cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
AJIE (Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship)
ISSN : 24773824     EISSN : 24770574     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 08, Issue 01, January 2024" : 5 Documents clear
A Implementasi Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan : Inovasi SMIT (Smart Kristik Weaving Troso) Berbasis Teknologi Augmented Reality Sebagai Wujud Terapi Stress Healing Anak Muda Mandiri: Indonesia Ulya, Feby Fauzia; Bagyana, Muhammad Fathur; Amalia, Silla Anggi; Ishkak, Zaki Maulana; Laili, Isna Putri Noor
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 08, Issue 01, January 2024
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol8.iss1.art3

Abstract

Inovasi SMIT yang dimana merupakan inovasi paket kerajinan kristik motif Tenun Troso Jepara berbasis Augmented Reality. Tahapan kegiatan yang dilakukan yaitu manajemen usaha, survei pasar, persiapan alat dan bahan, produksi dan pengemasan, promosi dan pemasaran, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini ialah penjualan sebanyak 20 produk selama 3 bulan dan terus mengalami peningkatan karena produk kami yang telah terjual di official store Shoppe dan Tokopedia untuk menjangkau pasar konsumen lebih luas. Kata Kunci : Augmented Reality, Kristik, Stress Healing, Troso
Analisa Peluang Usaha Kosmetika Berbasis Ekstrak Lerak Nyra Saponin Facial Wash : Indonesia Ariawa, Dewi; Wirdana, Ni Putu Ria Agusthya Arya; Suena, Ni Made Dharma Shantini
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 08, Issue 01, January 2024
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol8.iss1.art1

Abstract

Perubahan perspektif masyarakat terhadap kosmetik saat ini menyebabkan kosmetik dengan konsep green product menjadi lebih populer. Kosmetik dengan konsep ini di Indonesia masih didominasi oleh produk impor. Padahal, bahan alam di Indonesia dapat diadaptasikan menjadi green product. Lerak (Sapindus rarak DC) memiliki potensi sebagai alternatif produk perawatan wajah dengan kandungan sodium lauryl sulfat (SLS) dan sodium laureth sulfat (SLES). Lerak mengandung saponin yang sudah diujikan kelayakan sebagai produk sabun wajah. Nyra Saponin Facial Wash adalah produk dengan kandungan ekstrak lerak 15% yang ditujukan untuk semua jenis kulit, baik untuk pria dan wanita dengan usia mulai 18 tahun. Keunggulan produk ini adalah komposisinya yang bebas alkali, SLS dan SLES serta berkonsep green product. Kelayakan usaha dari produk Nyra Saponin Facial Wash dapat dilihat dari nilai benefit cost rasio (BCR 1,77), payback period (PP) 0,8 serta break-even point (BEP) unit sebanyak 30 unit. Penjualan selama periode Juli-November tahun 2023, telah menghasilkan keuntungan sebesar 3.250.000 dengan produk terjual sebanyak 50 unit. Strategi pemasaran yang digunakan adalah direct to customer (D2C), business to business (B2B), endorsement dan testimoni pengguna untuk menarik pelanggan. Potensi keberlanjutan usaha ini adalah kepemilikan HAKI dan paten formula, nomor ijin usaha, nomor ijin edar dan sertifikasi halal. Potensi lainnya adalah peningkatan produksi, perluasan target, pencarian investor, serta perbaikan formula produk agar menjadi tetap produk pionir dan perintis dalam pemanfaatan buah lerak dalam produk kosmetik perawatan wajah.
KOMPETENSI PENDIDIK DALAM MENGHADAPI PENDIDIKAN PADA ERA SOCIETY 5.0: Indonesia Imamudin; Fahmi, Rizal; Tabrani, Mohamad Bayi; Setiawardani, Wawan
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 08, Issue 01, January 2024
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol8.iss1.art2

Abstract

Society 5.0 dipandang sebagai superrsmart, society atau masyarakat super cerdas dengan menerapkan teknologi digital untuk mendukung eksistensi manusia. Metode yang digunakan merupakan studi literature review atau kepustakaan dengan mengumpulkan konsep-konsep literature yang diidentifikasi memiliki kaitan dengan masalah yang akan dikaji dari berbagai jurnal. Artikel ini bertujuan untuk memutuskan kompetensi serta kecakapan pendidik untuk menghadapi pendidikan era society 5.0. Dengan pendorong dalam perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan dalam era global society 5.0 telah mendorong terjadinya perubahan dalam bidang pendidikan. Persoalan pendidik akan semakin tidak dapat diprediksi memasuki masa Revolusi Industri 5.0, yang mana pendidik diharuskan memiliki kemampuan dalam menghadapi perputaran inovasi, teknologi, dan softskill. Kompetensi pendidik memiliki bagian yang tetap sesuai berdasarkan kemajuan peningkatan sains, teknologi, seni dan budaya. Seperti kecakapan dalam skills 4C dan kompetensi pedagogik, kepribadian, dan sosial serta kecakapan penunjang lainnya, sehingga pendidik dapat membuat pembelajaran yang imajinatif dan kreatif serta menumbuhkan model pembelajaran yang berkualitas yang dapat diaplikasikan sesuai kebutuhan zaman pada era society. Dalam Penelitian menghasilkan dua bahasan utama yaitu, kompetensi pendidik dalam menyongsong pendidikan era society 5.0 serta kompetensi dan kecakapan yang dimiliki pendidik meliputi tantangan dan upaya dalam peningkatannya.
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah: Indonesia Pratiwi, Ayudhia; Pratiwi, Yulia
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 08, Issue 01, January 2024
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol8.iss1.art4

Abstract

Angka stunting Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah setiap tahun mengalami penurunan. Angka kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2020 sebesar 7,33%, pada tahun 2021 menurun menjadi sebesar 7,11% (Pemprov. Jateng, 2022), dan pada tahun 2023 menurun menjadi 7,05% (W.I. Ibadi, 2024). Kabupaten Sukoharjo telah berhasil menurunkan angka stunting setiap tahunnya, keseriusan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui aksi konvergensi program pencegahan stunting maka urgensi penelitian mengenai implementasi program pencegahan stunting di Kabupaten Sukoharjo sangat penting untuk dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji implementasi  pencegahan stunting oleh Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui upaya pengembangan ekonomi melalui kewirausahaan dan kesadaran akan kesehatan bagi masyarakat melalui capacity building serta mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam menurunkan angka stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif observatoris yaitu memerlukan peninjauan ke desa atau kecamatan di Sukoharjo untuk mengetahui implementasi upaya pengembangan ekonomi melalui kewirausahaan dan kesadaran akan kesehatan bagi masyarakat melalui capacity building di Kabupaten Sukoharjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pencegahan stunting dilakukan mulai dari level bawah yaitu keluarga, Rukun Tetangga, Rukun Warga, desa, kecamatan dan sampai level kabupaten. Implementasi pencegahan stunting dengan upaya pengembangan ekonomi melalui kewirausahaan berupa pengembangan budidaya tanaman Algae Spirullina di Kecamatan Tawangsari yang dapat menaikkan ekonomi masyarakat sekaligus manfaat Algae Spirullina yang sebagai suplemen bayi bawah dua tahun.  Implementasi pencegahan stunting dengan upaya peningkatan wawasan dan kesadaran masyarakat melalui program capacity building dengan metode focus group discussion di beberapa kelompok masyarakat di level desa, kecamatan, hingga kabupaten. Faktor pertama yang mempengaruhi keberhasilan penurunan angka stunting di Kabupaten Sukoharjo adalah pemberian suplemen Algae Spirullina kepada bayi bawah dua-lima tahun di Desa Mranggen. Faktor kedua adalah masyarakat semakin melek terhadap pentingnya pencegahan stunting. Faktor ketiga adalah industri Algae Spirullina turut menaikkan ekonomi masyarakat Kecamatan Tawangsari. Faktor keempat adalah, kolaborasi lintas instansi pemerintahan di Kabupaten Sukoharjo.
Angkut.in : The Future of Trucking by Digital Product Design Journey: english Suryawijaya, Tito; Safitri, Maria
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 08, Issue 01, January 2024
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol8.iss1.art5

Abstract

Jepara Regency in Central Java, Indonesia, is renowned as the "World Carving Center" due to its flourishing furniture carving industry. Despite successfully exporting carvings globally, the distribution process encounters challenges with conventional methods, primarily due to a limited truck fleet exacerbated by the post-pandemic situation. This study aims to scrutinize the effectiveness of "Angkut.in" as an innovative solution for overcoming hurdles in heavy goods distribution, particularly furniture. Utilizing Design Thinking, the research incorporates an analysis of the application of the Technology Acceptance Model (TAM) and digital marketing strategies within the "Angkut.in" application design. Employing a Supply Chain Management (SCM) approach, the research assesses the application's impact on local innovation growth, operational efficiency, and the competitiveness of the furniture industry. Market analysis indicates a focus on the online furniture entrepreneur segment. The marketing strategy involves real-time tracking services, live price checking, and user-friendly application interfaces. The business model adopts a Business-to-Business (B2B) approach, emphasizing transportation services for large goods businesses. The business identity design encompasses color selection, typography, and graphic elements that mirror the innovative and reliable nature of goods delivery services. Risk analysis covers technological factors, market competition, loss of goods, data security, capital limitations, regulatory changes, market acceptance, and force majeure. Angkut.In is categorized as a low-risk business according to the risk analysis matrix. The prototype validation by UKM Partners yielded a score of 8.5 out of 10, indicating maturity and compliance with most evaluation criteria. The provided fix notes will guide further development steps before the official launch.

Page 1 of 1 | Total Record : 5