cover
Contact Name
Nur Rahmawati Syamsiyah
Contact Email
nur_rahmawati@ums.ac.id
Phone
+628562830285
Journal Mail Official
jurnalsinektika@ums.ac.id
Editorial Address
Architecture Department, Faculty of Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Pabelan Kartasura Tromol Pos 1 Surakarta 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur
ISSN : 14118912     EISSN : 27146251     DOI : 10.23917/sinektika
Core Subject : Art, Engineering,
SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur is a scientific journal of the Architecture Department, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta which focuses on delivering information on the results of scientific research conducted by researchers, especially in the field of architecture. The scientific articles in the scope of pure and applied sciences about architectural science including art & design, history & human behavior, technology, urban planning and the environment. Research results are scientific, critical and comprehensive on important and current issues covered in the field of architecture.
Articles 331 Documents
IDENTIFIKASI LANSEKAP ELEMEN SOFTSCAPE DAN HARDSCAPE PADA TAMAN BALEKAMBANG SOLO Wahyuni, Endang; Qomarun, Qomarun
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 13, No 2: Juli 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.466 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketepatan pemilihan dan penataan lansekap pada Taman Balekambang, Solo. Studi difokuskan pada elemen softscape dan hardscape di taman yang mempunyai luas sekitar 9,8 hektar itu. Aspek yang dikaji meliputi fungsi dan perannya dalam kaitannya dengan RTH (Ruang Terbuka Hijau). Penelitian menggunakan paradigma rasionalistik, dengan metode deskriptif-komparatif, yaitu dengan membandingkan antara kondisi faktual dengan regulasi atau referensi yang berkaitan. Selain narasi, pembahasan juga disajikan dalam bentuk tabulasi dan grafis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen softscape di Taman Balekambang secara garis besar mampu memenuhi kategori RTH. Namun demikian, untuk elemenhardscapenya, Taman Balekambang belum memenuhi standar  kelengkapan yang dibutuhkan. Elemen softscape diketemukan kurang lebih 84 jenis tanaman, yang hampir semua sudah memenuhi syarat standar pemilihan tanaman. Keragaman karakter pohon ditemukan dalam bentuk tajuk indah (16,7%), semak berdaun indah (16,7%), pohon berbuah (35,7%), pohon beraroma (2,4%), pohon berbunga indah (5,6%), pohon berdaun indah (38,1%), peneduh (32,2%), perdu bunga indah (2,4%), rambat (2,4%) dan semak berbunga indah (5,6%). Selanjutnya, rekomendasi dari riset ini adalah pada upaya-upaya terkait pemeliharaan elemen softscape dan penyempurnaan elemen hardscape.
Studi Kecenderungan Perubahan Ruang Terbuka Hijau di Kampung Mangkunegaran Surakarta Khasanah, Reka Amalia; Priyatmono, Alpha Febela
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 15, No 1: Januari 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1306.7 KB)

Abstract

Permukiman ialah kawasan perkotaan dan perdesaan yang fungsinya untuk tempat tinggal, baik kawasan lindung maupun di luar kawasan lindung. Hal yang mendasari kenyamanan suatu permukiman salah satunya adalah kondisi lingkungan hunian. Kriteria hunian yang sehat dan ekologis diantaranya adalah menjamin bahwa keberadaan bangunan tidak menimbulkan masalah lingkungan. Hunian dapat menciptakan kawasan penghijauan atau ruang terbuka hijau dengan pertimbangan lingkungan yang akan menuntut bagian-bagian tertentu seperti jalan setapak, tempat untuk sekedar duduk-duduk santai serta tempat bermain dan bersosialisasi. Arsitektur mempunyai andil yang besar dalam mengelola lingkungan, karena terdapat kemungkinan bahwa desain yang diajukan dapat merusak atau menjaga lingkungan. Sehubungan dengan hal itu harus ditanggapi dengan bijak melalui pendekatan desain teknik yang sadar lingkungan di bidang arsitektur. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian dilakukan untuk menganalisis figure ground, yakni suatu alat yang digunakan untuk memetakan pola eksisting permukiman padat penduduk di Mangkunegaran. Hal itu ditinjau dari aspek perbandingan ruang terbuka hijau dan ruang tertutup dalam periode tahun 1980-2017, kemudian dikaji dari standar jumlah persentase building coverage (BC) sebagai salah satu indikator lingkungan yang ekologis. Hasil menunjukkan adanya penyusutan ruang terbuka hijau, yang harus dicermati agar tidak menjadikan Kampung Mangkunegaran tidak nyaman untuk ditinggali.
IDENTIFIKASI KENYAMANAN PEJALAN KAKI DI CITY WALK JALAN SLAMET RIYADI SURAKARTA Harsono, Kuncoro; Arsandrie, Yayi; Setiawan, Wisnu
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 13, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.993 KB)

Abstract

Pedestrian adalah jalur bagi para pejalan kaki ataupun kursi roda bagi kelompok pengguna berkebutuhan khusus, yang dirancang berdasarkan kebutuhan orang untuk bergerak aman, nyaman dan tak terhalang, termasuk jalur City Walk di Jalan Slamet Riyadi Surakarta. Penelitian ini bermaksud mengkaji ulang apakah City Walk di Jalan Slamet Riyadi Surakarta sudah memenuhi standar kenyamanan bagi penggunanya, termasuk penyandang cacat dan lansia, serta standar aksesibilitas pada fasilitas-fasilitasnya. Penelitian ini mencoba mengidentifikasi faktor kenyamanan yang ada di City Walk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menge-mukakan fakta-fakta yang ada di lapangan, kemudian dibandingkan dengan standar aksesibilitas. Hasil riset menunjukkan bahwa secara umum jalur City Walk di Jalan Slamet Riyadi Surakarta memiliki fasilitas-fasilitas utama yang sudah memenuhi standar, seperti lebar pedestrian, kondisi tempat duduk dan vegetasi. Hanya terdapat kekurangan pada kondisi kebersihan dan ketersediaan rambu-rambu bagi kelompok pengguna berkebutuhan khusus. Gangguan terbesar yang dirasakan pengguna bersumber dari keberadaan parkir liar dan Pedagang Kaki Lima (PKL).
LOCKBRICK MODULAR BETON UNTUK ALTERNATIF BAHAN DINDING YANG MEMENUHI MUTU SNI DENGAN BIAYA MURAH Habsya, Chundakus; rahmawati, Anis; Sumarni, Sri
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 14, No 2: Juli 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.955 KB)

Abstract

Lockbrick modular merupakan hasil desain prapabrikasi komponen bangunan gedung.Lockbrick modular merupakan bahan dinding, yang pelaksanaannya tidakmembutuhkan spesi pengikat, melainkan cukup disusun dan dirangkai, masing-masingsaling mengunci oleh karena sisi sambungan berbentuk sambungan jantan betina. Lockbrick modular dapat untuk berbagai tinggi dan lebar dinding sesuai kelipatan dimensi modul 15 cm. Bagian dalam dinding Lockbrick modular ada lubang 7 cm x 7 cm menerus dari atas ke bawah berfungsi mengurangi bobot, penghambat panas, untuk perkuatan dinding, tempat pipa air bersih, dan kabel listrik. Tujuan penelitian untuk mengetahui kuat tekan, daya serap air lockbrick modular yang memenuhi syarat mutu SNI, dan biaya per-m2 dinding yang menggunakan lockbrick. Metode penelitianeksperimen dengan uji kuat tekan, daya serap air dan menghitung biaya dinding menggunakan acuan Harga Satuan Pekerjaan Bahan dan Upah Pekerjaan Konstruksi Propinsi Jawa Tengah Untuk Kota Surakarta. Prosentase campuran adalah 1 pc : 4 agregat, yang terdiri dari pasir : ladu : kerikil dengan berbagai variasi komposisi. Masingmasing komposisi dicetak 3 lockbrick modular. Hasil peneli-tian adalah produk lockbrick modular memenuhi syarat mutu kuat tekan dan daya serap air SNI bata beton berlubang mutu II, III dan IV.  Produk lockbrick modular dengan kuat tekan optimal 6.84 MPa,daya serap air 19.55% memenuhi syarat mutu II. Biaya dinding lockbrick modular per-m2, 24% lebih murah dari biaya dinding batako
EVALUASI PURNA HUNI SIRKULASI DAN FASILITAS TERMINAL KARTASURA Dina, An Nuurrika Asmara; Setiawan, Wisnu
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 14, No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.574 KB)

Abstract

Pelayanan kepada masyarakat dalam menggunakan kendaraan umum berupa bus,peningkatan kualitas dan penyediaan sarana transportasi yang memadai merupakanfaktor yang perlu diperhatikan terutama masalah prasarana terminal. Penelitian inidilakukan untuk melihat sejauh mana penerapan sirkulasi dan fasilitas terminalKartasura sebagai terminal tipe B. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif (pengamatan langsung). Data yang telah diperoleh diklasifikasikan berdasarkanpermasalahan, kemudian dibandingkan dengan kajian pustaka dan hasil wawancara.Hasil penelitian menunjukkan arah sirkulasi sudah sesuai dengan teori, namun 60%pengunjung belum merasa nyaman dan aman dengan sirkulasi yang diterapkan diterminal Kartasura. Fasilitas terminal Kartasura baru 50% yang memenuhi syaratfasilitas terminal tipe B. Sejumlah 80 % pengunjung mengungkapkan fasilitas diTerminal Kartasura kurang lengkap dan kurang terawat.
PERUBAHAN FUNGSI RUANG RUMAH KUNO DI KAMPUNG KAUMAN SURAKARTA Darmadi, Didik; Mutiari, Dhani
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 13, No 2: Juli 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.532 KB)

Abstract

Perjalanan waktu membuat Kauman yang berada dekat dengan Jalan Slamet Riyadi menjadi semakin ramai. Rumah tinggal di masa lalu telah banyak berubah fungsi. Penelitian ini membahas tentang keragaman perubahan fungsi ruang di rumah lama yang berada di wilayah Kauman. Literatur yang digunakan terkait dengan difinisi perubahan dan rumah tradisional Jawa yang berada di Surakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptip kualitatip dengan pencarian data secara survey danwawancara terhadap 7 rumah kuno di Kauman. Hasil dari penelitian ini adalah perubahan fungsi ruang yang terbesar meliputi pendapa dengan prosentase 66.67%, kemudian diikuti gandok dengan prosentase 50%. Disamping dari jenis ruang diatas juga terdapat faktor-faktor penye-babnya yang meliputi faktor internal dan faktor eksternal. Di dalam faktor internal prosentase terbesar adalah skill dan kebutuhan ekonomi yang mempunyai kedudukan yang seimbang yaitu 29%. Kemudian untukfaktor eksternal didominasi untuk perkembangan usaha yang mencapai 37%, kemudian diikuti letak yang strategis dan melestarikan budaya batik dengan prosentase sebesar 27%.
Kajian Perbandingan Gaya Arsitektur dan Pola Ruang Masjid Agung Surakarta dan Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta Syamsiyah, Nur Rahmawati; Muslim, Andriata
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 15, No 1: Januari 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1232.279 KB)

Abstract

Masjid merupakan tempat dimana seorang muslim beribadah kepada Allah dengan khusyuk. Kehadiran masjid sangat penting bagi kehidupan muslim, sehingga tidak heran jika masjid menjadi salah satu objek penting yang sering berkaitan dengan dunia arsitektur dalam perancangannya. Masjid-masjid Mataram Kuno merupakan bangunan yang mempunyai nilai sejarah tinggi bagi umat  Islam di Indonesia khususnya di Jawa. Keberadaan masjid-masjid tersebut bukan hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga menjadi salah satu identitas umat Islam di Jawa yang diwujudkan dalam suatu bentuk arsitektural seperti ruang beserta ornamennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya arsitektur dan pola tata ruang Masjid Agung atau Masjid Gedhe Surakarta dan Masjid Kauman Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melalui pengamatan fisik masjid, lalu melakukan analisis yang sifatnya diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dan persamaan kedua masjid tersebut dari segi gaya arsitektur dan pola tata ruangnya. Persamaaan yang diperoleh antara lain tipologi ruang dan bentuk arsitektur. Sedangkan perbedaan seperti gaya arsitektur Jawa yang memiliki keunikan masing-masing seperti adanya pengaruh gaya arsitektur Eropa dan Timur Tengah.
PERFORMANSI GREENSHIP BUILDING PADA RUMAH TURI DI SURAKARTA (PENEKANAN PADA WATER CONCERVATION DAN MATERIAL RESOURCE AND CYCLE) Arafat, surya Arafat; Syamsiyah, Nur Rahmawati
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 13, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.426 KB)

Abstract

Green Architecture atau arsitektur hijau akhir-akhir ini sangat diminati oleh para arsitek dan konsumen. Konsep arsitektur hijau merupakan konsep perancangan bangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Faktor-faktor dalam dan luar bangunan sangat diperhatikan agar minim dampak kerusakan sumber daya alam yang telah ada. Rumah Turi di Surakarta adalah sebuah hotel yang menjadi objek penelitian, untuk mencari kesesuaian antara bangunan dengan konsep green building. Metode dalam penelitian adalah kualitatif dengan mengacu pada Guidelines Green Building Council Indonesia. Lebih khusus lagi adalah pada Greenship for Existing Building. Beberapa lembaga sertifikasi bangunan hijau di dunia yang sudah berperan aktif, di antaranya BREEAM (Building Research Establishment's Environmental Assesment Method) di Inggris, LEED (Leadership in Energy and Environmental Design) di USA, Green Star (Standar Bangunan Hijau) di Australia. Indonesia melalui Green Building Council Indonesia memiliki parameter penilaian green building yang telah disesuaikan dengan iklim dan keadaan alam di Indonesia. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa konsep green building Hotel Rumah Turi dari segi pengelolaan air dan bahan material yang digunakan masih kurang maksimal. Nilai yang didapat adalah sebesar 50 % dari 2 parameter yang digunakan. Hasil penilaian ini akan menjadi rekomendasi, sehingga diharapkan dapat memperbaiki pengelolaan air dan bahan material pada Hotel Rumah Turi Surakarta.
TINGKAT PENCAPAIAN PENGHAWAAN ALAMI PADA OMAH SINTEN HERITAGE HOTEL DAN RESTO DI SURAKARTA Anam, Khoirul; Islam, Riza Zahrul
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 14, No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.554 KB)

Abstract

"> Riset ini dilatar belakangi penghawaan alami di dalam bangunan merupakan jaminanadanya aliran udara yang baik dan sehat dengan kesejukan yang sewajarnya. Untukmendapatkan penghawaan yang baik perlu dirancang bentuk elemen, elemen dandetail arsitektur yang bertujuan  engoptimalkan aliran udara sejuk. Pertimbangan utama dalam perancangan optimalisasi penghawaan alami adalah denganmenganalisis datangnya arah angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakahpenghawaan alami pada obyek penelitian sudah sesuai standar yang berlaku ataubelum memenuhi standar yang berlaku. Obyek penelitian dalam hal ini adalah Omah Sinten Heritage Hotel dan Resto. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif ? kualitatif diskriptif dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa ruangyang diteliti pada obyek tersebut di atas tidak memenuhi standart peraturan yangberlaku.
IDENTIFIKASI FASAD ARSITEKTUR TROPIS PADA GEDUNG-GEDUNG PERKANTORAN JAKARTA (STUDI KASUS PADA KORIDOR DUKUH ATAS-SEMANGGI) Dananjaya, Anwari; Priyatmono, Alpha Febela; Raidi, Samsudin
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 13, No 2: Juli 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.014 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kondisi Jalan Jenderal Sudirman di Jakarta yang merupakan jalan protokol dan menjadi salah satu landmark ibukota Republik Indonesia. Jalan Jenderal Sudirman adalah jalan protokol yang terkenal banyak menjadi tempat berdirinya gedung-gedung tinggi, sehingga dapat dikatakan menjadi brandimage jika ingin mengetahui perkembangan konsep dan desain gedung tinggi di Indonesia.Tampilan bentuk gedung tinggi di kawasan ini yang sangat variatif menjadisalah satu alasan kenapa topik ini diangkat menjadi topik penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi elemen-elemen arsitektur tropis pada fasad gedunggedung perkantoran jalan Jenderal Sudirman yang rata-rata memiliki tipikal fasad minimalis , studi kasus pada Koridor Dukuh Atas-Semanggi. Metoda Penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan metoda kualitatif diskriptif yang dalam pelaksanaannya diawali dengan kegiatan survei lapangan atau pengamatan/ observasi dan didukung dengan studi literatur. Sedangkan obyek penelitian adalah fasad pada gedung-gedung kantor sepanjang jalan Jendral Sudirman terbatas pada koridor Dukuh Atas-Semanggi dengan menjabarkan fasad secara umum, dan fasad secara khusus dengan mengambil satu unit gedung dengan kriteria tertentu sebagaisample penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tampilan fasad gedunggedung cenderung memakai fasad minimalis tanpa ada variasi kecuali sedikit untuk menyesuaikan dengan konsep fasad minimalis yang berada di wilayah iklim tropis.

Page 6 of 34 | Total Record : 331