cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 14126869     EISSN : 24604038     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal that aims to participate in developing the scientific field of Industrial Engineering, contains the results of research and theoretical study from lecturers, researchers and industry practitioners. Jurnal Ilmiah Teknik Industri is administered by the Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta and published by the Muhammadiyah University Press (MUP).
Arjuna Subject : -
Articles 766 Documents
BACKORDER AND LOST SALES CONTINUOUS REVIEW RAW MATERIAL INVENTORY CONTROL SYSTEM WITH LEAD TIME AND ORDERING COST REDUCTION Amran, Tiena Gustina; Lesmono, Dinar Suryo
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 11, No. 1, Juni 2012
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v11i1.983

Abstract

The purpose of this research is to suggest the optimal raw material inventory system alternatives synchronized with the stock out characteristics and the condition can be occurred, the backorder raw material inventory control, beside that it also can reduce lead time and raw material ordering cost. In this case, the inventory models also extent (Q, R) Inventory Model Under lead Time and Ordering Cost Reduction with lead time and ordering cost can be reduced. After the calculation, the optimal solution of inventory models can be obtained; those are with backorder condition which produced the annual inventory total cost for the company.
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN BERDASARKAN TINGKAT PELAYANAN DAN HARGA KAMAR MENGGUNAKAN APLIKASI FUZZY DENGAN MATLAB 3.5. Pratiwi, Indah; Prayitno, Edi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 2, Desember 2005
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v4i2.1312

Abstract

Kualitas pelayanan yang baik dimana perusahaan mampu memberikan pelayanan yang memuaskan agar terpenuhinya permintaan dan harapan konsumen (Sugiarto, 2000). Konsumen menghendaki pelayanan yang diterima cepat dan baik, dan itu merupakan nilai dalam peningkatan kualitas dalam pelayanan. Penelitian ini melihat seberapa besar kepuasan konsumen dan pengaruh tingkat pelayanan dan harga kamar terhadap tingkat kepuasan konsumen dalam menggunakan jasa hotel Istana berdasarkan aplikasi fuzzy pada toolbox matlab 3.5.0.  Langkah-langkah yang dilakukan adalah pada metode analitis terdapat tiga tahapan logika fuzzy, yaitu 1) fuzzyfication, terdiri dari membentuk variabel yang digunakan dan membentuk himpunan kabur, 2) inferensi, merupakan penentuan aturan dari sistem logika kabur, 3) defuzzyfication, disebut tahap penegasan dimana input dari proses penegasan adalah himpunan kabur dari komposisi himpunan aturan kabur, dan output merupakan domain himpunan kabur tersebut. Hasil dari pengolahan data, meliputi : input terdiri dari a) tingkat kualitas pelayanan didapat bilangan real 5,5 dengan domain [5 8] yang artinya variabel tingkat pelayanan baik, b) tingkat harga kamar dengan bilangan real 5,5 dengan domain [5 8] yang artinya tingkat harga kamar murah. Output hanya satu yaitu tingkat kepuasan konsumen dengan bilangan real 43,9. fuzzy, toolbox matlab 3.5.0, kepuasan konsumen hotel
ANALISIS SENSITIVITAS PADA KEPUTUSAN PEMBANGUNAN MEETING HALL UNTUK MINIMASI RESIKO INVESTASI Sufa, Mila Faila
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 3, April 2007
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v5i3.1597

Abstract

Keputusan untuk melakukan investasi yang menyangkut sejumlah besar dana dengan harapan mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang, seringkali berdampak besar pada kelangsungan hidup perusahaan. Oleh karena itu, sebelum mengambil keputusan untuk melakukan investasi, salah satu syarat terpenting adalah mengkaji aspek finansial dan ekonomi. Meskipun langkah ini sering memerlukan waktu yang cukup lama, namun bukan berarti memperlambat perusahaan mencari peluang untuk mengembangkan usahanya. Kriteria penilaian untuk aspek finansial yang digunakan adalah metode Net Present Value (NPV), Payback Periode (PP) dan Return On Invesment (ROI) dan analisa sensitivitas dan analisa resiko. Dari penilaian aspek finansial didapatkan Payback Periode 1 tahun 3 bulan, ROI sebesar 1,9 dan NPV sebesar Rp 12.191.196,- dengan asumsi nilai sisa 20% dari harga beli. Dari analisa sensitivitas yang dilakukan dengan mengubah parameter investasi awal, pendapatan tahunan dan tingkat suku bunga didapatkan nilai NPV negatif sehingga keputusan pembangunan Meeting Hall untuk pengembangan fasilitas hotel tidak layak dilaksanakan.
ANALISIS PENGENDALIAN MUTU PROSES MACHINING ALLOY WHEEL MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA Rijanto, Ong Andre Wahyu
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 13, No.2, Desember 2014
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v13i2.636

Abstract

PT. Meshindo Alloy Wheel adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur alloy wheel atau dikenal dengan sebutan velg racing untuk didistribusikan ke industri mobil atau dikenal sebagai OEM (Original Equipment Manufacturer) baik untuk industri otomotif di Indonesia maupun di Jepang. Mutu merupakan syarat penting dalam sukses bisnis. Kehandalan kinerja proses dan keakuratan pencapaian persyaratan mutu harus dapat dipenuhi. Proses dikatakan capable jika dapat memenuhi spesifikasi pelanggan, variasi yang terjadi pada proses relatif kecil, dan defect atau DPMO yang terjadi kecil.  Artikel ini menganalisis pengendalian mutu proses pembuatan valve hole location pada alloy wheel type MS 511 YA. Pengendalian variasi proses produksi dan pengukuran dengan menggunakan metode six sigma DMAIC (Define Measure Analysis Improve Control) untuk dapat mencapai target penurunan cacat sampai mencapai 3,4 DPMO (defect per million opportunities), Cp 1,54 dan Cpk 1,54. Setelah proses six sigma selesai, diharapkan implementasi six sigma dapat memberikan saran-saran perbaikan pada proses-proses yang lain.
PERANCANGAN MESIN PENYAYAT BAMBU SECARA ERGONOMIS Kristanto, Agung; Arifin, Yusuf
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 11, No. 2, Desember 2012
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v11i2.773

Abstract

Jamboel Kipas adalah UKM yang memproduksi souvenir kipas dengan sistem pesanan make to order. Seiring perkembangan waktu, Jamboel Kipas tidak dapat memenuhi pesanan karena keterbatasan kapasitas produksi souvenir kipas. Hal ini disebabkan karena waktu proses yang lama terjadi pada bagian penyayatan bambu, yaitu sebesar 22 detik/iratan. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas penyayatan bambu serta memperbaiki posisi operator saat bekerja, dengan perancangan mesin penyayat bambu berdasar anthropometri ukuran tubuh operator, keluhan selama bekerja, dan waktu proses penyayatan bambu. Hasil penelitian setelah perancangan menunjukan posisi operator saat bekerja cukup ergonomis karena ukuran tempat kerja disesuaikan dengan dimensi antropometri operator. Waktu baku pada kondisi sebelum perancangan sebesar 21,16 detik/iratan dan output standar sebesar 170,09 iratan/jam. Sedangkan setelah perancangan sebesar 4,42 detik/iratan dan output standarnya sebesar 815,22 iratan/jam dengan peningkatan output standar 479,46%, terjadi penurunan waktu baku sebesar 378,73%. Sementara itu nilai break event point terjadi ketika UKM Jamboel Kipas sudah memproduksi 12927  kipas.
BEBAN KERJA DAN MIKROKLIMAT RUANG KERJA PERAJIN UANG KEPENG (PIS BOLONG) UD. KAMASAN BALI DI DESA KAMASAN KLUNGKUNG Ariati, Ni Nengah; Dewantari, Ni Made
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10, No. 2, Desember 2011
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v10i2.1256

Abstract

Industri kerajinan logam antara lain membuat pis bolong saat ini sedang berkembang di kabupaten Klungkung, sebagai sarana persembahyangan mutlak diperlukan. Selain untuk masyarakat Bali, komoditi ini juga disiapkan untuk diekspor ke luar negeri dengan membuat berbagai macam perhiasan, patung, hiasan dinding, dsb. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui suhu basah, suhu kering, kelembaban udara dan beban kerja pekerja di bagian peleburan logam. Dari hasil penelitian menunjukkan rerata usia pekerja adalah 21,8 tahun dengan simpang baku 3,27 tahun. Rerata pengalaman kerja 4,2 tahun dengan rentangan berkisar antara 3?6 tahun. Beban kerja pekerja di bagian peleburan logam termasuk beban kerja dalam katagori berat dengan rerata denyut nadi kerja 125,54 denyut/menit. Perbedaan denyut nadi istirahat dengan denyut nadi kerja cukup tinggi yaitu 60,16. Rerata % CVL pekerja adalah 90,86% dengan simpang baku 1,89. Kondisi lingkungan kerja di bagian peleburan logam berada pada garis biru yang berarti waktu kerja yang diijinkan adalah 50% bekerja dan 50% istirahat dilakukan setiap jam supaya pekerjaan dapat berlangsung selama 8 jam sehari. Dapat disarankan untuk mengurangi beban kerja, organisasi kerja perlu diperbaiki misalnya dengan istirahat pendek 5 menit setiap jam/setiap sekali periode peleburan logam dan pada saat istirahat pendek pekerja diberikan minuman berkalori seperti teh manis dan kudapan untuk memenuhi kebutuhan gizi pekerja.
MODIFIED IPA - II SEBAGAI UPAYA IDENTIFIKASI POTENSI PERBAIKAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI Setiawan, Eko
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 2, Desember 2006
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v5i2.1568

Abstract

Persaingan yang semakin ketat mengharuskan institusi pendidikan tinggi untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya, sehingga pelanggan akan terpuaskan. Hal tersebut mensyaratkan identifikasi dan pengukuran kebutuhan pelanggan, sehingga diketahui kebutuhan pelanggan yang masih memerlukan peningkatan pelayanan serta kebutuhan pelanggan yang telah sesuai dengan harapan pelanggan. Mengingat institusi apa pun tidak terlepas dari suasana persaingan, maka identifikasi serta pengukuran kebutuhan pelanggan tersebut harus menyertakan para pesaing. Makalah ini membahas salah satu usulan metode yang dapat digunakan untuk keperluan tersebut, yaitu metode modified IPA - II. Dengan metode yang diusulkan ini, dapat diketahui pada kebutuhan pelanggan yang mana saja suatu institusi pendidikan tinggi masih rendah kinerjanya relatif terhadap kinerja para pesaing, sedangkan kebutuhan tersebut menempati tingkat kepentingan yang tinggi di mata pelanggan. Dengan mengetahui peta kebutuhan pelanggan sedemikian rupa, maka agenda peningkatan kualitas pelayanan akan dapat dijalankan secara lebih terarah dan efisien.
PERANCANGAN ALAT PENYARINGAN DALAM PROSES PEMBUATAN TAHU Mulyana, Ig. Jaka; Santosa, L.M. Hadi; Prasetya, Wahyu
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 12, No. 1, Juni 2013
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v12i1.652

Abstract

CV. Segitiga is a company engaged in tofu manufacture. In the manual screening process, workers perform screening activities with standing postures and the hands shaking sieve so that workers spend a lot of energy that causes a long time as well as the screening process less efficient. Besides, the use of a manual screening causes pain complaints of workers in some parts of the workers? body. In this study, a screening tool designed to facilitate the work and shorten the time of screening in the process of making tofu. Tools that have been created using the motor so can reduce worker fatigue and injury and speed up screening process. By using the tool, the savings are Rp. 1.000.600/month and screening times can be shortened by 55.1%.
PERANCANGAN SISTEM INSENTIF MENGGUNAKAN METODE PERENCANAAN INSENTIF KELOMPOK Pramudyo, Cahyono Sigit
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10, No. 1, Juni 2011
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v10i1.1246

Abstract

Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan human capital dan sumberdaya-sumberdaya yang lain secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Salah satu bagian dari fungsi manajemen adalah pemberian kompensasi. Penelitian memfokuskan pada perencanaan sistem insentif kelompok. Perencanaan sistem insentif ini bertujuan untuk memberikan dasar yang transparan dengan tingkat perbedaan insentif yang tidak terlampau besar antara penerima insentif yang terendah dan tertinggi. Tahapan dalam penelitian ini meliputi : penentuan variabel yang berperan dalam menentukan pemberian insentif , penentuan model pembobotan tiap variabel, formulasi pembagian insentif dan pembuatan simulasi perhitungan. Model pembagian insentif memberikan dasar yang transparansi dengan tingkat perbedaan insentif yang tidak terlampau besar antara penerima insentif yang terendah dan tertinggi.
TINGKAT PERSEDIAAN SPARE PART FORKLIFT MEREK KOMATSU DENGAN PENDEKATAN MODEL PERSEDIAAN SINGLE ITEM Jauhari, Wahid Ahmad
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v4i3.1559

Abstract

The control and maintenance of inventories is a problem common to all enterprises in any sector of a given economy. Two fundamental question that must be answered in controlling the inventory are when to replenish the inventory and how much to order for replenishment. The (Q,r) inventory models attempt to answer the two question under a variety of circumstances. Studies have shown, (1) that a company that ignores lead-time demand variability may suffer great financial damage, (2) that the gamma distribution provides the most common best fit to lead-time demand for variety of inventories items, (3) that a fixed lead-time demand assumption or a normal approximation to it will often yield significant errors (Namit and Chen, 1998).This research performed an efficient and accurate algorithm for solving (Q,r) inventory model with gamma lead-time demand.

Filter by Year

2003 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 22, No. 2, December 2023 Vol. 22, No. 1, June 2023 Vol. 21, No. 2, December 2022 Vol. 21, No. 1, June 2022 Vol. 20, No. 2, December 2021 Vol. 20, No. 1, June 2021 Vol. 19, No. 02, December 2020 Vol. 19, No. 1, June 2020 Vol. 18, No. 2, Desember 2019 Vol. 18, No. 1, Juni 2019 Vol. 18, No. 1, Juni 2019 Vol. 17, No. 2, Desember 2018 Vol. 17, No. 2, Desember 2018 Vol. 17, No. 1, Juni 2018 Vol. 17, No. 1, Juni 2018 Vol. 16, No. 2, Desember 2017 Vol. 16, No. 2, Desember 2017 Vol. 16, No. 1, Juni 2017 Vol. 16, No. 1, Juni 2017 Vol. 15, No. 2, Desember 2016 Vol. 15, No. 2, Desember 2016 Vol. 15, No. 1, Juni 2016 Vol. 15, No. 1, Juni 2016 Vol. 14, No. 2, Desember 2015 Vol. 14, No. 2, Desember 2015 Vol. 14, No. 1, Juni 2015 Vol. 14, No. 1, Juni 2015 Vol. 13, No.2, Desember 2014 Vol. 13, No.2, Desember 2014 Vol. 13, No. 1, Juni 2014 Vol. 13, No. 1, Juni 2014 Vol. 12, No. 2, Desember 2013 Vol. 12, No. 2, Desember 2013 Vol. 12, No. 1, Juni 2013 Vol. 12, No. 1, Juni 2013 Vol. 11, No. 2, Desember 2012 Vol. 11, No. 2, Desember 2012 Vol. 11, No. 1, Juni 2012 Vol. 11, No. 1, Juni 2012 Vol. 10, No. 2, Desember 2011 Vol. 10, No. 2, Desember 2011 Vol. 10, No. 1, Juni 2011 Vol. 10, No. 1, Juni 2011 Vol. 6, No. 2, Desember 2007 Vol. 6, No. 2, Desember 2007 Vol. 6, No. 1, Agustus 2007 Vol. 6, No. 1, Agustus 2007 Vol. 5, No. 3, April 2007 Vol. 5, No. 3, April 2007 Vol. 5, No. 2, Desember 2006 Vol. 5, No. 2, Desember 2006 Vol. 5, No. 1, Agustus 2006 Vol. 5, No. 1, Agustus 2006 Vol. 4, No. 3, April 2006 Vol. 4, No. 3, April 2006 Vol. 4, No. 2, Desember 2005 Vol. 4, No. 2, Desember 2005 Vol. 4, No.1, Agustus 2005 Vol. 4, No.1, Agustus 2005 Vol. 3, No. 2, Desember 2004 Vol. 3, No. 2, Desember 2004 Vol. 3, No. 1, Agustus 2004 Vol. 3, No. 1, Agustus 2004 Vol. 2, No. 3, April 2004 Vol. 2, No. 3, April 2004 Vol. 2, No. 2, Desember 2003 Vol. 2, No. 2, Desember 2003 Vol. 1, No. 3, April 2003 Vol. 1, No. 3, April 2003 More Issue