Articles
21 Documents
Search results for
, issue
"Vol 27, No 2 (2015): Nopember"
:
21 Documents
clear
INFILTRASI PEMIKIRAN DAN GERAKAN HTI DI INDONESIA
Dwi Devi Lubis, Erni Sari;
Jamuin, Ma’arif
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) masuk dan berkembang di Indonesia pada tahun 1980an di Bogor. Organisasi ini didirikan sebagai organisasi politik Islamyang memiliki visi utama mendirikan Negara Islam. Untuk mewujudkan visi tersebut HT melakukan infiltrasi kebeberapa Negara yang dominan Islam. Salah satu infiltrasi HT adalah Indonesia. Paper ini membahas mengenai perjalanan HTI, pemikiran-pemikiran HTI dan Infiltrasi-infiltrasi yang dilakukannya  di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menggunakan metode analisis deduktif. Hasil dari penelitian ini adalah HTI melakukan Infiltrasi pemikiran dan gerakan ke Indonesia dengan masuk ke organisasi-organisasi besar seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan Majelis Ulama Indonesia
ANGKATAN MUDA MUHAMMADIYAH DAN DAKWAH PENCERAHAN BERBASIS HERMENEUTIKA?
Anshori, Ari
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Orang beriman diperintah Allah dan Rasul-Nya untuk berdakwah, menyeru kepada jalan Tuhan dengan hikmah, maksudnya menunjukkan perbedaan antara yang hak dan yang batil, dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan cara yang baik. Angkatan Muda Muhammadiyah dituntut untuk berdakwah dalam multi aspek dengan berbekal sabar, amanah, adil dan istiqamah, sehingga dapat berpartisipasi membangun Indonesia yang berkemajuan. Indonesia sebagai bangsa yang mayoritas penduduknya Islam, termasuk di dalamnya warga Muhammadiyah, adalah merupakan ujian bagi umat Islam untuk membuktikan perannya sebagai rahmatan lil alamin. Oleh karena itu, ajaran Islam tidak seharusnya hanya dipraktikkan dalam ritual keagamaan yang artifisial saja. Melainkan harus sampai pada hakikat dan makrifat sebagai religious spirituality of Muhammadiyah Youth Association.Hermeneutika sebagaimana diutarakan oleh M. Quraish Shihab, âtidak semua ide yang diketengahkan oleh berbagai aliran dan pakar hermeneutika merupakan ide yang keliru atau negatif. Pasti ada di antaranya yang baik dan baru serta dapat dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, bahkan memperkaya penafsiran, termasuk penafsiran al-Qurâanâ. Meski demikian kehati-hatian harus digaris bawahi bahwa bisa jadi ada kesalahan dan praktik penggunaannya ketika digunakan menafsirkan al-Qurâan.
KETERAMPILAN MAHASISWA SEMESTER VI DALAM MENDESAIN PELAKSANAAN PROGRAM PEMBELAJARAN DAN MICRO TECHING PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAI UMS TAHUN AKADEMIK 2014/2015
Abdidin, Zaenal;
Rahardjo, Bambang
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Rencana pelaksanaan pembelajaran dipandang sebagai suatu alat yang dapat membantu para pengelola pendidikan untuk menjadi daya guna dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Masalah yang mendasar dalam penelitian ini adalah tentang âBagaimana keterampilan mahasiswa dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dan implementasinya pada praktek micro teching program studi Pendidikan Agama Islam di laboratorium FAI UMS tahun akademik 2014/2015?â. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan mahasiswa semester VI sebagai calon guru agama dalam menyusun perencanaan pembelajaran (RPP) dikatakan sudah baik karena: 1) Dalam menentukan rumusan tujuan pembelajaran dengan cara melihat materi yang akan diajarkan sehingga dapat menentukan isi dan target yang ingin dicapai. 2) Dalam menentukan materi yang akan disusun dalam RPP perlu memilih sumber belajar terlebih dahulu yang berkait dengan materi pembelajaran yang akan dipelajari dengan menunjang terhadap pencapaian tujuan. 3) Dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dengan menentukan metode pembelajaran yang sesuai agar tercipta pembelajaran yang diinginkan. 4) Dalam menentukan media, terlebih dahulu dengan melihat situasi dan kondisi yang ada di lapangan. 5) Dalam menentukan penilaian telah mengikuti prosedur RPP melalui empat teknik penilaian, akan tetapi karena ruang lingkupnya baru praktek mengajar maka baru dilakukan dengan teknik post test atau pre test dengan melihat tingkat kesulitan materi terlebih dahulu. Adapun dalam implementasinya, mahasiswa praktek micro teaching sudah baik dilihat dari cara membuka pelajaran sampai menutup pelajaran, akan tetapi perlu adanya perbaikan dengan banyak latihan di depan audien dibeberapa kesempatan agar lebih terbiasa dan terlatih sesuai dengan feedback dari teman-teman sebagai observer ataupun dosen pengampu di laboratorium micro teaching program studi Pendidikan Agama Islam FAI UMS
PENGARUH BUDAYA HUKUM TERHADAP KEPATUHAN HUKUM DALAM MASYARAKAT
M. Muhtarom, M. Muhtarom
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah konflik hukum dan ketidakpatuhan terhadap hukum yang dihadapi oleh pemerintah di Indonesia dewasa ini antara lain bersumber dari pluralitas nilai-nilai yang diyakini masyarakat. Persoalan ini memerlukan penyelesaian kultural dan tidak semata-mata mengutamakan pemaksaan dengan menerapan sanksi-sanksi yang tegas. Persoalan ketidakÂtaan terhadap hukum oleh masyarakat memang bukan lagi berupa pelanggaran hukum oleh seorang dua orang yang tak berkesadaran hukum dan bukanlah persoalan politik atau yuridis semata. Persoalannya yang paling mendasar adalah, persoalan keyakinan dan kesadaran rakyat yang merujuk ke perangkat budaya yang berbeda, dari postulat yang diambil sebagai premis kebijakan negara. Maka, pada hakikatnya yang tengah dihadapi ini adalah, persoalan konflik budaya dalam suatu masyarakat nasional yang bersifat plural secara kultural.
KISAH ADAM DALAM TAFSIR SUFI (Sebuah Telaah Bibliografis)
Mahmud, Abdullah
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tulisan ini menelaah kisah Nabi Adam AS dengan pendekatan tafsir sufi, setelah di kumpulkan data-data disimpulkan bahwa dalam perspektif al-Qurâan, Adam diciptakan Tuhan dari dua unsur. Pertama, unsur tanah yang mewakili unsur terendah dari yang rendah, yang membentuk tubuh pisik Adam (manusia). Kedua, Ruh yang berasal dari Tuhan, yang mewakili unsur tertinggi dari yang tinggi. Manusia merupakan representasi mikrokosmos, karena di dalam dirinya terkandung elemen-elemen yang terdapat di jagad raya (alam semesta, makrokosmos). Penciptaan manusia dari tanah dan ruh itu merupakan sebuah kehormatan besar, yang memungkinkannya sanggup melakukan komunikasi dengan kedua alam, yaâni alam materi dan alam ruh (Tuhan)
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM BISNIS PERIKLANAN ADSENSECAMP PADA WEBSITE
Harun, Harun
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam kemajuan teknologi, internet tidak hanya semata-mata sebagai media komunikasi dan pertukaran informasi, melainkan dapat digunakan sebagai sumber penghasilan. Perkembangan teknologi informasi sekarang ini telah memberikan khasanah baru bagi perkembangan dunia bisnis untuk menghasilkan deviden. Berbagai model bisnis online mulai dikembangkan dari bisnis yang bermodal hingga bisnis tanpa modal. Model bisnis tanpa modal antara lain adalah bisnis periklanan AdsenseCamp.AdenseCamp adalah website yang memberikan kesempatan bagi pemilik website (publisher) untuk memperoleh penghasilan tambahan dengan menyediakan ruang pada websitenya sebagai tempat pemasangan iklan bagi advertiser (pemilik iklan). AdsenseCamp juga memberikan kesempatan kepada para Advertiser yang berkeinginan mempromosikan iklannya yang akan disebarkan kepada web owners yang telah terdaftar di AdsenseCamp. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui pandangan hukum Islam terhadap (a) status akad dan bentuk akad bisnis periklanan AdsenseCamp. (b) kepastian hukum tentang sistem kerja dan pembayaran dalam bisnis periklanan AdsenseCamp. Teori Hukum Islam yang digunakan untuk mengetahui atau menjawab permasalahan dalam penelitian ini adalah teori Syirkah (Kerja Sama Bisnis) dalam hukum muamalat. Jenis penelitian ini adalah library research dengan pendekatan normatif dan metode analisa  datanya adalah deskriptif analitis.Hasil penelitian ditemukan bahwa (1) status dan bentuk akad bisnis periklanan AdsenseCamp dalam hukum Muamalat termasuk akad Syirkah Abdan (âamal). Akad Syirkah Abdan ini dipandang sah menurut hukum Islam. (2) Sistem kerja maupun cara pembayaran AdsenseCamp tidak bertentangan dengan hukum Islam karena tidak merugikan para pihak yang bertransaksi.
MEMBUMIKAN HUKUM ISLAM
Yayuli, Yayuli
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Umat Islam kini menghadapi tantangan zaman yang sangat kompleks. Diantaranya masalah khilafah, hak asasi manusia (HAM), kesetaraan gender, hubungan Muslim dan Non Muslim, lingkungan, pengembangan sumber daya manusia, perkembangan ilmu dan teknologi, keadilan, pembangunan, kemiskinan dan kesejahteraan merupakan isu yang sangat menonjol. Respons yang kerap muncul dari umat Islam adanya tantangan tersebut adalah sikap defensive-apologetik dan tindakan yang kontra-produktif. Sebagian telah melakukan ijtihad, tetapi masih sebatas pembacaan lama yang berulang-ulang dan kurang berani melakukan ijtihad baru.
INFILTRASI PEMIKIRAN DAN GERAKAN HTI DI INDONESIA
Dwi Devi Lubis, Erni Sari;
Jamuin, Ma’arif
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) masuk dan berkembang di Indonesia pada tahun 1980an di Bogor. Organisasi ini didirikan sebagai organisasi politik Islamyang memiliki visi utama mendirikan Negara Islam. Untuk mewujudkan visi tersebut HT melakukan infiltrasi kebeberapa Negara yang dominan Islam. Salah satu infiltrasi HT adalah Indonesia. Paper ini membahas mengenai perjalanan HTI, pemikiran-pemikiran HTI dan Infiltrasi-infiltrasi yang dilakukannya  di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menggunakan metode analisis deduktif. Hasil dari penelitian ini adalah HTI melakukan Infiltrasi pemikiran dan gerakan ke Indonesia dengan masuk ke organisasi-organisasi besar seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan Majelis Ulama Indonesia
ANGKATAN MUDA MUHAMMADIYAH DAN DAKWAH PENCERAHAN BERBASIS HERMENEUTIKA?
Anshori, Ari
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Orang beriman diperintah Allah dan Rasul-Nya untuk berdakwah, menyeru kepada jalan Tuhan dengan hikmah, maksudnya menunjukkan perbedaan antara yang hak dan yang batil, dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan cara yang baik. Angkatan Muda Muhammadiyah dituntut untuk berdakwah dalam multi aspek dengan berbekal sabar, amanah, adil dan istiqamah, sehingga dapat berpartisipasi membangun Indonesia yang berkemajuan. Indonesia sebagai bangsa yang mayoritas penduduknya Islam, termasuk di dalamnya warga Muhammadiyah, adalah merupakan ujian bagi umat Islam untuk membuktikan perannya sebagai rahmatan lil alamin. Oleh karena itu, ajaran Islam tidak seharusnya hanya dipraktikkan dalam ritual keagamaan yang artifisial saja. Melainkan harus sampai pada hakikat dan makrifat sebagai religious spirituality of Muhammadiyah Youth Association.Hermeneutika sebagaimana diutarakan oleh M. Quraish Shihab, âtidak semua ide yang diketengahkan oleh berbagai aliran dan pakar hermeneutika merupakan ide yang keliru atau negatif. Pasti ada di antaranya yang baik dan baru serta dapat dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, bahkan memperkaya penafsiran, termasuk penafsiran al-Qurâanâ. Meski demikian kehati-hatian harus digaris bawahi bahwa bisa jadi ada kesalahan dan praktik penggunaannya ketika digunakan menafsirkan al-Qurâan.
KETERAMPILAN MAHASISWA SEMESTER VI DALAM MENDESAIN PELAKSANAAN PROGRAM PEMBELAJARAN DAN MICRO TECHING PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAI UMS TAHUN AKADEMIK 2014/2015
Abdidin, Zaenal;
Rahardjo, Bambang
Suhuf Vol 27, No 2 (2015): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Rencana pelaksanaan pembelajaran dipandang sebagai suatu alat yang dapat membantu para pengelola pendidikan untuk menjadi daya guna dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Masalah yang mendasar dalam penelitian ini adalah tentang âBagaimana keterampilan mahasiswa dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dan implementasinya pada praktek micro teching program studi Pendidikan Agama Islam di laboratorium FAI UMS tahun akademik 2014/2015?â. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan mahasiswa semester VI sebagai calon guru agama dalam menyusun perencanaan pembelajaran (RPP) dikatakan sudah baik karena: 1) Dalam menentukan rumusan tujuan pembelajaran dengan cara melihat materi yang akan diajarkan sehingga dapat menentukan isi dan target yang ingin dicapai. 2) Dalam menentukan materi yang akan disusun dalam RPP perlu memilih sumber belajar terlebih dahulu yang berkait dengan materi pembelajaran yang akan dipelajari dengan menunjang terhadap pencapaian tujuan. 3) Dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dengan menentukan metode pembelajaran yang sesuai agar tercipta pembelajaran yang diinginkan. 4) Dalam menentukan media, terlebih dahulu dengan melihat situasi dan kondisi yang ada di lapangan. 5) Dalam menentukan penilaian telah mengikuti prosedur RPP melalui empat teknik penilaian, akan tetapi karena ruang lingkupnya baru praktek mengajar maka baru dilakukan dengan teknik post test atau pre test dengan melihat tingkat kesulitan materi terlebih dahulu. Adapun dalam implementasinya, mahasiswa praktek micro teaching sudah baik dilihat dari cara membuka pelajaran sampai menutup pelajaran, akan tetapi perlu adanya perbaikan dengan banyak latihan di depan audien dibeberapa kesempatan agar lebih terbiasa dan terlatih sesuai dengan feedback dari teman-teman sebagai observer ataupun dosen pengampu di laboratorium micro teaching program studi Pendidikan Agama Islam FAI UMS