cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KONFIKS
ISSN : 23552638     EISSN : 27461866     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 296 Documents
ANALISIS NILAI MORAL BAHASA GAUL (ALAY) TERHADAP PENDIDIKAN REMAJA PADA MEDIA SOSIAL Hanana Muliana; Sumarni Sumarni
JURNAL KONFIKS Vol 2, No 1 (2015): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.359 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v2i1.407

Abstract

Abstract The problems of study related to moral values in Alay language. The problem seen through the formulation of the problem, namely the moral values of what are contained in slang (Alay) on social media against youth education? The purpose of this study was to describe about moral values slang (Alay) on social media on youth education. In order to contribute to the community that over the times, good language and appropriate arrangements to speak not as a language Alay rampant in social networks. This research was a study that contains some excerpts or statements contained in Alay language socially mediated. As for this research technique used in this study is documentation technique to collect the articles and surveys of the print media. The results showed that the value penddikan contained in bahsa Alay are: (1) the value of religious education include: ethics speak, the ethical use of the time (2) the value of cultural education includes: the value of Indonesian, the value of the mother tongue, language scores Alay and value slang (3) the value of psychological education include: lifestyle and mindset Keywords: moral values, language Alay, social media Abstrak Masalah dalam penelitian ini berkaitan dengan nilai-nilai moral dalam bahasa Alay. Masalah tersebut dilihat melalui rumusan masalah, yaitu Nilai-nilai moral apa sajakah yang terdapat dalam bahasa gaul (Alay) pada media sosial terhadap pendidikan remaja? Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang nilai-nilai moral bahasa gaul (Alay) pada media sosial terhadap pendidikan remaja. Guna memberikan sumbangsih kepada masyarakat bahwa seiring perkembangan zaman, bahasa yang baik dan sesuai tatanan berbahasa bukan seperti bahasa Alay yang marak dalam jejaring  sosial . Jenis penelitian ini adalah penelitian yang berisi kutipan beberapa atau pernyataan yang terdapat dalam bahasa Alay dimedia sosial. Adapun teknik penelitian ini yang digunakan  dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dengan jalan mengumpulkan artikel-artikel dan hasil survei dari media cetak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai penddikan yang terdapat dalam bahsa Alay adalah: (1) nilai pendidikan agama meliputi: etika berbicara, etika menggunakan waktu (2) nilai pendidikan budaya meliputi: nilai bahasa Indonesia, nilai bahasa ibu, nilai bahasa Alay dan nilai bahasa prokem  (3) nilai pendidikan psikologis meliputi: gaya hidup dan pola pikirKata Kunci: nilai moral, bahasa Alay, media sosial
KELONG-KELONG DAERAH MASSENRENGPULU KABUPATEN ENREKANG SEBAGAI SALAH SATU MUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MARYAM NGENDE
JURNAL KONFIKS Vol 1, No 1 (2014): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.886 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v1i1.161

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) karakter masyarakat Massenrengpulu dalam syair-syair lagu dari daerah Massenrengpulu Kabupaten Enrekang. (2) Penggunaan Stilistika dalam syair-syair lagu dari daerah Massenrengpulu Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini deskriptif. Data penelitian ini terdiri atas primer yakni data yang diperoleh langsung dari objek penelitian tentang syair lagu dari Daerah Massenrengpulu Kabupaten Enrekang. Data sekunder didapatkan dari sumber yang dapat mendukung penelitian antara lain dari literature-literatur, internet, serta penelitian sebelumnya mengenai studi semiotic terhadap syair lagu. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dokumentasi, studi pustaka, dan analisis teks (teknik baca). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) karakter masyarakat Massenerngpulu dalam syair-syair lagu Daerah Massenrengpulu Kabupaten Enrekang dikenal sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi nilai moral dalam kehidupan. Pada dimensi nilai moral ini ditemukan nilai-nilai yang relevan dengan moralitas dalam kehidupan pribadi manusia, nilai-nilai tersebut adalah nilai kesederhaan, kejujuran, serta nilai tanggung jawab. (2) Syair-syair lagu daerah Massenrengpulu Kabupaten Enrekang diciptakan oleh penyair dengan menggunakan gaya tersendiri, seperti penyair menggunakan gaya hiperbol, penggunaan diksi, metafor, citraan, nonsense, dan personifikasi. Gaya penulisan lagu Massenrengpulu rata-rata mengacu pada pemaknaan masyarakat, kondisi kehidupan, serta latar alam budaya masyarakat Massenrengpulu.Kata kunci: Kelong daerah, muatan, pendidikan karakterABSTRACThis research aimed to describe (1) the character of Massenrengpulu Community in lyrics of Massenrengpulu Traditional Songs of Enrekang Regency. The secondary data gained from the research supporting such as: literature, internet, and the research about semiotic of lyrics in advance. The technique in collecting data used documentation, library study, and text analyzing. The analysis that used in this research was research was qualitative analysis. Research findings indicated that (1) the character of Massenrengpulu community in lyrics of Massenrengpulu Traditional Songs of Enrekang Regency known as the community who uphold the moral value in their life. In moral dimension was found the values that same as the personal value of Massenrengpulu Traditional Songs created by the writer by using self-style, likes: using hyperbola style, diction, metaphor, nonsense, and personification. Writing style Massenrengpulu Traditional Songs usedlife condition, and culture background of Massenrengpulu community.Key word: Traditional songs, conten, character
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPETITION (CIRC) PADA SISWA KELAS IV SD INPRES PANGGENTUNGAN SELATAN KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA. Tasrif Akib
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.399 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i2.393

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Class room action research) yang bertujuan untuk tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi melalui penerapan pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Competition (CIRC) Pada Siswa Kelas IV SD Inpres Panggentungan Selatan Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Dengan jumlah siswa 35 orang. Teknik Pengumpulan data yang dilakukan  dalam penelitian ini adalah: (a) hasil belajar Bahasa Indonesia siswa dikumpulkan dengan memberikan tes menulis narasi pada setiap akhir siklus, (b) data tentang proses belajar mengajar dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif.  Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar secara kuantitatif ditandai dengan meningkatnya skor rata-rata siswa yaitu dari 69,28 menjadi 76,71 dari skor ideal 100. Secara kualitatif, terjadi peningkatan kualitas proses belajar yaitu perubahan sikap siswa yang ditandai dengan: (a) Meningkatnya frekuensi kehadiran siswa, (b) Keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar, (c) Semakin banyaknya siswa yang memperhatikan penjelasan guru, (d) Semakin banyaknya siswa yang mengajukan pertanyaan dan menjawab tugas dengan benar, (e) Semakin berkurangnya siswa yang meminta bimbingan dan meminta dijelaskan tentang suatu konsep. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Competition (CIRC) dapat meningkatkan kemampuan menulis narasi siswa kelas IV SD Inpres Panggentungan Selatan Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.Kata Kunci: Karangan, Narasi, Kooperatif dan CIRC AbstractThis research was class room action research . The aimed of the study to improve the ability to write the essay narrative through the application of learning Cooperative Integrated Reading Competition (CIRC) Students of Class IV Elementary Instruction Panggentungan Southern District of Somba Opu Gowa with the number of students 35 people. Data collection techniques used in this research are: (a) the results of Indonesian students study were collected by delivering narrative writing test at the end of each cycle, (b) data on the learning process collected using observation sheet. The collected data were analyzed quantitatively and qualitatively. The analysis showed an increase learning outcomes quantitatively characterized by increasing the average score of students, namely from 69.28 into 76.71 of the ideal score of 100. In qualitative terms, an increase in the quality of the learning process that changes the attitude of the students are characterized by: (a) Increased frequency of attendance of students, (b) active participation by students in the learning process, (c) the number of students who pay attention to the teacher's explanation, (d) Increasing number of students asking questions and answering the task correctly, (e) the decreasing of students who ask for guidance and ask about a concept explained. It can be concluded that the application of learning Cooperative Integrated Reading Competition (CIRC) can improve students' ability to write narrative fourth grade Inpres South Panggentungan Gowa District of Somba Opu.Keywords: Authorship, Narrative, Cooperative and CIRC
PENGGUNAAN STRATEGI DR-TA (DIRECTED READING-THINKING ACTIVITY) UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SUNGGUMINASA KAB. GOWA. Muliati Tutu
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 1 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.103 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i1.381

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian untuk meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa kelas X SMA Negeri 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini digolongkan ke dalam penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian tindakan ini dilakukan untuk menggambarkan dan mengamati proses belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa dengan menggunakan strategi DR-TA (Directed Reading-Thinking Activity). Mekanisme pelaksanaanya dilakukan dengan dua siklus yaitu, Siklus I dan Siklus II. Setiap siklus masing-masing dilaksanakan dengan empat tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data, yaitu observasi, wawancara, dan tes. Teknik analisis data hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini ditandai dengan nilai hasil tulisan siswa yang mengalami peningkatan. Pada siklus I nilai terendah siswa 50 dan nilai tertinggi siswa adalah 80 sedangkan pada siklus II nilai terendah siswa 60 dan nilai tertinggi siswa adalah 90. Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat, pada siklus I ketuntasan hasil belajar hanya 25 atau sekitar 73.52% siswa dan siklus II menjadi 33 atau 97.05%  siswa.Kata Kunci: Membaca,  Intensif, strategi, DR-TA ABSTRACTThe research aimed to improve the ability of intensive reading class X SMA Negeri 1 Sungguminasa Gowa. This type of research classified into classroom action research. This action research conducted to describe and observe the process of class X student of SMA Negeri 1 Sungguminasa Gowa using DR-TA strategy (Directed Reading-Thinking Activity). The mechanism of the implementation done in two cycles, namely, Cycle I and Cycle II. Each cycle of each run with four stages, namely: (1) planning, (2) actions, (3) observation, (4) reflection. Techniques used in collecting the data, ie observation, interviews, and tests. Data analysis conducted by using descriptive analysis. The results of this study indicated the value of the writings of students has increased. In the first cycle students 50 lowest value and the highest grade student was 80, while in the second cycle students 60 lowest value and the highest value is 90. Mastery student learning outcomes of students increased, in the first cycle of learning outcomes completeness only 25, or about 73.52% of the students and the second cycle to 33 or 97.05% of the students.Keywords: Reading, Intensive, strategies, DR-TA
PENERAPAN TEKNIK BRAINSTORMING TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPRESIASI PUISI SISWA KELAS VI SD INPRES LAPPARA KECAMATAN TOMBOLO PAO KABUPATEN GOWA Baharuddin Baharuddin
JURNAL KONFIKS Vol 4, No 1 (2017): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.6 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v4i1.1214

Abstract

The purpose of this classroom action research is to know the ability of students to appreciate poetry through brainstorming technique which is expected to improve the process and the result of learning Indonesian especially poetry appreciation in grade 6 students of Inpres Lappara Elementary School with the number of subject as many as 24 people. The technique used in this research is a qualitative description. The class action research plan is implemented in two cycles. Each cycle has four stages: planning, implementation, observation, and reflection.The results of this class action research indicate that: (1) there is a positive change of activity in each cycle. (2) the average score increased according to the criteria: (theme 65 in cycle I increased to 68.83 in cycle II, 65.69 increase to 68.83, 66.63 note increased to 73.96, and mandate 67 , 79 increased to 72.54); (3) the average percentage of the ability to appreciate the increased poetry is related to the minimum completeness criterion that is small value of 65 (52,09% in cycle I decrease to 12,50%) and big value from 65 (47,915% increase to 87,50% ) shows a significant result.In accordance with the results of this PTK expressed significantly increased. Therefore, to grade 6 teachers of Inpres Lappara Elementary School, Tombolo Pao, Gowa District is expected to apply brainstorming technique to Indonesian language learning especially poetry appreciation.
APLIKASI PROBLEM-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN DRAMA Sitti Aida Azis
JURNAL KONFIKS Vol 5, No 1 (2018): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.653 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v5i1.1337

Abstract

Artikel  ini memaparkan contoh aplikasi problem-based learning dalam pembelajaran drama. Karya yang dipilih adalah naskah drama Arloji karya Hariyanto. Sebagai subjek belajar adalah SMA kelas X semester 1 (satu). Diterapkannya model ini, guru dengan mudah memantau, mengikuti aktivitas siswa selama berdiskusi dan dapat memberikan penilaian selama proses belajar berlangsung. Di samping itu, siswa mampu  menganalisis, mengatur waktu, tugas,  kelompok kerja, dan cara membuat keputusan.
INTERFERENSI BAHASA BUGIS DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA LISAN MAHASISWA JURUSA PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FKIP UNISMUH MAKASSAR Muhammad Akhir; Supriadi Supriadi
JURNAL KONFIKS Vol 4, No 1 (2017): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v4i1.1221

Abstract

This study aims to describe the forms of syntactic interference in the use of Indonesian spoken Indonesian Student Department of Language Education and Literature Indonesia, FKIP Unismuh Makassar. The data in this study were obtained from oral speech that meet the criteria: (1) native speakers of Bugis language, (2) have studied Bugis language, (3) being open, friendly, and not easily offended. The data in this study were collected through observation, interview, and elicitation techniques. Further analyzed by using contrastive analysis to find forms of syntactic interference then incorporated into syntactic patterns. From the results of this research data analysis obtained some form of Bugis language syntax interference in the use of Indonesian language oral Indonesian Department of Education and Literature FKIP Unismuh Makassar which includes: (1) subject dating, (2) word order, (3) use of pronouns (4) the use of the same agentive particles to replace the agentive particles by, (5) the use of the same particles to represent to, (6) the use of the same particles to represent with, (7) the use of the proposition particles in to replace the prepositioned particles to. (8) the use of preposition particles in to express the preposition particles in, (9) the use of preposition particles in to express the preposition particles of (10) the date of the particle in to time, (11) the use of the new word as the sentence word, the preposition dating by in passive mandatory sentence, (13) denial at the beginning of the sentence. (14) the use of pronouns.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MEMBACA BERBASIS PERMAINAN BAGI PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA MAKASSAR Muh. Amin
JURNAL KONFIKS Vol 4, No 1 (2017): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.147 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v4i1.1215

Abstract

Research development is there stage of design, development, and dissemination. This research data includes expert test result data, practitioner test, and field test result. Data analysis uses qualitative and quantitative description techniques. The objective of the research is to produce the model product of PMBP-PK relating to learning planning (syllabus, RPP, LKS, and teaching materials) and the implementation of learning. The results of the research based on expert and practitioner's test on the feasibility of the content and validation of syllabus content is declared feasible. Percentage of structure effectiveness and syllabus criteria are effective as they reach 79.17%. Expert and practitioner test results on the feasibility and validation of RPP are eligible and valid. Percentage of suitability of structures and criteria reached the level of conformity of 3.68 or 92%. The result of feasibility test of LKS product is feasible based on expert and practitioner validator result. The percentage of conformity of LKS in the appropriate category is 87.5%. Expert and practitioner test results on teaching materials are declared eligible, valid, and appropriate (very suitable) category that is 3.78 or reach 94.5%. The result of the expert assessment of the reading of the game (whispered chain, read do, jumping word sphere, and word of discourse) reached the appropriate category (70.83%) and the practitioner's test result is very effective (97.92%). The results of field trials learning model reading as a whole are in good category. Research findings on PMBP-PK model products, (1) learning planning, implementation of learning, and assessment stated valid, effective, and practical, (2) games in reading learning according to the age level of second grade students of elementary school, and (3) according to the game in learning in positive / good category.
PENERAPAN RELAKSASI ATENSI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD Tarman A. Arif
JURNAL KONFIKS Vol 5, No 1 (2018): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.593 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v5i1.1338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi atensi dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD. Relaksasi atensi digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian praeksperimen yaitu peneliti menggunakan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen memperoleh perlakuan berupa Program Relaksasi Atensi. Sedangkan kelompok control tidak mendapatkan pelatihan tersebut. Sebelum dan sesudah proses pembelajaran, subjek diukur kemampuan hasil belajarnya dengan menggunakan tes kemampuan hasil belajar. Partisipan Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SD Inpres Rappocini yang terdiri dari 60 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Sebanyak 30 orang dalam kelompok eksperimen dan 30 orang dalam kelompok kontrol.Hasil analisis data diperoleh bahwa skor minimal hasil belajar yang diperoleh subjek penelitian adalah Skor rerata yang diperoleh pada kelompok eksperimen sebelum relaksasi atensi adalah 5,85 dengan deviasi standar (σ) sebesar 1,804, sedangkan rerata setelah penerapan relaksasi atensi sebesar 9,50 dengan deviasi standar (σ) sebesar 2,561. Pada kelompok kontrol prosentase subjek yang masuk pada kategori rendah adalah 9 % pada pre-test dan 10 % pada saat post-test, dan subjek pada kategori rata-rata (C-) adalah 74,33 % pada pre-test dan 75 % pada saat post-test. Sedangkan subjek pada kategori rata-rata (C) adalah 15,65 % pada pre-test dan 18 % pada saat post-test. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perubahan yang signifikan pada saat pre-test dan posttest. Pada kelompok eksperimen yang masuk pada kategori rendah adalah 14,34% pada pre-test dan 0 % pada saat post-test dan subjek pada kategori rata-rata (C-) adalah 75,34 % pada pre-test dan 14,34 % pada saat post-test. Sedangkan subjek pada kategori rata-rata (C) adalah 9 % pada pre-test dan 39 % pada saat post-test. Di samping itu, subjek pada kategori rata-rata (C+) adalah 2,34 % pada pre-test dan 45,4 % pada saat post-test. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan prosentase subjek yang memiliki kategori rata-rata (C) dan rata-rata atas (C+) pada hasil belajar. Uji normalitas pertama dilakukan untuk melihat apakah ada penyimpangan frekuensi hasil penelitian dari frekuensi hipotetik. Jika tidak ada penyimpangan maka variabel yang diuji memiliki sebaran normal. Hasil uji asumsi normalitas untuk pretest dan post-test pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki perbedaan yang signifikan.
INTEGRASI NILAI-NILAI KARAKTER KEAGAMAAN ISLAM PADA BAHASA INDONESIA MELALUI MATERI PEMBELAJARAN PENYIMPULAN PIKIRAN, PENDAPAT DAN GAGASAN DALAM WAWANCARA DI SMA NEGERI 2 MAJENE SULAWESI BARAT Mujizatullah Mujizatullah
JURNAL KONFIKS Vol 5, No 1 (2018): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.146 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v5i1.1333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai Integrasi Nilai Nilai Karakter Keagamaan Dalam Bahasa Indonesia melalui Materi Pembelajaran Penyimpulan Pikiran, Pendapat dan Gagasan dalam wawancara Di SMA Negeri 2 Majene Sulawesi Barat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada Kepala Sekolah dan guru Bahasa Indonesia. Penelitian menemukan Integrasi nilai-nilai karakter keagamaan adalah dengan mengintervensi atau menanamkan nilai-nilai karakter Keagamaan pada materi tersebut diatas melalui langkah-langkah pembelajaran mulai dari kegiatan awal, inti dan penutup. Nilai-nilai karakter Keagamaan yakni Aqidah Penanaman keyakinan kepada Allah dalam zat Nya, sifat dan asma Allah), keyakinan kepada kitab Allah, penanaman keyakinan terhadap malaikat, keyakinan kepada Nabi dan Rasul dan Akhlak  meliputi  sifat Shiddiq, yang berarti jujur. Nabi dan Rasul selalu jujur dalam perkataan dan perilakunya;  Amanah, yang berarti dapat dipercaya dalam kata dan perbuatannya;  Tabligh, yang berarti menyampaikan kebenaran kepada umat manusia; dan Fathanah, yang berarti cerdas atau pandai, sehingga dapat mengatasi semua permasalahan yang dihadapinya.

Page 7 of 30 | Total Record : 296