Emitor: Jurnal Teknik Elektro
Emitor: Jurnal Teknik Elektro is a scientific journal published by the Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering UMS with a goal as the media of scientific publications in the field of all electrical engineering's covering the field of Electric Power System (STL), System Alerts and Electronics (SIE) that includes Electronic, Telecommunications, Computing, Control, Instrumentation, Medical Electronics (biomedical) and Computer and Information Systems (SKI).
Articles
307 Documents
Desain Prototipe Kompor Listrik Tenaga Surya
Hasyim Asyari;
Umar Umar;
Angga Purna Irawan
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 19, No 1: Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/emitor.v19i1.6997
Pemakaian bahan bakar yang bersumber dari fosil setiap tahunnya mengalami peningkatan drastis seiring bertambahnya jumlah penduduk. Bahan bakar fosil semakin menipis stoknya sehingga para peneliti mengkaji penggunaan bahan bakar yang bersifat terbarukan, sebagai upaya mengganti bahan bakar fosil dan gas. Indonesia sendiri pemanfaatan energi terbarukan saat ini belum optimal dalam menunjang kebutuhan masyarakat. Salah satu energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan yakni energi matahari yang akan diaplikasikan pada kompor listrik. Saat ini proses untuk memasak oleh masyarakat secara umum masih menggunakan bahan bakar fosil dan gas. Tujuan peneliti ini adalah mendesain prototype kompor listrik berbasis energi terbarukan berupa sel surya. Metode yang digunakan oleh dalam penelitian ini yakni mendesain kompor listrik yang tersusun atas 3 buah glow plug dan sebuah kawat nikelin (berdiameter 1 mm) yang memiliki daya hantar tegangan yang tinggi dengan inputan sumber energi yang memanfaatkan 4 buah panel surya dengan kapasitas masing-masing 120 Wp yang disusun secara paralel. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kompor listrik hasil desain dapat dimanfaatkan menggoreng sebiji telur dengan waktu 4 menit, dengan besaran arus yang mengalir 19.02 A, pada kondisi tegangan 17.0 V. Suhu panasnya berkisar pada angka 60ᴼC.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sekolah Menengah Atas/Sederajat di Kota Surakarta menggunakan Leaflet Javascript Library berbasis Website
Ridwan Renaldi;
Dimas Aryo Anggoro
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 20, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/emitor.v20i02.10945
Pendidikan merupakan salah satu sektor terpenting yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Banyaknya jumlah sekolah di kota Surakarta memberikan banyak alternatif bagi calon peserta didik dan orang tua murid. Akan tetapi sedikitnya informasi mengenai profil sekolah serta lokasi keberadaanya yang tidak banyak orang tau, menjadikan hambatan bagi calon peserta didik dan orang tua dalam menentukan pilihan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun Sistem Informasi Geografis berbasis web untuk pesebaran SMA / SMK di kota Surakarta dengan menggunakan Library Leaflet Javascript untuk menampilkan peta pesebaran SMA / SMK. Aplikasi ini memungkinkan untuk mencari lokasi sekolah di sekitar pengguna dan memberikan informasi mengenai profile sekolah. Diharapkan aplikasi ini dapat membantu masyarakat dalam mengakses informasi mengenai lokasi dan profil sekolah di kota Surakarta. Pengembangan sistem menggunakan metode sekuensial linier (Waterfall) dan dibuat dengan beberapa komponen yaitu HTML, CSS, Javascript, PHP dan mysql. Hasil dari penelitian ini adalah webgis yang dapat menampilkan lokasi pesebaran sekolah dan profil sekolah di kota Surakarta. Berdasarkan hasil pengujian metode Black-box sistem dapat berjalan sesuai dengan fungsionalitasnya. Sedangkan pada pengujian metode SUS diperoleh score SUS yaitu 79,4, menunjukan sistem diterima oleh masyarakat. Kesimpulan yang di dapat pada penelitian ini adalah Library Leaflet mempermudah dalam pembuatan peta, sistem dapat menampilkan lokasi pada peta dan informasi profil sekolah serta sistem dapat berjalan dengan baik.
Perancangan Immobilizer berbasis RFID untuk Sepeda Motor
Heru Supriyono;
Ardhya Dwi Nor Setyawan
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 2: September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/emitor.v16i02.5788
Seiring majunya perkembangan teknologi bidang otomotif dan berkembangnya produksi kendaraan bermotor muncul masalah kriminalitas khususnya tindak pencurian kendaraan motor kejahatan serta sistem keamanan pada kendaraan itu sendiri yang masih lemah serta rawan penggunaan kunci ganda T yang digunakan dalam merusak rumah kunci sepeda motor. Pada penelitian ini penulis membuat inovasi dengan menggunakan metode eskperimental membuat sistem keamanan bermotor berbasis RFID dengan menggunakan Arduino UNO sebagai mikrokontroler serta buzzer berfungsi sebagai alarm peringatan, fungsi RFID itu sendiri untuk mencegah hubungan listrik yang berasal dari aki menuju koil sehingga motor tidak bisa dihidupkan tanpa RFID ID tag dari pemilik bermotor sehingga motor aman dari tindak kejahatan pencurian dan jarak efisien yang disarankan dalam penggunaan RFID 0 hingga 2 cm serta menggunakan sensor getar untuk meminimalisir dalam pencurian sepeda motor.
Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif
Bambang Hari Purwoto;
Jatmiko Jatmiko;
Muhamad Alimul Fadilah;
Ilham Fahmi Huda
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 18, No 1: Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/emitor.v18i01.6251
Peneltian ini bertujuan memberikan memberikan gambaran yang jelas mengenai efisiensi penggunaan Panel Surya sebagai sumber energi alternatif jika dibandingkan dengan penggunaan generator/Genset sebagai sumber energi untuk peralatan listrik. Dalam penelitian ini, digunakan Panel Surya dengan kapasitas 100 WP, yang mana energy yang dihasilkan Panel Surya tersebut kemudian disimpan dalam baterai (accu) dengan kapasitas 12 volt 70 Ah. Energi listrik yang dihasilkan oleh Panel Surya tersebut masih berupa energi listrik dengan tegangan searah. Oleh karena kebanyakan peralatan listrik yang ada menggunakan tegangan bolak-balik, maka diperlukan sebuah inverter untuk mengubah tegangan searah yang dihasilkan oleh Panel Surya menjadi tegangan bolak balik. Inverter yang digunakan dalam penelitian iniberkapasitas 2000 watt sebagai pengubah tegangan DC 12 volt ke AC 220 vol, yang kemudian akan digunakan sebagai sumber energi listrik untuk peralatan listrik yang berupa blender dan lampu listrik.
Sistem Monitoring dan Kendali Operasi Pompa Air di Daerah Persawahan
Agus Yoga Pratama;
Bambang Hari Purwoto
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 19, No 2: September 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/emitor.v19i2.8815
Sistem irigasi didaerah persawahan terkadang tidak memenuhi kebutuhan air didaerah persawahan sehingga dibutuhkan sumber air yang lain. Sumber air lain yaitu dengan membuat sumur didaerah persawahan, maka dari itu dibutuhkan pompa air untuk memindahkan air dari sumur ke sawah. Terjangkaunya tenaga listrik di setiap daerah sehingga banyak petani yang memanfaatkan listrik sebagai sumber tenaga dari pompa air. Proses pengairan yang lama dan waktu yang tidak menentu serta tidak efektif jika petani terus menunggui proses pengairan sawah. Selain itu , pompa air akan mengalami kerusakan apabila bekerja pada kondisi tanpa air atau beban berat seperti air lumpur secara terus menerus. Oleh karena itu, dibutuhkan alat untuk mengendalikan pompa air secara jarak jauh dan memonitoring kondisi pompa air jika pompa air bermasalah. Pompa air dikendalikan melalui SMS dengan mengirimkan perintah yang berguna menyalakan ataupun mematikan pompa air. Teknologi yang digunakan dalam hal ini adalah modul GSM. Selain itu, digunakan pula sensor arus dan sensor water level. Sensor arus berguna memonitoring kondisi pompa air jika pompa air bermasalah atau rusak. Apabila pompa air bermasalah atau rusak arus yang mengalir lebih besar 0.3A sehinga menyebabkan boros tenaga listrik dan pompa dimatikan. Sensor water level untuk mendeteksi kondisi air dalam tanah bekerja dengan baik ketika air tidak ada, pompa air dimatikan. Setiap proses yang telah dijalankan akan dikirimkan notifikasi SMS ke ponsel petani berupa pesan yang menandakan kondisi pompa.
Inventory Information System in Benostore Stores
Arrotama Hafed Mawan;
Dimas Aryo Anggoro
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 21, No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/emitor.v21i1.13262
Benostore shop is a shop that sells clothing equipment in Surakarta. Inventory management at Benostore stores is still conventional with the records in the ledger so that its performance is limited. Then an inventory information system was created to optimize inventory management at the Benostore store. The method used is the SDLC method with a waterfall approach using UML (integrated modeling language) which consists of use case diagrams and activity diagrams. This system is designed using the Hypertext Preprocessor (PHP) web programming language with the CodeIgniter version 3 framework and MySQL which is used for database design and data storage. This system will be tested using the BlackBox method and user acceptance test (UAT). UAT testing uses the interview method involving shop owners and employees. This research produces an inventory system that can be implemented in the Benostore shop.
Analisis Aliran Beban pada Sistem Tenaga Listrik di KSO Pertamina EP – GEO Cepu Indonesia Distrik 1 Kawengan menggunakan Software ETAP 12.6
Cahyo Kumolo
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 1: Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/emitor.v16i1.2677
Sistem interkoneksi merupakan salah satu dari beberapa sistem jaringan yang diterapkan pada sistem tenaga listrik pada sebuah plant khususnya di KSO Pertamina EP-Geo Cepu Indonesia Distrik I Kawengan. Seiring bertambahnya beban, maka perubahan terhadap sistem tenaga listrik tak dapat terhindarkan. Hal ini menyebabkan kondisi jaringan sistem tenaga listrik menjadi semakin kompleks dan rumit. Tanpa adanya pengelolaan yang baik terhadap jaringan sistem tenaga listrik yang kompleks dan rumit, maka akan memperbesar rugi-rugi daya yang terjadi serta memperburuk profil tegangan yang ada. Perlu adanya analisis aliran beban untuk mengetahui profil tegangan dan rugi-rugi daya, dan melakukan evaluasi untuk memperbaiki profil tegangan dan rugi-rugi daya yang ada.Penelitian dimulai dengan pengumpulan data sistem tenaga listrik yang ada di KSO Pertamina EP-Geo Cepu Indonesia Distrik I Kawengan, setelah itu dilakukan pemodelan sistem ke dalam ETAP 12.6. Dalam memperbaiki profil tegangan dan rugi-rugi daya pada simulasi ini dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu tahap pertama, kedua, ketiga dan keempat. Tahap pertama merupakan hasil simulasi yang belum adanya evaluasi. Tahap kedua setelah adanya evaluasi pada beberapa komponen. Simulasi tahap ketiga melakukan evaluasi lebih lanjut pada beberapa komponen. Simulasi tahap keempat adalah memastikan bahwa kondisi profil tegangan dan rugi-rugi daya sudah membaik.Hasil simulasi yang dilakukan adalah saat beban beroperasi 100%. Simulasi pertama menunjukkan banyak terjadi drop tegangan dibeberapa bus dan memiliki rugi-rugi daya yang cukup besar. Evaluasi yang pertama dilakukan yaitu pada pembangkit karena pembangkit yang berkapasitas 1450 KVA harus memenuhi semua beban yang mencapai 2801 KW, evaluasi dilakukan dengan penggunaan 3 pembangkit yaitu 2 pembangkit 1450 KVA dan 500 KVA. Evaluasi yang lain juga dilakukan pada komponen yang mengalami overload maupun under votage. Pada simulasi pada tahap pertama terdapat losses daya aktif sebesar 331.7 KW dan losses daya reaktif sebesar 311.6 Kvar, dengan adanya evaluasi di beberapa komponen sampai tahap keempat diperoleh losses daya aktif sebesar 74.1 KW dan losses daya reaktif sebesar 144.8 Kvar.
Sistem Informasi Akademik untuk Layanan Mahasiswa UMS berbasis Mobile
Hanif Amrullah;
Bana Handaga
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 17, No 2: September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/emitor.v17i2.6230
Pemanfaatan teknologi terkait penyampaian informasi dalam dunia akademik kini mulai bergeser dari teknologi web menjadi teknologi mobile yang lebih fleksibel, efektif, dan efisien.Meningkatnya akses informasi secara mobile tanpa diimbangi pengembangan yang baik dan serius akan menimbulkan masalah baru terkait keamanan sistem, kenyamanan dan kepuasan pengunaan teknologi mobile yang memiliki ukuran beragam. Oleh Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi akademik berbasis mobile native dengan sistem operasi android yang berfokus pada layanan akademik untuk mahasiswa di UMS. Sistem ini dibuat dengan Android Studio sebagai software IDE, java sebagai bahasa pemrogramannya dan API JSON utuk pertukaran datanya. Pengamatan secara langsung terhadap sistem informasi akademik UMS berbasis web dimaksudkan untuk pengumpulan data terkait fitur. Penelitian ini menghasilkan suatu sistem informasi akademik untuk layanan mahasiswa UMS berbasis mobile yang memiliki fitur cari jadwal, edit data diri, fitur terkait rencana studi, fitur lihat jadwal perkuliahan, fitur lihat nilai akademik, dan fitur atur password. Pengujian yang dilakukan terhadap 40 mahasiswa UMS dari beberapa program studi menunjukkan bahwa 88% responden menyetujui sistem ini mudah di gunakan, menarik, bermanfaat dan dibutuhkan oleh responden.
Sistem Peminjaman Sepeda Otomatis berbasis QR Code
Reinaldi Prasetya;
Heru Supriyono
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 20, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/emitor.v20i1.8461
Saat ini sistem peminjaman sepeda yang berkembang masih menerapkan sistem peminjaman tradisional. Berdasarkan contoh studi kasus di wilayah kampus UMS, sistem peminjaman masih menggunakan sistem manual yang mengharuskan peminjam sepeda mengambil kunci sepeda pada petugas dan menuliskan data peminjam pada sebuah kertas. sistem peminjaman ini memiliki kekurangan di antaranya adalah tingkat efisiensi yang kurang dalam pelaksanaannya. Berdasarkan studi kasus tersebut, muncul gagasan inovatif untuk membuat sebuah model simulasi sistem peminjaman sepeda otomatis menggunakan Aplikasi QR Code Scanner berbasis Android sebagai medianya. Aplikasi tersebut akan digunakan untuk membaca QR Code pada sepeda. Disisi lain, Raspberry Pi akan berkomunikasi dengan Aplikasi Android QR Code Scanner dan juga digunakan sebagai Controller LED (Light-Emitting Diode) yang digunakan sebagai simulasi dari sistem kunci pada sepeda. Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah dalam pendataan peminjaman sepeda dan juga meningkatkan efisiensi pengguna dalam melakukan peminjaman sepeda.Saat ini sistem peminjaman sepeda yang berkembang masih menerapkan sistem peminjaman tradisional. Berdasarkan contoh studi kasus di wilayah kampus UMS, sistem peminjaman masih menggunakan sistem manual yang mengharuskan peminjam sepeda mengambil kunci sepeda pada petugas dan menuliskan data peminjam pada sebuah kertas. sistem peminjaman ini memiliki kekurangan di antaranya adalah tingkat efisiensi yang kurang dalam pelaksanaannya. Berdasarkan studi kasus tersebut, muncul gagasan inovatif untuk membuat sebuah model simulasi sistem peminjaman sepeda otomatis menggunakan aplikasi QR codescanner berbasis android. Aplikasi tersebut akan digunakan untuk membaca QR code pada sepeda. Disisi lain, aplikasi android QR code scanner akan berkomunikasi dengan Raspberry Pi yang berfungsi sebagai Controller LED (Light-Emitting Diode) yang digunakan sebagai simulasi dari sistem kunci pada sepeda.Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan model Waterfall dalam pengembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pendataan peminjaman sepeda dan juga meningkatkan efisiensi pengguna dalam melakukan peminjaman.Pengujian yang dilakukan dengan metode black-box untuk mengetahui fungsionalitas dari sistem menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Aplikasi android yang dibuat dapat berjalan di android versi 5.0 ke atas. Pengujian QR code menunjukkan bahwa QR code tetap dapat dipindai hingga 15 coretan, dapat dipindai hingga jarak 50cm dan gagal terpindai pada keadaan yang sangat gelap. Berdasarkan Pengujian kuesioner yang dilakukan kepada responden sebanyak 17 pengguna dan 1 orang admin menunjukkan hasil dengan rata rata 90% dan 94,29%, dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibangun berada pada kategori baik dan dapat diterima oleh pengguna dari sistem.
Desain Prototipe Motor Induksi 3 Fasa
J Jumanto;
Hasyim Asy'ari;
Agus Supardi
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 14, No 1: Maret 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/emitor.v14i1.12776
Hampir di setiap rumah tangga dan industri menggunakan mesin listrik untuk mempermudah pekerjaan. Jenis mesin listrik yang umum digunakan adalah motor induksi. Hal ini disebabkan karena jenis motor induksi mempunyai kelebihan-kelebihan dibandingkan dengan jenis motor lainnya, antara lain karena konstruksinya sederhana dan harganya yang relative murah serta lebih ringan. Penelitian ini bertujuan membuat prototipe motor induksi 3 fasa dan mengetahui karakteristik hasil output RPM dari motor induksi tersebut. Desain prototipe motor induksi 3 fasa pada bagian statornya memanfaatkan bahan-bahan seperti koker sebanyak 6 buah dengan ukuran 6 cm x 4,2 cm, inti besi atau current berbentuk E sebanyak 168 buah dengan ukuran 6,6 cm x 4,4 cm dan current berbentuk I sebanyak 174 buah dengan ukuran 6,6 cm, untuk kumparannya menggunakan kawat email berdiameter 0,3 mm dengan jumlah 2200 lilitan. Pada bagian rotornya memanfaatkan kaleng bekas diberi belitan mengelilingi sisi-sisi kaleng. Pengujian motor induksi 3 fasa pada saat kaleng diberi belitan dan kaleng tanpa belitan. Pengamatan yang dilakukan adalah pengambilan data terkait tegangan input, arus dan RPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat tegangan input 50 volt rotor belum dapat berputar. Namun pada saat tegangan input 75 volt sampai 200 volt rotor dapat berputar secara perlahan sesuai tegangan yang dimasukkan, kecepatan putar rotor tersebut mencapai 290,3 RPM. Sedangkan pada saat rotor tanpa diberi belitan penelitian menunjukkan bahwa pada saat tegangan input 50 volt sampai 125 volt rotor belum dapat berputar, kemudian pada saat tegangan input 150 volt sampai 200 volt rotor dapat berputar namun sangat pelan hanya mencapai kecepatan putar maksimal 64,4 RPM. Hal ini disebabkan pada saat rotor tanpa diberi belitan, karena rotor tidak dapat menangkap medan magnet yang dikeluarkan oleh stator sehingga kumparan rotor tidak dapat mengalami gaya Lorentz yang menimbulkan torsi yang cenderung menggerakkan rotor sesuai arah pergerakan medan induksi stator.