cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 14126869     EISSN : 24604038     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal that aims to participate in developing the scientific field of Industrial Engineering, contains the results of research and theoretical study from lecturers, researchers and industry practitioners. Jurnal Ilmiah Teknik Industri is administered by the Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta and published by the Muhammadiyah University Press (MUP).
Arjuna Subject : -
Articles 766 Documents
ENTREPRENEURIAL INNOVATION IN TRADITIONAL WEAVING CRAFTSMEN DESIGNED BATIK FOR IMPROVING THE TOURISM INDUSTRY IN KLATEN Murni, Sri; Rahmawati, Rahmawati; Nurlaela, Siti; Winidyaningrum, Celviana
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10, No. 2, Desember 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The target of this study is to improve skilled knowledge and attitude worker of weave fasten as that self-supporting as according to potency and also opportunity work at industrial company, which is on finally can improve the quality of its life. Special target of this study give the knowledge of entrepreneurship among worker of weave fasten so that have high job ethos and also can yield pre-eminent masterpieces capable to compete in global market. The implementation take place to start 16 July until 23 July 2010, what consist of three phase that is activity early stage cover preparation phase, middle phase of activity which phase execution of training and also final phase of activity covering phase handling of post training. This training assign value added because there is skilled of batik design innovation at weave fastens affecting at make-up of production addition. The next study shall earn to measure effectiveness of “transfer training” on so that will be able to know how far done training can alter behavior of educative participant plunging in corporate world and industrial world and also trying self-supporting.
SIKAP KERJA YANG MENIMBULKAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL DAN MENINGKATKAN BEBAN KERJA PADA TUKANG BENTUK KERAMIK Sundari, Komang Nelly
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10, No. 1, Juni 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mencapai kenyamanan dan keamanan dalam bekerja, dibutuhkan stasiun kerja yang sesuai dengan ukuran antropometri pemakainya. Namun di dalam proses pembentukan benda keramik yang menggunakan mesin Wheel (electric wheel) dengan teknik putar, memang dituntut untuk bekerja dengan sikap lebih banyak membungkuk karena objek yang dikerjakan membutuhkan tenaga tangan yang cukup kuat agar keramik yang dihasilkan sesuai dengan desain yang dirancang. Akibatnya sikap kerja menjadi tidak alamiah. Jenis penelitian ini adalah penelitian cross-sectional dengan rancangan pre and post test group design, jumlah sampel sepuluh karyawan sebagai subjek penelitian. Data keluhan muskuloskeletal dan beban kerja yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan uji t-paired pada tingkat kemaknaan α = 0,05 dan diperoleh hasil adanya keluhan muskuloskeletal adalah 42,47%, peningkatan beban kerja adalah 34,65%. Solusi yang dapat diberikan adalah perlu melakukan sikap kerja bervariasi, perlu melakukan istirahat pendek antara 0,5 - 1,0 menit setiap 10 menit jam kerja.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING Prasetya, Alexander; Noya, Sunday Alexander Theophilus
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 14, No. 2, Desember 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the big investment in a business is facility design. It is a long-term investment due to great value. In its development, PT. Dwi Putra Sakti faced some problems related to facility layout. Problems that can be identified, such as work in process that has accumulated on the production floor, as well as the anorganizad facility layout. Therefore, it is necessary to redesign the layout for the production process more effective and efficient. This study uses a lean manufacturing approach to redesign facility layout. It used value stream mapping, seven waste, cellular manufacturing and 5S principle. Analysis of the implementation result is used to design the layout of the new facility. Level layout that will be examined are the macro-and micro-layout layout. Results of macro-layout design is decreasing production cycle time of trousers. While the micro-layout design is decreasing in material handling displacement.
PERANCANGAN HELM ANAK YANG ERGONOMIS (STUDI KASUS DI TK AN-NAMIROH PEKANBARU) Siska, Merry; Henedy, Henedy
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 11, No. 1, Juni 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyamanan anak merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan oleh orang tua, terutama pada saat melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor. Salah satu perlengkapan dalam mengendarai sepeda motor yaitu helm. Helm yang tidak memiliki segi ergonomis akan mengakibatkan kelelahan pada penggunanya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang helm anak-anak yang ergonomis. Langkah pertama dalam penelitian ini adalah pengumpulan data. Data yang dikumpulkan merupakan data antropometri kepala anak-anak sebanyak 80 siswa dari TK An-Namiroh. Data antropometri yang diperlukan adalah tinggi kepala, lebar kepala, panjang kepala, lingkaran kepala, mata ke kepala, dan kuping ke atas kepala. Langkah terakhir adalah analisis terhadap hasil rancangan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh lebar = 13 cm, lingkar helm = 52.08 cm, tinggi = 15.33 cm, bagian jarak kuping atas =14.62 cm, panjang =14.92 cm, jarak kaca helm ke mata terbagi 2 bagian yaitu: kaca bening = 4.85 cm, kaca hitam = 5.72 cm.
PENGEMBANGAN MODEL PERSEDIAAN DENGAN MEMPERTIMBANGKAN WAKTU KADALUARSA BAHAN DAN FAKTOR INCREMENTAL DISCOUNT Prasetyo, Hari; Setiawan, Eko; Musthofiyah, Ning Ati
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 2, Desember 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model persediaan yang mempertimbangkan waktu kadaluarsa bahan dan faktor incremental discount untuk mendapatkan biaya total (total cost) persediaan yang minimum. Model persediaan Economic Order Quantity (EOQ) Single Item digunakan sebagai dasar pengembangan model. Algoritma pencarian solusi model dibuat untuk mendapatkan solusi dari model. Selain itu pada bagian akhir diberikan studi kasus implementasi model di PT. XYZ. 
KELUHAN SUBJEKTIF PADA OPERATOR KOMPUTER DI UNIT PELAKSANA TEKNIS – PENGEMBANGAN SENI DAN TEKNOLOGI KERAMIK DAN PORSELIN BALI Sundari, Komang Nelly
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10, No. 2, Desember 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di UPT – PSTKP (Unit Pelaksana Teknis – Pengembangan Seni dan Teknologi Keramik dan Porselin) Bali hampir setiap ruangan dilengkapi sebuah komputer, kecuali dalam ruangan rapat, ruangan laboratorium, dan ruangan produksi. Para operator komputer tersebut biasanya melaksanakan tugas sehari-harinya di depan komputer tidak lebih dari dua jam, lalu beralih ke pekerjaan lain yang tidak menggunakan komputer dan selanjutnya melanjutkan lagi pekerjaannya dengan komputer. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa jenuh, penat, dan kelelahan di mata selama bekerja di depan komputer. Bila dilihat dari sisi keefektivitan tenaga operator, cara kerja seperti ini sudah jelas tidak menguntungkan bagi lembaga karena waktu kerja terbuang dan sudah pasti kaitannya pada produktivitas yang tidak optimal. Kondisi tersebut tentu tidak sesuai dengan konsep ergonomi. Salah satunya adalah tidak tercapainya peningkatan produktivitas. Dalam ergonomi dikenal istilah keluhan subjektif, yaitu tanda-tanda yang menyatakan adanya kelelahan yang dialami orang akibat beban kerja yang membebaninya oleh karena interaksi pekerja dengan jenis pekerjaannya, rancangan tempat kerja, peralatan kerja, dan lingkungan kerja. Kelelahan dibedakan dalam tiga kategori yaitu menurunnya aktivitas, menurunnya motivasi, dan adanya kelelahan fisik akibat keadaan umum. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional dengan rancangan pre and post test group design, melibatkan sepuluh orang operator sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kelelahan 30 items of rating scale. Pendataan dilakukan sebelum dan setelah 2 jam kerja. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t-paired pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasilnya adalah operator komputer yang bekerja selama 2 jam mengalami peningkatan kelelahan secara umum sebesar 37,29%; pelemahan aktivitas kerja sebesar 39,08%; pelemahan motivasi kerja sebesar 28,64% dan meningkatnya kelelahan fisik sebesar 42,15%. Saran yang dapat diberikan adalah perlunya pengaturan irama kerja dan diterapkan istirahat pendek 5 – 10 menit setiap 1 jam kerja agar kondisi operator pulih dari rasa lelah, dan perbaikan stasiun kerja sesuai antropometri operator.
PENDEKATAN MODEL KANO PADA QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT UNTUK PERBAIKAN KUALITAS KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Utami, Endah
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 14, No. 2, Desember 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is about customer satisfaction related to service implementation of learning process at Faculty of Industrial Technology, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. The purpose was to determine the preference of students to services during the implementation of learning process and designing service quality implementation of learning process according to user preferences. The method to determine consumer preferences is the Kano model attributes, while for designing quality services used Quality Function Deployment method.  The sampling technique method was simple random sampling.  The design quality of service based on the preferences of the respondents carried out by: checking periodically, held training excellent service to employees, cleaning and checks on a regular basis, providing a suggestion box, checking the number of participants of the course, accelerate the schedule of lectures of the study program, setting internet connection in Wide Area Network and the provision of notice boards.
BATIK TRAINING ON NURSING HOUSE ‘WANITA UTAMA’ SURAKARTA Handayani, Sarah Rum; Rahmawati, Rahmawati; Riani, Asri Laksmi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10, No. 1, Juni 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to be able to guide and direct the prostitutes (WTS) in Surakarta and it’s surrounding environment on the nursing house "Wanita Utama" Surakarta who want to change profession to have the insight and skills of entrepreneurial attitudes and skills of batik. Debriefing is done by providing counseling and training-related such as entrepreneurship training, providing knowledge about batik and batik business, as well as training with the kinds of batik: handmade writing batik, printed batik and combination batik. The implication of this activity is the opening insight into the participants on the batik activities and can be seen from the enthusiasm of participants to propose on batik courses in other kinds such as batik dyeing. Most of the participants wanted a follow-up of these training efforts as well as assistance and for giving a confidence to be responsible for their future.
PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI DENGAN APLIKASI METODE FUZZY – MAMDANI Djunaidi, Much.; Setiawan, Eko; Andista, Fajar Whedi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 2, Desember 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang timbul di dunia ini seringkali mengandung ketidakpastian, logika fuzzy merupakan salah satu metode untuk melakukan analisis sistem yang mengandung ketidakpastian. Pada penelitian ini digunakan metode mamdani atau sering juga dikenal dengan metode Min – Max. Perancangan sistem untuk mendapatkan output dilakukan dalam tahap – tahap (a) pembentukan himpunan fuzzy, (b) Aplikasi fungsi implikasi, (c) membentuk aturan – aturan, (d) penegasan (defuzzifikasi). Pada penelitian ini defuzzifikasi dilakukan  dengan menggunakan metode centroid. Pada metode ini nilai defuzzyfikasi bergerak secara halus, sehingga perubahan pada himpunan  fuzzy juga akan bergerak dengan halus. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dengan memasukkan variabel input  pada bulan juli 2005, yaitu jumlah permintaan sebesar 21.945 unit dan jumlah persediaan sebesar 1.824 unit menghasilkan output jumlah produksi sebesar 20.300 unit.  
SIX SIGMA FRAMEWORKS: AN ANALYSIS BASED ON ROGERS’ DIFFUSION OF INNOVATION THEORY Amar, Kifayah
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 11, No. 1, Juni 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper attempt to analyze frameworks related to Six Sigma and Lean Six Sigma. The basis of analysis the frameworks is the diffusion of innovation theory. Several criteria was used to analyze the frameworks e.g. relative advantage, compatibility, complexity, trialability, observability, communication channels, nature of the social system/culture and extent of change agent.    Based on framework analysis, there is only one framework fits to Rogers’ theory on diffusion of innovation. The framework is a Lean Six Sigma framework which consists elements such owner/manager commitment and involvement, employee involvement, training, culture change and external support. Even though the elements have similarity to other Six Sigma frameworks but they put more attention on culture change and external support. Generally speaking, the culture change and external support are the most important elements to the implementation of Six Sigma or other soft approaches particularly for small organizations.

Page 8 of 77 | Total Record : 766


Filter by Year

2003 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 22, No. 2, December 2023 Vol. 22, No. 1, June 2023 Vol. 21, No. 2, December 2022 Vol. 21, No. 1, June 2022 Vol. 20, No. 2, December 2021 Vol. 20, No. 1, June 2021 Vol. 19, No. 02, December 2020 Vol. 19, No. 1, June 2020 Vol. 18, No. 2, Desember 2019 Vol. 18, No. 1, Juni 2019 Vol. 18, No. 1, Juni 2019 Vol. 17, No. 2, Desember 2018 Vol. 17, No. 2, Desember 2018 Vol. 17, No. 1, Juni 2018 Vol. 17, No. 1, Juni 2018 Vol. 16, No. 2, Desember 2017 Vol. 16, No. 2, Desember 2017 Vol. 16, No. 1, Juni 2017 Vol. 16, No. 1, Juni 2017 Vol. 15, No. 2, Desember 2016 Vol. 15, No. 2, Desember 2016 Vol. 15, No. 1, Juni 2016 Vol. 15, No. 1, Juni 2016 Vol. 14, No. 2, Desember 2015 Vol. 14, No. 2, Desember 2015 Vol. 14, No. 1, Juni 2015 Vol. 14, No. 1, Juni 2015 Vol. 13, No.2, Desember 2014 Vol. 13, No.2, Desember 2014 Vol. 13, No. 1, Juni 2014 Vol. 13, No. 1, Juni 2014 Vol. 12, No. 2, Desember 2013 Vol. 12, No. 2, Desember 2013 Vol. 12, No. 1, Juni 2013 Vol. 12, No. 1, Juni 2013 Vol. 11, No. 2, Desember 2012 Vol. 11, No. 2, Desember 2012 Vol. 11, No. 1, Juni 2012 Vol. 11, No. 1, Juni 2012 Vol. 10, No. 2, Desember 2011 Vol. 10, No. 2, Desember 2011 Vol. 10, No. 1, Juni 2011 Vol. 10, No. 1, Juni 2011 Vol. 6, No. 2, Desember 2007 Vol. 6, No. 2, Desember 2007 Vol. 6, No. 1, Agustus 2007 Vol. 6, No. 1, Agustus 2007 Vol. 5, No. 3, April 2007 Vol. 5, No. 3, April 2007 Vol. 5, No. 2, Desember 2006 Vol. 5, No. 2, Desember 2006 Vol. 5, No. 1, Agustus 2006 Vol. 5, No. 1, Agustus 2006 Vol. 4, No. 3, April 2006 Vol. 4, No. 3, April 2006 Vol. 4, No. 2, Desember 2005 Vol. 4, No. 2, Desember 2005 Vol. 4, No.1, Agustus 2005 Vol. 4, No.1, Agustus 2005 Vol. 3, No. 2, Desember 2004 Vol. 3, No. 2, Desember 2004 Vol. 3, No. 1, Agustus 2004 Vol. 3, No. 1, Agustus 2004 Vol. 2, No. 3, April 2004 Vol. 2, No. 3, April 2004 Vol. 2, No. 2, Desember 2003 Vol. 2, No. 2, Desember 2003 Vol. 1, No. 3, April 2003 Vol. 1, No. 3, April 2003 More Issue