logam ST 37 dan Kuningan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa  logam yang dipanaskan dengan energi kalor tertentu, maka temperatur kedua ujung logam semakin lama akan semakin bertambah sedangkan konduktifitas termalnya akan semakin turun. Kata kunci : konduktivitas termal, konduksi, rancang bangun.
PENGARUH KONSENTRASI Cu TERHADAP SIFAT MEKANIS PADUAN Al-Cu PADA PROSES PEMBEKUAN SEARAH (UNIDIRECTIONAL SOLIDIFICATION) Sugeng Slamet; Suyitno Suyitno
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.844

Abstract

Meningkatkan sifat mekanis bahan logam dapat ditempuh dengan beberapa cara, salah satunya adalah melalui rekayasa pembekuan searah (unidirectional solidification). Proses ini dilakukan dengan cara mengatur gradien temperatur sehingga terjadi laju pendinginan lambat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi Cu pada paduan Al-Cu terhadap sifat mekanis melalui pengujian tarik dan pengujian kekerasan. Material utama adalah Al-  dengan paduan (2.2, 3.1, 4.4,dan 4.7 %Cu) dilebur pada temperatur 700-710 0C menggunakan dapur listrik dengan media pendingin air. Pengujian spesimen dilakukan dengan membandingkan struktur mikro yang terbentuk pada masing-masing konsentrasi. Pengujian sifat mekanis dilakukan dengan membandingkan nilai kekerasan dan kekuatan tarik pada material awal terhadap hasil pembekuan searah pada masing-masing konsentrasi Cu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa struktur kolumnar terlihat lebih jelas pada konsentrasi 4,4 %Cu dan 4,7 %Cu, sedangkan pada konsentrasi 2,2 %Cu dan 3,1 %Cu sturktur kolumnar cenderung sulit terbentuk. Sifat mekanis bahan yang meliputi kekuatan tarik dan kekerasan bahan meningkat dari material awal untuk semua konsentrasi Cu. Al-4,4%Cu mempunyai kekuatan tarik dan kekerasan bahan lebih tinggi dibandingkan dengan Al-(2,2 ; 3,1 dan 4,7% Cu). Hal ini  juga dipengaruhi oleh kelarutan unsur Magnesium dan Silikon yang ada dalam paduan.   Kata kunci: pembekuan searah; kolumnar-dendrit; sifat mekanis
KOMPOSIT PARTIKEL SERBUK GERGAJI KAYU ( SAWDUST) DENGAN RESIN UREA FORMALDEHID SEBAGAI BAHAN BAKU UTAMA BOX SPEAKER Sugeng Slamet
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.845

Abstract

Penggunaan bahan komposit sebagai bahan baku utama ataupun penunjang konstruksi teknik dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal ini akan mendorong upaya untuk mendapatkan kualitas produk komposit papan partikel yang semakin unggul. Sifat mekanis komposit dirancang dengan kekuatan dan kekakuan yang tinggi, sehingga akan mampu memberikan kekuatan dan kekakuan spesifik yang melebihi beberapa kali lipat baja dan aluminium, selain tahan terhadap korosi dan penampilan yang menarik. Salah satu produk yang memanfaatkan bahan komposit adalah box speaker yang menggunakan  papan partikel serbuk gergaji kayu (sawdust) dengan resin urea formaldehid sebagai pengikat serbuk. Metode penelitian yang diterapkan adalah membuat komposit dari serbuk kayu yang berbeda. Adapun serbuk kayu yang digunakan adalah serbuk kayu trembesi  (Samanea Saman) dengan serbuk kayu sengon laut  (Albazia Falcaria) yang banyak dibudidayakan, namun partikel limbah kayunya belum banyak dimanfaatkan. Varibel penelitian yang diteliti adalah rapat massa bahan/density papan partikel, sifat mekanis dengan uji bending  serta uji akustik. Spesimen produk dikerjakan dengan mesin hot press dengan perbandingan tekanan kompaksi 2 : 1 dan 3 : 2. Hasil pengujian menunjukkan tingginya densitas bahan komposit menggunakan partikel kayu berbanding terbalik dengan modulus patah bahan. Hal ini disebabkan kekakuan/stiffness bahan komposit meningkat. Besarnya nilai modulus patah turun hingga mencapai 94,44% untuk partikel kayu trembesi dan 95,31% untuk partikel kayu sengon laut pada perbandingan kompaksi 2 : 1. Semakin besar densitas bahan komposit partikel kayu semakin rendah modulus patah bahan tersebut. Bahan dengan densitas lebih besar menunjukkan sifat akustik yang lebih baik untuk semua jenis partikel kayu yang diuji. Kata kunci : komposit;  sawdust;  box speaker; densitas; bending, acoustic.
PENGUJIAN PERFORMANCE MOTOR LISTRIK AC 3 FASA DENGAN DAYA 3 HP MENGGUNAKAN PEMBEBANAN GENERATOR LISTRIK Zainal Abidin; Tabah Priangkoso; Darmanto Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.846

Abstract

Motor listrik merupakan perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Energi mekanik ini digunakan untuk memutar  impeller  pompa,  fan atau blower, menggerakan kompresor, mengangkat bahan, dll. Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer, bor listrik,  fan angin) dan di industri. Motor listrik kadangkala disebut “kuda kerja”nya industri sebab diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan sekitar 70% beban listrik total di industri. Pengujian performance motor listrik tiga fasa ini bertujuan untuk memperoleh kurva performance daya, torsi dan efisiensi. Bahan/alat uji yang diteliti adalah motor listrik tiga fasa dengan beban lampu pada generator sebanyak 2500 watt dan dihubungkan dengan regulator yang dinaikkan secara bertahap mulai dari 0 watt sampai 250 dengan asumsi untuk mengetahui perbedaan terhadap torsi, daya dan kecepatan. Langkah pengujian performance motor listrik tiga fasa  ini dimulai dari menyiapkan mesin/alat uji, pemanasan mesin selama lima menit, menghidupkan beban, menaikan regulator dari 0 watt sampai 250 watt, mencatat semua hasil percobaan, mengolah hasil pengujian dan menganalisis  data hasil pengujian.  Hasil yang  diperoleh dari pengujian  adalah Daya maksimal diperoleh pada putaran 2846 Rpm sebesar 1032,08 Watt. Torsi maksimal diperoleh pada putaran 2846 Rpm sebesar 3,464 Nm dan efisiensi maksimal diperoleh pada putaran 2941 Rpm sebesar 72,68 %.  Untuk mendapatkan efisiensi yang tinggi dalam penggunaan motor listrik tiga fasa, diusahakan agar tegangan sumber yang masuk sesuai dengan kapasitas tegangan maksimum motor. Kata kunci: performance, motor AC tiga fasa, daya, torsi, efisiensi
PENGARUH JENIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KOPI Endah Winarni; Rita Dwi Ratnani; Indah Riwayati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.847

Abstract

Masyarakat  sudah  mulai  peduli  terhadap  pemeliharaan kesehatan  dengan  menghindari penggunaan senyawa kimia berbahaya pada bahan makanan. Mereka memilih bahan makanan yang diproduksi secara organik, yaitu bahan makanan seperti sayuran dan buah-buahan yang diproduksi melalui  sistem  pertanian  organik.  Sistem  pertanian organik adalah  sistem pertanian yang menggunakan pupuk dan obat-obatan yang berasal dari bahan-bahan alami. Bahan yang dipakai  untuk  pembuatan  pupuk  organik  adalah  limbah kandang  ternak  baik berasal dari kotoran ayam, kambing/domba maupun dari kotoran sapi. Indonesia merupakan negara penghasil kopi keempat terbesar di dunia. Saat ini konsumen banyak memilih produk-produk  yang dihasilkan  secara organik. Saat ini kopi  juga  sudah diproduksi  secara organic meskipun  pengelolaannya  belum  dilakukan  secara  intensif. Para petani kopi masih  ada yang memberi  tambahan  pupuk urea  karena para petani sebagian besar kurang    yakin dengan hanya menggunakan pupuk organik. Mereka menginginkan pertumbuhan yang cepat tanpa melihat akibat dari penggunaan urea terhadap lingkungan. Oleh karena itu dilakukan penelitian pengaruh jenis pupuk organik terhadap pertumbuhan tanaman kopi untuk meyakinkan  para  petani. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui kandungan C-Organik, N-total, C/N rasio dari beberapa jenis pupuk organik yang digunakan, pertumbuhan tanaman kopi dengan menggunakan  berbagai  jenis  pupuk organik, serta mengetahui  efektivitas  jenis pupuk  organik terhadap  pertumbuhan  tanaman kopi. Penelitian  dilakukan di Desa Pager Gunung, Kecamatan  Pringsurat, Kabupaten Temanggung  dengan  melibatkan  gabungan kelompok  tani dari Desa Pager Gunung sebagai kooperator dan berperan secara aktif dalam pelaksanaan tahapan kegiatan. Kegiatan penelitian dilaksanakan selama 6 bulan pada musim tanam-II tahun 2011.Penelitian  dilakukan  melalui  pendekatan  On Farm Research (OFAR) dimana  dilaksanakan  penelitian  di lahan  petani  kooperator  dengan  mengutamakan  unsur partisipatif petani pelaksana terhadap semua tahapan kegiatan. Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan jenis pupuk dan 1  tanpa    pemupukan sebagai kontrol  dimana  masing-masing perlakuan  dan  kontrol  diulang 10 kali. Pelaksanaan penelitian meliputi  pembuatan pupuk organik, pengambilan sampel  pupuk organik  dan analisa di  laboratorium, serta aplikasi pupuk di lapangan.  Hasil penelitian menunjukkan perkembangan  indeks  luas  daun  pada pengamatan minggu ke 3 ke  minggu  ke 4,  perlakuan  pupuk  kandang  kambing ditambah bioaktivator  OrgaDec 16,62% dengan  indeks  luas daunnya 208,02 cm²,  pupuk  kandang kambing petani  tanpa bioaktivator 4,4 % dengan  indek  luas daun 170,26cm², pupuk kandang sapi  ditambah  OrgaDec 6,63% dengan  indeks  luas daun 168,69 cm², Pupuk  kandang  sapi petani tanpa penambahan bioaktivator 7,26% dengan indeks luas daun 162,40 cm², pemberian pupuk  komersial (OSA) 6,90% dengan  indeks  luas  daun 135,74 cm², serta  kontrol 9,40% dengan  indeks  luas daun 147,78 cm². Perlakuan pupuk kandang kambing ditambah OrgaDec mempunyai  kandungan C-Organik yang paling tinggi  diantara  berbagai  macam perlakuan pupuk    yang digunakan  yaitu 28,11%, dengan kandungan N-total 2,5%  dan perkembangan luas daun terlebar. Sehingga pupuk  organik  yang berasal  dari  pupuk kandang  kambing ditambah  OrgaDec  merupakan  pupuk organik    yang paling sesuai  digunakan  untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman kopi.    Kata Kunci :pupuk organik, pertumbuhan, tanaman kopi
PEMANFAATAN GLISEROL DARI LIMBAH UNTUK MEMBUAT BIOPLASTIK Rita Dwi Ratnani; Mochamad Arif Budihardjo; Deddy Kurniawan Wikanta; Mohammad Endi Yulianto; Indah Hartati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.848

Abstract

Salah satu upaya guna mengatasi masalah sampah plastik adalah dengan membuat plastik yang dapat terdegradasi. Plastik yang dapat terdegradasi dapat dibuat dari limbah cair industri biodiesel, yakni gliserol, dengan bantuan mikroorganisme dalam lumpur aktif. Jenis plastik yang terbentuk dalam proses ini adalah Polihidroksialkanoat (PHA). PHA dapat terdegradasi sempurna dan memiliki sifat yang mirip dengan plastik konvensional. Tujuan penelitian ini adalah  merancang sequenching batch bioreactor sederhana dilanjutkan studi kinetika reaksi fermentasi dan pemodelan menggunakan komputasi proses. Penyusunan model dilakukan berdasarkan teori kinetika Monod dan Michaelis–Menten. Model yang dipostulasi, kemudian diturunkan untuk memperoleh persamaan yang selanjutnya  diuji dan divalidasi menggunakan data eksperimen. Hasil penelitian yang diperoleh berupa alat sequenching batch bioreactor sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelarut yang baik untuk proses perlakuan ekstraksi PHA adalah metanol, yaitu sebesar 0.3g/L. Hasil relatif baik diperoleh pada perendaman 2 jam dengan perolehan PHA sebesar 0,44 g/L. Model matematika Monod dan Michaeilis-Menten ditentukan dengan metode algoritma genetika yang disusun dalam bentuk persamaan diferensial simultan yang  diperoleh dari penurunan neraca massa dan substitusi persamaan kecepatan regenerasi/pertumbuhan sel (rg), kecepatan penurunan/kematian sel (rd) dan kecepatan konsumsi substrat untuk menjaga aktifitas sel (rsm) dan diselesaikan dengan metode Runge Kutta menggunakan bahasa pemrograman MATLAB. Konsentrasi PHA yang dihasilkan sebesar 0.3 g/L diketahui dapat menjadi penghambat pertumbuhan sel dan menurunkan kecepatan reaksi bahkan sampai menghentikan reaksi (Cp*). Hal tersebut dikenal sebagai pengaruh product-inhibition. Kecepatan regenerasi meningkat seiring dengan waktu dan mulai menurun setelah 9 jam. Kata kunci : bioplastik, polihidroksialkanoat, gliserol.
OPTIMASI PROSES POLIMERISASI CNSL DENGAN FORMALDEHID UNTUK APLIKASI COATING FURNITURE Faleh Setia Budi; Luqman Buchori
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.849

Abstract

Produksi jambu mete Indonesia mengalami peningkatan sebesar 6,2% dari tahun 1999 sampai 2003. Selain menghasilkan produk utama kacang mete yang bernilai ekonomi tinggi proses pemecahan biji mete juga menghasilkan limbah kulit biji yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kulit biji mete mengandung minyak (Cashew Nut Shell Liquid/CNSL) sekitar 32-36%. Minyak ini mengandung senyawa phenol sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber phenol alami dalam pembuatan resin phenol formaldehid, menggantikan phenol yang berasal dari minyak bumi yang cadangannya semakin menipis. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel perbandingan reaktan dan suhu operasi terhadap resin yang dihasilkan dan mencari kondisi optimum reaksi polimerisasi phenol formaldehid dari CNSL serta kualitas coating yang dihasilkan. Pada proses reaksi phenol formaldehid variabel yang dipilih sebagai variabel berubah adalah  rasio Formaldehid/CNSL atau F/C (0.5, 0.75 dan 1) dan suhu operasi (70, 80 dan 80oC). Sedangkan lainnya merupakan variabel tetap yang meliputi volume 250 ml, katalis HCl(p)= 4 ml, kecepatan pengadukan 200 rpm, waktu operasi 90 menit, pH = 2 dan tekanan operasi 1 atm. Parameter yang diamati adalah kadar formaldehid bebas. Metode yang digunakan untuk merancang dan mengolah data hasil percobaan adalah RSM (Respon Surface Methodology). Variabel yang paling berpengaruh adalah rasio F/C dan kondisi optimum didapatkan pada rentang rasio F/C=0,65-0,85 dan rentang suhu 75-85oC dengan konversi 0,55. Kualitas resin terbaik untuk aplikasi coating diperoleh pada perbandingan reaktan F/C=0,75/1. Kata kunci : CNSL,  phenol formaldehid, coating
PENGARUH KONSENTRASI UMPAN DAN TEMPERATUR AWAL PADA REAKSI TRANSESTERIFIKASI BIODIESEL BERBANTUKAN ULTRASONIK DARI MINYAK GORENG SECARA KONTINU Haris Nu’man Aulia; Widayat Widayat; Setia Budi Sasongko
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.850

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari kelakuan dinamika proses transesterifikasi dari minyak goreng bekas berbantukan gelombang ultrasonik. Persamaan kinetika reaksi transesterifikasi diperoleh dari penelitian Aulia,  et al  (2012). Reaksi dijalankan dalam Reaktor Tangki Berpengaduk Aliran Kontinyu (CSTR), dimana reaktor ini memainkan peranan penting dalam industri kimia. Proses simulasi dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SIMULINK-MATLAB. Dinamika yang dipelajari meliputi konsentrasi reaktan, produk dan  temperatur. Dinamika konsentrasi meliputi minyak, metanol, biodiesel ,dan gliserol. Dinamika temperatur meliputi temperatur reaktor dan pendingin. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi awal umpan minyak semakin  cepat  waktu  mencapai  steady state pada produk  biodiesel.  Semakin tinggi temperatur awal reaktor semakin cepat waktu untuk mencapai steady state. Waktu untuk mencapai steady state pada jaket pendingin tidak dipengaruhi kondisi suhu awal reaktor.   Kata kunci: dinamika, transesterifikasi,  ultrasonic, konsentrasi umpan, temperature umpan, simulink

Page 1 of 2 | Total Record : 11