cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 14126869     EISSN : 24604038     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal that aims to participate in developing the scientific field of Industrial Engineering, contains the results of research and theoretical study from lecturers, researchers and industry practitioners. Jurnal Ilmiah Teknik Industri is administered by the Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta and published by the Muhammadiyah University Press (MUP).
Arjuna Subject : -
Articles 766 Documents
EVALUASI FASILITAS KERJA BAGIAN FINISHING PERUSAHAAN MEUBEL DENGAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) Pratiwi, Indah
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v4i1.1293

Abstract

Depo Interior merupakan perusahaan interior yang menghasilkan mebel. Perusahaan ini belum dilengkapi dengan fasilitas dan metode kerja yang baik, sehingga pekerja sering mengalami keluhan rasa sakit dan lelah pada bagian-bagian tubuh tertentu. Dalam bekerja postur tubuh yang tidak baik dan pengulangan pekerjaan yang tinggi beresiko besar terhadap penyebab penyakit tulang belakang. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi postur kerja yang tidak baik bagi pekerja bagian finishing. Postur kerja diamati dengan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Pengamatan dilakukan pada 2 elemen pekerjaan yaitu pengamplasan dan penyemprotan. Langkah berikutnya : (1) tubuh dibagi menjadi dua bagian, yaitu kelompok A dan B, (2) pengelompokan skor postur bagian tubuh, (3) pengembangan grand skor dan daftar tindakan.
EVALUASI KUALITAS KINERJA PROSES BELAJAR MENGAJAR DENGAN METODE FOCUSED QUALITY Djunaidi, Much.; Munawir, Hafidh; Utami, Yogi Umi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 1, Agustus 2006
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v5i1.1589

Abstract

Seiring dengan banyaknya Perguruan Tinggi di Indonesia, maka suatu lembaga pendidikan dalam hal ini Jurusan Teknik Industri FT-UMS harus dapat meningkatkan kualitas atau kualitas akademik sesuai dengan perkembangan dan kemajuan ilmu saat sekarang. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dan menentukan prioritas proses belajar mengajar yang harus ditingkatkan, mengetahui keinginan mahasiswa terhadap proses belajar mengajar, serta untuk memberi informasi dan masukan bagi pihak Jurusan Teknik Industri FT-UMS untuk perbaikan kualitas proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Focused Quality yang merupakan suatu alternatif metode yang dapat digunakan untuk merespon atau mengetahui keinginan konsumen.
PENENTUAN JENIS INVESTASI DENGAN ANALISA EKONOMI TEKNIK DAN FORECASTING Tannady, Hendy; Mulyadi, Riky; Cahyadi, Ricky
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 13, No.2, Desember 2014
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v13i2.631

Abstract

Banyak orang yang salah mengambil langkah dalam melakukan suatu investasi, mereka akan segera tergiur dengan suatu hal  baru yang menurutnya menguntungkan. Padahal masih ada hal lain yang jauh lebih menguntungkan namun minimnya pengetahuan membuat mereka hanya mengetahui luarnya saja. Maka dari itu dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan para investor lebih teliti dalam melakukan investasi terutama dengan minimnya biaya. Dengan menggunakan ekonomi teknik dan forecasting terhadap nilai kurs tukar kita akan mengetahui investasi mana yang lebih menguntungkan dengan ketentuan biaya tertentu. Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan investasi di bank dan emas dengan dana 15 juta Rupiah yang hasilnya adalah investasi emas akan lebih menguntungkan meski bunga bank yang ditawarkan cukup tinggi.
KAJIAN POSTUR KERJA PADA PENGRAJIN TENUN SONGKET PANDAI SIKEK Mufti, Dessi; Suryani, Eva; Sari, Novia
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 12, No. 1, Juni 2013
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v12i1.661

Abstract

Working position of Songket workers at Tenunan Antik Pusako Minang Pandai Sikek were not ergonomic. There were indicated by the presence of curvature, incompatibility machine dimension with operator anthropometric (artisans songket) so that appear complaints on a worker?s limb. It required the assessment and review of work postures using the Rapid Upper Limb Assessment (RULA). The results is that final score of each work posture and level of risk. There are 6 working posture is often performed by workers. Working posture has final score 7 and higher risk level is sitting hunched forward with his arms and legs on tiptoe, and sat with his arms held forward positions.
PENINGKATAN KINERJA OHMS (ORDER HANDLING MANUFACTURING SYSTEM) MELALUI SOFT SYSTEMS METHODOLOGY (SSM) Budiarto, Slamet
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10, No. 2, Desember 2011
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v10i2.1250

Abstract

Dalam penelitian ini, untuk meningkatkan kinerja OHMS yang karakteristiknya lebih kompleks, digunakan soft systems methodology yang banyak membantu para manajer untuk menyelesaikan masalah yang bervariasi dan kompleks. Permasalahan tersebut sering menemui kegagalan dalam penyelesaiannya ketika pendekatan system engineering (SE) digunakan. Penelitian menunjukan gambaran aktivitas lebih jelas, dan penentuan indikator lebih terstruktur dengan mengkombinasikan IDEF0. Melalui soft systems methodology yang dikuantitatifkan pada langkah debating menunjukan aktivitas A4, yaitu membuat produk, paling penting dengan bobot 35,32%. Dari hasil dekomposisi aktivitas kritis meliputi A12: merencanakan program produksi dengan bobot 9,17%, A41: mengendalikan produksi dengan bobot 9,17%, A32: mendapatkan kapasitas produksi, dengan bobot 8,72% dan A45: mengetes rakitan akhir dengan bobot 8,72%. Selanjutnya kinerja yang perlu dicermati pada ICOM?s (Input, Control, Output, Mechanism), lebih banyak pada input aktivitas kritis.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DENGAN PENDEKATAN FUZZY SERVICE QUALITY DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN Djunaidi, Much.; Setiawan, Eko; Hariyanto, Tri
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v4i3.1563

Abstract

Semakin ketatnya persaingan serta pelanggan yang semakin selektif dan berpengetahuan mengharuskan Puskesmas Kerjo Karanganyar untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Hal tersebut mensyaratkan adanya pengetahuan tentang kondisi pelayanan selama ini, yaitu telah sesuai dengan harapan pelanggan atau belum. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner persepsi dan harapan pelanggan terhadap pelayanan yang saat ini diberikan oleh pihak Puskesmas Kerjo. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan nilai gap antara persepsi dan harapan yang cukup signifikan. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai gap kriteria pelayanan tertinggi adalah pelayanan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan yang tepat sebesar -3,2. Nilai gap dimensi kualitas jasa pelayanan tertinggi adalah dimensi reliability sebesar -3,1. Sedangkan nilai gap antara persepsi dan harapan pelanggan sebagai indeks pelanggan adalah sebesar -3,361. Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna jasa pelayanan di Puskesmas Kerjo terhadap pelayanan yang saat ini diberikan masih belum tercapai.
PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PRESS BAN ELEKTRIK OTOMATIS Hidayat, Rachmad; Mu?alim, Mu?alim
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 12, No. 2, Desember 2013
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v12i2.646

Abstract

On tire darning process or in short tire patch a lot of utilize kerosene for goo brew or goo nipping on inner tube that is patched. Now kerosene price crawls to ascend and adequately is hard to be gotten. Method that is utilized in this product development is scheme and Product Development (P3) with aim can give contribution to society in particular effort owner patches tire at territorial one less supply strikes oil. In this scheme there are some that step is acquired shaped product which corresponds to consumer wish amongst those: survey is market, voice of customer, discussion's group and product design determination. Of result gets that data processing tool design patches tire to utilize electricity energy with auto working system which hot control will hang up electricity current what if up to heat dot 112 oC. Compares experimental result tool brew time patch kerosene tire with tool patches memilki's electricity tire time difference 3 minutes. And of return period, tool patches faster electricity tire instead of long time product so alternative is correct more elect tool patches electricity tire with numeral return 0,0028 year and long time product 0,0047 years. Second experimental compare that tool can conclude electric tire patch tool better instead of tool patches to strike oil.
EFISIENSI WAKTU PRODUKSI ES BATU SEBAGAI IMPLIKASI URUTAN PENJADWALAN KEDATANGAN JOB YANG TEPAT Tannady, Hendy; Steven, Steven
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 11, No. 1, Juni 2012
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v11i1.1127

Abstract

Efisiensi adalah salah satu cara tempuh strategis dalam apa yang kita kenal dengan perbaikan terus menerus (Continuous Improvement). Penelitian ini membahas tentang dampak dari pengaturan urutan kedatangan Job pada industri es batu terhadap efisiensi konsumsi waktu kerja dari mesin produksi, penelitian menggunakan Algoritma Gupta sebagai metode untuk mencari solusi alternatif dari kedatangan job. Indikator pertama yang digunakan adalah jumlah nilai makespan yang diperoleh dari setiap urutan job dan nilai Mean Flow Time (MFT) apabila ditemui nilai makespan yang sama. Setelah kedua indikator dapat teridentifikasi, maka diperoleh urutan job yang paling tepat dalam tujuannya untuk efisiensi waktu.
PENJADWALAN FLOWSHOP MENGGUNAKAN ALGORITMA NAWAZ ENSCORE HAM Masudin, Ilyas; Utama, Dana Marsetya; Susastro, Febrianto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 13, No. 1, Juni 2014
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v13i1.321

Abstract

This article attempts to schedule flow shop production using Nawaz Enscore Ham (NEH) to schedule jobs machining. The objective of this paper is to minimize total makespan which could reduce total production costs. This paper is based on the case study where NEH is applied in scheduling jobs in machines and then compared with the existing machine?s scheduling. The algorithm of NEH is also used to reduce idle time of machines so that the utility or performances of the machine are maintained.  The results of NEH simulation indicate that by applying NEH algorithm to scheduling machines for 10 jobs and 5 machines can reduce 2.5 per cent or 118 minutes of completing time of jobs. It also decreases total idle time of machines about 582 minutes compared with the existing scheduling.
ANALISA DISTRIBUSI PRODUK DENGAN PENDEKATAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DAN APLIKASI BEER GAME Pratiwi, Indah; Fitriadi, Ratnanto; Hapsari, Rika Triati
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 6, No. 1, Agustus 2007
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v6i1.1637

Abstract

Di dunia industri terutama menyangkut pendistribusian produk saat ini masih sering terdapat bullwhip effect, yaitu adanya simpangan yang jauh antara persediaan yang ada dengan permintaan. Hal ini dikarenakan kesalahan dari interpretasi data permintaan di rantai distribusi dan sistem informasi didalam sistem pendistribusiannya, yang disebabkan kurang terintegrasinya level-level supply chain dalam menyampaikan informasi permintaan dari konsumen ke level atasnya. Hal itu juga yang dialami oleh PT Bangun Indopralon Sukses Cabang Yogyakarta yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pendistribusian produk tangki air, pipa PVC, pintu PVC, sambungan, slang air, ember cor, pagar BRC dan talang di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Dimana terdapat masalah pengiriman dengan lead time yang terlalu lama membuat retailer tidak dapat memperhitungkan persediaan ketika melakukan pemesanan. Karena itu terjadi bullwhip effect di 11 retailer untuk pengukuran ?1 pada pengukuran upstream. Untuk melakukan suatu perbaikan dalam proses pendistribusian digunakan konsep Supply Chain Management (SCM), dimana didalamnya tidak hanya membahas mengenai pendistribusian produk saja, tetapi juga mengenai persediaan dan sistem informasi yang mendukung penerapan SCM. Selain itu juga diperlukan suatu peramalan agar perusahaan dapat memprediksi permintaan yang akan datang dimana dalam kasus ini menggunakan metode yang memiliki nilai MAD (Mean Absolute Deviation) terkecil. Selain itu juga digunakan aplikasi Beer Game untuk mengidentifikasi adanya bullwhip effect, dan memilih beberapa kebijakan (policy) untuk meminimalkan terjadinya bullwhip effect.

Filter by Year

2003 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 22, No. 2, December 2023 Vol. 22, No. 1, June 2023 Vol. 21, No. 2, December 2022 Vol. 21, No. 1, June 2022 Vol. 20, No. 2, December 2021 Vol. 20, No. 1, June 2021 Vol. 19, No. 02, December 2020 Vol. 19, No. 1, June 2020 Vol. 18, No. 2, Desember 2019 Vol. 18, No. 1, Juni 2019 Vol. 18, No. 1, Juni 2019 Vol. 17, No. 2, Desember 2018 Vol. 17, No. 2, Desember 2018 Vol. 17, No. 1, Juni 2018 Vol. 17, No. 1, Juni 2018 Vol. 16, No. 2, Desember 2017 Vol. 16, No. 2, Desember 2017 Vol. 16, No. 1, Juni 2017 Vol. 16, No. 1, Juni 2017 Vol. 15, No. 2, Desember 2016 Vol. 15, No. 2, Desember 2016 Vol. 15, No. 1, Juni 2016 Vol. 15, No. 1, Juni 2016 Vol. 14, No. 2, Desember 2015 Vol. 14, No. 2, Desember 2015 Vol. 14, No. 1, Juni 2015 Vol. 14, No. 1, Juni 2015 Vol. 13, No.2, Desember 2014 Vol. 13, No.2, Desember 2014 Vol. 13, No. 1, Juni 2014 Vol. 13, No. 1, Juni 2014 Vol. 12, No. 2, Desember 2013 Vol. 12, No. 2, Desember 2013 Vol. 12, No. 1, Juni 2013 Vol. 12, No. 1, Juni 2013 Vol. 11, No. 2, Desember 2012 Vol. 11, No. 2, Desember 2012 Vol. 11, No. 1, Juni 2012 Vol. 11, No. 1, Juni 2012 Vol. 10, No. 2, Desember 2011 Vol. 10, No. 2, Desember 2011 Vol. 10, No. 1, Juni 2011 Vol. 10, No. 1, Juni 2011 Vol. 6, No. 2, Desember 2007 Vol. 6, No. 2, Desember 2007 Vol. 6, No. 1, Agustus 2007 Vol. 6, No. 1, Agustus 2007 Vol. 5, No. 3, April 2007 Vol. 5, No. 3, April 2007 Vol. 5, No. 2, Desember 2006 Vol. 5, No. 2, Desember 2006 Vol. 5, No. 1, Agustus 2006 Vol. 5, No. 1, Agustus 2006 Vol. 4, No. 3, April 2006 Vol. 4, No. 3, April 2006 Vol. 4, No. 2, Desember 2005 Vol. 4, No. 2, Desember 2005 Vol. 4, No.1, Agustus 2005 Vol. 4, No.1, Agustus 2005 Vol. 3, No. 2, Desember 2004 Vol. 3, No. 2, Desember 2004 Vol. 3, No. 1, Agustus 2004 Vol. 3, No. 1, Agustus 2004 Vol. 2, No. 3, April 2004 Vol. 2, No. 3, April 2004 Vol. 2, No. 2, Desember 2003 Vol. 2, No. 2, Desember 2003 Vol. 1, No. 3, April 2003 Vol. 1, No. 3, April 2003 More Issue