cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KONFIKS
ISSN : 23552638     EISSN : 27461866     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 296 Documents
ANALISIS KOHESI DALAM KARANGAN SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH TAKKALASI KABUPATEN BARRU Iskandar Iskandar; Sri Wahyuni
JURNAL KONFIKS Vol 2, No 1 (2015): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.743 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v2i1.406

Abstract

Abstract This study aimed to describe the use of cohesion in the junior class VIII student essay MuhammadiyahTakkalasi Barru terms of discourse analysis. This research is descriptive quantitative analysis design cohesion. From the analysis obtained by tabulating the frequency and percentage analysis results. Efforts to achieve these objectives pursued by analysis on 25 samples of fruit bouquets of all eighth grade students of SMP Muhammadiyah Takkalasi Barru. The type of cohesion that used by students seem fraction only use four, five, nine to ten types and mostly used six, seven or eight species. Frequency of use of the types of cohesion was found to differ from each other. The average frequency of use of cohesion in general distribution  found from 0.28 to 20.04, while the level of discourse cohesion proportion of students found an average of 0.38% -48.57%. With this fact can be seen that the level of harmony cohesion student remains low or in sufficient to serve as the foundation of a coherent essay. Based on these findings, it  suggested that the results used as input for the reader to better understand the discourse primarily on the theory of cohesion in analyzing an essay / article, in order to improve the quality of their writing specifically for students of class VIII SMP Muhammadiyah Takkalasi Barru and all levels students in general, and the need for cohesion in a research essay by the same method, the same language, the different types of discourse. Keywords: bouquet, analysis of cohesion. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kohesi dalam karangan siswa kelas VIII SMP MuhammadiyahTakkalasi Kabupaten Barru ditinjau dari analisis wacana. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan analisis kohesi. Dari analisis tersebut diperoleh tabulasi frekuensi dan persentase hasil analisis. Usaha untuk mencapai tujuan tersebut ditempuh dengan melakukan analisis pada sampel 25 buah karangan dari seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Takkalasi Kabupaten Barru. Jenis kohesi yang digunakan oleh siswa tampaknya sebagian kecil hanya menggunakan empat, lima, Sembilan sampai sepuluh jenis dan sebagian besar menggunakan enam, tujuh sampai delapan jenis. Frekuensi penggunaan jenis-jenis kohesi ditemukan berbeda satu sama lain. Frekuensi rata-rata dari penggunaan distribusi kohesi secara umum ditemukan dari 0,28-20,04, sedangkan tingkat proporsi kohesi wacana siswa ditemukan  rata-rata 0,38%-48,57%. Dengan kenyataan tersebut dapat diketahui bahwa tingkat keharmonisan kohesi siswa masih rendah atau belum memadai untuk dijadikan pondasi karangan yang koheren. Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar hasilnya dijadikan sebagai bahan masukan bagi pembaca agar dapat lebih memahami wacana utamanya mengenai teori kohesi dalam menganalisis suatu karangan/tulisan, dalam rangka meningkatkan kualitas tulisan mereka secara khusus bagi pelajar kelas VIII SMP Muhammadiyah Takkalasi Kabupaten Barru dan seluruh tingkatan pelajar pada umumnya, dan perlunya dilakukan penelitian kohesi dalam karangan dengan metode yang sama, bahasa yang sama, pada jenis wacana yang berbeda.Kata kunci: karangan, analisis kohesi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBUAT KALIMAT TANYA MELALUI GAMES JEOPARDY SISWA KELAS V SDN NO.13 ALLU I KECAMATAN BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO ABDUL TALIB
JURNAL KONFIKS Vol 1, No 1 (2014): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.48 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v1i1.160

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membuat kalimat tanya siswakelas V SDN No.13 Allu I Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto melaluipenggunaan Model Games Jeopardy.Rancangan Penelitian yang digunakan adalahrancangan penelitian tindakan kelas. Prosedur pelaksanaan dalam penelitian inimelalui tahapan-tahapan yang meliputi : Studi pendahuluan, perencanaan,pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian berupa  dataproses dan hasil tindakan yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, catatanlapangan dokumentasi, dan rekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tes siklus I, 9 orang atau 36% siswa mendapat nilai≤ 65 dan   16 orang atau 64%masuk dalam kategori tuntas yaitu memperoleh nilai ≥ 65. Pada tes siklus II, 4orang atau 16% siswa mendapat nilai ≤ 65 dan  21orang atau  84% siswa  masukdalam kategori tuntas mendapat nilai ≥65 penerapan model Jeopardy dapat meningkatkan frekwensi keaktifan dan aktivitas dalam proses belajar mengajarsesuai dengan pengamatan sikap siswa dalam pelaksanaan tindakan kelas padasiklus I dan siklus II. Untuk Peningkatkan kemampuan membuat kalimat tanyasiswa, maka diharapkan guru dapat menerapkan model Games Jeopardy sebagai salah satu alternatif  dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kata kunci:Peningkatan, kemampuan, kalimat tanya, Games Jeopardy Abstract The objective of the study  was to improve the ability of make Question SentenceBy Jeopardy Games Students Of Grade V SDN No.13 Allu I Bangkala Subdistrik Jeneponto Regency by Jeopardy Games.The design of the study used classroomaction  research.The procedure of the research was done through some steps theywere: planing, actuating, observation, and reflection. The data of the study werethe research process and the result of the action that were gained from the resultof observation, interview,  anecdotal notes, documentation, and recordingprocess. The result of the study showed that the tes in cucle I,  there were   9 students or  36% got score ≤ 65  and  were 16 students or 64 %   categorizedmatery that got score ≥ 65. The tes in cycle II, there were 4 students or  16% gotscore ≤ 65  and were 21 students or 84 %  categorized matery that got score ≥ 65. The Implemen-tation of Jeopardy Games were able to improve  the studentsattitude during the implementation of the classroom action research in cycle I andcycle II. To Improve the ability of the student to make question sentence, theteacher should be able to apply Jeopardy Games as one alternative in learningIndonesian. Keyword:Imrovement,Abilitiy,Question Sentence,Jeopardy Games
KESALAHAN BERBAHASA DALAM KARYA TULIS ILMIAH GURU-GURU NONBAHASA INDONESIA SMA KABUPATEN LUWU Rahmatiah Rahmatiah
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.543 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i2.392

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan  mendeskripsikan; (1) Kesalahan penulisan huruf kapital atau huruf besar,  (2) Kesalahan penulisan tanda baca, (3) Kesalahan penulisan kosa kata, (4) Kesalahan penulisan penempatan diksi (kata), dan (5) Kesalahan penulisan  struktur kalimat (dalam karya tulis ilmiah guru-guru nonbahasa Indonesia SMA Negeri Kabupaten Luwu.Populasi penelitian ini adalah para guru nonbahasa Indonesia SMA Negeri  Kabupaten Luwu. Metode penelitian ini adalah metode lapangan yang berbentuk deskriptif kualitatif, dan sampel penelitian ini ditetapkan secara  acak (random dari tiga sekolah).Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data adalah kalimat-kalimat guru yang digunakan dalam karya tulis ilmiah yang mengalami kesalahan penulisan huruf kapital atau huruf besar, penulisan tanda baca, penulisan kosa kata, penempatam diksi (kata), dan penulisan struktur kalimat.Berdasarkan hasil penelitian bahwa; (1) Kesalahan penulisan  huruf kapital atau huruf besar,  (2) Kesalahan penulisan tanda baca, , (3) Kesalahan penulisan kosakata,  (4) Kesalahan penempatan diksi  (kata), (5) Kesalahan penulisan struktur kalimat  karya tulis ilmiah para guru nonbahasa Indonesia SMA Negeri Kabupaten Luwu juga masih terdapat kesalahan, sehingga menyebabkan susunan  kalimatnya menjadi  rancu atau tidak efektif.Kata Kunci: Kesalahan, Karya tulis ilmiah, Guru Nonbahasa Indonesia.AbstractThe study aims to describe the singer; (1) Writing Error capital letter OR letters big, (2) Writing Error Punctuation, (3) Writing Error vocabulary, (4) Writing Error Placement diction (words), and (5) Writing Error Grammar (hearts papers scientific teachers of non-linguistic Indonesia SMA Research Luwu.Populasi District teacher is the non-linguistic singer Indonesia SMA Luwu. Methods Field Methods the singer is a qualitative descriptive shaped, Dan Singer Research samples randomly assigned Operating (random From Three schools).Singer Research is a qualitative descriptive study. The data source is the sentences teacher who used hearts Scientific papers are experiencing Writing Error big capital letter OR letters, writing punctuation, writing vocabulary, penempatam diction (words), and Writing Grammar.Based on the findings of that study; (1) Writing Error big letters uppercase OR, (2) Writing Error Punctuation ,, (3) Writing Error vocabulary, (4) Error Placement diction (words), (5) Writing Error Grammar Scientific papers non-linguistic teachers Indonesia SMA Also Luwu There are errors, causing the composition of the sentence ambiguous Become Effective OR NOT. Keywords: Errors, Scientific papers, non-linguistic teachers Indonesia.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH PIDATO MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PELATIHAN KESADARAN (AWARENESS TRAINING) PADA SISWA KELAS X1 SMA NEGERI I SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA” Hasnah Gazali
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 1 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.985 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i1.380

Abstract

AbstrakAdapun tujuan dari penelitian ini adalh untuk mengetahui hasil peningkatan kemampuan siswa menulis naskah pidato dengan model pembelajaran pelatihan kesadaran (Awareness Training). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah classroom action research atau penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatkan hasil belajar keterampilan menulis naskah pidato pada siswa kelas X1 SMA Negeri I Sungguminasa Kabupaten Gowa. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan skor rata-rata hasil belajar dari siklus I 68,26 dengan pencapaian ketuntasan belajar dari siklus I yaitu 57,7%. Pencapaian ketuntasan belajar meningkat pada siklus II menjadi 84,6% dan skor rata-rata hasil belajar meningkat pada siklus II menjadi 79,85. Pembelajaran dengan model  pelatihan kesadaran (awareness training) sebagian besar dari siswa yang menjadi subjek penelitian merespon secara positif pada siklus I 46,2% meningkat pada siklus II menjadi 88,4%.Kata Kunci: Menulis, naskah pidato, dan pelatihan kesadaran AbstractThe purpose of this study is to know the result of increased ability the students writes speeches with awareness training model. The method used in this research is a classroom action research or action research using two cycles. Results showed improvement of learning outcomes speech writing skills in class X1 SMA Negeri I Sungguminasa Gowa. This demonstrated by the increase in the average score of the first cycle of learning outcomes 68.26 with mastery learning achievement of the first cycle is 57.7%. The achievement of mastery learning increased in the second cycle be 84.6% and the average score of learning outcomes increased in the second cycle into 79.85. Learning with a training model of consciousness (awareness training) most of the students were the subject of research to respond positively in the first cycle increased 46.2% in the second cycle becomes 88.4%.Keywords: Writing, speeches, and training awareness
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE ( TTW ) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 LEMBANG Wahyu Ningsih; Lenni Lenni
JURNAL KONFIKS Vol 2, No 2 (2015): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.19 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v2i2.411

Abstract

Abstract This research was a classroom action research (Classroom Reaserch) consisting of two cycles, each cycle of meetings held three times. Research procedured includes planning, action, observation and reflection. Subjects in this study were students of class VIII SMP Negeri 1 Lembang. Data collection techniques used in this research is data about student learning results obtained from the tests during the learning process and observation data through observation sheet.The results showed that in the first cycle were completed individually of 35 students only 14 students or 56%, which meets the minimum completeness criteria (KKM) or are in the low category. Classically had not been met because the average value obtained at 68.44, while in the second cycle of 25 students have met KKM and classically been fulfilled with the average value obtained for 81.2 or are at high category which refers to five assessment aspect is the quality of the content of the report, the organization of writing, the precision of diction, use EYD and meaningfulness of the whole text, and the increased activity of students in the learning process in accordance with the results of observations made during the study.Based on these results above, it can be concluded that the writing skills of students of class VIII SMP Negeri 1 Lembang through the implementation of cooperative learning model Think Talk Write (TTW) has increased.Keywords: writing skills, cooperative Think Talk Write (TTW)AbstrakJenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Class Room Reaserch) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tentang hasil belajar siswa yang diperoleh dari tes pada saat proses pembelajaran dan data hasil pengamatan melalui lembar observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I yang tuntas secara individual dari 35 siswa hanya 14 siswa atau 56% yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) atau berada pada kategori rendah. Secara klasikal belum terpenuhi karena nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 68,44 sedangkan pada siklus II dari 25 siswa telah memenuhi KKM dan secara klasikal sudah terpenuhi dengan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 81,2 atau berada pada kategori tinggi yang mengacu pada lima aspek penilaian yaitu kualitas isi laporan, organisasi penulisan, ketepatan diksi, penggunaan EYD dan kebermaknaan keseluruhan tulisan serta terjadinya peningkatan keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar sesuai dengan hasil observasi yang dilakukan selama penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lembang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) mengalami peningkatan. Kata kunci : keterampilan menulis, kooperatif tipe Think Talk Write (TTW)
KARAKTER PEREMPUAN DALAM NOVEL PERAHU KERTAS KARYA DEWI LESTARI (TINJAUAN FEMINISME SIMON DE BEAUVOIR). SITTI AIDA AZIS
JURNAL KONFIKS Vol 1, No 2 (2014): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.399 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v1i2.175

Abstract

AbstractThe research aimed to describe the female character (Kuggy) in “Perahu Kertas “ novel wrote Dewi Lestari. The benefit of this study was expected to enrich the wealth of knowledge, especially in the field of study Indonesian language and literature. The data in this study were words, sentences, and phrases that impling the female character in the Perahu Kertas Novel, whereas the source of the data in this study was Perahu Kertas Novel wrote Dewi Lestari work. Methods of study used literature review. Data collection techniques in this study, namely the descriptive analysis of literary works (in the form of documents) or books related literature discussed in the focus of research. The data analysis technique used to classify data that strengthens the research. The study was invented female characters in the Perahu Kertas Novel wrote Dewi Lestari.Key words: Woman, independent, creative, unique AbstrakPeneitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter perempuan( Kuggy)dalam novel Perahu Kertas karya Dewi Lestari. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Data dalam penelitian ini adalah kata, kalimat, ungkapan yang mengandung makna karakter perempuan dalam novel Perahu Kertas, sedangkan yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah novel Perahu Kertas karya Dewi Lestari. Metode penelitian ini menggunakan kajian pustaka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu teknik analisis  deskriptif karya sastra (dalam bentuk dokumen) atau buku-buku sastra yang berkaitan dengan fokus yang akan dibahas dalam penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah mengklasifikasi data-data yang memperkuat hasil penelitian. Dengan begitu, ditemukanlah karakter perempuan dalam novel Perahu Kertas karya Dewi Lestari meliputi hal seperti: mandiri, kreatif, unik.Kata kunci: perempuan, mandiri, kreatif, unik.
KOMPARASI METODE FIELD TRIP DENGAN METODE CLUSSTERING DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERITA PETUALANGAN Sri Rahayu
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.091 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i2.401

Abstract

ABSTRAKPembelajaran teks cerita petualangan dengan menggunakan metode field trip dengan metode clusstering merupakan salah satu materi ajar yang mampu meningkatkan aktivitas belajar, respons belajar dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran bahasa. Kajian penelitian ini membandingkan metode field trip dengan metode clusstering dalam pembelajaran teks cerita petualangan yang melibatkan dua kelas eksperimen peserta didik. Kelas eksperimen 1 yang terdiri atas 42 orang peserta didik  diajar dengan menggunakan metode field trip sedangkan, pada kelas eksperimen 2 yang terdiri atas 42 orang peserta didik  diajar dengan menggunakan  metode clusstering dengan jumlah pembelajaran sebanyak tiga kali pertemuan   per kelas. Data yang dikumpulkan dalam  penelitian ini yaitu, data tentang aktivitas peserta didik, respons peserta didik, dan hasil belajar peserta didik. Data hasil penelitian ini dianalisis secara kuantitatif deskriptif dan analisis inferensial.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks cerita petualangan peserta didik dengan menggunakan metode field trip dan clusstering sangat efektif. Akan tetapi dari segi aktivitas, respons, dan hasil belajar persentase nilai perlakuan metode clusstering lebih tinggi dibandingkan dengan persentase nilai perlakuan metode field- trip. Kata kunci: Teks cerita petualangan,  field trip, dan clustering. ABSTRACTLearning adventure story text using the method clustering field trip is one of the teaching materialst that can increase the  activity of learning, learning responses, and learning outcomes of students in language learning. This research study comparing the methods of field trip with clustering method in teaching text adventure story involving two experimental class students. Experiment classes over 422 students taught by using the method on a class field trip while the second experiment consisting of 42 participants taught using methods clustering by learning as much as three times the number of meeting a class. Data collected in this study is data on the activities of learning outcomes of students. The research data was analyzed by quantitative descriptive and inferential analysis. This study has shown that learning to write text adventure stories of learners by using a field trip with clustering method is very effective, but in terms of response and the percentage of the value of learning outcomes clustering method of treatment is higher than the percentage of the value of the treatment methods of the field trip. Keywords:adventure story text, field trip, and clusstering
PENERAPAN METODE FUN LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 TOMPOBULU KABUPATEN GOWA Syamsinar Syahrul
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 1 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.105 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i1.385

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang menjadi subjek pada penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tompobulu pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015dengan jumlah siswa kelas eksperimen 33 siswa pengambilan data dilakukan melalui pemberian tes. Data penelitian dianalisis secara  deskriftif kualitatif, dan kuantitatif. Hasil analisis secara kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tompobulu kabupaten Gowa pada siklus I skor rata-rata yang dicapai adalah 54,55 sedangkan pada siklus II skor rata-rata yang dicapai dalah 77,73 dari hasil analisis secara kualitatif menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar pada siswa. Selama proses pembelajaran belangsung yaitu adanya perhatian yang serta merta, konsentrasi, siswa yang tidak terpengaruh gangguan dari luar kelas, siswa yang memiliki ingatan terhadap bahan pelajaran, siswa yang tidak miliki rasa bosan, yang semakin meningkat pada setiap pertemuannya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa baik secara kuantitatif maupun kulitatif menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan keefektifan siswa setelah di ajar dengan menggunakan pembelajaran bahasa indonesia melalui metode fun learning.Kata Kunci: Metode, fun learning, hasil belajar, dan bahasa Indonesia  ABSTRACTThis research was class action research, which became the subject of the study were students of class VII SMP Negeri 1 Tompobulu in the second semester of academic year 2014 / 2015dengan number of students grade 33 students experimental data collection is done through the provision of a test. Data were analyzed by descriptive qualitative and quantitative. The results of quantitative analysis showed an increase in average scores Indonesian learning outcomes of students of class VII SMP Negeri 1 Tompobulu Gowa district in the first cycle the average score achieved was 54.55 while in the second cycle the average score achieved was 77, 73 of the results of a qualitative analysis shows that the increase in student learning outcomes. During the learning process lasts namely their attention immediately, concentration, students who are not affected by interference from outside the classroom, students who have a memory of learning materials, students who do not have a sense of boredom, increasing at each meeting. The results of data analysis showed that both quantitative and qualitative showed an increase learning outcomes and effectiveness in teaching students after using Indonesian learning through fun learning methods.Key words, Method, fun learning, teaching, and Indonesian language
IMPLEMENTASI MEDIA AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SURAT RESMI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI WILAYAH I KECAMATAN TEMPE KABUPATEN WAJO JAWARIAH JAWARIAH
JURNAL KONFIKS Vol 1, No 2 (2014): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.85 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v1i2.180

Abstract

AbstractThe research aimed to describe the effectiveness level of audiovisual media in improving the ability of learning to write official letter at V grade elementary school student in Region I Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo. This research was experimental research posttest only control group design type. The total population in this research was 151 people using total sampling. Sample in this research was clustered on two cluster, VA grade SDN 2 Maddukkelleng students as many as 32 students as experimental class (X) and VB grade SDN 5 Maddukkelleng students as many as 28 students as control class (Y). Technique of collecting data was done by giving test to each cluster, experimental class and control class. The obtained data were analyzed using statistic descriptive technique and analysis experimental technique t-test third design type. This result of this research showed that calculation of coefficient comparison of average score students ability in learning to write official letter between experimental class (X) and control class (Y) was obtained as much as 1,82 higher that t-table in significant level of 95% that was t.s. 0,95 = 1,70, then alternative hypothesis (H1) accepted. Thus, using audiovisual media was effectively applied in learning to write official letter at V grade elementary school student in Region I Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo. Based on this result, the researcher suggested using audiovisual media in learning to write official letter at V grade elementary school student in Region I Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo. Because audiovisual media developing student’s creativity and imagination, especially in using idea, developing and organizing systematically complete and solid essay. This was applied with the aim of the students can improve their ability to write official letter.  Key word         : audiovisual, writing official letter Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat keefektifan penggunaan media audiovisual dalam meningkatkan kemampuan menulis surat resmi siswa Kelas V SD Negeri Wilayah I Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen jenis posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas V SD Negeri Wilayah I Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo, yaitu seluruh siswa kelas V SD Negeri 2 Maddukkelleng dan seluruh siswa kelas V SD Negeri 5 Maddukkelleng, yang berjumlah 151 orang dengan menggunakan sampel total (total sampling). Sampel dalam penelitian ini dikelompokkan atas dua kelompok, yaitu siswa kelas VA SDN 2 Maddukkellengsebanyak 32 orang sebagai kelompok/kelas eksperimen (X) dan siswa kelas VB SDN 5 Maddukkelleng sebanyak 28 orang sebagai kelompok/kelas control (Y). Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberi tes pada setiap kelompok. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan teknik analisis eksperimen jenis uji t desain ketiga.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perhitungan perbandingan koefisien nilai rata-rata kemampuan siswa menulis surat resmi antara kelas eksperimen (X) dengan kelas kontrol (Y) yang diperoleh sebesar 1,82 lebih besar dari t tabel pada taraf signifikan 95% yaitu t.s. 0,95 = 1,70, maka hipotesis alternatif (H1) diterima. Dengan demikian penggunaan media audiovisual efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan menulis surat resmi siswa SD Negeri Wilayah I Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis menyarankan agar dalam pembelajaran menulis surat resmi di Kelas V SD Negeri Wilayah I Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo, sebaiknya menggunakan media audiovisual. Karena penggunaan media audiovisual mampu mengembangkan kreativitas dan imajinasi siswa, terutama dalam hal menemukan ide, mengembangkan dan menyusun tulisan yang lebih lebih lengkap, rapi, sistematis, utuh, dan padu. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar siswa mampu meningkatkan kemampuan menulis surat resmi. Kata kunci       : audiovisual, menulis surat resmi
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PENGALIRAN PROGRAM IMAS (IMAGE STREAMING) DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN NARATIF PADA SISWAKELAS X SMA NEGERI I POLUT KABUPATEN TAKALAR Nur Khadija Razak; Yuliana Yuliana
JURNAL KONFIKS Vol 2, No 2 (2015): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.94 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v2i2.416

Abstract

Abstract This classroom action research aims to improve the ability to write narrative through IMAS learning model (image streaming) grade students of SMA X.5 I Polut KabupatenTakalar totaling 29 students. Data collection technique used was a model observation, documentation and testing. The data analysis technique used model descriptive analysis to measure the ability to write the test results of the study (1 time giving the test) every cycle by using the distribution frequency of and the percentage of the first is that there is an increase in the quality of the learning process to write a paragraph of narrative once held a class action learning model IMAS ( Image Streaming). The results showed an increase in student learning outcomes. The average score of the first cycle of 69.59 with classical completeness 16 (55.17%) completed, are in the low category and increased in the second cycle 83.13 with classical completeness 29 (100%) completed. This is supported by the increase in activity and creativity of the students in the learning process of the first cycle increased in the second cycle. This means the application of learning models IMAS (Iamge Stream) in learning Indonesian can improve the ability to write a narrative paragraph X.5 grade students of SMA I Polut Takalar.Keywords: Writing paragraphs of narrative, learning model IMAS (Image Streaming) AbstrakPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis naratif melalui model pembelajaran IMAS (image streaming) pada siswa kelas X.5 SMA Negeri I Polut Kabupaten Takalar yang berjumlah 29 siswa. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah model observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis deskriptif untuk mengukur kemampuan menulis hasil tes penelitian (1 kali pemberian tes) setiap siklus dengan menggunakan distribusi frekuansi dan persentase yang pertama bahwa ada peningkatan kualitas proses pembelajaran menulis paragraf naratif setelah diadakan tindakan kelas dengan model pembelajaran IMAS (Image Streaming). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Skor rata-rata siklus I 69,59 dengan ketuntasan klasikal 16 orang (55,17%) tuntas, berada pada kategori rendah dan meningkat pada siklus II 83,13 dengan ketuntasan klasikal 29 orang (100%) tuntas. Hal ini didukung oleh peningkatan keaktifan dan kreatifitas siswa dalam proses belajar mengajar dari siklus I meningkat pada siklus II. Ini berarti penerapan model pembelajaran IMAS (Iamge Streaming) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan menulis paragraf naratif siswa kelas X.5 SMA Negeri I Polut Kabupaten Takalar.Kata kunci: Menulis paragraf naratif, model pembelajaran IMAS (Image Streaming)

Page 6 of 30 | Total Record : 296