cover
Contact Name
Laili Etika Rahmawati
Contact Email
ler211@ums.ac.id
Phone
+6282241511300
Journal Mail Official
jurnal.kls@ums.ac.id
Editorial Address
Jurnal Kajian Linguistik dan Sastra KLS Department of Indonesia Education School of Teacher Training and Education Universitas Muhammadiyah Surakarta Department of Indonesian Education School of Teacher Training and Education Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kajian Linguistik dan Sastra
ISSN : 08529604     EISSN : 25412558     DOI : https://doi.org/10.23917/kls
Language studies, covering sociolinguistics, psycolinguistics, translation, lexicography, comparative linguistics, computational linguistics, and anthropological linguistics.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2018)" : 16 Documents clear
KEFAHAMAN ASPEK LINGUISTIK DALAM MENELITI PERKEMBANGAN KOGNITIF KANAK-KANAK PRASEKOLAH Anida Sarudin; Dahlia Janan; Zulkifli Osman; Ahmad Khair Mohd Noor
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.894 KB) | DOI: 10.23917/kls.v3i1.5413

Abstract

                                                                 Abstrak Kajian ini memfokuskan penguasaan aras  kognitif, iaitu aras pengetahuan, kefahaman, aplikasi, analisis, sintesis dan penilaian dalam mengukur potensi berbahasa kanak-kanak. Selain itu, kajian ini turut meneliti amalan pengajaran guru prasekolah dalam meningkatkan aras kognitif kanak-kanak. Kajian  ini menekankan Aras Taksonomi Bloom (1956) sebagai gagasan pengukuran dalam meneliti  tahap kognitif  kanak-kanak yang bermula daripada peringkat rendah hingga ke peringkat tinggi berteraskan lima bidang bahasa, iaitu fonologi,morfologi, sintaksis, semantik dan pragmatik. Seramai  75 orang kanak-kanak yang berumur lingkungan 3 hingga 5 tahun dipilih secara rawak untuk ditemu bual dan diukur melalui Instrumen Penilaian Terancang di lima lokasi taska terpilih. Dapatan kajian mendapati  bahawa amalan pengajaran guru-guru prasekolah tidak mengukur  domain kognitif kanak-kanak secara holistik, sebaliknya hanya melibatkan komponen-komponen tertentu sahaja. Analisis juga menunjukkan bahawa tahap penguasaan kognitif kanak-kanak bermula daripada aras yang paling tinggi . Hal ini kerana mereka dapat menjawab soalan dalam bidang semantik dan pragmatik, iaitu pada aras yang lebih tinggi, iaitu pada aras penilaian dan analisis. Keupayaan ini menggambarkan bahawa kanak-kanak pada usia 3 hingga 5 tahun ini peka kepada alam persekitaran mereka sehingga mereka boleh menghubungkaitkan pengalaman dengan bahan rangsangan yang ditunjukkan. Seharusnya guru perlu mengesan tahap kognitif kanak-kanak ini berlandaskan kaedah dan teknik yang lebih praktikal. Pengukuran aspek kognitif perlu dilakukan secara holistik, dengan tidak mengesampingkan komponen tertentu sahaja sebagai aras pengukuran.  Sebaliknya, ia diuji dengan pelbagai bidang linguistik kerana ia mewakili pencapaian bahasa secara keseluruhannya.  Hal ini membuktikan bahawa perancangan pedagogi amat perlu dalam usaha mengenal pasti potensi kognitif kanak-kanak prasekolah dalam abad 21. Kata Kunci: Kognitif, Taksonomi Blom, Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Semantik, Pragmatik, Kanaka-kanak
NOVEL GURU ONYEH SEBAGAI METAFORA BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT SASAK Ana Mulyono; Bani Sudardi; Mugiyatna Mugiyatna
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.541 KB) | DOI: 10.23917/kls.v3i1.4927

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan gambaran tokoh Guru Onyeh dalam novel Guru Onyeh karya Salman Faris, (2) mendeskripsikan perjuangan masyarakat Sasak dalam novel Guru Onyeh karya Salman Faris, dan (3) mendeskripsikan kehidupan masyarakat Sasak dalam novel Guru Onyeh yang merupakan metafora kehidupan masyarakat Sasak dalam kenyataan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan metode kualitatif interpretatif. Data diperoleh dan dikumpulkan melalui sumber data primer dan sekunder. Data yang didapat dijelaskan dengan cara deskriptif interpretatif. Penelitian ini menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa tokoh Guru Onyeh dalam novel tersebut memiliki karakter baik. Gambaran karakter tersebut merupakan ikon diagramatis dan ikon imagi (image) yang menceritakan kehidupan tokoh Guru Onyeh serta menggambarkan watak atau karakter Guru Onyeh. Selain itu, perjuangan Guru Onyeh dalam novel tersebut merupakan ikon diagramatis dan ikon imagi (image) bagi perjuangan untuk menata kehidupan masyarakat Sasak. Semua peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam novel Guru Onyeh merupakan ikon metaforis bagi kehidupan masyarakat Sasak dalam dunia nyata. Selanjutnya, cerita novel Guru Onyeh merupakan indeks bagi kehidupan sosial budaya masyarakat Sasak, artinya, cerita novel tersebut merupakan tanda dari adanya kehidupan nyata. Selain itu, novel Guru Onyeh merupakan kritik sosial. Artinya, cerita novel tersebut hadir sebagai bentuk kritik terhadap masyarakat Sasak dan penguasa.Kata Kunci: Novel Guru Onyeh, Metafora, Masyarakat Sasak, Salman Faris
Analysis of Social Feminism Against Novel Banat Riyadh by Raja Al Sanae Sastro Situmeang
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.107 KB) | DOI: 10.23917/kls.v3i1.6452

Abstract

Abstract.Social Feminism expressed by Marxists showed the class gap and the importance of power to women. But it shifted to a more severe realm in all aspects of women's lives. Novel Banat Riyadh gave an overview of four Saudi Arabian girls who seeked to awaken the elements of feminism and reformation for women through the expressions of literary works that became the center of world attention because the facts revealed about the social reality of women was different from what has been understood by the world community today. Therefore, the method used was qualitative with semiotic approach that serves for more complete and detailed research results, using primary data of novel and secondary in the form of books and other scientific works. The result showed that the element of social feminism took place in the character of characters in novels with different backgrounds, education and family rules that restrict and imprison women, dress mode which was considered a reflection of injustice and inequality for women and work structure relation with reality of Arab women social life.Keywords: Social Feminism, Saudi Women, Novel Literature, Social Reality.
THE PRACTICE AND OBSTACLE FACTORS IN THE TEACHING OF ENGLISH TO YOUNG LEARNERS IN PUBLIC PRIMARY SCHOOLS IN PRINGSEWU, LAMPUNG PROVINCE, INDONESIA Nana Apriliana
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.908 KB) | DOI: 10.23917/kls.v3i1.6082

Abstract

In learning English for beginners like children, teachers have a very important role and will have a big effect on the outcomes of the learning process. In fact, most students in primary schools are difficult to understand English. Therefore, this study is aimed to examine the practices and obstacle factors in the teaching of English to young learners in six public primary schools (grade 4-6) in Pringsewu, Lampung province. This is descriptive research study that observes the process of teaching and learning and gives interviews to the teachers related to the teaching of English to young learners to gather relevant and proper data. The data is analyzed  based on themes and categories identified from the available literature quantitatively and qualitatively. The findings indicate English is taught through Indonesian language. Moreover, it shows that teachers who teach English are lack of proper pre-service training because most of them are not graduated from English Education. Therefore, they are lacking understanding and knowledge of the purpose, procedures and approaches of teaching English to young learners. The teachers also lack of in-service professional development courses on how to deal with young learners because the English position is only as local content. English gets less attention from both schools and government. Therefore, they never get in-service training, textbooks, syllabus and other facilities. This study recommends the change of minister of education regulation that positioning English as a local content to be compulsory subject to maximize the learning process to meet the challenge of globalization era.
KEDUDUKAN WANITA JAWA SEBAGAI ISTRI DALAM NOVEL ALUN SAMUDRA RASA KARYA ARDINI PANGASTUTI BN Sa'adatun Nuril Hidayah; Slamet Subiyantoro; Nugraheni Eko Wardani; Kundharu Saddhono
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.994 KB) | DOI: 10.23917/kls.v3i1.5993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk masalah kedudukan wanita Jawa yang digambarkan oleh tokoh Intan  sebagai anak dan istri dalam perspektif gender serta melihat perbedaan wanita Jawa pada zaman dahulu dengan wanita Jawa pada zaman sekarang menjadi salah satu pertimbangan dalam menganalisis novel Alun Samudra. Masyarakat jawa merupakan penganut bentuk dasar sistem terminologi bilateral dan generasional yang menyamaratakan kedudukan laki-laki dan perempuan. Namun, pada kenyataannya tetap saja ada perbedaan dalam senioritas dan jenis kelamin. Dalam budaya jawa pun dikenal istilah Kanca Wingking bagi perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Sumber  utama data dalam penelitian ini adalah kutipan dari novel Alun Samudra Rasa karya Ardini Pangastuti Bn yang dianalisis menggunakan prespektif gender. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa deskriminasi gender seperti marginalisasi, stereotipe, dan subordinasi melahirkan berbagai kekerasan ekonom, fisik, psikis, dan seksual. Kata kunci : Wanita Jawa, gender, istri
TINDAK TUTUR PERLOKUSI PADA KARIKATUR DALAM RUBRIK OPINI DI SURAT KABAR KOMPAS Siti Arnisyah; Atiqa Sabardila
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.415 KB) | DOI: 10.23917/kls.v3i1.1992

Abstract

Penelitian ini mengangkat permasalahan bentuk tindak tutur perlokusi yang terdapat pada karikatur dalam koran Kompas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur perlokusi pada karikatur dalam koran Kompas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi pembaca dan penulis mengenai bentuk tindak tutur perlokusi secara signifikan. Sumber data dari penelitan ini adalah karikatur dalam koran Kompas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca yaitu teknik baca SQ3R. Hasil penelitian ini menemukan bahwa tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam karikatur mengacu pada lima jenis tindak tutur, di antarnya a) refrensentatif, b) komisif, c) direktif d) ekspresif, dan e) deklarasi.Kata kunci: tindak tutur, perlokusi, karikatur

Page 2 of 2 | Total Record : 16